MY HERO [chap 14 – Kemenangan ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humor, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Jongwoon berhasil memenangkan pertandingan Kendo setelah melawan ketua genk SMU SJM yang menjadi otak dari penculikan Ryeowook dan penyekapan dirinya.

"A-apa hyung? Di peluk?" tanya Jongwoon.

"Iya hyung peluk saja, biasanya Ryeowook akan tenag setelah dipeluk." Sungmin membenarkan ucapan Heechul.

"Ah baiklah." Jongwoon menggaruk kepalanya yang tidak gatal sebelum memeluk Ryeowook.

Grepp

Jongwoon mendekap tubuh Ryeowook dalam pelukannya, mengusap punggungya berlahan supaya berhenti menangis. Ryeowook membalas pelukan Jongwoon dengan sangat erat seperti takut akan kehilangan Jonwoon.

"Uljima ne!"ucap Yesung menenangkan.

"Hyung~~ mianhe. Hiks." Ryeowook masih saja terisak walau Jongwoon sudah memeluknya.

"Hyung, lihatlah mereka berdua hyung!" bisik Sungmin pada Heecul. "Kekekekeke" Sungmin terkekeh pelan supaya tidak menganggu dua insan didepannya yang sedang berpelukan.

"Cepat kau ambil gambarnya Ming, nanti tika tempelkan di mading sekolah. Kekekeke ." usul usil Heechul disambut anggukan Sungmin. Sungmin segera mengeluarkan ponselnya dari saku dan memotret Jongwoon dan Ryeowook yang sedang berpelukan.

Klik

Sungmin tersenyum puas saat melihat hasil jepretannya, memperlihatkan hasilnya kepada Heechul, lalu menyimpan kembali ponselnya kedalam saku celananya.

"Apakah sudah selesai acara pelukannya?" tanya Heechul tanpa bermaksud menganggu Jongwoon dan Ryeowook yang sedang berpelukan .

"Eh!" Jongwoon melepaskan pelukannya pada Ryeowook dengan sedikit salah tingkah.

Ryeowook hanya menundukkan kepalanya yang sudah bisa dipastikan bersemu merah karena malu.

"Kalian bisa melanjutkannya nanti setelah pertandingan usai." ucap Heechul sebelum tancap gas menuju ke tempat pertandingan Kendo di gelar. Bukankah Jongwoon harus bertanding supaya tidak diskualikasi, selain juga karena ia namja yang bertanggung jawab yang meninggalkan tugasnya begitu saja.

"Jongwoon! Akhirnya kau datang juga, kau harus menyelesaikan pertandingan ini dengan baik supaya kita bisa mendapatkan mendali emas." kata Donghae menyambut kedatangan Jongwoon dengan raut wajah senang.

"Ne, aku akan berusaha semampuku untuk memenangkan pertandingan ini." ucap Jongwoon dengan penuh semangat.

"Jong! Selamat bertanding, jangan kecewakan kami." Heechul menepuk pundak Jongwoon untuk memberinya semangat.

"J-Jongwoon hyung. . semoga menang." ucap Ryeowook memberikan semangatnya untuk Jongwoon.

Setelah Jongwoon dan Heechul masuk, Sungmin segera menarik tangan Ryeowook untuk mengajaknya menonton pertangingan Jongwoon dari bangku penonton.

"Ayo Wookie kita kesana, kita jadi suporter untuk Jongwoon." Sungmin berlari kecil meninggalkan Ryeowook untuk mencari tempat di bangku penonton.

"Ayo hyung" jawab Ryeowook penuh semangat sambil berlari menyusul Sungmin.

Pertandingan penentuan antara Jongwoon dan Kris hampir dimulai. Kris adalah ketua genk dari SMU SJM yang menjadi dalang dari peristiwa yang dialami Jongwoon hari ini.

"Apakah hanya itu cara yang kau pikirkan untuk mengalahkanku eoh?" tanya Jongwoon pada Kris sebelum pertandingan dimulai.

"Aku akan buat perhitungan lagi denganmu, mungkin akan lebih dari hanya sekedar penyekapan." sinis Kris yang hanya ditanggapi oleh senyuman oleh Jongwoon.

Pertandingan Kendo berjalan dengan sangat menegangkan, beberapa kali Jongwoon sempat terkena pukulan pedang dari Kris. Postur tubuh Kris yang sangat tinggi menyulitkan Jongwoon untuk melakukan serangan terhadap lawannya, apalagi dengan kondisi tubuh yang terluka. Namun dengan semangat membara Jongwoon berhasil mengimbangi permainan Kris bahkan membalik keadaan, sehingga sekarang Kris yang berada dalan tekanan Jongwoon.

"JONGWOON HYUNG, KAU PASTI MENANG!" teriak Ryeowook dari bangku penonton dengan suara tenornya yang melengking.

Jongwoon tersenyum mendengar teriakkan Ryeowook yang terdengar begitu jelas ditelinganya. Jongwoon seperti mendapatkan pasokan tenaga, dengan sekali ayunan pedang ia mampu membuat Kris tumbang. Akhirnya Jongwoon dinyatakan sebagai pemenangnya oleh sang wasit.

"Hore sekolah kita menang hyung." Ryeowook dan Sungmin berteriak riang sambil berpelukan.

Sungmin melepaskan pelukannya pada Ryeowook dan mengajaknya turun kebawah"Ayo kita turun Wookie, kita ucapkan selamat untuk mereka."

"Ayo hyung."

Ryeowook dan Sungmin turun dari bangku penonton yang ada dilantai satu menuju arena untuk menemui Jongwoon dan kelompoknya untuk mengucapkan selamat karena telah berhasil mempersembahkan medali emas untuk sekolah mereka.

Ryeowook berhenti sejenak sebelum mendekat kepada Jongwoon. Ryeowook kembali dibuat terpesona oleh Jongwoon, kali ini Ryeowook melihat Jongwoon tertawa lepas bersama teman-temannya dari klub Kendo. Sungguh Ryeowook benar-benar terbius oleh ketampanan Jongwoon saat ini.

"Wookie!" panggil Sungmin saat melihat sahabat mungilnya hanya diam saja memandangi Jongwoon. "Jangan bilang kau mulai jatuh cinta dengan Jongwoon." goda Sungmin.

"Eh?" kaget Ryeowook. "Ah hyung apa-apaan sih, aku hanya heran saja ternyata pemarah seperti Jongwoon hyung bisa tertawa seperti itu." kilah Ryeowook.

"Ya ya hyung paham, dan sebaiknya kau jangan bohongi perasaanmu sendiri, hyung tahu kau mulai tertarik pada Jongwoon-kan? Cepatlah kesana dan berikan selamat untuknya!" Sungmin mendorong tubuh Ryeowook supaya maju kedepan kearah kerumunan Jongwoon dan teman-temannya.

"Jo-Jongwoon hyung, selamat ya." Ryeowook terlihat gugup ketika mengucapkan selamt kepada Jongwoon.

"Gomawo." balas Jongwoon singkat sambil melemparkan senyum penuh kharismanya untuk Ryeowook dan membuat Ryeowook seakan melayang ke awang-awang.

"Hyung~~ mau menemani aku ke klub Kendo tidak?" tanya Ryeowook pada Sungmin saat pelejaran telah berakhir. Ryeowook mengemasi bukunya kedalam tas lalu bersiap untuk pergi ke klub Kendo.

"Tumben kau begitu semangat kesana, apa karena peristiwa kemari hemm?" tanya Sungmin balik sambil menggoda Ryeowook.

Ryeowook mengerucutkan bibirnya mendengar pertanyaan Sungmin. "Ya hyung jangan menggodaku, bukankah itu yang kalian harapkan dari hubunganku dengan Jongwoon hyung eoh?" ucap Ryeowook.

"Ne hyung memang itu yang hyung harapkan, kau mulai bisa menerima Jongwoon dan melupakan Pangeran Lilac-mu itu." Sungmin mengacak gemas rambut model 'jamur' nya Ryeowook.

"Hyung jangan merusak rambutku." Ryeowook semakin cemberut dengan perlakuan Sungmin.

"Sudah sana buruan ke klub Kendo, hyung ada pertemuan dengan klub Astronomi." Sungmin mendorong Ryeowook "Berjuanglah, hyung yakin Jongwoon orang yang tepat untukmu. Fighting!"

"Hyung~~ kau benar-benar membiarkannku sendirian?" rengek Ryeowook seraya meluncurkan puppy eyes-nya.

"Jangan berpose seperti itu, aku jauh lebih hebat melakukannya daripada dirimu. Cepat sana pergi!" usir Sungmin.

"Dasar jahat. Awas saja nanti!" ancam Ryeowook sambil berlalu meninggalkan Sungmin untuk menuju ke klub Kendo.

Ryeowook termangu didepan klub Kendo, merasa ragu untuk masuk atau tidak kedalam ruangan tersebut. Ryeowook menghela nafasnya sebelum ia memutar knop pintu, gerakan tangan Ryeowook terhenti saat mendengar obrolan Heechul dan Jongwoon.

Ryeowook mendengarkan percakapan mereka dengan seksama, dan satu kalimat Jongwoon yang membuat Ryeowook kaget.

Brakk

Ryeowook membuka pintu klub Kendo dengan kasar. "Jongwoon hyung! Apa benar yang aku dengar kalau hyung ingin berhenti sekolah?" teriak Ryeowook tidak percaya, ia baru saja bisa menerima Jongwoon sebagai tunangannya, tetapi kenapa malah Jongwoon ingin berhenti sekolah.

"Katakan apa itu benar hyung?" tanya Ryeowook kembali saat Jongwoon tidak merespon pertanyaannya tadi.

"Wookie." lirih Heechul kaget dengan kedatangan Ryeowook.

"Kenapa kalian diam saja! Jongwoon hyung!" teriak Ryeowook lagi.

"Karena aku harus bekerja Wookie, aku sudah tidak punya Ayah lagi yang mencari nafkah untukku dan ibuku." Jelas Jongwoon.

"Ta-tapi tidak harus dengan berhenti sekolahkan?" Ryeowook menarik nafas sejenak sebelum melanjutkan pertanyaan untuk Jongwoon. " Apa mungkin karena Jongwoon hyung ada masalah lain? Habis selama ini aku selalu melihat Jongwoon hyung sekolah." Ryeowook hanya tidak terima dengan keputusan Jongwoon untuk berhenti sekolah.

"Jongwoon hyung." panggil Ryeowook dengan suara tenornya agar Jongwoon memberikan alasan yang lebih masuk akal kenapa berhenti sekolah.

"Wookie! Berisik saja kamu! Aku mau berhenti sekolah atau tidak itu tidak ada hubungannya denganmu!" bentak Jongwoon.

Deg

Ryeowook mendadak bungkam, airmatanya bahkan sudah menggenang dipelupuk mata dan siap mengalir. Bukankah Ryeowook sudah terbiasa mendengar Jongwoon berteriak padanya, tapi entah kenapa bentakkan kali ini sangat berbeda dirasakan oleh Ryeowook. dadanya terasa nyeri mendengar Jongwoon berkata seperti itu.

"Jongwoon hyung jahat!" Ryeowook berlari meninggalkan ruangan klub Kendo sambil menagis.

"Kenapa kau membentaknya Jong?" tanya Heechul sebelum pergi untuk mengejar Ryeowook.

Tanpa mereka sadari ada seorang yeoja yang mendengarkan percakapan mereka bertiga. Hyorin menyunggingkan senyum liciknya, mengurungkan niatnya untuk mengunjungi Jongwoon dan memilih meninggalkan ruangan klub Kendo.

Tbc^.^

Haloo...maaf membuat lama menunggu chap 14. Mohon komentarnya untuk ff yang masih banyak typo ini. Terimakasih ... sampai jumpa di chap 15. Byee~~~~