Kuroko No Basuke ( Fujimaki Tadatoshi )

Kiseki No Sedai In The Train By Yuzu Nishikawa

Kasamatsu Yukio x (OC/Readers)

Warnings ! OOC, Typos, Tata bahasa dan tanda baca tak sesuai EYD, Absurd

Fanfic ini ku buat hanya untuk kepuasan diri sendiri xD Don't Like Don't Read !

'Ficlet singkat tentang Kisedai didalam kereta'


Kau memasuki kereta yang mengarah ke stasiun dekat rumahmu. Hari ini karena ada rapat dewan kesiswaan kau jadi pulang sedikit malam, alhasil sekarang kau tengah berdesak-desakan dengan beberapa penumpang yang mayoritas para pekerja. Kau menghela nafas lalu mencoba memposisikan tubuhmu senyaman mungkin diantara berpuluh-puluh penumpang. Tak berapa lama kereta yang kau tumpangi kini memasuki sebuah stasiun dan kembali membawa masuk beberapa penumpang yang membuat kereta makin penuh sesak. Kau makin terdorong ke sudut hingga akhirnya tubuhmu menghimpit seorang pemuda yang berdiri bersandar disudut.

"He-hei... a-apa yang kau lakukan? menjauhlah jangan terlalu dekat denganku !" ujar sang pemuda.

Lihat saja posisi kalian saat ini, tubuhmu yang menghimpit tubuh kekar sang pemuda, wajahmu yang menempel diantara bahu dan leher sang pemuda. Bahkan kau dapat mencium wangi parfum yang bercampur dengan keringat pemuda itu dari lehernya, wangi maskulin khas pria yang membuat kinerja jantungmu bekerja tak normal.

"Go-gomen aku rasa itu mustahil. Aku bahkan tak bisa menggerakan tubuhku sedikit pun."

Kau merasakan tubuh sang pemuda tersentak kaku karena deru nafasmu menerpa lehernya saat berbicara tadi.

"Se-setidaknya kau bisa mendorong tubuhmu sedikit agar tak terlalu menghimpitku !"

"Sudah kubilang aku tak bisa menggerakan tubuhku sedikitpun, bahkan aku tak dapat menggerakan kepalaku. Lagipula aku ini wanita aku tak punya kekuatan lebih hingga bisa mendorong tubuhku menjauh darimu dan menahan himpitan para penumpang yang banyak ini ?!" ucapmu sebal.

Kau terkesiap saat merasakan sebuah tangan yang gemetar merangkul bahumu.

"Ka-kalau begitu bergeraklah, aku akan memutar posisi kita agar kau tidak terlalu terhimpit." ujar pemuda itu dan kau mengangguk sebagai jawabannya.

Merasakan gerakan dibahunya, pemuda itu segera memutar posisi tubuh kalian, melepas rangkulan tangannya dibahumu lalu memposisikan kedua tangannya disisimu mencoba menggunakan kedua tangan untuk mendorong tubuhnya sedikit kebelakang agar tak terlalu menghimpitmu. Kau menghela nafas lega saat tubuh kalian tak sedekat tadi, yah setidaknya kau dapat menggerakan kepalamu. Kau mendongkak untuk mengucapkan terima kasih pada pemuda itu.

"Ano... Ariga-"

CUP !

Kau membeku, mengerjapkan matamu beberapa kali dengan cepat begitupula dengan sang pemuda.

'A-apa yang terjadi? Sesuatu yang hangat, kenyal dan basah menyentuh bibirku?"

Rupanya saat sang pemuda mendengar suaramu tadi -saat kau ingin mengucapkan terima kasih- refleks dia menunduk untuk melihatmu dan karena saat itu kau mendongkak tanpa sengaja bibir kalian bertemu.

Kau menatap pemuda itu, begitu pula dengan sang pemuda.

Kau mengerjapkan matamu berkali-kali, begitu pula dengan sang pemuda.

Saat kalian menyadari bahwa bibir kalian masih saling menyentuh satu sama lain tiba-tiba wajah kalian berubah menjadi memerah, bukan rona tipis yang menghiasi pipi kalian tapi seluruh wajah kalian telah memerah bahkan sampai ke telinga kalian. Kau segera menunduk dan pemuda itu segera mendongkak mencoba menormalkan detak jantung dan menghilangkan rona merah diwajah kalian.

'A-aku berciuman dengannya ! Ci-ciuman pertamaku direbut olehnya ! Tidak, tidak yang tadi hanya kecelakaan tak disengaja... Tapi, tapi hal tadi tak menghilangkan fakta bahwa bibir kami saling menempel ARRGGGHHH !'

Pikiranmu berkecamuk frustasi dan tanpa sadar kau menggelengkan kepalamu ke kanan dan ke kiri beberapa kali. Karena posisi kalian yang dekat pemuda itu dapat merasakan pergerakan kepalamu.

"Ma-maafkan aku, yang tadi hanya ke-kecelakaan saja tak usah kau pikirkan." ucap sang pemuda dengan nada sedikit bergetar.

Kau mengangkat sedikit kepalamu hingga kini wajahmu sejajar dengan leher tegas sang pemuda. Dapat kau lihat pergerakan naik turun dari leher sang pemuda tanda ia tengah meneguk saliva beberapa kali karena gugup. Kau melirikan matamu keatas mencoba melihat wajah sang pemuda, sekali lagi dapat kau lihat dengan jelas wajah tegas sang pemuda yang merona merah, alis matanya yang tebal, sorot matanya yang tajam kini terlihat gelisah, rahangnya yang tegas, dan bibirnya yang sedikit basah. Bibir basahnya yang tadi bersentuhan dengan bibirmu.

'Bibirnya yang sedikit basah... Bibirnya yang hangat dan manis.' pikirmu.

Kau kembali merona karena pikiranmu tadi saat melihat bibir sang pemuda. Suara pemberitahuan kereta tengah memasuki sebuah stasiun membuat kalian tersentak kaget karena tadi sibuk dengan pikiran masing-masing. Saat kereta berhenti banyak penumpang yang turun membuatmu kini terbebas dari himpitan, ketika tangan sang pemuda kini tak mengurungmu lagi kau lihat ia bersiap untuk turun. Entah karena refleks atau kini kau mulai tertarik dengan pemuda itu sontak kau menarik tangan kiri sang pemuda yang berbalut seragam Kaijou High dengan kedua tanganmu membuat sang pemuda sedikit terhuyung dan menoleh.

"Ano.. boleh aku tau namamu?"

Kau lihat pemuda itu membelalakan matanya terkejut, lalu dengan tangan kanannya ia mencoba menutupi rona merah yang kembali menghiasi pipinya sebelum ia menyebutkan namanya.

"Ka-Kasamatsu Yukio."

FIN


Yooo Minna ada yang kangen sama Author? xD

Readers: KAGA !

Yuzu: *Nangis dipelukan Akashi*

Akashi: *lempar gunting ke readers*

Oke stop ! lupakan hal yang tadi

Halo minna-tachi author kangen sama kalian *lambai-lambai/hugs* xD

Sebenernya author tengah dalam pembuatan fanfict collab tapi entah kenapa tiba-tiba dapet ide untuk bikin cerita Kisedai in the train Kasamatsu ver x) jadi daripada author pusing akhirnya author ketik dan author lanjut Fanfict Kisedai in the train ini xD hahaha *PLAK*

Gimana? Gimana? Kasamatsu senpai OOC ya? xD jujur aja karena ini ide dadakan author gatau dapet feel-nya atau ga, author nekat nulis ini fict karena ide-nya muter-muter terus diotak author dan malah bikin ga mood author untuk ketik fict collab. Ya mungkin ini fict terakhir untuk saat ini yang author buat karena sejujurnya author pengen bener-bener fokus sama fict collab author x) tapi kalau tiba-tiba dapet inspirasi cerita ya apa boleh buat mungkin fanfict ini bakal nambah chara lagi huahahaha *author labil* *dihajar readers*

Balasan untuk review yang ga login

Tsukuro Reiko:

Hahaha makasih loh Fanfict-ku dipuji semua xD kyaaa *loncat-loncat*

Bingung ya kenapa chap 1 sampai chap 13 aku bisa update kilat xD

Sebenernya untuk chap 1 sampe chap 6 udah author ketik jadi author tinggal publish aja dan untuk sisanya karena Review dari para readers membuat author semangat x) terlebih karena fict-nya berbentuk ficlet jadi bisa selesai hanya dengan beberapa jam saja xD

Wahahaha Fanfic Express? Aduh emangnya beneran ada rumor gitu ya x( haha pokoknya makasih atas review-mu yang panjang dan bersemangat xD ini aku publish Kasamatsu ver moga kamu suka xD

Guest:

Aduh kalo dikehidupan nyata author juga mau xD

Haha oke deh author bakal berusaha untuk secepatnya publish cerita yang lain x) dan untuk sekuel-nya mungkin aga lama x) Arigatou sudah bersedia me-revies fanfict author

Untuk yang Follow, Favorite dan Review ^^ Arigatou

untuk Silent Readers ^^ Arigatou udah mau baca fanfict abal author

Read and Review ^^ Arigatou