" kenangan terindah bagiku" chap. 12
^^sebelumnya
Siwon sengaja membeli sebuah I-Pod berwarna Putih untuk Kyuhyun. Saat pintu Lift terbuka, Siwon melangkahkan kakinya menuju ruang inap Kyuhyun. Dengan perasaan hati yang cukup senang, karena Siwon berpikir meskipun Kyuhyun belum sadar, tetapi saat mendengar rekaman suara Siwon dan beberapa hyungnya yang lain, Siwon berharap Kyuhyun dapat sadar dari tidurnya.
Tiba di depan ruang inap Kyuhyun. Siwon memegang gagang pintu, lalu membukanya. Namun, saat pintu itu terbuka. Siwon membelalakkan kedua matanya, dan ia menjatuhkan I-Pod dari tangannya.
" Kyu…Kyuhyun…"
^^Selanjutnya
Siwon panik saat ia tidak menemukan Kyuhyun di tempat tidurnya, Siwon pun segera mencari Kyuhyun di kamar mandi, karena ia berpikir Kyuhyun berada di kamar mandi. Namun, ternyata dugaannya salah. Saat Siwon membuka pintu kamar mandi, ia tidak menemukan sosok dongsaengnya.
" Kyuhyun…kamu dimana saeng?", gumam Siwon cemas
Siwon segera berlari ke luar ruang inap Kyuhyun, dan menemui perawat yang sedang bertugas saat ini.
" Kyuhyun…, Kyuhyun ada dimana?", Tanya Siwon pada perawat tersebut
" Bukankah pasien Kyuhyun masih ada di kamarnya?", sahut perawat tersebut
" Aniyo, Kyuhyun tidak ada di kamarnya, saya sudah mencarinya, tetapi tidak menemukannya", sahut Siwon
" Mworago!", sahut perawat itu kelihatan terkejut saat mendengar apa yang dikatakan oleh Siwon kepadanya
Perawat itupun berusaha menghubungi Dokter Sie Kyung yang saat ini sedang memeriksa keadaan salah satu pasiennya.
" Yeobseyo, mian Dok. Pasien bernama Park Kyuhyun tidak ada di kamarnya…, molla Dok…nee saya akan mencarinya Dok", sahut perawat itu, lalu menutup kembali telepon Rumah Sakit
Perawat, Siwon dan beberapa petugas segera mencari Kyuhyun di sekitar Rumah Sakit. Namun pencarian mereka tidak membuahkan hasil. Siwon pun segera menghubungi para saudaranya yang saat ini masih disibukkan oleh tugas-tugas mereka, terkecuali Yesung yang saat ini sedang menuju Bandara untuk menjemput Taecyeon.
Mercedes Benz Yesung
Drt….Drt…
Yesung yang sesekali menatap jam tangan miliknya, karena ia khawatir jika ia terlambat menjemput Taecyeon di Bandara, Yesung dikejutkan oleh ponselnya yang bergetar saat ini. Iapun segera menjawab panggilan dari Siwon
" Nee Woonie~ah, waeyo?", Tanya Yesung
" Hyung…, Kyuhyun kabur dari Rumah Sakit", apa yang dikatakan Siwon kepadanya, membuat ia sangat terkejut. Bahkan membuatnya menjatuhkan ponsel miliknya.
" Hyung…hyung…yeobseyo…hyung…", suara Siwon masih terdengar memanggilnya melalui ponsel milik Yesung. Namun Yesung sendiri masih merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan Siwon kepadanya. Tanpa teringat akan janjinya untuk menjemput Taecyeon di Bandara, Yesung pun segera meminta kepada sopirnya untuk segera berbalik arah menuju Rumah Sakit dimana Kyuhyun dirawat.
" Kita kembali ke Rumah Sakit", perintah Yesung padanya
" Nee", sahut sang sopir
Bandara Incheon
" Kenapa Yesung lama sekali menjemputku", gerutu Taecyeon kesal karena sudah menunggu cukup lama di Bandara
" Kyuhyun…anak sialan itu. Ini pasti karenanya…, dasar anak pembawa sial. Keundae…, bukankah ke 12 hyungnya selama ini sangat membencinya?, lalu…, bagaimana bisa Yesung memperhatikannya?"
" Tidak mungkin jika hanya sakit biasa, bisa membuat Yesung kembali memperhatikannya"
" Apa jangan-jangan Kyuhyun sakit parah?", pikir Taecyeon
Taxi
Kyuhyun bingung, ia harus pergi kemana saat ini. Karena ia tidak mungkin harus kembali ke Rumah yang selalu ditempatinya.
" Mau pergi kemana anak muda?", Tanya Sopir taksi kepadanya
Tanpa berpikir panjang, Kyuhyun pun menyebutkan kemana ia harus pergi saat ini.
" Universitas Inha ", ujar Kyuhyun padanya
" Nee"
Sopir Taksi itupun mengikuti apa yang dikatakan Kyuhyun kepadanya. Sepanjang jalan Kyuhyun menatap kedua kakinya yang tidak dapat digerakkan dengan normal lagi. Perasaan Kyuhyun diselimuti oleh kesedihan, kekecewaan bahkan kekesalannya. Ia merasa sedih karena kondisinya saat ini hanya akan menjadi beban untuk orang-orang yang disayanginya, ia merasa kecewa karena kenapa harus ia yang mengidap penyakit mematikan seperti ini, ia merasa kesal kenapa para hyungnya harus mengetahui kondisinya saat ini.
Kyuhyun sengaja memilih Kampus sebagai tempat yang dituju untuk sementara waktu, karena ia tahu saat ini Kampus dimana ia kuliah, libur dari aktifitas belajar. Setiba di depan pintu gerbang Kampus Inha yang begitu sepi, yang ada hanya seorang penjaga Universitas yang memang tinggal untuk menjaga Universitas tersebut.
Penjaga itu terkejut saat melihat Kyuhyun yang berjalan tidak normal, dan menghampirinya.
" Kyu, ada apa denganmu?, kenapa kamu kemari?, bukankah aktifitas kuliah sedang libur", ujar penjaga itu kepadanya
" Ajussi, bisakah saya minta tolong?", pinta Kyuhyun yang sudah berada tepat di depan penjaga tersebut
" Tolong apa?", Tanya penjaga itu
" Bisakah kita tidak bicara disini?", ujar Kyuhyun padanya
" Nee, masuklah. Kita bicara di dalam saja", penjaga itu mempersilahkannya masuk, dan mengajaknya menuju sebuah Rumah kecil yang sederhana, dan terletak cukup jauh dari Gedung utama Kampus. Penjaga Universitas itu menatap Kyuhyun dengan tatapan kasihan, karena ia tidak menyangka seorang Mahasiswa tercerdas di Universitas itu harus berjalan tidak normal seperti dirinya.
Kyuhyun yang menyadari bahwa penjaga Universitas Inha menatapnya, ia pun menghentikan langkah kakinya. Dan menatap penjaga tersebut.
" Ajussi…, apakah anda kasihan pada saya?, atau apakah saya menjijikkan?", Tanya Kyuhyun padanya. Penjaga tersebut sontak terkejut saat Kyuhyun bertanya demikian. Bahkan mata sayu Kyuhyun berkaca-kaca. Penjaga itu mengerti apa yang dirasakan Kyuhyun, saat ia menatapnya.
" Aniyo…, kamu bukanlah seseorang yang menjijikkan Kyu, dan saya pun tidak kasihan padamu. Karena saya tahu, kamu adalah anak yang tegar. Kamu bukan anak yang mudah menyerah, dan kamu juga tidak seperti kebanyakan anak lainnya. Saya yakin, kamu dapat menghadapi apa yang sedang kamu alami saat ini", ujar panjaga itu yang begitu percaya bahwa Kyuhyun adalah anak yang kuat.
" Tegar?, apakah saya bisa tegar dengan penyakit Ataksia dan Leukimia yang menyerang tubuh saya Ajussi?, apakah saya bisa tegar, saat orang-orang mencemooh saya?, apakah saya bisa tegar saat para hyung saya terbebani karena saya?, apakah saya dapat setegar itu ajussi?", Tanya Kyuhyun padanya.
Penjaga itu sangat terkejut saat Kyuhyun mengatakan penyakit yang dideritanya. Sehingga penjaga yang sama sekali tidak memiliki keluarga itu, iapun langsung mendekap Kyuhyun dalam pelukannya.
" Kamu bisa Kyu…, kamu pasti bisa"
" Meskipun selama ini ajussi tahu bahwa Kibum adalah hyungmu…"perkataan penjaga tersebut terputus karena Kyuhyun langsung melepaskan pelukannya darinya. Kyuhyun terkejut saat penjaga itu mengetahui bahwa Kibum adalah hyungnya.
" Bagaimana ajussi tahu saya adalah dongsaeng dari Kibum hyung?", Tanya Kyuhyun bingung dan ia mengernyitkan kedua alisnya.
" Saya mengetahuinya ketika ia begitu panic saat ia mencarimu diseluruh area kampus, dan rasa cemasnya menunjukkan bahwa ia begitu menyayangimu Kyu" ujar pejaga itu padanya
" Ajussi, bisakah ajussi merahasiakan keberadaan saya dari Kibum hyung?, saya tidak ingin membuatnya cemas, saya tidak ingin jika nantinya saya hanya menjadi beban untuknya. Saya tidak ingin jika para Mahasiswa di Kampus ini tahu bahwa saya adalah dongsaengnya, dan Kibum hyung akan dihina oleh banyak orang karenaku. Maukah ajussi merahasiakannya?, jebbal ajussi", pinta Kyuhyun memelas kepadanya
" Ajussi sebenarnya tidak setuju atas permintaanmu ini Kyu, tetapi ajussi mengerti bagaimana perasaanmu. Dan ajussi janji akan merahasiakan keberadaanmu darinya", sahut penjaga itu kepadanya
" Gumawo ajussi…gumawo"
" Cheonmaneyo Kyu" sahut penjaga itu padanya.
Sejak ia memutuskan untuk tinggal sementara di Kampus Inha dan menginap di rumah sederhana penjaga itu. Kyuhyun selalu merahasiakan rasa sakitnya dari penjaga tersebut.
3 hari kemudian
Sudah 3 hari lamanya Kyuhyun kabur dari Rumah Sakit, dan selama 3 hari itu pula para hyungnya tidak pernah berkumpul seperti dulu, karena mereka sibuk mencari keberadaan Kyuhyun. Sedangkan Taecyeon yang tinggal di rumah mereka, Taecyeon selalu kesal pada ke 12 hyung Kyuhyun. Karena yang ada dipikiran mereka hanya Kyuhyun dan Kyuhyun saja. Seperti yang terjadi saat ini, saat di ruang makan. Taecyeon yang dikelilingi ke 12 hyung Kyuhyun, suasana di ruang makan itu hening tanpa suara. Taecyeon yang kesal dengan suasana tersebut, iapun menghentakkan gelas yang ada disisi piring makannya. Hingga membuat yang lain terkejut, dan menatap Taecyeon.
" Mau sampai kapan kalian bersikap seperti ini?, mau sampai kapan kalian memperhatikan anak sialan itu. Bukankah dulu kalian sangat cuek padanya, kenapa kalian sekarang berubah?, apa yang telah anak itu berikan pada kalian, hingga kalian berubah seperti ini?", bentak Taecyeon pada mereka.
Mereka terdiam saat Taecyeon membentak mereka di depan para pelayan yang berada di ruang makan tersebut. Namun, Kibum yang tidak sabar lagi dengan sikap Taecyeon, akhirnya Kibum pun beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan ruang makan, dan makanan yang sama sekali belum ia sentuh.
" KIBUM…MAU KEMANA KAMU!, PARK KIBUM…!", teriak Taecyeon padanya, namun kibum tidak menghiraukannya.
Ke 11 hyungnya yang lain, tidak bisa berbuat apa-apa, karena mereka masih menghormati Taecyeon sebagai ajussi mereka.
Kibum yang kesal pergi meninggalkan Rumah untuk menenangkan pikirannya. Kibum pergi ke Club untuk minum. Suasana Club yang cukup ramai pengunjung, suara music yang terdengar sangat ramai membuat Kibum larut dengan minumannya. Kibum minum beberapa botol Wine hingga membuatnya sedikit mabuk. Setelah puas minum, Kibum pun beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke luar dari Club. Namun, karena kondisinya yang mabuk, hingga membuatnya menabrak seseorang. Hingga orang itu tersungkur ke lantai. Orang tersebut tidak terima Kibum menabraknya, lalu orang itupun beranjak bangun dan melayangkan tinjunya pada Kibum yang berdiri sempoyongan.
BUG…, Kibum tersandar si dinding Club. Kibum yang tidak terima, iapun membalas orang tersebut. Perkelahian itupun terjadi, hingga harus membuat Kibum dan juga orang itu harus berhadapan dengan pihak Polisi.
Inha
Kyuhyun yang terlelap tiba-tiba terbangun dari tidurnya, karena ia bermimpi buruk tentang salah satu hyungnya.
" Hyung…", nafas Kyuhyun terengah-engah karena terbangun dari mimpi tersebut.
" Hyung…, apakah terjadi sesuatu pada kalian?", gumam Kyuhyun khawatir.
Kyuhyun yang khawatir pada salah satu hyungnya, iapun beranjak dari tempat tidur dan ke luar dari rumah sederhana milik penjaga itu. Kyuhyun melangkahkan kakinya untuk mencari telepon umum yang memang sengaja terdapat di area Kampus tersebut. Dengan kondisi kakinya yang berat untuk dibawa melangkah, Kyuhyun tidak putus asa untuk mencari telepon umum tersebut. Usaha Kyuhyun berhasil, ia menemukan telepon umum yang jaraknya cukup jauh dari rumah penjaga Kampus Inha. Namun, saat ia mencoba mendekati telepon tersebut, Kyuhyun lagi-lagi terjatuh tanpa ia bisa menopang tubuhnya sendiri. Akibat terjatuh itu, kedua tangan Kyuhyun mengalami perubahan. Kedua tangannya mengalami kekakuan, sama seperti kekakuan yang dialami kedua kakinya. Kyuhyun berusaha bangun, namun Kyuhyun menyadari bahwa kedua tangannya kini mulai sulit untuk digerakkan. Kini, ia hanya bisa menangis seorang diri dalam suasana Kampus yang sangat sepi dan juga gelap, dan hanya sinar Bulan yang menerangi halaman Kampus itu.
" Hyung…" panggil Kyuhyun dalam tangisnya.
TBC
