Naruto DXD:The Heroes Of Another Dimension
Pair:naruto X OC(Belum pasti)
Desclaimer:naruto buatan Masashi Kishimoto
HS DXD buatan Ichie Ishibumi
Anime Lain disini Bukan buatan saya
Warning:gaje(sekali),naruto God Like,OC,OOC,bahasa yang kurang baku,alur agak cepet dan lambat(jika masalah ini udah ilang baru author hilangkan tandanya)
Author Note: oke ketemu Author lagi yang sudah super gila ini sementara lagi ulangan Author menyempatkan untuk mengupdate fic ini meskipun harus dengan susah payah untuk mengetiknya hehehe oke Chapter 12 Start
Chapter 12(Naruto Lose And New Arc)
(Opening Nano Now Or Never)
"Bersiaplah untuk mati. Satan!"
Naruto berteriak dengan suara yang sangat keras untuk membuat Satan tahu bahwa ia berniat untuk membunuhnya
"Majulah jika kau bisa"ujar Satan dengan nada meremehkan Naruto
"Tch"naruto dengan cepat berlari kearah Satan dengan Godoudama sudah berada di tangan kanannya
*Trang*
Dengan cepat naruto menebaskan Godoudama miliknya untuk membelah perut dari Satan
Namun dengan cepat Satan juga menahannya dengan besi-besi yang berada di kuil Artemis
"ho menakutkan sekali"ujar Satan dengan nada memanas-manasi Naruto guna untuk membuat Naruto lengah
"Sialan Fuuton Cho Odama Rasenggan"Naruto dengan cepat Menembakkan Cho odama Rasenggan miliknya kearah Satan
Namun dengan sekali kebasan tangan Rasenggan Naruto menghilang membuat Naruto sedikit terkejut dengan kejadian Langka itu
"ku kira kau kuat naruto ternyata kau lemah sekali baiklah akan ku tunjukkan bagaimana yang terkuat melakukan hal itu"
Dengan cepat Satan langsung membuat bola Spiral yang sebesar dengan naruto tadi
"Dia bisa mengopy serangan ku"naruto membelalakan matanya karena terkejut melihat Satan bisa meniru serangan miliknya itu
"Fuuton Cho Odama Rasenggan"dengan cepat Satan melemparkan Cho Odama Rasenggan ke arah Naruto untuk menyerang Naruto
"Tck aku harus menggunakan Godoudama"batin Naruto jadi dengan cepat naruto membuat perisai dari Godoudama sehinggan serangan itu tidak berefek pada Naruto
"hm pertahanan yang menarik bagaimana dengan ini"tiba-tiba Satan muncul dibelakang Naruto dan menembakkan sebuah panah beracun dari sana
*Trang*
Panah dari Satan berhasil ditepis oleh panah yang ditembakkan Artemis untuk Mengcover Naruto
"Artemis?"naruto heran dengan kelakuan Artemis yang menolongnya tadi
"manusia aku akan mengcover mu jadi seranglah dan urusan belakang mu akan aku jaga"ujar Artemis dengan nada serius kepada Naruto
"Baiklah kalau begitu mohon bantuannya Artemis-san"ujar Naruto dengan cepat melesat kearah Satan
"Kau tidak mengerti juga yah? Aku ini mahluk terkuat di dunia ini yang menyamai Tuhan(anime) jadi tidak aka nada yang bisa mengalahkan ku"ujar Satan dengan nada angkuh sambil memukul Naruto yang sudah ada didepannya
"Tck dia sigap sekali"batin naruto mendecih kesal karena satan begitu sigap dalam menghadapi serangan Naruto
"kalau begitu cobalah ini,Son aku pinjam kekuatan mu Yoton Cho Odama Rasen Shuriken"dengan cepat naruto melempar Yoton Cho Odama Rasen Shuriken kearah Satan
"Ho kalau begitu Absolute Wall"dengan cepat Satan membuat tembok sehingga serangan naruto berhasil ditahan dan malahan kembali kearah Naruto
"Cih tembok yang menyebalkan"batin Naruto melihat serangannya kembali
"Arrow Wall"dengan cepat Artemis membuat Tembok dari panah untuk menahan serangan dari Satan yang menuju ke arah Naruto
*Blar* tabrakan terjadi sehingga jutsu itu selesai dan kehabisan daya lalu menghilang
"terima kasih Artemis"ujar Naruto berterima kasih kepada Artemis karena ia sudah menyelamatkan Naruto
"ya cepat tuntas kan pertarungan kalian"ujar Artemis dengan nada parau karena mulai kehabisan tenaga
"baiklah"dengan cepat Naruto maju kearah Satan
*Tak tak tak*
Naruto memukul Satan di kepalanya,namun Satan dengan mudah menangkisnya bahkan ia mengcounter serangan naruto dengan melakukan siku tebas kearah Naruto
Namun naruto dengan cepat mundur lalu menghalau siku tebas yang dilancarkan oleh Satan
Tahu serangannya ditahan Satan tersenyum lalu menendang Naruto menggunakan kaki kanannya sehingga naruto terpental sejauh 30 meter
*brak*
Naruto menabrak dinding yang berada di kastil itu
"Jauh sekali"batin Artemis melihat Naruto terpental
Artemis sebenarnya ingin membantu tapi saat ini kekuatannya sudah habis terkuras setelah menggunakan Arrow Wal untuk melindungi Naruto dari serangannya sendiri
Dengan cepat Satan muncul didepan Naruto lalu meninju Naruto tepat diwajah
Namun naruto berhasil menghindarinya dengan mengelak ke kanan sehingga serangan Satan hanya membentur tembok besar yang berada di belakangnya
"kau belum cukup kuat Naruto"ujar Satan dengan nada santai kepada Naruto
"Tck kau akan kubunuh Satan!"teriak Naruto lalu Naruto mencoba melakukan Upper Cut kepada Satan
Namun dengan cepat Satan mengelak ke kiri dan kaki nya ia gunakan untuk menendang wajah naruto dan dengan itu Naruto terlempar cukup jauh lagi sampai menabrak lagi
"ugh"naruto merasa tulang-tulangnya banyak yang patah akibat pertarungannya dengan satan
"haah aku bosan dengan mu Naruto,kau terlalu lemah untuk ku,kau masih harus mengalahkan Zeus dan Odin jika kau ingin mengalahkan ku Naruto"ujar Satan dengan nada santai lalu berbalik membelakangi Naruto
"Cih apa kau mau kabur?"tanya Naruto dengan nada keras kepada Satan
*Brak*
Dengan cepat Naruto dihantamkan lagi ke tanah oleh Satan dengan kekuatan yang bisa membuat seorang dewa kritis
"ucapan mu sombong sekali,kau terlalu lemah untuk ku,lain kali datanglah jika kau sudah lebih kuat Uzumaki Naruto"ujar sang Satan dengan nada dingin kepada Naruto
"khe kau terlalu sombong untuk orang yang baru bisa mengalahkan Ares,Naruto. Kau masih harus banyak belajar dari Jesus barulah kau mungkin bisa setara dengan ku"ujar Satan dengan nada santai kepada Naruto yang sudah pingsan akibat tumbukan Dari Satan
*Tap*
Satan tiba-tiba menangkap anak panah yang dilesat kan Artemis dengan kekuatan yang cukup
"Ho kau mau melawan ku,Artemis,padahal dulu kau itu tidak bisa mengalahkan ku,ah tidak jangankan mengalahkan ku mengalahkan bocah itu saja kau tidak bisa dan kau ingin mengalahkan ku jangan mimpi Artemis"ujar Satan dengan nada meremehkan Artemis
"Sialan kau,aku akan membunuh mu dengan teknik terlarang bagi para dewa"Ujar Artemis dengan nada serius kepada Satan
"Ho? Tidak ada gunanya"ujar Satan dengan nada angkuh
"bila tidak dicoba maka tidak aka nada hasilnya bukan?"ujar Artemis dengan nada serius kepada Satan
"hahaha kalau begitu matilah"dengan cepat Satan melesat ke Artemis lalu mulai menghunuskan pedang yang sudah ia ambil dari sihir penyimpanan miliknya
"Sial dia terlalu cepat"Batin Artemis sudah berkeringat dingin akibat Satan yang begitu cepat kearahnya dengan pedang iblisnya
*Zlap*
Dengan cepat pula pedang itu terhunus kearah dada Artemis sehingga Artemis tidak sempat menyelesaikan Jurus miliknya dan kini juga ia tewas akibat hunusan pedang dari Satan
"haaa aku merasakan bahwa tidak ada yang bisa menandingi ku disini,mungkin aku harus mencari peliharaan baru"ujar Satan dengan nada santai sambil melenggang pergi dari tempat itu
"Oh ya salam terakhir"ujar Satan lalu ia pun membuat rongga-rongga kuil menjadi goyah sehingga kuil Artemis pun hancur dengan meninggalkan Naruto terlempar cukup jauh dari tempat itu
"Mungkin Great Red,Ouroboros,Jormudngan,dan Trihexa cukup untuk menjadi peliharaan ku"ujar Satan dengan nada gembira lalu ia pun pergi dari situ dengan kecepatan yang tidak biasa
*Bersama Naruto*
Naruto kini sudah terlempar ke sebuah pinggir sungai yang berada di dekat Kota Roma dengan luka yang sudah terlalu parah kini keadaannya dengan cuaca dilangit sangat tidak mendukung untuk orang-orang pergi keluar rumah pada hari ini
"ya ampun kenapa Cuaca seperti ini sangat tidak mendukung"
Terdengar suara wanita dari kejauhan mungkin wanita itu telat pulang jadi ia terpaksa pulang sekarang
"apa itu?"tiba-tiba wanita itu berhenti ketika melihat Naruto yang terluka parah
"lukanya parah sekali,aku harus membawanya pulang lalu memeriksa keadaanya"ujar sang wanita lalu mulai memapah Naruto yang sudah kritis akibat pertarungannya dengan Satan tadi
Dan mereka pun berhasil mencapai rumah sang wanita itu
Rumah sang wanita itu ternyata megah sekali mirip seperti mansion dengan beberapa ruang kesehatan didalamnnya,rumah wanita ini mirip seperti rumah sakit saja
"Nakamura-san bantu aku"ujar wanita itu kepada seorang pembantu miliknya dirumah itu
"baik Nona Maki"ujar sang maid atau kita panggil nakamura sekarang
"baiklah ayo cepat"ujar wanita itu atau kita panggil Maki saja
Dengan cepat naruto berhasil dibaringkan disebuah kamar rawat yang berada di mansion ini
"Aku akan memeriksa bagaimana keadaannya,Nakamura-san ambilkan aku infus dan peralatan ku yang lain kesini"ujar Maki kepada Maidnya itu
"baiklah Nona Maki"dengan cepat Nakamura melesat mengambil Infus yang berada di pojok ruang kesehatan milik Nona Maki ini
"kenapa dia bisa terluka seperti ini?,denyut Nadinya memang lemah sekarang tapi yang terpenting seluruh luka dikepala serta di bahunya itu harus ku bersihkan"seperti insting seorang dokter yang kini sudah mulai melepas pakaian naruto guna untuk melihat luka-luka apa saja yang dimiliki pemuda ini
"Nona maki ini Infus serta peralatan anda lainnya"ujar nakamura memberikan Maki peralatan miliknya
"tangan kanan patah,tengkorak retak,dan kaki kiri patah,disertai dengan bocornya pembuluh nadi di bagian kepalanya,aku heran kenapa dia masih bisa bertahan hidup,tapi aku harus cepat mengobatinya"ujar maki dengan nada spesifik
Lalu dengan cepat Maki mulai dari kepala Naruto yang ia bersihkan dari sisah-sisa bebatuan yang menempel akibat hantaman Satan pada kepalanya
Ditambah lagi Maki juga mulai mengobati beberapa bagian yang terluka dari naruto
*Skip Time*(maklum bukan anak kedokteran baru Anak Sma)
Setelah semua luka luar naruto serta pembuluh darah Naruto berhasil diperbaiki oleh Maki
Naruto pun menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sudah masuk kedalam fase Normal namun masih tetap harus dirawat dengan baik
Maki pun menatap Intens Naruto yang sedang terlelap dengan perban di kepalanya
"Dia Tampan jika sedang tidur"batin Maki melihat Naruto
Dan tanpa Sadar jantungnya pun memacu dengan cepat
Maki yang merasakan perubahan pada detak jantungnya pun wajahnya memerah semerah buah kesukaannya yaitu Tomat
"Jantung ku kenapa berdegub kencang sekali? Apa ini yang namanya Cinta?"tanya maki didalam hati
Karena takut jantungnya meledak akhirnya Maki memutuskan untuk pergi dari Kamar Naruto dan menyuruh Maidnya untuk menjaganya
"Nakamura-san beritahu aku jika ia sudah sadar,aku harus menghubungin keluarganya"ujar Maki kepada maidnya yang sudah ada di belakangnya
"baik Nona Maki"ujar nakamura lalu Maki pun naik keatas lalu memandangi pemandangan dari lantai Atas
*Bersama Issei*
Sudah sehari sejak Naruto pergi dan kini ia sudah mencapai hari terakhir dalam pariwisata sekolahnya yang berada di Kyoto
"Murid-murid hari ini hari terakhir kita di Kyoto pastikan kalian menikmati hari kalian sebelum libur panjang yang menanti kalian setelah kalian selesai di sini"ujar Guru mereka dengan nada santai kepada seluruh murid
"kemana ini Naruto perasaan dia mau menjalankan misinya untuk menyelamatkan Rias-senpai tapi kenapa sampai sekarang dia belum balik? Apa ada orang yang lebih kuat dari Naruto? Kurasa tidak karena dia bisa mengalahkan dewa sekelas Ares harusnya ia bisa kabur dengan mudah"Batin Issei mengira-ngira kemana Naruto selama ini
"Issei apa kau tahu kemana Naruto?"tanya Shiraishi dengan nada heran kepada Issei
Issei sendiri tidak tahu mau menjawab apa kepada Rook dari raja Iblis Lucifer ini(ingat bedakan Satan dengan Lucifer)
"Aku juga tidak tahu Shiraishi-san mungkin saja ia sedang jalan-jalan mencari angin"ujar Issei ngelantur kepada Shiraishi
"Mungkin saja"ujar Shiraishi lalu pergi meninggalkannya
"Huft lebih baik aku bernyanyi Oppai Dragon saja"ujar Issei dengan nada santai lalu mulai bernyanyi
*Bersama Naruto*
Setelah melewati masa-masa pingsannya kini Naruto berhasil Sadar,dan ketika Sadar ia hanya melihat ruangan serba putih dengan aroma yang bisa dibilang berbau Jeruk karena pengharum ruangan itu
"Dimana aku?"itulah satu kata pertama yang diucapkan Naruto kepada Keadaan ini
"Kau berada di Mansion Nishikino di Roma"ujar Nakamura yang berada disamping tempat tidur Naruto
"Hwa?"Naruto mengalami Shock sebentar ketika ia mendengar perkataan Nakamura
"Ugh ittai"naruto mulai melenguh kesakitan ketika ia ingin menggerakan tangan kanannya
"jangan banyak bergerak dulu,aku akan memanggil Nona Maki untuk memberi tahu keadaan mu"ujar Nakamura lalu ia pun beranjak pergi dari situ
"dia dan maki itu siapa?"naruto dalam batin bertanya-tanya siapa orang yang menyelamatkan dirinya ketika terluka berat seperti ini
*Kriet*
"sudah sadar?"tanya seseorang berambut merah dengan Gaun One Piece berwarna putih ditambah dengan topi sehingga menambah kesan cantik pada wanita berambut merah itu
"Hm ya,tapi siapa kau?"tanya naruto kepada Maki dengan nada heran dan sedikit mencurigai
"begitukah Respon mu kepada orang yang menyelamatkan mu dari ambang maut?"tanya Wanita berambut merah itu AKA Maki
"Maaf jika aku tidak sopan,oh Nama ku Uzumaki Naruto,bisa kah aku mengetahui Namamu?"tanya Naruto dengan nada santai kepada Maki
"Maki,Nishikino Maki asal perlu kau tahu aku tidak menyelamatkan mu karena menyukai mu atau apapun yah"Ujar maki dengan nada Tsundere kepada Naruto
Sementara Naruto hanya tersenyum hambar melihat Maki
"Dia ini Tsundere"batin Naruto dengan nada malas
"Oh ya terima kasih karena sudah menyembuhkan ku"ujar Naruto dengan nada berterima kasih kepada Maki
"kau pikir ini semua gratis ha?"ujar Maki dengan nada galak kepada naruto
"Eh?"Naruto kini keheranan dengan kelakuan Maki
"ini semua tidak gratis kau harus membayar sebagai ganti perawatan ku ini pada mu"ujar Maki dengan nada Angkuh kepada Naruto
"maaf saat ini aku sedang tidak punya uang untuk membayar mu"ujar Naruto dengan nada pasrah akan keadaanya
"aku tidak meminta uang mu,aku hanya menginginkan sesuatu yang mudah kok"ujar Maki sambil tersenyum kepada Naruto
"Apa itu?"tanya Naruto dengan nada heran
"Aku ingin kau menjadi pacar palsu ku"ujar Maki dengan nada serius kepada Naruto
"ha?"naruto kini harus memeriksakan telinganya kepada dokter THT karena ia mungkin salah dengar tentang permintaan Maki
"Mou Jangan membuat ku mengulanginya lagi"ujar Maki dengan Tsundere Modenya Kumat lagi
"benarkah itu? Kenapa aku?"tanya naruto dengan nada yang sangat keheranan dengan sikap dari Nishikino Maki ini
"Bukan maksud ku memilih mu ya jadi jangan Ge'er aku hanya"Maki tidak melanjutkan perkataannya
"Hanya apa?"tanya naruto dengan nada heran kepada Maki
"Hanya Kebetulan kau berhutang budi pada ku"ujar Maki yang masih dalam Mode Tsundere miliknya
"benar kah?"tanya Naruto yang kini menjadi terlewat polos
"benar"ujar Maki dengan nada serius
"tapi kenapa harus ini?"tanya Naruto dengan nada heran kepada maki
"karena ibuku sudah meminta ku untuk berpacaran takut aku tidak berpacaran sampai Tua,padahal umurku baru saja 17 tahun"ujar Maki dengan nada mengeluh kepada Naruto
"17 tahun? Hebat sekali bisa mengobati ku seperti ini,pasti kau seorang mahasiswa jurusan kedokteran bukan?"tebak naruto dengan nada serius kepada Maki
"tidak aku sudah lulus,dan sudah mengambil S3 ku di Havard"ujar Maki dengan nada santai kepada Naruto
"Pintar sekali"ujar Naruto takjub atas kepintaran dari Maki ini padahal dirinya dan Maki itu seumuran tapi kenapa dia tidak bisa sepintar Maki
"Jelas dong"ujar maki yang kini mulai menyombongkan dirinya
"baiklah kalau begitu aku akan menjadi Pacar Palsu mu Maki-san"ujar naruto dengan nada santai kepada Maki
"bagus,kalau begitu istirahatlah dulu"perintah maki lalu Maki akan meninggalkan Naruto yang kini Istirahat di kamar
Sementara Naruto yang kini beristirahat hanya melamun tentang bagaimana dirinya dihancurkan Oleh Satan saat itu
"Tck aku lemah sekali"Ujar Naruto mengertakkan giginya
"kau masih tidak mampu untuk melawan Satan naruto,setidaknya kau harus bisa sebanding dengan Zeus maupun Tuhan dari beberapa Mythologi dan beberapa Agama"Ujar Kurama dengan nada santai meskipun kini ia tengah mengisi Chakranya
"Benar mungkin aku akan mulai menjelajahi dunia ini"ujar Naruto dengan nada santai kepada Kurama
*Skip*
Di esok hari Naruto sudah merasa lebih baik bahkan kini seluruh tubuh Naruto dapat ia gerakkan dengan mudah tanpa perlu kesulitan
"Whoa proses regenerasi dalam dirimu kuat sekali"ujar Maki takjub dengan statistic naruto yang sudah bisa sembuh dari luka-luka yang ia derita
"um apa aku boleh tanya hari apa?" tanya Naruto kepada Maki dengan nada heran
"hari Kamis memangnya kenapa?"ujar Maki dengan nada heran kepada Naruto
"Wha aku harus segera kembali"ujar Naruto dengan nada panik
"Hm? Kalau begitu biar ku antar"ujar Maki dengan nada santai kepada Naruto
"tapi ini dimana?"tanya Naruto lagi dengan tampang bodohnya
"ini di Roma,apa kau tidak tahu?"ujar Maki dengan nada santai kepada Naruto
"roma?,italia maksud mu? Whaaa Maki-san jangan mengantar ku tempat ku terlalu jauh untuk dicapai dengan sebuah Mobil"ujar naruto jujur kepada Maki
"kalau begitu pulanglah sendiri"ujar maki dengan nada sinis meskipun sebenarnya ia tidak rela(Typical Tsundere)
"baiklah aku akan pergi"ujar Naruto lalu ia pun mulai nyelonong keluar
"tunggu"ujar Maki menghentikan langkah Naruto
"Ada apa?"tanya naruto dengan nada heran lagi
"ku lihat kau masih 17 tahun jadi dimana kau SMA? Ingat bukan karena aku menyukai mu tapi karena kau ingin tau saja"tanya Maki dengan nada Tsundere
"Kuoh Koukou"ujar Naruto dengan nada santai lalu Nyelonong keluar
Dan sesampainya diluar ia langsung berteleport menggunakan liontin pemberian Michael menuju Kuoh
Maki pun berlari keluar rumah dan tidak mendapati Naruto lagi
"Dia benar-benar sudah pergi"Ujar Maki yang mulai berkaca-kaca
Dia kini menyadari bahwa kini ia telah jatuh cinta kepada pria pirang yang ia tolong ketika berada di sungai di kota Roma
*bersama naruto*
*brak*
Dengan cara yang sangat elit Naruto merusak pintu rumahnya lagi untuk sekedar masuk kedalam rumahnya karena ia sudah lelah dan ingin tidur di kasurnya yang nyaman dan sangat mempesona itu
"oi Naruto darimana saja kau?"tanya seseorang yang bukan Azazel tapi jiraiya yang berkunjung
"Bocah sialan merusak pintu ku,nanti kau harus ganti rugi"Ujar Azazel dengan nada marah-marah kepada naruto
"Pertapa mesum aku sedang banyak urusan"ujar naruto dengan bajunya yang sudah compang camping akibat pertarungannya dengan Satan
Jiraiya yang melihat pakaian Naruto yang sudah compang-camping mengerti bahwa Naruto habis bertarung hidup mati dengan seseorang
"baiklah aku tidak akan menanyakannya sekarang kau ganti baju lalu makan lah ada ramen aku bawakan untuk mu"ujar Azazel dengan nada santai sambil menyeruput Ramen yang entah ia dapat darimana
"baiklah kalau begitu"ujar Naruto lalu ia pun melenggang pergi menuju ke kamar mandi miliknya dan Azazel lalu mulai melepas pakaian dan Mandi
*Skip setelah mandi pakai baju pakai celana dan pakai celana dalam(Skip time macam apa ini!)*
Naruto kini tengah memakan ramennnya dengan wajah kenikmatan layaknya telah mendapat sesuatu yang sangat besar dan sangat berharga
"Sudah kuduga ramen adalah makanan para dewa"ujar Naruto setelah menelan ramennya
"kau jadi tambah pintar Naruto menelan Ramen dulu baru berbicara biasanya kau langsung berbicara dengan mulut penuh ramen"ujar Jiraiya dengan sindiran halus kepada naruto
"kau pikir aku ini siapa"ujar naruto dengan nada meninggikan dirinya
"jangan terlalu sombong Naruto pasti ada orang yang akan mengalahkan mu"ujar Issei tiba-tiba yang berada dirumah Naruto sejak tadi rupanya sedang memainkan game buatan tempat kerjanya
Lalu teringatlah lagi Naruto tentang kekalahannya melawan Satan dengan sangat memalukan dan mulai dari situ naruto sudah berniat untuk melawan Satan kembali
*Skip time keesokan harinya*
"naruto apa kau sudah Pr Bahasa Indonesia?"tanya Miyuki untuk mengingatkan Naruto bahwa ada pr
"Sudah yang disuruh membuat puisi bukan?"ujar naruto dengan bangganya bilang sudah pada puisinya
"memangnya bagaimana puisi mu?"tanya Shiraishi yang ikut nimbrung dengan Naruto dan Miyuki
"Mawar itu biru,Violet itu Merah aku ingin ke kamar kecil"ujar Naruto dengan bangganya
Lalu dengan cepat Issei yang mendengar itu tertawa terbahak-bahak bersama dengan teman-temannya yang lain
*Kriet*
Datanglah sang guru langsung masuk tanpa permisi dan tanpa diundang oleh seluruh para murid
"baiklah Murid-murid kita kedatangan teman baru,baiklah Nishikino-san"Sang sensei menyuruh murid baru itu masuk
"naruto apa dia itu cantik?"tanya issei kepada naruto karena nama Nishikino itu identic dengan nama seorang wanita yang cantik
"kurasa'ujar Naruto Acuh tak acuh kepada Issei
"Mou Naruto kau ini tidak memiliki gairah masa muda sama sekali yah"ujar Issei dengan nada malas kepada naruto
"Hajimemashite Watashi No namae Wa Nishikino Maki Desu Yoroshiku"Ujar Siswa pindahan itu dengan nada yang ramah
"Whoa dia cantik"ujar Siswa 1
"apa kau sudah punya pacar?"tanya Siswa 2
"berkencanlah dengan ku"hiraukan yang ini
"Sudah-Sudah biar Nishikino-san saja yang menjawab satu pertanyaan kalian"ujar Sang sensei dengan nada serius
Wajah Naruto menjadi Pucat pasi melihat Wanita yang menolongnya dulu
"dia bahkan sampai kesini juga?"batin naruto kaget melihat maki
"Aku sudah memiliki pacar"ujar maki ramah kepada seluruh siswa
"Whaa Terus terang sekali"ujar Semua Siswi
"Hacur sudah harapan ini"ujar Semua murid Cowok kecuali naruto
"Siapa itu Nishikino-san,apa ada dikelas ini?"tanya sang biang Gosip yaitu Kiryuu
Lalu Maki Menunjuk Naruto sambil tersenyum
"eeh"
TBC
To Be Continued
Author Note:hahaha Maaf kalo nambah gak nyambung Fic nya wajar masih dalam tahap mulai cerita baru dari Fic ini
Rencananya Season 1 mau saya akhiri di Chapter ini tapi berhubung ada fic baru yang mau saya bikin lagi jadi saya tidak jadi membuat ini menjadi Multi Season hehehe Sorry
