DISCLAIMER: Ojamajo Doremi © Toei Animation, 1999-2004. Ojamajo Doremi 16, Ojamajo Doremi 16 Naive & Ojamajo Doremi 16 Turning Point (light novel) © Kodansha, 2011-2012. Tidak ada keuntungan komersial sepeserpun yang saya dapatkan dari fic ini, dan semua lagu yang judulnya tercantum dalam fic ini juga bukan punya saya.

Catatan Author: Waktunya saya mengupdate lagi!

Ehm, mungkin chapter 12 ini akan jadi salah satu chapter terpendek di fic ini, dan kalau mau tahu alasannya, langsung baca saja ceritanya, ya? ^^

.

Intro: Kelima personil MAHO-Do sedang berdiri berhadap-hadapan dengan keempat personil FLAT 4. Ada kekecewaan yang terlihat dari wajah para gadis, kecuali Momoko yang ekspresinya terlihat sangat kebingungan.

"Kenapa kau tega melakukan hal seperti ini lagi, Akatsuki-kun?" tanya Doremi.

"Fujio-kun, hitoi!" seru Hazuki, "Sampai sekarang, kau masih saja mencoba untuk memperdayaku? !"

"Leon-kun…" geram Aiko dengan marah, "Kau sadar kan, kalau kau telah melakukan kecurangan lagi?"

"Mungkin kau bisa mengatakan kata-kata indah itu, Tooru-kun," ujar Onpu, "Tapi tetap saja, kau tidak bisa mengaplikasikannya dengan benar! Kau dan teman-temanmu terus saja mencoba memperdaya kami!"

Fujio, Leon, Akatsuki dan Tooru hanya bisa tertunduk, terlihat sangat menyesal atas kesalahan yang lagi-lagi mereka perbuat.

"Selain itu, ada satu hal yang sangat kami tidak mengerti tentang apa yang kalian lakukan kali ini," ujar Doremi, masih dengan nada kecewa.

"Eh?" keempat personil FLAT 4 mengangkat kepala mereka. Dengan bingung mereka bertanya, "Apa itu?"

Doremi, Hazuki, Aiko dan Onpu lalu berseru secara bersamaan sambil menunjuk kearah Momoko, "Kenapa kalian juga melibatkan Momo-chan dalam hal ini? !"

"Eeeh? !" seru Momoko, tidak mengerti, "Chotto, minna! Aku bahkan tidak mengerti apa yang terjadi pada kalian sekarang!"

.

(Opening Song 'Ojamajo Girlband': 'Egao no Mirai he' by MAHO-Do – Original Version by Yuki Matsuura)


Ojamajo Girlband

.

The Storyline


"Jadi sekarang, apa yang harus kita lakukan dengan ini?" tanya Doremi saat ia, bersama dengan personil MAHO-Do lainnya juga FLAT 4, Kotake dan Masaru sedang berada di sebuah ruang pertemuan di kantor manajemen, setelah mereka bertemu dengan sang manajer. Kedua tangannya memegang sebuah file berisi storyline dari dorama yang akan mereka bintangi, "Manajer-san bilang, kita bisa mengubahnya sedikit, tapi aku benar-benar tidak tahu bagian mana yang harus kita ubah."

"Kurasa, kita harus membacanya dulu dengan cermat," jawab Hazuki, "Doremi-chan, aku boleh melihat storyline yang kauterima kan?"

"Boleh saja, Hazuki-chan. Ini," Doremi lalu memberikan storyline yang digenggamnya kepada Hazuki. Sang gadis berkacamata langsung membuka file yang diterimanya, bersiap untuk membacanya dan menelaah apa yang tertulis disana satu persatu.

Manajer mereka memang sudah memberitahu mereka tentang inti cerita dari dorama tersebut, juga sifat-sifat dari karakter yang akan mereka mainkan, tapi mereka masih belum menemukan sesuatu yang harus diubah dari apa yang dijelaskan oleh sang manajer. Hal itu jugalah yang membuat mereka berkumpul di ruang pertemuan tersebut: untuk merundingkan apa yang harus diubah dari storyline yang mereka dapatkan.

Hazuki mulai membaca storyline yang dimaksud, "Harukaze Doremi, Fujiwara Hazuki, Senoo Aiko, Segawa Onpu dan Asuka Momoko adalah kelima orang sahabat yang tergabung dalam sebuah girlband yang terkenal bernama MAHO-Do. Kelimanya bersekolah di Misora Art School, sebuah sekolah musik terkenal di kota Misora. Mereka menjalani kehidupan yang sangat bahagia, meskipun semua itu harus mereka dapatkan dengan susah payah, sampai pada suatu ketika, sekelompok anak muda mengubah segalanya…"

"Kurasa… sejauh ini, ceritanya masih oke buatku," ujar Doremi setelah Hazuki selesai membaca pendahuluan dari storyline tersebut, "Bagaimana menurut kalian?"

"Kami juga merasa bahwa bagian yang pertama itu baik-baik saja," sahut Aiko, "Hazuki-chan, kelihatannya, kau harus melanjutkan apa yang kaubaca."

"Baiklah," Hazuki kemudian meneruskan apa yang dibacanya, "Kashikoi Fujio, Sokuryoku Leon, Shidoosha Akatsuki dan Kounna Tooru… berniat untuk menjatuhkan reputasi mereka dengan cara yang sangat kotor: menghancurkan perasaan dan masa depan mereka sekaligus! Tapi kemudian, keempat pemuda itu menyadari kesalahan yang mereka perbuat, dan… hal yang membuat mereka sadar adalah cinta…"

"Stop!" perintah Onpu tiba-tiba, "Hazuki-chan, maksudmu… dalam cerita ini, semua anggota FLAT 4 akhirnya benar-benar mencintai kita?"

"Memang itu kenyataannya, Onpu-chan," jawab seseorang, tapi ia bukan Hazuki, melainkan Tooru, "Sekarang, kami benar-benar mencintai kalian."

"Tooru-kun, pertanyaan itu tidak kuajukan kepadamu, tapi kepada Hazuki-chan," ralat Onpu, "Jadi, Hazuki-chan, apa di akhir dorama ini, semua dari anggota FLAT 4 dan empat orang dari kita akan menjadi pasangan kekasih?"

"Kelihatannya begitu," jawab Hazuki, "Di bagian paling akhir tertulis, 'Sebuah cerita tentang pengkhianatan yang berakhir dengan bahagia diantara satu girlband dengan satu boyband'."

"Kurasa, aku tahu bagian mana dari cerita ini yang harus diubah," Onpu mulai mengutarakan pendapatnya, "Terutama, di bagian terakhir."

"Onpu-chan, jangan bilang kalau kau tidak ingin menjadi pacarku di akhir cerita dorama itu…" sahut Tooru, sedikit histeris, "Kau harus tahu kalau aku masih mencintaimu."

"Bukan tentang kita, Tooru-kun," Onpu kembali meralat ucapannya, "Tidak jadi masalah kalau dalam cerita itu, pada akhirnya kita berpasangan, walaupun aku tidak menyukainya, kalau aku boleh jujur."

"Hei!"

"Jadi, apa maksudmu, Onpu-chan?" tanya Doremi, "Apalagi yang harus diubah dari akhir cerita dorama ini?"

"Hanya satu hal: kau dan Hazuki-chan tidak boleh mengakhirinya dengan menjadi pasangan dari Akatsuki-kun dan Fujio-kun," jawab Onpu singkat, "Dengan kata lain, Kotake-kun dan Yada-kun juga harus bermain dalam dorama ini."

"Ngg… kau serius berkata begitu, Segawa?" tanya Kotake, "Kurasa, aku kurang mahir dalam berakting."

"Aku juga sedikit keberatan dengan usulmu, Onpu-chan," sahut Doremi, "Maksudku, bukannya kau pernah bilang kalau dalam berakting, kita tidak bisa mengatur semuanya sendiri. Jangan mengubah storyline terlalu banyak."

"Kau mau kalau nanti ada anggapan bahwa yang terjadi pada kita di bagian 'menghancurkan perasaan dan masa depan mereka sekaligus' benar-benar terjadi? Doremi-chan, kalau anggapan itu benar-benar muncul, bisa-bisa hubungan pertunangan antara kau dan Kotake-kun, juga antara Hazuki-chan dan Yada-kun bisa berakhir hanya gara-gara dorama ini," Onpu mengutarakan alasannya, "Baik, aku memang pernah bilang kalau kita harus profesional dan mengikuti semua yang tertulis di storyline, tapi bukan berarti kita harus mengorbankan hubungan pertunangan kalian masing-masing. Belum lagi, disana ada adegan yang… baiklah, aku tidak bisa membayangkannya, tapi aku tahu pasti kalau adegan itu berbahaya untuk kita. Tidak hanya untuk MAHO-Do, tapi juga, untuk FLAT 4 sendiri."

"Maksudmu, kau tidak hanya ingin memasukkanku dan Kotake kedalam cerita sebagai pasangan Fujiwara dan Harukaze, melainkan juga sebagai pelindung kalian terhadap adegan itu, benar kan, Segawa?" tebak Masaru tenang.

"Kau benar, Yada-kun. Memang itu maksudku. Menurutku, adegan itu terlalu vulgar untuk dimasukkan kedalam cerita, meskipun pada kenyataannya, kita tidak melakukannya," jelas Onpu, membenarkan perkataan Masaru, "Kita akan mengubah bagian itu menjadi seperti ini: Kashikoi Fujio, Sokuryoku Leon, Shidoosha Akatsuki dan Kounna Tooru… berniat untuk menjatuhkan reputasi mereka dengan cara yang sangat kotor: menghancurkan perasaan dan masa depan mereka sekaligus! Kenyataannya, mereka tidak berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan, karena ada kekuatan cinta yang melindungi gadis-gadis itu dan menghentikan niat jahat keempat pemuda itu."

"Bukankah itu kedengarannya sama saja, Onpu-chan?" tanya Tooru, "Kekuatan cinta yang kaumaksud berasal dari dalam hati kami kan?"

"Kau tidak sepenuhnya benar dalam hal ini, Tooru-kun," Onpu menggelengkan kepalanya, "Setidaknya, kau benar kalau yang kaumaksud adalah tentang kau dan aku, atau tentang Leon-kun dan Ai-chan, tapi tidak dengan Akatsuki-kun dan Doremi-chan, ataupun tentang Fujio-kun dan Hazuki-chan. Bagi mereka, kekuatan cinta yang kumaksud bukan berasal dari dalam hati Akatsuki-kun dan Fujio-kun, melainkan berasal dari dalam hati Kotake-kun dan Yada-kun."

"Kotake-kun dan Yada-kun tidak akan hanya mencegah Akatsuki-kun dan Fujio-kun berbuat yang macam-macam terhadap Doremi-chan dan Hazuki-chan. Mereka juga akan mencegah kau dan Leon-kun untuk melakukan hal yang sama terhadapku dan Ai-chan, dan saat itu juga, apa yang mereka lakukan membuatmu dan Leon-kun sadar tentang perasaan cinta kalian," lanjut Onpu, "Intinya, semua perubahan itu akan berpengaruh terhadap apa yang akan terjadi di akhir ceritanya."

"Kurasa, aku setuju dengan pendapatmu, Onpu-chan," ujar Aiko, "Aku juga setuju dengan perubahan yang kaujelaskan tadi."

"Tapi, Segawa, bagaimana dengan kemampuan aktingku dan Yada yang masih belum bisa dibanggakan?" tanya Kotake.

"Itu masih bisa diatur," jawab Onpu dengan tenang, "Malam ini, kalian semua harus menginap di rumahku. Kita harus latihan akting untuk besok."

"Eh? !" seru yang lainnya.

"Ya, mau bagaimana lagi? Lagipula, syuting akan dimulai besok. Kita harus persiapkan semuanya, termasuk sedikit perubahan yang akan kita lakukan dalam skenario ini," sahut sang gadis berambut ungu sambil menunjukkan sebuah file berisikan skenario yang harus mereka hafalkan besok yang digenggamnya, "Bagaimana? Kalian semua setuju kan?"

"Baiklah…" sahut yang lain pada akhirnya.

.

(Ending Song 'Ojamajo Girlband': 'Zutto Friend' by MAHO-Do – Original Version by Nakatsukasa Masami)


Catatan Author: Yah, setidaknya kali ini, saya tidak lupa mencantumkan credit endingnya (baru sadar kalau credit ending ini sempat lupa dicantumkan di beberapa chapter sebelum chapter 12 ini). Mudah-mudahan sih, di chapter selanjutnya, saya nggak akan lupa lagi…

Chapter depan tidak akan menceritakan tentang syuting dorama televisi MAHO-Do – FLAT 4, melainkan akan bercerita tentang sesuatu yang spesial di akhir musim panas (cerita dorama yang saya buat untuk fic ini akan diceritakan di fic terbaru saya nantinya, dan di fic ini hanya akan diceritakan spoilernya saja). Kalau readers mau tahu apa yang spesial di chapter 13 nanti, just looking forward to the chapter, okay? ;)