Chapter 14
AN: Sooo ini dia chapter 14 guys, are you exicted? No? Oh bloody hell -_- Maaf kalo ada kesalahan kata ya guys! Dan maaaafff bgt buat update-nya yah, gomen gomen. Read and Review -RWHG-
Disclaimer: Ini semua milik tante J.K Rowling lho! xx
Weasley Wizard Wheezes
"Oi bagaimana pestanya kemarin?" tanya Ginny saat Ia sedang membangunkan Ron dan Harry
Ron menggerang dan kembali ke selimutnya, sedangan Harry sudah duduk di tempat tidurnya menenangkan dirinya.
"Ayolah, Ron hari ini hari pertamamu bekerja, bagun!" kata Ginny jengkel dan mendorong-dorong Ron "Mum akan membunuhmu jika kau masih tidur!"
Ron mengerang sekali lagi tetapi duduk di tempat tidurnya, menguap dan mengucekan matanya.
"Jam berapa ini?" gumam Ron
"Jam 8, kau harus siap-siap, bodoh!" jawab Ginny kesal
Harry pergi ke kamar mandi sedangkan Ginny turun ke bawah membantu Mrs Weasley menyiapkan sarapan pagi.
"Bagaimana? Apakah Ronniekins sudah bangun?" tanya George yang sedang duduk di dapur
"Sudah, susah sekali membangunkannya."
Mr Weasley, Mrs Weasley, Ginny, George dan Percy sudah bersiap di dapur, Percy sudah ingin kembali lagi ke The Burrow, Ia sudah meminta maaf ke keluarganya setelah perang selesai. Tetapi dia menginap di salah satu rumah temannya, dan sekarang Ia sudah pulang lagi ke The Burrow. Harry datang dan duduk di sebelah Ginny, dan tidak lama kemudian Ron datang dengan pakaian yang sudah rapih.
"Siap bekerja untuk hari ini, Ronnie?" tanya George
"Iya tetapi biarkan aku sarapan terlebih dahulu, bodoh." jawab Ron duduk di kursi meja makan
"Jadi bagaimana kemarin?" tanya Harry yang melihat Ginny berdiri membantu Mrs Weasley
"Menyenangkan," gumam Ron dan Ia melihat George "apakah nanti kau akan memberikanku jam istirahat?"
"Kau belum mulai bekerja tetapi sudah memikirkan istirahat," jawab George
"Bukannya begitu. Aku akan menjemput Hermione di Diagon Alley nanti,"
"Baru saja kemarin kalian bertemu sudah saling merindukan satu sama lain." kata George tertawa, Harry tertawa kecil
Ron mengabaikannya "Dia bilang ingin melihat bagaimana keadaan toko konyolmu itu sekarang, bodoh!"
"Oh" kata George
"Bagaimana kalau Hermione bareng saja denganku dan Harry nanti, aku dan Harry juga ingin melihatnya. Ya 'kan, Harry?" kata Ginny menaruh sarapan di meja
Harry mengangguk "Benar kata Ginny, jadi kau tidak usah repot-repot menjemputnya."
"Baiklah, akan kuberitahu dia" Ron berdiri dan bersiap ke atas menuju kamarnya
"Hey bilang juga padanya kami akan menunggunya disini sekitar jam 12!" teriak Ginny
"Oke!"
Setelah Ron sudah mengirim surat ke Hermione Ia turun untuk sarapan, setelah sarapan Ron dan George bersiap untuk pergi ke Diagon Alley.
"Semoga berhasil untuk kalian berdua," kata Mrs Weasley saat Ron dan George sedang mengambil bubuk floo.
"Thanks, Mum" jawab Ron dan George
Dan beberapa menit kemudian Ron dan George sampai di Diagon Alley, George membimbing Ron agar mengikutinya memasuki tokonya. Saat George sudah membuka tokonya Ron langsung masuk mengikuti George.
"Bagaimana menurutmu?" kata George duduk di salah satu kursi kosong
"Kau mendekorasi ulang toko ini?"
George mengangguk dan Ron melihat keliling toko yang penuh dengan barang-barang aneh di sekitarnya.
"Keren" senyum Ron
"Aku sengaja memajang potoku dengan Fred disana, agar pengunjung tahu Fred selalu ada disini walaupun kita tidak bisa melihatnya."
Ron menepuk pundak George "Itu sangat sempurna."
"Jadi kapan kita membuka toko ini?" tanya Ron mengintip ke jendela dan Ia bisa melihat ada beberapa orang yang sudah datang ke Diagon Alley
"Sekarang tentu," kata George membuka semua jendela dan pintu lebar-lebar
"Wah toko lelucon Weasley Wizard Wheezes sudah dibuka kembali! Ayo kita kesana!" teriak seorang cowok yang kira-kira berusia 11 tahun
Saat toko dibuka mata Ron terbelalak saat melihat pengunjung yang langsung memasuki toko itu, George tersemyum dan berteriak.
"Ayo semuanya! Siapa yang merindukan barang-barang konyol milik kami! Ayo toko sudah dibuka! Cepat masuk dan pilih barang kesukaan kalian!"
"Wah lihat ini," kata anak kecil yang matanya melihat takjup salah satu benda milik George, Ron tersenyum melihat semua pengunjung.
"Ayo semuanya kalian bisa pilih barang yang kalian sukai!" teriak Ron, George tersenyum.
"Tertarik dengan benda itu, nona?" kata George
"Bagaimana cara kerjanya?" tanya gadis itu
"Kau hanya menekannya satu kali dan kau bisa melihat kembang api kecil di depanmu."
"Berapa harganya?"
"Hanya 5 galleon"
"Ok, aku beli satu."
"Ok terima kasih, nona kembali lagi saat kau membutuhkan sesuatu yang konyol," kata George tersenyum
Ron melihat George dan George berkedip padanya.
"Mr Weasley berapakah harga benda ini?" tanya seorang anak kecil berumur 9 tahun
"Hey George! Berapa harga benda ini?!" teriak Ron dari kejauhan
"2 galleon!"
"Oke!" kata Ron dan melihat anak kecil dan Ron menunduk melihatnya "2 galleon."
Anak kecil itu pun merogoh kantungnya dan memberiuang ke Ron "Ini, Mr Weasley."
Ron tersenyum "Terima kasih, sering-sering berkunjung ya."
Anak kecil itu mengangguk dan pergi keluar, Ron melihat pengunjung baru lagi berdatangan. Ron dan George sibuk melayani pelanggan, Ron sudah aga mengerti sedikit demi sedikit bekerja disini. Sedangkan Harry, Ginny dan Hermione pun sedang berjalan menuju toko lelucon milik George.
"Wah ramai sekali," kata Ginny saat mereka sudah melihat toko itu dari kejauhan
"Ayo," kata Harry dan mereka pun masuk toko itu, mereka bisa melihat Ron dan George sedang sibuk melayani semua pelanggan yang banyak. Sepertinya Ron dan George tidak sadar bahwa ada Harry, Ginny dan Hermione datang ke toko mereka.
"Butuh bantuan?" kata Harry sesaat Ia mendekati Ron dan George
"Oh hi, Harry" jawab Ron tersenyum, George pergi kesebelah melayani pelanggan lain.
"Bagaimana bekerja disini, Ron?" tanya Ginny yang sekarang berdiri di samping Harry
"Fiuh melelahkan sekali, aku dan George selalu melayani pelanggan yang tiap menit datang. Tetapi tidak masalah, ini menyenangkan," kata Ron dan memeluk Hermione saat Hermione datang mendekatinya.
Hermione tersenyum "Kau sangat berkeringat, Ron" katanya
Ron menghapus beberapa keringat di wajahnya dan tertawa "Tidak masalah, 'Mione"
Hermione membantu Ron menghapus keringat yang ada di wajahnya, Ron tersenyum ke Hermione. Dan mereka pun tersenyum satu sama lain beberapa menit,
"Hey, Ronnie! Bisakah kau membantuku disebelah sini?!" teriak George dari kejauhan terlihat kewalahan melayani pelanggan.
"Oke aku akan kesana!" jawab Ron menatap Harry, Ginny dan Hermione "aku akan membantu George disana, kalian bisa lihat-lihat toko ini jika kalian suka."
Sebelum Ron pergi, Ron mencium kening Hermione dan tersenyum, Harry, Ginny dan Hermione mengelilingi toko tersebut melihat barang-barang di toko. Dan dengan bergulirnya waktu pengunjung pun lebih berkurang dari sebelumya, Ron menghela nafas dan ingin menemui Harry, Ginny dan Hermione.
"Hi, guys" kata Ron saat melihat Harry, Ginny dan Hermione sedang mengobrol.
"Hi, Ron mana George?" tanya Ginny
"Disana melayani beberapa pelanggan lagi, dan setelah itu kami akan tutup untuk istirahat." jawab Ron san duduk di sebelah Hermione
"Wow sangat melelahkan sekali. Bukan begitu, Ron?" kata George yang baru datang dan ikut bergabung dengan mereka
Ron mengangguk menyenderkan tubuhnya di sofa.
"Apa kalian lapar? Akan kusiapkan makanan untuk makan siang." kata George
"Tentu saja kami lapar, cepat bawakan makanan untukku." jawab Ron, Hermione, Harry, Ginny dan George tertawa
"Aku sudah menduga pasti Ronnie lapar," kata George berdiri keluar memesan makanan "aku akan membelinya di dekat sini, kalian tunggu disini saja, ok?"
Harry, Ginny, Ron dan Hermione mengangguk dan melihat George pergi keluar toko.
"Sepertinya George sudah bisa move on ya?" kata Hermione
Ginny mengangguk "Sepertinya dia sudah bisa merelakan kepergian Fred." katanya sedih
Harry segera memeluknya "Dia pahlawan, kau tahu itu. Fred maksudku."
Ginny mengangguk di bahu Harry dan Ron pun hanya menghela nafas panjang, Hermione melihatnya khawatir.
"Apa kau baik-baik saja, Ron?" tanya Hermione
Ron tersenyum dan mengangguk dan mengambil tangan Hermione memegannya erat, Hermione hanya tersenyum ke arahnya.
"Apa kau sudah siap untuk mengikuti pelatihan Auror awal September, mate?" tanya Ron mengubah pembicaraan
"Iya kurasa, apa kau yakin tidak ingin mengikuti pelatihan gelombang pertama?"
"Iya, tentu. Aku akan membantu George dulu seperti yang aku bilang padamu waktu itu."
"Baiklah." kata Harry dan Ia ingat sesuatu hal, "Aku sudah mendiskusikan hal ini dengan Ginny, dan sekarang saatnya aku mendiskusikan ini dengan kalian berdua." kata Harry menatap Ron dan Hermione
"Mendiskusikan hal apa, Harry?" tanya Hermione
"Aku akan pindah ke rumah Sirius di Grimmauld Place, aku tidak bisa terus menerus tinggal di The Burrow—"
"Kau selalu diterima dirumahku, mate. Jadi jangan berpikir—"
"Aku tahu, Ron," potong Harry "hanya saja aku kadang merasa tidak enak dengan orang tuamu."
"Kau tahu orang tuaku sangat senang jika kau tinggal dengan kami," kata Ron
"Iya aku mengerti. Ginny juga sudah bilang padaku seperi itu, tetapi aku akan menempatkan rumah Ayah baptisku, Ron," kata Harry "dia memberikan rumah itu untukku."
"Memangnya kapan kau akan pindah, Harry?" tanya Hermione meremas tangan Ron.
"Sebelum aku memulai pelatihan Aurorku, kurasa."
"Aku akan ikut denganmu," kata Ron menatap Harry.
"Huh?" ucap Harry
"Aku akan ikut tinggal bersamamu disana, kurasa tidak akan menyenangkan tinggal sendirian di rumah sebesar itu."
Harry, Ginny dan Hermione menatap Ron dengan pandangan 'Apa kau serius?'
"Apa kau yakin, Ron?" tanya Ginny "apa Mum dan Dad akan mengizinkannya?"
"Kenapa tidak? Aku tinggal bersama Harry bukan tinggal bersama orang lain," jawab Ron "dan aku yakin Mum akan mengizinkanku, begitupun dengan Dad,"
Harry tersenyum "Baiklah jika itu keinginanmu."
Hermione tersenyum dan melihat Ron yang tersenyum juga pada Hermione, dan setelah itu George pun datang dengan sebuah plastik di tangannya.
"Akhirnya datang juga," kata Ron merogoh isi plastik tersebut
Ron, Hermione, Harry, Ginny dan George pun makan siang dengan diam dan tenang, sesaat George ingin membuka tokonya lagi Ron bertanya pada Harry, Ginny dan Hermione.
"Kalian masih disini 'kan?"
"Kurasa tidak, kami ingin pulang saja, lagi pula kau 'kan sibuk disini" jawab Ginny
"Baiklah," kata Ron melihat Hermione "sebaiknya kau di The Burrow saja dulu, 'Mione. Nanti akan kuantar kau pulang,"
"Tidak usah, Ron aku bisa pulang sendiri" senyum Hermione.
"Tidak aku serius, toko ini tutup sore nanti dan aku akan segera pulang ke The Burrow," kata Ron mendekat ke Hermione dan berbisik "dan aku ingin menghabiskan waktu berdua saja denganmu."
Hermione tertawa kecil dan memukul bahu Ron. Harry dan Ginny hanya melihat mereka dengan mengangkat sebelah alis mereka.
"Oke?" kata Ron ke Hermione
Hermione menghel nafas "Baiklah," angguknya
Ron tersenyum dan mencium singkat bibirnya, Harry dan Ginny buang muka.
"Bisakah kalian melakukan itu di tempat yang kosong?" kata Ginny mengerang
Hermione memerah dan Ron melihat adiknya "Itu bukan urusanmu."
"Oh sudahlah, ayo Harry, Hermione kita pulang."
Ron memeluk Hermione "Bye"
"Bye"
Harry, Ginny dan Hermione keluar dan Ron pun melanjutkan pekerjaannya. Saat Harry, Ginny dan Hermione berjalan di sekitar Diagon Alley mereka pun segera pergi ke The Burrow. Dan tanpa Ron sadari ini sudah menjelang sore, Ron mencari George yang sedang merapikan barang lelucon miliknya.
"Apa aku sudah boleh pulang sekarang?" tanya Ron ke George
"Memangnya jam berapa ini?" kata George
Ron melihat arlojinya, "05.00 pm" jawabnya
George melihat Ron dan berjalan dekat ke arahnya, "Baiklah, Ron kau boleh pulang sekarang, terima kasih kau sudah membantuku." kata George tersenyum
Ron tersenyum dan mengangguk, "Sama-sama. Baiklah aku rasa aku harus segera pulang,"
"Ingin cepat-cepat bertemu Hermione?" kata George nyengir
"Dari mana kau tahu itu?" kata Ron mengangkat sebelah alisnya
"Hanya mengira," kata George tersenyum lebih lebar lagi
Ron memutar bola matanya, "Yasudahlah, bye!"
"Bye, Ronnie. Jangan lupa besok kesini lagi,"
"Oke,"
Ron berjalan sendirian di sekitar Diagon Alley dan langsung pergi pulang ke The Burrow, saat Ron sudah menginjak rerumputan di The Burrow Ron tersenyum dan segera masuk ke dalam rumahnya itu. Ron bisa melihat Harry dan Ginny di dapur saat Ia membuka pintu.
"Oh hai, Ron" kata Harry
"Dimana, Her—"
"Di ruang tamu, jika kau ingin menanyakan Hermione." kata Ginny memotong perkataan Ron
Ron segera menemui Hermione di ruang tamu mengabaikan Harry dan Ginny yang duduk sangat dekat, Hermione mendongak saat Ia merasa sesorang memasuki ruang tamu, sadar siapa itu Hermione tersenyum dan memberi tanda di buku dan menutupnya.
Hermione melihat Ron, "Hai, kau sudah pulang."
"Hai," kata Ron yang duduk di sebelahnya
"Kau terlihat lelah, Ron." kata Hermione yang masih memegang buku di pangkuannya.
"Iya seperti itulah," Ron melihat Hermione, "kurasa sekarang rasa lelahku sudah hilang saat melihatmu."
Hermione memerah tetapi tersenyum, Ron memegang tangan Hermione yang sedang memegang buku di pangkuan Hermione.
"Kau sedang membaca buku apa?" kata Ron masih memegang tangan Hermione.
"Sejarah Hogwarts"
"Bloody hell, Hermione sudah berapa kali kau membaca buku itu? Kurasa sudah ribuan kali." kata Ron tersenyum
"Aku suka membaca buku ini, walaupun sudah ribuan kali aku membacanya tetapi aku tidak pernah merasa bosan."
"Ya ya," kata Ron memainkan tangan Hermione, "ayo kita keluar, sesudah itu akan kuantar kau pulang."
"Kau masih lelah, Ron." kata Hermione melihat ke bawah tangannya yang sedang di pegang Ron.
"Seperti yang kubilang tadi, aku tidak merasa lelah jika melihatmu." jawab Ron tersenyum ke Hermione, Hermione melihat Ron dan membalas senyumannya.
Ron dan Hermione berpegangan tangan ke dapur dan melihat Harry dan Ginny yang masih duduk dekat satu sama lain.
"Aku akan mengantar Hermione pulang." kata Ron
"Baiklah," kata Ginny
Sebelum Ron dan Hermione keluar, Hermione memeluk Ginny lalu Harry, "Aku pulang dulu yah, terima kasih untuk hari ini." kata Hermione tersenyum pada Harry dan Ginny.
"Ok, Hermione hati-hati." kata Harry
Ron dan Hermione berpegangan tangan lagi dan keluar pintu, sesaat mereka sudah berdiri kembali lagi setelah ber-Apparate Hermione melihat Ron.
"Memangnya kita mau kemana, Ron?" kata Hermione berjalan di keramaian kota London.
"Sepertinya akan mengasyikan jika kita meminum minuman Muggle sebentar, bagaimana menurutmu?"
"Minuman apa maksudmu?" kata Hermione mendelik ke Ron.
"Cappucin? Apakah itu benar?" kata Ron melihat Hermione
Hermione tertawa, "Cappucino maksudmu?"
"Iya itu!" kata Ron tersenyum.
"Baiklah," kata Hermione "tunggu dulu."
"Apa?" kata Ron yang juga ikut berhenti berjalan.
"Apa kita akan kesana? Ketempat itu?" kata Hermione menunjuk sebuah Caffe yang saat itu pernah mereka kunjungi hampir setahun yang lalu, dan mereka pergi begitu saja karna Pelahap Maut mengikuti mereka.
"Iya, memangnya kenapa?" kata Ron bingung.
Hermione melihat Ron, "Ron apa kau lupa? Itu Caffe yang waktu itu kita kunjungi saat kita kabur dari pernikahan Bill dan Fleur!"
Ron mengingatnya dan tersentak, "Bloody hell! Kau benar, Hermione."
"Bagaimana kalau kita mencari tempat lain?"
"Memangnya kenapa?" kata Ron
Hermione menghela nafas dan menatap Ron.
"Astaga, Ron! Bagaimana kalau pelayan itu masih mengenali kita? Dia pasti akan memberitahu polisi karna kita sudah menghancurkan Caffenya begitu saja."
"Tapi kan kita sudah memperbaiki Caffe itu lagi, rapih seperti sebelumnya." kata Ron
"Iya memang! Tapi ingat, Ron dia itu Muggle! Dia akan berpikir kita itu…." Hermione menghela nafas panjang "sudah lupakan saja!"
Ron melihat Hermione yang sepertinya sudah jengkel menjelaskan semuanya ke Ron, Ron memegang tangan Hermione dan Hermione melihat ke mata Ron.
"Aku minta maaf, kau benar sebaiknya kita tidak pergi kesana dan mencari tempat lain."
Hermione tersenyum, Ron pun juga tersenyum.
"Ayo" kata Ron mengandengnya mencari Caffe lagi yang menurut mereka 'aman'.
Saat mereka sudah menemukan Caffe, mereka segera masuk dan duduk di kursi kosong. Pelayan segera menghampiri mereka, sebelum pelayan itu berbicara Hermione sudah berbicara duluan.
"Cappucino dua, tolong."
Pelayan itu mencatat pesanan Hermione dan pergi ke dalam. Ron melihat isi ruangan dan Ia melihat poster minuman yang menarik perhatiannya.
"Hermione itu minuman apa?" kata Ron menunjuk poster tersebut.
Hermione melihat ke arah yang ditunjuk Ron.
"Itu minuman keras, Ron kau tidak boleh meminumnya terlalu banyak."
"Memangnya kenapa? Itu seperti Butterbeer 'kan?"
"Bukan sebenarnya, itu seperti Firewhiskey kalau kau meminumnya terlalu banyak kau akan mabuk."
"Tapi kurasa Firewhiskey lebih enak," kata Ron yang masih menatap poster itu.
Hermione menatap Ron dengan tatapan galaknya yang berada di sebrang Ron, Ron melihat Hermione.
"Apa?"
"Aku tidak akan membolehkanmu meminum minuman itu."
"Minuman apa?" kata Ron melihat Hermione
Saat Hermione sudah membuka mulutnya untuk menjawab tetapi tidak jadi karna pelayan kembali menaruh pesanan mereka.
"Terima kasih," kata Hermione dan kembali menatap Ron, "minuman itu maksudku." katanya menunjuk poster minuman keras itu.
"Aku lebih suka Firewhiskey, sebenarnya."
"Tetapi kau juga tidak boleh meminum itu banyak-banyak, Ron! Aku tidak ingin melihat kau mabuk."
"Satu atau dua gelas bagaimana?" kata Ron meminum cappucinonya.
"Tidak begitu masalah," kata Hermione melihat Ron yang meminum cappucinonya.
"Hmm," kata Ron menelan minumannya, "ini enak"
Hermione tersenyum dan juga meminum cappucinonya. Ron dan Hermione mengobrol, mengejek satu sama lain, bermesraan juga di caffe itu. Dan mereka bersiap untuk pulang, Ron mengandeng tangan Hermione untuk mengantarnya pulang.
Mereka berhenti di depan rumah Hermione, Ron menatap Hermione dan sekarang Ron memegang kedua tangan Hermione. Ron mencium bibir Hermione singkat dan menatapnya lagi.
"Kau jangan lupa istirahat, besok kan kau akan bekerja lagi." kata Hermione
Ron tersenyum dan mengangguk, menyentuh satu pipi Hermione dan meciumnya lagi, Hermione membalasnya dengan lembut. Mereka hanya berciuman di depan rumah Hermione tidak perduli dengan yang lainnya lagi. Ron melepaskan ciuman mereka dan tersenyum saat Ia melihat mata Hermione yang kembali terbuka.
"Aku akan merindukanmu," bisik Ron
"Aku juga, Ron."
Hermione memeluk Ron dengan erat sebelum Ia masuk ke dalam rumahnya, sebelum Ia menutup pintu Hermione tersenyum ke Ron.
"Bye" kata Hermione tetapi tidak bersuara, Ron membalasnya juga. Hermione menutup pintu dan Ron pun segera berjalan pulang kembali ke The Burrow tersenyum. Ron merasa rasa lelahnya menghilang begitu saja saat Ia sedang bersama Hermione.
AN: Aku merasaaaaa Ron dan Hermione mencuri hatiku! Oh! xx hehehe thanks, review? See ya!
fb: Veny RoMione Shipper
twitter: VenyNerd_RH
