Kuroko No Basuke ( Fujimaki Tadatoshi )
Kiseki No Sedai In The Train
Nijimura Shuuzou x (OC/Readers)
Warnings ! OOC, Typos, Tata bahasa dan tanda baca tak sesuai EYD, Absurd
Fanfic ini ku buat hanya untuk kepuasan diri sendiri xD Don't Like Don't Read !
'Ficlet singkat tentang Kisedai didalam kereta'
Kau menatap pemuda yang berdiri disebelahmu dari balik buku. Terlihat ia sedang berbincang seru dan sesekali bersama dua orang temannya.
'Hyaaaaaa dia tertawa, tampannya…'
Tanpa sadar semburat merah menghiasi pipimu saat melihat pemuda itu tertawa. Kau kembali menatap pemuda yang tingginya kau perkirakaan sekitar 197cm itu, kau suka melihatnya saat tertawa. Bukan hanya saat tertawa saja tetapi surai hitamnya yang sewarna langit malam, matanya yang terlihat tegas, rahangnya yang terlihat kokoh, bibirnya yang tipis dan sedikit terlihat pucat serta auranya yang terlihat dia benar-benar tipe pria idamanmu. kau tersadar dari lamunanmu kala ponselmu bergetar tanda ada sebuah pesan masuk.
"Cih, siapa sih mengganggu saja," gerutumu sebal lalu membuka flip ponsel milikmu.
From: Inui Senpai
Subject: Jangan lupa !
'Jangan lupa bawa uang klub ! Hari ini kita mau belanja untuk keperluan Costume'
Ahh pesan dari ketua klub drama. Kau membuka tas sekolahmu dan merogoh isinya mencari amplop putih berisi uang klub, sebagai penanggung jawab keuangan di klub drama kau harus teliti dalam pengeluaran anggaran dan hati-hati dalam menyimpannya.
Ketemu ! kau membuka sedikit dan menghitung uangnya.
'Ehm… kurasa 10.000 Yen cukup untuk membeli bahan.'
Kau menutup kembali amplop itu dan menyelipkannya dibuku agenda milikmu. Suara masinis terdengar dari speaker digerbong kereta, membuatmu mendengus kesal.
'Cih karena pesan dari ketua klub aku jadi harus melewatkan waktuku yang berharga untuk menatap pemuda ini. Kenapa sih keretanya harus sampai secepat ini !'
Kau mengacak rambutmu kesal, membuat pemuda yang tengah kau kagumi menoleh bingung kepadamu. "Kau baik-baik saja?" tanyanya.
"Eh? A-ano… aku baik-baik saja," ucapmu lirih lalu menundukkan kepalamu.
"Begitukah? Baguslah."
Pemuda itu menghampiri temannya yang sudah lebih dulu berdiri didepan pintu kereta bersiap untuk turun, begitu juga denganmu. kau berdiri dibelakang pemuda itu.
'Dia menyapaku, dia menyapaku, dia menyapaku.'
Kau memegang kedua pipimu yang merona hangat. Kau merasa sangat senang ketika pemuda itu menyapamu, yah walau hanya sedikit berbasa-basi saja.
Kereta berhenti di stasiun . Pemuda itu turun begitu juga denganmu, kau berjalan di belakang pemuda itu pelan-pelan mencoba memberi jarak agar kau dapat lebih lama memandang punggung tegap pemuda itu. Kau terlonjak kaget saat ada seseorang yang menepuk bahumu dan begitu kau menoleh untuk melihat siapa orang yang menepuk bahumu.
PLAK !
Rasa panas dan nyeri kau rasakan ketika seseorang menamparmu membuatmu tersungkur jatuh dan orang itu membawa lari tasmu.
'Tas ku… uang klub ku…'
Kau berteriak meminta tolong tetapi hari masih terlalu pagi belum banyak penumpang di stasiun dan lagi karena tindakan pencuri itu yang tiba-tiba membuat penumpang lain hanya terdiam karena terkejut.
"TOLONG PENCURI ! TAS-KU TOLONG !"
Pemuda yang kau kagumi itu menoleh saat kau berteriak kencang dan pencuri tas-mu kebetulan berlari kearah pemuda itu.
"Minggir !" teriak si pencuri.
Bukannya minggir pemuda itu malah berdiri menghadang si pencuri dan saat pencuri itu mendekat tiba-tiba si pemuda meraih tangan si pencuri dan membantingnya selanjutnya dia menahan tangan pencuri dibalik punggung.
"Cepat panggil petugas stasiun !" teriaknya memerintah temannya itu.
Tak butuh waktu lama petugas stasiun datang bersama teman pemuda itu. Pencuri itu segera dibawa oleh si petugas stasiun. Kau lihat pemuda itu berbicara sebentar dengan temannya lalu menghampirimu sedangkan temannya berjalan keluar stasiun. Kau masih setia dengan posisimu saat ini diam tak bergerak sedikit pun karena terkejut atas kejadian tadi sampai akhirnya si pemuda berdiri tepat didepanmu.
"Kau baik-baik saja? Ini tasmu."
Kau mendongkak menatap pemuda itu dan tetap terpaku. Kau lihat pemuda itu sedikit tersentak lalu berjongkok didepanmu dan mengeluarkan saputangannya.
"Astaga sudut bibirmu berdarah," ucapnya lalu mengusap sudut bibirmu yang berdarah dengan saputangannya.
Kau tersadar dari lamunanmu dan meringis sakit saat pemuda itu mengusap pelan sudut bibirmu. Pemuda itu menyerahkan tasmu, membuat matamu berkaca-kaca.
"A-arigatou," ucapmu dengan nada bergetar menahan tangis.
"Douita. Kau bisa berjalan?" tanyanya yang tengah berdiri lalu mengulurkan tangannya membantumu berdiri.
Kau menyambut uluran tangannya dan mencoba berdiri tetapi rasa sakit dipergelangan kaki kirimu membuat kau terjatuh lagi, sepertinya saat jatuh karena tamparan tadi kakimu terkilir.
"Go-gomen… hiks se-sepertinya kakiku terkilir…hiks," isakmu tak kuat lagi menahan tangis,
"Jangan menangis ! Coba ku lihat pergelangan kakimu yang terkilir."
Kau mengusap airmatamu dengan punggung tangan lalu mencoba meluruskan kaki kirimu dan pemuda itu meraih kakimu mencoba sedikit menggerakannya membuatmu meringis sakit.
"Tolong tahan sebentar ini akan sedikit sakit," ucapnya lalu melepas sepatumu.
"Tu-tunggu dulu… apa kau bisa?" tanyamu ragu.
"Tenanglah aku anggota team basket, sedikit banyak aku mempelajari cara penanganan luka yang biasa dialami atlet," jelasnya lalu entah apa yang ia lakukan pada kakimu, kau hanya bisa menutup mata dan meringis menahan sakit .
"Kurasa pertolongan pertama ini cukup, selanjutnya kakimu harus segera dikompres dan diobati," ucapnya setelah selesai menangani kakimu lalu memakaikan kembali sepatumu.
"A-arigatou. Aku tak mengira bahwa kau benar-benar atlet basket kukira kau atlet beladiri melihat betapa lihai-nya kau saat menangkap pencuri tadi," ucapmu mencoba mencari sedikit info tentang pemuda itu.
"Aku mempelajari kareta dari kecil untuk menjaga diri."
'wah wah wah, benar-benar informasi peribadi nih." Pikirmu.
Kau menatap heran ketika pemuda itu berjongkok membelakangimu dan menunjuk punggungnya.
"Naiklah aku antar sampai sekolah."
"Ti-tidak usah. Sekolahmu di Teikou kan? Itu berlawanan arah dengan sekolahku," ucapmu menolak.
"Tak apa aku sudah meminta izin datang terlambat melalui temanku tadi."
"Hontou ni Arigatou gozaimasu, tapi maaf aku tak mau merepotkanmu lagi. Aku akan mencoba jalan pelan-pelan saja hingga sampai disekolah lagipula berkat pertolongan pertamamu kakiku sedikit lebih baik," ucapmu mencoba menolak.
Pemuda itu menghela nafas lelah, "Aku melakukan pertolongan pertama bukan untuk meringankan rasa sakitnya tetapi mencegahnya agar tak membengkak, lagipula setelahnya kau jangan terlalu sering menggerakkan kakimu. Sudahlah tak usah malu cepat naik ke punggungku atau kau mau ku panggul dibahu?" ancam pemuda itu.
Sedikit terpaksa akhirnya kau naik ke punggung pemuda itu. Wangi Mint dapat kau cium dari tubuh pemuda itu saat ia menggendongmu dipunggungnya, menimbulkan perasaan hangat dan nyaman didalam hatimu saat kalian berjalan kearah pintu keluar stasiun.
"Ma-maaf menyusahkanmu, aku pasti berat ya."
"Tak masalah kau ringan."
Kau merasa sedikit tak menyesal telah mengalami hal tadi, karenanya kau dapat berbicara dan sedikit mengenal pemuda ini.
"A-ano boleh aku tau namamu?" tanyamu memberanikan diri.
Pemuda itu menoleh sedikit kearahmu sebelum ia menyebutkan namanya.
"Nijimura Shuuzou."
FIN
DEMI APA INI SI BANG NIJI OOC ga sih? -_- karena author ga terlalu mendalami karakter Nijimura(Cuma tau karena pernah baca manga-nya 1x) jadi beginilah jadinya huahahaha *plak* yah semoga berkenan untuk readers x)
Menurut Author itu bang Nijimura punya rasa keadilan yang kuat dan orang yang bertanggung jawab x) dia salah satu senpai favorit author setelah si Izuki dan Kiyoshi xD
Oh iya untuk cerita ini sendiri menurutku cerita paling panjang -_- karena hampir jadi oneshoot jadi ada beberapa hal yang ga aku perjelas -_- padaha niatnya bikin ficlet pas dibaca ulang 'lah 1000 words lebih' akhirnya setelah di perbaiki sana sini (?) jadilah fic Nijimura xD
Oh iya satu lagi yang penting, setelah Nijimura author bakal publish untuk Himuro DAN…
Himuro Tatsuya adalah chara terakhir yang author buat untuk Kisedai in the train
JADI INTINYA SETELAH HIMURO KISEDAI IN THE TRAIN SUDAT TAMAT xD *PLAK*
Tapi author tetep bakal bikin fic untuk readers semua *pede gila*
Guest: Tsukuro Reiko
MNYAHAHAHAHAHA(?)! IMAYOSHI! PAS AKU BACA INI, LANGSUNG MERINDING! gak tau kenapa./lagi?
Imayoshi...Malu-maluin! POKOKNYA TRIO BAD-BOYS ITU MALU-MALUIIIIIIINN!
Oh iya, Ntar Nijimura kan?! Yosshaaa! Cocok, Cocok!
Nih, Senpai - Kouhai yang sering berantem & bully-bullyan(?):
Nijimura - Haizaki
Imayoshi - Hanamiya
HYAAH! TOTTEMO ZUKYUN DESU! Kutunggu yang berikutnya ya! bye-bye!
Btw, aku juga gak bisa lihat reviewku sendiri loh. biasanya lama baru nongol(?)
Yuzu: EHHHH? Merinding -" apakah aku terlalu membuat Imayoshi terlalu licik bagai iblis pemikat *dihajar imayoshi* ahh tapi aku suka dengan tampang tenang dan kalemnya tetapi sesungguhnya dia itu licik KYAAAAAA xD *plak* ini Nijimura udah aku publish ^^ semoga berkenan. Wah kamu juga ga bisa liat review sendiri ya aku kira cuma aku aja yang ga bisa liat review kamu.
Guest: Kyw
Yg versi hanamiya kok nyebelin ya _-_ tapi hanamiya emang nyebelin sih XD /ditendang
Haizaki bad boy nya greget ih gemezh jadinya wakakakak
Nijimura ama mayuzumi aja! '-')9
Yuzu: aduh maaf ya review-mu baru aku bales x( Mayuzumi sudah aku publish dan ini aku publish yang Nijimura ya xD thanks for review
Untuk yang Follow, Favorite dan Review ^^ Arigatou
Read and Review ^^ Arigatou
