Day 14: Together Forever

Cast
Kim Joonmyeon
Zhang Yixing

Disclaimer
The cast aren't mine, but the story are mine! Plagiarism? Karma does exist, btw.

Warn
BL, OOC, Typo, fail EYD, banyak kesalahan. No proof-read, selesai bikin langsung publish ;-;

Setiap cerita bisa jadi beda setting waktu, suasana, tempat.

.

Happy Reading! ^^

.

"Hyung berhasil kabur?"

"Tentu saja. Kalau tidak, bagaimana bisa aku sampai ditempat ini?"

Yixing segera memeluk Joonmyeon dengan erat, melampiaskan rasa syukurnya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Joonmyeon sepertinya juga sama, membalas pelukan Yixing dengan erat, seakan-akan tidak mau melepaskan laki-laki berdarah China itu dari pelukannya.

"Ayo kita pergi, Yixing,"

.

.

"Hyung, kau tidak apa-apa?"

"Harusnya aku yang menanyakan hal itu kepadamu," Joonmyeon terkekeh dan mengusap rambut Yixing, lalu membawa lelaki yang lebih muda kedalam pelukannya. Joonmyeon tidak menyangka, pelariannya bersama Yixing berhasil sejauh ini.

"Ayo kita jalan lagi hyung! Sebentar lagi kita akan sampai ditempat Luhan gege,"

"Baiklah," Joonmyeon menggandeng tangan Yixing untuk menyebrangi jalan raya itu. Keduanya tidak menyadari disisi lain jalan ada truk yang tengah melaju kencang.

.

.

Truk itu menghantam mereka berdua, membuat keduanya terpental kearah sisi jalan yang bersalju. Meninggalkan mereka berdua tanpa ada belas kasihan yang nampak. Darah mengucur deras dari dahi Joonmyeon, sementara ada luka lebam disekujur tubuh Yixing.

"H-h-hyung,"

Panggilan Yixing menyadarkan Joonmyeon, membuat Joonmyeon beringsut-ingsut mendekati kekasihnya itu, lalu membawanya kepelukan hangat.

"S-sa… rang… hae…"

"N-nado, Kim Yixing. Tidurlah, a-aku tahu k-kau s-sudah lelah d-dengan s-semua ini,"

"Berjanjilah h-hyung, k-kau akan me-menemaniku sa-sampai a-akhir,"

"Te-tentu,"

Joonmyeon mengeratkan pelukannya pada Yixing yang dibalas dengan pelukan yang erat juga. Untuk terakhir kalinya, Joonmyeon mencium kening Yixing. sebagai tanda bahwa, dia akan selalu menemani Yixing hingga saat terakhir.

Daun-daun mulai berguguran untuk terakhir kalinya bersamaan dengan salju yang turun, menemani Joonmyeon dan Yixing menuju tempat peristirahatan terakhir mereka.

.

.

END

.

.

[[SEBENERNYA NGGAK TEGA BIKIN YANG KAYA GINIII. TAPI MAU GIMANA LAGI, ADANYA IDE CUMA ITUUU. AAAA, MAAFKAN DAKUUU /sungkem sama SuLay/ditendang/]]

[[Eh maaf ini molor banget. Soalnya sumber daya (re: modem) lagi minta makan dan baru dikasih tadi siang... Belum lagi ini mulai masuk minggu-minggu sibuk. Harp maklum ya]]

[[Terus, kalian mau ff ini diupdte kaya apa? Marathon sampe Day 25 tapi dengan syarat, wajib review di setiap chapter atau tetep dipost atu-atu tapi jadwalnya molor plus dikurangin satu chap? /soalnya satu chap yang dikurangin itu khusus buat tanggal 7 februari, nggak bisa diubah/ Semuanya terserah kalian sih '-' Tapi aku maunya di post atu-atu]]

[[Plis jangan bilang kalo aku ini author yang plin-plan, nggak konsisten sama janji yang udah aku buat. Mungkin kalian bingung ya, kenapa masih bisa review ff lain? kenapa masih ngebales line? masih bikin status diline? masih like foto di instagram? masih bisa main getrich tapi ga bisa update ff? Soalnya, dari hape SAMA SEKALI ga bisa buka FFn web version. Udah pake vpn atau apapun itu, tetep nggak bisa. padahal dulu itu BISA BANGET sama sinyal selancar jalan tol dimalam hari. Maaf beribu maaf buat kalian yaaa :')) Saya tau saya kesannya kaya ngephpin kalian, tapi saya nggak punya niat buat itu. Maaf sebesar-besarnya dari evilkyung untuk seluruh reader /bow 90 degrees/]]

Sekarang, berminat buat ngisi kotak review?