WEDDING

:EXO-OT12:

:HunKai-HanKai:

::

Jeju-do, Korea Selatan

"X" cruch

Dua namja tampan itu berkali-kali menghela nafas gugup. Ini adalah acara sakral satu kali dalam hidup mereka.

"Pengantin "wanita" silakan memasuki ruangan!" ucapan dari MC membuat keduanya semakin gugup. Pendeta di hadapan mereka tersenyum maklum.

Seorang "yeoja" cantik, dengan perut membuncit, gaun putih gading, kulit tan eksotisnya memasuki ruangan dengan langkah anggun. Para tamu undangan, dalam konteks keluarga member EXO berdecak kagum, bahkan para yeoja "tulen" di sana.

"Pantas kalau mereka sama-sama jatuh hati pada orang yang sama!" ujar appa Sehun dengan gelengan maklum.

"Aku yang noonanya merasa kalah cantik!" ujar noona sulung Kai, yang dihadiahi tawa kecil sang eomma.

"Eomma juga merasa kalah cantik dengan putra eomma sendiri!" ujar eomma Kai dengan tawa pelan.

"Eomma ngidam apa sebenarnya saat mengandung Jongin? Dia begitu cantik dan manis juga tampan disaat yang bersamaan!" ujar noona kedua Kai.

"Entahlah, eomma tak ingat" jawab eomma Kai kalem.

Kai yang digandeng appanya merona mereka melihat betapa gagahnya dua suami tampannya itu.

"Luhan! Sehun! Aku titipkan anak bungsuku pada kalian, jaga dia baik-baik dan buatlah dia bahagia!" Luhan –karena berada di hadapan appa Kai, mengambil alih tangan Kai.

"Kami akan menjaganya appa, kami janji!" ujar Sehun. Appa Kim tersenyum dan berjalan ke tempat duduk yang sudah disediakan.

"Baiklah, ketiga mempelai telah berada di hadapan kita, pada paru tamu undangan, yang keberatan dengan pernikahan ini, silakan angkat tangan!" namun tak ada satu pun yang mengangkat tangan.

"Baik, kita mulai!"

"Ehem!"

"Tuan Xi Luhan dan Oh Sehun, apa kalian bersedia menjadi pendamping "Nona" Kim Jongin, baik dalam keadaan senang, susah, dan sakit, hingga mau memisahkan kalian?"

"Kami bersedia!"

" "Nona" Kim Jongin, apa Anda bersedia menjadi pendamping Tuan Xi dan Oh, baik dalam keadaan senang, susah, dan sakit, hingga mau memisahkan kalian?" Kai mengangguk.

"Saya bersedia!" acara pemberkatan berjalan dengan lancar. Semua tamu undangan bertepuk tangan dan mendoakan kebahagiaan ketiganya. Ketika bagian mencium pasangan, Kai melakukannya secara bergantian.

.

.

Oh-Xi House

Di kediaman ini, Kai baru saja selesai melepas pakaiannya dibantu kedua suaminya. Mereka memang tak menyelenggarakan pesta pernikahan, mereka akan mengadakannya besok, karena Kai sudah kelelahan dan mereka tak bisa memaksa.

"Jonginnie?" panggil Luhan. Namja manis itu berbalik dan tersenyum manis.

"Hyunggie~" dia berdiri dan memeluk Luhan.

"Kenapa belum tidur, hm?" tanya Luhan lembut.

"Aku menunggumu dan Sehun" jawab Kai dengan nada manja.

"Sehunnie? Eoddi?" tanya Kai sembari mendongak menatap Luhan.

"Masih mandi, ada apa?" tanya Luhan, Kai menggeleng.

CKLEK! BLAM

"Hunniee~" panggil Kai manja, Sehun dengan segera melangkah mendekati Kai dan Luhan, lalu mencium kening Kai lembut.

"Jja, kenapa belum istirahat, Kai? Kau bilang kau lelah kan?" tanya Sehun lembut. Kai cemberut lucu.

"Aku menunggu kalian, kalian lama sekali!" kesal Kai. Sehun dan Luhan tertawa pelan.

"Jja, tidurlah!" Sehun membaringkan lembut tubuh Kai. Luhan menyingkir sejenak.

"Temaniii~" rengek Kai. Keduanya mengangguk.

"Jja!" Luhan di kanan, Sehun di kiri, Kai tersenyum manis.

"Selamat tidur, sayang, baby~" ujar HunHan.

"Selamat tidur, appadeul!" balas Kai.

.

.

TBC/END