Chap 12: Is this The End of Curse?

.

.

.

.

.

.

.

"..." Speak

'...' Mind

.

.

Disclaimer: Om Kishimoto

Genre: Adventure, Humor/Romance/Fantasy

Rating: T+

Pair: Kyu/Naru dan Saku/Sasu

Warning: NotGodlikeNaruto/BitOoc/Femkyuu/Gaje/Typo

.

.

.

.

.

**NOTE: Fic ini akhir ceritanya Happy End kok**(maybe :)** Selamat Membaca!)**

.

Q: Apakah mata yang dimiliki Nagato itu milik Madara?

A: Um.. kalo yang dikanon sih emang iya, tapi di fic ini bukan! Karena pada Era saat ini, Nagato lah yang menjadi reinkarnasi dari Ashura, dan Itachi yang menjadi reinkarnasi Indra. Karena itulah, dengan DNA Uzumaki miliknya, Nagato bisa membangkitkan kemampuan Rinnegan dengan alami. Hanya saja keduanya belum bertemu dengan Ootsutsuki Hagoromo (Sage of Sixth Path) dan dan (tidak/belum) mendapatkan segel Matahari dan bulan yang digunakan untuk mensegel Kaguya?

Sedangkan Madara adalah reinkarnasi dari Indra pada Era sebelumnya yang masih bertahan sampai Era saat ini. Sama persis seperti yang diKanon, Madara (ditentukan/dipilih) menjadi reinkarnasi Indra ketika masanya bertarung di zaman Hokage Pertama, dimana saat itu Hokage pertama (Senju Hashirama) sebagai reinkarnasi Ashura.

Kalo reader bertanya, kenapa bukan Sasuke dan Naruto? Well, itu terjadi karena banyaknya perubahan takdir dan alur cerita yang membuat keduanya (belum/tidak) dipilih menjadi reinkarnasi Indra dan Ashura.

Dan menjadi reinkarnasi Indra dan Ashura, tidak memiliki jaminan bisa membangkitkan Rinnegan atau memiliki kemampuan berteman dengan Biju atau kemampuan khusus lainya. Kalau benar demikian, kenapa Hashirama dan Madara tidak memiliki kemampuan yang sama dengan Naruto dan Sasuke seperti di Kanon. Jadi, Author mengambil kesimpulan. Yang dimaksud menjadi reinkarnasi Indra dan Ashura, ialah mereka yang mewarisi takdir 'rivalisasi' satu sama lain dan saling bertentangan. Soal saling membenci atau kemampuan khusus, itu tergantung dengan karakteristik orang yang dipilih menjadi objek reinkarnasi. Dan ini terbukti dengan berbedanya setiap individual yang dipilih sebagai reinkarnasi Indra dan Ashura dari masa ke masa. Dan tentu hal ini berlaku pula pada orang-orang yang menjadi reinkarnasi mereka berdua sebelum generasi Hashirama dan Madara.

.

.

.

*Kurama Pov*

Ketika mataku terbuka kesekian kalinya, pemandangan yang ada dihadapanku masih belum berubah. Dari kejauhan kulihat tanah yang beberapa hari yang lalu tempat kakiku memijak sudah kehilangan bentuk dan warnanya yang indah. Bulan yang seharusnya menghiasi langit malam yang sunyi dengan setia bahkan tidak bisa dikenali lagi bentuknya. Saat ini, bumi dan bulan tidak lebih berupa serpihan-serpihan kepingan daratan raksasa yang melayang diangkasa. Ini semua merupakan hasil akhir dari peperangan antara manusia dan monster mengerikan yang bernama Madara Uchiha.

Sudah berapa lama aku melayang diangkasa dengan kekkai fuin berbentuk lingkaran putih transparan aneh disekitar tubuhku ini? Apakah ini sudah seminggu? Dua minggu? Atau satu bulan? Ah, itu bukan masalah. Karena cepat atau lambat, aku pun akan menyusul mereka, orang-orang yang berharga dan kusayangi yang telah mendahuluiku. Kusadari kondisi fisik dan mentalku semakin menurun, apakah mungkin disebabkan rasa sesak karena asupan oksigen yang mulai menipis? Atau karena dahaga dan lapar yang menyerang tubuh kecilku yang mulai kehilangan kemampuan untuk bergerak? Ataukah karena rasa dingin dan kesepian yang terus menggerogoti jiwa dan fikiran ku?

Pada hari pertama aku tersadar, dalam keadaan terguncang (shock dan rasa tak percaya), tak henti-hentinya aku berteriak memanggil orang-orang yang kusayangi; Naruto, Sasuke, Kushina Kaa-san, Minato Otou-san, Itachi Nii-san, Saindaime Jii-san, Jiraiya Jii-chan, Tsunade Baa-chan, Mikoto Obaa-san, Hinata dan lainya. Aku menangis dan berteriak dengan sekuat tenaga sampai aku serak kehilangan suara, hal itu berlangsung sampai aku pingsan karena beban mental dan fisik. Hari kedua dan ketiga aku habiskan dengan melakukah hal yang sama seperti hari sebelumya berulang-ulang. Pada hari keempat dan seterusnya aku tidak menangis dan berteriak seperti hari sebelumnya. Bukanya tidak ingin, melainkan air mataku sudah tidak bisa keluar lagi dan tenggorokanku juga tidak bisa mengeluarkan suara sebagaimana mestinya. Hari-hari berikutnya hanya ku isi dengan diam meratap dalam kesedihan dan keputusasaan, sementara rasa kesepian yang semakin menjadi-jadi menyesakkan dadaku. Kenapa aku tidak dibiarkan saja menghilang bersama mereka dihari itu? Apa salah ku hingga menerima akhir sedemikian rupa? Buat apa aku selamat, jika akhirnya hanya sendiri seperti ini? Paling tidak, biarkan aku mati disamping Naruto!

Aku pun mulai mengantuk, entah kenapa akhir-akhir ini aku mulai merasa cepat tertidur (kehilangan kesadaran). Mungkin waktuku mulai habis. Naruto, Kaa-san, Tou-san, aku akan segera menyusul. Dan dengan harapan akhir, semoga kenyataan ini hanya mimpi belaka.

(Well….., sangat disayangkan! Ini bukanlah mimpi Kurama-chan, melainkan kenyataan….. masa depan yang terjadi karena perbuatanMU.)

#END#? Ups.. maksudnya *End POV*

.

.

.

*Beberapa hari sebelumnya (tepatnya 23 hari: 11 jam: 34 menit: 58 detik sebelumya) /05.14/Early Morning/23 Okt/13 Km East of Konoha*

Suasana berkabut tipis alami memenuhi udara disekitar Konoha, dan dinginya pagi tidak menghambat berlanjutnya peperangan sengit yang menentukan takdir dunia. Sudah 5 jam berlalu sejak awal serangan tiba-tiba dari Akatsuki. Konoha dan Suna, atau disebut Aliansi Shinobi masih bisa berdiri. Berbeda dari Hidden Village lainya seperti Kumo, Kiri, Iwa, Suna, dan desa-desa kecil lainya yang bahkan tidak bertahan selama selama ini. Menunjukkan bahwa kemampuan dan level Hidden Village Konoha jauh lebih unggul dari desa lainya. Yah, meskipun korban yang jatuh tidaklah sedikit.

Sementara itu, Pertarungan yang sangat sengit antara Itachi, Sasuke, Naruto vs Madara masih berlangsung dengan sengit. Arena pertarungan disekitar mereka saat ini dipenuhi dengan bekas tebasan lebar yang menganga di permukaan tanah, bongkahan batu yang mencuat dimana-mana, lubang kawah yang beragam, serta api yang kian membara melahap pohon-pohon raksasa disekitar, ini semua diakibatkan oleh adu jurus dan taktik dari keempat sosok yang masih bergerak dengan sangat cepat. Madara dengan bantuan 9 Gudoudama miliknya masih bisa mengatasi serangan cepat dan beruntun dari kombinasi tiga pemuda Konoha dihadapanya.

Sesekali, Itachi atau Sasuke mucul dengan tiba-tiba (berteleportasi) dibelakang, dikanan, dikiri, atau diatas Madara dengan acak untuk melancarkan serangan ninjutsu atau kenjutsu mereka. (dengan bantuan segel yang ditempelkan pada tubuh kedua Uchiha muda, Naruto menggunakan Tajuu Hiraishin no Jutsu untuk melancarkan serangan kombinasi Uchiha bersaudara yang sangat cepat dan timing akurasi yang tinggi) Tapi dengan adanya Gudoudama sebagai perisai, serangan dari titik buta itu bisa dihindari atau ditahan pada detik-detik akhir.

Yah, perlu diakui, seandainya Madara belum menjadi jinchuri Jyuubi dan belum memiliki Gudoudama , tentu sudah beberapa saat yang lalu dia sudah tewas mengenaskan karena terpotong-potong oleh pedang Susanoo atau diblender dengan Rasengan. Karena, meskipun dengan bantuan Eternal Mangekyou Sharingan dan Rinnegan dimatanya, Madara tidak bisa mengikuti pergerakan teleportasi tiba-tiba mereka (tidak bisa dibaca dengan Sharingan, karena itu bukan shunshin (langkah super cepat), melainkan merupakan Jikukan Ninjutsu teleportasi yang memindah pengguna tanpa menggunakan pergerakan). Meskipun pada akhirnya dengan bantuan insting bertarung dia bisa merasakan chakra mereka yang muncul dari belakang, tetapi respon dari tubuhnya tidak bisa mengimbangi kecepatan dari rentetan teleportasi yang menghujaninya.

'Fufu... bocah Namikaze itu tetap saja memberikan kejutan kepadaku sampai sekarang. Tapi, serangan diam-diam seperti itu tidak akan berguna lagi untukku yang sudah mendapatkan kekuatan dewa' seraya Madara menebaskan salah satu Gudoudama yang dibentuknya menjadi katana hitam yang memanjang kearah Itachi.

Trankk!

Itachi pun menyambutnya dengan menyilangkan kedua katana Susanoo miliknya. Disaat yang sama, kali ini Sasuke yang menggenggam chakra perubahan alam Raiton Rasenshuriken mucul dibelakang Madara dan dua orang Naruto yang menggunakan Senjutsu Fuuton Rasenshuriken mucul bersamaan dikanan dan kirinya.

Dengan mengandalkan Gudoudama , Madara berhasil menahan gerakan dari tiga sisi itu dan melompat keudara. Tapi, alangkah terkejutnya Madara, ketika satu orang Naruto sudah menunggunya dengan menggunakan Rasengan aneh berbentuk putih dengan inti berwarna hitam.

'Cih, tidak peduli mencampurkan element perubahan apapun para jurus bola miliknya. Hasilnya akan tetap sama!' batin Madara

Madara pun, menggunakan Gudoudama yang tersisa dengan tujuan untuk menahan serangan Naruto, sementara kedua tanganya yang bebas, merapal segel untuk melakukan counter attack terhadap Naruto dengan jurus naga apinya.

BLARRRRRTTTTTTTT!

Detik ketika bola yang dipegang Naruto hendak bersentuhan dengan dinding Gudoudama tejadi ledakan kejut yang sangaaaat besar dan membuat Madara terperanjat. Dan mementalkan tubuhnya bagaikan anak kucing yang ditendang keras oleh majikanya yang jahat. Hampir seluruh tulang ditubuhnya remuk dari dalam, juga organ dalamnya hancur karena tekanan tak terlihat.

'Shit! Apa itu barusan!?' batin Madara seraya terlempar jauuuuuuuuuhh dan menghantam tanah dan cadas bebatuan yang dihadapnya. Sesaat Madara kehilangan kesadaran, bukan karena overload rasa sakit, melainkan hampir semua fungsi organ dalam tubuhnya rusak dikarenakan terbentur dengan gelombang frekuensi tinggi tak kasat mata yang menyerang setiap milimeter dari bagian tubuhnya.

.

"Yatta! Kau lihat Ita Nii? Sasuke? Rencanaku no.17 akhirnya berhasil!" seru Naruto yang terlihat menahan rasa lelah sudah muncul disamping Sasuke dengan salah satu segel Tajuu Hiraishin-nya.

"Hn, cuman kebetulan!" ejek Sasuke yang kondisinya tidak jauh beda dari Naruto, karena dia sudah terlalu lama memakai banyak chakra dalam pertarungan lama ini.

"Sudahlah! Lebih baik kita melihat keadaanya sekarang juga. Kalau kita berhasil, kita akan mensegelnya dengan cepat! Kalau gagal, kita masih bisa melanjutkan strategi lainya!" ucap Itachi yang terlihat sedikit lebih baik dari keduanya, seraya menelan beberapa pil Hyorogan, kemudian menyuruh Naruto dan Sasuke melakukan hal sama. Seteleh ketiganya mengembalikan sejumlah besar chakra mereka, Itachi mengisyaratkan kedua adiknya untuk mengikutinya menuju arah tempat Madara mendarat dengan mulus?.

'Tak kusangka Naruto bisa membuat rencana secermat ini tanpa bantuan seorang Nara. Yah, mungkin cuman keberuntungan seperti Sasuke katakan. Rencana no.1 sampai no. 4, no. 11, no. 19 dan 20 tidak bisa dilakukan karena kami dikejutkan dengan kemampuan kakek Madara yang baru, dengan 9 bola aneh melayang disekitarnya. Itachi, Naruto, dan Sasuke baru pertama kali mengetahui keberadaan sebuah benda melayang yang bisa menangkal ninjutsu dan merupakan tameng yang cukup kokoh. Dan setelah beberapa kali percobaan, mereka bisa mengetahui bahwa hanya dengan menggunakan perubahan energi alam (Senjutsu) dan Susanoo Armored Form, yang bisa memberikan damage pada bola hitam ini. Selain itu, percuma menggunakan ninjutsu biasa terhadap pengguna Rinnegan yang bisa menghisap chakra! Setidaknya dengan chakra super padat Susanoo Armored Form efek damage tidak berkurang terlalu drastis (hanya menimbulkan 70% damage terhadap Gudoudama). Dan seandainya dua Uchiha muda bisa menggabungkan chakra alam dengan Susanoonya, tentu damagenya tidak akan berkurang sama sekali. Tapi, apa boleh buat, mencampur chakra alam dengan Susanoo padat (Armored Form) bukanlah hal yang mudah. Dan mereka tidak memiliki waktu luang untuk mencoba-coba.

Rencana yang lain pun dijalankan secara satu persatu, tapi digagalkan oleh kemampuan Madara dan Insting bertarungnya yang sangat tinggi. Tidak heran, Kakek jelek yang merupakan veteran perang dari zaman Shodaime Hokage sangatlah hebat. Tapi, dia tetaplah seorang manusia yang terbatas pengetahuanya. Dengan mengumpankan beberapa serangan Senjutsu Rasengan dari Sasuke dan Naruto juga berbagai bermacam pola serangan, membuat Madara mengira bahwa semuanya bisa ditangkis atau ditahan dengan bola hitam aneh dan kemampuan Rinnegan-nya. Hingga pada akhirnya, kami bisa mengecohnya dengan kejutan jurus Rasengan baru Naruto yang berupa serangan gelombang kejut yang bisa menembus pertahanan Madara dengan sangat mudah. Fuuton: RasenganKōkan (Spiral sphere Void), merupakan jurus khusus yang dibuat Naruto untuk melawan dinding tak tertembus Susanoo. Meskipun sebuah dinding bisa menahan serangan fisik sekuat apapun, tidak bisa mengalahkan sebuah gelombang bertekanan sangat tinggi yang bisa merambat diudara dan medium lainya guna merusak dari dalam dengan menggetarkan sampai bagian terkecil bahkan sel. Jutsu yang tidak bertujuan menghancurkan dengan kasar, melainkan jurus yang membaur dengan sekitar dan membunuh dari dalam. Benar-benar bakat yang mengerikan' batin Itachi yang saat ini sudah berada dihadapan tubuh Madara yang terkulai tak bergerak.

(Menurut Wikia, cahaya dan suara bisa masuk kedalam Susanoo. Dan bisa dipastikan dalam IPA bahwa cahaya dan suara termasuk dalam kategori gelombang yang merambat dalam suatu 'bidang'. Juga, seperti yang sudah reader ketahui pada chapter sebelumya jurus baru Naruto merupakan hasil dari Element Angin yang berjumlah besar dipadatkan kedalam satu titik menyebabkan gelombang/tekanan udara yang sangat besar dan kuat ketika tiba-tiba dilepaskan kembali)

Setelah sampai pada posisi masing-masing. Dengan cepat Itachi dan Sasuke menggunakan Sharingan mereka untuk mengikuti rentetan segel tangan panjang yang dilakukan Naruto untuk mensegel Madara dalam fuin terkuat Klan Uzumaki. Sementara itu, beberapa tulisan dari gulungan yang mereka letakkan ditanah yang mulai menjalar kearah tubuh Madara.

.

.

.

Disaat yang sama, para Akatsuki yang sudah dipower up dengan cadangan chakra Jyuubi mengira bisa mengalahkan para ninja Aliansi Shinobi dengan mudah! Sayang sekali, perkiraan mereka salah, dan saat ini terdesak mengadapi ninja elit Konoha. Bahkan ninja-ninja Aliansi lainya hanya bersiaga ditempat awal mereka didekat dinding Konoha. Tidak ingin mereka terjebak dalam amukan Elit Monster-Monster Konoha!

.

.

.

Obito (Cloak Jyuubi +Rinnegan+Mangekyou Sharingan) vs Namikaze Minato (Senjutsu+Hiraishin)

.

Obito yang sudah terbongkar identitasnya hanya bisa bertahan menghadapi skill, tehnik, dan strategi mantan senseinya, Namikaze Minato yang sangat jauh diatasnya. Pertarungan keduanya diisi dengan selingan percakapan tentang masa lalu. Dimana Obito ngoceh soal Rin, Kakashi, Ikatan, Balas dendam, Membuat Dunia Baru, dan lainya. Dimana pertarungan ini 97% didominasi oleh Minato dalam Mode Seriusnya. Karena baik Genjutsu, Jurus-Jurus Rinnegan, maupun jurus Jikukan bukan masalah buat Minato yang sudah sering melatih Naruto (Anaknya) dalam hal Jikukan Jutsu, juga sering adu tanding (latihan) bersama dengan Nagato (Adik Iparnya) yang memiliki Rinnegan yang lengkap dan Itachi (Bodyguardnya) yang memiliki kemampuan Genjutsu yang lebih hebat. Walaupun Minato tidak terlalu berminat untuk membunuh Obito, saat ini yang ada di dalam pikiran Minato ialah "menyelamatkan Kurama dan membantu Naruto sesegera mungkin". Jadi apa boleh buat, terpaksa dia menghajar muridnya sampai babak belur. Terlebih, Obito yang cuman memiliki 1 Mangekyou Sharingan tidak bisa mensummon Susanoo. Dan tidak bisa menggunakan kemampuan mata Rinnegan sehebat pengguna yang memiliki sepasang Rinnegan.

.

.

Sasori (Cloak Jyuubi +hanya memakai benang chakra yang ditambatkan pada beberapa Edo Tensei Orochimaru, karena semua Kugutsu miliknya sudah hancur dipertarungan sebelumnya) vs Rock Lee (Gerbang 3), Maito Guy (Gerbang 3), Neji Hyuuga (Byakugan), dan Sabaku Gaara (Sand Defense).

.

Pertempuran ini bisa dibilang pembully-an terhadap Sasori. Meskipun Sasori memiliki jumlah chakra yang lebih besar dari lawanya. Dia tidak berkutik melawan gerakan suuuper cepat dua Green Beast Konoha (Rock Lee+Maito Guy). Pertarungan mereka berakhir tidak terlalu lama, karena ketika para Kugutsu Edo-tensei berusaha menyerang, Gaara yang bahkan tidak menggerakkan satu tanganya bisa menangkis semuanya dengan mudah. Lemparan ratusan Kunai dan Senbon(Jarum) beracun bukanlah masalah bagi pertahanan pasirnya. Pada saat yang sama Lee dan Guy menghajar Sasori dengan kecepatan super mereka (sehingga Sasori bahkan tidak sempat membalas). Adapun Neji dengan Byakuganya dengan sigap memutus benang-benang chakra yang berusaha ditempelkan Sasori (ini sangatlah mudah bagi Neji yang bisa melihat aliran Charka dengan detail)

.

.

Kisame (Cloak Jyuubi +Samehada Mode) vs Namikaze Yahiko (Senjutsu), Uzumaki Nagato (Senjutsu+Rinnegan).

.

Well, ini adalah pertarungan seru dalam air antara Kisame vs Yahiko dimana keduanya saling bertarung dalam jarak dekat (Samehada Mode vs Taijutsu Katak Senjutsu Yahiko) sehingga menimbulkan ledakan-ledakan besar didalam danau buatan itu. Sedangkan, disekitar mereka terdapat Ribuan Hiu milik Kisame vs Ribuan Hiu milik Yahiko yang mengamuk dan saling baku hantam. Pertarungan seru ini hanya bertahan sekitar 25 menit, sampai Nagato turun tangan. Dengan menggunakan Shinra Tensei, dia menggusur kedua orang bodoh dihadapanya dan mengkahiri Kisame yang terpental diudara dengan Laser Super Besar yang ditembakkan dari Asura Path milinya, plus beberapa misil yang ditembakkan kearah Kisame sesudahnya (Awalnya Nagato cuman ingin melakukan jutsu 'Bansho Ten'in' terhadap Kisame dan menghabisinya. Tapi, selagi ada 'alasan' untuk menggusur Yahiko yang ada didekatnya dengan Shinra Tensei, kenapa tidak sekalian saja?)

.

.

Deidara(Cloak Jyuubi +Petasan Tanah?) vs Sai (Seni Lukis?), Aburame Shino (Serangga?), Inuzuka Kiba (Anjing?), dan Kakashi (Raiton Jutsu+Icha-Icha Series?)

.

Pertarungan yang paling tidak jelas dari pertarungan Akatsuki lainya. Dimana Deidara terlihat sangat MARAH dan mengujani ninja Konoha dengan hujan ledakan yang tak kunjung berakhir. Dari jauh pertarungan ini terlihat seperti Festifal Kembang Api (dari jarak dekat). Karena yang terlihat hanya ledakan demi ledakan yang tak kunjung henti. KEMUNGKINAN besar, hal ini terjadi karena Deidara melihat wajah Sai yang datar dan tanpa rasa bersalah setelah dengan jelas dia mengejek Deidara dengan kata-kata seperti *piiip* dan *piiip*. Um... maksud Author adalah *piiip*, *bleep*, dan *piip*. (Hmm.., sepertinya kata-kata barusan tidak bisa diterbitkan karena disensor deh. Wajarlah, kata-kata Banci, Waria, Transsexsual, Dickless, Asshole, Bitch, Fuck dan kata-kata tak senonoh serta ejekan lainya tidak patut diucapkan keorang lain. Benarkan? Tehee!?).

Tapi, meski dihujani dengan ledakan, ninja Konoha masih selamat, dikarenakan Kakashi dengan akurasi tingginya melemparkan jarum-jarum petir ke 'tanah peledak' Deidara yang mengarah kearah mereka. Pertarungan diakhiri setelah salah satu tangan Deidara terputus tiba-tiba karena terhisap semacam pusaran dimensi. Dan usaha deidara untuk meledakkan diri bisa dibatalkan oleh Shino yang kali ini sudah memiliki serangga-serangga yang mampu menampung banyak chakra (berbeda pada saat ujian chunin dulu melawan Gaara). Dengan cepat para serangga memakan habis chakra Deidara yang saat itu shock dan merasa jijik karena para serangga menggerayangi badanya..

.

.

Orochimaru (Cloak Jyuubi +Senjutusu +Manda, dan ular lainya) vs Jiraiya (Gamabunta+Senjutsu), Yondaime Kazekage (Golden Sand), dan Uchiha Shisui (Mangekyou Sharingan+Susanoo)

.

-sigh- Dan seperti biasa, pertarungan dua kakek mesum ini lumayan seru, karena sama-sama Sannin, sama-sama pengguna Senjutsu, sama-sama pengguna Taijutsu dan Ninjutsu hebat, sama-sama mantan sahabat dan seperjuangan, sama-sama bertarung menggunakan Kuchiyose, sama-sama murid Hiruzen Sarutobi, dan sama-sama profesional dalam bidang 'Hentaination'. Yang satu pedopile akut, yang satunya original mesum akut. Jadi siapa yang menang atau kalah, Author ngga peduli. Ujung-ujungnya salah satu orang mesum berkurang didunia. Yah, kalo dua-duanya koid (mati) karena terkubur pasir emas atau tertebas pedang Susanoo Shisui, tentu lebih baik. (Sementara itu, Kurama yang sebelumya diberikan Orochimaru obat bius, masih aman dan tak sadarkan diri berada dalam salah satu perut ular raksasa yang tidak mengeluarkan cairan asamnya.)

.

.

Puluhan Pasukan Edo-Tensei vs Genma, Iruka, Hayate, Kurenai(+Asuma), Ibiki, Anko, Ebisu, para Anbu, dan para Jounin lainya. (Ehem, cuman beberapa Kunoichi yang berada di Front Line, karena sebagian besar Kunoichi lainya (yang paling tidak memiliki pengalaman dalam hal Medis) berada di dinding Konoha untuk membantu Ninja yang terluka)

Pertarungan vs Edo-Tensei tersebar dimana-mana, dan terlalu banyak. Bisa-bisa ceritanya tambah panjang dan Author semakin males nulisnya.

.

.

**Back to Naruto, Itachi, Sasuke vs Madara**

""""Shikisekisanjin! Myoujinmon!""" (Formation of Three Red Suns-Gate of Great God)**

**Ini jurus yang digunakan empat hokage untuk mensegel ekor 10 (Jyuubi)

Tepat sebelum Naruto menyelesaikan segelnya, sebuah ledakkan besar dari gelembung chakra merah padat yang berasal dari Madara menerbangkan Naruto, Itachi, dan Sasuke. Memaksa mereka mendarat beberapa meter dari kumpulan chakra yang meningkat pesat, dan masih meningkat!

"Oi oi oi oi oiii! Ita-Nii... Sasuke..? Rencana apa yang akan kita lakukan dalam menghadapi monster yang memiliki chakra seperti lautan ini?" ucap Naruto yang masih memaksakan sifat santainya, meskipun tubuhnya mulai memunculkan keringat dingin. Saat ini aura dan jumlah chakra Madara masih terus meningkat, menjanjikan hal yang buruk pada dunia! Seakan berhadapan dengan shinigami yang tersenyum dihadapanmu.

"Bagaimana Ita-Nii?" ucap Sasuke, sementara dalam pikiranya terbesit 'Cih, terpental hanya karena ledakan chakra? Jangan bercanda! Sial! Hanya dengan merasakan tekanan chakranya saja sudah menyesakkan seperti ini'

"Ini buruk! Chakranya terus meningkat drastis! Lebih besar dari jumlah chakra Kyuubi yang pernah kurasakan (ketika itachi masih kecil). Naruto, apa mungkin kira melanjutkan ritual Fuin-nya?" Tanya Itachi kearah naruto yang dibalas dengan gelengan dan ucapan "Mana mungkin!"

"Sudah kuduga! Kalau begitu kembali ke rencana 'A'! Simple, serang selagi masih sempat!" dengan segera itachi mengaktifkan Susanoo Armored Form hanya pada kedua tanganya dan melemparkan Yasaka Magatama berlapiskan Amaterasu yang muncul ditanganya. (Ini guna menghemat chakra dan hal ini hanya bisa dilakukan karena kontrol sempurna itachi terhadap Susanoo Armored Form miliknya)

Sasuke pun memunculkan Susanoo Armored Form Full Body yang masih mengeluarkan aura merah disekitarnya (karena sasuke belum bisa memiliki kontrol chakra sehebat Itachi) dan menembakkan panah bermuatan Senjutsu Raiton tepat kearah kepala Madara.

Sedangkan Naruto hanya bisa melemparkan Senjutusu Fuuton Rasenshuriken miliknya. Karena untuk menggunakan Fuuton: Rasengan Kōkan diperlukan konsentrasi super tinggi dan memakan waktu yang lebih lama untuk memadatkan Element Angin dalam jumlah besar (salah sedikit bisa membuatnya meledak didepan wajahnya! Dan dia belum ingin mati karena hal itu!)

DHUUAAAAAAAAAAAAAARRRR!

Ledakan dahsyat kembali menggema di pagi yang dingin, menghembuskan udara dan kabut disekitarnya. Sementara Itachi dan Sasuke yang sudah menghilangkan Susanoo mereka mendarat disamping Naruto.

""Apa kita berhasil?"" Tanya Sasuke dan Naruto mencoba bertanya akan hal yang pasti.

"Um..., seperti yang kalian ketahui. Tentunya dia masih hidup, paling tidak dia pasti mendapatkan cedera tanpa perlindungan bola anehnya" Ucap Itachi kemudian menajamkan penglihatanya untuk melihat sosok yang mulai terlihat dari kepulan asap.

Dan setelah sosok itu mulai terlihat jelas. Nampak keterkejutan yang tampak dari wajah tiga bersaudara ini.

"Ita-nii.., Sasuke.. kuharap kita cuman mimpi kan?" ucap Naruto .

Sementara Sasuke dan Itachi hanya diam tak bersuara.

"Fyuuh... Akhirnya regenarasi super cepat tubuhku selesai juga. Heh, tak kusangka aku harus masuk Jinchuriki Mode karena terluka dan kehilangan kesadaran sesaat dari serangan bola aneh bocah Namikaze. Mungkin sudah saatnya aku mulai serius melawan kalian para bocah. Asal kalian tahu, aku adalah Jinchuriki Jyuubi! Sangat jauh berbeda dari Madara Uchiha biasa yang pernah kalian kenal dari sejarah." Ucap Madara Uchiha seraya menggerakkan bahunya dan lehernya melakukkan perenggangan otot seolah-olah bangun dari tidur.

Tepat dihadapan mereka, Madara sudah tidak menggunakan bola melayang disekitarnya. Melainkan sebuah Armor Merah Full Body bergaris merah gelap yang menyerupai Susanoo Perfect Form milikinya. Sementara terdapat beberapa bagian di kedua lengan, kaki dan dadanya yang berwarna hitam pekat. Seperinya Madara menggabungkan bola hitamnya ke daerah berwarna hitam itu. Juga terlihat jilatan aura hitam yang bergerak 'seperti' rumbai-rumbai panjang dibelakangnya dengan jumlah besar, sekaan membentuk 'caped' yang ditiup angin (Author nga nemu bahasa indonya. Jadi pake yg inggris. Itu looh.. yang berbentuk seperti kain yang dibelakang Superman. Cuman milik Madara lebih pendek).

'Yah, tidak salah lagi! Aura hitam itu mirip dengan aura merah di Armored Form milikku! itu adalah chakra yang merembes keluar dari Susaanoo Armored Form yang disebabkan karena sulitnya mengontrol chakra berlebih yang tidak berhasil dipadatkan. Dengan jumlah chakra yang besar tentu kontrol chakra menjadi lebih sulit. Tentu itu bukan masalah bagi Madara yang saat ini memiliki chakra yang berlimpah ruah, terbuang sedikit bukan masalah. Ini benar-benar gawat!' Batin Sasuke yang menahan rasa paniknya dan rasa ingin menangis dipelukkan kakaknya seperti anak kecil yang cengeng.

"Ke-kenapa kau bisa menggunakan Susanoo Armored Form seperti kami kakek jelek?!" Akhirnya, kali ini Sasuke bisa berteriak dengan nada tidak senang dan tidak percaya.

"Kenapa? Tentu aku adalah Uchiha! Apa ada yang salah?" jawab Madara dengan gaya santainya.

"..." sementara Itachi hanya diam dengan menatap tajam kearah musuhnya. 'Tidak semua Uchiha bisa memnggunakan jurus ini, dengan kata lain dia juga memiliki Eternal Mangekyou Sharinggan seperti kami pada salah satu matanya. Ini adalah situasi yang terburuk!"

"Well, seharusnya aku menghilangkan Ego milikku dari awal. Karena terlalu percaya diri bisa mengalahkan kalian para bocah tanpa harus meniru satu atau dua jurus. Dan sepertinya aku perlu menarik penilaianku terhadap dua cucuku. Bentuk ketiga dari Susanoo, yaitu Jurus yang kalian sebut Susanoo Armored Form ini sangatlah menarik! Hahahaha... dengan ini aku akan menjadi lebih leluasa mengamuk tanpa memikirkan pertahanan. HAHAHAHAHAHA...!"

Kemudian, Madara mengangkat tangan kananya dan mencoba membentuk sebuah bola kecil yang sangat familiar dimata Naruto. Yaitu sebuah Rasengan raksasa! Perlahan chakra perubahan element angin terpusat pada satu titik. Yang awalnya sebesar Chou Oodama Rasengan mulai menyusut, menyusut, dan menyusut mendekati ukuran empat kali lipat bola basket. Dan semakin mengecil. Dan... DHUAAR! Ledakan yang cukup besar terjadi Madara tidak sabaran mempercepat proses pembuatanya. Sedangkan sebuah kawah berdiameter 17 meter terbentuk sesudahnya, dimana Madara yang masih dalam Armored Form sebagai pusatnya.

"Hmm.. sepertinya jurus ini tidak terlalu cocok untukku. Terlalu memakan waktu, tidak praktis, dan memerlukan konsentrasi tinggi. Jurus yang buruk untuk digunakan ditengah pertempuran berlangsung. Percuma aku mengamatinya dengan Rinnegan dan Sharingan. Cih, buang-buang waktu saja!" ucap Madara.

"Heiii! Jangan mengina jurusku! Bukankah kau baru saja merasakan kehebatanya dengan tubuhmu kakek jelek?!" seru Naruto gusar untuk menghajar kakek jelek dihadapanya, untuk kedua tanganya ditahan oleh Sasuke dan Itachi.

"Jadi? Apa lagi yang kalian tunggu dariku? Kenapa tidak kita lanjutkan permainan ini? Oh, aku akan mulai lebih serius kali ini. Karena, sudah hampir semua anggota Akatsuki milikku tewas ditangan teman-teman kalian. Yah, aku tidak terlalu peduli dengan hal itu. Mereka tidak lebih dari alat yang bisa kubuang kapan saja" Ucap Madara yang baru saja selesai mengamati keberadaan sisa anggotanya dengan santai dan wajah yang meremehkan.

Sementara ketiga pemuda dihapanya masih tetap diam membeku karena tekanan yang ada. Apakah mereka harus merasa senang karena dengan kalahnya para anggota akatsuki lain? Yang artinya para ninja Aliansi lainya akan datang membantu mereka? Atau merasa ketakutan? Karena memperkirakan 95% pembantaian yang akan terjadi terhdap diri mereka dan Aliansi Shinobi setelah ini? Karena jujur saja, pertarungan melawan Madara yang memiliki Rinnegan+DNA Orochimaru+Eternal Mangekyou Sharingan+Susaanoo Armored Form+Regenerasi Super Cepat+Jinchuriki Jyuubi+Mokuton+Jurus tingkat S dan SS lainya merupakan pertarungan yang sangaaaaat teramat tidak adil ! (Sayang sekali, bahwa Itachi, Naruto, dan Sasuke tidak mengetahui bahwa Rinnegan Madara masih bisa berevolusi ketingkat yang lebih tinggi, karena dia dipilih oleh Indra untuk menjadi reinkarnasinya sejak dulu kala, ketika dia masih menjadi rival Hasirama Senju,). Perbedaan kekuatan pada pertarungan ini bisa diibaratkan semudah mengambil permen dari anak kecil... umm.. tidak! Perumpamaan ini terlalu sering digunakan... Ah! Benar! Kalau mau diumpamakan, seperti menculik anak gadis kecil imut berumur 6 tahun yang sendirian. Yap! Perumpamaan yang benar!(*Plak! Sialan kau Author!)

"Hm... kalau kalian tidak ingin memulai, biar aku yang duluan." Ucap madara seraya mengarahkan tangan kananya kelangit dan mengucapkan dua kata dengan seringai "Bansho Ten'in!"

.

.

.

Tbc

.

.

.

.

.

.

**Special Thanks To:

Blue-Temple Of The King, altadinata, Tragger, Drak Yagami, zhoe. sangmaeztro, Fellix henzstall ker, Vin'DieseL D'.Newgates, Kuroki Kaze-san , Nanase Akira, HarisHeavenStar, triexs. alazka, Silent reader tobat, syafria meily, Ae Hatake, Tobi No Kami, ryuzan45, Uchiha. izami, Nokia 7610, Yasashi-kun, Neko Twins Kagamine, Uzumaki 21, arramsye. rudyezavfiin, igniel. saikari, Uchiha drac, altadinata, Namikaze Sholkhan, novalian. manzur, alvin. wijaya. 984349, bohdong. palacio, MahardikaRBL, Rairyu no Ken, 100492, rizkiirawan3, Uzumakiseptian, Sarutobi RianMaru,bentara malam sunyi, YamiNoMadara226,iib. junior,Namikaze Madara, RIFAL. Chivass. Namikaze, juan matheus asarya, monkey D nico, CorePride 666, two-one kf, arafim123, dianrusdianto39, Murakamisenpai, Zeref si dewa, The KidSNo OppAi, dan lainya yang belum disebutkan.

.

.

.

.

SBS-Start!

.

Q: Apakah naruto akan bertemu rikudou sannin?terus di kasih kekuatan oleh rikudou sannin? Seperti senjutsu rikudou sannin mode(kalo ngga salah),menggunakan semua kekuatan bijju,dan gudoudama?

A: Um.., Kayaknya nggak deh. Kan, settingnya disini Naruto cuman Manusia normal. Gomen.

.

Q: Apa ceritanya Happy End? Ato Bad End?

A: Tenang aja, ane usahain jadi Happy END kok.

.

Untuk sementara segini aja deh.

Soalnya ane baru nulis 35% dari seluruh chap 12 original yang author perkirakan.

Jadi, ini masih blum slese….

.

.

N' Thanks buat reader n' silen reader.

Silakan review, buat ngasih ide, saran, kritik, pertanyaan ato nge-flame juga nga masalah!**Author dah siapin tabung pemadam kebakaran! Fufufu...**