Gomen lama Update nya, masalah yang Gami hadapi membuat Gami tidak fokus pada satu hal saja jadi mohon dimaklumi.

Hime dari Ootsutsuki

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke

Pairing : SasufemNaru

Rated : T(M kalau ada kata-kata yang kasar )

Genre : Romantis, Family, sedik humor

Warning : femnaruto bukan naruko, OOC, Typo berserakan dimana-mana, bahasanya sesuka Author, gaje, tidak sesuai dengan cerita aslinya jadi mohon maklumi dan juga jutsu-jutsunya kebanyakkan karangan Author sendiri.

Ket:

"Blabla"Bicara langsung

'Blabla 'Inner

"Blabla"Monster/lainnya

'Blabla 'Inner monster

/blabla/Telepati

"Blabla "Jutsu atau jurus

-Blabla- lokasi/Waktu

Blabla Flasback/ingatan.

Peringatan keras:

Bagi yang tidak suka Femnaru atau sebagai macamnya lebih baik keluar dari Fic ini dan perlu di ingat ini bukan BXB atau Gay mengerti!

.

.

.

.

.

Chapter 11

-Beberapa tahun kemudian -

Di kediaman klan Hyuuga, Hinata sedang duduk berhadapan dengan Ayahnya dengan wajah yang serius dia tidak pemalu lagi.

"Hinata Usia mu sudah 20 tahun dan sudah sepantasnya kau untuk menikah" Kata Hiashi "Tou-Sama saya belum mau menikah apalagi Tou-Sama menikahkan ku dengan Menma, Saya sudah mempunyai janji dengan seseorang " Balas Hinata

"Janji dengan siapa? " Tanya Hiashi

Hinata terdiam karena dia sedang berpikir apa Dia harus ceritakan semuanya pada Tou-Sama nya atau tidak, tapi Dia sudah berhasil membangkitkan kekuatan matanya dan itu berarti Naruto akan kembali membawa seseorang kepadanya, seseorang yang beberapa tahun belakangan ini memberikan kado untuknya.

Pada akhirnya Hinata pun menceritakan semuanya kepada Tou-Sama nya dan Hiashi mendengarkan dengan baik, Hiashi percaya dengan perkataan Hinata karena Dia tau Naruto merupakan sosok yang paling di hormati oleh Para Uchiha.

"Baiklah, kalau mereka telah datang kita akan membahas masalah ini lagi" Putus Hiashi

Hinata tersenyum

"Arigato Tou-Sama " Seru Hinata senang

Hiashi hanya tersenyum dan segera keluar dari ruangan itu, setelah Hiashi keluar Hinata menatap jendela kamarnya yang melihatkan bulan yang bersinar terang di malam hari.

-Di kediaman Uchiha –

Sasuke menatap bulan yang bersinar terang malam ini di sana ada seseorang yang di cintainya, dia sudah membaca semua sejarah Uchiha dan Senju yang mana dia tau kalau Uchiha ada sampai saat ini karena Otsutsuki Indra yang merupakan anak pertama dari Otsutsuki Hagoromo dimana sifat dan watak Uchiha saat ini semua berasal dari Indra. Dan Senju ada karena Otsutsuki Ashura yang merupakan anak kedua dari Otsutsuki Hagoromo dimana watak dan sifat Senju semua berasal dari Ashura. Kedua Otsutsuki itu tidak lah saling membenci malah mereka saling menyayangi satu sama lainnya, mereka juga memiliki seorang adik perempuan yang amat mereka sayangi.

"Sasuke-Kun Ayo masuk saatnya makan malam"Teriak Mikoto dari dapur

"Ya Kaa-Sama " Balas Sasuke 'Ne Naru kapan kita bertemu lagi aku Err kami merindukan mu'batin Sasuke

Semuanya berjalan dengan normal begitu pun dengan keluarga Namikaze walau terkadang Naruko masih merasa benci kepada Tou-Sama nya alias Minato namun demi janjinya pada Naruto, Naruko akan menahan kebencian itu.

-Bulan-

"Jadi kapan kita kebumi? " Tanya Ashura kepada anggota keluarga nya yang lain

"Apalagi Hinata sudah berhasil membangkitkan Tenseigan" Sambung Naruto

"Bagaimana saat pesta perayaan kemenangan perang dunia keempat, kan beberapa hari lagi" Usul Indra

"Bagus juga kalau begitu aku akan menyiapkan segala keperluan yang lainnya " Kata Kaguya

"Baiklah kalau begitu dan Toneri kau harus siapkan mental mu" Kata Hagoromo sedikit mengoda Toneri

Toneri menatap tajam Hagoromo yang mengoda nya yang lainnya tertawa melihat itu

"Oh ya Kurama kau juga harus ikut, kita disana juga akan bersenang-senang karena ada festival gitu" Kata Naruto kepada Kurama yang tidur di pangkuan nya

"Terserah saja" Respon Kurama tidak minat

"Disana ada yang jual berbagai jenis makanan dari Apel dan daging loh" Kata Naruto sambil mengoda Kurama

Kurama mendengar itu membuka matanya dan menatap Naruto

"Baiklah aku ikut kalau kau memaksa " Kata Kurama

Mereka tertawa bersama, keluarga mereka terasa begitu lengkap apalagi akan bertambah anggota keluarga yang baru mereka jadi senang.

"Ne Minna Naru mau jalan-jalan ke Bumi dulu" Pamit Naruto

"Hati-hati jangan pulang malam" Seru Kaguya

"Ha'i "

Mereka menatap kepergian Naruto dengan sendu mereka tau kalau Naruto sangat merindukan saudara dan teman-teman nya di bumi tepatnya Konoha tapi mau bagaimana lagi eksistensi mereka memang harus disembunyikan dari dunia luar karena kekuatan yang besar mereka miliki ini.

.

.

.

-Konoha -

Pagi hari dikonoha begitu sejuk dan ramai, para penduduk baik Ninja maupun non-Ninja sedang sibuk melakukan aktivitas mereka masing-masing tanpa menyadari sosok wanita berdiri di atas patung Hokage pertama. Sosok itu adalah Naruto dalam wujud aslinya.

"Semuanya berjalan dengan baik" Gumam Naruto

Mata istimewa miliknya menatap penuh haru kesetiap tempat lalu matanya berhenti pada sosok yang baru keluar dari sebuah rumah, sosok itu adalah Uchiha Sasuke. Tatapan rindu diarahkan Naruto pada Sasuke.

Sasuke baru keluar dari Mansionnya untuk menuju kemarkas Anbu Root merasakan seseorang memperhatikan nya sedari dia keluar dari Mansion, mungkin Dia sering ditatap oleh para gadis namun rasanya tatapan ini sangat dia rindukan.

Sasuke melihat kekiri kanan, dan belakangnya namun dia tidak menemukan sosok itu lalu

Deg

Saat itulah Onyx dan Sapphire bertemu (Naruto merubah matanya menjadi warna biru) ,Sasuke terkejut dan Naruto tersenyum.

Sasuke dapat melihat bibir Naruto bergerak seperti menyampaikan sesuatu

'Sampai bertemu lagi Suke-Kun ' Itulah yang di sampaikan oleh Naruto sebelum dia menghilang.

Sasuke terpaku ditempat nya lalu tersenyum tulus untuk pertama kalinya.

"Aku akan menantikan hari itu " Gumam Sasuke dan melanjutkan jalannya.

Naruto menghilang dan muncul didekat kompleks Hyuuga, dia mau menemui Hinata untuk membahas sesuatu dan ternyata orang yang dicarinya sedangkan berada diteras Mansionnya, Naruto pun turun dan berdiri didepan Hinata, Hinata menatap sosok didepannya terkejut

Glep

"Lama tidak bertemu Naru" Bisik Hinata haru

"Ya, lama tidak bertemu Hinata" Balas Naruto

Naruto pun menyampaikan kalau dia dan keluarga nya akan menemui Hinata saat festival besok dan Hinata akan menyampaikan itu kepada Tou-Sama nya agar mereka bersiap-siap.

"Baiklah Hinata aku harus balik dulu, sebelum kedua kakak ku mencari ku" Pamit Naruto

"Jangan lupa berkunjung lagi" Seru Hinata

Naruto hanya tersenyum lalu segera menghilang menuju bulan dimana keluarganya sedang menunggu, Hinata menatap kepergian Naruto dengan senyum tipis lalu masuk kedalam Mansion nya dan memberitahukan kabar ini kepada Tou-Sama nya. Hizashi yang mendengar itu tak kalah senangnya lalu segera menyiapkan segala keperluan untuk besok.

.

.

.

.

-Bulan-

Naruto menatap geli pada Toneri yang sedari tadi mondar mandir dengan gelisah, Indra duduk disamping nya sambil meminum Teh dengan nikmat tanpa mempedulikan Toneri sedangkan Ashura yang juga duduk disamping Naruto menatap Toneri heran.

"Toneri-Nii bisakah tenang? Nii-San membuat Hiko pusing, tenangkan pikiran mu semuanya akan baik-baik saja ada kami disini" Tegur Naruto

Toneri menatap Naruto lalu melanjutkan aksinya

"Sudahlah Hiko-Chan biarkan saja anak itu" Kata Indra acuh

"Huf"Respon Naruto

"Anak-anak ayo siap-siap kita akan berangkat sebentar lagi" Teriak Hamura

"Baik Jiji / Tou-Sama " Balas Mereka

Naruto segera menuju kamarnya dan memilih kimono yang paling cantik miliknya berwarna putih dengan gambar bunga mawar putih dan sedikit ukiran dengan warna emas yang sebenarnya memang emas asli.

Setelah selesai Naruto kembali keruang keluarga disana sudah ada Indra, Ashura, Hagoromo, Hamura dan Kaguya.

"Ne Minna mana Toneri-Nii? " Tanya Naruto heran

"Masih bersiap-siap " Jawab Hamura

"Oh" Respon Naruto "Kurama Ayo"Seru Naruto yang melihat Kurama berjalan kearahnya dan mengubah dirinya se ukuran kucing dewasa lalu melompat ke bahu Naruto dan berkalung dilehernya.

"Ayo Minna aku sudah siap" Seru Toneri

Mereka pun segera menghilang menuju Mansion Hyuuga.

-Mansion Hyuuga -

Hinata dan keluarga nya sudah bersiap menunggu kedatangan keluarga Otsutsuki yang bertujuan melamar Hinata untuk salah seorang Otsutsuki dan tak lama muncul lubang dimensi di depan Mansion Hyuuga mereka pun menyambut siapa saja yang akan keluar dari lubang dimensi itu, saat mereka melihat Kaguya mereka terkejut namun tak lama kembali Normal.

"Saya Otsutsuki Hamura, Tou-Sama dari Toneri, saya Disini ingin melamar Hinata untuk menjadi istri anak saya Toneri" Kata Hamura To The poin

"Itu semua tergantung keputusan Hinata, Hamura-San" Kata Hiashi "Bagaimana Hinata?"Tanya nya pada Hinata

Hinata menatap Toneri dan wajahnya langsung memerah

'Ternyata dia tampan juga, tapi semua Otsutsuki tampan dan cantik, apa Aku pantas'Batin Hinata

Naruto dan Kaguya yang melihat ketidak percayaan Hinata segera bertindak.

"Hinata-Chan kau tidak perlu berkecil hati, kami tidak memandang seseorang dari ketampanan maupun kecantikan mereka namun dari isi hati mereka, kau pantas bersanding dengan Toneri" Kata Kaguya lembut

"Ya Hinata apa kata Obaa-Sama benar, apa kau tak kasihan dengan Toneri-Nii ku ya menjomblo sudah cukup lama ini kasihan dia" Kata Naruto sedih mendramatisi keadaan

Mereka yang disana tertawa mendengar nya dan Toneri protes dengan perkataan Naruto

"Bagaimana kalau kita saja sebagai orang tua yang membahasnya dan biarkan anak-anak bersenang bukankah sekarang ada festival " Usul Hagoromo

Mereka pun setuju dengan semangat Naruto menarik Ashura dan Indra untuk ikut dengannya dan membiarkan Toneri dan Hinata berdua saja.

-Tempat festival –

Festival ini merupakan festival terbuka dimana warga dari desa lain boleh ikut bergabung, banyak yang memperhatikan mereka bertiga bak seorang malaikat yang turun dari langit.

"Kurama kita beli coklat Apel yuk " Seru Naruto saat melihat coklat Apel

"Ayo" Seru Kurama

Indra dan Ashura hanya mengikuti adik perempuan mereka itu, mereka ditarik kesana kemari mereka senang dengan apa yang mereka lakukan bukan adiknya saja yang bersenang-senang melainkan mereka juga.

Saat mereka berjalan menuju keebuah toko mereka bertemu dengan Keluarga Namikaze dan Uchiha, para Uchiha yang melihat Naruto pun terkejut dan segera memeluk Naruto.

"Kau kembali"Bisik Mikoto senang

Naruto tersenyum

"Ya Baa-Chan " Balas Naruto

Mereka melepaskan pelukan nya lalu Naruto memeluk satu persatu para Uchiha

"Kalian mengenal mereka?" Tanya Minato

"Tentu"Jawab mereka bersamaan

"Oh ya perkenalkan Namun Otsutsuki Natsuhiko dan ini Onii-Chan dan Nii-Chan ku Indra dan Ashura " Kata Naruto lembut sambil memperkenalkan kedua kakaknya

Indra tetap berwajah datar Ashura melihat senyum mempesona nya

"Onii-Chan jangan berwajah datar seperti itu" Tegur Naruto pada Indra

"Hn"Respon Indra

"Tipikal Uchiha " Kata Ashura

"Jadi Na-Natsu kalian mau kemana? "Tanya Itachi hampir menyebut nama Naruto

"Jalan-jalan saja sebelum balik lagi dan panggil Hiko saja " Jawab Naruto

Naruko menatap Naruto dengan penuh perhitungan dan dia melihat kearah leher Naruto dia pikir itu hanya boneka atau segala macamnya namun itu seekor rubah dan rubah itu persis seperti punya Naruto, dengan langkah tergesah Naruko berlari kearah Naruto dan memeluknya dengan erat tak lupa airmata nya menetes

Naruto membalas pelukan Naruko, perlahan dia berubah menjadi wujud Naruto dan membuat yang melihat itu terkejut.

"Naruto"

Naruto tersenyum lalu kembali kedalam wujud Aslinya

"Inilah diriku yang sebenarnya, terimakasih telah merawat dulu, aku sangat senang terlahir kedalam keluar Namikaze karena dengan itu aku dapat menyelamatkan orang-orang yang aku sayangi dari kegelapan " Kata Naruto lembut sambil menatap Naruko dan Sasuke

"Hiko-Chan ayo balik" Teriak Hagoromo

Mereka menatap Hagoromo

"Ya Tou-Chan, maaf kami harus pergi dulu sampai bertemu lagi" Pamit Naruto lalu menghampiri Hagoromo diikuti Indra dan Ashura

Mereka hanya bisa terdiam saat Naruto pergi meninggalkan mereka bersama tiga pria berbeda usia itu dapat mereka lihat kalau Naruto begitu bahagia dan senang bersama mereka wajah Naruto memancarkan kebahagiaan yang dia rasakan, mereka tidak pernah melihat Naruto Seceria dan sebahagia itu, kecuali para Uchiha

.

.

.

.

.

TBC

Gomen kalau cerita nya agak aneh dan bagaimana itu, Gami tidak sempat untuk mengedit nya karena tugas Gami banyak dan juga otak Gami cqpek untuk berfikir terus plus inspirasi kurang.

Sekali lagi maaf membuat Minna kecewa, banyak yang minta update secepatnya namun waktu untuk update itu ngga ada yang pas, cerita Gami di Wattpad saja belum Gami lanjutkan gara-gara terlalu banyak pekerjaan ini.

Semoga chapter ini sedikit menghibur Minna semua, Gami hanya manusia biasa yang sering salah :'(

Jangan lupa Review Ne ~