ii (e).
Agak asing bagi yang baru saja namanya disebut bahwa ada orang yang perlu menanyai ulang mengenai namanya. Bukannya sombong atau apa, bukankah ia cukup mudah di kenali? Atau siswa kelas dua di depannya memang pengidap ingatan jangka pendek?
Omong-omong, shit, wajah pemuda di depannya pasti hanya delusi. Mana ada orang setampan ini di sekolah? Rahang tegas, leher jenjang, kulit pucat dan tinggi yang melebihi rata-rata.
Oke, deskripsi itu rasanya ia kenali. Memang ada satu anak kelas dua yang katanya sempat tinggal di Amerika untuk beberapa tahun― sampai telinga Taeyong pekak dibuatnya, karena bila menyebut anak kelas dua yang paling populer, gadis di kelasnya akan membahas mengenai bocah itu.
(Sebab bila itu adalah anak kelas tiga, pembicaraan tak akan jauh dari namanya dan Yuta, paling mentok)
"... benar, kau ... um ..."
Sejak kapan bicara pada adik kelas membuat lidahnya jadi kelu?
