Chapter 14
Tokoh bukan milik saya. Saya hanya meminjamnya.
Naruto milik Masashi Kishimoto
Avengers milik Marvel Studios
Guardians of The Galaxy milik Marvel Studios
Justice League milik DC Studios
Pairing : ClarkfemNaru
Chapter 14 - Infinity War Begin.
Di Luar Angkasa
"Siapkan pesawat luar angkasa kita, Corvus. Kita akan menyerang bumi sekarang dan mengambil beberapa infinty stones itu di bumi." kata Thanos kepada salah satu anak buahnya.
"Baik, Tuanku Thanos." jawab Corvus Glaive. Corvus pun segera pergi menyiapkan pesawat luar angkasa.
"Dan kalian, siapkan pasukan segera. Kita bawa mereka untuk membantai manusia di bumi itu." kata Thanos kepada Proxima Midnight, Black Dwarf, dan Ebony Maw. Mereka pun segera pergi mengumpulkan pasukan untuk menyerang bumi.
"Baik, Tuanku." kata Mereka bersamaan.
"Hahaha...Bersiaplah kalian rakyat bumi, aku akan hancurkan tempat kalian sebentar lagi. Dan setelah itu kalian hanya tinggal nama saja." seru Thanos dengan tertawa kejam.
Thanos tidak tahu tentang adanya superhero yang ada di bumi. Ditambah para Guardians yang masih hidup dari serangan anak buahnya. Apalagi Naruto yang jelas-jelas kekuatannya setara dengan dewa. Thanos mungkin akan kalah.
"Tuanku, pesawat luar angkasa sudah saya siapkan. Apa Tuan ingin menyerang sekarang juga?" kata sekaligus tanya Corvus Glaive.
"Itu benar, Tuanku. Pasukan juga sudah saya siapkan bersama Black Dwarf dan Ebony Maw. Kami kini sedang menunggu perintah dari Tuan." kata Proxima Midnight yang sedang menunggu perintah dari Tuannya.
"Tuan, tolong beri kami perintah. Agar kami dapat membantu Tuan." kata Ebony Maw.
"Aku ingin kalian pergi terlebih dahulu. Periksa di bumi apakah ada sesuatu yang mengancamku. Jika ada, cepat laporkan kepadaku." perintah Thanos.
"Baik, Tuanku. Akan kami segera laksanakan." jawab mereka berempat dengan patuh. Mereka berempat pun segera menaiki pesawat luar angkasa yang disiapkan Corvus. Dan segera pergi menuju bumi.
Di bumi, pesawat mereka menggunakan metode kamuflase agar tidak ketahuan masyarakat bumi. Mereka mengelilingi bumi itu. Mereka berempat tidak melihat ada yang mencurigakan. Karena tidak ada yang mencurigakan, mereka kembali menuju tempat tuan mereka dan melaporkan hasil pengamatan mereka terhadap sesuatu yang mencurigakan.
"Tuanku, di bumi tidak ada yang mencurigakan. Semuanya aman-aman saja." kata Black Dwarf.
"Itu benar, Tuanku. Kami adalah saksinya." kata Ebony Maw.
"Hmm...Baiklah jika begitu. Jika tidak ada yang mencurigakan, tidak butuh waktu lama untuk infinity stones yang ada di bumi. Juga tidak halangan yang menghalangi rencanaku." kata Thanos.
"Kita pergi menuju bumi sekarang juga!" seru Thanos.
"Baik, Tuanku." kata mereka berempat bersamaan.
Mereka pun segera pergi menuju bumi untuk menghancurkan bumi itu.
.
.
.
.
Di Bumi, dalam waktu yang bersamaan.Naruto yang sedang melihat di langit dengan Byakugan, melihat sesuatu yang mencurigakan di langit. Di langit, ia melihat sesuatu yang berkamuflase terbang ke sana kemari. Seperti sedang mengawasi sesuatu. Bahkan sesuatu itu mengelilingi bumi sebanyak tiga kali. Bagi Naruto, itu benar-benar mencurigakan. Karena melihat gerak-gerik Naruto yabg sangat aneh, Clark pun bertanya,"Naru, kau kenapa?"
"Aku melihat sesuatu yang aneh, Clark. Sesuatu itu bahkan mengelilingi bumi tiga kali. Itu benar-benar mencurigakan. Mungkin itu anak buah Thanos?" kata sekaligus tanya Naruto.
"Jika itu anak buah Thanos, kita harus bersiap-siap sekarang. Naru, kau ganti bajulah bajumu dengan baju bertarungmu atau yang lainnya. Jika sudah selesai, awasi terus jika ada sesuatu yang mencurigakan." kata Clark."Aku akan berganti baju, lalu bilang hal ini kepada yang lain. Ini benar-benar gawat karena Thanos menyerang begitu cepat." lanjut Clark.
"Pergilah cepat, Clark. Kita tidak punya waktu kembali. Kita harus cepat-cepat melakukan evakuasi terhadap warga. Agar tidak ada korban jiwa." kata Naruto menyuruh Clark untuk cepat.
"Oke, Naru." sahut Clark. Segera Clark pergi untuk ganti baju dan memberitahu yang lain untuk bersiap-siap. Sedangkan untuk Naruto, ia hanya henge memakai baju bertarungnya.
Henge no Jutsu
Poff...
Tiba-tiba keluarlah asap dari tubuh Naruto. Kini Naruto sudah berganti pakaian. (Sama seperti femNaruto The Last Movie).
Karena sudah berganti pakaian, Naruto Hiraishin menuju atas gedung untuk mengawasi sesuatu yang mencurigakan itu. Ia melihat tidak ada yang aneh dan mencurigakan. Namun ia tetap waspada, jika ada yang mencurigakan datang. Datanglah Clark yang sudah berpakaian khasnya.
"Bagaimana Naru?Apakah sesuatu yang mencurigakan itu datang?" tanya Clark.
"Tidak ada, Clark. Sesuatu yang mencurigakan itu tidak datang kembali." kata Naruto. Clark pun mengangguk."Clark, apakah warga di sini dan lainnya akan dievakuasi?" tanya Naruto.
"Entahlah, Naru. Warga di sini tidak akan percaya bahwa alam semesta ini akan diserang. Mungkin mereka hanya bisa mencaci maki saja." kata Clark.
"Kalau begitu, kita yakinkan mereka. Lebih cepat lebih baik, Clark. Sebaiknya kita cepat bergerak." kata Naruto.
"Kau mungkin benar, Naru. Aku akan bilang ini kepada Steve untuk mengatakan kepada Presiden Amerika untuk segera mengevakuasi warga dan warga lainnya di tempat lain." kata Clark.
"Pergilah cepat, Clark." sahut Naruto. Clark pun segera pergi menuju Steve untuk mengatakan kepada Presiden Amerika bahwa warga di sini dan di tempat lainnya harus segera dievakuasi. Karena mungkin pertarungan ini menyebabkan korban jiwa nantinya.
Tiba-tiba datanglah sebuah lingkaran yang melayang di langit Amerika. Warga Amerika yang melihat hal itu berhenti untuk mencoba melihatnya. Namun bagi Naruto, ia hanya melebarkan matanya. Ia benar-benar terkejut,"Itu pasti Thanos dan anak buahnya. Sudah kuduga bahwa sesuatu yang mencurigakan itu adalah pasti anak buah Thanos yang mengawasi kami. Sial!Aku kecolongan." batin kesal Naruto.
Para anggota Avengers, Justice League, dan Guardians mulai bergerak cepat.
"Tony, aku akan pergi menggunakan pesawat luar angkasaku. Kau dan lainnya segeralah menyusul." kata Peter Quill.
"Baiklah, aku dan lainnya akn segera menyusul kalian." sahut Tony. Mereka semua pun segera bergegas, karena Thanos akhirnya sudah datang ke bumi.
.
.
.
.
Tempat Thanos
Kini Thanos sedang melihat warga Amerika dari atas pesawat luar angkasanya. Ia terlihat memakai sesuatu yang berwarna emas dan berukuran besar. Yah, itu adalah Infinity Gautletnya, sarung tangan penentu nasib alam semesta.
"Bersiaplah, bumi!!Kalian akan segera kuhancurkan dan hanya tinggal sebuah debu!!" teriak Thanos dari atas pesawat luar angkasanya.
Warga Amerika yang mendengar hal itu ketakutan.
"Apa ini sebuah kiamat?"
"Tuhan, tolong lindungi kami."
"Tolong kami."
"Tuhan, maafkan hambamu yang berdosa ini."
"Tolong hindarkanlah kiamat ini, Tuhan."
Itulah kata-kata warga Amerika yang benar-benar sudah putus asa. Mereka hanyalah makhluk lemah yang tidak berdaya. Bagi mereka yang memiliki iman tinggi, langsung pergi menyelamatkan diri dan menyadarkan yang lain agar cepat lari. Yah, Mereka kini sedang bekerja sama.
"Superman dan semuanya, tolong kami." kata seorang anak kecil. Anak kecil itu sedang berada di dekat gedung di sebelah pesawat luar angkasa Thanos. Thanos pun mencoba menghancurkan gedung itu. Salah satu runtuhan gedung itu ingin jatuh ke anak kecil itu, namun seseorang menyelamatkannya. Seseorang itu adalah Naruto.
"Kau tak apa-apa, adik kecil?" kata Naruto.
"Aku tak apa-apa, Miss emm..."
"Naruto, itu namaku."
"Aku tak apa-apa, Miss Naru."
"Syukurlah."
Tiba-tiba datanglah seorang wanita, yang mungkin ibu dari anak kecil itu.
"Ya, Tuhan. Kau tidak apa-apa anakku?"
"Aku tidak apa-apa, Bu. Aku diselamatkan kakak perempuan itu." jawab anak itu dengan menunjuk ke arah Naruto. Wanita itu melihat ke arah Naruto, lalu tersenyum lembut.
"Terimakasih nak karena telah menolong anakku. Aku berhutang budi denganmu." kata wanita itu.
"Sama-sama, Bibi. Tak perlu merasa berhutang budi, aku menyelamatkan anak anda secara ikhlas." kata Naruto.
"Terimakasih nak. Apa kau seorang yang memiliki kekuatan asing?" tanya wanita itu."Jika iya, tolong kami. Kami tidak ingin negara ini, maksudku dunia ini hancur. Aku masih ingin hidup. Tolong kami, nak." lanjut wanita itu.
"Itu benar. Baik, aku akan menolong kalian semua. Kalian pergilah ke tempat yang aman. Aku rasa tentara dan lainnya sudah datang untuk mengevakuasi kalian." kata Naruto yang melihat Steve, Clark, dan lainnya sudah datang dengan tentara dan lainnya.
"Terimakasih nak. Aku akan berdoa kepada Tuhan untuk meminta pertolongan-Nya dan memohon agar kau bisa menang dalam pertarungan ini. Jika begitu aku pergi dulu." kata wanita itu. Wanita itu pun berlalu pergi bersama anaknya.
"Sama-sama, Bi. Aku dan lainnya akan berusaha." gumam Naruto lirih.
Clark pun menghampiri Naruto."Naru, apa kami terlambat?" tanya Clark.
"Tidak, Clark. Kalian belum terlambat. Baiklah, sekarang kita sudah lengkap, bukan?"
"Yah." jawab mereka semua bersamaan. Mereka kini siap untuk mempertahankan bumi.
TBC
