Chap 10
.
.
SETELAH SEKIAN LAMA
AKHIRNYA MUNCUL IDE WKWKWKWK
TAPI BANYAK FAKTOR YANG BIKIN AKU GA BISA DAN TIDAK INGIN UPDATE LAGI
TAPI KARENA DIGANTUNGIN ITU GA ENAK (EH) JADI AKU BERENCANA UNTUK MENYELESAIKAN FF INI DAN STOP DARI DUNIA PERFFAN SETELAH MENYELESAIKAN TANGGUNGANKU
HEHEHEHEHE YANG PENTING AKU GA PUNYA UTANG LAGI
OKE LANGSUNG SAJAH
CEKIDOT
.
.
.
.
Selimut tebal berwarna soft pink itu kini mulai bergerak, menandakan seseorang yang berbaring didalamnya mulai terjaga.
"eungh awh" ringis Baekhyun, saat merasakan nyeri pada bagian bawahnya.
Fikirannya kini mulai melayang pada kejadian tadi malam, dimana dia memberikan 'lagi' barang yang paling berharga untuk seorang perempuan.
Terdapat rona merah pada pipinya, ada rasa bahagia dan sesuatu yang mengganjal pada fikirannya.
Tertempel sticky note pada nakas samping ranjangnya.
Baekhyun terduduk bersandar pada kepala ranjang dan menarik selimutnya agar menutupi hingga bagian dadanya.
Mengambil note itu dan membacanya
Aku bukanlah pria romantis yang dapat merangkai kalimat indah untuk menyapa pagimu
Aku bukanlah pria humoris yang dapat membuat kau tersenyum dipagi hari
Aku bukanlah pria kuat yang dapat melihat kau meneteskan air mata
Aku adalah Park Chanyeol, dan ya begitulah aku
Aku hanya dapat berharap
Kau selalu membuka mata dengan senyuman yang menghiasi bibir tipismu
Matamu yang akan selalu membentuk bulan sabit
Tawamu yang terdengar indah
Dan jangan sampai kau teteskan air mata, yang sama sekali aku tak inginkan
Park Chanyeol
Baekhyun tersenyum membaca kalimat-kalimat yang di tulis Chanyeol dalam note itu.
Dan terdapat satu sticky note tertempel pada gelas berisikan air putih.
Minumlah
Aku rasa kau haus
Setelah lama mendesah *smirk
Chanyeol
Baekhyun mendengus kesal membaca note itu, tapi wajahnya menunjukkan rona merah yang sangat jelas.
"akh aku harus mandi dan bersiap menuju kampus"
.
.
The Space Between
.
.
Chanyeol sedang sibuk dengan seluruh berkas ditangannya.
Terdengar ketukkan pintu dari luar ruangannya.
"masuklah!" teriak Chanyeol.
Chanyeol sama sekali tidak memperhatikan siapa orang yang masuk kedalam ruangannya sampai orang tersebut berdiri tepat di depan meja kerjanya.
"selamat pagi Sajangnim, saya sekertaris baru anda" sapa yeoja itu dan membungkukkan badannya 90 .
Chanyeol mengalihkan tatapannya dari berkas-berkas ke yeoja yang berkata sebagai sekertaris barunya.
Dan mata yang bulat itu seketika membulat sempurna.
"kau" kata Chanyeol, dan yeoja itu hanya tersenyum manis menanggapinya dan kembali membungkuk.
"anyeong oppa, ups maksudnya sajangnim" kata yeoja itu dan kembali tersenyum manis.
"apa yang kau lakukan disini?" tanya Chanyeol masih dengan wajah bengongnya.
"bukankah tadi aku sudah bilang jika aku sekertaris barumu?" jawab yeoja itu yang mulai kesal.
"kau- apa?" tanya Chanyeol lagi.
"ish oppa, aku sekertaris barumu. Apa kau tidak suka?" tanya yeoja itu.
"tapi Irene, kau kan kuliah di Amerika" kata Chanyeol.
"dan aku sudah kembali oppa, apa begini caramu menyapa mantan kekasihmu?" tanya Irene.
"bukan, tapi" Chanyeol masih bingung dengan apa yang dilihatnya.
Mantan kekasihnya kini berdiri dihadapannya, mantan kekasih yang masih sangat dia cintai hingga saat ini.
Dia masih terlihat sama, manis dengan rambut panjang berwarna cokelat, senyuman manisnya dan juga mata yang tidak begitu bulat dan tidak begitu sipit.
Menggunakan setelan resmi dengan kemeja kotak-kotak berwarna merah dan hitam yang dimasukkan kedalam rok span pendek berwarna hitam, dan menggunakan kacamata bundar dengan ukuran sedang. Terlihat sangat manis dimata Chanyeol.
"baiklah, aku akan kembali keruanganku dan jika sajangnim membutuhkan sesuatu bisa memanggilku. Mohon bantuannya" kata yeoja itu membungkuk dan memberikan wink pada Chanyeol lalu pergi meninggalkan ruangan Chanyeol.
Chanyeol masih terdiam ditempatnya "dia sekertarisku?" tanya Chanyeol entah pada siapa.
Tak lama senyuman manis terukir di bibir Chanyeol.
.
.
The Space Between
.
.
Baekhyun berangkat ke kampus dengan menggunakan taxi. Entahlah dia hanya ingin menaiki taxi, dan berharap Chanyeol menjemputnya nanti dan mengantarnya ke butik.
Dia tidak terlalu berharap karena dia sangat tahu bahwa Chanyeol sangat sibuk karna proyek besar yang sedang dikerjakannya.
Tapi dia sangat berharap nanti sepulang dari butik akan di jemput Chanyeol, ahhhh bahkan hanya membayangkannya saja membuat rona merah dipipi Baekhyun.
"entahlah mungkin aku akan membuka hati untuk dia, walaupun disatu sisi aku masih trauma dengan laki-laki karena kejaidan sebelumnya" ucap Baekhyun entah dengan siapa.
Sesampainya dikampus Baekhyun langsung bertemu dengan Kyungsoo, seperti biasa Kyungsoo selalu cerewet, sebenarnya dia dikenal sebagai yeoja yang pendiam. Tapi itu tidak menurut Baekhyun dan Luhan. Karena kalau kalian sudah dekat dengannya kalian akan terkejut.
.
.
The Space Between
.
.
"itu rangkaian jadwal hari ini, beberapa sudah diganti atas permintaan sajangnim tadi." Kata Irene dengan mata tetap terfokus pada layar ipadnya.
"jadi aku tidak ada jadwal makan siang kan hari ini?" Tanya Chanyeol pada sekertarisnya tersebut.
"tidak ada sajangnim" jawab Irene sambil menatap Chanyeol dengan senyuman khasnya.
"baiklah ayo kita makan keluar" kata Chanyeol, dan di balas raut wajah bingung oleh Irene.
"wae?" Tanya Chanyeol dengan suara bassnya.
"apa kau selalu mengajak sekertarismu makan siang diluar jam kerja oppa?" Irene bertanya dengan nada sinis dan tidak formal.
"mungkin" jawab Chanyeol sambil mengendikan bahu.
"yak! Oppa kau jahat" jawab Irene kesal sambil memukul meja tidak terlalu keras.
Chanyeol tertawa melihat kelakuan mantan kekasihnya itu dan sekaligus sekertarisnya.
Chanyeol mengusak surai panjang Irene, "kajja" ajak Chanyeol.
"yak! Kau membuat rambutku berantakan oppa~" teriak Irene
"nae nae~ mian, sana rapikan di toilet aku tunggu di parkiran" kata Chanyeol.
Chanyeol dan Irene keluar bersamaan dari dalam ruangan, dan Irene memasuki toilet sedangkan Chanyeol turun ke parkiran mobil.
.
.
The Space Between
.
.
Baekhyun pergi makan siang di cafeteria dekat gedung fakultasnya seperti biasa, bersama Kyungsoo dan Luhan.
"apa mood mu sedang bain Baekie? Sepertinya kau tidak mengoceh walaupun Kyungie dari tadi tidak berhenti bicara." Tanya Luhan pada Baekhyun yang sedang meminum ice lattenya.
Baekhyun hanya tersenyum sambil mengendikan bahunya.
"apa ada hal baik yang tidak kau ceritakan pada kami?" Tanya Kyungsoo mulai penasaran.
Baekhyun hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum.
"apa soal Park Chanyeol?" jederrrrr Luhan selalu tepat sasarapn.
Baekhyun diam seketika, tapi dia langsung cepat-cepat merubah raut wajahnya yang kaget karna tebakan Luhan.
Ketika Luhan ingin menanyakannya lagi, pesanan mereka segera dipanggil. Akhirnya Luhan meninggalkan kursi untuk mengambil pesanan mereka.
Seketika Baekhyun ingin mengirimkan pesan untuk Chanyeol.
.
Chanyeol
Apa kau sudah makan?
Terimakasih untuk note tadi pagi, maaf aku bangun terlambat.
Aku sedang bersama Luhan eonnie dan Kyungsoo, makan siang di cafeteria biasa.
Ini sudah jam istirahat makan siang, jangan lupa makan nae~ ^.~
.
Begitu isi pesan Baekhyun dengan diakhiri emoticon wink.
Luhan dating dan Baekhyun segera malahap makan siangnya.
.
.
The Space Between
.
.
Irene berjalan memasuki mobil yang sudah ada Chanyeol didalamnya.
"kita akan makan dimana oppa?" Tanya Irene.
"aku ingin makan burger" jawab Chanyeol.
"ah baiklah" jawab Irene sambil tersenyum.
"oh ya oppa, apa tidak apa kau yang menyetir, kan aku sekertarismu. Harusnya aku yang menyetir" kata Irene memastikan.
"kita sedang istirahat, jadi status kita bukan lagi sekertaris dan atasan" jawab Chanyeol sambil menjalankan mobilnya.
Irene hanya mengangguk sambil tersenyum.
.
.
The Space Between
.
.
Sesampainya resto burger Chanyeol menyuruh Irene memilih tempat duduk, dan Chanyeol yang akan memesankan dan membawa makannnya.
"oppa tapi aku tidak ingin-" kata-kata Irene dipotong oleh Chanyeol "tidak ingin menggunakan tomat, acar, dan mau double cheese" jawab Chanyeol cepat.
Irene terkaget karna Chanyeol masih mengingat apa yang dia suka dan dia tidak suka setelah sekian lama.
"nae oppa, gomawo" jawab Irene dan langsung pergi mencari kursi kosong di dekat jendela, karena sejak dulu mereka paling suka makan duduk dekat jendela.
Chanyeol mengantri dan segera mendapatkan pesanannya dengan cepat karena antrian yang tidak begitu panjang.
Sambil berjalan menuju Irene duduk, ponsel Chanyeol berbunyi tanda pesan masuk.
Chanyeol berhenti sebentar dan melihat notifikasi di ponselnya.
"dari Baekhyun" gumam Chanyeol, Chanyeol langsung melihat kearah Irene dan menghapus notifikasi pada layar depan ponselnya dan pergi meuju Irene duduk.
Chanyeol disambut oleh senyum cerah Irene yang sangat menggemasakan menurut Chanyeol.
.
.
.
TBC
.
.
.
WAHHHHHHH AKHIRNYA AKU UPDATE GUYS
YEEEYYYYY PROK PROK PROK
oke aku pertama tama mau minta maaf sama para readers ku :'( (peluk satu satu) aku masuk teknik guys jadi siboookkkkk, dan jurusanku hampir mirip kaya jurusan Chanyeol di ff ini, aku bilang mirip lho ya bukan SAMA
nahhhhhhhhh alesan aku stop ngetik karenaaaaaaaa ada banyak faktor.
dan beberapanya itu adalah,
1. aku masuk kuliah di univ yang alhamdulillah dambaan hampir selurun orang di Indonesia.
2. aku juga punya cowo sekarang gaes temen dari TK wkwkwkwk, nah dia ga ngebolehin aku buat ngetik hal hal yang berbau pornografi wkwkwkwk maapkeun tapi untungnya dia ga ngelarang aku jadi kpopers sih karena dia juga wota (fans JKT48)
aku teknik, laptopku dipenuhi dengan file file yang sangat memberatkan dan aplikasi aplikasi yang sangat memberatkan sehingga membuat laptopku lelah :'( dan aku lupa nyembunyiin file ff dimana wkwkwkwk
4. aku ga bisa buka web FF di laptopku setelah di service, dan dihpku jugaaaaaa karena hpku rusak jadi aku kudu ganti dan taraaaaaaa tidak bisa walaupun sudah diakalin.
tapi sepertinya emang ini rejeki kalian dan baru kemaren aku coba iseng buka lagi dan yeyyyyy bisa kebukaaaaaa
dan disini lah aku sekarang
membayar hutang pada kalian yang sudah menunggu
.
.
oke kebanyakan curhat jadi intinya soal cerita ini, aku bakalan update 1 bulan sekali sambil memulihkan ingatanku tentang jalan ceritanya yaaawwww
semoga kalian setia menunggu.
jangan lupa Review, Fav, dan Follow biar kalian ga ketinggalan updatean aku yaaaaaaa
kiss and hug for you my readers setia kuuuuhhhh unch :*
see you next chap
