A/N : Bales review dulu.
To Shiyoko Miki-chan :
Len memang cocok buat dinistakan, hahaha... #dibakarLen
Kata Authorku, "Gak apa-apa." , "Biar greget." lanjutnya lagi. XD
Kamehameha itu... ya... kamehameha. Hahahaha. XD
Ma'ap bila chapter ini gak sesuai dengan harapan anda... orz
Sudah lanjut.
Arigato~.
-0o0-
To Karen White :
Author : apa yang gue lakukan? Sudah jelas kan, menistakannya, mwahahaha... *evillaugh* #dilindasLen
Iya... harusya Rin seneng...
Rin : hueeeekkk! Ogah sama cowok shota kayak dia! Lagi pula dia kan adek gue sendiri!
Len : *jleb*
Yuki : *ngakak*
Iya, Miku jadi Ketua kelas yang baru, tenang saja, kelas (gak) bakal hancur kok. :D
Si Otaku Kepsek muncul sekarang~
Sudah update.
Arigato~.
-0o0-
To CoreFiraga :
Boleh, dan sama-sama. :D
Tapi ini bukan eksekusi kayak pembunuhan. :D :D :D
Arigato~.
-0o0-
To Minami no Hikari Kagamine :
Tuh Len, ada yang mau buatin makanan buat lu.
Len : Arigatooo~
Rin sadis, padahal kalo menurutku itu keren! (Author : dasar psycho...)
Si Otaku Kepsek hobi ganti nama sekolah mungkin... dan idenya Rin itu sebenarnya saran dari gue, hwehehehe... :D
Sudah lanjut.
Arigato~.
Summary : Ulangan semester akan digelar untuk Vocaloid Gakuen (Final Name), tapi remaja-remaja ajaib ini malah bermain-main sampai H-1. Bagaimana persiapan (GJ) mereka? Baca saja.
Ulangan Semester
.
Disclaimer: I don't own any of these characters, except this story.
Warning : Gaje, pendek, aneh, ajaib, bahasa gahol ada disini, dll, dst, dsb.
.
.
Don't like? Must Like! Hahahaha... #gue serius!
.
[ All in normal pov ]
Hari terakhir Ulses (Ulangan Semester) buat Vocaloid Gakuen. Rencana hasil 'rapat perang' kemarin pun akan di eksekusi.
-0o0-
Terlihat seorang murid di dalam kelas sedang mengecek peralatannya.
"Pisang jelek dengar, pisang jelek, ganti." Ucap cewek berambut hijau lumutan(?) dengan model rambut twin tail miliknya melalui HT.
"Pisang jelek disini, sangat jelas, ganti." Ucap cowok yang dipanggil dengan kode pisang jelek juga melalui HT – Kagamine Len. (Len : kodenya kok aneh? DAN GUE ITU CAKEP! | Yuki : iya, jika dilihat dari Liberty. -_- | Rin : sabar Len, sabar... *nahan Len* | Len : lepaskan gue! Biar gue ratain dia! | Yuki : *poker face*)
"Jeruk manis, bagaimana situasinya, ganti." tanya cewek berambut hijau lumutan(?) lagi yang diketahui bernama Hatsune Miku, ditanya siapa Bapaknya? Jawab gak tau, (Yuki : kok jadi Matematika?) masih melalui HT-nya.
"Jeruk manis disini, situasi aman terkendali, ganti." Ucap seorang cewek lagi yang dipanggil dengan kode jeruk manis juga melalui HT – Kagamine Rin.
"Ok, semuanya bersiap untuk eksekusi!" Ucap Miku kepada seluruh penghuni kelas X-D semangat sambil meninju ke atas.
"OOOOHHHHHH!" para murid bersorak.
-0o0-
Tap tap tap
"Pisang jelek disini, target mendekati lokasi eksekusi." Ucap Len melalui HT-nya ketika melihat si Otaku Kepsek berjalan melewati koridor kelas X-A.
Berdasarkan penyelidikan kemarin malam yang dilakukan oleh FBI dan CIA yang disuruh oleh Miku, ternyata ada kebiasaan aneh yang dimiliki si Otaku Kepsek yaitu mengecek keadaan tiap kelas sebelum Ujian dimulai dan dia selalu membawa kertas jawaban Ulses entah mengapa.
"Ok, tunggu aba-aba dari ku." Perintah Miku dari dalam kelas masih dengan HT-nya.
"Roger!" ucap Len dan Rin bersamaan. HT mereka terhubung satu sama lain.
"Yosh! Minna, rencana pembantaian Kep- maksudku rencana X, dimulai!" kata Miku tegas kemudian pergi ke tempat eksekusi. Para murid berharap-harap cemas.
-0o0-
"Pisang jelek, Jeruk manis, hentikan pergerakan target sebelum naik tangga, cara apapun boleh dilakukan!" perintah Miku melalui HT. Satu info lagi, Kelas X-D sampai kelas X-F ada di lantai 2 sedangkan kelas X-A sampai kelas X-C di lantai 1.
Hanya ada satu buah tangga yang menghubungkan dua lantai tersebut. Lalu bagaimana jika ada kebakaran, gempa, atau semacamnya? Satu tangga tidak akan cukup untuk proses evakuasi kan? "Biar greget dan bikin deg-deg-an. Dan juga biar mereka belajar ilmu terbang kayak Goku." Begitu alasan si Otaku Kepsek. (Yuki : alasan yang aneh dimana nyawa muridnya TERANCAM BAHAYA! *capslock jebol* -_- )
"Roger!" seru Len dan Rin bersama kemudian mematikan HT masing-masing dan mulai menjalankan rencana X. Mereka berdua bersembunyi di tikungan tangga yang menghubungkan lantai 1 dan lantai 2.
Agen Len dan Sersan Rin mulai beraksi.
-0o0-
HAP
Len melompat tepat di depan si Otaku Kepsek yang membuatnya hampir bertabrakan. Tetapi kakaknya melompat juga dan menabrak Len, sehingga Len menabrak si Otaku Kepsek dan terjadilah reaksi berantai.
BRUK
BRUK
BRUK
Mereka semua jatuh. Rin adalah survivor pertama yang berhasil bangun terlebih dahulu diikuti Len dan si Otaku Kepsek.
"Ah ma'ap Pak, saya gak lihat kalau Bapak ada disini." Ucap Len sambil membungkuk.
"Iya, ma'ap Pak." Sambung kakaknya ikut membungkuk. Mereka tidak membantu si Otaku Kepsek untuk berdiri? Ini adalah salah satu dari rencana mereka berdua saja. Wkwkwk... :D (Yuki : anak yang baik (gak) boleh ditiru didalam rumah ya, kalau di luar gak apa-apa. :) | LenRin : Yuki BAKAAA! )
"Oh baiklah tidak apa-apa, lain kali jangan berlarian di tangga, kalau jatuh kan bahaya." Ceramah si Otaku Kepsek yang dibalas anggukan dari Kagamine Twins.
"Wah dokumennya berantakan, sini kami bantu." Ucap Len lalu memunguti domuken milik si Otaku Kepsek yang berserakan di atas lantai.
"Gue bantu juga." Kata Rin ikut membantu.
"Ah terima kasih, kalian sangat baik." Ucap si Otaku Kepsek memuji mereka.
"Tidak masalah Pak." Ucap Kagamine Twins kompak. Lalu mereka menata dokumen milik si Otaku Kepsek sambil mencari lembar jawaban untuk Ulses hari ini. :D
'Aha! Ini dia!' batin Len senang ketika menemukan apa yang dicarinya. Kemudian Len memberi tanda di kertas itu dan memotretnya di Hp, lalu menoleh ke kakaknya yang berarti 'target-ditemukan!' yang dibalas anggukan oleh Rin. Selagi mereka sibuk menata dokumen milik si Otaku Kepsek, Rin secara diam-diam menyalakan HT-nya lalu menghubungi Miku.
"Target ditemukan!" ucap Rin pelan.
"Ok, aku kesana sekarang." Ucap Miku. Rin tersenyum seribu arti.
"Selesai Pak, sekali lagi ma'ap Pak." Ucap Len setelah selesai membereskan dokumen milik si Otaku Kepsek.
"Tidak masalah, lain kali hati-hati ya." Ceramah si Otaku Kepsek. Kagamine Twins mengangguk disko.
Tap tap tap tap
"AWAS!"
BRUK
GLODAK(?)
"Ouch-eh? Ah ma'af Ota- ehem Pak Kepsek!" seru Miku pura-pura kaget. Lalu membantu si Otaku Kepsek berdiri. Dokumen yang tadi ditata rapi sekarang berantakan lagi di lantai.
"Tidak masalah, ada apa kok kamu berlari di tangga?" tanya si Otaku Kepsek tenang tapi aura membunuh ada disekitarnya. Miku merinding disko. :D
"Eeek...s-saya sedang mencari Len dan Rin yang tia-tiba hilang Pak." Jawab Miku ketakutan dengan alasan yang 'cemerlang'. :D
"Oh kamu mencari mereka." Ucap si Otaku Kepsek sambil menunjuk dua blonde kembar yang tergeletak dilantai akibat 'serangan' Miku.
"Ah Len, Rin, kalian darimana saja?" tanya Miku pura-pura khawatir.
"Kami dari Surga." Jawab Len ngawur.
"Aww..." Rin merintih kesakitan.
"Ah dokumennya berantakan lagi!" seru Len pura-pura kecewa. Padahal di hatinya bersorak gembira. :D
"Oh biar saya saja yang merapikan Pak!" seru Miku menawarkan bantuan.
"Wah kalian ini ternyata baik hati. Baiklah rapikan ya saya mau ke toilet dulu." Kata si Otaku Kepsek lalu pergi ke toilet.
Miku, Len, dan Rin saling pandang lalu mengangguk mantap. Kemudian mereka mencari lagi dokumen yang sudah diberi tanda oleh Len.
"Ini dia!" seru Len bahagia ketika menemukan kertas yang sudah dia tandai tadi. Lalu Miku mengcopas jawaban Ulses tersebut.
"Misi selesai!" ucap mereka bertiga kompak. Beberapa menit kemudian si Otaku Kepsek datang.
"Ini Pak." Ucap Miku sambil menyerahkan dokumen yang sudah dibajaknya. :D
"Terima kasih." Ucap si Otaku Kepsek yang belum menyadari kalau jawaban Ulses hari ini sudah di sabotase oleh anak-anak ajaib di depannya. :D
'Sama-sama.' Batin Miku, Len dan Rin senang. :D
"Sekali lagi ma'af Pak." Ucap Miku menunduk.
"Tidak apa-apa, lain kali jangan diulangi lagi." Ceramah si Otaku Kepsek yang dijawab anggukan oleh Miku dan yang lainnya. Kemudian si Otaku Kepsek melanjutkan kebiasaan anehnya.
"Ayo kita kembali ke kelas!" seru Miku bahagia.
"Hmm!" Kagamine Twins mengangguk mantap.
-0o0-
Atmosfer di dalam kelas X-D sangat menyesakkan, entah karena rasa tegang dan khawatir akan keberhasilan rencana X mereka, atau keselamatan ketiga teman mereka. Jika rencana mereka gagal maka tidak ada hari esok untuk Miku, Len, dan Rin. Semuanya menanti dengan keringat dingin hingga-
BRAK
-pintu kelas (yang sudah rusak) di buka paksa oleh Miku dan dua orang lainnya.
"Target sudah ditangan!" seru Miku ketika sampai di kelas.
"WUOOHHH!" sorak para murid kegirangan.
"Ok gue bacain ya." Kata Miku diikuti anggukan bahagia seluruh murid X-D sambil menyiapkan kertas masing-masing.
"Nomer satu siapkan 2 cup susu, nomer dua siapkan 1 ½ cup terigu segilima, nomer tiga siapkan ½ sdt garam-eh...?" ucap Miku heran setelah membaca kertas hasil membajak jawaban Ulses milik si Otaku Kepsek.
"Miku, itu kan cara membuat pancake yang lu pakai kemaren." Kata Rin sweatdrop.
"Oh iya ya, hehehe, ma'af salah." Ucap Miku sambil cengir-cengir kuda. Yang lainnya ber-gubrak-ria. :D
"Ini yang bener." Ucap Miku lagi. Yang lain siap-siap menulis lagi.
"Nomer 1 sampai 10 jawabannya itu A!" seru Miku santai. Yang lainnya diam.
"Gitu doang?" tanya salah satu murid.
"Iya." Jawab Miku santai.
"Kalo gak percaya nih gue ada buktinya." Ucap Len sambil menunjukkan foto di Hp-nya. Lalu semua murid mengangguk setuju.
"OK SEMANGAT BUAT ULSES HARI INIII!" teriak Miku sambil meninju kearah samping bermaksud menggebrak papan tulis, tapi sayangnya Rin ada disana. :D
"Ups...hehehe." ucap Miku sambil tertawa GJ.
" . .Ulses.!" ucap Rin dengan dark aura nya. :D
"Ehehehhe..." Miku langsung duduk manis di tempatnya diikuti Len dan Rin.
-0o0-
Teng teng teng teng
Pak pengawas memasuki ruangan.
"Ok anak-anak kumpulkan semua buku, tas, pensil, pen, penghapus, novel, manga, dan peralatan (gak) penting lainnya ke depan kelas." Kata Pak pengawas sebelum ujian dimulai. Semua murid mengumpulkan barang-barang mereka dengan tersenyum 1 juta arti yang membuat si pengawas heran 1 Milyar arti. :D
-0o0-
Ujian pun dimulai...
'Oke, jawabannya memang A semua!' batin seluruh murid X-D senang setelah mengecek ulang jawaban hasil bajakan Miku cs. lalu menulis jawaban hasil pembajakan mereka. :D
Belum sampai 10 detik mereka sudah selesai. :D
"Ahhh~..." ucap Len santai sambil menyandarkan kepalanya di atas meja.
"Ulses hari ini adalah yang terbaik." Ucap Rin sambil menoleh ke arah adiknya, yang dijawab anggukan oleh Len.
"Kenapa gak dari dulu aja kayak gini?" tanya Len.
"Entahlah." Ucap Rin sambil melirik ke arah author yang sedang tertidur. (Author : ada yang manggil ya?)
Selama 20 menit dihabiskan untuk bermain-main, bercanda-tawa, dan lain sebagainya. Pak pengawas? Sudah tidur akibat minuman yang disuguhkan oleh Miku tadi, jika kalian mengerti maksudku. Wkwkwk... :D
-0o0-
Teng teng teng teng
[Bel tanda Ulangan Semester berakhir sudah berbunyi. Para murid Vocaloid Gakuen diperbolehkan untuk pulang. Terima kasih dan sampai jumpa lagi besok di acara Remidi Masal. Hahaha.] Ucap si Otaku Kepsek lewat speaker sekolah.
Para murid cengo ditempat masing-masing. :D
Mereka harus masuk lagi besok untuk mengikuti acara Remidi Masal by Otaku Kepsek. :D
.
"AAAAAARRRRRRRGGGGGGGHHHHHHHH !"
.
.
-0o0-
Kesimpulan :
Remidi akan menghantui setelah Ulses selesai!
Hahaha. :D
T~B~C
.
.
.
Review boleh, gak review gak boleh. :D
#gue duarius!
.
Semua kritik diterima disini.
Ayo! Utarakan suara anda dan sukses kan pemilukadal(?) fic ini. :D
#gue tigarius!
.
.
.
Preiew Chapter 13:
Gak ada!
Authorku mau libur sehari atau dua hari atau mungkin seminggu dulu... :D
Mau nonton anime *** dulu katanya...
DAN SILAHKAN BANTAI SI AUTHOR!
MWAHAHAAHAHAHA... *evillaugh*
See you again...
#gue empatrius!
