Teacher's Problem
CH 12: Sang bayi.
Yeeeeaaahh! Hampir Tamat!
Kuro:memangnya Chapter berapa tamatnya?
Kurang pasti sih.
Kuro:*Facepalm*
MARI SAYA BACAKAN DESCLAIMERNYA!
Kuro:Berisik!
Desclaimer: Author hanya memiliki Fic Ini!
Kuro:tapi, sebelum fic ini mulai, saya akan jelaskan beberapa kode.
'Bla bla' : Bicara dengan alat pemancar/ walkie talkie
"Bla bla" :Bicara Biasa
/Bla bla/ :Bicara melalui speaker.
'Bla bla' :berpikir / berbicara dalam hati.
"Hei! Siap gak nih?"tanya Yuki. "siap sih, tapi kita nunggu Aba-aba dulu kan?"Hide balik nanya. Tiba-tiba, Raissa berbicara di Headphone Hanny. ' Great emperor ke Dokunganryu. Kalian siap?' tanya Raissa. 'nama sandi gue Dokunganryu? Emang gue M*s*m*n* D*t* di S*ng*k* B*s*r*?' protes Hanny. 'udah, jangan Protes! Gedung itu mempunyai 8 lantai, dan kalian harus masuk lewat pintu belakang. Kelompok 5 sudah melakukan tugasnya.' Hubungan diputus. "nama sandi lo apaan ni?"tanya Yuki. "Dokunganryu."Jawab Hanny. "ayo, Minna! Kita harus cepat!" seru Kiku. Mereka pun mulai memasuki gedung tersebut. "eh, apa disini gak ada kamera pengawas?"tanya Yuki dengan heran. "ada. Tapi sudah di matikan."Jawab Hide sambil terus menyiagakan Katananya.
'Great emperor ke Kiku no Hana, Kalian sudah masuk?'tanya Raisa. 'Kiku no Hana ke Great emperor, kami sudah masuk. Ada informasi tambahan?'tanya Kiku. ' Dila sedang berada di lantai 8. Di lantai 3 ada 10 musuh yang harus kalian hadapi diam-diam.'sambungan diputus. "hei! Ada musuh!"bisik Kuro. Mereka pun bersembunyi di balik tong besar yang ada di dekat mereka. Setelah mereka bersembunyi, lewatlah 2 buah, Droid? "Droid? Mereka pikir ini St*r W*rs?"bisik Hanny. 'kuroutadori ke Dokunganryu, apa perlu kita habisi? Assasin Creed udah jadi 2p! Tuh.'kata Kuro. 'Assasin Creed? Siapa tuh?'tanya Hanny. 'si Yuki. Dia udah hampir maju tuh.'Jawab Kuro. 'yaudah' jawab
Hanny. 5 detik kemudian, 2 Droid itu sudah rusak. "ayo lanjut!"kata Kuro.
Mari kita lihat Kelompok 2 dan 4, 'Soviet ke general Winter, mengapa nama sandimu seperti itu da?'tanya Ivan. 'general Winter ke Soviet, aku gak tau. Ngomong-ngomong, Laboratorium di mana sih?'tanya Vella. 'Hitler ke general Winter, ada di ujung lorong.'jawab Atir. 'Deuschtland ke Cagur, dimana posisi kalian sekarang?'tanya Ludwig. 'Cagur ke Deuschtland, persis didepan Laboratorium. Dan, kenapa nama sandiku Cagur?! Emangnya aku Wendy Cagur?!'protes Wendy. 'sudahlah mon cherr, nama sandiku saja Love Freak.'kata Franciss.
"jadi ini laboratoriumnya?"tanya Atir. "sepertinya."jawab Lukas. Baru saja mereka ingin membuka pintu, pintu malang itu sudah meledak dan menampilkan sebuah robot besar yang mirip bayi, dan dilengkapi Machine gun. Tentu saja Kelompok 2 dan 4 langsung lari. 'Hitler ke Dokunganryu, LU LAGI GAK MAIN C*T* R*N KAN?!'seru Atir. 'Dokunganryu ke Hitler, kagak kok! Dan, LO NYARIS BIKIN GUE BUDEG PERMANEN BAKA!'Hanny balas berseru. 'Hitler ke Dokunganryu, kasih tau si Great emperor, ternyata sang bayi itu robot bayi sebesar 50 kaki! Udah ya, doakan kami agar bisa selamat.'kata Atir.
'Psyco ke Hitler, pancing sang bayi keluar!'kata Haikal. Yang di turuti saja oleh Kelompok 2 dan 4. 'daripada mati dengan cara yang gak elit, mending nurut aja deh'pikir mereka. Sementara itu, Kelompok 3 sudah menunggu di luar. "robot bayi sebesar 50 kaki. Dila ternyata meniru game C*t* R*n."kata Syifa sambil sweatdrop. "tapi kayaknya bakal susah deh. Untungnya gue bawa grenade launcher."kata Asido. "masih kalah lu! Gue bawa 10 Uzi beserta pelurunya, Bazooka, dan 10 pisau!"kata Haikal dengan senyum psikopatnya. "euh, kurasa mereka semakin dekat."kata Katyusha sambil merinding. "Kakak akan ku selamatkan!"tekad Natalya. Saat mereka melihat Kelompok 2 dan 4 sudah keluar, mereka segera menyerang Sang Bayi.
Natalya terus menyerangnya dengan pisau miliknya, Asido terus menembakkan Granat dari grenade launchernya, Katyusha menembak menggunakan Handgun, dan Haikal menyerang robot itu dengan dua Uzinya. "ggrrooooaaaarrr!"raung robot itu. Ludwig segera menyerangnya dengan m-19 miliknya, Atir dengan AK-47nya, Wendy dan Franciss dengan bom, dan Ivan dengan keran airnya.
"Vrisaba!"seru Vitri memanggil Taurus, dan memerintahkannya untuk menyerang robot itu. "Alemovoir!"seru Vella merapalkan mantra Pelindung untuk kelompok 2, 3, dan 4. Sang bayi yang sudah terluka, kembali meraung dan menembakkan Machine gunnya. Naas, tembakan itu mengenai lengan kiri Vella. "Vella da!"seru Ivan sambil berlari untuk menolong Vella yang sedang meringis kesakitan. 'ya ampun! Semalem gue mimpi apaan ya? Kok Ivan bisa nolongin gue begini?'pikir Vella saat Ivan sudah berdiri di sampingnya. Ivan pun langsung memeriksa luka Vella. Namun, saking senengnya, Vella malah Pingsan. "kenapa dia pingsan da?! Ini semua karna robot bodoh itu da!"seru Ivan sambil mengamuk. 1 jam kemudian, sang Bayi sudah di kalahkan oleh Ivan. Sementara yang melihat hanya bisa Sweatdrop sambil berpikir, 'kuatnya kekuatan cinta.'
Ivan pun pulang dengan menggendong Vella dengan gaya Bridal style, dan dengan latar ledakan dari sang Bayi. Drama banget ya?#Plakk.
.
.
.
.
.
TBC
Ya ampun, kok akhir-akhirnya malah pairing Rusia X OC?
Kuro: mana gue tau! Kan elo yang buat.
Iya sih. MARI KITA BALES REVIEW!
Yuki Hiiro: saya mengetik chapter 11, dan chapter 12 di laptop abang saya. Mana di suruh bayar 50 ribu per jam lagi! Ilang deh 50 ribu saya. #curcol. Plaakk. Maaf jika Update saya lama! *sujud-sujud minta ampun* karna Laptop saya masih di dokter Intel, saya rasa saya akan lama meng-Updatenya. Sekali lagi, Maaf ya!
Luciano Fyro: syukurlah Fic ini makin AWESOME. Sang bayi itu robot, seperti di cerita di atas. Dila memang menyeramkan, tapi sebenarnya Yasna lebih menyeramkan. Untuk si Gillian, saya tadinya ingin membuatnya menjadi Fem!Japan. tapi, kayaknya kurang seru. Karna itu saya membuatnya menjadi Fem!Prussia. tenang saya akan tetap Update sampai fic ini tamat kok.
Lalanur Aprilia: terimakasih sudah bersedia untuk me-review! Benarkah cerita ini seru? Syukurlah. Memang sebenarnya tujuan saya membuat Fem!Prussia untuk membuat Ludwig cengo. Ini Update-annya! Silakan dinikmati!
Kuro: tapi, sebelum di tutup ada beberapa catatan nama-nama sandi yang lupa Author beri tahu. Ini dia:
Hanny: Dokunganryu
Vella:General Winter
Vitri:White shadows
Ludwig:Deuschtland
Atir:Hitler
Kuro:Kuroutadori
Kiku:Kiku no Hana
Raisa:Great emperor
Yuki:Assasin Creed
Hide:Dark King
Ivan:Soviet
Natalya:Demon Queen
Haikal:Psyco
Asido:Gunner
Syifa:Cydonia
Felli:Pasta
Franciss:Love Freak
Lukas:Sorcerer
Icha:Fujoushi
Kevin:Demolition Man
Katyusha:Holy tears
Wendy:Cagur.
Kuro: sekian, dan Review Kudasai!
