Operation Break Up 1

Mayaka x Oreki

Oreki x Chitanda

Chitanda x Satoshi

Satoshi x Mayaka

.

.

.

"Hm, seperti biasa~ rambutmu harum sekali Eru-chan..," Ruff duduk di sebelah Chitanda sambi mencium rambutnya "G-Gomen, kumohon.. jangan..," kata Chitanda "Hm~? Kenapa? kita tunangan 'kan?"

"Itu tunangannya? Menjijikan,"

"Berhenti komentar Mayaka, bisa ketahuan,"

"Aku lebih memilih murid kelas 1 eh, 2 itu daripada cowok itu,"

"Terima kasih, Tougaitou-senpai,"

"Shhh, Oreki-kun, Tougaitou, jangan berisik,"

Kelima remaja itu menguping diam-diam pembicaraan mereka. Menyusup diantara daun-daun lebat, setelah cukup lama mengobrol, butler dan maid nya Chitanda, Chitanda dan Ruff pergi keluar, sepertinya berjalan-jalan.

"Yosh! Kita ikuti!" seru Satoshi.

GRASAK! GRUSUK! BRUGGGGGGGGGG!

"Siapa diluar?" Rupanya ibunya Chitanda keluar "Kalian... teman Eru?" tanya wanita itu, Oreki terpana melihatnya-terlalu! Dia terlalu mirip Chitanda, kecuali wajahnya yang tammpak lebih dewasa serta rambutnya yang mulai beruban, wanita itu kemudian menunduk "Ada sesuatu yang ingin kuminta! Onegaishimasu!"

"Eh?"

.

.

.

Kini kelima remaja itu duduk di depan ayah dan ibunya Chitanda, tentu saja, Satoshi juga-ia akhirnya diangkat menjadi keluarga Chitanda, tetapi Satoshi bilang ia cukup nyaman dengan nama Fukube jadi tetap Fukube Satoshi, ayah Chitanda menatap mereka "Aku mohon...!" seru ayahnya, semuanya kaget "Aku mohon... hentikan pernikahan Eru dan Ruff!" serunya, ibunya begitu juga "Iya! aku mohon, kalian pasti bisa...,"

"Ano, summimasen Chitanda-san," kata Oreki.

"Bolehkah aku meminta kalian bercerita tentang apa yang terjadi?" tanya Oreki, ayah Chitanda mengangguk "Jadi... itu semua dimulai seminggu yang lalu... saat itu...,"

Flashback

-Theodora'scompanybusiness-

"Ahaha! Tentu saja program kami banyak! Menguntungkan pula!" Ojojii, ayah Ruff tertawa, sementara Tetsugo hanya tersenyum "Baiklah, baik, tanda tangan disini," kata Ojojii lagi, Tetsugo menandatanganinya tanpa melihat surat itu "Baiklah, saya pulang dulu," kata Tetsugo, Ojojii mengangguk "YA! silahkan!," dia tersenyum mencurigakan.

-Chitanda'shousehold-

"Lama tak berjumpa ya, Mizuki," Mizuki tersenyum "Sudah lama sekali Layla," kata Mizuki, Layla mengangguk "Jude sedikit kecewa dengan keputusan Tetsugo sebenarnya..," kata Layla, Mizuki mengangguk "Ya, aku minta maaf, aku belum membuka ponselku tiga hari kemarin, aku sibuk," kata Mizuki, Layla mengangguk "Iya tak apa, tetapi jika kau tetap membutuhkan teman bisnis, Heartfilia's company masih mau membantumu," kata Layla lagi, Mizuki mengangguk.

"M-Mizuki-obaasan!" Lucy Heartfilia, anak dari Layla dan Jude kemudian masuk ke dalam rumah tergopoh-gopoh "Lucy? Ada apa?" tanya Mizuki "A-Ada seorang pria diluar.. d-dia mengaku tunangan Eru! Eru diluar!" seru Lucy "APA!?" tanya Mizuki dan Layla histeris, keduanya langsung berlari keluar, ternyata benar ada Ruff disana-ia sedang menggenggam tangan Chitanda.

"Lepaskan putriku!" seru Tetsugo.

"Ara? Bukannya kau sudah setuju?" tanya Ojojii "Hah!? Maksudmu apa?" tanya Tetsugo, Ojojii mengeluarkan kertas "Makanya, kalau apa-apa baca dulu, lihat disini 'Dan saya bersedia memberikan anak saya sebagain tunangan (jika perempuan)/budak (jika laki-laki)" Mizuki histeris "Tidak! Tidak! Eru!" seru Mizuki "Eru-chan!" seru Lucy "O-oi ada apa?!" tanya Satoshi yang baru pulang dari rumah Oreki.

"Kalau kau tidak menyerahkan Eru, maka," dicekiknya leher Mizuki hingga ia sekarat "a-apa!?"

"Tidak apa...," kata Chitanda "Lebih baik aku menikah daripada Okaa-chan dibunuh," kata Chitanda.

"APA MAKSUDMU BAIK-BAIK SAJA!? LEPASKAN SAUDARIKU!" seru Satoshi "Kau mau melawan? Kau bukan apa-apa kecuali pengecut nak," kata Ojojii dengan pandangan mengejek.

"Gadis pintar, pernikahannya dalam 2 minggu lagi,"kata Ojojii, Chitanda mengangguk.

"ERU-CHAN!" seru Lucy dan Satoshi.

End Of Flashback.

"Sekarang, keluarga Heartfilia tinggal di dekat rumah, Lucy juga terkadang main kesini habis dari Fairy Academy," kata Satoshi "Mereka membantu kita.. tapi apa yang harus kulakukan? Seminggu lagi.. putriku yang berharga..," Mizuki menangis tersedu-sedu, kita semua pasti mengerti kekhawatirannya- takut saat anaknya menjadi milik orang lain yang ia tidak sukai, dia tidak akan lagi perawan, dia akan punya keturunan dari seseorang yang bahkan ia tidak sukai... sangat mengerikan.

"Kami akan menghentikannya!" kata Mayaka, semuanya menatap kearah Mayaka yang menunduk, ia menangis "Aku... aku nggak mau Chii-chan..," "Dimengerti," kata Oreki "Mulai sekarang kita semua pikirkan bagaimana caranya untuk membatalkan pernikahan itu,"

Semuanya tersenyum melihat Oreki.

"YOSSSHHHH! Kalau begitu kita mulai! Operation Break-up!" seru Satoshi.

"A-Apa aku boleh ikut?" tanya seseorang, Lucy beridiri "Tentu saja!" kata Satoshi "Aku juga membawa teman-temanku! Mereka mendukungku!" seru Lucy (KENAPA INI JADI CROSSOVER!?) "Gray, Natsu, Erza, Juvia, Jellal...Mirajane.. Ayo mulai!"

"Operation Break-Up!"

.

.

.

"Tadaima...," Chitanda baru saja pulang, ada sesuatu yang bergerak "A-Apa?"

"Ah! Okaeri Chitanda," Oreki berdiri sambil memegang buku "OREKI-SAN!?" Oreki menutup mulutnya "sudah malam, jangan berisik!" seru Oreki "G-Gomen tapi kenapa kau disini?" tanya Chitanda "Kami akan.. membatalkan pernikahanmu..," kata Oreki.

"H-Honto ni?" tanya Chitanda, Oreki mengangguk, dan kemudian, Chitanda memeluk Oreki "Arigato...,"

"Douita,"

...

What Happend? Kok jadi Crossover? Aku jg bingung :v ok see you next chappie!