Title: Its okay, hyungie

Rate: T

Gendre: Brothership/ family

Cast: Leeteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun

Chapter: 14

Brothership Leteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun/ its okay, hyungie/ sesuatu seperti ini dapat diubah, hubungan kita tidak bisa seperti ini selamanya hyung/ DENGARKAN AKU!/

"jadi Kyuhyun juga berperan..." Heechul tidak sanggup melanjutkan kata-katanya.

"jangan bilang apapun pada Kyuhyun maupun Donghae, karena..." ucapan Leeteuk terpotong saat seseorang dari dalam rumahnya berlari keluar dan menabrak Leeteuk yang sedang berbicara dengan Heechul. Donghae nampak mengejar seseorang yang juga berlari.

"KYUHYUN-ah!" panggil Donghae sambil berlari.

Leeteuk pun saling berpandangan dengan Heechul dan kemudian ikut berlari menyusul Donghae yang ternyata sedang mengejar Kyuhyun.

Selanjutnya...

Donghae sedang mengejar Kyuhyun yang tidak sengaja mendengarkan pembicaraan Leeteuk dan Heechul dihalaman rumah mereka tadi. Sama halnya dengan Kyuhyun, Donghae juga tidak sengaja mendengarkan apa yang dibicarakan Leeteuk dan Heechul. Donghae yang tidak menemukan kedua hyungnya didalam rumah menjadi mencari keberadaan kedua hyungnya dan sampailah dia mendengarkan apa yang diceritakan Leeteuk pada Heechul. Dan tanpa sengaja dia melihat Kyuhyun yang juga menguping pembicaraan tersebut menjadi berlari saat tahu namanya disebut.

Donghae masih mengejar Kyuhyun yang berlari dengan kencangnya.

"KYU!" panggil Donghae. Namun Kyuhyun terus saja berlari.

Namun kecepatan Kyuhyun masih kalah cepat dengan Donghae, Donghae berhasil menyusul Kyuhyun dan menarik lengan Kyuhyun yang menyebabkan Kyuhyun terjatuh.

"Lepaskan aku hyung, lepaskan!" ucap Kyuhyun. Donghae masih terus msemegangi tangan Kyuhyun. Kyuhyun terus saja meronta-ronta minta untuk dilepaskan. Bahkan tangan Kyuhyun mencoba untuk memukul Donghae dan perkelahian pun sedikit terjadi diantara keduanya.

Donghae pun dengan sigap merobohkan tubuh Kyuhyun yang memang sudah kelelahan sehingga mudah untuk Donghae mengalahkan Kyuhyun. Donghae pun menahan tubuh Kyuhyun yang sekarang sedang berbaring didinginnya tanah tengah malam. Nafas Kyuhyun begitu kuat seakan udara habis dan tidak bisa dia hirup lagi. Donghae menahan tubuh Kyuhyun sambil melihat keadaan Kyuhyun saat dirasakannya tubuh itu tidak melakukan perlawanan lagi.

"Kyu? Gwaenchana?" tanya Donghae sambil memandang wajah Kyuhyun. Kyuhyun hanya diam tidak melakukan tindakan apapun dan tidak bergerak. Donghae yang khawatir pun segera bangkit dan memastikan jika Dongsaengnya itu tidak apa-apa.

"Kyu?" panggil Donghae lagi saat dilihatnya Kyuhyun hanya memjamkan matanya seakan menahan sakit.

"kau kenapa? Kyuhyun-ah?" Donghae mencoba mengembalikan kesadaran Kyuhyun.

Saat Donghae mencoba menyentuh tangan Kyuhyun, Kyuhyun pun menghempaskannya dan membuat Donghae merasa terkejut dengan sikap dongsaengnya.

Tiba-tiba dari jauh Leeteuk dan Heechul pun terlihat menghampiri KyuHae.

"Kyuhyun-ah..." panggil Leeteuk halus. Kyuhyun berusaha membuka matanya saat mendengarkan panggilan Leeteuk.

Donghae pun beranjak berdiri untuk memberikan celah kepada Leeteuk untuk berbicaraa pada Kyuhyun.

"Kyu..." panggil Leeteuk lagi masih dengan nada yang lembut.

"jangan mendekat hyung, jebal..." ucap Kyuhyun sambil berusaha untuk duduk.

Semua hyungdeulnya menjadi terkejut dengan ucapan Kyuhyun.

"Kyu,, dengarkan penjelasan Leeteuk hyung dulu.." ucap Donghae menasehati.

"jebal, jangan bicara padaku...aku mohon hyung..." ucap Kyuhyun sedikit keras sambil meneteskan airmatanya. Cukup sakit memang menerima kenyataan itu, hal itulah yang Kyuhyun rasakan saat ini. Kyuhyun sangat merasa bersalah karena menurutnya dialah yang menyebabkan orangtua mereka meninggal dunia.

"Kyu, jangan salah paham mengenai apa yang kau dengar, itu semua bukan seperti yang kau pikirkan" ucap Heechul memberikan penjelasan karena Leeteuk masih diam sejak dibentak oleh Kyuhyun tadi.

"hyung jebal... arghhh..." ucapan Kyuhyun terpotong oleh rasa sakit yang tiba-tiba menyerangnya.

"Kyuhyun-ah.." panggil Heechul sambil mendekati Kyuhyun.

"jangan mendekat hyung,, aku sudah membunuh appa dan eomma, jangan mendekatiku!" ucap Kyuhyun sambil setengah berteriak namun sebuah tamparan mendarat halus dipipi Kyuhyun.

Kyuhyun pun begitu terkejut dengan tamparan itu yang tidak lain datang dari sang hyung yang dikenalnya sangat sabar.

"Leeteuk hyunggggg..." ucap Donghae yang juga terkejut dengan tindakan Leeteuk.

"katakan sekali lagi maka aku akan menamparmu berkali-kali Kyu" ucap Leeteuk tegas sambil memandang Kyuhyun yang sedang memandangnya dengan wajah yang dibasahi air mata.

"tampar saja hyung, aku memang pantas mendapatkannya, TAMPAR AKU!" ucap Kyuhyun yang sudah diluar kendali karena mendapatkan tamparan tersebut.

Leeteuk yang mendengarkan teriakan Kyuhyun pun mendekati Kyuhyun dan menampar Kyuhyun beberapa kali.

PLAK!PLAKK!PLAKK!

Heechul dan Donghae mencoba menahan tindakan Leeteuk namun sepertinya hyungnya memang sudah sangat marah terhadap Kyuhyun.

"hyung, hentikan hyung..." ucap Donghae sambil menarik tangan Leeteuk. Heechul juga mencoba menjauhkan Kyuhyun dari Leeteuk.

"Kau puas Kyu? Apa kau sudah sadar sekarang?" ucap Leeteuk kesal. Kyuhyun hanya diam saja setelah mendapatkan tamparan dari Leeteuk.

"hyung, apa yang kau lakukan padanya" ucap Donghae.

Kyuhyun memandang Leeteuk dengan tatapan tajamnya.

"anio, aku belum puas hyung... aku pantas mendapatkan lebih dari ini.. seharusnya aku pergi menyusul eomma dan appa... bunuh aku hyung agar aku bisa meminta maaf pada appa dan eomma, bunuh aku hyung! " ucap Kyuhyun dengan mata basahnya.

Amarah Leeteuk semakin menjadi saat mendengarkan ucapan Kyuhyun. Leeteuk pun menarik kerah kemeja Kyuhyun dengan keras. Donghae dan Heechul segera mencegah tindakan Leeteuk, takut jika Leeteuk akan menampar Kyuhyun lagi.

"hyung, hentikan.. Kyuhyun sedang sakit..." ucap Donghae yang sebelumnya melihat wajah kesakitan Kyuhyun saat dia mengejar Kyuhyun tadi. Kyuhyun seolah lupa caranya bernapas saat Donghae mengejarnya tadi.

Cengkraman Leeteuk mulai melemah saat dilihatnya wajah Kyuhyun yang berubah menjadi kesakitan.

"gwaenchana?" Leeteuk mulai khawatir dengan perubahan wajah Kyuhyun.

Kyuhyun tidak segera menjawab pertanyaan Leeteuk. Sesak didadanya akibat tekanan perasaan serta kelelahan membuatnya hanya bisa meremas dadanya.

"Kyu? Ada apa? apa yang sakit?" Raut wajah dan emosi Leeteuk berubah seketika saat melihat wajah Kyuhyun yang kesakitan.

"dimana yang sakit?" tanya Leeteuk lagi.

"hyung, kita bawa Kyuhyun ke Rumah sakit saja" usul Donghae.

Kyuhyun mencoba mengungkapkan maksudnya dengan menggelengkan kepalanya agar Leeteuk tidak membawanya ke rumah sakit. Tangan Kyuhyun mencoba menahan Leeteuk.

"gwaen..chana..." Kyuhyun berusaha mengatur napasnya yang terputus-putus.

"apanya yang tidak apa-apa? apa kau memang berniat menyusul appa dan eomma HUH?! Kita kerumah sakit sekarang.." Leeteuk segera membantu Kyuhyun untuk berdiri dari duduknya dan menyodorkan punggungnya untuk menggendong Kyuhyun.

Heechul dan Donghae membantu Kyuhyun yang masih berusaha menolak dibawa ke rumah sakit agar mau digendong Leeteuk. Leeteuk pun dengan sigap langsung menggendong Kyuhyun dan mempercepat langkahnya.

"Heechul-ah, kau cari Taxi nde?" perintah Leeteuk.

"ne hyung.." Heechul segera berlari dan mencoba menghentikan taxi yang lewat.

"bertahanlah Kyu.." ucap Leeteuk pada Kyuhyun yang tengah memejamkan matanya menahan sakit.

"hyungggg..." Kyuhyun mencoba memanggil Leeteuk dengan suara yang lemah.

"ne, tidurlah agar sakitnya berkurang" ucap Leeteuk pada Kyuhyun meskipun dia sendiri merasa sangat panik.

Kyuhyun pun tidak lagi menanggaapi ucapan Leeteuk. Matanya terasa sangat berat untuk dibuka, tubuhnya pun menjadi seperti kebal terhadap sakit yang menyiksanya tadi. Matanya terpejam dan tubuhnya sangat lemah namun dia masih bisa mendengarkan suara kawatir semua hyungnya.

Heechul yang sudah berhasil mencari taxi pun segera membantu Leeteuk untuk membawa masuk Kyuhyun kedalam mobil.

"hyung, aku ikut.." pinta Donghae.

"anio, kau jaga rumah nde? Biar Heechul yang menemaniku" ucap Leeteuk pada Donghae.

"tapi hyung..."

"dia akan baik-baik saja Hae, kau pulanglah dan jaga rumah, arraseo?" ucapan Donghae dipotong oleh Heechul yang segera masuk juga kedalam mobil. Meskipun dengan berat hati, Donghae pun menganggukkan kepalanya.

Dirumah Sakit.

Kyuhyun pun segera mendapatkan pertolongan dari dokter. Leeteuk dan Heechul pun menunggu didepan ruang rawat Kyuhyun dengan perasaan takut.

"Leeteuk-si? Mari kita bicara diruangan saya" panggil dokter yang sudah selesai memeriksa Kyuhyun.

Leeteuk dan Heechul pun segera mengikuti dokter tersebut.

"bagaimana dokter kondisi dongsaeng kami?" ucap Leeteuk tidak sabar.

"dia mengalami kelelahan dan hal itu membuat penyakit ginjalnya semakin mengkhawatirkan.. ditambah lagi tadi dia sempat kesulitan bernapas sehingga membuat dia kehilangan kesadarannya.." ucap dokter tersebut.

"lalu, apa kondisi Kyuhyun memburuk dokter?" tanya Heechul.

"hmmm, memang belum lama ini dia menjalani pemeriksaan dengan anda kan tuan?" tanya dokter tersebut kepada Heechul.

"ne dokter, apa sekarang kondisinya memburuk?" Heechul mengulangi pertanyaannya lagi.

"ne, kondisi Kyuhyun sedikit menurun.. seharusnya kalian menjaganya agar dia tidak kelelahan seperti ini.. untung saja dia tidak mempunyai komplikasi penyakit yang lainnya.. solusi yang terbaik adalah mendapatkan donor ginjal untuknya, akan lebih baik jika itu dilakukan lebih cepat" ucap dokter.

"bagaimana dengan mengkonsumsi obat apa itu tidak membantu?, kami..."

"akan kami usahakan dokter.." Leeteuk memotong ucapan Heechul. Heechul lalu memandang Leeteuk yang tiba-tiba memotong ucapannya.

"apa diantara kalian berdua tidak ada ginjal yang cocok?" tanya dokter tersebut.

"apa ada kemungkinan ginjal kami sama dokter?" tanya Leeteuk.

"bisa jadi sama.. kalian harus menjalani tes dahulu jika kalian siap" ucap dokter itu lagi.

"ne dokter kami akan membicarakan hal ini dengan dongsaeng kami yang lain" ucap Leeteuk.

"baiklah kalau begitu, untuk sementara ini kalian berikan Kyuhyun obat yang dapat memperlambat kerusakan ginjalnya, jika dia sudah membaik maka besok dia sudah boleh pulang tetapi dia tidak boleh terlalu lelah karena hal itu akan berpengaruh pada ginjalnya" jelas dokter itu lagi.

"baik dokter, kami mengerti.. kalau begitu kami permisi dulu" ucap Leeteuk sambil memberikan salam dan berjalan keluar ruangan dokter tersebut.

Diluar ruangan rumah sakit, Leeteuk pun duduk dibangku depan ruangan Kyuhyun. Heechul pun menghampiri Leeteuk dan ikut duduk disebelah hyungnya itu.

"hyung..." panggil Heechul pelan.

"kau tidak perlu memikirkan biaya Heechul-ah selama Kyuhyun bisa disembuhkan aku akan melakukannya semahal apapun itu" ucap Leeteuk seolah tau apa yang dikhawatirkan adiknya itu.

"anio, bukan hal itu yang aku khawatirkan hyung.. aku juga akan membantumu mencari uang dan merebut perusahaan appa lagi tapi apa kita bisa menemukan pendonor itu hyung?" ucap Heechul.

"semoga diantara kita bertiga ada ginjal yang cocok buat Kyuhyun" ucap Leeteuk seraya mengusap wajahnya kesal dan lelah.

Keesokan harinya, Kyuhyun pun sudah diperbolehkan pulang oleh dokter meskipun dia harus meminum obat yang sangat banyak macamnya lebih dari macam obat yang dulu dia minum. Donghae pun menyambut kepulangan Kyuhyun dengan senang. Donghae pun menghampiri Kyuhyun dan hendak menggandeng Kyuhyun namun Kyuhyun berjalan melewati Donghae begitu saja dengan pandangan yang lelah dan datar. Baik Heechul maupun Leeteuk hanya bisa melihat kelakuan Kyuhyun dengan sedih.

"Hyung,, sepertinya kejadian kemarin begitu membuatnya terpukul" ucap Donghae seraya memperhatikan Kyuhyun yang mulai masuk kedalam kamarnya dengan langkah lunglainya.

"kau tidak perlu khawatir, Kyuhyun pasti butuh waktu Hae sehingga dia bisa mengerti apa yang sebenarnya terjadi" ucap Leeteuk sambil merangkul donghae.

"kau mau makan apa hari ini Hae?" tanya Leeteuk sembari meletakkan barang belanjaan yang tadi sempat dia beli sepulang dari Rumah Sakit.

"terserah hyung saja.. aku akan melihat Kyuhyun dulu ya hyung?" ucap Donghae namun tangan Leeteuk segera menghentikan langkah Donghae.

Leeteuk menggelengkan kepalanya sebagai tanda larangan agar tidak mengganggu adiknya tersebut. Donghae pun mengerti maksud Leeteuk, dia pun pergi menonton TV bersama Heechul.

Heechul memandang televisi namun pikirannya tak tertuju pada acara yang ada di TV yang dia tonton saat ini. Heechul sedang memikirkan Kyuhyun. Sejak awal memang bukan Kyuhyun yang menyebabkan orangtua mereka meninggal. Meskipun sempat salah paham dan membenci Kyuhyun namun kini Heechul begitu menyayangi Kyuhyun. Bagaimanapun juga kejadian kemarin malam juga salah paham seperti waktu dulu, begitulah pikir Heechul. Tiba-tiba Heechul berdiri dan berjalan menuju kedalam kamarnya yang sejak awal dia tempati bersama Kyuhyun. Donghae hanya melihat Heechul dengan pandangan penasarannya namun dia kembali fokus menonton TV karena ada sebuah acara yang membuatnya menjadi tertarik.

Heechul pun membuka pintu kamarnya perlahan dan berjalan mendekati Kyuhyun. Kyuhyun nampak melamun sambil besandar dikepala ranjang miliknya.

"apa yang sedang kau pikirkan?" tanya Heechul yang kemudian duduk ditepi ranjang Kyuhyun.

Kyuhyun hanya diam saja sambil tetap melamun dengan pandangan kosong.

"berhentilah melamunkan hal-hal yang tidak penting Kyu" ucap Heechul. Namun tetap tidak ada respon dari Kyuhyun yang membuat Heechul berdecak kesal "berhentilah melamun kataku!" ucap Heechul sambil menggoyangkan tubuh Kyuhyun agar dia berhenti melamun.

"keluarlah hyung, aku tidak ingin berdebat denganmu" ucap Kyuhyun datar kemudian melepaskan tangan Heechul yang ada dilengannya.

"mwo? kau? Beraninya kau mengusirku HUH?" ucap Heechul geram namun enggan beranjak dari duduknya. Untuk beberapa saat Heechul terdiam dan tidak memandang Kyuhyun lagi. Tidak ada percakapan diantara keduanya untuk beberapa saat karena Heechul pun bingung harus bersikap bagaimana karena dia tidak bisa seromantis Leeteuk yang dengan jelas bisa menunjukkan perhatiannya kepada dongsaengnya.

"sebenarnya, kau kenapa?" ucap Heechul kemudian. Tidak ada kata lain yang bisa terpikirkan olehnya, dia ingin tahu apa yang dipikirkan Kyuhyun saat ini. Namun lagi-lagi Kyuhyun diam saja. Heechul sangat kesal namun dia bisa merasakan jika Kyuhyun sebenarnya sangat tertekan.

"arra, arraseo... aku tidak tahu pasti apa yang membuatmu menjadi diam begini, tetapi jika yang membuatmu seperti ini adalah kejadian kemarin malam, maka kau benar-benar melukai hatiku Kyu" ucap Heechul. Kyuhyun yang sedari tadi mendengarkan ucapan Heechul menjadi sedikit bingung dengan ucapan Heechul namun dia enggan menanggapinya karena apa yang diucapkan Heechul sangat benar. Kyuhyun memang sedang memikirkan kejadian kemarin malam dimana dia mendengar sendiri jika dia juga berperan dalam meninggalnya kedua orangtuanya.

"jika kau seperti ini terus, maka aku sangat terluka Kyu.." ucap Heechul lagi yang mampu membuat Kyuhyun memandangnya. Kini Heechul balik memandang Kyuhyun dengan sedih.

"dulu saat aku salah paham terhadapmu dan menuduhmu sebagai penyebab kematian appa dan eomma, kau dengan segala cara mendekatiku dan meminta maaf. Aku tahu saat itu aku sudah salah paham terhadapmu tetapi aku tetap saja mengacuhkanmu, aku minta maaf Kyu untuk saat itu" ucap Heechul lagi sambil memandang Kyuhyun dengan perasaan bersalah.

"kejadian kemarin malam juga sama seperti kejadian yang dulu Kyu, semua hanya salah paham.. dan kali ini, aku tidak akan memintamu meminta maaf padaku dan aku tidak akan mengacuhkanmu seperti dulu jadi aku mohon jangan bersikap seolah-olah kaulah yang bersalah atas kematian eomma dan appa.." Heechul pun tidak sanggup menahan airmatanya.

"hyungggg..." Kyuhyun yang melihat Heechul menangis didepannya menjadi merasa bersalah juga.

"aku mohon jangan salahkan dirimu, kau tidak salah Kyu.. jangan buat aku salah paham lagi seperti waktu dulu.. aku sangat menyayangimu Kyu, aku tidak ingin membencimu jadi tolong jangan seperti ini.. aku yakin, eomma dan appa tahu siapa yang sebenarnya bersalah" ucap Heechul lagi.

"hyunggggg..." Kyuhyun tidak bisa berkata apapun saat ini, air matanya pun jatuh dengan derasnya tanpa bisa dihentikan. Heechul pun memeluk Kyuhyun dengan erat seakan tidak ingin kehilangan Kyuhyun.

Meskipun Kyuhyun yang memberikan vitamin itu setiap hari kepada eomma dan appa tetapi yang menyuruh Kyuhyun adalah pak Kim dan Leeteuk sudah menemukan bungkus vitamin tersebut dijas pak Kim. Kyuhyun tidak salah, yang salah adalah pak Kim, begitulah pikir Heechul.

"kau tidak salah Kyu, sama sekali tidak salah" ucap Heechul sambil terus memeluk Kyuhyun.

Leeteuk pun tersenyum melihat apa yang dongsaengnya lakukan. Dengan sengaja Leeteuk menguping pembicaraan Kyuhyun dan Heechul sejak Heechul mulai masuk kamar tadi.

Suasana makan malam pun sedikit canggung dari biasanya. Meskipun Heechul sudah memberikan pengertian kepada Kyuhyun namun sikap Kyuhyun masih diam. Kadang saat Donghae mengajak Kyuhyun bercanda, Kyuhyun hanya akan tersenyum tanpa menimpali candaan Donghae. Benar-benar berbeda dari Kyuhyun yang dulu, biasanya Kyuhyun akan mengejek Donghae dan kadang membuat pertengkaran kecil yang membuat Donghae harus menyerah. Leeteuk yang melihat sikap Kyuhyun yang berubah diam dan seolah merasa tidak enak hati kepada hyung-hyungnya menjadi sedih dan kecewa. Mungkin Heechul dan Donghae juga merasakan perubahan sikap Kyuhyun, namun mereka mencoba untuk bersikap biasa dan seolah tidak terjadi apa-apa agar Kyuhyun bisa lebih bersikap biasa pada mereka.

"Kyu, makanlah yang banyak.. apa kau mau nambah nasi lagi?" ucap Donghae mencoba memulai pembicaraan dengan Kyuhyun.

Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum.

"ahhh, apa kau mau nambah ikannya? Kau bisa mengambil punyaku" ucap Donghae lagi namun Kyuhyun lagi-lagi menggeleng sebagai jawabnnya.

"apa kau tidak suka makanannya Kyu? Akan hyung buatkan yang lainnya jika kau mau.." ucap Leeteuk .

"anio hyung, ini enak" jawab Kyuhyun singkat.

"hmmm, kalau begitu makanlah yang banyak,, kau harus sehat" ucap Leeteuk lagi. Mendengarkan kata-kata Leeteuk membuat Kyuhyun sedih dan tidak tahu harus seperti apa menghadapi hari-hari kedepannya jika kondisinya semakin memburuk karena hal itu pasti sangat membebani hyungdeulnya.

"Kyu, ada yang hyung ingin hyung katakan padamu" ucap Leeteuk lagi. Kyuhyun yang dari tadi menundukkan kepalanya menjadi melihat dan menatap Leeteuk.

"nde?" tanya Kyuhyun.

"sebenarnya kami semua sudah melakukan pemeriksaan kemarin..." ucap Leeteuk yang membuat Kyuhyun bingung dengan maksud Leeteuk.

"dan ginjal Donghae cocok untuk kamu Kyu,, kita akan melakukan transplantasi ginjal untukmu" lanjut Leeteuk. Seperti tersambar petir, ucapan Leeteuk mampu membekukan Kyuhyun. Kyuhyun diam dan ganti memandang Donghae. Donghae tersenyum seolah menyetujui jika ginjalnya akan dia berikan untuk dongsaeng tersayangnya.

Kyuhyun benci senyuman Donghae, dia tahu jika Donghae sangat menyukai sepak bola jadi bagaimana dia bisa bermain sepak bola lagi jika ginjalnya hanya satu.

"andwe, aku tidak mau hyung" ucap Kyuhyun yang kembali menunduk dan fokus kedalam makanannya.

"mwo? apa yang kau bicarakan Kyu?" tanya Heechul terkejut.

"hyung,, sudah banyak yang kalian lakukan buatku.. jadi cukup berhentilah sampai disini, aku tidak ingin merepotkan kalian lagi" ucap Kyuhyun.

"Kyuhyun-ah, aku senang jika aku bisa membantumu,, aku tidak apa-apa asal kau bisa sehat, jadi terimalah ginjalku karena itu akan membuatmu sembuh" ucap Donghae lagi.

"anio, aku tetap tidak mau hyung.. kau begitu menyukai sepak bola, aku tahu jika kau ingin menjadi pemain sepak bola hyung, aku tahu meskipun Leeteuk hyung dan Heechul hyung tidak pernah tahu hal itu.. jadi bagaimana bisa kau bermain sepak bola dengan hanya satu ginjal? Itu sulit hyung, kau tidak akan bisa bermain lama dilapangan" ucap Kyuhyun lagi.

"aku bisa berhenti Kyu, aku bisa masih bisa melakukannya jika aku mau, aku masih bisa bermain bola dengan satu ginjal" ucap Donghae meyakinkan Kyuhyun.

Leeteuk dan Heechul baru menyadari jika Donghae selama ini begitu menyukai sepak bola. Leeteuk hanya fokus pada pekerjaannya dan Heechul tidak pernah bertanya pada Donghae tentang hal itu. Hanya Kyuhyun yang tahu dan selalu menemaninya berlatih sepak bola.

"jika kau bisa, maka aku yang tidak bisa hyung.. penyakit ini adalah hukuman dari tuhan karena aku telah menyebabkan appa dan eomma meninggal, ini adalah hukumanku hyung maka aku akan menerimanya dan hidup dengan penyakit ini sehingga aku tidak merasa bersalah lagi jika nanti aku bertemu appa dan eomma disurga" ucap Kyuhyun penuh penekanan.

BRAKK!

Heechul mendebrak meja makan dengan keras dan membuat semuanya terkejut termasuk Kyuhyun.

"Geurae! Jika itu maumu Kyu, aku tidak akan menghalanginya. Jika kamu memilih sakit, maka aku tidak akan memaksamu menjalani transplantasi itu" ucap Heechul penuh emosi. Kyuhyun begitu terkejut dengan ucapan Heechul tetapi dia tidak bergeming dengan pendiriannya, itu akan lebih baik daripada membiarkan Donghae menderita karena dia.

"Heechul hyung..."

"Heechul-ah..."

"Pergi! Pergilah susul eomma dan appa! Itukan yang kamu mau?" ucap Heechul lagi dengan nada yang bergetar. Didalam hatinya, dia takut kehilangan Kyuhyun, dia tidak ingin kehilangan keluarganya lagi. Tapi emosi dan ego yang dipancing oleh ucapan Kyuhyun membuatnya berbicara kasar seperti itu. Kali ini Kyuhyun benar-benar terkejut dengan kata-kata Heechul dan membuat matanya berair.

"akan lebih baik seperti ini hyung, daripada aku harus menyusahkan kalian semua. Aku tidak ingin membuat Hae hyung hidup dengan satu ginjal. Aku tidak ingin Leeteuk hyung dan Heechul hyung bekerja keras hanya untuk penyakitku ini, aku tidak ingin hyung" ucap Kyuhyun dengan mata yang merah menahan tangis.

"Kyuhyun-ah..." panggil Leeteuk.

"lebih baik kalian membenciku hyung,, naneun gwaenchana hyungie..."

Nan gwaenchana hyung

TBC..

Tunggu next chapter ya ^^ gomawo yg udah review~~