CHAPER 9

PARTY TIME AND IT STARTS FROM HERE

Suara musik khas pesta terdengar dari salah satu ballroom hotel Arc en Mer. Cahaya blitz kamera paparazzi tidak pernah berhenti menjepret segala momen yang menurut mereka menarik. Wajar saja, malam ini tepat pukul 20.00 KST diadakan peluncuran kosmetik terbaru Brilla yang berlangsung meriah. Banyak nama besar yang menghadiri acara itu. Berarti juga banyak berita yang dapat diperoleh paparazzi.

Baekhyun memperhatikan semuanya dengan puas. Senyum manis tidak pernah lepas dari wajahnya. Ia menyapa orang-orang yang hadir di pestanya sebelum acara puncak peluncuran kosmetik itu dimulai. Ia memang sengaja membuat acara ini semeriah mungkin. Acara hari ini juga sekaligus memperingati hari jadi ke 25 tahun brand Brilla.

15 menit menjelang acara Baekhyun berjalan menuju backstage. Ia melihat TOP, Kris Wu dan Zitao sedang sibuk didandani oleh make-up artist kepercayaannya. Di luar, Jiyong atau yang saat tampil lebih senang disebut G-Dragon menjadi DJ dadakan atas permintaan yang mendadak pula dari Baekhyun. Dan permintaan dadakan Baekhyun tampaknya membawa pengaruh baik bagi orang yang di luar maupun yang di backstage. Terlihat sesekali Kris Wu dan TOP berbincang dan mengenai lagu yang diputar. Sedangkan Zitao, beberapa kali make-up artist yang menanganinya sibuk memperingatkannya untuk tidak bergerak terlalu hyper. Baekhyun tersipu melihatnya, karena demi semua jenis eyeliner yang pernah Baekhyun pakai, Zitao terlihat benar-benar cute saat ini.

Zitao yang merasakan ada mata yang memandangnya intens. Ia langsung membuka sebelah matanya yang sudah selesai dirias dan melihat Baekhyun sedang menatapnya. Sadar Zitao melihatnya balik, Baekhyun langsung menundukkan wajahnya yang memerah.

Suara tirai backstage dibuka, pertanda ada orang lain masuk. Semua orang yang ada di backstage sontak menoleh ke arah dua orang namja manis yang hanya tersenyum kaku karena menyadari kesalahan mereka. Kris yang melihatnya langsung menghampiri dua namja itu dan memeluk namja yang lebih tinggi. Ya, dua namja itu adalah Minseok dan Yixing. Hingga tiba-tiba suara bass TOP menggema,

"Minseokkie.." ujar TOP, kaget dengan kehadiran Minseok.

"S-s-seunghyun hyung?" sapa Minseok ragu.

"Ini benar-benar Seunghyun hyung?"

"Ini aku Min, wae? terkejut melihatku sekurus ini eoh? Kau juga benar-benar kurus sekarang. Aku bahkan bisa memelukmu semudah ini. Dan, apa yang kurasakan? hanya tulang dan kulit saja." ujar TOP sambil memeluk dan membenamkan wajahnya di ceruk leher Minseok.

"Hyung, lengaku berotot tau!" ujar Minseok sambil mempoutkan bibirnya.

"Tidak pernah berubah, eoh? selalu marah jika dibilang seperti itu? Dan lihat bibir itu. Ck, minta ku cium, eoh? pantas saja Jiyong selalu menggodamu."

"Hyuuung... Jiyong hyung dimana? pasti yang jadi DJ? iya kan Baek?"

Baekhyun hanya menganggukkan kepalanya.

Kris menyela, "Semuanya, ini kekasihku Zhang Yixing. Kami pacaran dari SMA. Dan, ia masih tidak mau membawa hubungan kami ke publik. menyebalkan bukan? malah dia yang menyuruhku ikut We Got Married global dan wussh.. image cool ku hancur." ujar Kris.

"Kurasa wajar, fansmu menyeramkan tuan Wu."

"Seperti fansmu tidak saja, tuan Huang."

Sayang perdebatan kecil mereka harus berhenti ketika panitia acara memberikan kode untuk para model agar bersiap-siap karena acara akan dimulai dalam hitungan 5 menit. Akhirnya tiga namja manis yang berada di backstage keluar dan membaur dengan tamu lain.

Yixing memilih untuk mengikuti Minseok, ia tidak kenal dengan orang yang ada di pesta ini. Sedangkan kekasihnya sendiri tidak bersamanya. Ia mengekor Minseok seperti anak ayam. Minseok sendiri ingin menemui adiknya, Jongdae dan Jongin. Mereka berdua menunggu kedatangan kakak tertua mereka itu. Setelah melihat siluet kedua adiknya di tengah kerumunan tamu dan paparazzi, Minseok dan Yixing bergegas menghampiri mereka.

"Jjonggie.."

"HYUUUNG!" ujar Jongin yang langsung memeluk Minseok.

"Hyung, kenalkan ini baby Taem kesayanganku. Dan, hai Yixing hyung.."

"Taemin.."

"Minseok. Apa adikku nakal disana? kalau nakal pencet saja hidung minimalisnya itu."

"Tenang hyung, ada Lydia dan Hyoyeon noona yang selalu siap memarahinya jika macam-macam."

"Hyung.. ayo sini, aku kenalkan. Tadi kan Jongdae dan Joonmyeon hyung sudah, sekarang giliran Minseok hyung. Yixing hyung juga kalau mau ikut tidak apa-apa." ujar Jongin sambil menarik tangan Minseok.

"Minseok hyung. Kenalkan ini dia leader kami, Youngbae hyung, ini Yunho hyung, ini Jay Park hyung, ini Lydia noona, ini Hyoyeon noona, ini Minzy dan ini maknae kami, Jongup. Dan hyungdeul, noonadeul, Minzy, Jongup ini kakakku Minseok hyung. jangan tertipu dengan wajahnya, dia satu line dengan Lydia noona bahkan lebih tua 2 hari daripada Lydia noona."

Minseok hanya tersenyum, melihat crew dance adiknya itu. Sayangnya ia lupa satu hal,

"Aigoo.. imutnyaa.." teriak Hyoyeon dan Minzy.

"Jongin-ah, hyung mu boleh aku culik ke basecamp kita. Dan serius dia lebih tua 'DUA HARI' dariku? bukan mungkin 2 tahun? Bahkan wajahmu saja lebih tua darinya, Jongin-ah." ucap Lydia panjang-lebar.

"Aku setuju denganmu Hon, jika kau tidak memanggil kedua hyungmu itu dengan honorifics hyung, kukira kau anak tertua Jongin-ah." ujar Youngbae menyetujui ucapan kekasihnya.

"Ah, Waeeee! Aku ini imut tau! Ya kan baby Taem?"

Jongup yang mendengar ucapan Jongin langsung tersedak. Membuat Minzy yang tepat ada di sebelahnya harus menepuk punggung maknae Presque Vu itu.

"Kurasa kami semua sudah tau jawabannya." ujar Yunho sambil melirik ke arah Jongup. Membuat Jongin mempoutkan bibirnya.

"Ya! lepas muka aegyomu itu. menjijikan tau!" ujar Jay.

Ketika Jongin ingin membalas ucapan hyungdeulnya, suara MC acara ini mulai mengumumkan acara puncak peluncuran produk kosmetik itu. Jongin mengurungkan niatnya untuk membalas perkataan hyungnya. Ia lebih memilih mendengar Baekhyun melakukan speech dan melihat ketiga model namja yang menjadi Brand Ambassador untuk produk kosmetik brand tersebut, terutama guy-liner.

SKIP TIME

Chanyeol melihat Kyungsoo sedang bersama Sehun dan Luhan, ia lalu menghampiri Kyungsoo dan kedua namja yang sedang bersamanya.

"Kyungsoo-ah."

"Chanyeol hyung."

"Park Dobi hyung..."

"Yaa! Cadel sialan!"

"Tidak bersama Minseok hyung dan Yixing hyung?"

"Tidak, Minseok dan Yixing sedang sibuk bersama Jongin tadi. Jongin juga tadi menarik lenganku keras sekali, padahal cuma gara-gara ia ingin memperkenalkanku ke crew dancenya dan ke pacar barunya si Taemin. Tanganku jadi sakit." ujar Chanyeol.

Luhan yang mendengar nama Jongin sontak mengeratkan pegangannya ke Sehun. Sehun yang merasakan perubahan pada kekasihnya itu hanya bisa mengusap punggung kekasihnya, karena ia sendiri tidak tau harus berbuat apa.

"Setelah acara ini selesai akan ada after party di Luce. Kalian wajib ikut. Kalau tidak Baekhyun pasti kecewa."

Kyungsoo dan Luhan mengangukkan kepalanya. Tanpa mereka ketahui, banyak kejadian yang tidak terduga menunggu mereka.

SKIP TIME

BaekTao's Side...

Acara berlangsung sukses, semua kenalan Baekhyun pun diundang ke after party yang diadakan di Luce bersama pasangannya. Mereka berpesta merayakan kesuksesan acara. Terlihat beberapa member Presque Vu, Kris Wu danYixing sedang menari di lantai dansa, mengikuti alunan musik yang dimainkan (lagi) oleh Jiyong. Chanyeol yang sedang mengajari Kyungsoo meracik minuman sambil sesekali tertawa ketika Kyungsoo gagal menirukan teknik juggling yang dilakukan Chanyeol. Semuanya bersenang-senang, tapi apa benar semuanya?

Zitao menatap Jongdae dengan senyum manis terukir di bibir kucingnya. Ia bergegas mendekati namja yang telah mencuri perhatiannya sejak pertama bertemu. Tapi, semuanya gagal karena ia melihat namja itu, namja yang sama, mendampingi Jongdae di malam pertama ia melihat Jongdae. Namja berkulit putih bak porselen dengan tinggi yang sama dengan Jongdae. Namja itu memeluk Jongdae dari belakang, ia melingkari tangannya di perut Jongdae seolah mengumumkan pada dunia bahwa Jongdae adalah miliknya seorang.

"Dia Kim Joonmyeon, tangan kanan owner hotel ini. Dan ya, dia adalah kekasih Dae-ie. aku kurang tau tepatnya sudah berapa lama." suara Baekhyun terdengar dari belakang.

"Siapa yang memperhatikannya?"

"Kau. Wajar kalau kau tertarik dengannya. Dari dulu Dae-ie dan hyungnya, Minseok memang terkenal dengan wajah cantik dan manis mereka hingga membuat yeoja di sekolah kami iri."

Tiba-tiba Baekhyun menarik tangan Tao, ia mengajak namja itu keluar dari bar. Mereka berdua mengendarai mobil yang dikemudikan oleh Baekhyun menuju tepi sungai Han. Baekhyun mengajak Zitao keluar dan duduk di bangku yang tersedia di tepi sungai itu. Ia pergi sebentar untuk membeli hotteok dan bbopki untuknya dan Zitao. 'untung ahjumma penjual hotteok itu masih menyimpan beberapa buah bbopki.' pikir Baekhyun.

Ia menyerahkan makanan itu ke Zitao yang menerimanya dengan kondisi setengah sadar. Mereka berdua menikmati makanan itu dalam diam. Baekhyun yang memang benci kesunyian tiba-tiba melakukan hal nekat. Ia berdiri tepat di tepi pembatas sungai dan berteriak,

"AKU BYUN BAEKHYUN MENCINTAI HUANG ZITAO! MESKIPUN AKU TAU INI MERENDAHKAN HARGA DIRIKU AKU MEMINTA HUANG ZITAO MELUPAKAN KIM JONGDAE DAN HANYA MEMANDANG BYUN BAEKHYUN SEORANG!"

Zitao yang terkejut lalu menghampiri Baekhyun, ia menarik tangan Baekhyun dan memarahi namja itu "Bodoh. apa yang kau lakukan? semua orang melihat kita! bodoh!"

Sementara itu di bar...

KaiLu's Side

Jongin menarik tangan Luhan yang baru selesai menari dengan Sehun. Jongin tidak bisa menahan emosinya lagi, ia menarik tangan Luhan ke tepi lantai dansa dan berbicara

"Apa yang kau lakukan dengan Sehun?"

"Berdansa, memang apa?"

"Berdansa? Kau tidak menggodanya kan? Karena, Lu.. gerakanmu tadi seduktif sekali. Ingin membuatku cemburu, eoh?"

Luhan menampar Jongin, ia marah dengan tuduhan yang diberikan Jongin padanya.

"Aku memang pernah menggodamu dan menduakan Minseok dulu! Tapi aku berusaha! Aku berusaha untuk tulus mencintai Sehun, meskipun itu berarti aku harus melupakanmu! Dan, Ya! kau bisa menganggapku ingin membuatku cemburu, anggap aku semurah itu Jongin-ah! Karena memang aku masih menc- mmphh"

Jongin mencium Luhan, kasar. Ia tidak bisa berbohong dengan perasaannya, ia masih menyukai Luhan meskipun ia sudah memiliki Taemin. Ia memilih untuk mencium Luhan, ia tidak sanggup jika mendengar kelanjutan kata-kata Luhan, pertahanannya runtuh seketika. Ya, mereka memang pernah bermain aopi di belakang Minseok, dan memang Luhan yang menggodanya. Tapi Jongin tidak mungkin menanggapinya jika Jongin benar-benar tidak memiliki perasaan pada Luhan.

XiuHun's Side

Luhan dan Jongin tidak menyadari ada sepasang mata yang menatap mereka, terutama Luhan dengan kekecewaan yang teramat sangat. Sehun menatap namja yang dari dulu dikejar-kejarnya sedang berciuman panas, di mata Sehun dengan orang yang ia yakini sebagai mantan kekasih Luhan. Sehun berjalan dengan lemas menuju meja bar dan duduk di barstool. Ia memesan cocktail California Kiss, ke bartender yang melayaninya.

Ini sudah gelas keempat Sehun, tapi ia merasa ada tangan yang menahannya untuk minum cocktail itu lagi. Ia menoleh dan hendak memaki siapapun yang berani mengambil minumannya.

"Ini sudah gelas kelima? dan California Kiss? Kau gila Sehun! Apa yang ada di otakmu, eoh? Tidak tau kalau minuman ini mengandung kadar aphrodisiac tinggi? Kau itu sedang horny atau apa sih?" Ujar suara yang Sehun yakini adalah Minseok.

Sehun mendekatkan tubuhnya pada Minseok, ia menaruh dagu lancipnya pada ceruk leher Minseok, menghirup aroma khas Minseok yang menurut Sehun mengingatkannya dengan musim dingin, ia meniup leher Minseok, membuat bulu kuduk Minseok meremang, lalu mengecup leher itu. Sontak Minseok langsung turun dari barstoolnya, bergegas kabur dari Sehun. 'Aphrodisiac membuatnya gila.' batin Minseok.

Sehun yang sebenarnya belum terlalu mabuk, memegang pergelangan tangan Minseok dan menarik namja mungil itu hingga betabrakan dengan dadanya. Sehun mengangkat dagu Minseok dengan jari telunjuknya, ia menangkup pipi bulat Minseok dengan kedua tangannya, memaksa Minseok untuk menatap matanya. Tidak tahan dengan tatapan Minseok yang seperti anak kucing, menurutnya, Sehun mendekatkan bibir tipisnya ke bibir ranum milik Minseok, ciuman yang awalnya hanya bermula dari kecupan kecil semakin lama semakin menuntut. Sehun menyapukan lidahnya ke bibir bawah Minseok. Menangkap maksud Sehun, Minseok membuka bibirnya yang tertutup rapat, memberi akses bagi lidah Sehun untuk bermain dengan lidahnya.

Keduanya berciuman panas, tidak menyadari ada sepasang mata elang menatap mereka dengan tatapan antara cemburu dan khawatir. Khawatir namja yang dijaganya sejak kecil hingga namja itu memutuskan untuk pindah sekolah ke Seoul menyerahkan segalanya ke orang yang salah. Apalagi, tadi ia melihat namja bersurai blonde tadi bermesraan dengan namja bersurai merah keoranyean. Ia mempersiapkan dirinya untuk mendengar kabar terburuk dari Minseok, mengingat seberapa naifnya Minseok sejak dulu.


Hullo..

Are You Ready For NC?

Muehehehe.. #tawanista

Okee.. Wen si author abal bin gaje ini bakal berusaha update secepet yang Wen bisa..

soalnya bikin NC yaoi itu sesuatu bgt, Wen berulang kali ngetik tapi diapus lagi gara-gara ga puas ama hasilnya..

Jadi harap sabar..

Semoga readersnim suka ama ceritanyaa