CRAZY REMAKE KYUMIN VERSION

Cast:

Lee Sungmin as Yeoja
Cho Kyuhyun as Namja
Lee Donghae as Namja
Lee Hyukjae as Yeoja
Choi Siwon as Namja

Summarry:

Karena tidak mau disebut sebagai gadis penakut, Lee Sungmin berani menyatakan cinta kepada seorang Cho Kyuhyun yang merupakan petarung no 1 di sekolahnya. Bagaimana kisah cinta mereka berdua selanjutnya? #summary kayak apa ini ga nyambung#plak

Warning:
Genderswith, typo (s), tidak sesuai EYD,

DON'T LIKE DON'T READ,,,

FF ini remake dari novel Crazy karya Emilicious. Terdapat pengurangan dan penambahan kata2 untuk menyesuaikan cerita.

Let's Enjoy

Chapter 12

Normal Pov

setelah kejadian ingus, Sungmin dan Kyuhyun pulang seperti tidak terjadi apa2. mereka tetap berantem seperti biasa, dan dia tetap menyebalkan seperti biasa. entah kemana perginya Kyuhyun yang romantis itu...?

ah ya! Dan kini Sungmin tahu apa pekerjaan Ummanya Kyuhyun , yang sampai membuatnya begitu sibuk. ternyata Umma Kyuhyun, Cho Heechul adalah pemilik hotel paling terkemuka di Korea!

oh ya ampun..

tapi walapun mereka kaya raya, mereka tidak bahagia. perbandingan yang kontras sekali dengan keluarga Sungmin.

+AAAANNGKAAAATT! ANGKAAAATT! ANKGKAATTT TELPONNYAAAA! ANGKAAAT!+ Hp-Sungmin berbunyi keras sekali.

Sungmin mengganti nada dering HP nya lantaran dering yang kemarin jelek sepertinya dering yang ini malah lebih parah -_-

layar HP - "unknown"

'ini pasti Kyuhyun... apa yang dia lakukan telepon malam2 begini?' pikir Sungmin.

"hei ingus~~" kata Kyuhyun. sialan. Pasti Kyuhyun akan memanggilnya 'ingus' untuk 2 minggu kedepan... -_-

"nugu ya?" Tanya Sungmin pura2 bodoh.

"mau mati...?"

"tidak mau tuh..."

"naega nugu?"

"kamu si otak polong."

+TUT~ TUT~ TUUUUT~~~+

Sungmin menghela nafasnya. Selalu seperti itu ckckc! Sungmin menekan nomor telepon Kyuhyun lagi,"gitu aja kok marah sih?! " protes Sungmin.

"nugu...?" tanya Kyuhyun.

"ini Sungmin!"

"siapa itu Sungmin?"

"si ingus! puas?!" kata Sungmin sewot.

"oh kamu... ada apa?" Sugnmin memutar bola matanya malas. Akkkh selalu begitu. Kapan otok polong namjachingunya ini bisa lebih pintar sedik aja. !

"aku yang nanya kenapa! kenapa telepon tadi?!" teriak Sungmin.

"ga usah teriak2 bisa kan! jadi yeoja kok kasar sekali!"

"kan kamu duluan!"

"hhh... ya ampun... hei, besok ikut aku."

"ikut kemana?!"

"ke butik."

"Eoh?" tanya Sungmin heran.

"ke butik! apa kau tuli?!"

"iya! iya! tidak usah teriak2 kenapa?! untuk apa ke butik?"

"untuk cari baju lah! nanya lagi!"

"tentu saja aku tahu! tapi cari baju buat apa?!"

"acara Ummaku."

"oh..." Sungmin langsung tertegun mendengarnya.

"jadi kau ikut kan?"

"ya, aku ikut." tentu saja Sungmin ikut! kapan lagi dia bisa lihat Kyuhyun memakai berbagai macam pakaian! dia pasti ganteng banget deh.. pikir Sungmin.

"oke."

TUT~ TUT~ TUT~ TUUUUT~~~

Kyuhyun langsung menutup telepon cuma setelah bilang 'oke'.. -_- Kyuhyun masih akan datang ke acara Ummanya, yah! meski kasar di mulut, tapi Kyuhyun tetap menyayangi Ummanya.

.

.

.

SEKOLAH

"SUNGMINNN-AAAAHHHH! dengar deh! dengar! KYAAAA!" teriak Eunhyuk semangat ,tepat di kuping Sungmin.

padahal Sungmin baru saja melangkahkan kakinya masuk ke dalam kelas. tetapi Eunhyuk langsung menyambut Sungmin dengan teriakkan super kerasnya itu.

"iya2! aku dengar kok! kenapa deh harus teriak2 huh!"

"kau tahu? kau tahu?! aku jadian dengan DONGHAE! KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"

apa?! jadian?!

Yah! Sungmin tidak kaget sih. Sungmin sudah bisa menebaknya. Sungmin tidak kaget, namun penggemar2 Donghae yang mendengar teriakkan Eunhyuk, semua melonjak kaget.

"apa?! Donghae dengan Eunhyuk jadian?!"

"setelah Kyuhyun, aku tak percaya bahkan sampai Donghae juga kepincut oleh duo binal itu! aaah!" kata salah satu penggemar Kyuhyun cs.

"oh kalian jadian?" Tanya Sungmin kepada Eunhyuk dengan nada datar. Eunhyuk mengangguk dengan antusias.

"oh, Chukkae ya." Kata Sungmin menepuk pundak Eunhyuk, lalu berjalan menuju ke mejanya. Eunhyuk hanya melongo melihat reaksi sahabatnya itu.

"cuma seperti itu reaksimu?! tidak bisakah kau lebih senang sedikit?! iiih! hei, setidaknya kau harus dengar kronologi jadian kami!"

sebetulnya Sungmin tak tertarik, apalagi peduli untuk mendengar, karena Sungmin tahu pasti kalau itu hanya cerita bodoh. tapi kalau Sungmin menolak mendengar, pasti Eunhyuk pasti akan mengganggunya lebih jauh lagi.

"iya2... cerita saja, aku dengar kok." Kata Sungmin cuek sambil terus membereskan buku2nya di meja.

"aahahahha! ehem! jadi begini, kau tahu kan aku benci sekali sama dokter gigi? kemarin itu gigiku sakit sekali sampai2 pipiku bengkak. nah, Appa menarikku paksa ke dokter gigi beberapa blok dari rumahku. tentu saja aku berontak sampai menangis. eh tahu2nya Donghae datang! dia menarikku dari tangan Appaku! di bilang,'hei botak! apa yang kau lakukan kepada yeojachinguku?!'. aku bengong saja saking syoknya melihat Donghae datang tiba2.

'jangan berani2 kau sentuh dia dasar penjahat botak!' teriak Donghae lagi keras2. takut Donghae bertindak lebih jauh lagi, aku mencolek dia dan aku berbisik padanya ,'dia Appaku.'.

Donghae terkejut sekali, lalu dia langsung berlutut di tanah ,'maafkan akuAppahanda! aku sama sekali tidak tahu bahwa Appahanda adalah Appa dari Eunhyukkie! dan lagi, Appahanda sama sekali tidak botak! rambutmu sangat indah!' teriaknya. Appaku sih bengong saja melihat kelakuan Donghae saking takjubnya, lalu Appaku bertanya,'Eunhyuk-ah.. ini namjachingumu?' . 'eh? ehm... i iya...' kataku karena masih dalam keadaan panik dan bingung.

mendengar aku mengakui Donghae sebagai namjachinguku, Donghae langsung berdiri dan meloncat2 'HOREEEEEEEEE! KAU MAU JADI YEOJACHINGUKU!'. begitulah ceritanya! selesai!"

betul kan...? apa tebakan Sungmin, pasti cuma cerita bodoh -_-

"jadi.. apa kamu jadi ke dokter gigi kemarin? sepertinya pipimu tidak bengkak hari ini."

"tentu saja aku jadi. aku jadi berani ke dokter gigi karena Donghae menemaniku. pasti inilah yang namanya The Power Of Love keke~~!"

Sungmin terkekeh sedikit mendengar kata2 Eunhyuk. "OHHH~ The Power of Love.. ckck yang lagi kasmaran"

"seperti kamu tidak saja~" balas Eunhyuk.

"eoh?! Iya ya kekek~~~"

.

.

.

PULANG SEKOLAH

sepanjang pelajaran sampai pulang, Eunhyuk ngoceh tiada henti tentang Donghae. Maklum pasangan baru mereka. Kuping Sungmin panas sekali mendengarnya. bahkan sewaktu mereka membersihkan toilet, Eunhyuk juga masih tetap mengoceh.

pasti dia masih akan mengoceh sampai 2 minggu ke depan... -_-

ah ya, ngomong2 tentang membersihkan toilet, hukuman Sungmin ditambah 2 minggu lagi. itu semua, karena... KYUHYUN! Sungmin disangka melakukan pemaksaan kepada anak kelas 1, dan mendapat hukuman tambahan.

bukan Sungmin saja sih yang ditambah masa Hukumannya, tapi Eunhyuk juga kena. dia mendapat tambahan masa penghukuman atas tuduhan membantu Sungmin dalam pemaksaan anak kelas 1.. untung Eunhyuk lagi bahagia2nya hari ini, jadi dia gak protes.

kembali ke realita, saat ini Sungmin sedang menunggu si psikopat blonde untuk menjemputnya. Kyuhyun bilang dia akan menjemput Sungmin selesainya Sungmin membersihkan toilet. tapi dimana dia?!

sudah 30 menit Sungmin menunggu! mana sudah malam dan lampu sekolah sudah dimatikan lagi!

BROOOM BROOOOM! CIIII~T!

"LAMA SEKALI SIH!" protes Sungmin.

"yang penting aku sudah datang kan? naik." kata Kyuhyun datar. Sungmin naik motor Kyuhyun. "sudah siap?"

"sudah!" kata Sungmin sambil memeluk perut Kyuhyun.

BROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOM!

Kyuhyun langsung menarik gas-nya dalam kecepatan penuh.

.

.

.

di perjalanan tadi, walaupun Sudah sudah terus mengingatkan dirinya agar tidak terlena oleh punggung Kyuhyun, hasilnya adalah 'tidak berhasil'. Sungmin terlena oleh punggung lebarnya itu, malah lebih dalam lagi!

sekarang Sungmin sudah sampai di butik yang disebut Kyuhyun. ternyata 'butik' yang Kyuhyun sebut itu adalah 'Gucci'! manalagi toko ini ditutup hanya untuk Kyuhyun..

oh ya ampun..

tempat ini sungguh besar dan mewah. dilihat-pun baju2 yang berada disini memang menggunakan bahan2 yang bagus dan bermodel glamor, pastilah Mahal harganya. Sungmin iseng2 membuka label harga di sebuah baju yang menurut Sungmin sih biasa saja, tapi ternyata harganya jutaan won!

'ahh! aku tidak boleh pegang2 barang disini. dibayar dengan 1 bulan gaji Appaku saja mungkin tidak cukup!' batin Sungmin.

"YAH!. ngapain sih kamu bengong disitu? cepat cari baju sana. seperti idiot saja." kata Kyuhyun.

"hah? cari baju? bukannya aku hanya menemanimu kesini?"

"untuk apa aku mengajakmu kesini kalau bukan untukmu mencari baju! kau harus menemaniku di acara Ummaku!"

Sungmin sudah bisa membayangkan, disana pasti perkumpulan orang2 glamor yang pakai bling2 sana sini. dan pasti Sungmin disana bengong doang kayak kambing conge. kenapa sih Kyuhyun mengajaknya segala?! #ajak aku juga Kyuppa ne... Kyu: ihh ogah# plak abaikan.

"wae?! kenapa aku harus menemanimu?!" teriak Sungmin panik.

"tentu saja kamu harus temani aku, kamu mau aku lepas kendali dan ngamuk2 disana? kalau kamu ikut, setidaknya ada yang bisa menahanku."

jadi itu maksudnya...

yah betul juga sih. siapapun yang punya Umma seperti Umma Kyuhyun pasti bawaannya ingin marah2 terus. apalagi manusia bertemper tinggi seperti Kyuhyun, dia pasti akan meledak sewaktu2.

"apa tidak ada yang lain? ah! bagaimana kalau kau ajak Siwon atau Donghae saja?!"

"michosseo? Donghae kan sudah pacaran sama teman bau-mu itu, dia mana ada waktu. lagipula apa tidak aneh membawa teman namja ke pesta?. dimana2 kalau pergi tentu saja bawa yeojachingu! gimana sih!"

Sungmin tersenyum geje memang senang sih Kyuhyun begitu mengakuinya sebagai pacarnya.

"ehm.. kalau boleh tau, sebenarnya acara apa sih sampai begitu penting?" Tanya Sungmin ragu.

"kau benar2 banyak tanya.. kenapa sih tidak nurut saja.. hhh.."

"setidaknya kau harus beritahu aku kan! aku berhak tahu!"

"iya! iya! ya ampun!.. aku juga tak begitu tahu, sepertinya 10 tahun berdirinya hotel atau semacamnyalah. aku tak peduli."

"lalu kenapa kau harus ikut?"

"entahlah.. sepertinya Umma mau memperkenalkan aku sebagai anaknya atau apa.. katanya sih ada pak menteri, jadi aku harus datang. tapi aku sama sekali tak mengerti apa pentingnya menteri itu bertemu denganku."

APA!? menteri?!

oh ya ampun... tak Sungmin duga ternyata Kyuhyun orang sepenting itu... tentu saja Kyuhyun harus datang ke acara tersebut! masa anak tidak ikut serta dalam bisnis keluarganya!

"hhh... dasar kau itu. ya sudah, akan kutemani. tapi jangan harap kau bisa mengaturku ini-itu di pesta nanti."

"siapa juga yang mau mengaturmu. kau kan tidak bisa diatur."

"apa-"

"hei, carikan baju yang pas untuknya." kata Kyuhyun kepada pelayan toko memotong perkataan SUngmin.

tiba2 saja Sungmin sudah ditarik pelayan toko masuk kedalam kamar pas, dan Sungmin disuruh mencoba gaun yang sudah dipilihkan. tapi ada yang mengganggu pikiran Sungmin, kenapa Kyuhyun duduk dan menonton saja? bukannya dia harus cari baju juga?

Sungmin mencoba gaun pertama yang berwarna soft. gaun ini melilit tubuhnya dengan ketat, dan dengan panjang selutut.

SUNGMIN POV

Kyuhyun sedang duduk mengadap kamar pas, Didalam aku sedang mencoba memakai gaun. Aku keluar dari kamar pas dengan malu2. Bagaimana tidak malu ini kali pertamanya aku memakai gaun.

, "bagaimana dengan yang ini? model ini baru saja keluar 2 minggu lalu. dan warna soft cocok sekali dengan kulit nona ini." Kata pelayan toko.

Kyuhyun cuma memandangku bosan dan menggeleng," uh-huh, ganti dengan yang lain."

Aku dibawa masuk lagi ke kamar pas oleh sang pelayan toko. aku mencoba gaun ke 2, kali ini adalah long dress berwarna hitam. Aku keluar lagi.

Kyuhyun mengerutkan dahinya, "jelek. dadamu kelihatan rata sekali."

sial... bisa2nya dia ngomong seenak itu... -_- kali ini gaun ke 3. long dress satin berwarna putih, berlengan panjang dengan jahitan di bagian pinggang menjulur ke memperlihatkannya pada Kyuhyun,

"kayak sadako." Komentar Kyuhyun. dan aku terus mengganti dan mengganti ini butik mahal dan ternama, sepertinya butik ini tidak kunjung memuaskan Kyuhyun. aku saja sampai capek ganti baju terus, mau mati rasanya.

apakah ini salahku sampai semua gaun mahal ini terlihat jelek? atau memang Kyuhyun saja yang matanya belok? ada beberapa gaun yang kuanggap manis, tapi tetap saja Kyuhyun tidak menyukainya. sebenarnya dia mau apa sih?!

mungkin ini gaun ke-20ku, aku sudah capek sekali dibuat psikopat itu. aku benar2 menyerah! kalau baju ini tidak juga memuaskan Kyuhyun, aku akan pergi ke pesta itu menggunakan kaos kutang dan kolor saja! pokoknya gaun ini adalah gaun terakhir yang akan kucoba! huh!

sang pelayan toko masih menyunggingkan senyum bisnisnya. tapi kali ini aku lihat ada yang berbeda dari senyumnya itu, kali ini alis sebelah kanannya terangkat kesal dan keringat keluar dari dahinya.

yah.. tolong jangan marah kepadaku, disini aku juga korban. kalau mau marah, tolong marahlah saja ke si kepala polong itu huhu...kali ini gaun yang diberikan pelayan toko padaku adalah gaun lengan buntung berwarna biru,dengan potongan dari leher sampai ke dada. saat kupakai gaunnya, terasa pas sekali di tubuhku. bukan itu saja, gaun ini membuatku terlihat cantik tolong jangan pikir aku narsis, tapi ini kenyataannya dengan panjang 5 cm diatas lutut yang membuatku terlihat makin tinggi. dan lagi, bahannya yang lembut sangat nyaman untuk dipakai. aku sangat suka gaun ini!

aku keluar dari kamar pas untuk menunjukkan gaun (terakhir) ini pada Kyuhyun. Kyuhyun memejamkan matanya sambil mengelus dadanya dan menghembuskan nafasnya. Apa? Kenapa tidak cocok? Oh ya ampun...

Kyuhyun membuka matanya dan memandangku dengan wajah datarnya "yah.. itu boleh..." cuma begitu saja...

aku memang tidak mengharapkan dia terbengong2 melihatku, lalu bergumam,'kamu cantik...' seperti yang ada di film2 sih.. tapi tetap saja reaksinya datar sekali.. mengesalkan... -_-

setelah itu aku kembali ke kamar pas dan mengganti gaun dengan seragamku, gaun itu langsung dibungkus dengan cekatan oleh si pelayan toko, dan di bawa ke kasir. saat aku keluar dari kamar pas, Kyuhyun masih duduk di tempatnya sambil memandangi lantai dengan bosan.

"hei, bagaimana dengan bajumu? kamu sudah beli?" tanyaku.

"tentu saja sudah. kita kesini kan untuk mencarikanmu baju, karena aku tahu, kau pasti tidak punya pakaian formal."

sial... bagaimana dia tahu..? semiskin itukah aku dimatanya..? yah, terserah saja deh.. dan dengan ini, hancur sudah harapanku melihat Kyuhyun dalam balutan baju2 keren...

aku menunggu di luar saat Kyuhyun sedang membayar gaun lengkap dengan sepatunya. Kyuhyun memilihkan sepatu ber heels-9cm berwarna biru untukku. sebenarnya alasanku menunggu diluar adalah, karena aku tak mau tahu berapa harga dari gaun dan sepatunya!

kalau aku tahu harganya, pasti aku akan mengasihani diriku sendiri atas betapa 'kere'nya aku... -_-

SUNGMIN POV END

.

.

.

KYUHYUN POV

Aku sedang duduk mengadap kamar pas menunggu Sungmin memakai gaun. HAHAH! Aku ingin melihat bagaimana kalu dia memakai gaun kekek~~, Sungmin keluar dari kamar pas dengan malu2.

"bagaimana dengan yang ini? model ini baru saja keluar 2 minggu lalu. dan warna soft cocok sekali dengan kulit nona ini." Kata pelayan toko.

Aku cuma memandang dengan bosan dan menggeleng," uh-huh, ganti dengan yang lain." SungminKu terlihat seperti yeoja feminim, aku tidak suka. SungminKu kan rada2 garang keke~

Sungmin keluar lagi dengan gaun yang ke 2. Aku mengerutkan dahi, "jelek. dadamu kelihatan rata sekali." Ahh! Kenapa SungminKu tidak memiliki dada yang eum.. yah! Gitu..tidak usah terlalu besar ya.. sedikit berisi lah. Tapi kenapa SungminKu memiliki dada yang minim. Plakk! Buang jauh2 pikiran itu Cho Kyuhyun! Ingat kamu bukan namja yang mesum!

Sungmin keluar dengan memakai gaun long dress satin berwarna putih, berlengan panjang dengan jahitan di bagian pinggang menjulur ke bawah.

"kayak sadako." komentarku. Aishh jinja! Kenapa tidak ada gaun yang pas sih. Apalagi yang satu ini.

Sungmin kali ini memakai gaun lengan buntung berwarna biru,dengan potongan dari leher sampai ke dada. Aku memandang Sungmin hampir tidak berkedip.

DAG DIG DUG DAG DIG DUG

Jantungku berdetak sangat keras.

Aigooo...

Ya Ampun...

OH MY GOD

aku memejamkan mataku, mengusap dadaku pelan jangtungku benar2 berdegup dengan kencang.

"yah.. itu boleh..."

KYUHYUN POV END

.

.

.

"kajja..." kata Kyuhyun tiba2.

"berangkat? odie? bukannya kita mau pulang?"

"sudahlah ikut saja."

"tidak mau." Sungmin harus lebih memperkuat pertahanan dirinya, jangan sampai sifat budaknya makin terlihat.

"apa katamu...?" kata Kyuhyun memberi tekanan pada suaranya.

"baik bos." akhirnya Sungmin mengikuti Kyuhyun dan mengalir dengan laju motornya... -_-

.

.

.

kini Sungmin tahu alasan Kyuhyun mengajaknya pergi lagi. Kyuhyun ingin Sungmin membantunya membeli kado untuk Ummanya. besok Ummanya ulang tahun!

Sungmin bisa merasakan, bahwa sebenarnya jauh dalam hati Kyuhyun, dia mencintai Ummanya. hanya saja Kyuhyun tidak bisa mengungkapkannya. Kyuhyun mau repot2 mencari kado padahal sudah malam begini. orang tercuek sedunia seperti Kyuhyun bisa melakukan ini. Sungmin sungguh takjub. semoga saja Ummanya Kyuhyun suka dengan kado pemberian Kyuhyun.

"hei! sebenarnya kau mau cari apa sih?!" Sungmin berteriak kepada Kyuhyun karena sudah 1 jam mereka mutar2 pakai motor.

"..." Kyuhyun diam saja. mungkin dia tidak dengar Sungmin. yah, wajar saja sih, saat ini mereka sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

"hei! kau dengar aku?! kau mau cari kado apa?!"

"..."

"aku tahu kamu dengar!"

"aku... aku tidak tahu mau cari kado apa."

"MWOOO?"

PLAAAAKK!

Sungmin membenturkan helm-nya kuat2 ke helm Kyuhyun. dan serentak dengan itu, Kyuhyun mengerem motornya.

"apa2an sih kamu?!" Teriak Kyuhyun kesal sambil membuka helm-nya. Sungmin membuka helm-nya juga, "aku kesal!"

"kesal kenapa sih?! kalau kesal apa urusannya sampai kau menyundul kepalaku begitu!?"

"karena kau bego sekali!"

"apa-"

"pertama2 kau harus memutuskan dulu mau membeli apa! barulah kau bisa membeli kado! gimana sih!"

"tentu saja aku tahu! kau sangka aku sebodoh itu!?"

"lalu, apa yang kau putuskan untuk kau beli?"

"..." Kyuhyun tak bisa menjawab. 'haduuuhhh~~ namjachinguku yang bodoh. IQ-nya benar2 tengkurap!' batin Sungmin.

"hhhh... apa kesukaan Ummamu..?" tanya Sungmin.

"kesukaan?"

"tentu saja!"

"bukankah yang penting beli saja yang bagus dan mahal?" oh ya ampun...

" harga itu tidaklah penting! yang penting adalah memberikan apa yang disenangi oleh penerima. dengan begitu dia pasti senang sekali!"

Kyuhyun mengusap2 dagunya,"hmm... kesukaan yaa...?"

"iya..."

"dia suka lukisan monalisa."

"..."

"jadi aku harus membelinya?"

"yang lain! yang lain! pasti ada hal lain yang dia suka!"

"hm... ah, dia suka musik klasik dan benda antik."

selera yang tak biasa... musik klasik dan benda antik..? apa ya yang sesuai dengan kriteria itu...?

"ah! bagaimana kalau kau membelikan kotak musik?! dia pasti suka!" usul Sungmin.

Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya, "kotak musik..?" Sungmin mengangguk dengan antusias.

"oke baiklah... kotak musik. kau benar2 membantu." kata Kyuhyun sambil tersenyum.

CUP~~~

Kyuhyun mengecup bibir Sungmin. Sungmin diam wajahnya merona. Ekspresi wajah Sungmin perpaduan dari Syok, heran plus senang.

'dia mencium pipiku..? bagaimana bisa dia semanis itu?! KYAAAA!wah, aku jadi semangat lagi! nah, saatnya mencari kotak musik!'

.

.

.

Kyumin berputar2 mencari kotak musik dari toko yang satu ke toko lainnya, tetapi mereka tidak kunjung menemukan yang benar2 pas. memang sih ada kotak musik yang lumayan bagus, tapi terbuat dari plastik dan tidak antik sama sekali -_-

Kyuhyun dan Sungmin memutuskan untuk mencari ke toko lain lagi. tapi kali ini target mereka adalah toko barang antik. nah, ini dia yang sulit, tidak banyak dan hampir tidak ada toko barang antik di kota ini! akhh mengesalkan!

sepertinya alam juga tak mendukung Kyumin, hujan deras-pun mulai turun, jadinya Kyuhyun menepi untuk memakai jas hujan. jas hujannya hanya ada 1, dan Kyuhyun menyuruh Sungmin untuk memakainya.

padahal Kyuhyun-lah yang seharusnya memakai jas hujan ini. bisa terbayang kan, bagaimana menyusahkan dan dinginnya berkendara motor dengan kecepatan tinggi di malam yang hujan begini? Sungmin saja yang dibonceng Kyuhyun sudah kedinginan setengah mati! apalagi Kyuhyun yang hanya memakai jaket?!

saat Sungmin menyuruh Kyuhyun untuk dia saja yang memakainya, Kyuhyun melotot pada Sungmin dengan pandangan yang mematikan. Sungmin tahu tak ada gunanya dia berbuat begini, jadi daripada ribut dan membuat pencarian makin terhambat, Sungmin menuruti Kyuhyun dan memakai jas hujannya dalam diam.

setelah itu mereka langsung berangkat lagi. tujuan mereka kali ini adalah toko barang antik yang berada di pinggiran sungai. dari tempatnya saja sudah kedengaran antik. sepertinya perjalanan ini akan memakan waktu cukup lama. ini juga membuat Sungmin makin khawatir sama Kyuhyun.

apa dia baik2 saja? bagaimana kalau dia masuk angin? ukh, pasti dingin sekali deh pikir Sungmin. Sungmin memeluk perut Kyuhyun dengan erat, berharap dengan begitu Kyuhyun akan merasa sedikit hangat.

CIIITT~~

Motornya berhenti. sepertinya mereka sudah sampai.

"sudah sampai?!" teriak Sungmin agar Kyuhyun bisa mendengarnya di sela2 suara hujan yang amat besar.

"sudah, cepat turun! hujannya deras sekali!"Sungmin turun dari motor. Kyuhyun menggenggam tangan Sungmin dan berlari ke arah toko

KLINING~

lonceng berbunyi saat mereka memasuki lampu oranye dan wangi khas dari barang antik menyambutku saat aku memasuki toko. desain dan penempatan barang2 yang akan dijual ditata begitu rapi dan apik, sehingga enak dipandang mata. barang yang dijual macam2, mulai dari boneka, pensil, hingga kursi-pun dijualnya. tapi, yah, tentu saja semua barang antik.

"sedang cari apa?" kata gadis penjaga toko tiba2.

"kami sedang mencari kotak musik. yang antik dan bagus dan yang mengeluarkan musik klasik." jawab Kyuhyun.

sepertinya tanpa Kyuhyun bilang begitu pun si penjaga toko juga sudah tahu. secara ini toko barang antik, pastilah barang yang ada di sini adalah barang antik! dan kotak musik biasanya mengeluarkan musik klasik! ugh memalukan, Sungmin ingin menjitak Kyuhyun sakin bloon-nya dia.

"kotak musik? ah, tunggu sebentar."

lalu gadis penjaga toko itu mulai mencari2 diantara boneka dan pernak-pernik, setelah itu dia mengeluarkan sebuah peti kecil dari sela-selanya, dan membawanya kepada Kyuhyun.

"ini." katanya sambil menyerahkan peti kecil itu pada Kyuhyun.

ternyata peti kecil yang dia berikan itu adalah Sebuah kotak musik yang terbuat dari kayu. di penutupnya berukirkan "memory". saat Kyuhyun membuka pentupnya, gerigi-gerigi mulai berputar dan melantunkan lagu klasik karya Ludwig van Beethoven, "fur elise". sewaktu lagu itu mulai melantun, 'merry go round' yang berada di dasar kotak mulai naik ke atas dan berputar sesuai dengan alunan lagu. kotak musik yang begitu indah, benar2 membangkitkan memori terindah. ini kado yang benar2 pas untuk Umma Kyuhyun.

"kami beli ini." Kata Kyuhyun

.

.

.

SUNGMIN POV

Perjuangan kami mencari kotak musik kesana kemari ternyata tidak beruntung kami bisa mendaatkan kotak musik yang begitu bagus! Kuharap Umma Kyuhyun menyukainya. :DD

Aku memang senang kami sudah menemukan kado yang sesuai untuk Umma Kyuhyun, tetapi ada yang mengganggu pikiranku sekarang, KYUHYUN.

Saat dia mengantarku pulang, aku mendengar dia bersin2 terus di sepanjang perjalanan. Jangan2 dia masuk angin lagi! Bisa gawat! Besok kan acara yang penting sekali!

Yah, aku berdoa saja agar dia tidak sakit...

KEESOKAN HARINYA

benar2 tidak ada kabar dari sudah jam 10 pagi, dan Kyuhyun tidak juga menelpon atau mengirim pesan padaku. Bukankah hari ini acaranya? Aduh, aku juga bodoh sih! Bagaimana bisa aku tidak tanya jam berapa dan dimana acara itu diadakan. Aaaakhhh! Aku jadi pusing sendiri kalau memikirkannya!

Ini sudah ke 10 kalinya aku menelpon Kyuhyun, tetapi tak satupun yang diangkat ! Sebenarnya dia kenapa sih?! Kok teleponku gak diangkat-angkat!Ah, pasti dia tidur deh! Ya! Pasti dia begitu ! :(

ANGKAAAAT~~~ ANGKAT TELEPONYAAAA~~~!

hp-ku berbunyi. Unknown = Kyuhyun.

"hei! gimana sih?! sebenarnya jadi tidak sih mau pergi?!" protesku.

"... hosh... hosh..."

"Kyuhyun gwenchana?"

"...Min..."

tut tut tut~~

hah? apa2an dia? Kyuhyun cuma bilang, 'Min...' lalu dimatikan begitu saja? aku menelponnya lagi, tapi tidak diangkatnya. kenapa ya dia aneh begitu? jangan2 dia kerasukan? ah tidak tidak, itu tidak mungkin.

atau.. jangan2 dia sedang sakit? ah iya! pasti begitu! dari suaranya saja dia lemas sekali! dan lagi dia tersengal2 seperti kecapekan begitu! dia pasti sedang sakit karena kehujanan kemarin! oh ya ampun Kyuhyun...

apa yang harus kulakukan sekarang?! bagaimana ini? apakah tidak ada yang merawatnya? ah!Siwon! pasti Siwon bisa membantuku! aku langsung menelpon Siwon, "yeoboseo?! Siwon-ah?!"

"yeoboseo... oh, Sungmin-ah weaguerae...?" suaranya lemas banget, pasti Siwon sedang tidur saat aku menelponnya.

"apakah ada yang merawat Kyuhyun di rumahnya?!" tanyaku buru2.

"ehm...? apa maksud...mu...?" tanya Siwon masih setengah tidur.

"sepertinya Kyuhyun sakit, apakah ada orang di rumahnya yang merawatnya?!"

"apa? dia sakit?" teriak Siwon.

"iya! cepat!"

"oh iya2 maaf, ehm, dia tinggal sendiri. dia tinggal di apartemen."

apartemen...? jadi tidak ada orang yang merawatnya?! "baiklah, berikan aku alamatnya, cepat!"

setelah menulis alamat Kyuhyun. aku langsung menutup teleponku. sesegera itu, aku langsung menjejalkan obat, gaun, dan sepatu yang dibeli kemarin kedalam tas olahraga-ku. lalu aku langsung pergi menuju ke apartemen Kyuhyun.

TBC

Yahh! Apaan ini?
mian Chingu chapter ini mengecewakan. Haduh.. mian mian mian.. see next chapter aja ya.. annyeong ^^