Ruise : "Nyanzou! Selamat datang pada 'Snow Legend Data Drain Phase 1 : Elfania Ciel', sekarang kita bahas mengenai bahan-bahan ngawur yang digunakan. Dengan para chara sebagai Host."
World : Host - Urahara Kisuke, Co-Host - Sode no Shirayuki.
Kisuke : "Nah, sekarang kita ada pada pelajaran pertama. World, atau dalam fic ini menggunakan kata pengganti Ciel yang berasal dari Hymmnos, dan memiliki arti Sky tapi juga dapat diartikan sebagai World."
Shirayuki : "Tapi kita berkutat pada Elfania, World lain akan diterangkan setelah Phase 2 : Walaen Ciel rampung."
Urahara : "Pertama adalah Elfania Ciel, ini dunia yang merupakan latar keseluruhan dari Phase 1. Kuserahkan padamu untuk penjelasan."
Shirayuki : "Baiklah, Elfania Ciel atau lebih sering disebut sebagai Elfania saja. Ini adalah dunia di mana para elf dan bufly hidup berdampingan dengan damai. Dapat digambarkan sebagai daratan terapung yang dikelilingi oleh sebuah barier yang menahannya agar tidak terseret arus dimensi yang kurang stabil.
Sebenarnya dulu menyatu dengan Walaen Ciel, namun karena aku, Nosaash ingin tertidur maka Elfania dibuat terpisah agar tak ada seorangpun yang berniat menggagu tidurku, selama tertidur aku menunggu kedatangan Diasee... karena kedatangan Diasee yang membangunkanku adalah tanda bahwa dunia yang kubuat ini harus menentukan nasibnya, berakhir atau tidak."
Kisuke : "Berikutnya adalah Elfania Town, kota yang dibangun saat para elf mulai tinggal di elfania atas ajakan para bufly lima ratus tahun setelah Elfania tercipta. Kota yang berada tepat di tengah-tengah Ciel, kota ini juga terbagi menjadi empat wilayah : South, East, North dan West. Berikut penjelasan tiap-tiap daerah.
North : Lokasi di mana Siance berada. Setelah melewati rimbunan hutan tentunya.
East : Padang bunga tempat para bufly beristirahat. Karena tak ingin menggagu maka para elf mendirikan taman kota, makam yang ada dibuat oleh Gin. Dia yang meminta agar makam Ran ada di sana, mengingat pemakaman di Elfania di dominasi oleh makam para bufly ketimbang elf.
South : Danau yang sering digunakan para gyenel tipe kapa untuk berlatih.
West : Tempat di mana portal menuju Walaen Ciel berada."
Shirayuki : Berikutnya adalah Siance. Reruntuhan tempat Diviega (Hyourinmaru) dan juga Nosaash (Shirayuki) beistirahat. Nah. Ini penjelasannya :
Entrance - Berbentuk seperti lorong lurus, lantai pertama dan merupakan tempat di mana Diviega berada, juga pintu menuju ruangan atau hutan bawah tanah berada.
Underground Forest - Hutan bawah tanah, ini asal muasal nama Siance yang berarti Holy Land. Sementara Sanctuary mengindikasikan pada Entrance dan Utopia menuju Tower.
Tower - Di luar tampat menjulang ke atas, tapi sebenarnya itu hanya ilusi di mana pada kenyataanya menuju ke bawah."
Kisuke : "Untuk Walaen Ciel akan dibicarakan dilain waktu."
Shirayuki : "Fufu, sampai nanti."
Kisuke : "Berikutnya adalah sangkut paut mengenai Race yang ada, dengan pembawa acara Uryuu I-- heh? Ishida kok muncul?"
* Commercial Break *
* Bact to Studio *
Race : Host - Orihime Inoue, Co-Host - Ririn
Hime : "Se--"
Ririn : "Sekarang pembahasan mengenai Race yang ada pada phase 1, manusia dihilangkan akan tetapi. Jadi hanya dua, bufly dan el yang akan dibahas."
Hime : "Jadi... Bu--"
Ririn : "Bufly adalah ras aneh yang dibuat author seenak jidat. Untuk ciri-ciri cukup bayangkan Tinker Bell dengan sayap dan sungut kupu-kupu. Di Elfania, bufly digunakan sebagai pengganti Jigoku Chou dalam Bleach. Usia bufly paling tua adalah sepuluh tahun, sama seperti kupu-kupu dengan usia pendek. Jadi ya... begitulah."
Hime : "La--..."
Ririn : "Elf... sama dengan pada umumnya, anda sekalian pasti mengerti mengenai mahluk indah dengan kekuatan sihir yang hebat namun fisik yang lemah."
Hime : "Ja..."
Ririn : "Nah, segitu saja yang ada dalam bab Race ini. Mungkin akan ada penambahan di lain kesempatan pada Phase 2 : Walaen Ciel."
* Commercial Break *
Position : Host - Shihouin Yoruichi, Co-Host - Shigekuni Yamamoto Genryuusa (Sp?)
Yoru : "Hyaha... terimakasih masih setia membaca bab ini, sekarang kita bicarakan mengenai tingkatan dalam pemerintahan."
Yama : "Seperti yang anda ketahui, tingkatan pertama adalah Corard yang berarti Sou-taichou dalam dunia Bleach. Aku adalah Corard pertama sementara Yoruichi Corard kedua."
Yoru : "Ahaha, sayangnya aku meminta Vice-Corard yaitu Kisuke untuk mengerjakan tugasku. Karena aku memang tak ingin mengerjakannya."
Yama : "Tidak bertanggung jawab. Seperti umumnya wakil, tentu saja Vice-corard tak perlu penjelasan."
Yoru : "Lalu ada Grandee, atau Guardian dalam artian lain. Renji yang mengambil posisi itu mau tak mau harus tinggal di Siance tanpa pernah keluar, sampai ada pengganti tentunya."
Yama : "Lalu ada Leird, dapat anda ibaratkan Taichou dengan tugas yang sama, namun tanpa Fuku-taichou."
Yoru : "Lalu... untuk pangkat Gin belum ditentukan nama karena dia pegawai biasa. Elder diserahkan pada mahluk tertua, and that is Yamamoto."
Yama : "Uhuk! Jangan memanggilku mahluk tertua."
Yoru : "Chase me if you can." *menghilang dengan shunpo*
Yama : "Ayo, Ryuu--..."
* Sensor! Commercial Break *
Legend Chara : Host - Hitsugaya Toushiro, Co-Host - Hyourinmaru
Shiro : "O--oi! Jangan sebut Shiro!"
Hyou : "Udah jangan protes!"
Shiro : "Beuh, Nosaash atau biasa diartikan sebagai Goddess adalah orang yang menciptakan dunia dan memutuskan untuk tidur seenaknya."
Hyou : "... ini orang."
Shiro : "Diviega, mahluk menyebalkan."
Hyou : "Woy! Diviega adalah senjata suci dan itu adalah aku! Merupakan pedang milik Diasee yang kini terbagi menjadi tiga."
Shiro : "..."
Hyou : "..."
Shirn : "... maksudnya terbagi tiga?"
Hyou : "Akan dibahas dilain kesempatan! Udah masuk spoiler ene."
Shiro : *Melototin Hyourinmaru*
Hyou : "CEPAT JELASKAN TENTANG PIRTUE!!" *keluar studio*
Shiro : "Cih! Baiklah, Pirtue, dapat juga dikatakan sebagai Ghost atau Spirit, terbagi menjadi beberapa type tergantung para gyenel, ini yang sudah muncul pada phase pertama.
Pirtue Fayra - Jiwa api.
Zabimaru mendapat peran ini mengingat Renji mendapat type api. Dalam pertarungan dia type penyeran dengan api. Wujudnya masih dipertahankan seperti dalam Bleach, hanya saja mendapat penambahan api yang membakar seluruh tubuh.
Pirtue Jue - Jiwa Air.
Shinsou dan Tobiume yang mendapat peran ini. Wujud mereka dirubah menjadi pemiliknya, kekuatan maupun cara bertarung mereka tidak seperti pirtue lain.
Shinsou menggunakan kekuatan fisik sementara Tobiume pengendalian api.
Pirtue Balduo - Jiwa Kegelapan. Pirtue type ini hanyalah kumpulan kegelapan, tidak ada gyenel yang dapat membuat perjanjian dengannya. Jadi tidak ada yang memerankan."
Gin : *masuk*
Shiro : "Sedang apa?"
Gin : "Hanya diminta menerangkan yang lain. Gyenel adalah sebutan untuk mereka yang dapat menggunakan sihir. Setiap gyenel memiliki unsur yang harus dimiliki. Fayra atau api untuk Renji. Fee atau angin untuk Yoruichi. Kapa atau air untukku dan Hinamori.
Dan pembaikan untuk pirtue balduo, nanti akan ada yang dapat menggunakannya, Shirosaki dan Kurosaki, atau mungkin Shirosaki dan Zangetsu yang memerankan. Mengingat Kurosaki harus ada untuk hint IchiHitsu."
Shiro : "Hah?"
Gin : "Berikutnya adalah Revatail atau Reyvateil dalam artian sesungguhnya, tapi ada juga pengertian bahwa itu adalah bentuk dari kehidupan buatan."
Shiro : "Artificial Intelegencie?"
Gin : "Entahlah, nah... sampai nanti pada kesempatan berikutnya."
* Blank *
Ruise : "Ara, untuk chapter yang baru ada di sebelumnya, silahkan cek, untuk yang belum baca tentunya. Bila ada yang masih tidak dimengerti beritahu saja ya."
Bleach – Tite Kubo ; Elfania – Ruise ; Hymmnos – Akira Tsuchiya
