Sementara itu di Gamindustri..., berada sebuah ruangan gelap yang hanya terdapat 1 pencahayaan saja dan diruangan tersebut terdapat 2 orang yaitu Rei dan Abnes ( Rei adalah Gadis berpakaian seperti orang kantor dan memiliki rambut panjang berwarna Biru, sementara Abnes adalah gadis kecil berambut panjang berwarna coklat seperti pasir dan mengenakan gaun Lolita berwarna Pink ) dan Warechu makhluk berbentuk tikus berwarna abu abu dengan lambang hati retak menjadi 2 dimana hati itu sebagian berwarna kuning ( bagian kanan ) dan sebagian berwarna merah ( bagian kiri ) dan memiliki sayap berwarna Merah tua. ( mereka bertiga adalah anggota seven sages dari Ultradimension )

[ 3rd POV ]

Pirachu : " Lama sekali-chu... "
Rei : " Ta-tapi dia bilang disini kita akan bertemu... "
Abnes -pun berdiri dari kursi sofanya
Abnes : " Huft ! sampai kapan kita harus menunggu ! ! kita datang jauh -jauh dari Ultradimension dan orang itu tidak datang sama sekali ! "

lalu kedua pintu besi diruangan tersebut terbuka dan terlihat Vert, Compa dan IF bersama Kei Oracle dari Lastation, Mina Oracle dan Chika Oracle dari Leanbox dari pintu sebelah kiri. Sementara dari pintu disebelah kanan terlihat Anonydeath ( Robot ( ? ) berwarna pink dengan beberapa bagian bercahaya berwarna hijau ) dan orang yang terlihat menutup matanya terus sambil membawa tongkat

Vert : " Rei Ryghts ! ? " kata Vert yang langsung melihat Rei Ryghts
Rei : " E-Eh ? kau siapa ? " kata Rei yang tidak mengetahui para Oracle
IF : " Rei Ryghts dari dimensi lain ? " kata IF yang langsung menyadari Rei yang mereka temui sekarang bukanlah Rei yang mereka tahu

Orang yang terus menutup matanya itu akhirnya duduk di kursi

? ? ? : " bisakah kita mulai ? "
semua orang melihat kearah orang yang terus menutup matanya dan Anonydeath yang menyiapkan proyektor, satu persatu orang yang datang duduk
? ? ? : " Sebelumnya maaf aku telah mengirim surat kepada kalian tanpa menulis namaku, perkenalkan namaku Alex. Aku bukan berasal dari dunia kalian... "
Kei : " Jadi anda berasal dari dunia lain ? anda bilang disurat kalau ini ada hubungannya dengan para CPU ? "
Vert hanya bisa diam melihat Alex mengingat dirinya satu -satunya CPU yang tersisa di Gamindustri sementara para CPU dan CPU candidate lainnya menghilang
Alex : " Benar. Para CPU dan CPU Candidate lainnya berada di duniaku... "
Vert : " Lalu kenapa anda mengumpulkan kami semua disini ? "
Alex menghela nafas sebelum dia melanjutkan perkataannya
Alex : " Sebenarnya, dunia kalian dan dunia ku berasal akan menjadi satu... "
Semua orang di ruangan hanya bisa kaget mendengar apa yang dikatakan Alex
Rei : " Me-menjadi satu ?! ba-bagaimana itu bisa terjadi ?! "
Anonydeath yang baru saja selesai menyiapkan proyektor langsung memotong pembicaraan
Anonydeath : " Jawabannya sangat sederhana Rei-chan... "
Rei : " Eh ? ap- apa maksudmu ? "
Anonydeath : " Apa ada yang ingat bagaimana Ultradimension dan Hyperdimension bisa terhubung sampai sekarang ? "
Vert : " Tentu aku tahu itu... "
Anonydeath : " Awalnya aku kira hal itu hanya mempengaruhi dimensi kita saja, namun~ ternyata dunia yang disebut Generation Era juga terkena dan akibatnya dunia kita dalam beberapa hari akan benar benar berada di dunia Generation Era~ "
Warechu : " Hal seperti itu apa mungkin bisa-chu ?! "
IF : " Tunggu sebentar ! apa kami benar benar bisa mempercayaimu ?! "
Alex memberikan tanda ke Anonydeath, seketika itu juga Anonydeath menyalakan proyektor dimana proyektor itu menampilkan gambar yang membuat para Oracle kaget. Di gambar tersebut terlihat Uni, Rom, Ram dan Kaito berada dimobil ketika koloni Angle 6, sementara di foto lainnya terlihat Akira dan Nepgear sedang berusaha memasuki Kokpit Strike dan terakhir terlihat foto Neptune, Blanc, dan Noire yang sedang mengobrol dengan asyiknya bersama anggota Junk Guild lainnya, para Oracle hanya bisa diam saja
Alex : " Aku tidak tahu bagaimana mereka bisa berada disana, namun itu bukan masalah utama yang aku sebutkan di surat... "
Gambar di proyektor berganti menjadi 3 foto dimana masing -masing foto menampilkan kepala robot yang berbeda dari sisi berbeda. Foto pertama menampilkan kepala robot yang memiliki bentuk kepala dan V vin yang sama dengan Aegis sementara foto kedua menampilan robot dengan bentuk kepala yang juga mirip Aegis, sementara foto terakhir menampilkan robot yang memiliki bentuk kepala mirip Strike Gundam dengan didahinya tertuliskan ' X-10A DIECI '.


PHASE 07 pt 2 : [ S.E.E.D. Factor ] pt 2


Pintu peluncurpun terbuka dan Strike disambut dengan sinar matahari yang sedikti tertutup oleh bumi, Mata Strike-pun bersinar dan 3 tulisan Abort di kotak merah berubah menjadi tulisan Launch di kotak hijau.

" AKIRA ! STRIKE ! MELUNCUR ! ! "

Aile Strike Gundam meluncur dari peluncur White Base dan Aile Strike membuka lebar Sayapnya dan warna Aile Strike yang semula Abu -abu berubah menjadi warna Putih Biru dan merah akibat efek Phase Shift Armor.

dari kejauhan Blitz yang menjadi tidak tampak akibat efek Mirrage Colloid melihat Strike dan Aegis meluncur kearah Buster dan Duel sementara Dagger milik Nepgear berjaga disekitar White Base

" Tch ini akan semakin susah saja... " kata pilot Blitz yang mendekati White Base secara perlahan -lahan dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang White Base

Dagger yang sudah bersiap -siap akan serangan musuh memeperhatikan segala arah agar White Base tidak diserang

( " Tenanglah, tenangkan dirimu Nepgear... " ) pikir Nepgear sambil menenangkan jangtunnya yang berdetak secara cepat


( PLAY Music : SEED Aseri )

" Keras kepala ! Jadi kau juga seorang penembak jitu, HAH ?! " kata pilot Buster yang menembaki Aegis
" Mundurlah ! kenapa kalian saling bertarung ?! bukankah kalian semua sama -sama manusia ! " teriak Uni yang juga membalas tembakan Buster
" Bi -bicara apa kau ?! didalam dunia Game tidak akan ada yang mati ! Ingat itu ! ! kau NPC sebaiknya diam saja ! " jawab Pilot Buster yang menembakan misil kearah Aegis
" N -NPC katamu ?! ini semua nyata ! " balas Uni dengan nada sedikit Tsundere sambil menembak jatuh misil -misil yang diluncurkan Buster

" STRIKE ! hari ini kau akan jatuh ! ! " Teriak Pilot Duel yang menyerang Strike dengan Beam Sabernya
" Duel ?! ke -kenapa dia selalu ingin menjatuhkan ku ?! " kata Akira yang merasa bingung akan Duel yang selalu menyerang Strike

Uni : " Akira apa kau tidak merasa aneh, bukankah unit yang dicuri ada 3 buah ?! "
Akira : " Benar juga..., Gear ! kau dengar ? Gear ! ! "
Rom : " A -Akira san ! ini gawat ! Nepgear ! ! "
Akira : " Nepgear ? ! "

Seketika itu Akira melihat dari monitor Strike bahwa terdapat sebuah ledakan didekat White Base

" Agh ! White Base ! ! " kata Akira yang membuka matanya lebar -lebar melihat musuh berhasil mendekati White Base


Kembali ke Nepgear dimana Anti Ship Sword Dagger patah akibat terpotong oleh Beam Saber milik Blitz yang menon -aktifkan Mirage Colloidnya dan mulai menyerang Dagger yang hanya bisa bertahan dengan Beam Saber

" Kyyyyaaaaa ! ! " Teriak Nepgear yang terlempar akibat Daggernya ditendang oleh Blitz
" Dengan begini ! aku bisa menyerang White Base tanpa masalah ! " kata pilot Blitz yang mengarahkan Beam Riflenya kearah White Base
secara tiba -tiba Dagger milik Nepgear menarik kaki Blitz kearahnya
" Tidak akan kubiarkan ! aku akan melindungi semuanya ! "


Di saat yang sama Akira berusaha kembali ke White Base namun usahanya digagalkan oleh Duel yang memperlambat jalan Akira

" KEMBALI KEMARI ! STRIKE ! ! " Teriak pilot Duel yang menembaki Beam Riflenya ke Strike
" Kalau begini terus..., Kalau begini terus ! ! "

Mata Akira mulai tertutupi oleh rambutnya dan Akira mulai mengingat semua kenangannya dimana dia kehilangan orang tuanya, mengenal Nepgear dari Neptunia Mk-II dan mulai menyukai Nepgear, bertemu dengan Nepgear dan bersama -sama mempiloti Strike sampai ketika dia menemani Nepgear agar bisa tertidur. Setelah semua ingatan Akira terlewat dipikiran Akira, Akira mulai menundukan kepalanya lebih lagi

* terdapat biji yang memantul dari dan kemudian meledak menjadi partikel -partikel

Akira mengankat kepalanya dimana Pupilnya menyusut dan Irisnya membesar

" Tidak akan kubiarkan... kalian membunuh Nepgear dan semuanya ! ! " kata Akira yang menunjukan wajah tanpa ragu, Akira telah berada dalam S.E.E.D. Mode

Disaat yang bersamaan Duel mendekat Strike dengan Beam Sabernya

" KESEMPATAN ! " teriak pilot Duel

Strike melihat kearah Duel dan mengambil Beam Sabernya dimana Beam Saber milik Duel ditangkis dengan Anti Beam Shield milik Strike sementara Strike mengenai bagian perut kiri Duel hinggah membuat lubang akibat panasnya Beam Saber

" Ap- APA ?! " kata pilot Duel yang berusaha menendang Strike namun Akira yang mengetahui gerakan -gerakan Duel menghindarinya dengan cara menendang Duel kedepan terlebih dahulu dan mundur kebelakang kearah White Base menggunakan dorongan dari tendangannya

" TIDAK AKAN KUBIARKAN ! STRIKE ! ! "

Duel menembakkan Beam Rifle namun Strike berhasil menghindarinya tanpa menggunakan Shield sekalipun

" Ap -APA YANG ?! TADI STRIKE TIDAK SECEPAT INI ?! " kata Pilot Duel yang tidak percaya bahwa Strike menjadi lebih cepat dari sebelumnya


Kembali ke Nepgear dimana Nepgear benar -benar tidak bisa melawan karena Dagger tidaklah kuat melawan Blitz

" Tenang saja, aku tidak akan membunuhmu ! ! " teriak pilot Blitz yang mengarahkan
( " O...One-chan, maafkan aku... " ) kata Nepgear dalam hatinya yang menutup matanya akan takut rasa sakit yang akan dia rasakan

Disaat Beam Saber Blitz mulai menebas Dagger, Strike dengan kecepatan penuh datang kearah Blitz

Akira (S.E.E.D. Mode ) : " HEEEEENTIIIIIIKAAAAAAN ! ! ! "
Emily : " HAH ?! "

Dengan cepat Blitz menghindari serangan Strike dan meninggalkan Dagger namun Strike sudah berada didepan Blitz berkat kecepatan dari Aile Striker dan menendang Blitz dengan Lututnya.

Emily : " APA YANG - ?! "
Akira ( S.E.E.D. Mode ) : " ... "

Strike langsung menembakkan Beam Rifle kearah Blitz hinggah Tangan Kiri dan Kaki kanan Blitz terkena serangan Beam yang benar -benar akurat. Semua orang yang melihat Akira hanya bisa membuka mulut mereka dan hampir tidak bisa berkata apa -apa

Nepgear : " Akira-kun ..., apa yang... "
Rom : " ...Akira-san..."
Ram : " He- hebat..."
Kaito : " Akira...kau... "

Duel yang masih mengejar Strike langsung mengambil Beam Sabernya dan terbang kearah Strike

Newton : " RASAKAN INI ! "
Akira ( S.E.E.D Mode ) : " ... ! ! ! "

Akira yang melihat Duel mendekatinya langsung membuang Perisai dan Beam Rifle dan mengambil Armor Schneider dan menusukannya ke Duel, lebih tepatnya ditusukan kebagian perut Duel yang terdapat celah terbuka akibat Beam Saber Strike sebelumnya hinggah PS Armor tidak mempan. Pilot Duel yang melihat hal tersebut hanya bisa melihat Kokpitnya mengeluarkan Listrik dan secara tiba -tiba terdapat ledakan kecil yang membuat serpihan bagian kokpit mengenai helm dan melukai wajahnya dan disekitarnya terdapat darah mengambang akibat lukanya.

Newton : " AAAARRRRGHHH ! ! "
Emily : " NEWTON ! HEI NEWTON KAU TIDAK APA - APA ?! HARRIS ! ! "

Buster yang sibuk melawan Uni langsung melihat kearah Emily yang berteriak memanggilnya

Harris : " Emily ! apa yang terjadi ke Newton ?! hei Newton jawab ! HEI ! "
Emily : " NEWTON ! ! "
Newton : " Sakit... SAkit... SAKIT... SAKIT ! ! ! ! SAAAAKIIIIT "

Uni yang masih menembaki Buster tidak berhenti agar bisa menembak jatuh Buster Juga

Uni : " Tidak akan kubiarkan ! ! "
Harris : " Tch ! Menggangu saja ! ! "

Buster kembali menggabungkan kedua senapannya dan tembakan Buster yang menyebar membuat Uni tidak bisa maju sedikitpun, Blitz yang membawa Duel langsung mendorongnya kearah mereka datang sementara Buster masih menembakkan Gun Launchernya sambil mundur agar tidak ada yang bisa mengejar mereka.

" Me -mereka mundur..., uh... Nepgear ! ! " kata Uni yang mengubah Aegis menjadi MA mode dan terbang kearah White Base

Strike yang mendarat disebelah Dagger milik Nepgear langsung mematikan Phase Shiftnya, Nepgear berusaha memanggil Akira namun hanya bisa mendengar suara nafas Akira

Nepgear : " Akira-kun ! Akira-kun ! ! kau tidak apa -apa ?! "
Akira : " Hah...hah...hah..., Gear-chan... "

Akira mengangkat kepalanya dan mata Akira terlihat normal kembali. Aegis yang baru sampai ke White Base melihat Strike dan Dagger mulai memasuki Hangar.

Uni : " Ap- apa yang terjadi ? "
Ram : " Akira, dia seakan -akan menjadi lebih kuat ketika dia berteriak ' HENTIKAN ', Itu hebat sekali ! "
Rom : " Uhm -uhm ! " * menganggukkan kepalanya

Kokpit Strike Terbuka dan Uni bisa melihat Akira keluar dari monitor Aegis

[ Nepgear POV ]

Setelah melihat Akira keluar dari Kokpit Strike, aku langsung keluar juga dari Kokpit Dagger. Aku bisa melihat Akira tampak sangat lelah...

" Akira ! "
Akira : " Nepgear ? "
" Kau tidak apa -apa ? "
Akira : " Ah aku tidak apa -apa, hanya sedikit lelah saja... "
" Tapi kau tampak benar -benar pucat... "
Akira : " Aku bilang aku tidak apa -apa... , tolong aku butuh waktu sendiri sebentar... "

Setelah Akira berjalan kearah pintu aku tidak bisa berkata apa -apa lagi, sepertinya Akira memang membutuhkan waktu sendiri...