Baekhyun berjalan menuju ke ruangan chanyeol, sebenarnya ia tidak ingin bertemu dengan chanyeol dulu karena jika ia di dekat chanyeol, baekhyun selalu berdebar dan melupakan bahwa ia sudah mempunyai kekasih

Sesampainya di depan pintu ruangan chanyeol, baekhyun menarik nafasnya mencoba menenangkan dirinya

Baekhyun memasuki ruangan chanyeol, menatap chanyeol yang sedang sibuk dengan pekerjaannya

"Ada apa sajangnim memanggil saya? " chanyeol mengangkat wajahnya membuat baekhyun menahan nafasnya, melihat wajah tampan chanyeol

Chanyeol menaikkan sebelah alisnya menatap baekhyun yang terdiam seraya melihat kearahnya terus menerus

"Baek.. Baekhyun" chanyeol mengibaskan tanganya didepan wajah baekhyun tapi baekhyun masih saja terdiam

"Baekhyun!" chanyeol sedikit meninggikan suaranya dan menepuk bahu baekhyun

Sedangkan baekhyun yang tersadar karena tepukan chanyeol dibahunya lantas berdehem, menenangkan dirinya yang salah tingkah

"Kenapa kamu melamun baek? " ucap chanyeol seraya terkekeh karena melihat tingkah baekhyun yang menggemaskan dimatanya

"Maafkan aku sajangnim, aku hanya sedang banyak pikiran" bohong baekhyun karena ia tidak mau ketahuan kalau ia terpesona melihat wajah tampan chanyeol

mau di taruh dimana muka baekhyun kalau sampai ketauan

"Jangan terlalu banyak pikiran baek nanti kalau kamu sakit gimana?" ucap chanyeol seraya mengelus pipi baekhyun dengan lembut

"Sajangnim ada apa memanggil saya? " tanya baekhyun mengalihkan pembicaraan

"Setelah pulang kerja nanti kamu ada waktu?" baekhyun menganggukan kepalanya sebagai jawaban atas pertanyaan chanyeol

Sedangkan chanyeol tersenyum senang, karena baekhyun tidak ada kesibukkan, jadi ia mempunyai kesempatan untuk mengajak kencan baekhyun

"Memangnya kenapa sajangnim?" tanya baekhyun

"Aku ingin mengajakmu kesuatu tempat" jawab chanyeol membuat baekhyun mengernyitkan dahinya

"Kemana sajangnim? " baekhyun menatap chanyeol dengan bingung

"Rahasia" mendengar jawaban chanyeol, baekhyun mengerucutkan bibirnya dan chanyeol terkekeh melihat baekhyun yang cemberut

"Jangan mengerucutkan bibirmu baek, kamu membuatku ingin menciummu" baekhyun melotot mendengar ucapan chanyeol dan secara reflek ia menutup bibirnya dengan kedua tangannya

"Sa.. Saya permisi sajangnim" baekhyun membungkuk kepada chanyeol dan berjalan menuju ke pintu

"Jangan lupa setelah pulang kerja nanti baek" baekhyun hanya mengangguk dan berjalan keluar ruangan tersebut

Baekhyun menyentuh dada sebelah kirinya, merasakan debaran jantungnya yang menggila dan entah mengapa baekhyun menyukai debaran tersebut

Waktu sudah menunjukan jam pulang kerja, baekhyun bersiap membereskan mejanya lalu menuju parkiran karena ia sudah mempunyai janji dengan chanyeol

Sesampainya diparkiran baekhyun melihat chanyeol yang sedang berdiri di mobilnya

"Maaf membuatmu menunggu lama" chanyeol tersenyum melihat baekhyun yang sudah berdiri dihadapannya

"Tidak apa-apa baek" chanyeol membukakan pintu mobil untuk Baekhyun. Baekhyun merona dengan perlakuan kecil chanyeol

Setelah baekhyun masuk kedalam mobil, chanyeol memasuki mobil dan melajukan mobilnya

"Sebenarnya kita mau kemana chan?" bukannya menjawab pertanyaan baekhyun, chanyeol hanya tersenyum dan membuat baekhyun cemberut karena ia tidak mendapat jawaban

Setelah 30 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Baekhyun terkejut karena tiba-tiba sebuah kain menutup matanya

"Maaf baek, aku menutup matamu" chanyeol menuntun baekhyun keluar mobil dan berjalan menuju entah kemana karena mata baekhyun tertutup

"Ini sebenarnya ada apa sih chan?" sumpah baekhyun sangat bingung kenapa matanya harus ditutup seperti ini? Dan baekhyun tambah bingung karena chanyeol tidak menjawab pertanyaannya

Tidak lama mereka berhenti dan chanyeol melepas kain yang menutup mata baekhyun. Baekhyun terkejut melihat pemandangan dihadapannya

"Apa kamu suka baek?" tanya chanyeol dan dijawab anggukan oleh baekhyun

Chanyeol tersenyum dan menuntun baekhyun untuk duduk. Chanyeol memanggil pelayan yang berdiri tidak jauh dari mereka

Mereka memesan makanan dan setelah pelayan tersebut pergi, chanyeol dan baekhyun saling menatap satu sama lain

"Aku sangat menyukai pantai" ucap baekhyun memecahkan keheningan diantara mereka

"Syukurlah kalau begitu" chanyeol tersenyum, lalu mengambil tangan baekhyun dan menggenggamnya, baekhyun menatap tangannya yang sedang digenggam oleh chanyeol dengan pipi memerah

Ia merasa tangannya sangat pas berada dalam genggaman chanyeol. Sadar dengan pemikirannya baekhyun lantas menggelengkan kepalanya

"Ada apa baek?" Tanya chanyeol yang melihat baekhyun menggelengkan kepalanya

"Ti.. Tidak ada apa-apa" baekhyun menjawab dengan gugup

"Baek, aku ingin mengatakan sesuatu" ucap chanyeol dan menatap dalam mata baekhyun

"Mengatakan apa chan?" Tanya baekhyun

"Waktu aku datang ke apartemenmu saat kamu sakit, aku menyatakan perasaanku kepadamu dan memberimu waktu 3 hari untuk menjawab perasaan ku baek dan ini sudah 3 hari baek, jadi apa jawabanmu?" baekhyun terdiam mendengar ucapan chanyeol. Benar ini sudah 3 hari berlalu dan baekhyun sudah seharusnya menjawab perasaan chanyeol, apakah ia menerimanya atau tidak

Tapi baekhyun masih bingung. Disisi lain baekhyun ingin menerima chanyeol tapi disisi lain ia ingin menolak karena ia sudah mempunyai kekasih

Melihat baekhyun yang hanya terdiam, chanyeol hanya tersenyum "aku tau baek kamu masih bingung karena changmin kan? Baek, kalau kamu mau menerima aku kita bisa menyembunyikan hubungan kita"

"Backstreet?" tanya baekhyun dan diangguki oleh chanyeol

"Tapi.. " baekhyun menggigit bibir bawahnya, ia terlihat masih sangat bingung

"Baek aku ingin mendengar jawabanmu dulu, kamu menerimaku atau tidak" baekhyun menatap chanyeol, mengeratkan genggaman tangannya yang sedari tadi tidak terlepas

"Iya chan, aku menerima mu" chanyeol tersenyum begitu jawaban yang sangat ia inginkan keluar dari bibir baekhyun

"Terima Kasih baek, kamu sudah mau menerimaku, i love you" ucap chanyeol dan mengecup punggung tangan baekhyun

Pipi baekhyun merona karena perlakuan chanyeol "i love you too chan"

Mereka saling menatap satu sama lain seraya tersenyum

"Ta.. Tapi chan bagaimana dengan changmin hyung?" wajah baekhyun yang tadinya terlihat senang sekarang berubah menjadi khawatir karena tiba-tiba ia memikirkan bagaimana hubungannya dengan changmin?

"Kita backstreet dulu, jika waktunya sudah tepat kita akan berbicara kepada changmin" ucap chanyeol dan dibalas anggukan oleh baekhyun

Tidak lama makanan mereka datang dan mereka pun menikmati makanan tersebut dengan ditemani gombalan chanyeol dan pipi merona baekhyun

Tbc

Maksa banget sumpah tapi yaudahlah yaa:)