TITLE : DRAGONSWAN

AUTHOR : LEE EUN SAN

GENRE : SUPRANATURAL, ROMANCE, DRAMA

LENGTH : CHANYEOLAPTERED

MAIN CAST :

*WU YI FAN aka Draco Kris

*HUANG ZI TAO aka Huang Zi Tao

* And the others...

DISLCAIMERS

This story based on Sherlyn Kenyon but this ff is mine

AANNYYEEOOOONNGG! #TERIAK PAKE TOA MASJID AGUNG!

HEHEHEHEH OREMANIYEO YOREBEUN...!

APA KALIAN KANGEN PADAKU..? #NGAEEP!

abaikan! well,, aku mau minta maaf buat keterlambatan update ini cerita soalnya aku lagi sibuk banget. semoga chap ini bisa menghibur kalian ne...!

happy reading!

Tao menghembuskan nafasnya pelan "hhh…baiklah, biar aku jelaskan. Hal ini aku ketahui juga saat aku sudah berhubungan dengan kris, pangeran kalian. Jadi setiap draco mempunyai seorang pasangan dalam hidup mereka. Dan pasangan mereka itu bisa dari kaum mana saja. Bisa sesama draco, manusia atau dari klan archito sekalipun. Nah, maka dari itu, setelah seorang draco menemukan matenya dia akan menandai matenya dan secara otomatis matenya itu akan memiliki tanda seperti ini." Tao membalikkan tubuhnya lalu sedikit menurunkan kaos longgar yang dia gunakan untuk menunjukkan tato naga keemasan di punggung atasnya.

"ah,, aku juga punya yang seperti itu." Kata baekhyun tiba-tiba.

"tapi milikku tak seterang milikmu tao. Tato miliku lebih berwarna kehijauan." Imbuhnya. Dia berbalik lalu menunjukan sebuah tato di punggungnya yang hampir serupa dengan milik tao namun berwarna berbeda.

"nah maka dari itu aku ingin bertanya pada kalian, karena aku tahu kalian ada hubungan khusus dengan suho dan kai bukan? Apa kalian yakin kalian "belum" bertanda?"

"eum,, itu,,,"

.

.

.

Part thirteen begin…

"eum,, sebenarnya..aahh,, sudahlah nona.. saya malu.." kata lay sambil menyembunyikan wajah merahnya.

"aigoo,, bocah ini.. kau hanya perlu mengatakan sudah apa belum,, kenapa kau harus malu begitu,eoh? Bukankah aku dan tao juga sudah menunjukan milik kami padamu." Kata baekhyun gemas.

"begini ya, kami bukan ingin mengulik masalah pribadi kalian, kami disini hanya ingin memastikan saja, sebab jika kalian sudah bertanda itu artinya kalian sudah menjadi bagian dari klan. Dan kalian tahu bukan klan itu memiliki musuh?"

Dio mengangguk "ya, nona. Saya pernah mendengarnya dari ibu saya dulu."

"nah, apa kalian juga tahu bahwa setiap pasangan draco itu juga termasuk menjadi sasaran mereka?" kata tao lagi

Lay dan dio menggeleng.

Tao mendudukkan dirinya di hadapan dio dan lay. "kuberitahu kalian satu rahasia. Seorang draco hanya bisa mencintai satu orang entah itu dari kaum atau ras mana saja. Dan pasangan mereka itu juga merupakan kelemahan para draco. Jika sampai pasangannya itu terbunuh atau hilang mereka akan merana sepanjang hidup mereka. Kalian tentu tak mau melihat pasangan kalian sedih bukan?"

Kedua yeoja itu menggelng.

"nah, untuk itu aku ingin melihat tanda kalian untuk memastikan." Tambah tao.

"kami hanya berniat menjaga kalian, bukan yang lain." Lanjut baekhyun.

Dio dan lay saling berpandangan lalu menghembuskan nafas mereka pasrah. Dio berdiri lalu menurunkan sebelah gaunnya sehingga menampakkan bahu putih mulus dan terawatnya. Namun bukan itu yang jadi sorotan melainkan sebuah tato naga keemasan serupa milik tao yang tercetak jelas di sebelah kiri atas payudara tao.

"wah…!" pekik baekhyun.

Dio buru-buru mengembalikan lagi gaunnya ke posisi semula. Sambil menahan malu ia berkata. "maaf nona. Tapi saya menganggap diri saya tak pantas untuk tuan kai. Saya hanya rakyat jelata yang hidup di kalangan bawah. Saya.. saya.."

"tsskk,, kau bicara apa sih! Bukankah sudah aku katakan seorang dragonswan terpilih itu bukan karena dia catik, kaya atau dari keluarga terpandang. Seorang dragonsawan terpilih karena memang sejak awal kalian di takdirkan untuk hidup bersama. Kau tak perlu merasa rendah di hadapan kami. Kita semua sama. Kita semua manusia yang diciptakan tuhan dari rahim seorang ibu" kata bekhyun.

"tapi…."

"aaiisshh,, tak ada tapi-tapian. Berhenti merendahkan dirimu sendiri atau aku akan marah padamu." Putus tao yang langsung membuat dio diam.

"sekarang giliran lay." Kata tao sambil menatap lay intens.

Lay Nampak gelisah.

"kenapa kau hanya diam?" seru baekhyun.

Dia menatap ketiga yeoja itu sambil menunjukan wajah yang sangat menggemaskan. Perpaduan antara malu dan kebingungan.

"aaiiggoo,,wajahmu lucu sekali lay.. hhhihihi…" kikik baekhyun. Ingin rasanya ia mencubit pipi lay yang lucu itu.

Lay Nampak mengerucutkan bibir merahnya. "nona.." rengeknya.

"ah, ,, cha,, cepat katakan…"

Dia berdiri dan menurunkan sebelah kiri gaunnya. Tepat di baik punggung sebelah kirinya terdapat sebuah tato naga."

"hahahah,, ternyata benar kan dugaanku. Kalian itu memang berjodoh! Asiikk! Berarti sekarang kalian jadi keluargaku.." pekik tao heboh.

"ya, kau benar tao-er. Jadi sekarang kalian jangan pernah mengangap diri kalian lebih rendah dari kami lagi, mengerti..?"

Dio dan lay berpandangan sejenak lalu mengangguk patuh.

"eeum,, kalian manis sekali.." seru tao.

"wah,, kalian terlihat asik sekali. Apa yang sedang kalian bicarakan?" tiba-tiba terdengar suara berat chanyeol. Di belakangnya ada tiga namja tampan yang mengikuti yaitu kris, suho dan tentu saja kai.

"tentu saja kami akrab, yeollie.." jawab baekhyun.

"ah,, ini pasti suho dan kai bukan?" imbuhnya.

Kedua namja itu mengangguk. "senang bertemu denganmu nonna, perkenalkan aku kai." Kata kai sambil menjabat tangan baekhyun ramah.

"aku juga senang mengenalmu." Jawabnya sambil tersenyum cantik.

"aku suho, senang bertemu dengan anda.." kata suho sambil mengulurkan tangan putihnya pada baekhyun.

"aki juga sama. Senang bertemu denganmu, suho."

"kalian sedang ngobrol apa?" kat kris. Dia berjalan mendekati tao lalu duduk di samping kekasihnya.

"ah… itu. Itu rahasia perempuan ge.." kata tao sambil mencubit gemas hidung mancung kekasihnya.

"aa,,appo baby…" rengek kris.

Tao terkikik geli lalu mencium hidung kekasihnya itu sekilas "gege,, kau terlihat sangat mansi saat kau merajuk."

Kris tersenyum lalu mengangkat tubuh tao keatas pangkuanya. "oh,,oh,, ternyata my baby panda berani menggodaiku, eoh?" katanya.

"kalau iya,, gege mau apa..?" tantang tao sambil mengalungkan tangannya kelehar kris.

"yak! Kalian berdua.. bisakah kalian melakuakn adegan itu di lain tempat! Aiishh.. kalian ini benar-benar..!" kesal suho.

Kris mendecih "tssk,, seperti aku tak tahu kelakuanmu saja.. sudahlah tak usah berlagak alim di depan kami. Belangmu sudah terlihat tuan muda.." ejeknya.

"hahahha,, baiklah..baiklah.. sebaiknya kita istirahat. Malam sudah semakin larut." Saran bekhyun.

"baekkie eonnie benar, sebaiknya kita segera masuk. Udara semakin dingin." Lanjut tao.

"baiklah.. aku juga lelah seharian ini.. ayo lay kita masuk." Kata suho sambil menarik tangan lay. Lay menunduk malu dengan ajakan suho.

Baekhyun dan tao hanya tersenyum kecil melihat kedekatan suho dan lay.

Kemudian menyusul satu persatu pasangan masuk kedalam dan meuju kamar mereka masing-masing.

Kris menutup pintu kamarnya pelan. Setelah menguncinya rapat ia langsung memeluk tubuh ramping tao yang terlihat sedang melepas bajunya.

"baby.." bisik kris di telinga tao.

"eum.."

"bolehkah malam ini aku menyentuhmu..?" katanya lembut.

"tapi tao belum mandi ge…" jawab tao.

" kau tak perlu mandi baby kau tidak bau.. kau harum baby.." bisik kris lembut sambil menenggelamkan kepalanya di ceruk sempit antara bahu dan leher tao. Dia mencium dan menyesap kuat kulit leher tao.

"eenngghh,,,,gehh.."

"wae..?" jawabnya sambil terus melanjutkan aksinya.

"bisakah gege melepaskan tao sebentar.." katanya

"kenapa?" katanya

"hanya sebentar, ge. Ada yang tao ingin perlihatkan pada gege." Katanya

Kris menurut. Dia melepaskan pelukannya dari tubuh ramping tao.

"tao akan menunjukannya tapi gege tutup mata dulu."

"eh? Tutup mata?"

Tao mengangguk lucu. "eung.. kalau gege mengintip tao akan marah pada gege dan sebagai hukumanya gege tak boleh menyentuh tao selama sebulan!" ancamnya.

Kris mendelik. Oh demi apa? Tak bisa menyentuh tao sebulan? Sehari tanpa pelukan hangat panda manis ini saja rasanya hidup kris hampa apa lagi sebulan? Membayangknnya saja sudah membaut bulu kuduknya merinding. "kenapa kejam sekali hukumannya." Kata kris

"itu konsekuensinya jika gege nakal. Tapi kalau gege patuh, tao akan memberikan gege kejutannya." Kata tao

Daripada teriksa selama sebualn kris akhirnya menganggukan kepalanya setuju. "b..baiklah.. gege akan tutup mata."

"bagus! Sekarang gege naik ke ranjang dan tunggu aba-aba tao lagi, arra!" katanya

Kris mengangguk lalu berjalan menuju ranjang. Dia naik dan mulai menunggu sambil memjamkan matanya. Dalam hati ia terus berfikir apa yang akan tao lakukan ya?

Setelah yakin kris sudah menutup matanya, tao segera menggambil barang yang sengaja ia bawa dari rumah sebagai kejutan untuk kris. Barang yang ia yakin akan membuat kris suka.

"baby…" seru kris

"hmmn.." jawab tao.

"kenapa lama sekali, eoh?"

"tsskk, sabar sebentar ge,,"

Tao kembali melanjutkan aksinya. Setelah beberapa saat akhirnya tao terlihat puas. "baiklah ge, sekarang gege buka mata pelan-pelan ne.."

Kris membuka matanya perlahan dan setelah matanya terbuka lebar ia terlihat terkejut…..

"baby..kk,kau.." kata kris terbata. Dia sungguh dibuat terpana dengan penampilan tao sekarang. Kekasih cantiknya itu berdiri di depan ranjang besar mereka dengan hanya mengenakan sebuah gaun tipis nyaris transparan berwarna merah menyala. Belum lagi sebah pita yang sengaja ia ikatkan di depan dadanya.

"ini hadiah untuk gege.." kata tao sambil tersenyum menggoda.

"aa,,apa maksudnya.."

Tao terlihat tersenyum "tak ada,, tao hanya ingin memberikan kado saja untuk gege karena gege jadi anak baik hari ini. Gege tak suka?" katanya

Kris buru-buru mengelengkan kepalanya "aniyo... Bukan itu maksud gege. Hanya saja kau,,, kau sunguh membuat gege terkejut baby." Tak tahukah kau panda, naga mesummu itu langsung horny sejak awal dia membuka mata.

"kalau begitu apa yang gege tunggu? Buka saja kadonya dan nikmatilah.." bisik tao dengan suara menggoda.

Kris berjalan mendekati tao. Sambil menyeringai dia manatap panda cantik yang selalu membuatnya hilang kendali itu intens. "jangan menyesal telah menjadi kado untuku malam ini baby, karena aku tak yakin akan melepaskanmu sampai besok pagi." Katanya

"bagaimana jika memang itu yang tao inginkan ge,,," jawab tao sambil menujukan wajah menggodanya.

Kris menarik pelan simpul tali pita yang ada di depan dada tao. Oh astaga kali ini tao memang benar-benar ingin menggoda kris. Lihat saja kelakuannya yang sangat berani. Tao tak memakai lagi branya sehingga kedua payudara besar tao tercetak jelas di balik gaun tidur tipisnya.

Libido kris langsung naik saat melihat benda kesukaanya itu. Ia bahkan sampai meneguk air liurnya susah."kenapa dia semakin besar baby.." kata kris polos.

Tao merapatkan tubuhya pada kris sehingga kini kedua payudaranya menempel erat didada bicang kris yang masih terbungkus pakaian lengkap. "itu karena gege sering memainkanya.." bisik tao seduktif.

Tubuh kris sudah sangat panas. Tanpa menunggu lagi, dia menarik tubuh tao lalu menciumnya liar. Dia menjilat, melumat kedua belahan benda kenyal merah merona itu ganas.

"eeuunggh,, mpckcpkcpk,,,,"

Tao membuka mulutnya agar kirs makin dalam menciumnya. Pertarungan lidah itupun berlangsung sengit didalam mulut tao. Kris sanggat meggila, dia benar-benar sanagt liar.

"eunggh,,,, euunghh,," lenguh tao tertahan saat dengan liarnya kris meremas payudaranya dari luar gaun.

Kris menggendong tubuh tao ala koala. Dia berjalan cepat menuju ranjangnya. Dia menghempaskan tubuh ramping tao keatas ranjang sebelum menindihnya.

"jangan salahkan gege jika kau tak bisa berjalan besok pagi, baby.." kata kris sambil menyeringai

Bukannya takut tao justru menarik leher kris mendekat kewajahnya. "tak masalah ge.. malam ini gege bebas melakukan apapun…" bisiknya sebelum kembali menyatukan bibir mereka dan mulailah pergulatan panas itu….

Hhohoo…. Seperti apa malam panas mereka? Kalian ingin tahu..? ahh.. tapi sebaiknya tahan dulu karena aku sebenarnya ingin melihat keadaan kamar chanbaek. Apa kalian ingin ikut? Ahh.. baiklah kita lihat saja, oke… let's go….!

"eunghh… yeolie,,," desah baekhyun saat dengan sengaja chanyeol menggulum payudaranya.

"aahh,,,eunnghh,, lebih.. yeolie,, eungh,," racaunya lagi.

Desahan itu membuat namja tampan bertinggi bak namsan tower itu makin giat menggerjain bagian tubuh kekasihnya itu intens. Dia menggulum bend akenyal itu bergantian layaknya bayi yang sedang menyusu.

Baekhyun melampiaskan rasa nikmat yang chanyeol berikan pada tubuhnya dengan meremas rambut kekasihihnya itu keras.

"eeuungg….yeollie…aahhhhh.."

"sebuatkan namaku, baby… terus,,, sebutkanlah."

"yeolie..yeolie,,, ahh,, kau,, membuatku gila,,," racaunya.

Dia melepaskan kulumannya dan beralih kembali keatas bibir baekhyun. Dia mencium liar kedua belahan bibir baekhyun yang sudga mulai membengkak. Saat kedua bibir mereka bertaut, baekhyun mulai melucuti Satu persatu pakaian yang menempel pada tubuh chanyeol sehingga kini keduanya sudah full naked. Baekhyun mengelus dada dan otot perut chanyeol yang terbentuk sempurna. Dia mebalikkan tubuhnya sehingga kini dialah yang ada di atas tubuh chanyeol. "bisakah kita gantian?" katanya

Chanyeol menganguk "tentu,, lakukanlah sesukamu." Katanya.

Baekhyun tersenyum puas, women on top adalah posisi kesuakkanya karena dalam posisi ini dia bisa dengan leluasa menggoda cahnyeol habis-habisan. Dia sangat menyukai wajah chanyeol yang sedang menahan hasratnya.

Tak menunggu waktu lagi ia segera memulai aksinya. Pertama dia mengeus area dada dan perut rata ber abs sempurna milik kekasihnya itu seduktif. Sesekali bahkan dia mncubit gemas nipple kecoklatan milik kekasihnya yang sudah mengacung tegak.

"aahh, baby,," desah chanyeol sambil memjamkan matanya.

Baekhyun melanjutkan aksinya dengan menciumi seluruh bagian tubuh chanyeol tanpa terlewat sedikitpun. Ciuman itu makin lama makin turun dan akhirnya sampailah dia didepan benda kebanggaan kekasihnya itu.

"hallo.. kau merindukanku?" katanya pada junior chnyeol yang sudah mengacung tegak.

Baekhyun mencenggeram erat benda tumpul itu dengan tangan lentiknya. "aarggh.." teriak chanyeol

"baby,, jangan menggodaku,," kata chanyeol geram.

"hihii,, kau lucu.. baiklah-baiklah…" katanya sebelum mengulum benda coklat panjang itu kedalam mulutnya layaknya orang yang sedang menikmati lollipop.

"asshh,, yes,, baby…aahh…more.." racau chanyeol.

Slurp,,slurp..slurp..

Baekhyun tersu menaik turunkan mulutnya untuk mengilum junior panjang chanyeol.

"aaahh,, kau pintar baby..aaasshh.."

Uppss! Ternyata mereka sedang making love! baiklah kita lanjutkan ke kamar berikutnya, mari kita tinggalkan kamar chanbaek. bagaima keadaan kamar pasangan kaido?

Dio terlihat gelisah. Dia memjamkan matanya erat saat dengan lihainya lidah kai memanjakan kewanitaanya.

"kkk,,kkaaii…. Eeungghh…." Lenguhnya sambil meremas bantal yang ada di sampingnya. Kepalanya makin jauh menekan bantal untuk menyalurkan rasa nikmat yang kini mendera sekujur tubuhnya.

"kkai,,aahh,, kai…" racaunya lagi.

Kai mendongak "wae..?" katanya singkat lalu kembali melanjutkan ulahnya pada tubuh gadis (?) itu.

"eeunngghh… kkai.. aah,,, ahh.." desahan dio semakin keras saat lidah panjang kai menjamah titik sensitifnya.

Kai merangkak lagi keatas tubuh polos dio yang sudah basah akan keringat. Dia menindih tubuh mungil itu. dia menyatukan kening mereka. "dio sayang,, tahukah kau bahwa kau begitu indah…" bisiknya pelan. Mendengar kai memujinya wajah dio memerah "kkai.." rengeknya smabil menyembunyikan wajahnya di dada bidang kai.

Kai terkekeh geli. "aku akan membawamu menemui mom dan dad. Setelah itu kita menikah.." katanya.

Dio nyaris menangis saat mendengar kai akan menikahinya. "tapi apakah aku pantas untuk seorang bangsawan sepertimu, kai..? aku…aku bukan siapa-siapa, aku,,aku.."

Kai menutup mulut dio dengan jarinya "ssstt… kau bicara apa? Siapa bilang kau bukan siapa-siapa. Kau itu orang yang paling sempurna. Kau sangat cantik, baik dan juga lembut. Terlebh lagi hanya kaulah yang bisa memiliki hati dan cintaku seutuhnya, jadi apa lagi yang kurang eoh?" kata kai mencoba meyakinkan dio.

Dio memeluk erat tubuh kai "terima kasih kai,,, terima kasih,," katanya nyaris terisak.

Kai menggeleng. "kenapa justru kau yang berterima kasih, seharusnya aku yang melakukannya karena dengan adanya kau disisiku, duniaku jauh lebih indah." Katanya lalu kembali menyatukan kedua bibir mereka untuk menuntaskan kegiatan panas mereka yang sempat tertunda.

Hohoho.. bolehkah kita biarkan pasangan kaido melanjutkan kegiatan mereka sejenak? Ah, boleh lah… soalnya aku ingin melihat kamar lainnya. Apa kalian tidak penasaran dengan isi kamar SuLay? Kalau aku sih iya…. ^_^ baiklah mari kita coba intip.

Suho menekuk kaki lay sehingga membuat lubang surga yeoja itu terlihat terbuka sempurna. Dia menggocok sebentar juniornya sebelum mulai memasukkan senjata andalannya kedalam liang hangat lay.

"aarrggh,," lay mencengkeram kuat bahu suho untuk melampiaskan rasa perih dan sakit yang mendera kewanitaannya. Meski memang bukan yang pertama tapi tetap saja sakit saat junior besar suho merasukinya.

JLEB..

"aahh,," desah keduanya lega saat kedua milik mereka menyatu. Tak menunggu lama, suho mulai menggerakkan pinggulya perlahan.

"aahh.. ahh,," racau lay.

Makin lama gerakan suho makin cepat dan menuntut. Tak jarang saking kuatnya sodokanya sehingga membuat ranjang mereka berdecit nyaring.

"aagghhh, agghhmm… eenggh,,,suho,, ahh, disana,, ahh,,, aggghhmmmm.."

Lay meremas kuat rambut hitam suho saat namja tampan itu menumbuk titik terdalammnya.

"aahh.. eenggh,, tentu.. my lady.. ash,, ashh,,,," suho makin menguatkan gerakan pinggulnga sehingga junior besarnya masuk makin kedalam.

"aagghh…nngghh….su,,aahh,,,hhoo,….aahh.." racau lay makin kencang.

Seriring dengan makin gencarnya sosokan suho, lay juga merasa benda kebanggaan kekasihnya itu makin membesar di dalamnya.

"aahh, suho…aku,,, aarrrghhh…" lay mendapat orgasmenya lebih dulu.

Suho merasakan cairan hangat mili lay merembes keluar. "aaggh,, aggh,, aku juga,, aahh,,,, aaahrrrrrgghhhhh.." suho menyemburkan cairan hangatnya kedalam rahim lay tak lama kemudian. Dia memeluk tubuh lay erat.

"kau hebat sayang.." katanya lalu mencium kening lay lebut. Lay haya diam karea tubuhnya masih sangat lemas.

"aku mencintaimu, sangat…"

Lay hanya mengangguk sebagai tanda ia juga memiliki rasa yang sama pada namja tampan bergelar bangsawan itu.

Malam ini keempat pasangan bahagia itu mereguk nikmat dan hangatnya cinta yang membara. mereka larut dalam panas dan menggairahkannya percintan mereka sampai tak sadar kalau mereka melakukannya hampir semalaman.

Pagi ini matahari sudah meninggi, namun belum nampak satupun yang terlihat keluar kamar. Bahkan dio dan lay yang terbiasa bangun di pagi haripun belum menunjukan batang hidungnya. Rupanya kegiatan mereka semalam membuat tenaga mereka terkuras habis.

Dio mengerjapkan mata bulatnya saat ia merasakn bisa-bisa matahari mulai mengusiknya. "eeuunghh.." dia melenguh pelan sambil berusaha membuka matanya.

Tidur dalam dekapan hangat kai membuatnya sangat nyaman. Ia tersenyum sekilas saat melihat kekasihnya itu masih terlelap sambil menggengam tangannya.

"kai.." dio mengelus lembut dada polos kai yang tersekspos bebas.

"eennhh…" kai tak membuka matanya justru ia makin mengeratkan pelukannnya pada tubuh mungil dio.

"bangun kai,, ini sudah pagi.." kata dio lembut.

"hhmmm.. biarkan saja,," jawabnya tak mau tau.

"baiklah kalau kau tak mau bangun, tapi setidaknya biarkan aku bangun. Aku harus mandi.." katanya jengah.

Kai membuka matanya kecil "kita mandi bersama saja bagimana?" godanya

Blush….

Wajah dio memerah "kai,," rengeknya.

Kai terkekeh pelan, "heheh,, baiklah,, baiklah…. Mandi sana sebelum aku berubah pikiran dan kembali memakanmu.." katanya.

o.o mata dio membulat "yak.. kita bahkan baru melakukannya beberapa jam yang lalu kai.." omelnya.

Kai mengendikan bahunya acuh "memangnya aku peduli, jika kau tak segera beranjak dari sini maka jangan salahkan aku kalau aku akan menguncimu seharian di kamar." Ancamnya.

Dio buru-buru membebaskan dirinya dari cengkeraman kai. "iisshh,, dasar kau mesum..!" kesalnya sambil memunguti bajunya yang dibuang sembarangan oleh kai.

"hahahhaha.." suara tawa puas kai mengeras.

Setelah berpakaian dio keluar kamar disana. Tanpa di sengaja ia berpapasan dengan lay yang terlihat sedang mendumal.

"kau kenapa?" Tanya dio.

"ah,, tidak ada,,aku hanya sedang kesal pada suho…iisshh, bisa-bisanya dia tak mengizinkanku keluar kamar." Keluhnya.

"hhh,, kau tahu aku juga sama. Kai menahanku hingga hampir fajar.." ceritanya.

"wah..? ada apa kalian pagi-pagi begini sudah berkumpul." Kata baekhyun yang terlihat berjalan perlahan sambil mengucek matanya.

"nona? Anda memakai baju apa itu?" kata lay yang merasa heran melihat penampilan baekhyun.

"ah, ini namaya piama,, aku tak mau tidur memakai baju ketat seperti milik kalian, benda itu menyiksa tubuhku." Katanya.

"ahh, begitu. Jadi baju itu yang biasa di gunakan ditempat kalian?" Tanya dio.

Baekhyun mengangguk "ini lebih paraktis dan nyaman. Oiya, kalian mau kemana?"

"kami? Eum kalau saya akan mandi tapi kalau dio saya tak tahu nona, kami tadi berpapasan di sini." Jawab lay.

"eh? Aku juga ingin mandi.

"apa ada yang mengatakan mandi?" kata tao yang tiba-tiba muncul di belakang mereka.

"nona… anda mengagetkan saja." Kata dio sambil mengelus dadanya.

"hehe,, maaf. Apa tadi ada yang mengatakan mandi?" ulangnya.

Ketiga yeoja itu mengngguk "ya, nona."

"ah,, kebetulan aku juga ingin mandi. Badanku rasanya lengket semua. Aigoo, naga itu membuatku berantakan,," katanya polos.

"hahhhhaaa, itulah kehebatan mereka tao-er." Balas baekhyun.

"Ne, kau benar eonie. Eum berhubung kita sama-sama ingin mandi bagaimana kalau kita mandi bersama saja?"

"eh..? mandi bersama" kaget dio sambil lagi-lagi menunjukan ekspresi mengemaskan dnegan mata bulatnya yang terbuka sempurna.

"eum, terdengar menyenangkan.." jawab baekhyun.

"bagaiman dio? Lay? Kalian mau kan bergabung bersama kami…." Tanya tao.

"eeuummm..baiklah..nona" jawab keduanya.

Keempat yeoja cantik itu akhirnyasepakat mandi di kolam besar yang ada di bagian belakang rumah besar itu, kolam itu memang biasa di gunakan untuk mandi namun karena sudah lama tak ada yang menghuni rumah itu jadi kolam itupun hanya di anggurkan begitu saja. Namun secara berkala pelayan-pelayan disana selalu merawatnya.

Setelah membubuhkan ramuan dan pengharum alami buatan dio da lay mereka berempat merendam tubuh lelah mereka didalam kolam berair hangat itu nyaman.

"astaga,, ini nyaman sekali…" kata tao sambil memainkan airnya.

"kau benar tao-er.. ternyata ini tak kalah dari spa di tempat kita." Serunya.

Selama mandi mereka saling ngobrol dan menggoda satu sama lain.

"wah,, suho liar juga.. aigo,, sampai merah begitu.." pekik baekhyun saat melihat kiss mark milik lay yang ada di atas dada.

"tsskk, seperti chanyeol oppa tidak saja.. lihat lah tubuhmu eonnie bisakah kau menyebutkan bagian mana saja yang tak ada tanda merahnya, eoh?" sengit tao

Baekhyun tergelak "hahhhhaaa,,, kau benar.. kau benar..aaiishh, kalian tahu aku bahkan nyaris pingsan semalam! chanyeol benar-benar seperti orang gila.." keluhnya.

"kai juga,, dia aaiishh… milikku masih sakit sekali.." kata dio pelan.

Tao memandang teman-temannya"ya,, itulah resiko kita, teman-teman. Kekasih kita memang sangat menyeramkan saat mereka ada di atas ranjang." Kata tao yang langsung di beri anggukan setuju oleh yang lainnya.

"wow.. ternyata kalian membicarakan kami di belakang,eoh?" kata sebuah suara.

"rupanya gadis kecilku ini nakal juga,, hhmm.."sahut yang lain.

"apa yang akan kita lakukan pada mereka yang telah berani membicarakan kita di belakang kita saudara-saudara.." kata sebuah suara yang lainnya lagi

"kalian harus lihat apa yang akan kami lakukan.." lanjut yang lain

TBC

Hhaah! Ige mwo ya..? nc stengah-setengah? Hehehehehe

Pasti semua reader mau pada nimpukin aku pake palu..! ^^v peace guys.

Sorry buat keterlambatan lanjutan ini ff, abis aku sempet ilang mood gitu buat nulis.

Well, biar mood aku muncul lagi, gimana kalau kalian dukung aku pake repiu,eoh? Siapa tahu kalo aku lihat repiuan kalian banyak aku jadi makin semangat,eoh? Eothe?

Baiklah tak perlu banyak cing-cong lagi

Sampai jumpa lain waktu…

Sign

Lee Eun San

EunhyukLegalWife