"U-uwaaa... sapa tuh?" kata Gray sambil blushing. Yg diperhatikan malah masih tidur2an aja
Gray ngedeketin buat mastiin siapa itu sebenarnya.
Pas Gray udah nyampe di deket tempat tidur, tiba2 cowok itu narik Gray ke tempat tidur dan Gray jatuh di atasnya.
"Wa! Apaan sih!" seru Gray "Kau milikku sekarang hehehehe~~~"
"Oh, kamu ini bisa aja. Sekarang mau apa?"
"A-aku mau ngomong sesuatu ke kamu..."
"Yakin masih mau ngomong Nathan? Kamu udah kalah loh..." kata Gray Nathan baru nyadar kalo Gray nempelih kertas segel ke hidungnya pas ditarik tadi "Ya elah, padahal timingnya pas banget.. hhuhuhuh"
"Aku pergi dulu ya? Au revoir!"
Kamar 6 atau di kamar cewek, ada manusia rambut tulip di sana.
"Wah wah wah, si tulip ada di sini rupanya..."
"Apaan sih! Jangan panggil aku tul..."
Saat Burn noleh, tanpa sengaja dia nyium jidat Gray. Gray langsung mendorong Burn dan sekalian nempelin kertas segel lagi, dia langsung lari keluar kamar, ninggalin Burn yg jatuh terduduk di lantai
"Uwaaaah! Yaoi!" Gray teriak "A-aku kan ga sengaja..." kata Burn pelan
Sedikit demi sedikit Gray mencapai garis finish, tapi dia harus melewati 2 kamar lagi. Hnn... berikutnya kamar 2, ada apaan ya di sana?
"Uh, Shawn? Kau ikutan ya? Kostumnya imut banget!"
"Eh, ketauan... Gimana tanganmu, udah baikan?"
"Lumayan sih.."
"Sini aku liat"
"Jangan!"
"Eh, kenapa?"
"Beneran pengen liat?"
"Iya, aku ga ngapa2in kok"
"Jangan nyesel ya..."
Saat Shawn mendekat dan melihat tangan Gray, tiba2 Gray nempelin kertas segel ke punggung Shawn.
"Weeek, kamu ketipu Shawn"
"Uwaaaa, aku kalah juga..."
"Fufufu~~ garis finish ada di depan mata!"
Di ruangan terakhir alias kamar mandi 2, lagi2 Gray ketemu sama hantu gaje (ini ide dari adek saya loh) yaitu pocong? (sejak kapan di Inazuma ada pocong?)
"What the..." Gray masih aja ngeliati tuh pocong Si Kevin yg jadi pocong mulai bertingkah gaje, soalnya dia bener2 kaga bakat jadi hantu. Liat aja dia sekarang lagi loncat2 dari pojok ruangan ke pojok yg lain, trus egot2 kaya cacing kepanasan, sekarang malah ngesot2. Astaga Kevin! Apa yg kau pikirkan sekarang ini!
"Kevin, ga nyangka ya kamu ternyata ga normal juga" kata Gray sebelum nempelin kertas segel ke jidat Kevin.
Kevin berusaha menghindari tangan Gray tapi ujung kain pocongnya malah keinjek dan kebuka.
"Uwaaaaahh! Tidaaak!" teriak Kevin yg ternyata kaga pake baju tapi masih pake boxer itu "Ugyyaaaaaa! Kevin, kenapa kamu kaga pake baju?"
"Kostum pocong ini panas banget sihh!"
Karena dia jatoh gitu, Gray nempelin kertas segel ke kakinya aja. Dengan begini selesai sudah misi saya (?)
Gray keluar dengan ekspresi biasa aja. Dia langsung menghampiri David yg lagi jaga sama 9 anak lainnya
"Udah selesai nih... Boleh tidur nggak?" Gray bertanya dengan penuh harap dia bisa tidur secepatnya dan segera latihan "Bentar ya, aku panggil anak2 yg jadi hantu dulu!"
David langsung lari ke dalem rumah dan nge-cek semua hantu. Dia kaget setengah hidup melihat hantu2 itu keadaanya jadi aneh. Perasaan tadi semuanya baik2 aja?
Byron keliatan gaje (udah biasa itu), Harley kepalanya benjol2, Mark hanya cengo, Sue nyebut2 nama Erik dengan lebaynya, Max bengong, muka Jude jadi pucat banget, Nathan kecewa beraaat kaya habis patah hati (memang iya kan?), Burn blushing dan keliatan salting, Shawn pasang tampang imut, dan Kevin dengan memakai celana boxernya.
Setelah David mengumumkan pemenang uji nyali (yg pastinya Gray diurutan pertama), mereka akhirnya boleh tidur. Di tiap kamar hanya ada 1 tempat tidur, tapi cukup buat nampung 5 orang. Gray, Gazelle, Gran, dan Darren ngumpul di satu kasur (emang cuma satu kan?). Gray kejepit (huwaaaa) diantara 2 benua. Gazelle pose tidurnya buruk banget! Gray dipake guling, kebayang kan rasanya dipake guling? Lantas tangan Gray yg kiri dipeluk ma Gran. Tapi untungnya Gray ga sadar dengan itu semua, kalo gak kan bisa ada kesalah pahaman.
Keesokan harinya, Darren bangun duluan dan melihat para kawan2nya tidur dengan posisi yg ga enak diliat darimanapun. Gazelle hadap2an ma Gray sambil pelukan, Gran ikutan meluk Gray dari belakang (ECCHI!)
"Wuaaaaaa! Kalian semua ngapain?" teriak Darren dan semuanya langsung bangun. Bahkan anak2 dari kamar2 lain jadi ikutan ngumpul ngliatin adegan mesra Gazelle x Gray x Gran itu (triple G). Terdengar juga suara kamera dan lampu blitz, dan teriakan2 heboh dari semuanya.
Shawn dan Nathan shock, Gray bangun dengan mata yg masih keliatan ngantuk. Dia bingung kenapa juga baru bangun gini langsung diliatin banyak orang
"Eh, semuanya. Ada apa nih?"
"Kamu beneran ga sadar Gray?" Jude langsung jalan ke arah Gray yg masih pake piyama dan membisikkan suatu hal yg bisa bikin Gray serasa melayang diantar hiu terbang menuju ke langit ke 7.
"WUAAAPPPAAAA? Yang bener aja?"
"Apa sih Gray, berisik..." Gazelle baru bangun, Gran ikutan bangun juga "Ga ada apa2 kok, ya udah semuanya bubar dulu deh. Habis ini kita mau latihan lagi" Gray mengambil keputusan "Gran, kau tau ada apa?"
"Aku kan juga barusan bangun"
"Gray?" Gazelle masih penasaran "Iya aku ceritain, tapi aku malu" Gray blushing banget karena harus nginget2 kejadian gaje barusan
Gray bercerita lagi, Gazelle mendengarkan, trus kaget sendiri ndengerin ceritanya. Gran malah ketawa
"Kok ketawa sih?" Gray n Gazelle melototin Gazelle "Habisnya, posisi tidur Gazelle emang udah buruk sejak lahir tuh!" Gran digampar Gazelle "M-maaf, gara2 aku lagi..."
"Udahlah jangan dipikirin, sekarang mandi dulu yokk. Ntar mau latihan lagi soalnya"
Semuanya udah pada ngumpul di ruang serbaguna. Gray dkk udah siap dengan peralatan musiknya. Kali ini Gray juga mempersilahkan sapa aja buat main musik ato nyanyi. Kan enak kalo nanti pensi ada yg berhalangan hadir bisa digantiin dengan cepat. Hohoho~~~ kita lihat latihan mereka yukk
"Main lagu apa lagi nih?" tanya Nathan "Umm, kalo masih pagi enaknya lagu yang semangat ya?" sahut Gray "Bagaimana kalo lagu 'Meltdown'?" usul Shawn "Ya udah itu aja" kata Erik
Intro lagu dari Shawn... baru aja mulai tapi semuanya udah bertepuk tangan dengan meriah
[machi akari hanayaka eeteru (ether) masui no tsumetasa nemure nai gozen niji subete ga kyuusoku ni kawaru]
Langsung dilanjut nih! Keliatan banget kalo lagu ini perlu permainan keyboard yg extra semangat
[oiru (oil) gire no raitaa (lighter)
yaketsuku youna i no naka subete ga sou uso nara hontouni yokatta noni ne]
Bridge yg diiringi permainan bass yg cantik (?) dari Axel
[kimi no kubi wo shimeru yume wo mi ta hikari no afureru hirusagari kimi no hosoi nodo ga haneru no wo naki dashi souna me de miteita]
Musik pause sebentar... Dan Erik kembali bermain, diikuti oleh seluruh personil dan Gray menyanyikan bagian reff
[kakuyuugouro ni sa tobikon de mitai to omou massao na hikari tsutsumarete kirei kakuyuugouro ni sa tobikon de mitara soshitara subete ga yurusareru youna ki ga shite]
Lagunya kaga ditampilin semua, sekarang Shawn bermain dengan penuh penghayatan, Erik juga ikut bermain dengan irama yg agak pelan
[tokei no byoushin ya terebi no shikaisha ya soko ni iru kedo mienai dareka no waraigoe houwashi te hankyousuru]
[areguro ajiteeto (Allegro Agitato)
miminari ga kienai yamanai areguro ajiteeto (Allegro Agitato)
miminari ga kienai yamanai]
Fill in yang hanya dimainkan oleh Shawn. Permainan keyboard solonya sungguh membuat hati menjadi tenang (?)
Lanjuut ke bridge terakhir!
[dare mo minna kieteku yume wo mita mayonaka no heya no hirosa to seijaku ga mune ni tsukkaete jouzu ni iki ga dekinaku naru]
Musik berhenti sebentar dan mulai lagi saat Gray berteriak
[Shout!]
Langsung disusul reff yg bersemangat
[kakuyuugouro ni sa tobikon de mitara soshitara kitto nemuru youni kiete ikerun da boku no inai asa wa ima yori zutto subarashikute subete no haguruma ga kamiatta kitto sonna sekai da]
Iyey! Begitu permainan keyboard Shawn selesai, semuanya langsung menyambut dengan tepuk tangan lagi dengan suka cita. Gray mulai buka layanan rekues lagu, ato yg mau nyanyi.
"Hayo, yg mau rekues ato mau nyanyi bisa juga main instrumen, silakan2"
"Ano ada keytart ga? Saya mau coba!" Austin jadi pengen ikutan main.
"Iya, aku bawa juga kok" Aidan langsung minjemin keytart-nya ke Austin "Gray-senpai kita main lagunya 'Thougthful Zombie' ya?" Austin rekues "Boleh juga, ga nyangka kamu suka lagu itu juga"
Erik memulai lagu dengan 4 ketukan, disusul permainan melodi dari Austin, dan Gray mulai menyanyi
["sora" tsuka shite yuku kotoba "hoshi" imi wa memori ni aru yo koko niwa nai nani ka toi kakeru sora no kuoria]
Austin ternyata ga kalah jago dari Shawn, dia memainkan fill dengan tenang dan santai.
[uta nagare konda kotoba ni imi nose te yuku puroguramu tojita inga no naka sotto hisomu jiyu na ishiki]
[meguru purosesu fuzui suru yume shori no dokoka ni watashi wa iru no?]
Permainan keyboard Shawn dan Austin menyatu dengan sangat merdu. Ditambah dengan drum Erik, wah semua yg mendengarnya terhanyut ke samudra Pasifik, hehehe~~
[La la~ la la la~ la la la la la la~ la la~ la la~ la la la la la la~]
[iru to omotteru watashi wa doko ni aru nda ro]
Yeah semuanya tepuk tangan dengan ramenya begitu Gray selesai nyanyi, walaupun ending lagu belum sepenuhnya habis.
"Yeah! Keren~~"
"Eh, dah waktunya makan nih! Habis makan kita ke pantai ya?" tiba2 Mark nyaut aja "Yaaaa!"
Habis makan mereka langsung ganti baju renang masing2. Tentu saja Gray ga ikut renang, Shawn menemaninya. Gazelle ikutan duduk di teras villa sambil bawain minuman buat mereka berdua juga untuk dirinya sendiri.
Ngapain mereka bertiga cuma duduk aja?
Minuman apa yg dibawa sama Gazelle?
Ke mana ya yang lainnya? (yg jelas maen di pantai lah...)
Tunggu chapter berikutnya aja deh... ^^ Lovey-dovey! 3 Niyaaaa~~~!
