Tittle : pangeran musim dingin

Cast : kibum x kyuhyun

Suport cast : kim heechul, lee eunhyuk, kim ryeowook.

Warning : boy x boy, BL, bahasa tidak baku dsb, gak sempet ngedit jadi harap maklum jika typo(s)nya keterlaluan

Summary : cho kyuhyun seorang namja imut tergila-gila dengan seorang kim kibum dan dunianya, kim kibum seorang namja dingin yang terikat dengan sebuah masa lalu kelam. mampukah kyuhyun memasuki dunia milik kibum yang memiliki ekspresi sedingin es dan membebaskannya dari masa lalunya.

.

.

.

Hahaha #ketawabloon

maafkan Lizz atas sekali lagi typo parahnya, aku gak bermaksud nulis "TBC" jadi "END" huhuhu sepertinya mata dan tanganku menghianatiku, aku aja gak sadar sumpah, sadarnya pas baca komen kalian yang pada kaget dan pas liat lagi ternyata emang beneran salah tulis hahahaha #ketawabloonlagi

ff ini masih kurang dua atau tiga chap kok dari tamat jadi kalau seumpama lizz khilaf lagi dan nulis kata "END" saat ada adegan nangung jangan percaya itu cuma "HOAX" hahaha

Maafin lizz ya #bungkuk, lizz jangan di injek, injek aja kim tae hoon atau siapapun itu asal bukan lizz #nyengir.

Ya udah konfirmasinya sampai sini dulu.

Oke let't go dan

Happy reading...

.

.

.

[~Lizz_L_L~]

" sial, apa kalian menjebak kami?!" ucap jaejong menatap tajam kearah kakeknya.

" tiga orang, kemana ketiga orang brengsek itu?!" tanya jaejong lagi menyadarkan kibum dan yang lainnya jika tiga orang pamannya tidak ada di tempatnya. Seketika rasa beku mulai menyerang dan mengerogoti tubuh kibum, tanpa menunggu lagi kibum berlari keluar dari ruang pertemuan itu, nafasnya sedikit memburu bahkan kibum nyaris berlari kesetanan menuju ke arah kamarnya sendiri.

" kita pergi sekarang?!" perintah myung do kepada seluruh anaknya yang tersisa meninggalkan jasad satu anak tak bergunanya tak peduli, dia sedikit menyeringai saat menyadari jika ketiga anaknya telah berhasil menghabisi tikus-tikus itu yang menurutnya sangat mengangu.

Kibum berlari terenggah saat sampai, bahkan dia tak bisa menyembunyikan rasa kagetnya ketika melihat kekacauan yang terpampang jelas di depan matanya.

" yeon-ah, apa yang terjadi?!" jaejong berlari menghampiri si kecil taeyeon yang tergeletak bersimbah darah raut wajahnya jelas sekali terlihat cemas saat melihat adik kecilnya tergeletak menyedihkan.

" oppa...hiks...hiks...mianhe, aku gagal melindungi semuanya, tolong mereka, selamatkan mereka oppa?!" tangis penuh penyesalan taeyeon mendominasi sunyinya lorong itu, sementara ke empat kim terlihat membeku di belakang jaejong.

" kemana?! Kemana kyuhyun, katakan siapa yang melakukan ini?!" tanya kibum rendah dengan nafas terenggah-enggah, sepertinya kibum tidak mampu lagi menahan gejolak amarahnya sendiri.

" oppa mianhe..." isak taeyeon lemah menatap penuh rasa takut akan kemurkaan kibum yang jelas terpancar dalam raut wajah dinginnya.

" katakan padaku siapa mereka kim taeyeon, berhentilah menangis dan jawab pertanyaanku?!" teriak kibum murka dengan suara mengelegar.

Seketika taeyeon berhenti menangis karena ketakutan melihat amarah yang di luapkan kibum hingga membuat lidah si kecil taeyeon keluh untuk menjawab hingga dia tersedak ludahnya sendiri.

" kim tae hoon" cicit taeyeon memeluk jaejong erat seraya menyembunyikan wajahnya kedalam dada kakak tertuanya agar terhindar dari tatapan penuh intimaidasi dan hawa membunuh yang di keluarkan kibum.

" hentikan brengsek,kau menakuti taeyeon" ujar jaejong dingin menatap tajam kibum, jaejong mencoba bersikap sabar dengan kemarahan sang adik, namun sungguh jaejong sangat tidak suka jika kibum membentak taeyeon seperti itu, apa kibum tidak bisa melihat jika bocah sepuluh tahun itu sedang menangis, demi tuhan, jaejong tak pernah sekalipun melihat taeyeon menangis meski dia mendapat hukuman dan siksaan karena latihan tidak manusiawi keluarga kim, taeyeon juga tak pernah menanggis meski dia sakit parah dan kali ini, karena kejadian ini seorang kim taeyeon menangis dengan sangat menyedihkan penuh dengan ketakutan, harusnya kibum juga sadar jika taeyeon sendiri merasa terluka, tertekan dan sangat merasa bersalah.

" kalian urus mereka berempat dan kau kibum..." jaejong menjeda ucapannya.

"mengamuklah..." ujar jaejong dingin kini aura membunuhpun kian terlihat memancar keluar dari tubuhnya.

" serangga seperti mereka pantas mati, balas apa yang mereka lakukan pada adikmu dan kyuhyun seratus kali lipat buat mereka mengerti apa yang namanya ketakutan dan kematian dan jangan kembali sampai kau mendapat kepala si brengsek tae hoon, kami akan menyusul setelah ini selesai" ucap jaejong dengan nada dingin menusuk tanpa menatap kibum dia mengendong taeyeon dan membawa gadis cilik itu pergi menjauhi lorong di ikuti oleh adik-adiknya.

" oppa...terima kasih" bisik taeyeon lemah dan kembali pingsan.

Entah kenapa saat mendengar ucapan jaejong tatapan mata kibum seolah berubah menjadi lebih kosong, lebih dingin dan lebih menakutkan dari sebelumnya.

Kibum berdiri dari posisi jongkoknya dengan gerakan aneh seperti zombie yang tak memiliki tulang, sedetik dia terlihat bukan seperti dirinya sendiri, matanya berubah benar-benar menjadi sangat gelap dengan iris hitam redup namun terkesan berbahaya, mata itu adalah mata yang sama saat pertama kali kibum mengetahui donghae meninggal, hanya saja kini tatapan mata itu seratus kali lipat lebih menyeramkan, mata itu adalah mata seekor monster yang haus darah.

Kini kibum sudah menghilang tanpa bekas di gantikan dengan orang asing yang menguarkan aura membunuh hingga membuat sesak siapapun yang ada di sekitarnya.

" sial" bisik myungsoo saat kibum berjalan pelan di sampingnya saat membungkuk mengendong tubub lemah ryeowook, dia mengeratkan pelukannya pada ryeowook yang ada di tangannya, myungsoo menolehkan kepalanyanya melihat punggung kakaknya itu dengan tatapan sulit di artikan.

" myungsoo, apa yang kau lakukan? Cepatlah, apa dia masih hidup?" tanya kim yesung pada adiknya yang diam membeku di tempat, yesung keluar dari kamar mengendong eunhyuk di pundaknya dan berjalan menghampiri yuu jin membawa serta tubuh adik perempuannya di pundak lainnya.

" ya...dia masih hidup meski sedikit lemah karena kehilangan banyak darah, bagaimana dengan yang lainnya?!" tanya mnyungsoo mulai melangkahkan kakinya menjejeri langkah tergesa yesung.

" anak ini juga masih hidup dan yuu jin juga sama, entah apa yang terjadi hanya mereka berdua yang tak memiliki luka serius tapi keadaannya aneh sebaiknya cepat kita bawah mereka ke jaejong hyung, kai bagaimana keadaannya?!" tanya yesung pada kai yang mengendong namja cantik kim heechul ala bridal style yang teronggok di semak-semak, untung saja tubuh heechul tak langsung jatuh menghantam tanah jika seperti itu maka nyawa heechul mungkin sudah melayang.

" entahlah, aku tak tau hyung, nafasnya?! aku tidak bisa merasakannya, kurasa bagian dalam tubuh pemuda ini hancur total" ucap kai sedikit berdesis cemas melihat raut wajah pucat heechul yang ada di gendongannya.

" sial, jangan sampai mereka mati, ayo cepat" mereka semakin mempercepat laju lari mereka dan menghilang di belokan lorong panjang itu.

[~Lizz_L_L~]

" ugh..." kyuhyun tersadar dan sedikit mengerang karena rasa pusing di kepalanya, kyuhyun sedikit mengerjap pelan saat matanya mulai berkunang-kunang kehilangan fokus bahkan saat inipun kyuhyun tidak merasakan apapun, tubuhnya tak bisa di gerakan dan rasanya kebas hingga mati rasa.

" wah wah...kau sudah sadar rupanya, ah...sepertinya kau perlu sedikit bantuan" bisikan samar-samar mulai masuk dalam pendengaran kyuhyun yang sedikit berdengung itu hingga guyuran seember air dingin mengenai wajahnya, membuatnya sedikit terkesiap kaget dengan aksi penyiraman tiba-tiba itu, sekali lagi kyuhyun mengerjap dan sedikit terbatuk pelan karena guyuran air itu tanpa sengaja masuk kedalam hidungnya.

" apa merasa lebih baik?!" tanya laki-laki itu atau lebih tepatnya kita sebut kim tae hoon, kini dia sedang menyeringai menjijikan menatap kyuhyun yang masih belum tersadar penuh dari obat bius berdosis tinggi itu.

" aku tau alasannya kenapa kibum sangat menginginkanmu, kau cantik rasanya sayang juga jika aku langsung membunuhmu sekarang juga" ucapnya seraya mengelus pipi putih mulus kyuhyun dengan tatapan memuja, mendengar nama kibum di sebut seketika membuat kesadarannya berangsur kembali, kyuhyun menatap laki-laki yang telah mengikatnya di kursi itu dengan tatapan benci, keras kyuhyun menghantukkan kepalanya sendiri ke kepala tae hoon hingga laki-laki itu terdorong dan jatuh tersungkur kaget mendapat serangan mendadak dari kepala kyuhyun.

" aku bahkan tak sudi kau sentuh brengsek?!" ucap kyuhyun seraya mengeram marah.

Tae hoon mengeram tak suka, dia bangkit berdiri dan langsung melayangkan tendangan ke arah perut kyuhyun hingga membuat pemuda itu terlempar kearah tembok dan menghancurkan kursi yang di dudukinya, kyuhyun terbatuk pelan dan meringgis sakit seraya memegang perutnya yang nyeri dan terasa di remas dan bergejolak hebat akibat tendangan keras tae hoon.

" jangan bersikap angkuh di depanku, aku tidak akan segan-segan untuk membunuhmu bicth" geram tae hoon dengan wajah bengis, dia berjalan mendekati kyuhyun menariknya hingga membuat wajahnya sejajar dirinya dan sekali lagi melayangkan tinjunya belum puas dengan itu tae hoon menendangi kyuhyun dengan lebih beringas seperti orang yang tidak waras dan terlihat seperti orang yang kesetanan..

" hahaha...mati saja kau brengsek, jangan bercanda denganku sialan, kau hanya tikus busuk yang menyedihkan, beraninya kau denganku..." teriak tae hoon dengan tawa gilanya masih terus melayangkan tendangan brutalnya ke tubuh kyuhyun yang sudah terkapar tak berdara dengan tangan terikat di lantai kotor itu, tendangan tae hoon yang membabi buta membuat kyuhyun sedikit memdesis sakit dan memuntahkan darah segar dari mulutnya,

" membusuklah di neraka bajingan" kyuhyun berdesis tak suka menatap tae hoon dengan penuh kebencian.

Sekali lagi tae hoon mengeram dan semakin beringas menendangi tubuh kyuhyun hingga membuat pemuda manis itu mengerang pelan dengan wajah dan tubuh yang babak belur sementara tae hoon tak mengindahkan kyuhyun yang mengeliat penuh kesakitan di lantai, tae hoon kembali menarik kyuhyun melempar dan membantingnya keras di lantai, kyuhyun sudah tak bisa bergerak lagi bahkan tubuhnya sekarang sudah tidak bisa merasakan apa-apa lagi, kyuhyun pasrah sepertinya dia akan mati hari ini juga.

Tae hoo berjalan mendekat kearahnya dan menginjak kepala kyuhyun, kyuhyun hanya bisa diam tenaganya seolah menghilang tiba-tiba, terlalu lemah untuk membalas perlakuan kurang ajar dan tidak manusiawi tae hoon.

" kibummie..."

" kibummie..." batin kyuhyun seakan berteriak memanggil nama orang yang paling di cintainya itu, sungguh kyuhyun tak ingin mati saat ini juga tanpa melihat wajah kekasih datarnya itu.

Terlihat setitil buliran bening liquid terlihat mengalir dari celah sempit kedua matanya yang nyaris terpejam.

" kau mempunyai mulut yang lancang sekali" ucap dingin tae hoon seraya menyeringai melihat kyuhyun yang tak bergerak dan tak memberikan perlawanan sedikitpyn di kakinya seolah senang dan puas melihat hasil kerjanya hingga membuat pemuda itu terlihat sangat menyedihkan di lantai.

" memohonlah dan aku akan melepaskanmu, bicth" tambahnya lagi.

" d~dalam m~mimpimu tolol, p~pergi saja keneraka bangsat" rintih kyuhyun pelan kyuhyun tidak boleh menyerah karena kibumnya pasti akan datang untuk menolongnya, Mendengar ucapan kyuhyun tae hoon semakin menekan kakinya membuat darah mengalir di hidung kyuhyun.

" aarrggghh..." teriak kyuhyun tak kuat menahan sakit saat tekanan kaki tae hoon terasa seperti ingin menghancurkan kepalanya.

" hentikan, kim tae hoon" ucap nam joon menginterupsi kegiatan menyenangkan tae hoon dengan mainannya barunya.

" ya kenapa kau bersenang-senang sendiri tanpaku huh..." marah kim saeun menarik tubuh tae hoon menjauhkannya dari kyuhyun.

" cih kalian mengangu saja" dengusnya tak suka saat acara bersenang-senangnya dengan mainan baru kibum di ganggu.

Saeun berjongkok di depan kyuhyun menjambak rambut kyuhyun keras hingga membuat kyuhyun meringis sakit namun tidak ada suara yang keluar dari bibirnya, terlalu lemah.

" oppa, bolehkan aku bersenang-senang dengannya juga, jebal aku ingin melakukan seperti yang tae hoon oppa lakukan oh..." rengek saeun manja menatap kakak keduanya meminta persetujuan.

" jangan dekati dia sebelum jae seop hyung melihatnya, termasuk untukmu juga tae hoon" kata-kata bernada memperingatkan itu terlontar keluar dari bibir nam joon dengan kesan tak terbantahkan.

" ayo keluar, tinggalkan dia di sana" putus nam joon membuat sebuah rengekan menyebalkan kembali terucap dari bibir adiknya saeun yang menatap tak suka ke arah nam joon sementara tae hoon berjalan mengikuti dengan sedikit dengusan tak suka.

Kyuhyun menatap kepergian tiga orang itu dengan mata sayu, tubuhnya sangat lemah hingga untuk mengerakan badannya saja kyuhyun tak sanggup.

" kibummie, tolong aku...hiks...hiks...ini sakit kibummie, cepatlah datang...aku disini kibummie..." tangis pilu kyuhyun mulai mendominasi ruangan gelap dan sempit itu, berusaha bangkit namun gagal dan masih terus terisak seorang diri dalam ruangan kotor berbentuk persegi yang tidak terlalu besar tempatnya sekarang berada.

Kyuhyun takut, bukan dia bukan takut mati tapi dia takut kibum berubah menjadi orang yang tak di kenalnya seperti kata dua orang saudaranya itu. Kyuhyun tak ingin melihat kibum membunuh lagi dengan atau tanpa alasan.

" aku tak boleh menyerah, aku harus terus hidup" tekad kyuhyun namun tubuhnya seolah berkata lain, bahkan kakinya terasa berkali lipat lebih sakit, sepertinya kakinya patah. Sial...

[~Lizz_L_L~]

Kibum berdiri kokoh di depan sebuah rumah besar yang terlihat sama besarnya seperti kediamannya menatap bangunan megah itu dengan ekspresi tak terbaca sangat datar.

Kibum merengangkan otot kepalanya dengan gerakan patah-patah yang terlihat aneh seolah dirinya tak memiliki tulang, raut wajahnya masih sama tak ada ekspresi terpancar dari sana bahkan wajahnya terlihat sangat tenang, ya sangat tenang seolah kemarahan dan kemurkaannya beberapa jam yang lalu telah menguap di telan angin.

perlahan kibum melangkahkan kakinya menuju area terdalam rumah mewah itu, setitik cairan merah pekat meluncur dari ujung jari-jarinya bahkan tangan kibum nyaris berwarna sama merahnya dengan bau besi yang terasa munguar di udara sore itu, kibum mengendus aroma darah itu seolah menikmati.

Tidak jauh di belakangnya beberapa orang berpakaian hitam terlihat bergelimpangan mengenaskan dengan darah dan bagian tubuh yang terpisah dan tercecer di beberapa tempat.

Kibum telah membunuh semua orang yang di temuinya di sepanjang perjalanan menuju rumah besar itu dengan tangan kosong tanpa senjata. Kibum terlihat menjilati jarinya seolah menikmati rasa darah di tangannya itu dengan tenang, bagai sebuah perumpamaan tak selamanya air tenang itu tidak berbahaya.

[~Lizz_L_L~]

" uhg..." samar-samar kedua kelopak mata lee eunhyuk terbuka secara perlahan, dia sedikit mengernyit tak nyaman saat sinar menyilaukan terasa menusuk matanya.

" jangan di paksakan, kau masih harus banyak beristirahat" ucap yuu jin melihat eunhyuk berusaha menutupi matanya yang mengerjap berusaha menyesuaikan dengan cahaya dari lampu itu.

" kenapa aku bisa ada di sini?! Apa yang terjadi?!" tanya eunhyuk bingung dia sedikit mengernyit sakit saat di rasa tenggorokannya terasa terbakar, yuu jin mengerti dan menyodorkan sebuah gelas berisi air putih pada eunhyuk.

" kau terkena racun, untung saja kau tak menghirup racun itu terlalu banyak" jelas yuu jin, kilasan balik saat dirinya dengan cemas menanti sesuatu di dalam kamar kibum samar-samar terputar di otaknya sesaat sebelum dunianya hitam dan dia ambruk di lantai dan sadar-sadar sudah berada di ruangan serba putih dengan aroma obat yang sedikit menusuk.

" teman-temanku, dimana mereka?!" eunhyuk tersadar saat tak mendapati satu orangpun temannya yang berada di sampingnya.

Yuu jin terlihat menghela nafas berat.

" hanya kau saja yang sudah sadar, kim ryeowook masih belum sadar sampai sekarang, sementara kim heechul dia...tiga tulang rusuknya patah dan menusuk kedalam paru-parunya, hatinya rusak parah, operasi sudah di lakukan untuk memperbaiki semua organ dalamnya hanya saja dokter mengatakan dia mengalami koma, dan untuk kyuhyun...maafkan aku, aku tak bisa menyelamatkannya" ucap yuu jin menunduk sedih penuh penyesalan.

Wajah eunhyuk pucat pasi mendengar kabar mengejutkan yang di bawa yuu jin, eunhyuk menangis terseduh mendengar berita buruk yang sangat buruk tentang teman-temannya yang di dengarnya, sungguh dia tidak menyangkah nasib buruk menimpah mereka hanya karena mereka dekat dengan kim bersaudara eunhyuk tersentak dengan pikirannya sendiri.

" harusnya sejak awal aku menentang keputusan kyuhyun untuk tidak berhubungan dengan kibum, dengan kalian" tangis pilu eunhyuk penuh penyesalan.

" harusnya aku melarangnya, wookie, chullie, kyunnie..." isak eunhyuk memanggil nama teman-temannya satu persatu dengan dada yang kian menyesak, eunhyuk takut jika teman-temannya tidak bisa kembali lagi bersamanya, dia sangat takut.

" maafkan kami..." hanya kata-kata iti yang meluncur dari bibir yuu jin, tangannya terkepal erat penuh amarah karena tak berdaya dengan dirinya sendiri, yuu jin merasa jika dirinya sungguh tak berguna bahkan melindungi adik kecilnyapun dia tak sangguh.

TBC

Nah ini baru bener TBC nya.

Oh ya selamat hari maulid nabi ya^^

"DECEMBER CERIA KIHYUN"

Berhubungan karena akan adanya Kibum itu urutan ke 12 di SJ dan Kyuhyun urutan ke 13 (diurutkan usia) maka para author Kihyun dan beberapa Kihyun shipper beranggapan kalau itu "KiHyun Days" (13 Desember). Kita segenap keluarga besar penggemar imajinasi yang dirangkum dalam bentuk tulisan bernama FanFiction maka marilah kita membuat event itu menjadi sesuatu yang menyenangkan. "Kibum & Kyuhyun paradise FF in December". Baiklah baiklah, cara gampangnya berpartisipasi adalah sebagai berikut :

Author :

- Menulis FF di akunnya masing masing dalam situs FFn

- Genre dan lainnya bebas

- GS / BL (diperbolehkan)

- Brothership / Romance / Family (No problem)

- Mencantumkan kata "DECEMBER CERIA KIHYUN)" ketika di summary.

- Di posting mulai tanggal 13 Desember sampai akhir bulan Desember.

- One shoot / Chapteran dibebaskan

- Harus bernafaskan Kihyun. Kibum (Super junior) dan Kyuhyun (Super Junior)

- Jangan harapkan ada pemenang (karena cuma buat ceria doang)

- Bersedia di kritik dan di berikan saran, untuk kemajuan seluruh author dan partisipan xD

Reader :

- Membaca FF yang telah di publish

- Diperbolehkan kritik membangun (tidak dalam bentuk bashing)

- Diperbolehkan menulis saran dan pujian (dengan kata yang sopan)

- Diwajibkan meriview yang sudah di baca walaupun tidak sesuai kata hati.

- Langsung di kotak review'an bukan di PM

- Tidak diperbolehkan menagih FF lain dan Out Of Topic.

Nah.. kita sangat menjunjung tinggi nilai kesopanan dan etika dalam penulisan. baik sebagai reader maupun author. Harap diperhatikan.

Nb : JANGAN LUPA MEMBUAT DECEMBER CERIA KIHYUN DI SUMMARY

^^ Terima kasih

Sign

Istri Kibum xD (Copas dari tahun lalu - parah ya ane) Harap undangan ini di copy di setiap FF dan PM para author Kihyun agar eventnya semakin besar