.
.
.
Sarutobi Konohamaru & Hyuuga Hanabi
friendship, romance, (slight slice of life)
Disclaimer: Naruto cuma milik Masashi Kishimoto
K+
AR, AT, mungkin OOC, typo(s), de-el-el,
.
.
.
After the End
The Story of the 8th Hokage
.
.
Scarf
.
"Sedang buat apa, nee-chan?"
"Ah—aku sedang buat syal untuk Naruto-kun," kata Hinata dengan pipi memerah. "Sekarang sudah hampir musim dingin, jadi…"
Hanabi hanya mengangkat bahu ketika melihat kakaknya menunduk malu. Namun mata amethyst-nya menatap syal merah yang baru setengah jadi itu.
"Apa membuat syal mudah?" tanyanya.
Hinata terdiam sebentar, lalu tersenyum.
—"—
Konohamaru melepas syal yang biasa dipakainya dengan pandangan bingung. Hidungnya mulai memerah karena kedinginan.
"Kau belum menjawab pertanyaanku, Hanabi," katanya. "Aku sebenarnya tidak keberatan meminjamkan syalku padamu—toh aku juga akan khawatir kalau kau kena flu, tapi syal ini sudah lama tidak kucuci."
Hanabi tidak berkata apa-apa. Beberapa saat kemudian, gadis itu melingkarkan sehelai kain panjang berwarna biru tua di leher Konohamaru.
"Eh?"
"Aku membuatnya untukmu," kata Hanabi sambil memunggungi Konohamaru.
Konohamaru mengelus perlahan syal itu. Meskipun rajutannya tidak terlalu rapi, tapi cukup hangat dan nyaman. Dia melihat ujung syal itu, tersenyum ketika melihat lambang Sarutobi dan Hyuuga bertengger di sana.
"Kau harus memakainya," kata Hanabi sambil berbalik dengan wajah merona tipis.
Konohamaru tersenyum makin lebar. "Siap!"
"Dan jangan lupa dicuci kalau kalau sudah beberapa hari," tambah Hanabi.
Senyum Konohamaru langsung menghilang. "Oke."
.
—Fin—
.
.
.
