Yo mina, Rikudou balik lagi dengan capter baru. Oke Rikudou minta maaf atas lama updatenya. Well ada banyak urusan. Tapi mulai sekarang Rikudou akan tetap mengupdate capter terbarunya-ttebayo.
Oke.
Namikaze Rikuto : siapa sekirei keempat ?
= masih rahasia. Sabar
Nanaleon099 : sekirei terkuat pasti Miya dan Karasuba
= disini cerita ini Sekirei terkuat adalah Lima pertama dan No. 8
Fikri. = makasi atas sarannya.
Zauza09 : apa kemampuan Naruto hanya Hiraishin
= ya. Disini Naruto hanya manusia biasa yang diberi anugrah
Oke saya kira itu yang perlu dijawab. Dan untuk reviewer yang lainnya. Rikudou ucapkan banyak terima kasih. ARIGATO.
Naruto the ashikabi
By rikudou aziez sama
Declaimer: naruto dan sekirei bukan milik saya
Warn: crosover, gaje, typo bertebaran, OOC dll.
Mind to RnR
Naruto x harem
Minato x harem
Begin
Sebelumnya : "jika kau ingin Ashikabi itu sembuh, kau mengetahui apa yang harus kau lakukan.". dengan itu, Higa langsung pergi dari hadapan Minato.
Capter 12
Izumo Inn, sebuah penginapan bergaya jepang tradisional, yang setiap pagi biasanya ribut, kini sepi senyap, setengah dari penghuninya pergi pagi-pagi sekali menuju gedung MBI untuk melakukan misi tertentu.
Hari ini adalah hari yang besar bagi para Ashikabi dan sekirei. Hari ini, hari dimana salah satu dari Ashikabi utara akan menerobos menara MBI yang dijaga oleh Choubatsu Butai. Dan bantuan dari Ashikabi selatan, Hayato Mikogami.
Berita Ashikabi utara akan menyerang MBI sudah tersebar luas kepelosok kota. Tentu saja hal ini menarik perhatian dari tiga Ashikabi penguasa. Higa Izumi beserta asistennya dari barat, Hayato Mikogami dari selatan, dan Nishi Sanada dari timur. Tidak hanya itu, para Ashikabi lain juga tertarik dan mereka semua mulai mendekati areal gedung MBI. Mereka semua tertarik bukan tanpa alasan. Tentu saja, presiden MBI, Minaka Hiroto sudah menyebarluaskan pesan yang berisi event berhadiah yang sangat menggiurkan.
Izumo Inn
Naruto duduk di depan balkon penginapan sambil sibuk mengikat tali sepatunya. Naruto memakai atasan T-shirt berwarna merah gelap dan jaket biru bertengger dengan nyaman di bahu kanannya. Sedangkan untuk bawahan, ia memakai cargo pants berwarna gelap.
"kau mau kemana, Naruto ?". tanya Miya dengan nada serius tanpa menambah sufiks 'kun'.
"bukannya sudah jelas, tentu saja menyusul si bodoh itu". Jawab Naruto. Kemudian berbalik menatap Miya.
"dan kalia... n". Naruto langsung menatap terkejut kearah Miya. Disana bukan hanya Miya saja yang berdiri, melainkan seluruh Sekireinya. Yang membuat Naruto lebih terkejut lagi adalah pakaian yang Miya dan Uzume kenakan. Miya mengenakan seragamnya saat Ia masih menjadi choubatsu Butai no Taicho, ketua disiplin squad, dengan Totsuga no tsurugi di tangan kirinya.
Ya, Miya mendapatkan kembali katana originalnya dua hari setelah Karasuba bergabung dengan Naruto.
Flashback
Dua hari berlalu setelah moment dimana sang Kuroi Sekirei mendapatkan sayapnya. Dan sekarang sekirei no. 4 berada di depan pintu masuk Izumo inn. Di genggamannya sebuah katana bertengger dengan manisnya.
Menarik nafas panjang, Karasuba langsung membuka pintu dan langsung memasukinya. Didalam, ia menemukan Uzume dan Naruto sedang duduk di depan sebuah meja dengan Miya.
"Miya..". ucap Karasuba sambil melemparkan katana yang berada di genggamannya ke Miya.
Miya langsung menangkap katana tersebut. "i- ini kan..". Miya langsung menatap Karasuba.
"ya. Itu adalah Totsuga no tsurugi, aku mengambilnya saat kau membuangnya dan menyimpannya.". jelas Karasuba. "dan sekarang aku mengembalikannya. Kelak kau pasti membutuhkannya. Selain itu, anggap saja itu adalah tanda permintaan maafku,... Nee-san". Lanjut Karasuba dengan senyum tulus yang sangat jarang terlihat di wajahnya.
Tidak bisa menahannya lagi, Miya langsung mendekati dan memeluk Karasuba, Imouto-nya.
Sementara itu, Uzume dan Naruto hanya tersenyum melihat adegan di depannya.
"Kara-chan. Ada yang ingin aku berikan". Ucap Naruto yang sudah dalam posisi berdiri dan mendekati Karasuba.
Karasuba menatsp Naruto dengan tatapan bingung dan tertarik.
"tutup matamu !". perintah Naruto.
Karasuba menaikkan satu alisnya dan melihat kearah Miya. Tapi Miya hanya mengangguk. Karasuba pun langsung menutup matanya.
Melihat Karasuba menutup matanya, Naruto langsung mengambil kalung kristal berwarna merah peninggalan Yomi dan memasangkannya di leher Karasuba, kemudian mencium keningnya.
Mata karasuba langsung terbuka lebar, untuk pertama kalinya ia merasakan yang namanya ketenangan, kedamaian, kasih sayang, aman dan yang terpenting Cinta.
Tanpa membuang-buang waktu, Karasuba langsung mencium Naruto dengan penuh cinta, kasih sayang dan nafsu. Sehingga sayapnya yang berwarna hitam muncul di punggungnya.
"Ashikabi-sama". bisik Karasuba.
Flashback end
Sedangkan Uzume, yang naruto tidak bisa mengerti alasannya, ia juga mengenakan seragam Choubatsu butai sama seperti dua Sekirei lainnya, meskipun tampak jelas diwajahnya ekspresi tidak nyaman.
"o...ooii. kalian mau kemana ?". tanya Naruto
"bukannya sudah jelas. ". jawab Miya
"Kami akan menemanimu, Naru-kun". Ucap Uzume.
"h-hei. Kalia...". ucapan Naruto langsung terhenti di tenggorokannya saat melihat topeng hannyo mulai bermunculan.
"terserah kalian saja.". ucap Naruto pasrah.
mereka pun langsung berangkat menyusul Minato dan yang lainnya.
With Minato and co
Dari ketinggian, terlihat empat orang remaja berjalan di jalan kota yang entah mengapa begitu sepi, ya mereka adalah Minato dan tiga Sekirenya, no.4, no.9 dan no. 88.
"ini aneh. ?. kenapa jam segini belum juga ada orang ?". ucap Minato sambil melihat kekiri dan kekanan.
"stop !". ucap tiba-tiba Kazehana yang berada di depan Minato
Mereka berempat langsung berhenti di tengah persimpangan.
"kita terkepung !". ucap Tsukiumi sambil melihat puluhan Ashikabi beserta sekirei mereka mengepung.
"Ooo. Jadi ini Ashikabi yang nekat itu". Ucap salah satu Ashikabi yang berkulit coklat.
"kita hanya perlu membunuh mereka. dan kita tidak akan terpisahkan.". lanjut sekireinya.
Melihat situasi semakin memburuk, para Sekirei Minato langsung masuk mode bertarung.
"apa kita akan membunuh mereka ?". tanya Tsukiumi.
"Jangan !.". perintah Minato. "mereka sebenarnya tidak ingin bertarung. Tapi mereka tidak punya pilihan lain. Jika mereka ingin tetap bersama maka mereka harus bertarung.". lanjut Minato.
"lalu apa yang harus kita lakukan ?". tanya Kazehana
"lebih baik kita harus segera menuju Gedung MBI. Itu yang terpenting sekarang". Jawab Minato.
"tapi bagaimana caranya kita keluar dari sini ?". tanya Tsukiumi.
*Slaasssh*.
Belum sempat Minato menjawab, sebuah gelombang magnetik langsung memecah formasi para Ashikabi yang mengepung Minato. Beruntung tidak ada yang terkena serangan tersebut. Tapi tidak untuk sebuah mobil yang berada di pinggir jalan, mobil tersebut terbelah menjadi dua bagian
"a-apa itu ?". tanya Tsikiumi tergagap.
"no. 1 datang". Jawab Kazehana. 'jadi pada akhirnya sang Sekirei no Hime-sama turun tangan'. Pikir Kazehana sambil tersenyum
"ma-maksudmu ...". tergagap Tsukiumi
"ya, Naruto-kun datang". Jawab Kazehana lagi.
Sesaat setelah Kazehana menyelesaikan ucapannya, empat orang muncul dengan kilatan.
"yo dobe.". sapa Naruto
"Naruto !". ucap Minato terkejut. "kenapa kau ada disini ?". tanyanya.
"dasar dobe". Gumam Naruto. "tentu saja membantumu !". jawab Naruto
Mendengar jawaban Naruto, Minato hanya mengangguk paham
"Minato, disini serahkan saja padaku, kau harus menemukan si Minaka-teme itu !". perintah Naruto
"apa kau yakin ?". tanya Minato
"jangan remehkan kami ningen". Jawab Karasuba
Minato segera mengangguk dan langsung mengajak sekireinya menuju gedung MBI
.
"siapa kau, pahlawan kesiangan ?". tanya salah satu Ashikabi.
"gyahahahah". Gelak tawa langsung menggema. Sedangkan Naruto hanya berekspresi datar.
"dengarkan baik-baik. Aku Naruto Sahashi. Salah satu Ashikabi utara. Senkou no Ashikabi". Ucap Naruto.
"...". suara gelak tawa tadi langsung berubah menjadi sunyi, yang membuat Naruto menyeringai
"ladies. Perkenalkan diri kalian !". ucap Naruto.
Miya berjalan mendekati Naruto. "no. 1 Miya Sahashi. Queen of Sekirei. Choubatsu Butai no Taicho generasi pertama". Ucap Miya memperkenalkan diri.
Karasuba kemudian berjalan mendekati Naruto dan Miya. "no.4. Karasuba. Kuroi Sekirei. Choubatsu Butai no Taicho generasi ketiga.". karasuba memperkenalkan diri.
Dan terakhir Uzume. "no. .Sekirei selendang". Ucap Uzume.
Setelah sesi perkenalan diri tersebut semua Ashikabi yang tadinya tertawa meremehkan langsung jawsdrop. Ternganga dan rasa takut mulai menghapiri mereka.
"se-senkou no Ashikabi. Ja-jangan bercanda !". teriak salah satu Ashikabi yang menyampingkan rasa takutnya. "itu semua pasti hanya ...".
*Buaakh*. "gahhh"
Ucapan Ashikabi tersebut langsung terhenti karna kepalan tangan Naruto menghantam wajahnya.
Melihat adegan didepan mereka, rasa takut para Ashikabi lainnya mulai membesar.
"hum. He-hei. Dia hanya memiliki tiga sekirei. Jika kita bersama jumalah kita jauh lebih banyak darinya. Jadi kita masih bisa menang". Ucap Ashikabi 2 berusaha menyemangati.
Dan sepertinya dengan dorongan yang sedikit itu, Ashikabi yang lain mulai menemukan keberanian mereka walaupun keraguan mereka masih melambung tinggi.
Melihat para lawannya mulai menemukan keberanian mereka, Naruto menginstruksikan Sekirenya untuk bersiap.
"apa kita boleh membunuh mereka ?". tanya Karasuba.
Naruto menggeleng. "tidak, jangan bunuh mereka !". perintah Naruto.
"sayang sekali. Tapi setidaknya aku bisa menyiksa mereka". ucap Karasuba disertai seringaian.
.
Beberapa menit selanjutnya. Pertempuran yang berat sebelah dari segi kuantitasnya tapi jauh lebih unggul dari segi kualitasnya dimulai.
With Minato
Minato dan tiga Sekireinya berlari menaiki tangga yang sangat panjang menuju lantai puncak dimana Minaka sang GM berada.
'Chiho-san, bertahanlah. Kami pasti akan menyelamatkanmu !'. pikir Minato.
"Mina, kita harus cepat. Matsu-san dan yang lainnya pasti sudah berada di posisi mereka". ucap Minato.
"hai". Jawab Para Sekireinya.
Betapa salahnya Minato. Ditempat Matsu dan yang lainnya, mereka sedang berhadapan dengan Ashikabi selatan beserta tiga Sekirei yang bersamanya.
No. 6 Homura, no. 2 Matsu dan no. 108 Kuusano melawan no. 5 Mutsu, Haiki Number, Akitsu dan no. 65 taki. Sekirei utara melawan Sekirei selatan.
"ayo kita habisi mereka dan koleksi hadiah yang langka". Ucap Mikogami
Akitsu langsung melompat menuju musuhnya, begitu juga dengan Homura.
Taki langsung berlari menyerang Matsu dan Kuusano dengan mengeluarkan kabut yang tebal.
"kiri (kabut) !". ucap Matsu terkejut.
Tiba tiba, dari kabut tebal didepan Matsu, Taki muncul dan hendak menyerang Matsu.
"MAATTEEEE !". teriak Kuusano. Tiba-tiba, pohon-pohon langsung keluar dari tanah dan menghalangi Taki.
"Matsu, sekarang !". teriak Homura.
Matsu mengangguk dan langsung berlari membawa Kuusano menuju pintu masuk ke ruang server utama MBI.
*tap*. Tiba-tiba no. 5 Mutsu mendarat didepannya.
"kita bertemu lagi no. 2". Sapa Mutsu
"begitu juga denganmu, 05". Balas Matsu. Dan langsung melempar peledak kearah Mutsu.
Mutsu langsung melompat menghindari peledak tersebut.
*BOOM*
Memanfaatkan kesempatan, Matsu langsung membawa Kuusano menuju dalam ruang server tersebut.
.
Melihat Matsu berhasil memasuki ruang server, Homura langsung menatap kedua lawannya. 'aku harus cepat, no.5 mengejar Matsu. Dan aku tidak yakin Matsu bisa melawannya.', pikir Homura.
Homura langsung mengeluarkan dua bola api di kedua tangannya. Tapi bola api tersebut langsung menghilang.
"Nanii !". ucap Homura terkejut. Homura langsung mendeathglare kedua lawannya.
Semenara itu, Taki hanya tersenyum, sementara Akitsu dengan ekspresi datarnya.
"kabut dengan butiran es, sungguh mengagumkan". Ucap Taki senang.
Perlahan tapi pasti, tubuh Homura mulai membeku. Dari kedua tangannya merambat menuju seleruh tubuhnya. Dan akhirnya Homura terjatuh karna sebagian besar tubuhnya sudah membeku.
With Naruto
*Buaakh*. Naruto langsung menghantam wajah Ashikabi di depannya dengan sepenuh hati hingga lawannya terlempar kebelakang.
"Hyaaaaa".
Mata Naruto langsung melebar, Salah satu Ashikabi yang membawa pemukul hendak menghantam kepala Naruto dengan tiba-tiba.
Tapi sebelum pemukul tersebut mengenai Naruto, Naruto langsung menghilang dengan kemampuan yang dianugrahkan kepadanya.
Naruto muncul dengan secepat kilat di belakang penyerangnya. Belum sempat bereaksi, Ashikabi malang tersebut langsung jatuh tersungkur.
"itu yang terakhir ". ucap Naruto.
Naruto dengan santai berjalan menuju gerbang gedung MBI, terlihat diwajahnya ada nenerapa luka memar terkena pukulan beberapa Ashikabi yang beruntung bisa memukulnya.
Beberapa detik kemudian, para Sekireinya mengikutinya meninggalkan lawan mereka yang sudah terluka disana dan disini.
"Miya !". ucap Naruto yang berhenti di depan pasukan MBI yang menghadang mereka.
Miya perlahan melangkah dan berhenti di depan Naruto dan langsung mengeluarkan Katananya.
*Slasssh- Slaasshh*. *KAABOOM*. Dua kali tebasan, seluruh tank milik pasukan MBI terbelah menjadi dua, begitu juga dengan gerbang gedung MBI, hancur.
"ayo !".
Mereka berempat langsung memasuki areal gedung MBI
"Karasuba, Uzume !, kalian berdua pergi ke tempat ruang server untuk membantu sekirei Minato. Dan Miya kau ikut aku menemui Minaka-teme !". perintah Naruto.
"hai". Merekapun langsung berpencar menuju tujuan masing-masing.
With Kazehana
*braak*. Kazehana menghantam dinding pembatas akibat serangan Benitsubasa.
"angin mu tidak berguna di ruang tertutup". Ucap Benitsubasa
"hooo. Ini menjadi semakin sulit". Ucap Kazehana.
With Matsu
Matsu dan Kusano, bersembunyi di atas pipa yang berada di langit lorong menuju ruang server, dibawah mereka No. 5 Mutsu berserta Ashikabinya, Mikogami.
"ada apa Mutsu ?". tanya Mikogami
"...". Mutsu tidak menjawab pertanyaan Mikogami, melainkan berbalik dan menatap pendatang baru yang berada kekegalapan dibelakang mereka.
"kita bertemu lagi Mutsu". Ucap suara asing tapi familiar.
"suara itu, Karasuba-tan". Ucap Matsu terkejut. 'aku tidak suka suasana di MBI ini, seluruh anggota Choubatsu butai generasi pertama berada di sini ini tidak bagus'. Pikir Matsu.
"sepertinya bagitu, Karasuba". Balas Mutsu sambil melihat Karasuba yang sudah mengeluarkan nodachi-nya.
"menjauhlah, Mikogami !". perintah Mutsu sambil mengeluarkan sword miliknya.
Kedua Sekirei tersebut langsung saling serang.
*traank*. Kedua Sekirei tersebut saling menahan serangan satu sama lain hingga tercipta percikan api dari kedua senjata mereka.
*Traank-trank-trank*. Keduanya terus saling serang dan saling tahan.
*craash*. Akhirnya serangan Karasuba mengenai bahu sebelah kiri Mutsu.
"masih sama seperti dulu, Karasuba". Puji Mutsu
"aku tidak sama seperti dulu, Mutsu". Balas Karasuba
"huh..". Mutsu sedikit terkejut atas ucapan Karasuba. Tapi langsung mengangkat sword-nya untuk menahan tebasan Karasuba.
With Homura
Homura melemparkan bola api-nya ke Taki dan Akitsu. Tapi kedua lawannya langsung melompat, tapi dengan tiba-tiba sebuah selendang langsung mengikat kaki mereka dan langsung menghempaskan mereka ketanah.
*braak* .
"Kyaaaahh". Teriak Taki kesakitan.
"...". sedangkan Akitsu hanya tetap diam.
Melihat lawannya terjatuh, Homura langsung menyerang mereka dengan gelombang api. Tapi Akitsu langsung membuat perisai es untuk melindunginya.
*boom*
Ledakan terjadi di tempat Akitsu dan Taki hingga kepulan asap membumbung tinggi.
"kau datang juga, Uzume". Ucap Homura sambil melihat Uzume. "kenapa pakaianmu seperti itu ?". tanya Homura.
"urusai Kagari. Ini semua gara-gara Miya.". jawab Uzume.
Setelah asap ledakan tersebut menghilang, puluhan pisau es langsung melesat menuju Homura dan Uzume. Tapi dengan cepat, Homura langsung mengangkat kedua tangannya keudara. Dan terciptaah dinding api yang melindungi Homura dan Uzume dari pisau es ciptaan Akitsu.
"oi-oi Kagari, hati-hati dengan apimu, selendangku bisa terbakar !". Protes Uzume
Setelah api milik Homura menghilang, Uzume dan Homura langsung menyerang Akitsu dan Taki.
Melihat lawannya mendekat, Akitsu langsung menyerang dengan element es nya. Tapi sebelum es tersebut mengenai Homura, selendang milik Uzume langsung melilit es tersebut dan mematahkannya.
"sekarang Kagari !". teriak Uzume
Kagari langsung menyerang kedua lawannya dengan element api-nya.
*Booom*
Kedua sekirei milik Mikogami tersebut langsung terlempar akibat ledakan tersebut.
Akitsu sepertinya tidak terluka, hanya saja, setengan pakaiannya terbakar menampilakn dada bagian kanan yang berukuran jumbo dan menantang untuk diremas tersbut.
Sedangkan Taki, keadaannya jauh dari kata baik-baik saja, seluruh pakaiannya sudah hilang hanya menyisakan celana dalammya saja.
"Akitsu kita pergi dari sini !". ucap Taki sambil berdiri yang membuat payudaranya yang besar itu seperti melompat-lompat.
Akitsu hanya mengangguk tanpa mengucapkan sepatah kata. Mereka berdua langsung pergi meninggalkan dua Sekirei utara tersebut.
"kita harus segera mencari Matsu, dia dalam bahaya". Ucap Homura sambil berlari menuju ruang server.
With Naruto
*tap-tap-tap...*. Naruto terus berlari bersama Miya menuju puncak gedung. Hingga mereka berada di lorong yang berujung pada jalan buntu, tapi Naruto mengetahui bahwa itu bukanlah jalan buntu. Miya langsung mengeluarkan katana-nya Dan langsung mengayunkannya.
*slash*. *boom*. Dinding pembatas pembatas tersebut langsung hancur.
With Kazehana
Kazehana sudah mulai kelelahan menghindari serangan Benitsubasa. Serangan anginnya tidak berguna sekarang.
"sudah mulai lelah eh, ?". ucap Benitsubasa.
*Boom*.
Tiba-tiba, dinding yang berada di belakang Kazehana langsung hancur.
Kazehana langsung melihat kebelakang begitu juga juga dengan Benitsubasa .
Setelah asap menghilang, Kazehana langsung tersenyum. Didepannya terlihat Naruto yang berlari berserta Miya.
Tiba-tiba, semua perangkap yang telah disiapkan Minaka langsung non aktif, dinding yang mengurung Kazehana terbuka membuat angin besar langsung merembes masuk dan melempar Benitsubasa.
"waktunya pembalasan pettan-chan ". ucap Kazehana yang dikelilingi oleh anginnya.
Dinding yang menjepit Tsukiumi juga berhenti bergerak dan Tsukiumi akhirnya bisa keluar.
.
"Aaaa- aah Mina-san,". Tiba-tiba suara Matsu menggema di setiap speaker yang ada di gedung Mbi tersebut.
"Mina-tan, aku sudah menguasai gedung Mbi, semua perangkap telah aku hentikan, jadi kalian bisa bergerak sepuasnya". Lanjut suara Matsu.
With Minaka
"haah, Sekirei-Sekireiku memang luar biasa". Ucap Minaka sambil melihat Matsu dan Kusano yang berada di ruang server.
Minakan melangkah menuju tuas yang berada di dinding ruangannya
"bagaiman dengan yang ini ?", ucap Minaka kemudian menurunkan tuasnya.
"Baka, apa yang kau lakukan Minaka !". teriak Takami dari balik pintu ruangan Minaka,
"tenang saja Takami-kun, aku hanya mempercepat penggunaan pemusnah otomatis yang aku buat". Jawab Minaka sambil terkekeh.
..
*KAABOOOMMM*
Akhirnya event baru dari game Sekirei dimulai dari ledakan tersebut terjadi.
To be continued
Haaahhh, akhirnya selesai Rikudou harap kalian menyukai capternya. Dan sekali lagi Rikudou minta maaf atas lama. Dan sorry juga kalo ceritanya jelek dan alur yang terlalu cepat.
Oke silahkan tinggalkan kesan.
Jaa mina
