CHAPTER 14

Adinia pov

...

"Iya iya bawel.."

"Jangan iya iya aja, awas besok kalo telat jemput"

Huuuffffttt kuping aku udah panas dengerin celotehan ayu sahabatku selama seminggu ini, dia bakal balik ke Bali besok untuk liburan seminggu bersama "pacar" baru dan teman-teman nya. Dan seminggu ini dia nggak berenti ngingetin aku suapaya jangan telat jemput kebandara besok...

Terkadang memang jarak tidak berarti dalam hubungan persahabatan kami, karena komunikasi yang selalu kami jaga dan selalu menyempatkan untuk berbagi cerita setiap harinya, nggak kerasa sudah hampir 2 bulan ayu pindah ke Jakarta, dan besok dia akan datang ke Bali lagi, im so excited but she is so annoying...

"Tii, denger ngga sih lo kalo gue ngomong?"

Seketika lamunanku terputus mendengar suara ayu di telpon

"Iya iyaa, princesss..puas?" jawabku malas

"Nah gitu dong, kan jadi makin cinta kalo baik gini"

"Eh dasar ,kalo ada maunya aja baru deh bilang cinta sama aku, bukannya sekarang cintanya sama Mas Firman ter tampan dan terbaik seluruh jagad raya itu?" tanyaku menggoda ayu soal pacar barunya...

"Hahahaha, kalo itu beda dong. Aku nggak sabar banget mau kenalin dia ke kamu Ti" jawab Ayu excited.

"Oke, i gotta go now ya, see you tomorrow"

"Love you"

"Love you too" jawabku dan langsung memutuskan sambungan telpon dengan ayu.

"Love aku juga nggak?" seketika aku terkejut mendengar suara ditelingaku sesaat setelah aku memutuskan telpon dengan ayu

"Hamisshh! Kaget tau nggak"

"Sorry sayang, abis muka kamu lucu banget. Ayu ya?"

"Iya, kuping aku udah panas seminggu ini dia ngingetin kita biar ngga telat jemput kebandara"

"Udah jangan manyun gitu dong"

"Iya iyaaaaaa, yuk kita pulang"

"Mmm sayang, kita dinner dulu ya, td kan kamu pasti capek dan laper seharian ngajar di sanggar ya kan?"

"Oke, makasih ya. Kamu baik banget" jawabku lembut kepacarku i i

"My pleasure babe"

Aku dan Hamish langsung menuju Biku restaurant tempat makan favorite kami. nggak terasa sudah 1 bulan aku dan Hamish balikan lagi, sejauh ini aku bahagia dengan Hamish, aku pelan-pelan belajar untuk cinta dengan dia lagi, walaupun belum 100 persen, belum 100 persen karena terkadang aku masih memikirkan Pria lain, Reza... My Adonis, hampir disetiap waktu lengang ku aku memyempatkan untuk stalking sosial medianya, dan masih ada "sedikit" rasa cemburu ketika melihat dia dengan wanita lain, wanita bak super model. Sangat jauh jika dibandingkan dengan ku, plain old Adinia, hufffftttt

"Sayang, kita udah nyampe" suara Hamish menyadarkan ku dari lamunan illegal ku. Aku hanya mengangguk dan keluar mobil menuju restoran. Kami langsung memesan makanan, dan aku langsung menyantap makanan ketika makanannya sampai dimeja kami

"Easy babe" hamish tertawa melihatku makan seperti caveman

"Mmmm.." aku hanya bergumam dan lanjut menghabiskan makananku..

Setelah makananku habis, Hamish langsung memesan cheesse cake untuk dessert, yuppp my favorite cake..

"So babe, jadinya Ayu sama siapa aja liburan kesininya?"

"Mmmm, smaa pacarnya, trus ada temen-temen pacarnya juga, aku nggak tau persis ada berapa orang"

"Oh gitu, jd mereka stay dimana nanti selama disini?"

"Katanya temennya itu punya villa disini, jd mereka bakal stay di villa pribadi with private beach"

"Wooowww, rich Man"

"Mmm" aku hanya mengangguk

Setelah selesai kami dinner, Hamish langsung mengantarkan aku pulang, and like gentleman, Dia mengantarkan aku sampai kedepan pintu rumah...

"Aku langsung masuk ya, i'm so tired . Besok jangan lupa jam 7 kita sudah harus ada dibandara, kalo nggak miss bawel ntar nggak berenti marah-marah karena kita telat" aku dan Hamish tertawa membayangkan Ayu yang kesal..hahaha

"Oke, i'm going home now ya" Hamish mendekatkan wajahnya kewajahku dan mencium keningku, aku memejamkan mata dan tersenyum, beruntung sekali aku mendapat kan Hamish. Pria yang sangat baik dan sangat mencintaiku dan aku harap aku bisa segera mencintainya juga 100 persen seperti dia mencintai aku.

"Good night sayang, sweet dream" ucap Hamish sambil mulai berjalan meninggalkan teras rumahku

"Good night, thankyou" jawabku. Hamish hanya tersenyum sembari menganggukkan kepalanya

Keesokan harinya

"Ti.." suara ibu menggedor pintu kamarku

"Ya Bu" sahutku sambil berkaca melihat penampilanku sebelum pergi.

"Itu Hamish udah dateng jemput kamu, sayang"

"Iya Bu, one second" sahutku lagi sambil memasukkan barang-barang kedalam tas untuk dibawak.

Aku keluar kamar dan menuju ruang tamu, terlihat Hamish dan Bapak sedang ngobrol sambil minum kopi

"Ti, kalian ngga sarapan dulu? Ibu udah siapin sarapan loh" tanya ibu berjalan dari arah dapur

"I'm so sorry bu, nanti telat jemput Ayu, bisa-bisa ntar selama dia liburan disini diabisin buat ngomelin aku doang" jawabku sambil mencium pipi ibu. Ibu hanya tertawa dan menggeleng gelengkan kepalanya

"Pak, Buk, aku sama Hamish pergi dulu ya"

"Kami pamit ya Tante, Om" ucap Hamish sopan ke ibu dan bapak.

Aku dan Hamish tiba dibandara jam 06.55 dan kami langsung menuju ketempat Ayu nanti keluar dari pintu bandara, tidak lama kami menunggu, terlihat ayu dari kejauhan melompat sambil melambaikan tangannya ke arah kami. Kami saling berjalan menghampiri satu sama lain

"Tiii, i miss you so much" ayu langsung memelukku erat.

"Well i'm not" ucapku menggoda ayu, dan seketika itu juga ayu langsung melepaskan pelukannya sambil memberikan tatapan mematikan kearahku. Aku hanya tertawa dan memeluk sahabatku itu lagi dengan erat

"I miss you too miss bawel, so so so much"..

"Eheemmm" reuni kami seketika berakhir ketika mendengar suara seseorang dibelakang kami

"Aduh aku hampir aja lupa, Ti kenalin ini pacar aku Mas Firman"

"Hay Ti, masih inget sama aku?" ucap Firman tersenyum sambil menyodorkan tangannya untuk bersalaman denganku

"Hey Firman, jadi kamu pacarnya Ayu?" jawabku sambil tersenyum menyambut tangan firman untuk bersalaman

"Kalian udah saling kenal?" tanya Ayu heran

"Iya sayang, aku sama asti ketemu waktu ada acara di Jogja" ucap Firman sambil merangkul Ayu

"Ah, nggak seru ih..kan aku mau surprise ngenalin kamu ke asti" ayu manyun

"Kamu sih yu, sok sok an aku nggak boleh liat mukanya "pacar" baru kamu, eh malah aku kenal orangnya" kami tertawa melihat ayu yang manyun

"Eh ti, ampe lupa ini kenalin temen gue Deva, ini Chelsea" ucap firman mengenalkan dua orang yg dari tadi hanya tersenyum melihat interaksi kami.

"Hay deva, chelsea" ucapku sambil bersalaman dengan mereka bergantian.

"Ehem eheeemm" suara seseorang disebelahku

"Eh, kenalin juga ini Hamish pacar ku" mengenalkan Hamish

"Hay guys, so, yuk langsung gue anterin kalian ke villa ya" ucap hamish..

"Emmm, kayaknya kak ayu sama Mas Firman aja ya yang barengan sama kak asti sama Mas Hamish, soalnya aku sama Mas Deva masih nungguin abang aku dulu, bentar lagi juga di sampe" ucap Chelsea yang dari tadi nggak pergi dari sebelah Deva.

Belum sempat kami menjawab, tiba-tiba terdengar seseorang memanggil dari kejauhan dan menuju ke arah kami

"Bro, hey"

Ketika Pria itu semakin dekat ke arah kami, aku tersentak melihat wajahnya, Reza, my Adonis. Oh MY GOD...

"Bro, loe..." belum sempat Firman menyelesaikan ucapannya, my Adonis langsung memotong omongannya

"Adinia" aku semakin terkejut, karena kata-kata pertama yang diucapkannya adalah namaku, terlihat dari wajahnya kalau Dia pun sama terkejutnya dengan ku, dan dia masih tetap memanggilku dengan nama Adinia..

Aku seperti membeku tiba-tiba, tidak tahu harus berbuat apa, jantung ku berdetak sangat kencang, setelah semua usaha aku lakukan untuk melupakan dia ,my Adonis..sekarang dia berada tepat dihadapanku.

"Mas Reza" ketika namanya keluar dari mulutku, seketika benteng pertahananku luntur, rasa yang sudah hampir 100 persen ke Hamish seketika menurun drastis, entahlah... GOD, this is so wrong


so guys, what do you think?

please be patient, much love...