Disclaimer : YuGiOh!!! Bukan punyaku. Kalau punyaku maka anime YuGiOH!!! Tidak akan bercerita mengenai duel monster terus!!

-------chapter 13-------

The resolution

"yami..........mencintaiku?"

Yugi seakan akan tak percaya dengan kalimat yang keluar dari mulutnya sendiri. Ia sama sekali tidak menyangka sisi kegelapannya menyimpan perasaan seperti itu padanya. Yugi lalu perlahan lahan mencoba menggerakkan tangannya dan menyentuh bibirnya. Bibir yang berkali-kali menerima ciuman dari sisi kegelapannya itu.

'cinta.....' satu kata itu memiliki ribuan arti. Saat kata itu terucap dari bibir sang pharaoh hal itu membuat hati yugi menjadi berkecamuk.

'aku tidak mengerti.........saat kami masih bersama dulu aku tak mengira bahwa yami yang selalu kuat,percaya diri,tangguh dan bijaksana sepertinya akan menyimpan perasaan seperti itu padaku. Dulu ia lah tujuanku. Aku ingin bisa seperti dirinya. Bagiku ia adalah orang yang sangat sempurna. Ia adalah orang yang aku idam-idamkan. Tapi aku mengangguminya bukan karena aku mencintainya tapi aku mengaguminya karena ia lah figure yang aku cita-citakan. Aku ingin menjadi seseorang yang kuat seperti dia suatu hari nanti. Aku ingin bisa menjadi tangguh seperti dia. Aku sangat sayang padanya. Aku juga cinta padanya tapi.........rasa cinta yang kurasakan berbeda dengan yang ia rasakan. Rasa cinta yang kurasakan padanya tak lebih dari sekedar rasa cinta pada saudara. Ia sudah kuanggap seperti kakakku sendiri. Seorang kakak yang bisa dijadikan panutan. Seorang kakak yang bisa dijadikan idola. Bahkan ia sudah seperti figur seorang ayah. Seorang ayah yang selalu menjaga dan melindungi anaknya. Tapi........mengapa ia bisa 'mencintaiku' seperti itu? Mengapa ia 'mencintaiku' seperti cinta sepasang kekasih? Dan mengapa aku tak menyadari perasaan yami dari dulu? Apakah aku tidak sedekat dengan yami seperti yang aku kira? Apakah selama ini hati yami jauh dari hatiku? Mengapa aku tidak menyadarinya? Apakah yami sengaja menyembunyikan perasaannya dariku? Lalu apa yang harus kulakukan sekarang?' pikiran yugi terus berkecamuk. Ia tidak tahu harus berbuat seperti apa. Ia tidak pernah menyangka situasi seperti ini akan terjadi.

'aku harus bagaimana........?'

-------ruang kelas-------

Jam materi pun telai usai. Kini saatnya seluruh mahasiswa universitas domino untuk pulang. Joey dan yang lainnya segera bergegas menuju ruang kesehatan untuk membawa yugi pulang.

"yugi!!" ujar joey dengan semangat sambil menghampiri ranjang yugi. yugi lalu tersenyum melihat teman-temannya itu.

"hei kalian, bagaimana materinya tadi?" tanya yugi.

"uhh....membosankan seperti biasa. Lagi-lagi kelas kita diberikan tugas oleh dosen. Benar-benar menyebalkan!!!" keluh joey.

"ugh....joey bisakah satu hari saja kau tidak mengeluh?" ujar tea sewot.

"huh!! Jika joey tidak mengeluh satu hari saja, maka dunia ini bakal kiamat" ejek tristan.

"hei!! Aku tak separah itu tristan!!!" gerutu joey.

"bagaimana keadaanmu yugi, apa kau baik-baik saja?" tanya ryou pada yugi. yugi pun mengangguk.

"aku sudah bisa menggerakkan tubuhku perlahan-lahan" ujar yugi.

"itu bagus, aku yakin jika kau mengambil beberapa hari untuk istirahat kau pasti akan cepat sembuh yugi" ujar ryou sambil tersenyum pada yugi. yugi pun mengangguk sambil tersenyum.

"oh ya kawan-kawan bisakah nanti malam kalian semua berkumpul di game shopku? Ada sesuatu hal yang ingin kukatakan pada kalian" ujar yugi serius.

"apa ini berhubungan dengan 'atem' yuge?" tanya joey serius. Yugi mengalihkan pandangannya dan diam sejenak. Mendengar nama sisi kegelapannya itu membuat hati yugi menjadi berkecamuk.

"iya...." jawab yugi singkat. Dari raut wajah yugi sudah terlihat pasti ada sesuatu yang telah terjadi antara dirinya dengan atem.

"baiklah kalau begitu yuge, kami semua akan berkumpul malam ini digame shopmu" ujar joey setuju. Semuanya juga mengangguk setuju.

"baiklah ayo sekarang kita semua pulang" ujar tea.

"ayo kami akan membantumu untuk membawamu pulang yuge" ujar joey semangat. Yugi pun mengangguk dan tersenyum.

"terima kasih kawan-kawan" ujar yugi senang.

Lalu joey dan yang lainnya segera membantu yugi untuk berjalan menuju game shop. Tapi mereka semua tak mengetahui bahwa sepasang mata merah terus mengawasi mereka dari balik kegelapan.

-------game shop-------

Malam itu semua segera berkumpul di game shop yugi. walau luka yugi masih belum sembuh tapi yugi sudah bisa menggerakkan tubuhnya dan berjalan perlahan-lahan. Sugoroku sempat marah saat mengetahui cucu kesayangannya diperlakukan semenah-menah seperti itu tapi yugi berhasil menenangkan kakeknya itu. Yugi pun menceritakan semuanya pada joey dan yang lainnya soal pertemuannya dengan atem diruang kesehatan dan tujuan atem melakukan semua ini.

"jadi dia sengaja mencemarkan reputasimu untuk mengujimu apa kau bisa melewati tahapan strength atau tidak, begitu?" tanya malik.

"ya, ia mengatakan semuanya padaku. Ia sengaja membuat hampir seluruh mahasiswa membenciku dan ingin menganiaya diriku agar aku bisa kuat dan tegar dalam menghadapi situasi seperti ini karena hal itu diperlukan untuk menjadi pejuang cahaya" ujar yugi menjelaskan.

"tunggu.....Tunggu!! Yang tak kumengerti adalah, sejak kapan atem bisa berada diruang kesehatan untuk berbicara padamu yugi?" ujar joey terkejut.

"sepertinya saat setelah kita kembali dari ruang kesehatan joey. Saat kita masuk ke dalam kelas aku melihat bangku atem kosong. Sepertinya waktu itu dia menjenguk yugi" ujar ryou.

"APA!!! JADI SAAT ITU ATEM MENJENGUKMU YUGE!!! HAL ITU KAN SANGAT BERBAHAYA!!! APALAGI YUGI MASIH SAKIT, MENGAPA AKU TAK MENYADARI HAL ITU!!!! LALU KENAPA KAU TIDAK BILANG PADAKU RYOU!!!" gerutu joey sambil meremas-remas rambut dengan tangannya tanda frustasi.

"percuma jika aku mengatakan hal itu padamu joey, kita tak akan boleh keluar lagi. Jam break kita sudah kita habiskan untuk menjenguk yugi. peraturan kampus tidak boleh kita langgar" ujar ryou.

"ugh!!! Peraturan sialan!!! Lama-lama peraturan kampus ini bisa menguntungkan atem" gerutu joey kesal.

"lalu apa yang dilakukan atem padamu yugi? apa dia masih terobsesi padamu dan mencoba mendekatimu lagi?" tanya tea. Yugi langsung gugup dan wajahnya memerah.

"uhh....i...itu...uhh...ya dia melakukan hal yang sama padaku seperti pada waktu sebelumnya" ujar yugi sambil mengalihkan pandangannya kesamping.

"Brengsek!!! Lagi-lagi dia mengambil kesempatan seperti itu!! Benar-benar keterlaluan!!!" geram joey sambil mengepalkan tangannya.

"tunggu joey, yami tidak seburuk yang kau bayangkan" ujar yugi. joey langsung mengernyutkan dahi mendengar perkataan yugi.

"apa maksudmu yuge?" tanya joey bingung.

"waktu itu ia mengatakan alasannya. Alasannya dibalik semua ini. Alasannya memperlakukan diriku seperti itu" ujar yugi serius. Semuanya langsung fokus menatap yugi.

"apa alasannya memperlakukanmu seperti itu yugi?" tanya tea sambil menatap yugi. yugi diam dan memejamkan mata sejenak mencoba mengingat semua pembicaraannya dengan sisi kegelapannya tadi. Lalu yugi memulai menjelaskan.

"dia tak menceritakan padaku apa yang terjadi padanya setelah ia kalah dari ceremonial duel dan pergi ke alam baka. Tapi tadi ia mengatakan padaku bahwa ia merasakan perasaan yang teramat sakit saat aku sudah tak berada disisinya lagi" ujar yugi. semuanya langsung mengernyutkan dahi saat mendengarkan penjelasan yugi.

"perasaan sakit?" ujar tristan bingung. Yugi hanya mengangguk.

"itu benar. Perasaan itu sangat menyiksa sekali. Perasaan menyakitkan itu lebih mengerikan daripada mati" ujar yugi. semua langsung terkejut.

"pe....perasaan yang lebih menyakitkan daripada mati? Tu....tunggu dulu, bagaimana kau bisa tahu jika perasaan yang dirasakan oleh atem bisa semenyakitkan itu yugi?" tanya ryou. Yugi pun menunduk kepalanya ke samping.

"aku ikut merasakannya tadi" ujar yugi. semua langsung terkejut.

"bagaimana bisa kau merasakan perasaan atem? Kalian kan sudah tidak memiliki mind link?" ujar tea tak percaya.

"aku juga tidak tahu bagaimana caranya aku bisa ikut merasakan perasaan mengerikan itu tapi tiap kali yami mengatakan isi perasaannya padaku, aku merasakan perasaan tertekan di balik kata-katanya itu. Seakan-akan semua perasaan itu merasuk kedalam hatiku. Aku tidak tahu bagaimana caranya ia mengirimkan perasaan itu padaku tapi yang jelas aku sudah merasakan perasaan itu. Perasaan sakit, sedih, kecewa, marah, kesepian, kehampaan dan tidak sempurna semuanya melebur menjadi satu. Perasaan itu benar-benar mengerikan dan sangat menyakitkan. Aku benar-benar tak ingin merasakannya lagi. Aku tidak menyangka bahwa selama ini yami menderita dan tersiksa karena menanggung semua perasaan itu. Aku benar-benar egois dan hanya memikirkan diriku sendiri. Aku tak pernah memikirkan perasaannya yang sebenarnya" ujar yugi merasa bersalah.

"oke aku mengerti, jadi yami tersiksa setelah berpisah darimu dan merasakan perasaan itu. Lalu apa hubungannya dengan ia memperlakukanmu seperti itu dan yang kubingungkan adalah mengapa ia bisa kembali ke dunia dalam keadaan seperti ini?" tanya joey. Yugi lalu melanjutkan penjelasannya.

"satu-satunya cara untuk menghilangkan perasaan itu adalah aku harus bersamanya. Ia bilang ia sangat membutuhkanku. Hanya diriku yang bisa mengobati luka dihatinya" ujar yugi. semuanya terdiam karena tak menyangka yami membutuhkan yugi sampai seperti itu. Yugi lalu melanjutkan penjelasannya.

"dia bilang bahwa ia akan melakukan segala cara agar ia bisa bersamaku lagi. Ia akan melakukan segala cara agar perasaan mengerikan itu hilang. Ia akan melakukan segala cara walau memakai cara yang buruk dan terendah sekalipun" ujar yugi. semuanya masih terdiam menunggu penjelasan yugi selanjutnya. Semua hal ini mulai berhubungan dan masuk akal bagi mereka.

"dan sayangnya sepertinya satu-satunya cara agar yami bisa bersama denganku adalah.......dengan menjadi budak kegelapan" ujar yugi. semuanya mulai terkejut. Mereka semua tak menyangka bahwa yami akan mengambil jalan itu.

"tapi mengapa atem bisa memilih jalan seperti itu? Apa ia tak memikirkan akibatnya? Sebegitu parahnya kah perasaan sakit itu?" ujar joey seakan tak percaya.

"percayalah padaku joey, kau lebih baik mati daripada harus merasakannya" ujar yugi singkat. Semuanya mulai bisa melihat keseriusan di wajah yugi. mereka mulai percaya sepertinya perasaan itu benar-benar amat menyakitkan.

"lalu mengapa ia bisa merasakan perasaan menyakitkan itu jika kau tak ada disisinya yugi?" tanya tea sambil menatap yugi. yugi lalu menunduk dan terdiam sejenak. Setelah itu ia menjawab.

"ia merasakan perasaan itu karena ia.......mencintaiku"

--------------

Malam itu disaat yang sama di sebuah apartemen. Yami hanya duduk diam sambil menatap bulan purnama yang menyinarinya. Tatapannya seakan kosong. Wajahnya tak memiliki ekspresi apapun. Ia hanya diam menatap bulan di angkasa. Aura kegelapan seakan menyelimutinya.

"lagi-lagi kau membantu hikarimu itu agar lulus melewati tahapan menjadi pejuang cahaya ya, pharaoh?" suara iblis kegelapan itu mendengung di kepala yami. yami hanya menghela nafas dan memejamkan matanya.

"ya.....aku membantunya sesuai rencana kita" ujar yami dengan dingin. makhluk kegelapan tak berwujud itu hanya tertawa.

"HAHAHAHAHAHA!!!! Baguslah kalau begitu karena semakin cepat partnermu menjadi pejuang cahaya maka semakin cepat dunia ini akan kita kuasai sepenuhnya dengan kegelapan. HAHAHAHAHA!!! Ini akan menjadi sangat menarik. Tetap jalankan rencana kita pharaoh, karena sebentar lagi kekuatan kegelapan juga akan memenuhi jiwamu secara utuh dan sampai saat itu tiba, kemenangan akan berada ditangan kita" ujar makhluk kegelapan itu sambil perlahan-lahan menghilang.

"aku mengerti.....tuan" jawab yami singkat sambil kembali menatap bulan tanpa ekspresi.

-------game shop-------

Semuanya terkejut saat mendengar penjelasan yugi yang mengatakan bahwa yami ternyata mencintai aibounya itu. Memang sudah terlihat dari perlakuan dan gerak-gerik yang yami lakukan pada yugi. sudah terlihat bahwa yami sangat mencintai yugi. seharusnya berita ini tidak menjadi sebuah kejutan bagi joey dan yang lainnya mengingat mereka semua pernah menduga akan hal yang sama tapi tetap saja hal itu mengejutkan bagi mereka karena hal ini benar-benar kenyataan.

"ja....jadi dia benar-benar 'mencintaimu' yuge?" ujar joey. Yugi hanya memerah dan mengangguk.

"sepertinya pharaoh menjadi budak kegelapan karena terpaksa" ujar malik.

"kita memang tidak tahu masa lalu yami seperti apa tapi aku yakin yami tetap yami yang dulu!! Ia tak berubah, memang ia masih dikuasai kegelapan tapi aku yakin jauh dari lubuk hatinya ia tetap sama!! Aku ingin menolongnya, aku tak ingin membuatnya semakin tersiksa seperti ini. Aku ingin dia bahagia!! Kasihan dia harus menanggung resiko sendiri seperti ini. Aku sudah bertekad tak akan menyerah dan aku akan berjuang untuk menolongnya dan menyelamatkan dunia ini" ujar yugi dengan tekad yang kuat.

"kami tahu itu yuge, tapi kau juga jangan lupa satu hal. Kau tidak sendirian yuge, Kami semua disini siap membantu dan mendukungmu kapan saja!!!" ujar joey semangat.

"yang dikatakan joey itu benar yuge, kami disini siap membantumu untuk menolong atem dan menyelamatkan dunia ini!!!" ujar tristan.

"ya itu benar yugi!! kami semua siap membantu" ujar tea sambil tersenyum. Yugi hanya mengangguk dan tersenyum.

"ya, aku tahu itu kawan-kawan" ujar yugi semangat.

"baiklah jadi saat ini, yugi telah memasuki tahapan strength. Itu artinya kita harus bisa membuat yugi meningkatkan kekuatan fisik dan mentalnya" ujar malik.

"hmm tapi bagaimana caranya? Yugi tidak bisa bertarung kan?" ujar joey.

"dan aku masih belum bisa mengendalikan tekanan emosionalku" ujar yugi.

"hmm.....sepertinya kita harus lakukan selangkah demi selangkah. Lebih baik dimulai dari latihan fisik dulu. Kau harus belajar membela dirimu yugi. kau harus mempelajari teknik teknik dan taktik dalam bertarung. Hal itu berguna saat kau bertarung dengan yami nanti. Aku yakin yami adalah petarung yang hebat apalagi saat kegelapan menguasainya" ujar malik.

"biar aku yang mengajarimu yuge!! Aku kan the king of fighter!!" ujar joey bangga. Semua langsung sweatdrop mendengar perkataan joey.

"the king of…….figther? nggak salah loe?" ujar tea.

"teknik bela diri aja kau tak ada yang tahu joey!! Gitu the king of fighter? Jotos orang aja nggak pake teknik" ejek Tristan.

"terima kasih atas pujiannya Tristan" geram joey.

"kita harus benar-benar melatih yugi teman-teman. Ingat kelak yugi akan bertarung dengan yami. kalau kita tidak sungguh-sungguh melatih yugi, nasib dunia ini dalam bahaya" ujar malik.

"untuk fisik sebaiknya kau harus ikut pusat kebugaran,fitness dan sebagainya guna membangun otot tubuhmu yugi" ujar ryou. Semua langsung sweatdrop. Mereka tak menyangka bahwa ryou yang lembut seperti itu ternyata memiliki pemikiran yang seperti itu.

"pu....pusat kebugaran? Aku sih setuju saja tapi biaya untuk berlatih dipusat kebugaran sangat mahal sekali. Aku tak punya cukup uang untuk membayarnya. Hadiah uang yang aku dapat dari turnamen duel monster tahun lalu sudah ku buat untuk membayar kuliah. Kalian tahu sendiri kan biaya kuliah kita mahal sekali. Sekarang pun tidak ada turnamen yang diadakan di domino. Aku tak bisa mendapatkan uang" keluh yugi.

"dan sebaiknya kita harus segera menemukan latihan khusus yang bisa membuat yugi menguasai berbagai teknik bela diri dan membangun otot tubuhnya dalam waktu yang bersamaan dan sesingkat mungkin" ujar malik.

"tapi mustahil kita bisa menemukan latihan macam itu. Ilmu bela diri macam karate atau pencak silat dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa benar-benar membuat orang menjadi mahir dalam bertarung dan saat ini kita harus bisa membuat yugi menguasai semua itu dengan singkat? Tidak mungkin" ujar joey.

"mungkin saja dengan bantuan alat teknologi!! Alat teknologi sekarang kan canggih!!" usul tea.

"tapi bagaimana kita bisa menemukan alat yang bisa membuat yugi menjadi kuat dengan cepat tea? Kita bahkan tidak tahu alat apa yang akan kita cari" ujar tristan. Tea hanya tersenyum.

"aku tahu dimana kita bisa menemukan alat seperti itu" ujar tea sambil tersenyum seperti iblis. Semua hanya ketakutan melihat senyum tea.

"me....memangnya dimana tempatnya tea?" tanya yugi penasaran.

"besok, hari minggu akan kubawa kalian kesana" ujar tea.

-------kaiba coorporation-------

"jadi kalian semua memohon padaku untuk membuatkan alat yang bisa membuat yugi menjadi kuat dengan cepat untuk melawan atem nanti, omong kosong apalagi ini!!!" gertak kaiba marah.

"dengar kaiba!! Kami tidak main-main!! Ini benar-benar kenyataan!! Sekarang kau tahu sendiri kan atem benar-benar sudah kembali. Tidak lama lagi ia akan menghancurkan dunia ini!!! Ia sudah dikuasai kegelapan!! Hanya yugi satu-satunya yang dapat menghentikan atem kaiba. Nasib dunia berada di tangan yugi!!!" ujar tea.

"aku benar-benar tak percaya dengan semua omong kosong ini. Dikuasai kegelapanlah!! Menghancurkan dunialah!! Hentikan semua ketakhayulan ini!!!" ujar kaiba emosi. Joey lalu juga mulai emosi.

"kau sudah melihat dengan mata kepalamu sendirikan money bag!! Atem sudah kembali. Ia sudah berbeda dari yang dulu!! Kehadirannya sangat membahayakan!!! Apa kau mau nasib dunia ini berakhir hanya karena keegoisanmu dan harga diri bodohmu itu hah!! Manusia macam apa kau ini jamur!!!" gertak joey.

"huh!! Aku tak peduli dan tidak mau tahu dengan hal ini!! Persetan dengan nasib dunia!!!" ujar kaiba dingin sambil menatap tajam joey.

"ayolah kaiba, nasib dunia ini berada ditangan yugi!!! jangan hanya mengutamakan kepentinganmu saja!!! bukan hanya kau satu-satunya yang menghuni dunia ini, seluruh umat manusia lainnya juga menghuni bumi ini termasuk kami. Jadi sebaiknya kau jangan egois seperti itu. Kami melakukan ini juga demi keselamatan semua orang. Ini juga demi keselamatanmu juga kaiba!! Mengertilah hal itu!!!" geram tea.

"apa kau tidak kasihan pada yugi kaiba? ia sudah berusaha dengan keras agar ia bisa menjadi pejuang cahaya. Ia sudah berkali-kali menerima cobaan yang berat. Saat ini saja ia masih sakit karena kemarin ia dihajar oleh preman dikampus. Apa kau tega tidak menolong yugi yang sudah susah payah untuk bisa menyelamatkan dunia ini? Ia sudah menanggung beban yang sangat berat kaiba. Kami berharap kau masih memiliki hati untuk menolongnya. Kami semua disini memohon padamu agar kau mau menolong kami dan yugi kaiba. Setidaknya lakukan ini demi kepentinganmu sendiri, karena kami semua melakukan ini juga demi keselamatanmu" pinta ryou.

"aku tetap tak percaya dengan semua ini. Ini semua benar-benar gila!!!" ujar kaiba dingin. Lalu beberapa saat kemudian mokuba masuk kedalam ruangan.

"sebaiknya kau percaya pada mereka kakak" ujar mokuba. Semua langsung menatap pada mokuba.

"apa maksudmu mokuba?" tanya kaiba bingung. Lalu tak berapa lama disamping mokuba terlihat sosok yugi sedang berjalan perlahan-lahan menggunakan penyangga. Kakinya masih belum bisa digunakan untuk berjalan dengan baik. Semua terkejut melihat kedatangan yugi.

"yu....yugi kenapa kau kemari!!! Kakimu kan masih belum sembuh!!!" ujar tea panik sambil menghampiri kearah yugi. yugi hanya tersenyum.

"aku tak apa-apa tea, aku datang kemari karena aku yakin kalian pasti akan kesulitan untuk meyakinkan kaiba" ujar yugi sambil berjalan perlahan-lahan menuju ke meja kaiba dengan dibantu oleh tea.

"mau apa kau kemari yugi? apa kau juga kemari untuk memohon padaku untuk menciptakan alat konyol yang bisa membuatmu menjadi kuat dalam sekejap hah!!!" ujar kaiba dingin.

"jaga bicaramu kaiba!!" geram joey. Yugi lalu menatap joey dan memberikan tanda padanya untuk tetap tenang.

"maafkan aku karena telah menganggu waktumu kaiba, ya seperti yang kau tahu. Aku kemari memang ingin meminta bantuanmu. Aku mengerti semua hal ini memang tak dapat dipercaya. Kehadiran sisi kegelapanku, rencana penghancuran dunia yang ia lakukan, bahkan usahaku untuk menjadi pejuang cahaya semuanya memang sulit dipercaya. Tapi bukankah petualangan yang kita alami dulu juga sulit dipercaya? Bagaimana dengan shadow game? Permainan duel monster yang berkaitan erat dengan sejarah mesir kuno? Bagaimana dengan pharaoh dan para pengikutnya? Kau tahu sendiri itu semua nyata kaiba. Kau tak bisa memungkiri bahwa saingan terberatmu adalah roh dari seorang pharaoh 3000 tahun yang yang bersemayang dalam tubuhku. Kau juga tak bisa memungkiri bahwa kau adalah reinkarnasi dari pendeta seth. Bahkan blue eyes white dragon adalah manifestasi dari roh seorang gadis bernama kisara. Kau tak bisa memungkiri semua hal itu kaiba. Saat ini pun juga sama, semua kejadian ini tak ada bedanya dengan yang dulu. Bahkan saat ini yang menjadi musuh kita adalah sahabat kita sendiri" ujar yugi sambil menunduk. Kaiba masih terdiam. Ia bisa melihat dengan jelas keseriusan dalam raut wajah yugi.

"aku mohon kaiba, percayalah padaku. Aku ingin segera menyelamatkan semuanya. Aku ingin memperbaiki kesalahanku. Karena aku tahu semua ini terjadi juga akibat keegoisanku yang tak pernah memahami perasaan sisi kegelapanku yang sebenarnya jadi......" semua langsung terkejut saat yugi mulai berlutut dan memohon dihadapan kaiba.

"kumohon kaiba.......bantulah kami" pinta yugi sambil berlutut. Joey dan yang lainnya merasa iba pada yugi. kawan kecilnya sudah cukup menderita karena menanggung beban seberat ini. Rasanya mereka ingin segera menghajar kaiba jika ia tetap tidak mau menolong yugi. tapi mereka sadar bahwa hanya kaiba satu-satunya yang dapat menolong yugi saat ini. Tak berapa lama kemudian joey juga berlutut dihadapan kaiba.

"kau tahu kaiba, saat ini aku ingin segera menghajarmu karena telah membuat yugi berlutut seperti ini tapi hanya kaulah satu-satunya yang dapat menolong yugi saat ini. Jadi kumohon bantulah yugi kaiba. Aku bersedia melakukan apa saja asalkan kau mau membantu yugi. kumohon bantulah yugi kaiba....." pinta joey sambil berlutut. Yugi terkejut melihat joey yang ikut berlutut di sebelahnya.

"joey...." gumam yugi. lalu tak berapa lama kemudian tristan,tea dan ryou juga ikut berlutut.

"kumohon tolonglah yugi kaiba" pinta tristan.

"hanya kaulah satu-satunya harapan kami" pinta tea.

"teman-teman....." yugi benar-benar merasa terharu dengan teman-temannya itu. Kaiba hanya menganga melihat pemandangan dihadapannya. Bahkan mokuba juga ikut berlutut.

"a...apa-apaan kau ini mokuba!!" ujar kaiba terkejut melihat adiknya juga ikut berlutut dihadapannya.

"kumohon bantulah yugi dan yang lainnya kak. Kasihan yugi" pinta mokuba. Kaiba hanya dapat mengepalkan tangannya tanda kesal.

"kalian semua benar-benar bodoh......baiklah aku akan membantumu yugi tapi ingat hal ini kulakukan demi mokuba" ujar kaiba dingin. semua langsung terkejut mendengar jawaban kaiba. Yugi dan yang lainnya sangat senang dengan keputusan kaiba.

"terima kasih banyak kaiba!!! Aku berhutang budi padamu!!!" ujar yugi senang.

"ya, kami semua berhutang budi padamu!!" ujar tea senang.

"terima kasih banyak money bag!!! Kau ternyata tidak seburuk yang kukira!!! Kau ternyata memiliki sisi yang lumayan keren juga ya!!!" puji joey sambil mengacungkan ibu jarinya dan mengedipkan sebelah matanya pada kaiba. Hal itu membuat kaiba gugup seketika.

"di....diam kau mutt!!!" ujar kaiba sambil mengalihkan pandangannya dari joey. Wajahnya mulai memerah.

"baiklah, kapan kami bisa melihat alat itu dan memulai latihan yugi, kaiba?" tanya tea.

"besok sepulang dari kampus, kalian langsung ikut denganku kemari. Alat itu akan dipersiapkan besok. Setelah itu aku akan menjelaskan kinerja alat itu pada yugi" ujar kaiba.

"baiklah, sekali lagi terima kasih atas kebaikanmu kaiba" ujar yugi sambil tersenyum pada kaiba.

"ya....ya terserahlah. Sebaiknya kalian segera angkat kaki dari sini sebelum aku berubah pikiran. Aku sangat sibuk disini!!" ujar kaiba. Lalu semua segera bergegas keluar.

"baiklah kaiba, sampai jumpa besok" ujar yugi sambil berjalan menuju pintu keluar didampingi oleh ryou dan tea. Sedangkan tristan dan joey mengikuti dari belakang.

"sampai jumpa money ba...." belum sempat joey menyelesaikan perkataannya kaiba sudah memotong.

"tunggu wheller, aku harap kau tidak lupa dengan perkataanmu tadi. Kau bilang kau akan melakukan apa saja asalkan aku mau membantu yugi kan?" ujar kaiba sambil tersenyum sinis. Joey hanya menelan ludah. Ia mulai merasakan firasat buruk.

"mulai besok, sehari penuh kau harus menuruti semua kata-kata dan perintahku. Mengerti?" ujar kaiba. Joey langsung shock dan melotot mendengar perkataan kaiba.

"A....APA!!!"

Semuanya hanya dapat bersweatdrop melihat joey. Yugi dan yang lainnya tahu bahwa besok adalah hari dimulainya latihan yugi yang baru dan juga hari yang sangat melelahkan untuk joey.

To be continued.......

Fyuuhhhh.....akhirnya selesai juga chapter ini. Bagaimana dengan latihan baru yugi? mimpi buruk apa lagi yang akan diberikan kaiba pada joey? Lalu apa yang direncanakan yami sebenarnya? Saksikan di chapter berikutnya.

Yugi : terima kasih kepada semua yang mau mereview fic ini. Kami sangat amat berterima kasih sekali.

Yami : jangan lupa direview kembali. Kritik dan saran diterima asalkan jangan flame. Ingat, jangan flame!!!

Author : untuk pertanyaan, terutama untuk yume pertanyaanmu sepertinya sudah dijawab oleh temanku si lisa. Fic ini memang tidak fokus pada duel monster seperti pada animenya tapi aku fokus pada 'romance dan angst' nya. Jadi fic ini berbeda dari animenya. Tapi fic ini mengambil masa setelah anime YGO tamat seperti yang dikatakan lisa sebelumnya. Btw, terima kasih atas pertanyaan dan reviewnya yume!! Untuk lisa juga terima kasih sudah membantuku untuk menjawab pertanyaan dari yume ^____^

Yami + yugi : baiklah, jangan lupa review seperti biasa ya!!!

Author : sampai jumpa di chapter berikutnya!!! Bye!! ^__^