Karakter di Naruto punya om MK, suer!

Gw cm minjem :"3

Dan ini FF hasil kolaborasi gw ama patner rp gw di FB, Syari Haliyani P.


.


\+/+\+/+\+/+\+/+\+/+\+/

Just The Two of Us

Pairing = Uchiha Sasuke + Uzumaki Naruto

Genre = YAOI - AU - Rate M 18+

bhs gaje - DLDR

/+\+/+\+/+\+/+\+/+\+/+\


.


Sumpah, si Uchiha beneran tak tahan. Ada yang desak-desak di batangnya. Perutnya mendadak mules kayak habis di rasengan dan badannya menegang. Demikian pula wajahnya.

"Dobe.. dobe.. urrghh .. urrghh.." ia terus menatap si jabrik di bawahnya tanpa kedip karena takutnya kalo kedip ternyata ngilang dengan jutsu pengganti atau berubah jadi Rock Lee.. NOOOOO! its a nightmare! -_-

"Hurrghh.. urrghh.. hampir.. hampir.. urrffhhh.. oorrgghhhh!" Maka tuan muda raven itu berhasil me-launching debut duet performance- nya sebagai pelepasan status virgin pada siswanto-nya.

Ia terengah sambil menatap manik safir yang juga tak berpaling dari wajahnya. Ahh! Seketika ia teringat Naruto pasti juga ingin me-launching debut duo-nya bersama Sasu.

Maka , tak ada jalan lain selain mengocok milik dobe yang pastinya mulai cecenutan. Dan ia HARUS melihat wajah erotis Naruto kala terserang (?) klimaks.

Belum juga Naruto merasakan efek dahsyatnya cairan cinta penuh kerindukan[?] Sasuke, miliknya yang sempat tertunda denyutannya tadi malah digrepe-grepe tangan sang uchiha.

''Uurgghh.. te-teme.. ahhn... se-sebentarhh.. nnhh... arhhh... aarrhhhhhn... hhhah... hahh.. humm..'' Oke, si dobe sudah merasakan lega luar biasa saat acara debut entah keberapa akan keluar, di mana tubuh itu membusur sejenak dan kemudian menghentakkan punggungnya ke permukaan empuk kasur dengan mulus.

''To-Tomat...-suke.. tomat...'' Astajimm.. kenapa disaat hot-hotnya, Naruto malah mikir masalah tomat di tengah nafas panas nan berat penuh keambigeian. XD

Ditariknya kepala sang seme agar wajah itu mendekat. Oh, oh, bukan ciuman, tapi dua nafas saling bersahutan di tengah tumpuan ujung hidung masing-masing. Semoga nafasnya yang aroma jeruk en ramen itu terasa nikmat diindera penciuman Sasuke kala nafasnya keluar bahkan tak luput dari area sana.

"Haahh.. haahh.. do- ennghh -be.. haahh.." mereka tadi sudah bertukar saliva, bahkan juga bertukar cairan walau via ciuman, dan kini mereka bertukar nafas dengan aroma yang ... diketahui mereka saja. Dan mungkin besok mereka akan bertukar kado./hehh?!/

Seketika wajah si teme tamvan malah merona ketika ia merunut alias flashback kejadian barusan. Ia tak menyangka berhasil melakukan -piipp- pada -piipp- nya Naruto di saat dirinya -piipp- karena merasa -piipp-

Segera ia bangun dari tubuh si jabrik, mencabut begitu saja batangnya yang tadi dari musim semi, kini mulai berubah jadi musim gugur.

Lelehan putih kental langsung saja meluap keluar. Sasuke menyaksikan dengan takjub.

Duh Suke, harusnya kau cium Naruto sebelum bangun dari tubuhnya, lalu ucapkan makasih, dan kalau perlu elus pipinya tanyakan juga apa ada yang sakit. Sukur-sukur kamu bopong dia ke kamar mandi supaya- /dan auth pun disembur amaterasu.

Oke..oke.. memang harusnya teme satu ini lekas ke toko buku atau konsultasi ke mbah gugel supaya dia besok hari bisa lebih hebat di ranjang, agar Naruto tidak melirik siapapun selain dia saja. Ehh, tapi... pasti bakal ada kesempatan begini lagi untuk besok-besok , kan? mendadak pesimis auth dan juga Sasu.

Sang dobe pirang memperhatikan sang seme yang bangkit dari posisi awal hingga rasa sesuatu telah hilang secara go'ib dari lubang melernya.

Otak si pemuda kuning masih penuh tanda tanya. Seperti apa rasanya? Bagaimana dan- ah, Naruto enggan mengatakannya karena entah penasaran yang terlalu mendominasi atau apapun itu.

Dan saat batang lemah tak berdaya itu telah tercabut dari hole nya, segera saja si tan pirang bangkit meski meringis. Membalik posisi keduanya dengan Naruto di atas perut Sasuke-mendudukinya.

Oh, oh, jangan lupakan stamina Naruto yang gak kenal bulu ! ...maksutnya -tak kenal lelah itu. ''Aku.. hahh.. penasaran, teme,'' ungkapnya disertai raut sangat luar biasa serius. Dibiarkannya pantatnya nyeri cenat-cenut.

Demi mencegah tindakan penolakan Sasuke, dobe membentuk segel di tangannya dengan satu jurus terdengar bernama 'kagebunshin no jutsu' dan.. BOFT .. BOFT.. Dua Naruto telanjang muncul, mengunci dua tangan sang Uchiha. Tenang, tak ada tindak BDSM ala uke kok. Cuma antisipasi penolakan.. XD

Sasuke yang tetiba disergap dua bunshin Naruto (telanjang lagi! Waow), tak berusaha memberontak. Ia bisa saja mengaktifkan mata sharingan-nya untuk memerangkap para bunshin dalam genjutsu, namun ia memilih diam pasrah sembari ingin tau apa sih yang bakal dilakukan kekasihnya itu?

Ehh?! Kekasih?! Apakah mereka sudah boleh dan syah dikatakan ... ke-ka-sih?! Haruskah di daftarkan? Diberi akta, supaya tak ada orang lain yang nakal mencolek salah satu dari mereka?

Dengan merangkak, wajah si dobe hadap batang Sasu nya, Naruto natap bentar benda lemas tersebut dan coba menjilatnya sekali. Oke, kurang berasa.

HAPP!

Dan Sasuke mengangkat alisnya ketika dobenya ternyata melakukan itu hanya demi mencicipi rasa siswanto yang rupanya membuat si kuning penasaran.

''Urrmh..'' Dilahapnya sekaligus sang batang hingga akhirnya kala mulut itu penuh akan benda vital itu, raut Naruto berubah syok hebat- ''Uhhukk.. ffuahh.. Sasuke-tak enak-ttebayou!'' komentarnya sambil nunjuk-nunjuk Sasu yang cuma pasang pokerface andalannya.

Duh, saking sadarnya, baru ngerasa bahwa cairan cinta itu gak seenak ramen.. ppfftt! Tadi kan gak sadar saking hot- nya.

Sasuke ingin tertawa takkala Naruto berteriak heboh menyampaikan opininya tentang rasa anu. Tapi kan bakal tak elit kalau seorang Uchiha tertawa. Maka ia mati-matian pasang muka poker. Awas, jangan sampe P nya ganti jadi B !

'Rasakan... mulutmu.. Naru~' batin Sasu. "Hn, itu karena kau tak cukup besar mencintaiku, dobe." Eaaaa~ tuan muda raven itu langsung saja memberikan headshot ke yayanknya.

''A-Ap- buhh, teme- tentu saja cintaku besar padamu-ttebayou!'' Ia merenggut sebal, menyilangkan tangannya di dada beserta mulut sedikit tertekuk, mata yang menyipit kesal.

"Humh." Sasuke menyeringai senang.

''E-Eh?''

Sasuke berteriak dalam hati.. 'BANZAAIII..! BANZAAIII..!' saat Naruto mengatakan cinta ke Sasu. Ehekk! Setidaknya tak perlu dia duluan yang ngomong, kan? Yosshh! Jebakan batman untuk Naruto sukses! Dan ia juga trenyuh mendengar cinta Naru besar untuknya./yuhuu~/

BLUSH!

Otak lemot si dobe akhirnya sadar apa yang baru diucapkannya tadi? Itu lho, cinta! C-I-N-T-A. Duh, serasa kena karma ?!

Naruto memandang Sasuke dengan bunyi boft-boft pertanda para bunshin sudah lenyap. Sial, tatapan poker itu menyebalkan seolah menantangnya. Apa dia harus taruhan dengan Sasuke tentang berapa lama dia bisa mempertahankan batang itu di mulutnya? Kok berasa gaje yak!

"Akhirnya kau mengakui cintamu padaku, dobe." ujarnya santai sambil memandangi para bunshin yang dilenyapkan oleh empunya.

Naruto menggerakan tubuhnya dan -nyuut~- ''Akh..sial... '' gumamnya pelan, cukup kesal seraya elus bokongnya.

'Hah! Sayang sekali bunshin-nya harus dipanggil ke alamnya. Coba dibiarkan dulu, maka bakal ada permainan yang pastinya menarik melibatkan Naruto dan para bunshin.' Suke membatin. Ealaahh, ternyata omes juga si pantat seksi ini.

"Hn, bunshin-mu menimbulkan ide untukku, dobe." Usai bicara itu, sang Uchiha mencoba bangkit dari rebahnya menuju kamar mandi. Bagaimanapun ia ingin membersihkan badan, membilas keringat dan berbagai macam cairan tubuh mereka yang berbaur.

''Teme- bukankah... kita akan beli tomat?'' Naru yang udah konek niat awal keduanya. Kini-jika dilihat, Naruto tak akan bisa jalan normal. ''Ini semua karena kau-ttebayou! Kau harus tanggung jawab, traktir aku ramen sepuasnya.'' Ia mendekatkan wajahnya seolah minta persetujuan. Ramen... ramen ~~

Sasuke tak menggubris, tetap melangkah ke kamar mandi. Dan ia menggunakan shower. Bitplis, di bathub sudah ada dua cairan kental milik mereka!

"Narutooo." panggil semenya agak setengah berteriak. FYI, ia tidak menutup pintu kamar mandi, membiarkan si jabrik kuning melihat pantat kencangnya dan lekukan massa otot di tubuhnya yang terbentuk lewat latihan keras.


====bersambung====


YIHAA~ ! apdet lageeee!

Semoga ff gaje nan woles ini dinanti-nanti readers semua.

Pokoknya tengkyu beraattt bagi yang dah mau baca dan sukur-sukur nunyel bintang di sini.

Dan silahkan kalau mau chit-chat ama authornya /eheekk/

-See ya next chapter!-