Title: The Marriage
Cast: All Bangtan Members #VMin #KookMin #NamJin #YoonSeok
Genre: Love, Friendship
Lenght: Chapter Part
Rating: 15+
Author: Tae-V [Line KTH_V95, Twitter KTH_V95]
Taehyung tengah disibukan dengan kerjaannya ketika Jimin berkali-kali menghubunginya dan panggilan Jimin tidak juga dijawab oleh Taehyung.
"Kenapa ia tidak mengangkat teleponku?" gumam Jimin sambil memarahi handphone di genggamannya itu.
Jimin terus mencoba menghubungi Taehyung namun tetap tidak ada jawaban. Jimin akhirnya kesal dan meletakkan handphonenya di laci meja.
Tak lama kemudian Namjoon memanggil semua anak buahnya untuk berkumpul di ruang meeting karena akan membahas beberapa project baru.
Jimin meninggalkan handphonenya di laci dan fokus mengikuti meeting yang tengah dipimpin oleh Namjoon. Tanpa Jimin sadari bahwa jika handphonenya diletakkan di laci meja dan lacinya ditutup, sinyal handphonenya hilang.
Taehyung terkejut ketika melihat handphonenya. Ada 48 missed call dari Jimin.
Taehyung langsung menelepon Jimin namun tak tersambung.
"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif" sahut operator ketika Taehyung berusaha menelepon Jimin.
Beberapa kali Taehyung mencoba menghubungi Jimin namun nomornya tetap tidak tersambung juga.
Tak lama setelah itu atasan Taehyung memanggilnya untuk mengerjakan sebuah pekerjaan sehingga Taehyung kembali meletakkan hanphonenya di meja dan menghampiri meja atasannya untuk berdiskusi.
"Kau kenapa hyeong?" tanya Jungkook tiba-tiba melihat Jimin merenung di kantin saat makan siang.
"Gwenchana Jungkook a~" sahut Jimin sambil memainkan sendoknya.
Nafsu makannya benar-benar tidak ada saat ini. Ia masih bingung mengapa Taehyung tidak bisa dihubungi dan tidak juga menghubunginya.
Jungkook tiba-tiba menggenggam tangan Jimin sambil menatap Jimin. Jimin terkejut dan refleks langsung menatap Jungkook. Tatapan mereka saling beradu.
"Mulai sekarang, kalau ada apa-apa kau bisa bercerita padaku hyeong... Siapa tahu aku bisa membantumu..." sahut Jungkook dengan tatapan serius menatap wajah Jimin.
Jimin benar-benar terkejut dan bingung apa yang dimaksud Jungkook kali ini.
Belum sempat Jimin bertanya kepada Jungkook, Yoongi dan Hoseok menghampiri mereka membawa nampan berisi makan siang.
Jungkook refleks melepaskan genggamannya di tangan Jimin dan tersenyum menyambut kedatangan Yoongi dan Hoseok bergabung makan di meja mereka.
"Mengapa baru makan sekarang hyeong?" tanya Jungkook.
"Kerjaan tadi masih ada beberapa, makanya kuselesaikan dulu baru bisa makan siang huft~" gumam Yoongi.
"Äku menunggu Yoongi hyeong, kasian kalau dia makan sendirian hehehe~" sahut Hoseok sambil tersenyum.
"Äigoooo~" Jimin menggelengkan kepalanya, melihat betapa besar cinta sahabatnya itu kepada sosok seorang Min Yoongi.
Sepulang kerja, Yoongi mengajak Hoseok untuk berkencan di taman dekat kosan Hoseok. Mereka duduk dibangku taman sambil menikmati angin yang tengah berhembus sangat sejuk malam itu.
"Kau tidak kedinginan kan sayang?" tanya Yoongi sambil merangkul erat tubuh Hoseok.
"Pelukanmu membuatku hangat chagi~" sahut Hoseok sambil tersenyum manis.
"Sebentar, aku belikan kopi agar hangat~" sahut Yoongi sambil berjalan, kemudian membeli dua gelas kopi hangat di kedai dekat taman dan berjalan kembali menuju tempat Hoseok duduk menunggunya.
"Ïni~" sahut Yoongi sambil memberikan segelas kopi hangat kepada Hoseok.
"Gumawo hyeong~" sahut Hoseok.
"Jungkook dan Jimin mulai terlihat dekat akhir-akhir ini..." gumam Yoongi sambil menyeruput kopi di genggamannya.
Hoseok menganggukan kepalanya. "Aku harap Jimin bisa menjaga perasaannya kepada Taehyung..."
"Jimin pria yang baik, seharusnya ia bisa membatasi dirinya dengan baik..." gumam Yoongi sambil menatap bintang-bintang di langit malam.
"Kita ini lucu ya chagi~ Kita senang menggoda Jungkook dan Jimin saat mereka di ruangan, tapi sebenarnya kita justru khawatir dengan pernikahan Jimin dan Taehyung..." sahut Hoseok sambil tersenyum.
"Tapi aku sejujurnya senang melihat kedekatan Jungkook dan Jimin. Bukankah mereka sedikit terlihat serasi?" Kali ini Yoongi menatap wajah Hoseok.
Hoseok memandang wajah Yoongi sambil tersenyum. "Aku juga senang melihat kedekatan Jungkook dan Jimin~ Kita memang aneh ya?"
Yoongi tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajah Hoseok, lalu mencium pelan bibir kekasihnya itu. "Kalau kita menikah nanti, kau tidak akan kuijinkan dekat dengan siapapun~"
"Aku juga tidak mau kau dekat-dekat dengan siapapun~ Hehehe..."
Jimin dan Jungkook lagi-lagi terjebak kemacetan yang cukup parah. Hampir satu setengah jam mereka berada di dalam mobil Jungkook dan mereka masih berada belum jauh dari kantor.
"Aigoooo~" sahut Jimin sambil mengangkat kedua tangannya, meregangkan otot-ototnya yang lelah.
"Kau sudah bilang pada Taehyung hyeong kalau kau terjebak macet kan hyeong?" tanya Jungkook.
Jimin menganggukan kepalanya. Berbohong. Jimin belum menghubungi Taehyung karena masih merasa kesal.
Jimin masih kesal karena Taehyung tidak mengangkat teleponnya siang tadi, dan bahkan Taehyung tidak berusaha menghubunginya kembali. Padahal Taehyung sudah mencoba beberapa kali menghubunginya tadi namun handphone Jimin kehilangan sinyal.
Tak lama kemudian terdengar bunyi notifikasi bahwa baterai handphone Jimin sudah lowbat.
"Aku lupa bawa charger mobil hyeong.." sahut Jungkook sambil menatap Jimin ketika ia mendengar baterai handphone Jimin hampir habis.
"Gwenchana~ Aku kan tadi sudah memberitahu Taehyung~" sahut Jimin sambil tersenyum menatap wajah Jungkook yang masih saja terlihat sangat tampan padahal Jungkook sudah bekerja sangat keras eharian ini dan bahkan sudah terjebak macet cukup lama.
Jungkook menganggukan kepalanya sambil tersenyum menatap Jimin. Tatapan mereka beradu pandang, dan mereka saling menatap untuk beberapa detik lamanya.
TIIIIIN~ TIIIIIN~
Tiba-tiba klakson mobil di belakang mobil Jungkook berbunyi, mengejutkan Jungkook dan Jimin yang tengah saling bertukar pandang itu.
"Ayo maju~ Sudah jalan sedikit..." sahut Jimin sambil membuang wajahnya menatap keluar jendela. Entah kenapa tiba-tiba jantungnya kembali berdetak dengan sangat cepat.
Jungkook dengan sigap segera memajukan mobilnya, kemudian menyetel radio untuk memecahkan keheningan.
Setelah terjebak kemacetan selama tiga jam lamanya, Jimin tiba di depan rumahnya.
"Akhirnya sampai jugaaa~" sahut Jimin sambil tersenyum. "Gumawo Jungkook a~"
Jungkook menganggukan kepalanya sambil tersenyum. "Selamat malam hyeong~"
Jimin kembali tersenyum, kemudian menutup pintu mobil Jungkook dan berjalan masuk ke dalam rumahnya.
Taehyung ada disana. Terduduk di sofa, tatapannya sedikit terlihat kesal memandangi Jimin yang baru masuk ke dalam rumah.
"Mengapa kau tidak bisa kuhubungi seharian? Mengapa baru pulang jam segini tanpa memberi kabar?" tanya Taehyung sambil menatap Jimin.
"Kau yang tidak menjawab panggilanku.. Aku sangat lelah chagiya~ Aku mau istirahat..." sahut Jimin sambil berjalan menuju kamar.
Taehyung mengejarnya dan memeluk tubuh Jimin dari belakang. "Aku mencemaskanmu, bodoh~"
Jimin terdiam di tempat, kemudian menarik nafas. "Mengapa teleponku tidak kau angkat?"
"Aku sangat sibuk hari ini sayang~" gumam Taehyung sambil meletakan kepalanya di bahu Jimin.
"Kenapa kau tidak menghubungiku? Kau tahu kan berapa banyak missed call dariku?" sahut Jimin.
"Aku menghubungimu tapi nomor handphonemu selalu tidak aktif..." gumam Taehyung, masih sambil memeluk erat tubuh Jimin.
"Alasan... Handphoneku menyala sesiangan tadi.." sahut Jimin.
"Aku serius, beberapa kali aku menghubungimu tapi nomormu tidak aktif sayang~" sahut Taehyung.
Jimin terdiam, malas berdebat dengan Taehyung saat itu. Entah mengapa ia merasa begitu kesal melihat wajah Taehyung ketika Taehyung bertanya padanya. Dan tiba-tiba senyuman Jungkook justru melintas dalam benaknya.
"Seandainya Jungkook yang tengah memelukku saat ini..." gumam Jimin dalam hatinya.
-TBC-
reply for review:
michaelchildhood : taehyung bukan figuran tapi dapet part agak dikit/? sibuk dia di ff saya yg love and confussion soalnya wkwkw XD whoaaa~ terharu saya dibilang baik {} gpp telat review yg penting sempet baca :) karena menjadi misterius adalah cita2 saya/? XD
Arcilla Aulia Mahadewi22 : saya juga deg2an liat nama kamu, cantik bgt namanya #modusan #abaikan XD taehyung masih malu2 kucing kalo disorot euy jd sering ngumpet/? XD here next chapt :)
jchimchimo : chim sama tae sama2 capek akhir2 ini jd jrng tarung ranjang sunbae XD
jungie nuna : chim galauers sejati nih jungie nuna XD ottoke?
AzaleARMY957 : annyeong, kita baru kenalan bukan? salaman dulu sini biar akur :) whoaaa~ baru kamu yg pertama kali review seneng jimin galau, dr kmrn pada marah2in chim karena chim udah punya tae wkwkw XD here next chapt :)
amiracarlin2 : akhirnya taekook kok XD here next chapt rara :)
Chaniie97 : jungkook kira2 kenapa hayo chanchanmarichan? :p agak gagal paham sama tete/? XD
heyoyo : gpp ktinggalan yang penting bisa ngikutin lagi :) sibuk ujian kah? yoonseok masih enak enaena blm mau nikah/? XD
Jinjin22 : jadi skrng kamu fix di akun yg ini? bibir bawah tebel terus merah merona gitu semacem bibir perawan :) /peluk masih kaga mau lepas/?/ masa sih? wkwkw terhura jadinya /nangis bareng jimin/?/ iya kalo kata pepatah cinta tak harus memiliki/? wkwkw XD hayolo baper wah gawattt XD
Guest : jungkookie, what are u doing? /ask to my monitor/ XD
nnavishiper : BIARKAN VMINKOOK TERLIBAT CINTA YG SELALU RUMIT TAPI HUBUNGAN KITA HARUS LANGGENG VI wkwkw XD tahan kaga hayooo? :p
ChiminChim : #JungkookMulaiNakal #JungkookMulaiDewasa/? terong2an ganteng wkwkw ngakak saya bacanya :) hayo disana taetae apa niatnya hayooo? :)
PiKi27 : wkwkw asline nandi toh mbak? aku magelang XD juki tambah aneh? banyak yg bilang tambah ganteng/? #PelukJiyeonT-Ara XD
minsookim : zha drmn aja kan tae-v kangen/? #modusan XD /ambil tugasnya/ sini saya aja yg ngerjain/? XD hayolo pologami apa jangan? kira2 bagaimana akhir kisah mereka? saksikan terus dalam the marriage wkwkw ofc... ku merindukaaaanmuuuuu~ /nanyi lagu d'masiv buat zha/
queniva : seems ini kita pertama kenalan iya bukan? #akhir2inilagipikun :( reaksi taehyung yg mana?
taehyungkece : kemana aja kok perasaan baru nongol? kan kangen/? XD endingnya vkook ah~ #kabur
Tazkiyah653 : wuidiiiih semangaaaaaatttt ya ujiannya :) gpp ketinggalan, kan ff nya tetep bakal stay disini, bisa kamu baca kapanpun kamu ada waktu :) oke taz, siap :) sampai bertemu setelah kamu lulus UAMBN nya yaaaa :) semangatttt :)
jimineee : u bales tiap gw off waelah -_- kang dedes -_- nama pemberian emak gw jan u ganti2 mimin~ yoi, putus ae, ntar jd cem2an gw dah wkwkw XD
mamay : fix ini endingnya vkook/? wkwkw XD sandal dari masjid itu? :p namjin yoonseok masih doyan enaena blm siap nikah/? wkwkw
.
.
.
HEREEE NEXT CHAPTERRRR~
Dan seperti biasa, balesan review lebih panjang dari chapternya, mohon dimaafkeun :(
Ini semua berkat antusias kalian dalam FF saya ini, makasiiiih bykkkk yaaaa buat semua support, saran, kritik, masukan, pujian, dan semangatnya :)
Keep reading sampe end ya /bows/
