Chapter 12
.
.
.
Yeoja genit, pamer abs, Sehun dongo O.O
.
.
.
Kacau, entah Sehun yg terlalu sering tergoda bibir Baekhyun atau memang Baekhyun yg selalu terlihat menggoda, kegiatan kissing mereka tertangkap basah oleh sang eomma membuat keduanya canggung bukan main. Hingga tak menyadari satu hal penting yaitu mereka sudah terlambat parah membuat Baekhyun dan Sehun lari maraton karna kegilaan Baekhyun.
"hosh...hosh...untung aku tak terlambat" gumam Baekhyun begitu sampai dikumpulan kelasnya.
"Baek, astaga kau berlari sampai sini?" kejut Xiumin saat melihat kekacauan pada wajah Baekhyun.
"hehe...Umin, kau selalu hebat dalam menebak yah" kekeh Baekhyun.
"hish...kau itu kacau sekali Baek" oceh Kyungsoo sambil mengulurkan sapu tangannya untuk Baekhyun.
"gomawo..." balas Baekhyun.
"Byun Baekhyun..." beruntungnya Baekhyun datang tepat saat pemanggilan nama untuk absensi.
"hadir seonsaengnim...aku disini" ucap Baekhyun girang sambil melambai-lambai heboh, membuat guru muda instruktur renang mereka itu terkekeh.
"baiklah, sepertinya hari ini kelas 2-D tak ada yg absen dalam pelajaranku maka bisa kita mulai pelajaran ini" ucap sang instruktur menggiring murid-murid yg sudah siap dgn seragam renangnya untuk berbaris.
.
.
Baekhyun's side
.
.
"baiklah, sepertinya hari ini kelas 2-D tak ada yg absen dalam pelajaranku maka bisa kita mulai pelajaran ini" ucap seonsaengnim itu, aku pun menuju bangku dipojok sana. Apa kalian bertanya mengapa aku tak ikut berbaris, itu simple...jawabannya karna aku tak bisa berenang.
Jangan konyol?! Hey...kalian tak tau saja kalau kolam berenang itu seperti petaka untukku, hah~ mengingatkan aku pada saat aku tenggelam saat berusia 5 tahun, iya! Aku pernah tenggelam! Saat itu aku pergi dgn eomma dan appa ke sebuah wahana air, terlalu asik bermain diwilayah yg dangkal membuatku tak sadar kalau aku sudah hampir mendekati zona 2 meter dan saat itu lah aku merasa hampir mati tertelan air ganas itu, hiii~ mengingatnya membuatku ingin menjerit ketakutan.
"Sehun..." dan saat aku mengingat kejadian mengerikan itu, saat itulah aku melihat namja albino tampan yg akhir-akhir ini memenuhi isi kelapaku, yap...siapa lagi kalau buka 'Oh Sehun' si jenius dari kelas 2-A yg sialnya adalah suami sah ku.
"tampan..." gumamku saat melihat bagaimana gerakan loncat indahnya dari atas papan itu menuju kolam dgn ketinggian yg cukup membuatku menyambit si dobi hingga tewas O.O
'astaga, dia melihat kearahku!' panik, aku pun langsung mengalihkan pandangan ku kearah lain selain dirinya.
"Kyaaa...Sehun-aahh~..." dan yg ku dengar hanya jeritan genit para yeoja gatal disana membuat panas telingaku.
'astaga!' jeritku heboh dalam hati, sial! Karna rasa penasaranku yg kelewat batas membuatku menoleh kearah kerumunan Sehun dimana namja albino itu memamerkan lekuk tubuh berototnya.
'i-itu...hish! aku baru tau kalau tubuh ber-abs nya itu sungguh keren' rungutku dalam hati dan kembali mengalihkan pandanganku kearah lain selain melihat Sehun, sebelum mataku memanas melihat dirinya yg dikerumuni banyak yeoja genit nan sexy yg berusaha menyentuh lekuk abs milikku...#ehh maksudnya milik Sehun =3=
.
.
Normal's side
.
.
"dasar yeoja genit..." decit pelan Baekhyun mengerucutkan bibirnya sebal.
"Baekkie~...kemarilah" panggil Kyungsoo, sepertinya tes renang mereka sudah selesai. Baekhyun pun menurut dan menghampiri Kyungsoo juga Xiumin yg tengah memainkan kaki mereka yg terselimuti air kolam.
"masukkan kakimu keair ini, rasanya pasti menyenangkan juga menenangkan seperti gelombang airnya yg tenang" ajak Kyungsoo, Baekhyun pun melepaskan sepatunya dan memasukkan perlahan kakinya.
"dingin~..." kernyit Baekhyun saat merasakan dingin air kolam menyentuh ujung kakinya.
"tak apa masukkan saja, rasanya pasti segar" ajak Xiumin yg langsung mendudukkan Baekhyun disebelahnya membuat namja mungil itu dihimpit oleh 2 namja mungil sahabatnya itu.
"iya menyenangkan..." girang Baekhyun dan akhirnya ke-3 namja mungil itu saling bercengkrama akrab diselingi tawa cetar (?) Baekhyun.
"ya...lihat lah itu Byun Baekhyun yg mendapat hak istimewa itu" bisik beberapa yeoja dari kelas A.
"ku dengar ia tak pernah sekali pun ikut tes renang namun nilainya selalu bagus" sambung yeoja lainnya.
"aish...apa hebatnya sih dia" sindir mereka.
"hn...padahal kita yg dari kelas A saja belum pernah mendapatkan keistimewaan seperti itu" sungut yeoja berambut ikal.
"sekali-kali kita kerjai saja namja pendek itu" ucap yeoja pertama.
"ide bagus, sekali-kali kita beritau dia kalau dia itu hanya namja kelas D agar tak bersikap sok istimewa begitu" sahut mereka.
"Baekkie~..." tak lama Chanyeol datang menghampiri ke-3 namja mungil yg tengah bersenda gurau ditepi kolam sambil memainkan air kolam dgn kaki mereka.
"lihat nih, aku sudah punya abs...keren kan" pamer Chanyeol.
"yah~ baru segitu saja sudah pamer" decit Xiumin karna ia juga merasa memiliki lekuk abs lebih baik dari Chanyeol.
"sudah tentu aku harus pamer pada masa depanku, Baekkie kan menyukai pria kekar, iyakan Baek" ucap Chanyeol bangga.
"kau berusaha keras juga untuk mendapat abs itu" ucap Baekhyun membuat Chanyeol tersenyum sumringah.
"hehehe...tentu saja aku membuatnya untuk mengesankanmu Baek" ucap Chanyeol kikuk.
"huh! Abs punya Sehun lebih baik, lihat saja" tunjuk Kyungsoo pada Sehun yg tengah mengusap rambutnya di kursi ujung kolam.
"apa perduliku pada albino absurd itu, yg penting aku membuat abs ini untuk Baekkie" decit Chanyeol.
"abs-mu bagus juga Chandobi..." puji Baekhyun tersenyum.
'tapi punya Sehun lebih menyenangkan dilihat sih kkk~' kekeh Baekhyun dalam hati.
"aku jadi penasaran apa Kris ge juga memiliki abs sekeren itu" ucap Baekhyun dgn pose berfikirnya.
"Baekkie!" protes Chanyeol yg membuat ke-3 namja mungil itu tertawa.
"BYUUUUURRRSSS..."
"BAEKHYUN-AAHHH" jerit histeris Kyungsoo, pasalnya tiba-tiba ada seseorang yg mendorong Baekhyun hingga tercebur kekolam.
"!" sontak murid-murid berhambur ketepi kolam.
"siapapun tolong Baekkie! Ia tak bisa berenang" pekik Xiumin meminta bantuan, sementara Kyungsoo yg syok hanya terduduk lemas menatap Baekhyun yg bersusah payah agar tak tenggelam bagai seekor anak anjing malang yg terbuang.
"Baekkie-ya, bertahanlah" dan Chanyeol pun bersiap menyelamatkan Baekhyun.
"Baekhyun!" kejut instruktur renang mereka yg sudah bersiap menceburkan diri untuk menolong namja mungil itu
"BRUUUSSS" namun keduanya telah didahului oleh seseorang yg sudah berenang cepat kearah Baekhyun yg hampir kehabisan nafas.
"Baekhyun-ah, bertahanlah" rupanya itu Sehun dgn sigap ia mendekap Baekhyun dan membawanya ketepi kolam, semua mata murid memandang mereka dgn berbagai ekspresi, sebagian khawatir dgn keduanya.
"Baekhyun! Baekhyun-ah, ireona!" ucap Sehun yg sudah membaringkan Baekhyun ditepi kolam dibantu dgn Chanyeol dan sang instruktur renang.
"Baekhyun-ah..." Chanyeol dan instruktur renang itu pun memompa dada Baekhyun untuk mengeluarkan air yg tertelan oleh namja itu selama ia tenggelam tadi.
"!" melihat itu tak membuahkan hasil pasti Sehun pun langsung mencium bibir Baekhyun untuk memberikan nafas buatan, namja albino itu bahkan tak memikirkan apakah semua orang melihat mereka atau tidak karna sebenarnya Sehun cukup panik.
"akh, Uhuk! Uhuk!" berhasil! Baekhyun pun sadar dan membuka perlahan matanya lalu menatap Sehun dgn sayu.
"S-Se...Sehun-ah..." lirihnya, sontak Baekhyun pun langsung merengkuh Sehun dan memeluknya.
"hiks...hiks...aku takut...aku takut" tangisnya dgn tubuh gemetar mengingat ia hampir saja mati tenggelam.
"hiks...hiks..." baik Kyungsoo, Xiumin maupun Chanyeol hanya dapat terdiam mendengar tangis Baekhyun.
"gwaenchanha, aku disini" bisik Sehun lembut mengeratkan dekapannya sambil mengusap sayang rambut basah Baekhyun
"hiks...hiks...aku sangat takut" tangis Baekhyun yg belum mereda, membuat Sehun pun mengusap punggungnya dan mengecupi pipi mulus Baekhyun untuk menenangkan namja pendek penggila eyeliner itu.
"Sehun-ah, lebih baik antar Baekhyun mengganti seragamnya yg basah dan bawa ia pergi ke ruang kesehatan" titah instruktur renang mereka yg langsung diangguki oleh Sehun.
"kajja, seragammu harus diganti karna basah semua" ajak Sehun membantu Baekhyun berdiri, dan Baekhyun pun berusaha berdiri namun gagal karna kakinya yg masih bergetar lemas.
"kau ini..." dan Sehun pun akhirnya menggendong Baekhyun ala bridal style menuju ruang ganti, semua murid terperangah, terkejut, syok, bahkan sebagian yeoja genit hampir pingsan melihat betapa manlynya Sehun saat menggendong Baekhyun.
'k-kenapa Sehun?! Maksudku...kenapa Sehun begitu perduli dgn Baekhyun?!' bisik hati Chanyeol.
'ada banyak hal yg tak aku ketahui Baek, kalian...kau dan Sehun...' bisik hati Xiumin.
'Sehun begitu perhatian...atau apa?! Aku merasa aneh' bisik lesu Kyungsoo melihat kemesraan Baekhyun dan Sehun.
"albino...aku tak memiliki baju ganti lain..." cicit pelan Baekhyun begitu mereka sampai diruang ganti pria.
"aku sudah tau soal itu..." dan Sehun pun berjalan kearah loker miliknya.
"ini, pakailah seragam punyaku" ucap Sehun menyodorkan seragam putihnya dgn celana training, lalu ia pun mengeringkan tubuhnya dgn handuk.
"..." Baekhyun pun menerimanya, namun ia langsung menatap namja tampan didepannya.
"mwo?!" delik Sehun yg risih dgn tatapan Baekhyun, namun seketika mata Baekhyun berkaca-kaca membuat Sehun panik bukan main.
"k-kau...kau kenapa? Apa aku tadi membentakmu? M-mian...aku-..." kepanikan Sehun terhenti saat tubuh Baekhyun berhambur kedalam dekapannya.
"a-aku...aku masih takut...a-aku fikir aku akan mati...kau tau?! Aku tak bisa berenang, aku fikir aku akan benar-benar mati saja itu" ucap Baekhyun dgn suara bergetarnya menahan tangis.
"gwaenchanha...aku pasti akan terus melindungimu" ucap Sehun yg mulai melembut.
"bukankah itu tugasku sebagai suamimu?! Melindungi dan menyayangi istrinya dgn penuh cinta" ucap Sehun lagi, Baekhyun pun menganggukkan kepalanya manis.
"Chu~..." gemas, Sehun pun mendaratkan bibirnya ke bibir Baekhyun, sebuah kecupan hangat yg berubah menjadi lumatan manis, Baekhyun pun mulai mengikuti alur permainan Sehun.
"ngh..." satu lenguhan pun lolos dari bibir Baekhyun itu saat Sehun membelai lembut punggung mulus Baekhyun dari balik seragam basah miliknya, tanpa sadar setiap kancing seragam itu telah terlepas.
"ahh..." ciuman itu pun turun menuju leher jenjang sang namja cerewet, perlahan Sehun melepaskan seragam basah Baekhyun dan mengantinya dgn seragam miliknya sambil masih menautkan kedua bibir itu.
"haahh..." selesai menggantikan seragam Baekhyun, Sehun pun melepaskan tautan itu dan menatap hasil karyanya.
"Ya! Hosh...hosh...pabbo...hosh" omel Baekhyun dgn nafas memburu, yg dibalas cengiran oleh Sehun.
"bajunya kebesaran..." keluh Baekhyun saat nafasnya kembali normal, Sehun pun melihatnya begitu. Baekhyun seperti tenggelam dalam baju nya.
"ah! A-albino! Bajumu tipis sekali!" kejut Baekhyun saat menyadari lekuk tubuh dan nipplenya tercetak sempurna dari seragam tipis Sehun.
"benar...aku tak mau lekuk tubuh indahmu dilihat orang lain" ucap Sehun dgn pose berfikir, lalu ia pun membalut tubuh mungil itu dgn jas sekolahnya sehingga menutupi lekuk tubuh Baekhyun dari balik kemeja tipisnya.
"k-kau sendiri bagaimana?" tanya Baekhyun saat ia benar-benar hampir memakai semua seragam Sehun.
"gwaenchanha...aku punya seragam lain" ucap Sehun sambil menunjukkan seragam miliknya lalu memakainya begitu saja didepan Baekhyun membuat namja mungil itu bersemu melihat lekuk tubuh berotot Sehun yg begitu dekat.
"sekarang pakai celana ini, lalu kembali kekelasmu, aku akan berjaga didepan" ucap Sehun yg entah sejak kapan sudah rapi dgn seragamnya sendiri, Baekhyun pun tersenyum dan menurut.
"albino, tidakkah aku terlihat aneh dgn seragammu yg kebesaran ini, aku bahkan tenggelam didalamnya" ucap Baekhyun lucu sambil mengembungkan pipinya, begitu keluar dari ruang ganti.
'kkk~...astaga aku baru sadar kalau tubuhnya begitu mungil' kekeh Sehun dalam hati melihat bagaimana lucunya Baekhyun yg hampir tenggelam didalam seragam Sehun.
"ani...kau terlihat semakin manis" goda Sehun, membuat Baekhyun mencubit pinggang namja disebelahnya gemas.
"apa kau ingin aku antar keruang kesehatan?! Takut-takut kalau kau masih syok dgn kejadian tadi" tanya Sehun lembut sambil menangkup kedua pipi Baekhyun, namun namja mungil itu hanya menggeleng imut membuat rambut basahnya bergerak-gerak lembut.
"yasudah kalau begitu kembalilah kekelasmu...jam pelajaran berikutnya akan segera dimulai" ucap Sehun sambil mengusak gemas rambut setengah kering Baekhyun.
"nee..." balas Baekhyun tersenyum cerah.
.
.
.
Baekhyun pun melangkahkan kakinya riang menuju kelasnya tanpa memperdulikan tatapan murid-murid lain yg menatapnya sinis.
"Baekkie-ya, gwaenchanha? aku sungguh khawatir, albino brengsek itu benar-benar membawamu keruang ganti kan? bukan membawamu ketempat-tempat lain" sesampainya dikelas Baekhyun langsung disambut rentetan pertanyaan dari teman dobinya, Chanyeol.
"tenang dobi, dia benar-benar membawaku keruang ganti" ucap Baekhyun tersenyum cerah.
"Baek, kau sudah merasa baikkan? apa perlu aku antar ke ruang kesehatan?" tanya Xiumin khawatir.
"gwaenchanha, aku baik-baik saja Umin-ah" balas Baekhyun.
"Baek, sejak kapan kau dekat dgn Sehun?" tanya Kyungsoo tiba-tiba membuat namja mungil penggila eyeliner itu diam.
"itu seragam Sehun kan? kenapa ia bisa meminjamkannya padamu? kenapa Sehun terlihat begitu khawatir padamu? apa kalian sudah saling kenal sebelumnya? jawab aku Baekhyun" tuntut Kyungsoo begitu melihat tag nama 'Oh Sehun' yg melekat dijas sekolah yg Baekhyun pakai.
"ng...i-itu...K-kyung~ kumohon kau jangan salah paham dulu dgn ku yah" pinta Baekhyun panik.
"kalau begitu berikan aku penjelasan masuk akal dari semua itu yg menjelaskan apa yg ingin aku dengar" ucap Kyungsoo tajam.
"arrasseo...aku akan jelaskan" ucap Baekhyun pasrah.
"baiklah anak-anak kembali ketempat duduk kalian, karna materiku tak bisa menunggu hingga bibir kalian berhenti bergosip" beruntungnya seorang seonsaengnim masuk kekelas Baekhyun dan langsung memulai pelajaran sehingga bisa menyelamatkan Baekhyun setidaknya sampai ia menemukan kata-kata yg tepat untuk disampaikan pada Kyungsoo.
"eoh, Baekhyun...bukankah itu seragam Oh Sehun? kenapa bisa kau...ah~ aku dengar kau tercebur kedalam kolam, baiklah lupakan saja mari kita mulai pelajaran hari ini" beruntung guru yg memfavoritkan Baekhyun sebagai muridnya itu tak begitu mempermasalahkan seragam siapa yg melekat ditubuh Baekhyun.
"yo yo yo...lihat siapa yg datang? pahlawan kelas 2-D! yo~bro...kerasukan apa kau sampai sebegitu paniknya melihat cabe kelas D itu tenggelam" sementara itu dikelas Sehun, beberapa namja menanyakan alasan namja albino itu menyelamatkan Baekhyun hingga terlihat begitu panik.
"urus saja urusanmu sendiri" decit Sehun sebal.
"eoh, bukankah bagus Sehun menyelamatkan seseorang?" sahut seorang namja berdimple yg dikenal bernama Lay atau dgn nama asli Zhang Yixing.
"tapi, setauku namja yg Sehun selamatkan itukan bernama Byun Baekhyun bukan cabe? apa namanya sudah berganti? seperti nama rempah-rempah saja namanya 'cabe' itu aneh" ucap Lay lagi yg membuat semua orang disana menepuk dahinya frustrasi.
'ada gunanya juga kepolosan si dimple ini' bisik hati Sehun.
"huhu~kalau begitu aku juga mau tenggelam agar Sehun mau menyelamatkanku" ucap beberapa yeoja di sama.
'bermimpilah kalian' decit sebal Sehun.
"omong omong, Sehun-ah...apa kau juga mengenal Baekhyun? aku mengenalnya saat ia masuk club dance waktu itu" ucap Lay.
"hn..." hanya itu yg keluar dari bibir Sehun.
"dia anak yg manis kan Sehun-ah, sepertinya dia anak yg menyenangkan aku jadi ingin dekat dan lebih banyak tau tentang dia" oceh Lay.
"apa kau menyukainya?" tanya Sehun.
"suka? tentu saja dia itu manis dan lucu seperti boneka beruang dirumahku" ucap Lay polos.
'b-boneka beruang? bodohnya aku bicara dgn namja ini' pasrah hati Sehun.
"tapi sepertinya Kkamjong mulai menyukai Baekhyun juga" gumam Lay dgn pose berfikir nya yg lucu.
'kkamjong?! Pasti namja yg waktu itu berjalan bersama Baekhyun dan Lay' bisik hati Sehun mendengar ocehan Lay.
"akhir-akhir ini aku sering melihatnya tersenyum cerah saat melihat namja mungil itu, tapi aku juga selalu tersenyum cerah pada siapapun, Sehun-ah...apa itu artinya aku menyukai semua orang" tanya Lay.
"eoh?!" dan Sehun pun bingung seketika.
"iihhh...Sehun mulai dongo, melelahkan bicara dgnmu Hun-ah" decit sebal Lay dan langsung melengos pergi meninggalkan bangku Sehun.
"sebenarnya yg dongo disini siapa sih?!" rutuk kesal Sehun mendengar ocehan Lay.
.
.
.
TBC~
.
.
.
Annyeong ^^, chap 12 datang tepat pas ultahnya Sehun yah hehehe...Niel gk sengaja sih ngepostnya niat nya malah mau menunggu sedikit lebih lama lagi sih buat post chap ini tapi kok rasanya greget gitu kalo gk dipost yah jadi post aja deh chap 12nya biar gk pada nunggu lama,
Balas review :
Alfi wista : iya iya Niel lanjut kok tetep semangat yah reviewnya, tapi kalau minta fast update Niel gk bisa janjiin ini aja kebetulan tak terduga (?) Niel bisa post sedikit lebih cepat karna kebetulan juga (?) idenya lagi jalan ^^
Kim kai ussy : iya gk apa Niel juga belum lama post chap 11 kemarin kok ^^, soal resmi kayaknya sih ia mereka udh mulai resmi memulai percintaan penuh perdebatan itu O.O namanya juga Sehun yg demen jaim jaim gimana gitu pengen romantis tapi gagal mulu, semoga aja deh yah Baek jadi istri solehah yg kaga nyabe lagi ^^ (#author sungkem depan Baek diplototin Chanyeol T^T)
Hehehe...reviewnya cukup berkembang n semangat terus yah buat yg mereview, hilangkan budaya silent readers yah guys ^^, thanks banget buat : OH7 , Ido Nakemi (pendatang baru yah ^^ selamat datang di ff Niel ^^) , ParkHyerin6194 , EgaaSehunoona , sesebaek , rachel suliss , yg udh mereview dichap sebelumnya semoga gk bosen n tetep terus mereview chap2 lainnya ^^
BTW thaengil chukhahae Thehunnie oppa ^^ themoga thehat thelalu n menjaga teruth ciri khath kecadelannya yach, makin thuktheth, makin ganth, makin tinggi, n they teruth thama EXO tharanghae oppa^^ Niel fanth nya thehun oppa ^^ (#lebay dikit boleh yah ^-^V)
.
#salam ShinNiel ^^
14 Page
