SO DIFFERENT

CAST :

Kim Taehyung
Jeon Jungkook
Jeon Jungmin
Park Jimin
And other cast

GS
RATE M
CHAPTERED

-V-

Hari ini Mark pergi mengunjungi apartement Jungmin. Dia mengetuk pintu dan tak lama kemudian Jungmin membuka pintu dan menyuruh Mark masuk selagi dia mengambil minuman. Bisa dilihat penampilan berantakan Jungmin pagi ini.

"Kau belum mandi?" tanya Mark. Jungmin hanya mengangguk sambil meletakan coklat panas di meja. Melihat respond Jungmin seperti itu, Mark membuang nafas kasar.

"Kau kenapa? Marah padaku? Apa karena aku membatalkan janji untuk mengantarmu kemarin?" kata Mark sambil merangkul Jungmin yang duduk disebelahnya.
"Pikir saja sendiri." Jawab Jungmin acuh, dia menyalakan televisi dan mulai menonton acara berita.

Mark mencium pipi kiri Jungmin "Maafkan aku. Aku harus pergi mengurus sesuatu."
Jungmin berdecak pelan "Mengurus sesuatu eoh? Aku melihatmu bersama Clara si primadona kampus itu masuk ketoko perhiasaan. Kau berencana menikah ya?!"

Mark menghela nafas "Kau sudah tau? Iya, aku akan menikah."
Jungmin menatap Mark dengan mata berlinang "Kalau aku sudah tahu kenapa? Kalau begitu, selamat menempuh hidup baru untuk kalian!" air mata keluar begitu saja dari mata indah Jungmin.

Mark yang melihat itu pun panik dan memeluk Jungmin "Tadinya ini kejutan, tapi kau sudah tau. Jadi, daripada kau semakin salah paham, aku akan memberitahumu sekarang."
Mark melepaskan pelukannya dan menatap Jungmin yang terisak pelang. Lelaki blasteran itu merogoh saku celananya dan mengambil sesuatu.

Menunjukkannya pada Jungmin dan membukanya perlahan, Jungmin kaget "I-ini?"
Mark tersenyum "Aku akan menikah, tapi bukan Clara. Itu kau."
Jungmin masih terkejut akan pengakuan Mark,

"Jadi Jeon Jungmin. Aku tau kita belum lama kenal tapi aku yakin kau adalah satu-satunya untukku. Aku tau aku selalu menyebalkan, tapi aku yang paling mencintaimu. Would you be the one and only in my life? Be my wife and mother for my children?"

Jungmin menangis. Dia fikir Mark berselingkuh tapi ternyata tidak. Dia memutuskan tidak akan pernah meragukan Mark lagi.
Jungmin mengangguk sambil memeluk erat Mark "Hiks..I W-would."
Mark merasa lega dan membawa Jungmin dalam ciuman panjang yang hanya ada cinta di dalam setiap pagutannya.

-V-

Jimin akan pergi bekerja pagi ini sebelum dia kaget karena Yoongi segera berlari ke kamar mandi dan muntah. Sebagai suami yang baik, dia membantu Yoongi tetapi di tolak oleh istrinya itu,

"Jangan mendekat! Aku benar-benar mual mencium wangi parfummu itu Jim."
Jimin mengangkat sebelah alisnya dan menciumi dirinya sendiri "Hey sayang, aku tidak mengganti parfumku."

Yoongi menutup hidungnya kemudian menggeleng "Entahlah. Cepatlah pergi bekerja."
Jimin menggeleng "Tidak, Tidak. Ini aneh. Tunggu aku di basement, aku akan berganti baju lalu kita pergi kerumah sakit."

Yoongi ingin menolak tetapi suaminya itu sudah melesat pergi kekamar untuk berganti baju. Jimin memang selalu sigap dan itu membuat Yoongi makin mencintai Jimin.

Sesampainya dirumah sakit, dokter umum di rumah sakit itu mengantar mereka keruangan dokter kandungan untuk memastikan jika dugaan dokter itu benar. Setelah diperiksa, ternyata Yoongi positif hamil. Itu membuat Jimin senang setengah mati dan tak berhenti mengelus perut Yoongi yang masih datar karena baru manginjak 6 minggu usia kehamilan.

Setelah mendapat wejangan dari dokter tersebut, mereka memutuskan untuk pulang sebelum mereka bertemu dengan seseorang yang tak mereka duga.

"Hai Jim, Noona. Kenapa ada disini? Siapa yang sakit?" orang yang tak terduga itu , Taehyung yang sedang berjalan di lorong rumah sakit, menyapa mereka berdua tanpa rasa bersalah.

Melihat itu Jimin segera menjitak kepala Taehyung "Yak! Seharusnya kami yang bertanya. Kenapa kau disini? Lagi-lagi kau tak memberitahu kedatanganmu pada kami, dan sekarang apa? Kau malah sudah menjadi dokter disini. Menyebalkan."

Taehyung meringis "Maaf Jim. Aku tidak sempat, kau tahu? Lagipula sekarang kita sudah bertemu. Jadi jangan dipermasalahkan lagi." Jimin berdecak "Jika ini bukan rumah sakit aku dengan senang hati akan membunuhmu." Yoongi hanya terkekeh melihat suaminya yang sedang kesal.

Taehyung hanya mengangguk "Ya, sayang sekali kita berada di rumah sakit sekarang." Jimin meloto "Apa kat-.."

"Jim, sudahlah. Dan Taehyung, berhenti membuat Jimin kesal." Perkataan Jimin langsung dipotong oleh Yoongi. Taehyung tertawa kecil "Jadi? Kenapa kalian disini? Sedang menjenguk teman kah?"

Mendengar itu Jimin langsung tersenyum lebar "Kau tahu Tae? Yoongi Noona sedang hamil sekarang." Yoongi mengangguk menyetujui ucapan Jimin.

Taehyung tersenyum lebat "Wah! Selamat Jim, Noona. Aku turut bahagia. Mungkin kita bisa menikahkan anak kita nanti." Jimin mendengus "Aku tidak mau berbesan denganmu!"
Taehyung menyeringai kecil.

"Sudahlah. Kami mau pulang dulu Tae, Yoongi Noona butuh banyak istirahat. Sampai jumpa." Jimin menggandeng Yoongi keluar dari rumah sakit. Taehyung hanya tersenyum melihat mereka.

-V-

KRIINGG KRIINGG

"Nyonya, ada telepon." Sang maid memberikan telepon rumah tersebut pada Kyungsoo yang sedang bersantai bersama Jongin yang sedang menyelesaikan beberapa perkerjaannya.

"Haloo?"

"Eomma! Aku senang sekaliiiiiiii..."

"Ada apa Minnie sayang? Ceritakan pada Eomma?" ucap Kyungsoo

"Eungggg... Mark melamarku Eomma!"

Mata Kyungsoo membulat mendengarnya "APAAAAA?!" Jongin kaget mendengar istrinya berteriak segera menoleh kearah sang istri yang masih sibuk bertelepon.

"Sungguh Eomma. Aku akan menelepon Eomma lagi. Aku sedang kencan sekarang kkk~ sampaikan salamku pada Appa dan keponakan kembarku. Bye bye Eomma.."

Kyungsoo segera memeluk Jongin ketika panggilan terputus "Jongin sayang, Mark melamar Jungmin, Kyaaaa! Aku mempunyai dua menantu yang tampan!"

Jongin tersenyum "Benarkah? Ah.. aku ikut senang melihat anak-anak gadisku sekarang sudah bahagia." Kyungsoo mengangguk "Aku akan memberitahu Jungkook. Dia pasti senang."

-V-

Hari ini hari pertama Taehyung bekerja di Seoul Hospital setelah beberapa minggu lalu dia mengambil tawaran pekerjaan di rumah sakit besar itu. Dia begitu bersemangat. Selain karena ini cita-citanya, dia juga tidak perlu berjauhan lagi dengan keluarga kecilnya.

Dia sangat senang, pagi tadi mereka sarapan bersama dengan canda tawa, istrinya yang cantik membantu dan menyiapkan segala kebutuhannya di hari pertama bekerja, mendapat kecupan dari sang istri sebelum berangkat dan dia yang mengantar kedua anaknya sambil bercanda riang di perjalanan sampai dia menginjakkan kaki ditempat yang dia impikan dari dulu untuk bekerja.

Yatuhan! Kurang apalagi hidupmu Kim Taehyung?

Setelah dia berkenalan dengan para dokter maupun perawat yang ada disana, dia memutuskan untuk pergi keruangan yang sudah disediakan untuknya. Setelah itu saat dia sedang berkeliling memeriksa pasien dia bertemu Jimin dan Yoongi yang ternyata habis memeriksa keadaan Yoongi dan ternyata saat ini sedang hamil.

Taehyung bekerja sangat giat di hari pertamanya. Dia bekerja dengan giat bukan hanya karena ini impiannya, karena suatu saat nanti ia ingin seluruh keluarganya bangga karena memilikinya yang adalah seorang dokter tampan yang sukses.

Sore menjelang malam, Taehyung cepat-cepat pulang kerumah karena tidak sabar melihat keluarga kecilnya.

Sesampainya di apartement, dia melihat anak-anaknya yang pintar sedang mengerjakan pekerjaan rumah mereka diruang tamu. Taehyung tersenyum melihatnya.

"Daddy pulang."

Seketika Baekhyun dan Sehun menoleh kearahnya dan berteriak "DADDY!"
Mereka menghampiri Taehyung dan Taehyung langsung memeluk kedua anaknya.
Jungkook yang sedari tadi berada di dapur kaget mendengar teriakan anak-anaknya dan segera menuju ruang tamu. Dia tersenyum melihat suami dan ank nya sedang berpelukan.

Jungkook berdehem "Baiklah Dokter Kim. Segera lepaskan pelukanmu dan pergi mandi. Anak-anak, cepat bereskan tugas kalian."
Seketika Baekhyun dan Sehun melepas pelukan mereka dan berlari sambil berkata "DADDY BAU!"

Taehyung memasang wajah merajuk sambil pergi kekamar mandi. Saat melewati Jungkook, istrinya memberi kecupan di bibirnya "Jangan terlalu lama. Makan malam sudah siap." Taehyung hanya mengangguk.

Tak butuh lama membersihkan diri, Taehyung sudah di meja makan bersama istri dan anak-anaknya. Mereka makan malam sambil bercanda dan bercerita tentang apa saja yang mereka lakukan hari ini.

Setelah itu Jungkook menidurkan anak-anak mereka. Dengan sabar, Jungkook bernyanyi dan membacakan dongeng untuk si kembar, melihat itu, Taehyung yang berdiri di ambang pintu tersenyum melihat keluarga kecilnya yang harmonis. Taehyung menunggu hingga Jungkook menidurkan kedua balita itu dan mengajaknya ke balkon yang ada di kamar mereka.

Angin malam berhembus kencang. Taehyung memeluk Jungkook dari belakang. Jungkook terseyum karena dia merasakan kehangatan. Taehyung menaruh wajahnya di ceruk leher Jungkook, sesekali membuat kissmark di leher mulus itu.

"Eunghh.. Taehh.." Jungkook mendesah lirih ketika Taehyung meremas kedua payudaranya dan bibirnya masih membuat kissmark, kali ini di bahu kanannya. Taehyung menjauhkan wajahnya dari bahu Jungkook lalu menatap Jungkook dari samping dengan kedua tangan yang masih meremas kedua dada istrinya.

"Kau tau sayang? Tadi aku bertemu Yoongi Noona dan Jimin, dan sekarang Yoongi Noona sedang hamil. Mereka pasti bahagia." Kata Taehyung yang sedang memilin puting Jungkook.

"Sshhh.. Ben-narkah? Akhh.." Jungkook tidak sanggup menahan rasa nikmat di dadanya, Taehyung mengangguk.

"Emmhhh.. henti-kannnhhh dulu... ashhhh.." Taehyung menghentikan aktivitasnya dan kembali memeluk Jungkook. Jungkook masih mengatur nafas "Ta-tadi juga Eomma.. menele-pon hhh.. hhh.. Mark melamar Jungmin hari ini." Kata Jungkook dengan nafas yang sedikit tersenggal.

Mendengar itu Taehyung pun terkekeh "Akhirnya pasangan itu menikah juga." Jungkook hanya mengangguk.

Taehyung berbisik pelan "Aku senang, semuanya berakhir bahagia. Aku mencintaimu Kim Jungkook. Teruslah bersamaku karena aku tidak akan membiarkanmu pergi dari sisiku."
Jungkook tersenyum dan balas berbisik "Ya aku juga senang, semua mendapatkan kebahagiaan masing-masing. Aku juga mencintaimu. Baiklah kalau kau memaksa, aku tidak akan pergi dari sisimu."

Taehyung mengelus perut Jungkook yang tertutupi gaun tidur "Kau tahu? Kurasa aku ingin satu jagoan dan satu princess lagi di tengah-tengah kita." Kata Taehyung sambil menjilat telinga Jungkook.

Jungkook hanya tersenyum malu-malu sambil menarik sang suami masuk ke dalam kamar mereka.

-V-

Kupikir semua penantian ini akan sia-sia. Aku hampir saja putus asa sebelum kau datang padaku dan meyakinkanku kalau kau benar—benar tidak akan pernah pergi dariku. Aku sangat senang melihatmu begitu nyata dihadapanku dan juga memberikan suatu kebahagian yang nyata padaku. Aku akan selalu mencintaimu KimTaehyung. Selalu.

-Kim Jungkook-

Kupikir semua usaha ku akan sia-sia nantinya saat berfikir kau tidak akan mungkin mau menungguku. Tapi semua terbayar ketika melihat wajah dan senyummu hanya tertuju padaku, hanya untukku. Terimakasih sudah mau menghabiskan waktu berhargamu dengan terus menungguku kembali untuk memberikan kebahagiaan padamu. Aku mencintaimu Kim Jungkook. Sangat.

-Kim Taehyung-

END

YUHUUUU... udh end. Gmna perasaan kalian? Puas gak? Maaf kalo gapuas, aku juga ngerasa ini agak gantung #plakkkk
tapi aku udah berusaha sekuat tenaga. Maaf jika ending mengecewakan.
BIG THANKS untuk para reader yang udah ngikutin ff ini dari awal. Yg foll,fav, dan riview juga buat siders uhhhh aku sayang kalian banget:'D

Oh yaaa! Aku sempet liat riview, katanya kenapa nama anaknya Baekhyun lagi? Kan Baekkie itu eomma tae?

Jadi gini... Aku sebenernya bingung mau anaknya mereka itu siapa, tadinya nama anaknya mau ngayal sendiri aja, tapi takutnya kalian susah bayanginnya. Jadi aku milih Baek aja karena dia mirip tae kan? Tapi kalian juga gausah bingung karna Baek nya 2, karna kalo kalian liat lg, Baek eommanya Tae udh gapernah muncul lagi kan? Jdi di chap-chap mau akhir, Baek yang aku maksud bukan eommanya Tae lagi, tapi anaknya Tae.^^

Sampai jumpa di cerita selanjutnya...

SEE U NEXT TIME.