Chapter Sebelumnya:
Bruk Booooooooom...
Ketika Naruto menghentikan pelukannya kepada Gaara tampak di luar stadion ada bunyi ledakan yg menggema hingga terdengar di tempat ujian chunin berlangsung
Dan tak lama tampak bulu2 mulai berjatuhan di bangku penonton dan peserta dan para penonton mulai tertidur karena pengaruh genjutsu mereka yang tertidur adalah warga civil yang bukan dari golongan ninja sedangkan sebagian yang lain menangkal nya dengan jutsu penangkal genjutsu
Kembali ke Naruto tak lama muncul 2 anbu menghampirinya, anbu yang menghampirinya bukanlah anbu biasa karena armor yang di pakainya berbeda dengan armor yang dipakai anbu biasanya yaitu hitam-abu2, armor yang diapaki oleh anbu tersebut adalah armor hitam-merah yang serasi dengan warna mata mereka sharingan, yg membuktikan bahwa mereka adalah anbu khusus sandaime, anbu uchiha anbu yang di katakan lebih hebat dari anbu black ops
"Kitsune sudah saatnya" kata taka
"Hai!" jawab Naruto setelah itu ber-henge mengenakan armor yang sama dengan kedua rekan anbu nya
"Bersiaplah Orochimaru karena kami tidak akan tinggal diam saja" kata Naruto dan mulai memakai topeng anbu nya.
.
.
.
.
THE SPECIAL UCHIHA
.
.
.
Disclaimer:
Tidak Bosan Kitsune Katakan Chara Ini Milik MK tapi fic Ini milik Kitsune
.
.
.
Warning: Typo, Oc, lifeMinaKushi, Membosankan, OverpowerNaru & femNaru
Mungkin Chapter kali ini membosankan
.
.
.
Chapter 14
.
.
.
Please Enjoyed
TRANK TRANK TRANK
BOOOOOOMMM
DUAAARRRRRRRR
TRANK TRANK TRANK
Konoha saat ini mengalami masa yg sulit dimana Orochimaru melakukan invasi ke desa daun itu, tampak banyak Shinobi konoha di setiap sudut desa bertarung dengan Shinobi oto yg menjadi lawan mereka, terjadi pertarungan hidup dan mati antar Shinobi itu dimana yg ter kuatlah yg akan hidup dan juga di sana banyak teriakan warga yg memilukan, mungkin karena panik atau tangisan mereka karena ledakan ulah dari musuh yg membuat rumah mereka hancur
TRANK TRANK TRANK
Keadaan tidak berbeda jauh dengan tempat ujian Chunin dilangsungkan banyak warga sipil yg menonton pertandingan tertidur karena pengaruh genjutsu dari musuh sedangkan para Jounin bertarung melawan musuh yg tiba2 muncul menyerang termasuk Fugaku dari kepolisian Uchiha dan Hiashi dari Hyuga mereka memerintahkan para bawahan mereka berupa orang dari klan mereka untuk membantu, begitupun para Jounin pembimbing tim genin mereka juga semaksimal mungkin melindungi para warga sipil di sana. Kakashi salah satu yg berada di sana melihat Sakura dan Sasuke yg tidak terpengaruh genjutsu berniat menghampirinya
"Sakura!, Sasuke! Jangan hanya diam jika tidak kalian akan terbunuh musuh" perintah Kakashi tetapi tidak ada respond dari kedua muridnya mereka diam dan melihat orang2 di sekitar mereka bertarung mungkin mereka masih syok
"Kakashi-sensei sebenarnya apa yg terjadi?" tanya sakura yg sudah sadar dari syok nya begitupun Sasuke, tetapi Sasuke mengalihkan perhatiannya ke seluruh penjuru guna mencari Naruto
'Naru dimana kamu sebenarnya?, kuharap kau baik2 saja' pikir Sasuke. Sasuke sebenarnya tidak melihat Naruto disaat2 terakhir karena dirinya terlalu fokus menangkis genjutsu dan serangan dari musuh yang tiba2 muncul
"Desa kita diserang oleh desa oto dan sebagai genin kalian berkewajiban untuk membantu konoha, bangunkan temanmu yg lain dan segera lakukan evakuasi terhadap warga sipil biar musuh kami para Jounin yg akan mengatasinya kalian mengerti!?" kata Kakashi
"Hai kami mengerti" kata Sasuke dan sakura berbarengan biar bagaimana pun mereka adalah Shinobi, yg harus siap sedia setiap saat, dan harus menyampingkan perasaan pribadi terlebih dahulu demi misi
'Kuharap kau baik saja Naru' doa Sasuke dalam hati untuk Naruto dan tak lama mereka membangunkan Menma dan teman se-genin mereka untuk membantu mereka mengevakuasi para warga sipil
Kita beralih pada tempat Hokage duduk sebelumnya yg menonton pertandingan ujian chunin bersama Kazekage, di sana banyak kepulan asap yg tiba2 muncul sehingga para Kage memutuskan berpindah tempat ke atap tempat mereka menonton tadi, tiba2 di sana muncul Orochimaru bersama dengan anak buahnya yang ternyata menyamar menjadi body-guard para Kage tadi
"Orochimaru..." kata Sandaime sambil menatap tajam Orochimaru
"Khu khu khu bagaimana dengan kejutan yang aku berikan sensei?" kata Orochimaru dengan tawa psikopat
"Minato kau pergi saja dari sini, sebagai Hokage kau berkewajiban untuk mementingkan keselamatan warga sipil, nyawa mereka adalah prioritas utama kita untuk saat ini, biarkan Orochimaru aku saja yang menghadapinya" kata Sandaime
"Apakah anda yakin Sandaime-sama? " tanya Minato yang dijawab anggukan serius Hiruzen setelah itu tanpa berfikir dua kali Minato pergi untuk mengevakuasi para warga sesuai perintah Sandaime
"Jangan lupakan aku Sandaime biarkan aku saja membantu mu melawan Orochimaru aku ingin menghabisinya membalas kekalahan ku kemarin" kata Rei selaku Kazekage Suna
"Maaf kan aku Kazekage biarkan Orochimaru aku sendiri saja yang menghadapinya karena biar bagaimana pun dia adalah murid ku dulu, dan sebagai Sensei-nya yang gagal mendidiknya dijalan yang benar aku berkewajiban memberikannya hukuman, biar aku saja yang menghukumnya, Kazekage bantu saja kami warga konoha menghadapi musuh konoha sebagai aliansi kami" kata Sandaime yang membuat Kazekage berfikir keras
"Baiklah aku serahkan Orochimaru pada mu, hati2lah" kata Kazekage setelah ia menimbang keputusan Sandaime lagipula ia ingin menemui Gaara karena ia khawatir pada anaknya itu.
Kemudian Kazekage pun pergi menyusul anaknya Gaara. Sekarang tinggal Orochimaru dan para anak buahnya serta Sandaime saja yang tersisa di sana
"Khu khu khu ternyata berani juga sensei menghadapi ku sendiri, kalau begitu mari kita bertarung sensei..." kata Orochimaru sambil menatap Sandaime didepan nya dengan senyum licik
"Tayuya, Jirobou, Kidoumaru, Sakon buatlah kekkai biar tidak ada yang mengganggu pertandingan ku bersama Sandaime" kata Orochimaru memerintah anak buahnya tadi
"Hai Orochimaru-sama" kata keempat anak buah Orochimaru setelah itu melompat ke setiap sudut tempat yang akan dijadikan tempat pertarungan membentuk formasi segi empat dan setelah itu mereka merangkai Hand Seal secara bersamaan dan menyebut jutsu-nya juga secara bersamaan
NINPO: SHISHIENJIN
Setelah itu dari setiap sudut dari anak buah Orochimaru tersebut nampak cahaya yg menyatu dan membentuk kekkai ungu transparan yang di dalamnya ada Orochimaru dan Sandaime berdiri saling berhadapan
"Sandaime sama!" kata anbu berjubah putih yang baru tiba di sana bersama dengan beberapa anbu berjubah hitam, mungkin mereka diperintahkan untuk membantu Sandaime, salah satu dari anbu berjubah hitam maju ingin menembus kekkai tetapi tidak bisa karena tubuhnya tiba2 terbakar oleh kobaran api setelah menyentuh kekkai tersebut, sedangkan para anbu yang melihat itu berusaha menyelamatkan rekan mereka dengan jutsu Suiton untuk memadamkan api yg membakar rekannya itu
Beberapa anbu yang tadi berniat menolong Sandaime tidak bisa berbuat apa2 sekarang karena kekkai yang menghalangi mereka, sehingga mereka hanya bisa menonton pertarungan Orochimaru dan Sandaime dan mereka berharap Sandaime menang dan tidak terjadi apa2 pada beliau
Sekarang kita beralih pada Naruto dkk ditempat ujian chunin di ber-langsungkan di sana tak ubahnya berbeda dengan keadaan yg dialami setiap ninja konoha yaitu menghadapi musuh, mereka menghadapinya dengan mudah karena mereka sudah terlatih apalagi dibantu oleh Gaara dan Genma sehingga anbu spesial Sandaime tidak terlalu kewalahan menghadapi musuh dari oto yg terus berdatangan memberikan penyerangan kepada mereka
"Bagaimana ini Taka-taicho apa rencana selanjutnya?" tanya Kitsune aka Naruto kepada kakaknya Shisui
"Seperti rencana sebelumnya kita habisi musuh yang ada di sini untuk keselamatan para warga sipil setelah itu kita membantu Sandaime-sama" kata Taka aka Shisui setelah itu di balas oleh anggukan oleh Naruto dan Itachi
Setelah itu tiba2 muncul ayah Gaara yaitu Sabaku Rei diantara mereka
"Gaara kau tidak apa2 nak?" tanya Rei kepada Gaara membuat Gaara yg sebelumnya tidak pernah mendapatkan perhatian sang ayah jadi salah tingkah
"Ii-a" kata Gaara dengan anggukan ragu membuktikan ia sedang gugup mendapat perhatian sang ayah untuk pertama kalinya
"Syukurlah" kata Rei setelah itu ia mengalihkan perhatiannya pada trio anbu Uchiha yang ada di sana
"Kalian pasti anbu konoha kan, aku minta kalian untuk segera membantu Sandaime-sama, aku khawatir padanya beliau bertarung sendiri melawan Orochimaru biar bagaimana pun Sandaime-sama sudah tua aku takut terjadi apa2 padanya" kata Rei dengan raut cemas
"Maafkan kami Kazekage kami harus menjalankan perintah Sandaime-sama terlebih dahulu yaitu menjaga keselamatan warga sipil yang ada di sini" kata Taka selaku ketua dari anbu yang ada di sana
"Kalian tidak perlu khawatir biarkan aku dan anakku yang mengurus itu" kata Kazekage mantap membuat Gaara yg disebut sebagai anak merasakan perasaan bahagia
'Beginikah rasanya dianggap anak?, terima kasih Naru sudah menyadarkan tousan aku akan selalu mengingat jasamu' pikir Gaara yg ada di sana merasa bahagia meski mereka dalam keadaan sulit. Setelah itu Shisui memikirkan kata2 Rei dan tak lama kemudian ia mengambil keputusan
"Baiklah keselamatan para warga kami percayakan pada anda Kazekage-sama kami mohon bantuannya, kalau begitu kami pergi menyusul Sandaime-sama saja" kata anbu Taka aka Shisui
"Kitsune Crow ayo kita pergi" kata Taka
"Hai" jawab mereka bersamaan setelah itu mereka menghilang dengan Shunshin mereka masing2
'Hati2lah Naru semoga kau selamat' kata Gaara dalam hati melihat kepergian Naruto
Setelah itu Gaara dan Rei membantu para ninja konoha menyerang ninja oto dibantu oleh Genma dan Temari yg sebelumnya menyusul mereka karena melihat ayah dan adiknya bertarung bersama dengan ninja oto melihat bagaimana bahagia nya mereka bertarung bersama membuat ia senang dan tak ingin ketinggalan ia memutuskan untuk bergabung bersama mereka sehingga ia memutuskan membantu mereka, Kankuro tidak ada di sana karena sebelumnya ia dirawat oleh tim medis karena di pertarungan sebelumnya ia terkena racun mungkin ia belum sadar
Setelah itu Naruto dkk pergi menuju Sandaime sesampainya di sana ia melihat para anbu yg bertugas hanya menonton pertandingan antara Sandaime melawan Orochimaru seorang diri
"Ada apa ini kenapa kalian hanya menonton kenapa tidak ikut membantu Sandaime-sama?" tanya Shisui
"Siapa kalian?, Kenapa kalian tiba2 muncul? Apa kalian musuh?" kata anbu berjubah putih yg merupakan ketua dari anbu di sana
"Kami adalah anbu konoha sama seperti kalian" jawab Shisui menjawab pertanyaan anbu di sana
"Jika kalian anbu kenapa saya belum pernah melihat kalian dalam satuan kami ataupun anbu black ops?" tanya sang anbu jubah putih
"Itu karena kami direkrut sendiri oleh Sandaime-sama untuk mejalankan misi yg sangat rahasia dan cukup sulit" kata Naruto
"Cukup interogasi-nya kami bertanya ada apa dengan kalian?, kenapa kalian tidak ikut membantu Sandaime-sama?" tanya Itachi dengan nada datar karena ia sudah jengah dengan anbu berjubah putih di sana
"Kami tidak bisa membantu Sandaime-sama karena kekkai yg menghalangi kami jika menyentuhnya kami akan terbakar" jawab sang anbu
"Bagaimana ini Taka-taicho?, kita harus bisa melewati kekkai itu dan membantu Sandaime" kata Naruto
"Aku tau Kitsune tapi seperti yang dikatakan anbu tadi kita tidak bisa membantu karena jika kita menyentuh kekkai itu kita akan terbakar" jelas Shisui
Lama mereka terdiam hingga mereka melihat Orochimaru me-memunculkan peti yg di dalamnya ada mayat seseorang yg membuat mereka terkejut
"Mu-mustahil ii-itu Shodaime, Nindaime dan Mito Uzumaki bukankah mereka sudah mati" seru beberapa anbu di sana membuat Naruto dkk mengalihkan perhatian mereka apa yg ada di dalam kekkai
"Itu... tidak salah lagi adalah jutsu itu Edo-Tensei" kata Naruto tiba2 membuat beberapa anbu yg mendengarnya mengalihkan perhatian kepadanya
"Kau tau tentang Edo-Tensei Kitsune?" tanya Shisui kepada Naruto
"Hai Taka-taicho, itu adalah Kinjutsu atau jutsu terlarang ciptaan Nindaime Tobirama Senju untuk memanggil orang yg sudah mati yg memerlukan tumbal berupa makhluk hidup untuk menjadi wadah arwah yg sudah mati untuk dijadikan boneka petarung" jelas Naruto yg mengakibatkan beberapa anbu di sana menatapnya tidak percaya
"Tapi aku rasa jutsu itu belum sempurna, karena Edo-Tensei yg di panggilnya belum bisa mengeluarkan semua kemampuannya" tambah Naruto
"Kenapa Kitsune-san sangat yakin Edo-Tensei Orochimaru belum bisa mengeluarkan kemampuan sebenarnya?" tanya anbu berjubah putih di sana yg mendengar penjelasan Naruto
"Aku adalah ninja tipe sensorik aku bisa merasakan kekuatan mereka yg belum mencapai tahap sempurna" jawab Naruto
'Mereka bukan anbu biasa pasti mereka anbu spesial bahkan salah satu anbu mereka memiliki sensorik yg hebat mirip sensorik Mito-sama' pikir anbu berjubah putih tadi memandang takjub kemampuan Naruto dkk
"Tapi biarpun begitu mereka tetaplah pendahulu kita yg memiliki kekuatan selevel Kage apalagi di sana ada Shodaime Hokage yg merupakan dewa Shinobi, jika di biarkan begini Sandaime tidak akan bertahan melawan mereka bertiga di tambah dengan Orochimaru sendiri, kita harus segera menolong beliau" kata Itachi menyerukan pendapatnya
"Benar kata Crow, kita harus menolong Sandaime-sama secepatnya" kata Shisui
"Ano... biarkan kami ikut membantu kami juga ingin ikut bertarung membantu Sandaime" sela ketua anbu berjubah putih yg masih di sana
"Kalian tidak perlu kesana kalian lebih baik fokus pada musuh yg ada diluar kekkai, percayakan saja Sandaime kepada kami kalian mengerti?" kata Shisui mencoba mengurungkan niat anbu yg ingin ikut berusaha untuk menekan jumlah korban jika anbu itu ikut dengan teman2nya
"Baiklah jika itu kemauan kalian kami percayakan keselamatan Sandaime-sama kepada kalian" kata anbu tadi setelah itu ia melompat menuju rekan anbu nya yg lain untuk pergi menyelamatkan warga sipil dan membunuh musuh yg masih ada diluar sana
"Tapi satu2nya masalah adalah bagaimana kita bisa menembus kekkai itu" tanya Shisui kepada timnya
"Sebenarnya di saat seperti ini jutsu Hiraishin Yondaime-sama sangat dibutuhkan karena hanya itulah satu2nya jutsu yg bisa digunakan untuk menembus kekkai ini karena jika kita mencari jalan lain itu akan membutuhkan waktu yg cukup lama" kata Itachi menyerukan pendapatnya
"Kalo begitu biarkan Kitsune yg mencoba jutsu baru Kitsune" kata Naruto tiba membuat rekan se-timnya mengalihkan perhatiannya kepada Kitsune aka Naruto
"Apa maksud mu Kitsune?" tanya Shisui
"Begini Taka-taicho sebenarnya Kitsune sedang mengembangkan Fuinjutsu terbaru Kitsune yaitu Shiki Fuin"
"Dengan kata lain, Kitsune sedang membuat jutsu yg mirip dengan Hiraishin tapi bukan dengan kunai perantara-nya melainkan dengan chakra seseorang sebagai perantara-nya, Kitsune hanya perlu merasakan chakra orang itu dan memusatkan diri agar Kitsune berpindah tempat di dekat orang yg memiliki chakra itu, tapi..."
"Tapi jutsu itu ada risiko-nya kan karena belum sempurna?" tebak Itachi menyela perkataan Naruto tadi
"I-ia risikonya chakra akan banyak terkuras bahkan seluruh chakra akan terkuras habis dan kelemahan yg satu lagi Kitsune hanya bisa membawa diri Kitsune sendiri" kata Naruto melirik Shisui takut2 karena nanti ia tidak diperbolehkan menggunakan jutsu itu
"Tidak!, kamu tidak boleh menggunakan jutsu itu kita cari cara yg lain saja" sela Shisui cepat
"Tapi Taka-taicho itulah satu2nya cara untuk menembus kekkai itu dengan cepat" kata Naruto berusaha membujuk Shisui
"Aku bilang tidak ya tidak, aku tidak ingin mengorbankan anggota tim ku jika hanya ingin menembus kekkai itu!"
'Apalagi kau adalah adik yg kusayangi aku tidak ingin mengorbankan hidup adikku jika hanya untuk misi ini, aku tidak akan memaafkan diriku jika sampai hal itu terjadi' kata Shisui dalam hati
"Taka-taicho tenang kan dirimu biarkan Kitsune menggunakan jutsu-nya, aku tau perasaanmu sebagai kakak dari Kitsune tapi biar bagaimanapun inilah satu2nya cara yg kita punya, biarkan Kitsune mencobanya, lagipula kita adalah Shinobi kesuksesan misi adalah prioritas utama, kita harus mengesampingkan perasaan pribadi terlebih dahulu" nasihat Itachi pada Shisui membuat Shisui diam tidak bisa berbuat apa2 karena apa yg dikatakan Itachi benar adanya karena mereka adalah Shinobi apalagi mereka adalah anbu misi adalah prioritas utama mereka saat ini
Lama Shisui diam hingga ia menghembuskan napasnya dan mengambil keputusan yg baginya sangat berat
"Baiklah Kitsune aku mengizinkan mu menggunakan jutsu itu" kata Shisui
"Terima kasih Taka-taicho" kata Naruto dengan nada senang
"Baiklah karena Taka-taicho menyetujuinya maka rencana kita selanjutnya adalah setelah Kitsune sudah berada dalam kekkai, Kitsune gunakanlah Kuchiyose pembalik aku akan membawa Taka-taicho bersamaku, dengan begitu aku dan Taka bisa menyusul mu" jelas Itachi menyampaikan rencananya yg dibalas anggukan oleh Naruto
"Baiklah Kitsune kamu dengarkan kata Crow tadi, lakukanlah sesuai rencana tadi" perintah Shisui kepada adiknya Naruto
"Hai Taka-taicho" jawab Naruto setelah itu ia mulai konsentrasi merasakan chakra Sandaime tapi sebelumnya ia akan menghubungi Kurama terlebih dahulu untuk meminta sedikit chakranya agar ia tidak terlalu khawatir akan resiko chakra
'Kurama..." panggil Naruto berusaha berkomunikasi dengan Kyubi yg ada di tubuh Menma dengan mind link
'Yah?, Ada apa Kit?' tanya Kurama melalui mind link juga karena sudah tersambung dengan Naruto
'Kurama bantu aku, berikan aku sedikit chakra mu agar aku tidak terlalu menguras chakra ku' kata Naruto
'Tenanglah Kit aku pasti akan selalu membantumu, biar berapa pun chakra yg kau butuhkan pasti akan aku berikan' kata Kurama membalas perkataan Naruto
'Terima kasih Kurama kau adalah sahabat sejati ku' kata Naruto tulus
"Cih tidak usah berterima kasih Kit, aku tidak terbiasa dengan itu" kata Kurama meski sebenarnya dia senang Naruto berterima kasih padanya dan meminta bantuannya sedangkan Naruto hanya tersenyum maklum sebagai balasannya
Setelah itu Kurama memberikan chakra kepada Naruto yg menurutnya cukup sedangkan jauh dari tempat itu terlihat Menma tiba2 merasa lelah entah karena apa membuat ia beristirahat sejenak untuk membantu teman nya mengevakuasi warga sipil
Kembali ke Naruto setelah menerima chakra dari Kurama Naruto kembali berkonsentrasi merasakan chakra Hiruzen
'Yosh saatnya menembus kekkai itu' kata Naruto dalam hati yg sudah menemukan chakra Sandaime setelah itu ia merangkai beberapa Hand Seal dan menyebutkan jutsu nya
FUINJUTSU: HIRAISHIN
BLITZZZ
Setelah itu Naruto menghilang dengan kilat putih sebagai bekas per pindahannya
Sedangkan kedua anggota timnya menatap takjub jutsu Hiraishin Naruto dan tak lama senyum bangga terkembang di bibir mereka berdua yg tertutup oleh topeng anbu
"Tak lama lagi Naruto pasti akan melampaui kita kan Itachi?" kata Shisui kepada Itachi
"Benar itu pasti tidak akan lama lagi dia pasti akan melampaui kita berdua" balas Itachi
'Kuharap kau baik2 saja Naru' pikir Shisui meski bangga dengan pencapaian adiknya dia tetap khawatir akan adik kecilnya itu
Hiruzen saat ini menatap tajam Orochimaru yg ada didepan nya dia tidak menyangka bahwa Orochimaru bisa melakukan sejauh ini, ia menarik paksa roh para pendahulunya dan menjadikannya sebagai boneka petarung
"Orochimaru... beraninya kau memperalat para pendahulu mu!" geram Hiruzen Sarutobi
"Khu khu sensei bagaimana rasanya melawan gurumu sendiri sensei khu khu" kata Orochimaru dengan tawa psikopat nya
"Aku tidak akan memaafkan mu Orochimaru!" kata Sandaime yg sudah tidak tahan akan kelakuan mantan muridnya itu
"Khu khu aku tidak perlu maaf mu sensei karena saat ini kau akan mati di tanganku sensei hahaha" balasnya disertai tawa psikopat yg selalu setia di wajahnya
CRANK CRANK
Tiba 2 rantai berpendar emas yg berasal dari Mito tiba menyerang Sandaime berniat menusuknya dengan ujung rantai yg tajam sedangkan Sandaime hanya bersiap menghindar atau menghalau serangan Mito akan tetapi dia terkejut karena tiba2 didepan nya ada kilat putih
BLITZZZ
TRANK TRANK
Dua rantai tadi yg berniat menusuk Hiruzen terpental karena ditangkis oleh orang yg muncul di hadapan Hiruzen membuat ia dan Orochimaru terkejut
'Bagaimana dia bisa datang secepat itu apakah ia menggunakan Hiraishin?' pikir Hiruzen dan Orochimaru dalam hati
'Dari armor dan topeng yg digunakan dia adalah anbu tapi warna armor-nya berbeda sebenarnya siapa dia baru kali ini aku melihat anbu ber-armor merah sepertinya, dan dari bahasa tubuhnya dia seorang anbu perempuan?' pikir Orochimaru menilai penampilan anbu didepan nya
"Ki-kitsune?" kata Hiruzen yg terkejut akan kedatangan Kitsune salah satu anbu spesial nya
"Bagaimana bisa..."
"Maaf sebelumnya Sandaime-sama nanti saya jelaskan yg terpenting adalah kita melawan musuh terlebih dahulu" kata Naruto yg tiba-tiba memotong perkataan Hiruzen
UHUK
'Walaupun chakra-ku tidak terlalu terkuras karena berkat chakra Kurama, tapi tubuhku belum bisa menerima jutsu ini' kata naruto dalam hati setelah ia batuk meski tidak didengar oleh Hiruzen yg ada di belakangnya yg ia rasa mungkin mengeluarkan darah karena ada rasa asin di indra pengecapnya
"Biarkan saya memanggil Taka-taicho dan Crow Sandaime-sama" sambung Naruto berusaha membuat suaranya tidak terdengar lirih, Hiruzen hanya mengangguk mengiyakan perkataan Naruto dia akan menanti penjelasan Kitsune nanti setelah urusan Orochimaru selesai
"Baik lakukanlah Kitsune" perintah Hiruzen
"Hai Sandaime-sama" kata Naruto setelah itu ia membuka sedikit topeng nya tetapi tidak menampakkan wajahnya pada Orochimaru dan ia pun mengusap darah yg dikeluarkan mulutnya tadi dengan jempol kiri setelah itu ia mengoleskan pada telapak tangan kanannya dan ia pun merangkai hand seal dan menghentakkannya ke tanah
GYAKU KUCHIYOSE NO JUTSU
Dan tiba muncul aksara Fuin dari tanah tadi dan tak lama ada asap tebal dari tempat aksara tadi
BBWWWOOOFFFF
Setelah asap itu menghilang Nampak-lah dua anbu ber-armor merah sama dengan Kitsune menggunakan topeng elang dan gagak berdiri di hadapan Kitsune setelah ia panggil tadi
"Maaf kan kami Sandaime-sama jika kami terlambat datang menolong" kata ketua tim Taka
"Tidak apa-apa Taka terima kasih sudah datang" balas Hiruzen
"Hai, itu adalah tugas kami Sandaime-sama" kata Taka aka Shisui
"Khu khu sepertinya anbu mu kali ini kuat2 yah sensei sampai2 bisa menembus kekkai yg dibuat oleh anak buah ku" tanya Orochimaru kepada Hiruzen
"Tentu saja Orochimaru anbu ku yg ada di hadapanmu kali ini bukanlah anbu biasa mereka aku sendiri yg merekrut nya, kekuatan mereka tidak bisa kau anggap remeh begitu saja" balas Hiruzen
"Khu khu biar berapa kuat pun para anbu tidak akan bisa mengalahkan para pion ku hahaha" kata Orochimaru sambil tertawa
"Kita liat saja nanti Orochimaru siapa yg lebih kuat anbu-ku atau Edo-Tensei mu, tapi sebelum itu lawanmu adalah aku" kata Hiruzen kepada Orochimaru yg ditanggapi senyum menyerigai oleh Orochimaru
"Taka aku serahkan Edo-Tensei kepada kalian biar Orochimaru aku sendiri yg melawannya, aku akan memberikan hukuman pada muridku yg tak tau diri itu" kata Sandaime
"Hai Sandaime-sama" kata Taka aka Shisui
Setelah itu Hiruzen melompat memisahkan diri dari anbu nya untuk bertarung dengan Orochimaru ditempat yg terpisah
Kembali ke tempat anbu spesial berada saat ini mereka sedang dihadapkan oleh Edo-Tensei Orochimaru yg tak lain merupakan para pendahulu mereka, saat ini anbu spesial sedang menyusun rencana penyerangan mereka
"Baiklah aku akan melawan Shodaime sedangkan Crow melawan Nindaime, dan Kitsune melawan Mito-sama, akan lebih baik jika kita membuat mereka bertarung ditempat yg berbeda mengingat kekuatan mereka yg memiliki level sendiri jika mereka bertarung ditempat yg sama maka akan sangat sulit mengalahkan mereka sekaligus, ada pertanyaan?" kata Shisui kepada rekannya
"Ano Taka-taicho, Crow ada baiknya kalian membawa kertas Fuin ini" kata Kitsune aka Naruto kepada anggota timnya
"Kertas apa ini Kitsune dan apa kegunaannya?" tanya Shisui kepada Naruto
"Kertas ini adalah Fuinjutsu yg kegunaannya untuk menyegel pergerakan lawan jutsu ini aku buat karena terinspirasi oleh Klan Nara yg mampu menyegel pergerakan musuh, dengan ini kalian bisa menghentikan pergerakan Edo-Tensei" kata Naruto
"Kalian tau kan jika Edo-Tensei tidak bisa dikalahkan karena jika tubuh Edo-Tensei terluka ia akan beregenerasi dengan cepat dengan sendirinya, Edo-Tensei tidak dapat dihentikan jika bukan oleh si pengguna Edo-Tensei sendiri, jadi jalan satu2nya adalah melumpuhkan pergerakan Edo-Tensei" sambung Naruto lagi menjelaskan maksud ia memberikan kertas itu
"Baiklah kami aku dan Crow dan akan menggunakannya untuk menyegel pergerakan lawan bukan begitu Crow?" kata Shisui kepada adiknya
"Hn" balas Crow aka Itachi
"Tapi sebelumnya apakah kau baik2 saja Kitsune stelah melakukan jutsu tadi?" tanya Shisui dengan nada khawatir kepada adiknya
"Hai, tenang saja Taka-taicho aku adalah ninja medis di Tim ini, jadi aku bisa menyembuhkan diriku sendiri jika aku terluka" kata Naruto berusaha membuat kakaknya tidak mengkhawatirkannya lagi
"Jika begitu, baiklah kita berpisah di sini Crow, Kitsune hentikan para Edo-Tensei itu dan jika sudah selesai sebisa mungkin kalian membantu rekan yg lain, dan ingat pesanku hati2lah" pesan Shisui kepada rekan anbu nya
"Hai/Hn" balas Naruto dan Itachi dan kemudian mereka melompat menuju lawan bertarung mereka masing-masing
Setelah itu mereka memisahkan diri masing untuk mengalahkan lawan mereka dengan Shisui melawan Edo-Tensei Hashirama Senju, Crow melawan Edo-Tensei Tobirama Senju, dan Naruto melawan Edo-Tensei dari Mito Uzumaki
.
.
.
.
.
TBC
A/N:
Hy hy hy Kitsune nongol lagi hehehe maaf ne jika kali ini Kitsune lama update nya soalnya Kitsune sibuk di dunia nyata jadinya tidak bisa up. Fic ini sudah lama Kitsune ketik setengahnya tapi baru bisa habisin nie fic saat ini juga, kesibukan Kitsune akhir2 ini bukan hanya karena tugas kuliah juga karena Kitsune ikut LDK1 selama 3 malam huh hanya satu kata untuk kegiatan itu yaitu menyiksa sudah dilakukan malam2 memaksa Kitsune harus nginap di kost temen terus banyak sekali suruhan para senior yg ngak jelas seperti pada malam terakhir kami di suruh nyebur di empang dan suruhan yg aneh lagi, kalian tau penderitaan Kitsune belum sampai disitu karena LDK itu baru ranah fakultas belum kejuruan sehingga LDK kejuruan masih menunggu didepan mata, hah...
Eh kok malah jadi curhat yah?, btw Kitsune ucapin banyak terima kasih yg sudah nunggu dengan sabar kelanjutan fic ini dan juga terima kasih banyak yg sudah nge-riview fic Kitsune bahkan yg nge-pm akun Kitsune buat cepat up dan tak bosannya Kitsune katakan lagi bahwa bagi Kitsune kalian adalah penyemangat Kitsune untuk lanjut nie fic terima kasih untuk semangat kalian semua untuk Kitsune
Dan yah hampir lupa maaf nee?, Kalo seandainya chapter kali ini tidak sesuai dengan harapan para reader sekalian sekali lagi gomen ne?
Oh ia jangan lupa review yah?, itu aja dari Kitsune tunggu kelanjutan fic Kitsune selanjutnya yah?
BYE BYE BYE (^.^)
