CHIBI FAIRY
Author: Lovara
Cast: Exo,SNSD,Super junior
Genre: campur aduk
Summary: Pesta ulang tahun berlangsung rusuh,entah siapa yang memulainya tapi kini semua kue berserakan,bahkan kue ulang tahun milik Suho pun menjadi sasaran kejahilan ke 12 anak-anak itu.
...
WARNING: YAOI,OFFICIAL COUPLE,NO CRACK PAIR,NO GS,NO STRAIGHT (Straight hanya untuk Shindong dan Nari)
...
Author's note:
Agar lebih mudah,para orang tua asuh semua berumur 18 tahun dan khusus untuk magnae Kyuhyun dan Henry berumur 17 tahun. Begitu juga dengan para bayi mereka berumur sekitar 2 tahun dan magnae line Tao,Kai,Sehun berumur 1 tahun. Biar gak bingung lagi,bayangin aja untuk para bayi yang berumur 2 tahun seperti yoogeun di hello baby Shinee dan untuk bayi berumur 1 tahun seperti kyungsan di hello baby SNSD untuk postur tubuhnya saja.
Semoga ngga bingung lagi yaa~ ^^ kalo ada yang masih bingung silahkan bertanya ^^
CHAPTER 11
"Ummaaaaa~"teriak Suho dari dalam kamarnya.
Pagi ini Suho bangun sendiri jika biasanya appa atau umma nya yang membangunkan. Leeteuk muncul masih memakai apron dan memegang spatula ditangannya,mungkin ia terburu-buru lari kekamar karena mengira terjadi sesuatu terhadap anak-anaknya.
"Ada apa sayang?apa kau mimpi buruk?"tanya Leeteuk cemas.
"Umma~ apa aku boleh ketempat Lay sekarang?"tanya Suho membuat Leeteuk heran.
"Lay?ini masih terlalu pagi sayang~ lagipula mungkin saja Lay belum bangun"ucap Leeteuk melihat jam dinding baru menunjukkan pukul setengah enam pagi.
"Tapi aku ingin bertemu Lay~"rajuk Suho.
"Hmm~ kenapa Suho ingin bertemu Lay?"
"Hari ini ulang tahun ku,aku ingin Lay yang pertama mengucapkan"
Leeteuk tertawa pelan mendengar jawaban polos dari Suho.
"Jadi Suho tidak mau menerima ucapan dari umma hmm~"
"Tentu saja mau~"seru Suho semangat.
Leeteuk memangku Suho diatas pahanya. "Selamat ulang tahun sayang~ umma harap kau tumbuh menjadi namja yang kuat dan bisa dibanggakan"
"Apa nanti setelah dewasa aku boleh menikah dengan Lay, umma?"
Leeteuk mencium pipi Suho. "Tentu saja boleh~ nah sekarang kau boleh tidur lagi masih ada waktu satu jam, umma akan membuatkan sarapan untuk kalian"
Sepeninggal Leeteuk,Suho masih membuka matanya. Ia menoleh kearah tempat tidur Kris yang berada disebelahnya. Ia memperhatikan Kris yang tertidur sambil memeluk boneka kesayangannya,entah boneka apa itu?menurut Kris itu boneka alpaca tapi menurut Suho itu boneka kambing.
"Hmm...Panda~"igau Kris dalam tidurnya.
Suho mengerjapkan matanya,baru kali ini ia mendengar Kris mengigau,dan sepertinya Kris sedang bermimpi bersama Tao.
"Panda~ ayo sini main sama gege~"igau Kris lagi.
Angelic smile Suho kini sudah berganti menjadi devil smile,dengan perlahan ia mendekati Kris yang masih memejamkan matanya.
"Kris ge~"bisik Suho dengan suara dibuat semirip mungkin dengan suara Tao.
"Ne~ panda~"jawab Kris dalam igauannya.
"Kris ge jelek~ masih tampan Suho hyung"ucap Suho.
"Suho tidak tampan~ dia pendek"
Suho menatap kesal Kris,bahkan dalam mimpinya pun ia tetap menyebut Suho pendek padahal Suho yakin ia tidak pendek,hanya sedikit kurang tinggi. Toh ia masih anak-anak,ia masih bisa tumbuh lagi. Suho menyeringai saat memperhatikan celana Kris,ia menggerakkan tangannya seperti sedang mengenggam sesuatu,lalu segumpal air muncul dari tangannya. Perlahan Suho membasahi celana tidur Kris,sehingga nanti saat ia terbangun akan seperti mengompol. Setelah dipastikan beres dan Kris masih tertidur,Suho segera kembali ke ranjangnya.
...
"Sudalah sayang,appa dan umma tidak menyalahkan mu karena mengompol"bujuk Kangin karena sedari tadi Kris terus saja menekuk wajahnya.
"Aku tidak mengompol appa"kukuh Kris yang memang merasa tidak mengompol.
Kris menatap Suho yang tengah menghabiskan sarapannya,ia melihat Suho tertawa meremehkan padanya. Kris bersumpah,pasti Suho yang melakukannya.
Suho menunggu kedatangan Lay tidak sabar,bocah itu sampai menunggu didepan pintu Exotic. Suho tersenyum lebar saat melihat Lay yang digendong Donghae serta Luhan yang berjalan disamping Eunhyuk.
"Pagi Lay"ucap Suho semangat.
"Ah~ selamat pagi Suho dan selamat ulang tahun"
Donghae dan Eunhyuk bergantian mencium pipi Suho.
"Gomawo Hae appa,Hyukkie umma"balas Suho sopan.
"Selamat ulang tahun Suho~"kali ini Luhan yang mengucapkan sambil memeluk Suho.
"Gomawo Lulu~"
Suho memperhatikan Lay yang sibuk membetulkan jaketnya. Suho masih memperhatikan,sementara Lay juga balik memperhatikan Lay. Luhan,Donghae dan Eunhyuk menatap keduanya heran. Suho yang masih dengan senyumannya dan Lay yang menatap Suho bingung.
"Suho~ kenapa?"tanya Lay polos.
"Apa Lay tidak tahu ini hari apa?"sahut Suho penuh harap.
Lay memasang pose berpikirnya yang terlihat sangat imut dimata Suho. "Hari kamis~ memangnya kenapa?"
Raut wajah Suho terlihat kecewa karena Lay tidak mengingat kalau ini hari ulang tahun Suho,padahal kedua orang tuanya dan Luhan sudah mengucapkan tadi.
"Sayang~ hari ini Suho berulang tahun,apa kau tidak ingin memberinya ucapan?"ujar Donghae mengingatkan.
"Ah~ Suho~ selamat ulang tahun" Lay menubruk Suho lalu memeluknya.
Suho tentu saja senang mendapatkan pelukan dari Lay,ia bahkan sepertinya tidak rela melepaskan pelukan itu.
Suho masuk kedalam ruang bermain bersama Lay dan mereka berdua masih bergandengan tangan. Suho melihat para noona sedang membicarakan sesuatu disudut ruangan. Tapi sepertinya ada yang kurang?tunggu,kenapa ruangan bermain tidak ada hiasan seperti saat para bayi lain berulang tahun?
Chup~
Suho terkejut karena Lay tiba-tiba mencium nya tepat dibibir.
"Kata appa kalau kita sedang berulang tahun nggak boleh cemberut"ucap Lay sambil tersenyum.
Suho kembali tersenyum entah karena mendengar ucapan Lay atau karena Lay yang menciumnya.
"Suho~ selamat ulang tahun"ucap Kyungsoo hendak memeluk Suho.
Tapi belum sempat Kyungsoo memeluk Suho,baik Kyungsoo maupun Suho sendiri ada yang menarik tangan masing-masing.
"Jangan peluk-peluk"seru Kai dan Lay bersamaan.
Posisi mereka sama-sama saling menjauhkan Suho dan Kyungsoo agar tidak berpelukan. Lay menatap Kyungsoo yang sebenarnya tidak paham dengan apa yang terjadi,begitu juga dengan Kai. Ia juga menatap tajam Suho yang berada dibalik punggung Lay.
"Aigo~ ada apa ini?"tanya Hyoyeon yang mendengar suara teriakan.
Yeoja berambut pirang itu memperhatikan posisi Kai yang seperti sedang memeluk Kyungsoo dengan posesif,serta Lay yang menyembunyikan tubuh Suho dibalik punggungnya. Sooyoung yang baru datang membawa beberapa kantung plastik pun memperhatikan ke 4 bocah itu dengan heran.
"Ada apa dengan mereka?"tanya Sooyoung pada Hyoyeon.
"Entahlah~ mereka tetap pada posisi seperti itu sejak 5 menit yang lalu"jawab Hyoyeon.
"Dan kau tidak berniat memisahkan mereka?sebelum Kyungsoo menangis akibat tatapan Lay,atau sebelum Kai berteleport memindahkan Kyungsoo ketempat lain?"
Hyoyeon berpikir sebentar. "Ah~ kau benar juga,Kai belum bisa mengontrol kekuatan teleportnya,jangan-jangan nanti ia memindahkan Kyungsoo ke kandang buaya"
Sooyoung menatap jengah Hyoyeon yang kini mengajak Kyungsoo serta Kai untuk bermain.
"Suho jangan peluk-peluk Kyungsoo lagi arra~"peringat Lay setelah Kyungsoo dan Kai pergi.
"Kenapa?"
"Ehm~ kalau Suho peluk-peluk Kyungsoo nanti Lay nggak mau peluk-peluk Suho lagi"ucap Lay mencari alasan yang tepat.
"Arraseo~ Suho ngga peluk-peluk Kyung-ie lagi"janji Suho.
Sooyoung yang mendengar percakapan dua bocah itu hanya tercengang.
"Mungkin dunia sudah terbalik,kenapa sekarang para uke yang terlihat lebih agresif"batin Sooyoung yang juga tidak sengaja melihat Tao sedang mencium pipi Kris.
"Gege marah sama Tao~?"tanya Tao melihat wajah Kris yang sedari tadi tertekuk kesal.
Kris mengubah wajah kesalnya menjadi senyuman manis saat berhadapan dengan panda kesayangannya itu.
"Gege nggak marah sama Tao"jawab Kris pelan.
"Lalu kenapa wajah gege jelek sekali daritadi?"
Mungkin yang Tao maksud adalah wajah Kris yang tertekuk kesal. Kris tersenyum penuh arti sambil memandangi Tao yang berdiri disampingnya dengan boneka panda kesayangannya.
"Apa Tao ingin Kris ge tersenyum lagi?"
Tao mengangguk semangat. "Kris ge tampan kalau tersenyum"
"Kalau begitu apa Tao mau mencium Kris ge?"tanya Kris.
"Ngh...?apa kalau nanti Tao mencium Kris ge,Kris ge akan tersenyum?"
"Tentu saja"sahut Kris setengah berteriak.
...
"Noona~ apa kita semua makanan ini untuk ku?"tanya Sehun melihat meja yang penuh dengan makanan.
"Ini untuk ulang tahun Suho nanti"sahut Hyoyeon sambil mengusap rambut Sehun.
"Noona bawa apa?"tanya Kyungsoo penasaran dengan isi kantung plastik yang dibawa Sooyoung.
Sooyoung membuka sedikit kantung plastiknya dan menunjukkan isinya pada Kyungsoo.
"Apa itu noona?"
"Ini bahan-bahan untuk menghias ruangan ini,Soo"
"Menghias?"
Sooyoung mengangguk. "Apa Kyung-ie mau membantu noona menghias ruangan ini untuk ulang tahun Suho?"
"Ulang tahun?pesta ulang tahun?apa nanti ada kue yang besar?" Kyungsoo membentangkan kedua tangannya lebar.
"Tentu saja~ nanti kalau Kyung-ie membantu noona, akan noona berikan kue besar itu"ujar Sooyoung gemas melihat tingkah lucu Kyungsoo.
Tentu saja tidak hanya Kyungsoo yang membantu menghias ruangan yang cukup besar itu,Hyoyeon,Sooyoung,Tiffany dan Jessica juga membantu para bayi agar semuanya cepat selesai. Tapi bagaimana pun mereka masih anak-anak,pasti akan memakan waktu yang lama.
"Noona~ pitanya hilang"ucap Tao yang tadi bertugas memasang pita pada dinding bersama Kris.
"He?bagaimana bisa?"tanya Jessica.
"Pitanya tiba-tiba hilang"sahut Tao hampir menangis.
Tak sengaja Jessica melihat Kai yang memegang seutas pita dan bermain-main dengan pita itu.
"Ah~ sepertinya pita yang tadi noona berikan ada ditempat Kai"ujar Jessica menunjuk Kai.
Tao segera menghampiri Kai lalu merebut pita itu dari tangan Kai.
"Ini pita milik Tao"seru Tao sambil mendeathglare Kai,tapi sepertinya tidak mempan karena Kai justru membalas deathglare Tao.
Bibir merah Tao bergetar dan kelopak matanya mulai basah.
"Hiks~ Kai nakal~"isaknya pelan.
"Tao~ kenapa?"tanya Kyungsoo melihat Tao menangis.
"Hiks~ Kyung-ie hyung~ Kai merebut pita ku"Isak Tao.
Kyungsoo menatap tajam Kai yang memasang wajah polosnya sekarang.
"Kai jangan nakal~ nanti Kyung-ie gak mau main sama Kai lagi"ancam Kyungsoo dengan wajah dibuat menakutkan.
"Arraseo~"sahut Kai pelan.
"Yey! Gomawo Kyung-ie hyung~" Tao refleks mencium pipi gembil Kyungsoo.
Melihat hal itu,Kai segera menarik Kyungoos dan membawanya pergi menjauh dari Tao.
"Eh?kenapa Kai menarik tangan Kyung-ie hyung~?"
...
Suho dan Lay bertugas membuat hiasan pita untuk nantinya ditempel pada tiap-tiap ujung pita besar yang anak dipasang. Mereka hanya perlu menarik salah satu ujung pita itu dan jadilah bentuk hiasan pita yang sangat lucu.
Lay terlihat sangat serius mengerjakan tugas bagian mereka,sedangkan Suho yang disebelahnya memandangi Lay tanpa berkedip. Lay yang merasa terus diperhatikan oleh Suho balas menatap namja yang duduk disebelahnya.
"Ada apa~?"tanya Lay menatap Suho dengan intens.
Dugh~
Chup~
Bibir Suho mencium bibir Lay yang berada didepannya saat seseorang tidak sengaja menabrak punggung Suho. Keduanya masih dalam posisi yang sama sampai beberapa detik.
"Mi-mianhe aku tidak sengaja"ucap Luhan ternyata ia yang tadi menabrak punggung Suho.
"Gwenchana Lu~"sahut Lay sambil tersenyum manis.
"Manis~"gumam Suho sesaat setelah Lay melepaskan ciuman mereka.
"Nde?"
"Bibir Lay manis rasanya seperti permen"ucap Suho.
"Benarkah?" Lay lalu menjilati bibirnya sendiri.
"Tidak ada rasanya"ujar Lay.
"Benarkah?apa mungkin rasa manisnya sudah hilang?"
Chup~
Kali ini giliran Lay yang mencium bibir Suho.
"Aigo~ apa yang sedang kalian lakukan?"tanya Sooyoung melihat dua bocah itu saling mencium.
"Noona~ kenapa bibir Lay manis?"tanya Suho menatap pengasuhnya.
"Manis?entahlah noona belum pernah memakan bibir Lay"jawab Sooyoung.
"Noona tidak boleh memakan bibir Lay" Suho merentangkan kedua tangannya didepan Lay.
Sooyoung membuka mulutnya lebar melihat Suho seolah sedang melindungi Lay.
"Cuma Suho yang boleh memakan bibir Lay"ucap bocah itu lagi.
Sooyoung terkikik mendengar ucapan Suho. "Baiklah baiklah~ noona tidak akan memakan bibir Lay"
Suho mendesah lega,ia memegang tangan Lay lalu berkata. "Lay sudah aman sekarang,nenek sihir itu sudah pergi"
Hyoyeon,Tiffany dan Jessica tertawa terbahak-bahak karena Suho menyebut Sooyoung dengan panggilan nenek sihir. Sedangkan Lay hanya menatap Suho dengan pandangan tidak mengerti.
"Kau memanggil noona dengan panggilan nenek sihir hmm"ucap Sooyoung sambil berkacak pinggang.
"Huwaaa~ nenek sihirnya kembali~ lari~"teriak Suho yang langsung menarik tangan Lay agar lari bersama dirinya.
Sooyoung memakai taplak meja yang tergeletak sebagai penutup kepalanya lalu mengejar dua bocah itu. "Tunggu kalian~"
Grep...
Sooyoung berhasil menangkap tangan Lay,melihat Lay tertangkap oleh Sooyoung secara tidak sengaja Suho menggunakan kekuatannya untuk menyelamatkan Lay.
Byur...
Sooyoung basah kuyup karena Suho menyiramnya dengan air. Para bayi dan pengasuh yang lain terdiam melihat hal itu,namun sedetik kemudian mereka tertawa terbahak-bahak.
"Aigo~ kau sial sekali hari ini"ujar Tiffany sambil menahan tawanya.
"No-noona mianhe~"cicit Suho pelan,rupanya ia takut kalau Sooyoung marah padanya.
Alih-alih marah,Sooyoung justru menggelitiki tubuh Suho membuat bocah itu tertawa kegelian.
"Bocah nakal hmm berani nya memanggil ku nenek sihir lalu menyiram ku dengan air eoh?"
"Kyaaa...hihi mianhe noona"ucap Suho kegelian.
...
Ruangan bermain kini sudah penuh dengan hiasan pita warna-warni dan balon. 2 buah meja besar diletakkan ditengah ruangan. Meja itu berisi penuh dengan cemilan dan beberapa gelas jus apel serta jus jeruk. Diantara dua meja besar itu ada sebuah meja kecil yang diatasnya terdapat sebuah kue ulang tahun untuk Suho.
Seperti biasa,para pengasuh membantu para bayi untuk membersihkan tangan mereka sebelum mereka mulai menyantap semua makanan yang ada diatas meja.
"Minnie~ jangan beku kan airnya"teriak Sooyoung yang sedang membantu Tao mencuci tangan.
Xiumin yang sedang menunggu giliran untuk mencuci tangan, membekukan air yang mengalir lewat keran,beruntung Sooyoung sudah menarik tangan Tao terlebih dahulu jika tidak,mungkin tangan Tao juga akan membeku.
Brush...
Keran tempat Kyungsoo mencuci tangannya tiba-tiba saja mengeluarkan air yang sangat deras. Rupanya keran itu terlalu kencang dipegang oleh Kyungsoo,meskipun bertubuh mungil sepertinya kita tahu sebenarnya kekuatan Kyungsoo sangatlah besar.
Jessica buru-buru menyelamatkan Kyungsoo sebelum bocah bermata besar itu basah kuyup oleh semburan air. Dibantu Suho,Tiffany mengembalikan keran air itu seperti semula. Hyoyeon menyeka keringatnya setelah berhasil mendampingi ke 12 bocah itu mencuci tangan mereka. Jika saja mereka bayi normal,itu bukan masalah. Tapi ini 12 bayi dengan kekuatannya masing-masing. Ia bersyukur sampai saat ini Tao tidak menggunakan kekuatannya untuk menghentikan waktu.
Menurut buku yang ia baca,yang kau rasakan saat waktu berhenti adalah rasa mual yang sangat luar biasa dan Hyoyeon yakin semuanya tidak mau merasakan rasa mual itu meskipun hanya untuk beberapa detik.
Suho sudah berdiri dengan tenang disamping kue ulang tahunnya,disisi kanan dan kirinya ada Hyoyeon dan Sooyoung yang mendampingi. Tiffany dan Jessica bertugas menjaga sisa bayi yang lain.
"Saengil Chukha Hamnida Saengil Chukha Hamnida Saranghaneun uri Suho Saengil Chukha Hamnida"
Mereka semua menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Suho dengan kompak. Baekhyun dan Chanyeol bahkan sangat antusias saat menyanyikannya. Mereka berdua bertepuk tangan heboh.
Fiuh~
Suho meniup lilin diatas kue ulang tahunnya yang berjumlah 3 buah. Hyoyeon membantu Suho untuk memotong kue ulang tahunnya.
"Nah karena disini tidak appa dan umma mu,kau boleh berikan potongan kue pertama ini untuk orang yang paling kau sayangi"ucap Hyoyeon.
Suho mengedarkan pandangannya pada teman-temannya. Tao menatap kue yang berada ditangan Suho,rupanya bocah panda itu sudah ingin mencicipi kue ulang tahun yang terlihat sangat menggiurkan. Ia berjalan mendekati kerumunan teman-temannya.
"Ini untuk Lay~"ucap Suho sambil menyerahkan potongan pertama kue ulang tahunnya.
Lay menerima kue yang Suho berikan lalu tersenyum manis. "Gomawo~"
Chup~
Jessica dan Tiffany menjerit heboh saat Lay mencium kedua pipi Suho.
...
Para bayi kini sedang menikmati cemilan yang sudah disediakan. Kris dengan senang hati membagi cemilannya untuk Tao,menatap kue ulang tahun Suho yang baru terpotong sebagian. Bocah panda itu berjalan mendekati meja tempat kue ulang tahun Suho. Dengan sedikit berjinjit,Tao coba meraih kue ulang tahun itu. Namun saat,Tao terlalu kencang memegang ujung taplak mejanya,taplak meja yang tertarik oleh tangan Tao tidak sengaja pula menarik kue ulang tahunnya.
Brugh...
Tao menatap kue ulang tahun yang kini tergeletak menggenaskan. Suasana yang tadi sedikit berisik kini jadi hening. Tao memperhatikan teman-temannya yang kini tengah menatapnya. Bibir mungilnya bergetar dan genangan air mata mulai menggenang. Sebelum Tao menangis,Suho dan Lay segera membujuk Tao agar tidak menangis.
"Gwenchana~ nanti Suho hyung bisa minta umma untuk buatkan kue lagi"ucap Suho.
"Apa Tao mau kue ini?'tawar Lay yang ikut membujuk Tao.
"Hiks~ kuenya~"isak Tao.
Pluk...
Kris dengan jahil mencolekkan krim kue itu pada wajah Tao.
"Gege~ kenapa wajah Tao diberi krim kue?"tanya Tao polos.
"Agar Tao tambah manis~"sahut Kris.
Slurp...
Kris menjilat pipi Tao yang terkena krim kue perbuatannya.
"Hihi...gege~ geli"
Suho dan Lay menatap kedua bocah itu,sesaat mereka berpandanga lalu melakukan apa yang Kris lakukan pada Tao. Mereka berdua saling mencolekkan kirm kue itu pada wajah masing-masing.
Tidak mau ketinggalan dengan Kristao dan Sulay,para bayi yang lain pun melakukan hal yang sama. Kyungsoo bahkan sudah membuat semua wajah Kai penuh dengan krim kue. Tak beda jauh dengan Kai dan Kyungsoo,Sehun dan Luhan membuat potongan-potongan kue kecil itu melayang lalu sengaja mendarat diatas rambut Chen dan Xiumin, Xiumin menatap sebal Sehun dan Luhan. Ia membuat salju kecil hanya disekitar Sehun dan Luhan membuat keduanya berlarian.
Chanyeol dan Baekhyun yang tadinya tidak berminat bermain dengan kue-kue itu kini sibuk melemparkan kue kering yang ada diatas meja ke segala arah.
Wajah Suho dan Lay kini sudah belepotan dengan krim kue berwarna-warni. Keduanya nampak tertawa bersama.
"Ugh~ lengket"ujar Lay memegangi wajahnya yang sudah penuh krim kue.
Jari-jari tangan Lay pun sudah kotor dengan krim kue,sebelum Lay membersihkan krim kue itu,Suho buru-buru menarik tangan Lay lalu menjilat bekas krimnya.
"Suhooo~ geli~"ucap Lay saat Suho membersihkan sela-sela jarinya.
Chup~
Kini Suho menciumi seluruh wajah Lay.
"Ugh~ Geli~ Suhooo~"
Cup~
Sebagai penutup,Suho mencium bibir Lay.
"Manis~"ucap Suho sambil tersenyum.
"Astaga~ apa yang terjadi disini?"teriak Jessica melihat keadaan ruang bermain itu yang sangat berantakan dan tak lupa para bayi yang sudah belepotan krim kue.
Tbc-
#HappySuhoDay #HappyHolangKayaDay #HappyYixingHusbandDay
#HappyPapihAuthorDay -_-
Selamat ulang tahun suami nya Zhang Yixing,semoga jadi suami yang setia sama mamih doank ._.
Semoga tambah tinggi yaa papih junma:3 /Dipecat jadi anak/
Endingnya kok si papih mesum banget yah keliatannya -_-
-Yang tanya kapan mereka dewasa?entahlah author juga bingung kapan mereka bakal dewasa :3
-Thor publish perultah member yah?iya^^ kalau jarak ultah mereka cukup jauh nanti author tetep post kok kalo ada ide sih :3
-Sulay nya banyakin donk?chapter ini semoga puas ya sama sulay momentnya :*
-Hyoyeon unni masa gak disebut?mianhe TT_TT resiko FF banyak cast ya gini pasti ada yang jarang muncul,dichapter ini Hyo unnie muncul terus kok ^^
-cerita selanjutnya apa?tunggu ada ide ya^^
Kayaknya ada yang minta special kaisoo?apa author salah liat?FF ini emang pertama publish setelah ultah Kaisoo,jadi mungkin author akan buat chapter spesial Kaisoo ^^
Typo dan kesalahan lain harap dimaklumi *bow*
Semoga suka juga dengan chapter ini ^^
Big thanks to:
YunJaeee Shipper DeerIAM MingKyuMingKyu PURPLE-KIMPLE younlaycoius88 Brigitta Bukan Brigittiw ChenMinDongsaeng14 Aulchan12 sycarp nur991fah Maple fujoshi2309 Guest babogacha Ying Mei Kim sehun yeoja kkk Farrelin Kim
/Tepar/
Jangan lupa ripiu ya :*
/Ngilang bareng mamih Zhang/
/Dibuang ke laut/
