Naruto DXD:The Heroes Of Another Dimension
Pair:naruto X OC(Belum pasti)
Desclaimer:naruto buatan Masashi Kishimoto
HS DXD buatan Ichie Ishibumi
Anime Lain disini Bukan buatan saya
Warning:gaje(sekali),naruto God Like,OC,OOC,bahasa yang kurang baku,alur agak cepet dan lambat(jika masalah ini udah ilang baru author hilangkan tandanya)
Author Note: Hola ketemu lagi sama Author gila ini yang suka Update gak bilang-bilang waktunya,oh untuk penggabungan bijuu itu sepertinya tidak perlu dilakukan karena Naruto bisa menampung seluruh Bijuu,dan juga bukankah sama saja jumlah chakra yang terbagi maupun satu,dan untuk sifat Junko saya sengaja kasih lembek sedikit di awal-awal dia muncul namun ketika sudah masuk pertengahan dia akan bisa membuat malaikat sekelas Michael pun jatuh,dan untuk inspirasi memang benar saya mendapatkan inspirasi tentang pertanyaan terakhir dari fic nya Nano-san tapi saya ubah sedemikian mungkin,sementara pertanyaan angka 1()2()3()4()5()6()7()8()9=100 itu saya dapatkan di anime Phi Brain Season 3 episode 4 kalo gak salah dimana Cubic dan Kaito menyeleasikan puzzle angka,oke segini dulu perbincangannya kita akan lanjut ke Chapter 14
(Opening Suzuki Konomi This Game)
Chapter 14 Starts
"lawan mu yang pertama ialah salah satu dari pelayan Athena yang setia Aries Shion"
Junko berujar Angkuh kepada Naruto yang pernah ia tahan imbang sebelum ia masuk kedalam mode full power miliknya
"Tck"
Naruto hanya bisa mendecih kesal,karena selain ia tidak bisa keluar dari tempat ini menggunakan liontin pemberian Michael ia juga harus melawan musuh lagi
"Ho inikah yang harus ku lawan Enoshima?"
Shion muncul dari baying-bayang gerbang yang berada di depan Naruto
"benar kalau kau bisa mengalahkannya akan ku penuhi janji ku"
Ternyata Junko ini licik sekali menggunakan Janji agar ia mau jadi petarung yang pertama
"kalau begitu aku akan cepat saja"
Shion dengan cepat maju menerjang Naruto dengan kecepatan seorang Gold Saint
"tck dia cepat"
Naruto hanya bisa berdecak kagum dengan kecepatan yang dilakukan Shion
Namun tak ingin terlalu lama terkagum Naruto dengan cepat menyilangkan tangannya diatas kepalanya untuk menahan serangan dari Aries Shion
"Oh"
Shion sedikit tersenyum melihat lawannya bisa menangkis serangannya padahal dulu tidak ada yang bisa menangkis serangan Gold Saint seperti dia
*Sreet*
Dengan cepat naruto mencoba menendang Shion menggunakan kaki kanannya namun Shion juga lincah ia berputar kebelakang
"Tajuu kage Bunshin No Jutsu" dengan cepat Naruto menggandakan dirinya menjadi seribu lalu menyerang Shion menggunakan kunai dan sebagainya
"dia bisa menggandakan dirinya hebat sekali"
Shion berdecak kagum akan kemampuan Naruto yang bisa membuat 1000 Bunshin
"Starlight Exticion"dengan cepat Shion menerbangkan 500 bunshin Naruto yang menyerangnya
Tak kehabisan akal Naruto segera melakukan meditasi untuk mengumpulkan energi alam
Tak ingin diganggu sisa para Bunshin itu menyerang Shion dengan cepat
"Stardust Revolution"Shion langsung menembakkan debu-debu bintang kearah para Bunshin sehingga para bunshin berhasil untuk ditaklukan
Sementara Naruto berhasil masuk kedalam Mode Sage lalu menatap Shion dengan wajah serius
"kage Bunshin No Jutsu"dengan cepat naruto membuat 3 Bunshin dengan cepat lalu semua Bunshin naruto bersemedi untuk mengumpulkan Energi alam yang sudah ia pelajari di gunung Myoboku
"Bisa kah kau tidak mengeluarkan Jurus yang membosankan seperti itu?"tanya Shion karena ia mulai bosan dengan Jurus yang dikeluarkan naruto
"naruto waktu mu tinggal 43 menit 50 detik lagi loh"ujar Junko guna menekan Mental Naruto karena sudah melupakan waktu
"tck aku harus cepat untuk mengalahkannya"ujar Naruto lalu ia pun berlari kearah Shion dengan kecepatan yang lebih cepat dari Shion
"Ho kau bisa secepat itu rupanya?"Shion sedikit meremehkan Naruto karena ia kira Naruto hanya manusia biasa
*tak tak*
Dengan cepat Naruto menyerang Shion menggunakan taijutsu Kawazu Kumite(Kalo gak salah) namun semua serangannya berhasil ditangkis oleh Shion
"Tck kau memang hebat"ujar Naruto dengan nada serius kepada Shion
"Tidak juga mungkin hanya kau yang terlalu lemah?"
Shion mencoba memancing emosi dari Naruto supaya bertarung sunggu-sungguh melawannya
"jangan lupakan masih ada Sembilan orang lagi loh"ujar Junko dari Speaker yang yang besar
"Fuuton Rasen Shuriken"dengan cepat naruto menembakkan Rasen Shuriken kearah Shion
Namun Shion dengan santainya mengangkat tangannya
"Crystal Wall"
Tiba-tiba terciptalah dinding Cristal yang berada di depan Shion dan menahan serangan Rasenshuriken itu dengan kokoh namun ada retakan disana
"Dia bisa menahan Rasenshuriken dengan mudah?"Naruto sedikit kaget karena Shion berhasil menahan serangannya dengan mudah
"Naruto kami sudah berhasil mengisi Chakra kami semua,kau sudah bisa masuk kedalam Mode Asura,dan kami akan mengumpulkan Chakra dengan kesadaran"ujar Son dengan nada semangat kepada Naruto
"Baiklah kalau begitu"
Naruto dengan cepat masuk kedalam Mode Asura dengan Godoudama sudah berada dibelakangnya
"Ho kau menunjukkan kartu AS mu?,baiklah aku juga"ujar Shion lalu dengan cepat ia menggunakan Aries Cloth
"Kau juga menunjukkan kartu AS mu? Baiklah aku tidak akan menahan diri"
Naruto dengan senyuman kemenangan ia pun langsung menerjang Shion dengan kecepatan gila
*trang trang*
Naruto menggunakan Godoudama untuk membuat Goresan di Cloth milik Shion itu dan dengan cepat ia bisa membuat Cloth Shion tergores kanan kiri
Tak membiarkan hal itu Shion meledakkan Cosmonya sehingga Naruto sedikit terpental mundur
"kau akan kukalahkan,lalu Manigoldo,Kardia,Albafica,dan Hakurei-sensei akan bisa hidup kembali matilah"
Dengan kemarahan Shion meledakkan Cosmonya hingga batas
"Stardust Revolution"jumlah debu bintang yang dikeluarkan Shion berintensitas lebih besar daripada yang tadi
"Tck aku harus menggunakan Godoudama untuk menahannya"lalu Naruto menggunakan Godoudama untuk menahan seluruh debu bintang dari Shion
Tak lama kemudian sampai lah Shion diambang batas dan akhirnya ia terjatuh
"Junko mana lagi aku harus cepat"teriak Naruto ketika menyadari Shion sudah jatuh
"baiklah ini lawan mu"
Tiba-tiba keluarlah seorang pria dengan umur sekitaran 22 tahun dengan pakaian kemeja putih,dipinggangnya adalah jas miliknya yang berwarna hitam dengan rambut yang agak panjang disertai tatapan malas ia Nampak seperti kemalasa Naruto
"ah maaf aku hanya numpang lewat bisa kau lanjutkan saja ke algojo mu yang ketiga aku menolak usulan mu"ujar pria itu dengan nada malas kepada Junko yang entah dimana
"Glenn Radars apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak bertarung?"tiba-tiba Junko marah-marah kepada pria itu yang kita sebut saja Glenn
"karena aku tidak terhasut keputus-asaan milik mu"ujar Glenn dengan wajah yang bisa membuat seorang wanita ingin sekali untuk memukulnya
"cepatlah jika kau tidak mau lanjutkan saja ke Algojo ketiga"ujar Naruto dengan nada malas kepada Junko
*Skip Time*
Sudah 38 menit yang ia habis kan dan ia berhasil mengalahkan 7 Algojo yang tersisa(tidak termasuk Glenn),dan waktu yang ia butuhkan untuk melawan satu Algojo terakhir ialah 7 menit lagi
"Mana yang terakhir?"tanya Naruto kepada Junko dengan nada malas yang entah keberadaan Junko itu dimana
"ini yang terakhir"
Lalu keluarlah seseorang dari Gerbang lagi,tidak dia bukan seseorang melainkan raksasa besar yang berwarna biru dan sangat berotot disertai janggutnya yang panjang dan melambai-lambai senjatanya ialah kapak
"inilah musuh terakhirmu Taltaulgar"ujar Junko
"ho dia Cuma besar badan doang"ujar Naruto dengan nada sangat semangat
"kalau begitu kau pasti bisa mengalahkannya bukan kalau begitu kalahkan dia" Ujar Junko membuat Naruto merasa pesimis
"Senpo Cho Biju Rasenggan"naruto menggunakan Chakra semua bijuu untuk menggunakan jutsu ini lalu dengan sekali serang naruto berhasil mengalahkan Taltaulgar dalam sekali serang
"Serangan yang sangat efektif jika melawan musuh raksasa"ujar Naruto dengan nada bangga
*Srun*
Lalu berhentilah dinding yang berada diatas Maki lalu terbukalah sebuah pintu yang berada di samping naruto lalu naruto serta Glenn radars memasuki ruangan itu lalu ia pun segera berlari menuju ruangan Maki
"mattaku lagi-lagi aku kalah dari mu Naruto,tenang saja aku belum menunjukkan sisi Asli ku,jika kau ingin melawan ku dengan full power jadilah kuat dulu Naruto"ujar Junko bergumam lalu ia pergi dari sebuah ruangan itu
"Maki,Maki apa kau tidak apa-apa?"tanya Naruto kepada maki yang masih pingsan entah berapa lama ia pingsan karena efek dari masuknya ia kedalam Mode Phi Brain
"unh Naruto,aku tidak apa-apa"ujar Maki yang ternyata baru bangun dari pingsan yang melanda dirinya
"Gaki sepertinya kau harus mengajaknya ketika kau melawan Satan"ujar Kurama dengan nada santai kepada Naruto
"Hm? Memangnya kenapa?"tanya Naruto didalam Mindscape terhadap pemikiran Kurama
"Karena kau bodoh,jadi dia bisa membantu mu ketika ada musuh menggunakan materi"ujar Isobu kepada Naruto membenarkan ucapan Kurama
"baiklah kalau begitu nanti akan ku bicarakan dengannya"ujar Naruto dengan polosnya mengiyakan hal yang dikatakan Kurama dan Isobu
Maki yang bingung dengan kenapa Naruto bengong sambil melongo kayak orang bego begitu jadi Maki pun melambaikan tangannya didepan Naruto
"oi naruto"panggil maki dengan Glenn yang ternyata masih disitu gak pergi-pergi
"oh kau masih disini?"tanya Naruto kepada Glenn dengan nada heran menatap Glenn yang gak pergi-pergi
"ya aku akan menumpang dirumah mu hari ini yah Naruto"ujar Glenn dengan nada santai
"eh kenapa?"
Dengan terkejut Naruto bertanya kepada Glenn kenapa ia mau menumpang dirumahnya
"karena aku tidak punya tempat lagi untuk sekarang"ujar Glenn dengan nada santai kepada Naruto
"terserah kau saja,tapi jangan salah kan aku jika kau jadi tidak enak disana"ujar Naruto memperingatkan Glenn tentang apa yang terjadi di rumah nya
"kenapa kau mengacuhkan ku?"tanya Maki yang sudah sadar dan sudah duduk
"eh kau sudah sadar yah?"tanya Naruto dengan tampang bodohnya yang sudah melekat padanya
"Sudahlah mari kita pulang"ujar Glenn dengan semangat
"hei itu rumah ku bukan"
*Skip Time*
Sudah dua minggu sejak saat itu dan sekarang di rumah Azazel telah bertambah satu penghuni lagi dan seluruh kamar sudah terisi penuh (karena Cuma ada empat kamar satu Azazel,satu Issei,Satu naruto,dan terakhir adalah Glenn
Dan juga kini Glenn melamar kerja di akademi kuoh menjadi guru dari bahasa inggris di sana dan ia juga diterima baik di sekolah ini
Dan sudah saat nya Naruto masuk sekolah karena liburnya Author Skip hehehe
"Naruto cepat bangun"ujar Issei yang memang tinggal dirumah ini
"Lima menit lagi"ujar Naruto yang tidak mau bangun sekarang
"cepat bangun kau harus menyusul pelajaran mu yang ketinggalan waktu itu disekolah mau kau tidak naik kelas?"
Issei memperingati Naruto dengan nada serius kepada naruto
*brrr*
Seketika itu juga tubuh Naruto menegang karena ia takut tidak naik kelas dan ia akan dianggap lebih buruk dari Issei
"baiklah"
Dan dengan kecepatan yang menyamai Hiraishin Naruto pun langsung berlari mandi
Glenn yang mendengar itu hanya bisa tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
"Glenn-san apa pekerjaan mu saat ini?"tanya Azazel yang sudah ada disampingnya sambil memegang Cocktail
"aku menjadi seorang guru Azazel-san"ujar Glenn dengan nada santai kepada Azazel lalu ia pun meminum the yang ia buat entah sejak kapan
"memang sulit tapi tolong awasi anak itu,mereka suka seenaknya saja"ujar Azazel dengan nada santai kepada Azazel
"Baiklah tenang saja aku akan mengawasi mereka dengan sangat baik"
Ujar Glenn sambil mengedipkan satu matanya
"baiklah tolong yah"Ujar Azazel dengan tersenyum
"hem"
Dengan sekali anggukan Glenn pun menyudahi pembicaraannya dengan Azazel
"Naruto,Issei cepat atau kita akan terlambat"ujar Glenn dengan nada santai kepada Naruto dan Issei yang masih bersiap-siap
"baik"
Skip Time lagi
Tak terasa sudah pulang sekolah(cepet amat) Naruto dan Issei kini tengah jalan-jalan di sekitar sekolah karena malas pulang,lagian kalo pulang dia hanya akan ngelakuin Dosa doang
"oi Issei aku mau beli Ramen cup dulu,aku lapar sekali"ujar Naruto sambil memegang perutnya yang sudah berbunyi akibat kelaparan
"kau itu Naruto,jangan ramen cup terus nanti perut mu melar baru tahu"ujar Issei memperingatkan bahaya memakan Ramen Cup terlalu banyak
"heh perut ku ini sekeras baja jadi hal itu tidak mungkin terjadi"ujar Naruto dengan nada sangat pasti
"Tentu saja kan kami yang menyembuhkan"batin seluruh bijuu Sweetdrop mendengar perkataan Naruto yang sangat yakin akan ketahanan tubuhnya
"kalau begitu baiklah terserah kau saja"ujar Issei mulai berjalan menuju kantin
"Horee"
Naruto dengan kegirangan pun mengikuti Issei berjalan menuju kantin
Namun saat perjalanan berlangsung Issei tidak sengaja melihat ada dua orang aneh yang mengikuti Rias dari belakang
"Naruto kita ikuti dulu itu"ujar Issei yang merasa penasaran dengan siapa yang mengikuti senpai yang bertubuh abnormal itu
"hah aku mau makan ramen dulu"ujar Naruto merengek seperti anak bayi yang meminta susu kepada orang tuanya
"tidak,jika kita sudah tahu masalah apa yang akan terjadi kepada senpai itu baru kita akan makan"ujar Issei dengan nada memerintah kepada Naruto
"Hmm terserah"ujar naruto yang kini manyun karena perbuatan Issei
*IN ORC*
"Rias Gremory aku tidak ingin kau mengganggu kami ketika kami mencari Pecahan Excalibur disini"Ujar Seorang gadis berambut biru yang tadi mengikuti Rias
"Aku hanya harus memastikan kau tidak berulah didaerah kekuasaan ku"ujar Rias dengan nada santai kepada gadis itu
"aku tidak bisa janji karena jika yang mencurinya adalah Malaikat jatuh maka aka nada pertarungan di daerah ini"ujar gadis berambut biru itu
Sementara gadis berambut coklat twintail hanya diam mendengarkan Gadis biru itu berbicara
"terserah kau saja tapi jika kau sampai membuat kekacauan di daerah ku aku tidak akan tinggal diam"ujar Rias dengan nada serius
Issei dan Naruto hanya menguping pembicaraan itu dengan absurdnya namun tidak ada yang menyadarinya
"ini tidak ada hubungannya dengan kita"
Ujar naruto dengan nada santai lalu pergi menuju kanti bersama Issei yang lagi berpikir(kenapa issei jadi tukang pikir?)
Sesampainya mereka di kantin Naruto dengan lahapnya memakan ramen dan Issei Cuma bisa Sweetdrop Naruto makan dengan cepat sekali dan bahkan sudah menghabiskan 4 piring sekarang
"dia monster"
Batin Issei melihat Nafsu makan Naruto yang begitu besar sama seperti Nafsunya dulu ketika ia melihat Oppai,tapi sekarang ia mulai berubah ia sudah tidak terlalu mesum sekarang bahkan kebiasaan mengintip Klub kendo sudah ia hilangkan ketika bertemu dengan Naruto
*skip time*
*Blarrr*
Terdengarlah bunyi ledakan di halaman belakang setelah Naruto dan Issei membayar Cup Ramen
Naruto dan Issei pun langsung berlari menuju Halaman belakang dan
TBC
To Be Continued
Author note:Kini Author mulai masuk kedalam Excalibur Arc,disini hanya akan terjadi pertarungan dengan kokabiel dan akan terjadi pembentukan tiga fraksi serta identitas dari Glenn Radars akan terbongkar di Arc ini(Bukan Chapter ini maupun depan)
