Disclamer : Oohh, yang pasti Yamaha dan Company lainnya yang ngebuat Vocaloid

Warnings : Bahasa nggak jelas, bisa ada typos, lebay, aneh, nggak masuk akal, humor garing, kalimat nista tersebar dimana – mana, bahasa tidak baku.

( *** )


Normal POV

Ahem... Previously on KGM..

( Kaito : Welah... Pake "previously" segala...

Author : Hush... hush~! Jangan ganggu cerita...! )

. . . .

"To, loe dari mana...?"

"Pohon Sakura...? Bohong ah... Kan disini nggak ada Pohon Sakura..."

"Eh...? Oh.. Itu karena Pohon Sakuranya jauh dari-"

"Barusan Kepsek Lola bilang kalau banyak hal – hal mistis terjadi..."

"KepSek Lola bilang kalau dulu ada sebuah Pohon Sakura yang besar. Namun Pohon itu ditebang... Dan katanya ada roh penjaga yang tinggal di pohon itu.."

"Bo.. Bohong..! Tadi aku foto pake HP gue..! Tadi juga ada Leon-sensei yang-"

"Leon-sensei..? Leon-sensei nggak ikut kita kesini... Leon-sensei katanya mau ada acara di Hokkaido, jadi beliau nggak ikut... Aaahh ngawur loe To..."


( Skip time. Jam 21.00 p.m )

Kaito POV

Aisyaaaahhhhh... Gue masih kepikiran yang tadi... Leon-sensei.. Pohon Sakura...

Nooooyyaaahhhh~! HARUSNYA GUE GAK IKUT..!

Mana gue satu tenda sama Yuuma en Gakupo lagi...

Oh God whyyyy...?!

. . . .

. . . .

Hooohh... Sudah jam 21.45. Tidur aahh...

. . . .

Gue pun lalu masuk ke tenda besar bewarna hijau lumut yang terletak nyaris ditengah lapangan perkemahan...

Perlahan gue pun tepar dengan elit di sleeping bag gue berwarna biru dan langsung seperti ulat bulu...

Tak lupa memeluk boneka berbentuk Miku-chan~...

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

"To... Hoi... To..."

Hmmm...? Suara yang lembut... Siapakah ini...?

Jelmaan Katak Berekor Sembilan...?

"Astagaaahh~! Po..! Muka loe jangan deket – deket 'napa...!"

Yes readers, it's Gakupo...

Yang mencoba membangunkan gue jam 12 malam...

Dan jarak antar muka kita cuma 2 cm...

"Lagian loe susah dibangunin To... Bisa terlihat dari boneka Miku mu yang sudah dipenuhi air bening dari mulut loe..."

Noooo~! Aib gue terbuka...!

"Ahem, sekarang jam 12 malem... Buat apa loe bangunin gue... Udah bagus – bagus gue mimpi bisa jadi Penyanyi Terkenal, punya banyak PensGirl, dan pacaran sama Miku-chan... You sadist man~!"

"Udah dibilangin Po... Kaito itu emang kayak anak kecil..."

Cih... Si Yuuma juga bangun...

"Emangnya kenapa...? Masalah...? Gue yang mimpi... Kenapa loe sewot...?" tanya gue dengan ( enggak ) gahar.

"Pake komentar... Emang fakta kan...?"

"Shut up you Horse Boy~!"

Dan adu Silat Lidah itupun berlangsung selama 5 menit...

. . . .

. . . .

"SEEETTTTOOOPPPPP..!"

DING ! Gakupo pun teriak layaknya perempuan mau di**r*osa

"Ini masih malam... Banyak yang masih tidur... Ngomongnya pelan aja 'napa..."

"Yo wes... Gue masih mau adu silat lidah sama Kaito..."

"Siapa takut... Come on...!"

"HOI HOI...! Yameteeee...! Yuuma...! Loe lupa tujuan kita bangunin Kaito ya..?!"

"Po... Sabar Po... Orang sabar disayang Kami-sama loh..."

"Just Hurry up Yuumaaaa...! Atau loe mau gue jadiin bakso...?!"

. . . .

"Ahem... Jadi begini To... Gue sama Gakupo mau UN nih To... Loe mau ikut gak...?"

"UN...? Aiiiyaaahhhh... Gue nggak suka Ulangan meennn... Otak gue bisa langsung lepas meen sekrupnya..."

"BAKAITOOOO..! Yang gue maksud bukan itu... UN... Uji Nyali oncooommm..."

"Yeee... Nyalahin gue... Loe lagi... Gue masih sayup – sayup.. Nyawa gue belum keterima semua... 'Mana udah ngajakin adu mulut lagi... Salah siapa coba...?"

"Karena itu... Punya otak jangan digadaikan dooonngg...!"

"Loe ngajak ribut nih Ma...?"

"Ayo... Jangan salahin gue kalau loe nangis nantinya..."

"Hoi jadi nggak nih...? Pedang gue udah nafsu minta darah..."

GULP...!

"Go.. Gomenasai Gakupo..." jawab gue seduet dengan Yuuma.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Kembali ke Stori...

"Uji Nyali...? Kalian serius...?"

"Iya... Mumpung sekarang juga hari Jumat pagi... Plus ini tanah penuh penampakan... Kayaknya cucok deh... Gue mau loe ikut To.. Plisss... Gue memohon kepada loe Tooo...!"

"Yuuma... Kamu jangan masang muka kayak Wastafel Warteg deh..."

"Mending.. Daripada loe yang mukanya kayak Kambing Kurban...!"

"That's it..! I'm going to kill you aaaalll..!"

. . . .

( Dan dengan kejadian bombastis tersebut, Yuuma dan Kaito diseret oleh Gakupo menuju ke Te-Ka-Pe UN... )

"Tanpa basa – basi.. Siapa yang mau duluan...?"

"Yuuma aja... Dia yang ngajak..."

"Terus kedua...?" tanya Gakupo.

"Ya elu lah...! Gue ini korban... Korban...!"

"Haaa~... Yo wes.. Berarti loe terakhir ya To..."

. . . .

"Terus aturan UN nya gimana Ma...?"

"Gini Po... Setiap orang dapat giliran sekitar 30 sampai 45 menit disini... Sementara yang lainnya ngawasin dari kamera itu dari markas yang jaraknya sekitar 15 – 18 meter dari sini ..."

Okeh readers.. Posisi kita sekarang didekat pohon yang gue potret kemarin pagi... Ada 1 kamera mengarah ke pohon dan ada 1 kamera lagi dibelakang pohon

"Ano Ma... Ini kamera punya siapa ya...? Seingat gue, Gakupo nggak bawa kamera..."

"Ya siapa lagi... News Hunter nomer 1 di NihonVoca... Siapa lagi kalau bukan gue~!"

Yuuma.. Kamu itu lebih baik jadi stalker... Sadar diri lah...

"Nanti kalau udah nggak kuat, lambaikan saja tangan didepan kamera..."

"Kok kayak pilem Dunia Laen yaa...? Wah... KoPas banget..." jawab gue dengan nista face.

"Nanti kalau mau berkomunikasi, lewat nih walky-talkie... Paham...?"

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Tak sangka udah waktunya gue maju.. Jam tangan gue sudah menunjukan jam 3 pagi...

"To... It's your turn..."

Gue tau Ma.. Jangan bikin suasana tambah hurror deh...

. . . .

. . . .

Gue pun duduk didepan pohon itu.. Sambil melihat kearah kamera...

"To.. Loe baik – baik aja...? Muka loe kusut amat sih..."

"Yuuma.. Saat gue balik, tuh muka gue jadiin bungkus Nasi Uduk dah... Awas loe..."

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

( 20 menit sebelum waktu habis... )

Gue melihat diatas ada bulan purnama. Ya setidaknya gak terlalu gelap kan...?

Gue melihat kebawah ada lampu minyak gue... Sama ada roti cokelat...

Terus, tiba – tiba...

BWOOOSSHHH

Angin cuma numpang lewat, cuma numpang lewat...

"To..."

"Eh...? Ah...? Kenapa..? Jangan ngagetin lah..."

"Loe takut ya To...? Cuma sendirian disitu, angin berhembus dan dinginnya angin menembus kulit loe...?"

"Eh...? Asal loe tau ya Yuuma gue gak takut... Gue.. Gue..."

"'Gue' apa To...? Kalau loe takut bilang aja..."

"GUE NGGAK TAKUT, GUE CUMA MALES SAMA BEGINIAN..!"

Iya... Gue nggak takut, cuma males... Gue nggak takut, gue cuma males...

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

( 10 menit sebelum waktu habis... )

Kresek.. Kresek..

"Eh ? Apa itu...? Kaito ke markas, Kaito ke markas memanggil..."

"Nani Kaito...?"

"Gue baru aja mendengar kayak ada yang bergerak disemak – semak.. Uumm, dari arah kiri gue.. Loe lihat sesuatu..?"

"Enggak... Kosong kok... Pokoknya waspada aja To..."

"Wakatta..."

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

( 3 menit sebelum waktu habis... )

GUSRAK !

"Halo...? Ada orang disana...? Yuuma, Gakupo... Beneran nggak ada apa – apa...?"

"Nggak ada To... Okeh kalau loe mau balik, tunggu disitu... Gue sama Yuuma akan ngejemput loe..."

"Arigatou-ne..."

. . . .

"To...? To...? Loe dimana To...?"

"Shion.. Shion ! Jangan main – main...! Gue gibeng loe Shion...!"

. . . .

"Kaito... Where are you..?"

"sini... disini..."

"Ma, itu suara Kaito..."

"Arah kiri...?"

. . . .

GUSRAK GUSRAK GUSRAK

"KAITO..!"

"Yokatta~!"

"Loe ngapain disini...? Dibawah nih pohon gede...?" tanya Gakupo.

"Nggak tau..."

"Ih To... Jangan bercanda... Loe kok bisa disini...? Jauh loh dari sini sama tempat kamera dipasang..." jawab Yuuma.

"Gue nggak tau... Yang gue inget cuma ada yang manggil nama gue..."

"Heh...? Jangan bercanda dah..."

"Serius...! Tadi kalau nggak salah namanya Ryuto Gachapoid... Unyu – unyu anaknya..."

"Ryuto...?" tanya Gakupo.

"Yap~! Tadi dia minta gue untuk main sama dia... Dia sendirian jadi dia mau ada yang main sama dia... Eh terus dia ngilang... Pas aja kalian dateng, dia hilang..."

"To.. Ada kemungkinan itu... hantu.. loh... To.. Kok.. loe nggak.. takut...?" tanya Gakupo.

"Gue tau kok... Dia itu baik.. Dia itu ternyata yang senyum dipohon itu kemarin pagi..."

"Terus loe nggak takut To..?"

"Biasa aja... Jangan – jangan loe takut ya Ma... ? Yuuma penakut~.., Yuuma penakut~..."

"Idih.. Ge-Er.. Dasar pemfitnah..!"

. . . .

"Aaaahh kembali ke tenda... Nyaman..."

"Kayak anak kecil aja loe To... Pake 'nyaman' segala..."

"Eh gini – gini gue tuh masih harus banyak tidur... Masa pertumbuhan brooo..."

"Sumpah gaje loe To..."

. . . .

"Po.. Sejak balik kok murung terus...? Ada apa...?" tanya gue.

"Kaito... Kau bilang Ryuto...? Ryuto Gachapoid...?"

"Yes.. Why..?"

"Ryuto wa... Adik nenekku yang meninggal saat masih kecil..."

.

. .

"NANI...?!" ( Teriakan duet hancur ala Kaito dan Yuuma )


To Be Continued...

Author masih kurang sarap.. Gomen jika ceritanya kurang lucu...

But Thank's for reading again~!

Balasan Review :

Sp-Cs : Nanti kalau Maho King, Author dikira terlalu sadis... #nih-author-emang-udah-sadis. Ano, kalau sama Miku belum kepikiran.. Tunggu saja tanggal mainnya.. #teplaakkk.

Zeita Hikari : Ano.. Miku untuk sementara 'istirahat' dulu.. Gomen.. ( _ _ ). Author juga bersuka cita menjadikan Kaito Maho Prince... #prok-prok-prok. ( Kaito : Hiks, dasar Author tipe 'S'..! )

Rucchan : Nyaawaangg~! Arigatou-ne... Semoga doa mu keterima~!

Hikari Kashiwazaki : Gomenasai... Pikiran Author terlalu cethek.. Author soalnya masih lumayan buntu ide... Arigatou karena Anata membaca FanFic ku... ^V^.


( Ahem, bagi readers yang ingin memberikan masukan, Watashi sangat menghargainya... Dikarenakan Author belakangan ini buntu ide tingkat tinggi, I need your help~!

Mohon dibantu dan segala masukan akan sangat kuhargai...{ Note : Jika bisa lewat PM Author saja... ^_^ }

Arigatou and Jaa-nee~! )