SasuSaku
By :AkinaYuki-PettoChan (new Penname :3)
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Genre : Romance/General
Warning AU and OOC
Story Thirteen
-Please?-
(Holiday version)
"Yaaaaaaaaaiiii~!"
Sakura berteriak sekencang-kencangnya dan sekeras mungkin ketika mata Emeraldnya melihat hal yang paling dia inginkan seminggu ini. Hamparan laut biru yang diiringi deburan ombak putih dan pasir-pasir kasar memberikan sensasi nyaman di kaki putih mulusnya. Bahkan matahari menyengat sama sekali tidak mengganggu kesenangan di wajah gadis muda itu.
Setelah bergelut dengan hal-hal kritis di rumah sakit dan harus bangun di pagi buta demi operasi. Sudah saatnya dia melepaskan semua penat di kepala pinknya. Di sebuah pantai Konoha yang sangat indah meski penuh sesak dengan manusia-manusia lainnya.
Sedikit kesal sih.. jarak bermainnya jadi berkurang karena manusia-manusia itu. Tapi tak apa, asal ada laki-laki itu disampingnya. Apapun terasa menyenangkan.
"Oi Sasuke!" Sakura melambai-lambaikan tangannya ke arah Sasuke yang masih berdiri di bawah pohon pinggir pantai tak jauh darinya. Laki-laki itu sangat malas untuk mengikuti kekasihnya yang sudah berada di area 'basah'. Lagipula, dia teralu ogah-ogahan untuk membuka baju pantai warna putih keabu-abuannya.
Ya, sangat kontras dengan Sakura yang sudah memakai atasan bikini dengan rok pendek berumbai di bawahnya. Topi pantai jerami yang lebar menghiasi rambut pinknya tak lupa dengan kacamata berwarna hitam dengan frame soft pink. Gadis itu tersenyum lebar dan terus memanggil Sasuke untuk ikut turun bersamanya. Namun laki-laki itu hanya menggeleng pelan dan mendengus kesal.
'Kenapa aku harus ke pantai yang penuh orang ini? Ahh.. sial' gerutu Sasuke dalam hatinya. Tangannya yang putih hanya mengutak-atik kamera mahal nan canggih miliknya diselingi gerutuan-gerutuan kecil yang pastinya tak dapat di dengar oleh Sakura.
Kalau saja Sakura tidak memohon dan memaksanya untuk pergi ke pantai umum ini, pasti dia sudah menolaknya mentah-mentah. Untuk apa pergi ke tempat yang ramai seperti ini kalau kau punya tempat yang sama bahkan jauh lebih indah dan dipenuhi oleh kata 'privasi'?
Sasuke punya 2 pantai pribadi. Ah tidak mungkin 5! Dan Sakura memintanya untuk datang ke pantai Konoha yang penuh sesak dengan orang-orang? Benar-benar disayangkan.
"Hei Sasuke!" panggil Sakura lagi dengan jarak yang semakin dekat.
"Hn?"
"Daritadi kau disini terus! Ayo bersenang-senang!" ajak Sakura yang kini berkacak pinggang di depannya.
"Apa?"
"Bersenang-senang." kata Sakura lagi dengan suara yang lebih tinggi dari sebelumnya. "Kau kan pasti punya stres segede gunung di kepalamu itu! Ayo dikeluarkan!"
"Bersenang-senang di antara orang sebanyak itu?" tanya Sasuke lagi, kali ini terdengar nada sarkastik yang sangat menusuk hingga Sakura hanya menatapnya dengan sinis dan mendengus kesal.
"Yeah, kenapa? Tidak bisa?"
"Hn, tidak bisa" Sasuke mengangguk pelan dan kembali mengutak-atik kameranya lagi. Dia masih berusaha mencocokkan kontras kameranya dengan lingkungan sekitar. Sesekali dia mencoba menggunakannya dan melihat hasilnya dengan mata kirinya. "Lihat sini" perintah Sasuke ketika dia mengarahkan kamera itu ke Sakura. Tangan kanannya sedang memutar-mutar lensa agar berada di posisi yang pas.
Sakura melihat ke arah Kamera itu dan memasang wajah kesal.
"Kau jelek sekali."
"Siapa bilang aku cantik?" balas Sakura menjulurkan lidahnya.
"Senyum" perintah Sasuke singkat dan membuat Sakura menarik kedua ujung bibirnya dengan terpaksa hingga menghasilkan senyuman aneh yang terkesan tidak alamiah. Dia seperti orang yang tersenyum disaat menginjak paku karatan.
Sasuke terdiam melihat wajah Sakura dari kameranya. Di jauhkan kamera itu dari wajahnya dan memandangi Sakura sejenak.
Selalu saja seperti ini..
"Tak jadi memfotoku?" tanya Sakura yang kini menatap heran ke arah Sasuke.
Kemauan Sakura selalu bertolak belakang dengan kemauannya.
"Objeknya jelek" jawab Sasuke tanpa ekspresi.
Kesukaan Sakura adalah hal yang dibencinya dan perintah Sakura selalu hal yang tidak biasa baginya.
"Ibuku bilang aku cantik!" bela Sakura mencibir kesal ke arah Sasuke.
"Kalau anak cantik ibu juga cantik, itu artinya ibumu tidak mau dibilang jelek" Sasuke menghela nafas singkat dan kembali mengutak-atik kameranya dengan serius. Kedua orang itu terdiam beberapa lama dan sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Sakura yang sibuk memperhatikan Sasuke dan Sasuke yang sibuk dengan kameranya.
"Hei Sasuke.."
"Hn?"
"Menyenangkan bukan?" tanya Sakura yang masih memperhatikan gerakan tangan Sasuke yang menekan-nekan touch screen kameranya.
"Apa?"
"Liburan bersama.." Sakura berkata pelan dan mengedarkan pandangannya ke penjuru pantai. "Sudah lama kita tidak liburan seperti ini.." kata Sakura lagi sambil merenggangkan tangannya ke belakang punggungnya. Dia mengirup udara pantai sebanyak mungkin untuk mencium aroma khas yang sangat disukainya.
"Hn.."
"Sangat menyenangkan bukan?" tanya Sakura berbalik memandangi Sasuke dengan sebuah senyuman manis di wajahnya.
Ckliiik~
Blitz Kamera Sasuke menyala seketika dan membuat mata emerald Sakura sedikit melebar karena kaget. Rupanya Sasuke telah memfotonya ketika dia berbalik dan tersenyum kearah laki-laki itu.
"Sasuke!" panggil Sakura yang sedikit kesal. Namun Sasuke hanya diam dan melihat hasil jepretannya. Sebuah seringai kecil timbul di laki-laki tampan itu ketika melihat layar kameranya.
"Sepertinya kameraku sudah benar."
"Kalau begitu ayo kita bersenang-senang!"
"Tidak."
Daridulu Sasuke sangat terkenal sebagai laki-laki dengan pendirian teguh bukan? Dia tidak akan pernah melakukan hal yang tidak mau dia lakukan. Mau itu kakek-nenek, anak kecil atau orang penting sekalipun. Biarpun bersembah sujud dan bahkan nangis darah di depannya. Jangan harap Sasuke mau melakukkannya sekalipun.
"Ya sudah.." Sakura berjalan pelan untuk turun ke pantai kembali.
Ya, jangan harap hati dingin ini akan meleleh karena itu. Sasuke bukanlah orang yang mudah kasihan dengan penampilan seseorang. Maaf saja, jiwa sosialnya hanya seperti kadar emas di perhiasan imitasi.
Tapi..
"Hei Sasuke" Sakura menghentikan langkahnya dan menggerakkan kepalanya untuk menoleh ke arah Sasuke.
"Hn?"
Mungkin untuk sekarang Sasuke yang seperti itu tidak muncul. Kenapa?
"Pemandangan di bawah lebih indah untuk difoto.."
Sakura bukanlah anak kecil. Bukan nenek-nenek dan bukan orang lain.
"Lalu?"
Sakura tidak perlu bersembah sujud ataupun menangis darah di depan Sasuke agar laki-laki itu mau menurutinya.
Hanya satu kata.
"Kumohon?"
Hanya kata itu.
Kata yang membuat hati Sasuke menjadi hangat seketika. Kata yang membuat jiwa sosial Sasuke naik menjadi kadar emas di emas murni. Dan kata yang membuat Sasuke untuk merelakan semuanya agar dia bisa memenuhi permintaan gadis yang dicintai itu.
"Baiklah." Sasuke mengangguk singkat dan berjalan pelan menuju Sakura. Gadis itu tersenyum senang dan segera menyambut Sasuke dengan sebuah gandengan tangan yang hangat.
Lagipula, Sakura yang sedang tersenyum itu terlihat cantik bukan? Apa salahnya?
OWARI
A/N : Yosh! Hadir lagi dengan story thirteen! Maaf ya agak lama ngapdet yang ini =_= jujur aja Microsoft office Aki lagi ngambek! gak bisa ke edit =_=" terpaksa dah pake openoffie dan retype -sigh-, dan kemarin Aki habis ikut test DKV di salah satu perguruan tinggi negeri Surabaya! Jujur aja.. agak bingung pas tes gambarnya =_=" saingannya para seniman semua! Tangan dewa! GILAAAA~!
-plaak-
Ya sudlah! Doakan Aki ketrima yak! Biar gak ke London lagi.. bisa mati hahaha~
.
.
.
Untuk ide chapter ini disumbangkan oleh Han Yuri a.k.a Sakura Haruno 1995, Aki pakai yang liburan ke pantai-nya! XD
Hontou ni arigato for readers and reviewers.
Thanks to : Riscle-coe/Naru-mania/NamiZuka Min-min/pick-a-doo/Kira Desuke/May-chan/kazuka-rizu ichirunatsu23/uccy PopoChy MoChi/je-jess/Shard Vlocasters/JuraquileJana/4ntk4-ch4n/ara Aphrodite/Mila Mitsuhiko/yaya fujiwara/Sakura Haruno 1995/tamahime-chan/Micon/Aiko JoonBe Hachibi-chan/Green YupiCandy Chan/Chousamori Aozora/Ryuuha Nanako/kin-chan.
Untuk membalas review yang berupa pertanyaan==Baginya yang bilang ini kurang panjang.. mohon dimaklumi yak? Aki memang batasi cuman 1000 word sih. Trus kapan fic yang lain di update? Tolong sabar~ data-data Aki lagi error.
Kenapa mau ditamatin sampai chapter 20an? Entahlah.. lihat saja nanti. =D
Hahaha
R&R :3 ?
