Sebuah Remake dari novel karya Shanti Agatha dengan judul From The Darkest Side

.

Disclaimer

Ide cerita dan sebagian besar cerita diambil dari novel aslinya dengan penambahan dan pengurangan seperlunya.

.

Title :

From The Darkest Side

Cast :

Cho Kyuhyun as Namja

Lee Sungmin as Yeoja

Marcus Cho as Namja

And other cast

Warning :

GS, Typos, de el el

.

.

Chapter 14

"Apakah Marcus juga yang membunuh ibuku?"

Yesung menganggukkan kepalanya." Nona Soonkyu berada di tempat yang salah dan waktu yang salah. Tuan Marcus mengejarnya hanya untuk memasukkanmu ke rumah ini, kemuan nona Soonkyu menemukan album foto anda tanpa sengaja, dan membuat tuan Marcus marah…" yesung menatap Sungmin yang berurai air mata dengan sedih. "Tuan Marcus mendorong nona Soonkyu dari tangga."

Pemandangan mengerikan itu berkelebat di benak Sungmin. Ibunya yang sudah menjadi mayat, terbaring dengan posisi aneh bersimbah darah di bawah tangga. Ekspresinya ketakutan… marcus benar-benar kejam dan menakutkan. Tiba – tiba Sungmin menyadari dirinya terjebak dirumah ini bersama Marcus.

"Kenapa Kyuhyun mengurung diri di ruang kerjanya?" sungmin menyadari firasat buruk.

Yesung menghela napas panjang." Karena tuan Marcus semakin kuat dari hari kehari… dia… dia bisa saja bangkit dan mendesak tuan Kyuhyun.. tuan Kyuhyun meminta saya mempersiapkan kalau ini semua terjadi."

Sungmin gemetar. Dia takut, dia telah mendengar kisah kekejaman Marcus. Dan sekarang dia hanya bergantung pada kekuatan Kyuhyun. Bagaimana kalau Kyuhyun kalah dan Marcus menguasainya?

"Saya merencanakan pelarian anda. Seharusnya tidak secepat ini. Tetapi sepertinya kita harus bertindak cepat. Malam ini anda harus bersiap-siap." Yesung bergumam dengan gelisah. Sungmin menyadari Yesung gemetar. Lelaki itu ketakutan. Sama seperti dirinya. Takut kepada Marcus yang mengerikan.

.

.

"Anda harus bersikap biasa saja supaya lolos malam ini. Tuan Marcus bisa saja sudah menguasai tubuh tuan Kyuhyun, dan dia berpura-pura. Dia sangat ahli kalau berpura-pura… sama seperti yang dilakukannya dulu kepaada keluarga angkatnya. Anda harus sangat waspada dan bersandiwara. Jangan sampai tuan Marcus tahu kalau anda sudah tahu semuanya. Rencana kita bisa gagal."

Jangtung Sungmin berdebar liar. Melarikan diri? Rasanya begitu menakutkan melarikan diri dari sosok menakutkan seperti Marcus. Sungmin ketakutan. "Aku akan berusaha paman." Sungmin berusaha tenang. "Terima kasih karena sudah melakukan ini semua untukku, aku tahu kau bertaruh nyawa disini."

Yesung tersenyum lembut. Sebuah ekspresi yang akhirnya ditunjukkannya setelah sekian lama memasang wajah datar. "Anda tahu, saya menyesal karena anda harus kehilangan seluruh anggota keluarga anda. Dan saya sangat setia kepada tuan Kyuhyun… beliau... beliau sungguh-sungguh mencintai anda. Tuan Kyuhyun yang merencanakan ini semua untuk menyelamatkan anda, kalau beliau sudah tidak mampu menahan Marcus lagi."

Perkataan Yesung terasa menusuk hatinya, membuatnya terasa nyeri. Kyuhyun mencintainya, dan dia juga mencintai Kyuhyun. Semula hanya sesederhana itu, tetapi ternyata tidak. Kyuhyun… dia satu dengan Marcus… dan merekalah yang bertanggung jawab atas kematian seluruh anggota keluarganya. Bagaimana mungkin Sungmin bisa tetap mencintai Kyuhyun setelah ini? Tetapi Sungmin memang mencantai Kyuhyun, jauh di dalam hatinya Sungmin menyadari jika Kyuhyun telah mencuri seluruh hatinya, dengan segala kelembutannya, sikap tegasnya, kasih sayangnya. Sungmin mencintai Kyuhyun, meskipun waktu itu dia tidak tahu bahwa Kyuhyun mempunyai alter ego bernama Marcus yang begitu kejam…

.

.

Begitu Sungmin pergi, Yesung langsung menelpon Jungmo, dia sudah menyimpan nomor itu dari hasil penyelidikannya.

"Annyeonghaseyo"

"Ini Yesung."

"Well Yesung-sshi, uang di dalam amplop itu banyak sekali."

"Anda akan membutuhkannya nanti. Malam ini saya membutuhkan anda untuk bersembunyi di dekat pagar rumah tuan Kyuhyun. Saya akan menyelundupkan nona Sungmin keluar malam ini."

"Mala mini?" jungmo merenung, tidak menyangka mereka akan menjalankan rencana ini secepat itu. dia belum menyiapkan segalanya. Tetapi mungkin dia bisa membawa Sungmin ke apartemennya dulu atau di hotel dan menyamarkannya.

"Keadaan menjadi gawat." Yesung berbicara pelan dan waspada dengan keadaan sekelilingnya. "Saya harap anda siap di posisi. Tepat jam dua belas malam."

"Oke. Aku akan siap."

.

.

"Sungmin kau ada dimana?" kyuhyun mencari-cari Sungmin. Untunglah Sungmin sudah naik keatas dan masuk ke kamarnya. Dengan gugup dia menghela napas panjang, lalu membuka pintu kamarnya.

Kyuhyun tampak sangat tampan berdiri di sana. Dengan sweater warna abu-abu dan celana hitam. Lelaki itu sepertinya habis mandi karena rambutnya basah.

Kyuhyun tersenyum lembut ketika menyadari bahwa Sungmin sedang mengamati rambutnya yang basah. "Aku berenang tadi." Gumamnya pelan, "Sebenarnya ingin mengajakmu, tetapi kau sepertinya ada di kamar sedang beristirahat. Aku tak mau mengganggumu."

Ini Kyuhyun atau Marcus yang sedang berpura-pura? Sungmin mengernyit. Bagaimana pun, sebelum dia bisa menentukan kepribadian siapa yang sedang menguasai tubuh Kyuhyun, Sungmin harus berhati-hati.

"Kenapa kau mengernyitkan keningmu?" Kyuhyun menyentuh lembut dahi Sungmin dan mengelusnya. "Kau sakit?"

Kesempatan. Sungmin langsung menyambarnya. "iya.. aku pusing, aku mendapatkan haidku siang ini. Kalau hari pertama rasanya sedikit tidak nyaman." Sungmin berdoa dalam hati semoga kebohongannya tidak terbaca. Dia tidak pandai berbohong dan dia tidak sedang mendapatkan haidnya. Tetapi dengan berpura-pura sedang haid, setidaknya dia bisa mengamankan dirinya kalau-kalau Kyuhyun mengajaknya bercinta malam ini. Selain itu, malam ini dia harus berada di kamarnya sendiri. Karena Yesung telah merencanakan pelariannya malam ini.

"Kau sedang berhalangan?" kyuhyun tampak terkejut, dia lalu menatap Sungmin penuh arti. "jadi sepertinya malam ini kita tidak bisa bermesraan."

Sungmin menganggukkan kepalanya, menatap Kyuhyun menyesal, "maafkan aku Kyuhyun."

"Hey, jangan minta maaf. Tidak apa-apa. Seks bukan hal utama untukku." Kyuhyun meraih Sungmin kedalam pelukannya. "Aku senang bersamamu, mala mini kita bisa berpelukan, hanya berpelukan saja di kamarku."

Tidak, mereka tidak boleh berpelukan di kamar kyuhyun."Aku… mungkin aku lebih baik malam ini tidur sendiri di kamarku. Kyuhyun, kau tahu… perempuan biasanya merasa tidak nyaman ketika mengalami haid hari pertamanya.."

Kyuhyun mengernyitkan dahinya, menatap Sungmin dalam-dalam, lalu tatapannya berubah lembut dan penuh pengertian. Lelaki itu masih memeluk Sungmin erat lalu mengecup pucuk hidungnya dengan saying.

"Tentu saja saying, aku mengerti. Aku akan menunggumu dengan frustasi." Kyuhyun terkekeh mentertawakan dirinya sendiri.

Sungmin menenggelamkan wajahnya di pelukan Kyuhyun. Oh, astaga. Lelaki ini terasa sama… terasa sangat Kyuhyun, aromanya, tatapan lembutnya, kasih sayangnya. Mungkinkah dia bukan Kyuhyun?

Sejenak Sungmin terlena. Tetapi kemudian dia ingat pesan Yesung. Mereka tidak tahu siapa sekarang yang berdiri di depan Sungmin. Kalau memang ini benar-benar Kyuhyun, dia akan dengan rela melepaskan Sungmin untuk pergi. Dan kalau ini Marcus, lelaki ini akan mengamuk kalau tahu Sungmin sudah pergi, setidaknya Sungmin sudah menyelamatkan dirinya.

"Kita akan makan malam di luar." Kyuhyun tersenyum, menyampaikan kabar itu dengan gembira. Sungmin mengangkat kepalanya, tiba-tiba merasa senang. Sudah lama sekali dia tidak keluar dari rumah Kyuhyun, meskipun segala kebutuhannya tercukupi dan hiburan yang di sediakan untuknya lebih dari cukup, pergi keluar terasa sangat menyenangkan.

"Benarkah? Kemana?"

"Ke restoran favorit ku. Disana sangat private sehingga kita tidak perlu mencemaskan wartawan. Para pengawalku akan menjaga kita dengan sangat ketat."

Itu berarti Sungmin juga di jaga supaya tidak bisa melarikan diri. Sebenarnya kesempatannya untuk bisa keluar mala mini sudah tidak penting lagi, karena dia tahu mala mini dia akan menghirup kebebasannya. Tetapi dia harus tampak bahagia, kalau tidak Kyuhyun akan curiga. Jadi dipeluknya Kyuhyun, berakting seolah bahagia.

TBC

Segitu dulu ya…

Saya harus bersiap…Akhirnya setelah setahun banting tulang, meres keringet *okay lebai* cuti panjang saya di acc *octopus dance* It's good to be back, to break from a while from the big city. Absence from works and meetings.

Saya akan melewatkan natal, tahun baru dan hari ulang tahun saya di tengah orang-orang yang saya cintai dan mencintai saya… semoga kalian juga menghabiskan libur panjang ini dengan bahagia disekeliling orang yang kalian cintai.

Sampai jumpa tahun depan. Dan sampai jumpai di konser kry tanggal 2 besok!

Pay… pay

Kim Ah Reum