THE BEST TEAM
Naruto by Masashi Kishimoto
The Best Team by Doni Ren
Warning : Gaje, Typo terutama, abal abal, ide pasaran, alur dipertanyakan dan OC..
Saya berusaha membuat karakter IC tapi apakah berhasil ? entahlah..
Genre : Adventure, Friendship, Mudah mudahan Romance nya dapat dan berusaha menyelipkan Humor (yang garing)
Pairing : NaruHina, SasuSaku dan yang lain mungkin menyusul..
.
.
.
Enjoy it !
Sebelumnya di The Best Team :
Sebuah ramalan dari tetua katak menghampiri Jiraiya dan semakin membulatkan keputusan takdir yang akan menyapa ketiga bocah dengan perasaan berbeda. Kebencian, dendam dan rasa sakit..pertarungan dengan syarat membunuh menunggu di masa depan. Sementara tim 7 memulai debutnya, Midoru Shizukesa sudah memulai mencoba latihan dari sang Sannin legenda ! The Best Team memasuki awal arc Misi seorang Genin !
Chapter 14 : Zabuza and Haku
"PERJALANAN YANG ENAK KETIKA HABIS MAKAN RAMEN ! MENYENANGKAN DITATAP CEWEK ! PERJALANAN YANG MENYENANGKAN KETIKA MELIHAT WAJAH SASUKE JADI CENGO ! PERJALANAN MENYENANGKAN JIKA DAPAT MELIHAT WAJAH ASLI KAKASHI-SENSEI !"
Semuanya (kecuali Naruto, karena dia yang bernyanyi) menghela napasnya. Sakura bahkan menggelemetukkan giginya untuk menahan kekesalannya serta menahan dirinya untuk tidak menghajar bocah Uzumaki itu.
Sasuke pun berjalan mendekati Kakashi yang sedang asyik membaca buku biadabnya..
"Hn..sensei ?"
Kakashi menoleh ke arah bocah Uchiha tersebut. Dia menatap wajah Sasuke yang sedang memasang mimik serius.
"Hm ? ada apa, Sasuke ?"
"Kenapa waktu itu kau membiarkan kami..bukan. Kenapa kau membantu kami mencuri gulungan ninja di gudang tempat penyimpanannya ?!"
Kakasshi kembali menatap bukunya "Bukan mencuri. Hanya meminjam. Kalian mengembalikannya pada hari keempat kan ?"
Sasuke terdiam sejenak "Hn..kau benar ? tapi ada alasan yang lebih bagus kenapa ka-"
"Kenapa aku mengizinkan kalian mengambil gulungan itu ?" potong Kakashi, dia kembali menoleh ke arah Sasuke "..Karena aku yakin kalian berdua kuat !"
Sasuke sedikit terkejut mendengar kat kata Kakashi.
"..Meskipun kekuatan itu berasal dari kebencian.."
! Sasuke benar benar terkejut dengan apa yang dikatakan Jounin bermasker itu. Dia menelan ludahnya sejenak.
"..Tapi aku harap kalian menjadi kuat bukan karena kekotoran hati tersebut..tetapi dari tekad kalian.."
Sasuke menatap ke bawah..menatap debu debu tanah yang berterbangan. Sementara di telinganya terdengar nyanyian cempreng Naruto dan omelan Sakura yang selalu diakhiri dengan suara "CHAAAAA !" dan akhirnya suara mengaduh Naruto..tawa Izuna dan kicauan burung.
'Itachi..apa salah aku membencimu ?!' batin Sasuke 'APA SALAH AKU MEMBENCI ORANG YANG TELAH MEMBUNUH KELUARGAKU ?!'
'APA SALAH AKU MEMBENCI ORANG YANG MENYURUH AKU MEMBENCINYA ?!' Sasuke menahan napasnya, hampir meledak kalau tidak sebuah suara mengarah ke arah mereka..
"ADA MUSUH !" kata Sasuke memberi komando.
TRINGG ! Kakashi menahan sebuah pisau kecil dengan santai. Sakura mengambil pisau kecil tersebut, di lubang ganggangnya terikat sebuah kertas..
"Apakah mereka pergi ?" tanya Sasuke kepada Kakashi. Kakashi mengangguk..
"JIKA KALIAN BERANI MENGAWAL PAK TUA SIALAN ITU WAHAI NINJA NINJA KONOHA..SIAPKAN KUBURAN KALIAN DI DESA PAK TUA ITU !" Sakura kemudian menatap khawatir ke arah Kakashi. Kakashi mengambil kertas itu dan meremasnya.
"Ternyata ada yang selalu mengawasimu, Tazuna-san.." kata Kakashi "..Dan orang ini sepertinya memberi peringatan !" Kakashi menghempaskan remasan kertas itu di tanah "..Tapi kita abaikan.."
Tim 7 dan Tazuna menaiki sebuah perahu untuk sampai di desa kabut..hari itu matahari sudah mengatakan kalau hari menjadi sore. Beberapa burung berkicau dan terbang kembali ke sarangnya, menutup mata mengistirahatkan indera..
Tazuna yang duduk di depan sedang berbicara dengan orang yang mendayung perahu mereka tersebut. Sementara Naruto memakan ramen instannya dengan lahap. Sasuke menatap sunset matahari seperti kebiasaannya di Konoha. Sakura yang menatap wajah stoic sang Uchiha dengan wajah merahnya, seperti kebiasaanya di Konoha. Dan Kakashi yang sangat serius membaca isi dari Icha Icha Paradise.
"Celaka.." Tazuna pun bergerak menghampiri kumpulan tim 7. Semua perhatian mengarah kepada tukang kayu tersebut.
"Celaka kenapa, Tazuna-san ?" tanya Sakura.
"Para Gatou semakin menggila ! mereka tanpa belas kasihan mengambil hasil rakyat dengan mengatas namakan pajak kekuasaan mereka !" Sasuke yang mendengar itu hanya mendengus..
"Kenapa tidak ada yang berani menentangnya ?" tanya Sasuke.
Tazuna menelan ludahnya. Wajahnya bergetar karena ketakutan "Gatou menyewa monster dari Kirigakure untuk semakin merealisasikan kekuasaanya !"
"Siapa ?" tanya Kakashi. Matanya masih menatap Icha Icha Paradise..
"Momochi Zabuza.."
~TBT~
Di sebuah ruangan berpendar gelap yang hanya diterangi cahay lilin buram. Duduk seorang pria berwajah angkuh yang memakai kacamata berwarna hitam sambil membaca sebuah laporan dari anak buahnya.
"Tsk..lucu sekali. Si Tazuna keparat ini meminta perlindungan para ninja Konoha !" Tazuna menoleh ke arah dua orang yang berdiri di depannya..
"Kuharap pembayaranku tidak sia sia..Zabuza.." kata Gatou dengan nada sombong.
"Hm..kau tidak akan kecewa.." kata seorang pria dengan balutan perban di daerah mulut dan hidungnya, sang mosnter Kiri..Momochi Zabuza.
"Ayo Haku..kita rentangkan tangan dan beri ucapan selamat datang ke teman teman Konoha kita.." Zabuza dan seorang ninja bertopeng berjalan meninggalkan markas Gatou. Gatou menyeringai licik..
.
.
.
Tim 7 dan Tazuna kini harus menelan ludahnya..di dermaga sudah menunggu puluhan anggota Gatou sambil membawa senjata mereka..
"BUKANKAH SUDAH KAMI PERINGATKAN KEPADA KALIAN UNTUK TIDUR SIANG DI KONOHA SAJA HAH, PARA NINJA NINJA KONOHA ?!" teriak salah satu anggota Gatou.
"APAKAH KALIAN TIDAK BISA MEMBACA TULISAN KAMI ?!" ejek yang lainnya dan semuanya tertawa mengejek.
Naruto berbisik kepada Sasuke "Lelucon mereka di bawah standar, sangat tidak lucu.."
"Bukan itu yang penting Dobe.." Sasuke menoleh ke arah Kakashi. Kakashi menganggukkan kepalanya.
"Sakura ! kau jaga Tazuna-san dan orang yang mendayung kita ini ! Sasuke, Naruto.." Kakashi tersenyum di balik maskernya..
"Tunjukkan hasil dari perizinanku kepada kalian untuk mengambil gulungan itu !"
Sasuke dan Naruto tersenyum, lebih tepatnya Naruto yang menyeringai. Kakashi pun langsung melompat ke dermaga dan berdiri di hadapan puluhan Gatou tersebut. Diikuti Naruto dan Sasuke yang berada di kiri dan kanan Kakashi.
"Siapa duluan ?" tanya Kakashi. Sementara para Gatou sudah memutar senjatanya sambil tertawa terbahak bahak. Meremehkan..
"Yang tua duluan.." kata Sasuke
"Yang mesum duluan.." kata Naruto. Kakashi memutar bola matanya
"Maksud kalian sama.." SYAAAT ! Kakashi pun bergerak cepat ke arah para anggota Gatou. Serangan pertama Kakashi adalah tendangan dua kakinya secara lurus, membuat 4 kepala terpelanting ke belakang dan menumbuk tubuh teman mereka di belakang..
"Saatnya serius.." gumam Kakashi. 9 anggota Gatou menyerang Kakashi dari berbagai arah. Kakashi membentuk segel tangan dan memanggil kuchiyosenya, para anjing ninja !
"Halo.." kata pakkun-salah satu anjing kuchiyose Kakashi- dengan nada malasnya..
Sementara Naruto dan Sasuke sudah berputar putar di kumpulan para Gatou dengan taijutsu mereka..
DRAK ! kedua punggung mereka saling bertemu.
"GANTI !' teriak Sasuke. Naruto dan Sasuke berputar. Naruto menempati posisi Sasuke dan Sasuke sebaliknya. Dua bocah itu langsung menyerang para Gatou yang semakin menggila.
"Gadis manis..kau sendiri ya ?" seorang Gatou terjun dari dermaga dan berdiri di atas perahu Naruto cs..Sakura menghela napasnya.
"Ada tiga orang.." kata Sakura. Tangan kanannya sudah mempersiapkan kunai.
"Oh..kalau begitu serahkan tukang kayu itu maka kau dapat merasakan yang namanya menikah.." Gatou itu memutar sabitnya. Dia menjilat bibirnya "..Atau kunikahi kau di sini.."
SYAAAT ! Gatou itu maju menyerang Sakura. Dengan sekali tendangan, Sakura membuat Gatou itu tercebur ke sungai.
"Adaw..kejantananku.." kata anggota Gatou itu sebelum benar benar tenggelam..
Naruto kini mengeluarkan Kagebunshinnya dan membuat puluhan bunshin. Mata musuh langsung melotot tidak percaya..
"DIA BISA MEMBELAH DIRI !"
"DIA PUNYA BANYAK KEMBARAN !"
Naruto menyengir "SERAAAAANG !"
"HYAAAAH !" teriak bunshin bunshin Naruto bersemangat.
Sasuke membuat segel tangannya 'Saatnya mencoba pengendalian Hosenka no jutsu ku !' batin sang Uchiha..
"KATON : HOSENKA NO JUTSU !"
ROAAAR ! ROAAAR ! ROAAAR ! puluhan bola api kecil pun mengarah ke arah para anggota Gatou yang lagi lagi ternganga tidak percaya. Mereka pun langsung menghamburkan diri, berusaha menghindar dari bola api Sasuke..
'Akan kucoba !' Sasuke mencoba mengendalikan jutsunya tersebut. Beberapa bola api melesat seperti peluru rudal kendali dan menghantam para anggota Gatou bahkan yang berlari pontang panting ketakutan.
SYAAAT ! sebuah bola api itu mengarah ke salah satu bunshin Naruto yang sedang memukul perut salah satu anggota Gatou..POOF ! bunshin tadi menghilang..
"SASUKEEE~ ! KAU MEMANG SENGAJA MEMBUNUHKU YA ?!" teriak naruto di sisi kiri Sasuke, agak jauh. Uzumaki itu marah marah dan lompat lompat tidak jelas.
"Maaf !" kata Sasuke enteng.
"MAAF ?! COBA YANG TADI AKU YANG ASLI, MASIH SEMPATKAH MAAFMU ITU ?!" teriak Naruto kesal.
"Aku minta maaf di depan nisanmu.." Sasuke menggerakkan segel tangannya "KATON : GOUKAKYUU NO JUTSU !"
BROAAAR ! Sasuke pun menembakkan sebuah bola api besar ke arah sisa sisa anggota Gatou tadi. Para penjahat pembawa senjata itu lari tunggang langgang dan sia sia..kecepatan mereka kalah dengan kecepatan bola api Sasuke. Tubuh mereka pun menjadi lalapan apinya sang Uchiha.
Sementara di bagian Kakashi sudah selesai dengan para anjingnya yang duduk di atas tubuh musuh yang sudah kalah. Kakashi membentuk segel tangan dan para kuchiyosenya menghilang..
"Kerja bagus, Naruto..Sasuke.." kata Kakashi. Naruto menyunggingkan cengiran lebarnya, sementara Sasuke memasang senyum tipis menawannya.
"Baiklah Sakura..kita bawa Tazuna-san ke rumahnya dan misi ini selesai.." kata Kakashi. Naruto memegang tangan Kakashi.
"Sensei ?"
Kakashi menoleh ke arah Naruto "Hm ? ada apa Naruto ?"
"Kita tidak mengusir secara tuntas para Gatou ini..bagaimana dengan ketuanya ? bagaimana dengan penduduk desa dan pajak bodohnya itu ?" Naruto melepaskan genggamannya di tangan Kakashi.
"Bagaimana dengan Momochi Zabuza, sang monster Kirigakure.." kata Sasuke dengan wajah datar. Kakashi menatap dua wajah bocah tersebut. Serius dan tajam..
"Hah.." Kakashi menghela napasnya "..Sudahlah..akan kupikirkan. Yang penting malam ini kita menginap.."
Naruto dan Sasuke menganggukkan kepalanya mengerti..
.
.
.
Zabuza menendang salah satu tubuh anggota Gatou yang terbujur kaku di dermaga. Tubuh orang itu berguling sehingga dalam posisi terlentang.
"Dasar lemah.." gumam Zabuza "..Atau ninja ninja Konoha itu yang hebat.."
Zabuza mengayunkan pedangnya ke arah leher orang itu dan darah pun memandikan pedang penebas Zabuza.
"Ayo Haku..kita akan memainkan pergelaran utama.." Zabuza pun menghilang bersama seorang ninja bertopeng di sampingnya..
TBC
Author Note :
Konfrontasi awal sudah dimulai. Di sini saya menamakan anak buah Gatou dengan namanya sendiri. Contoh seperti ini, "Anggota Gatou, Para Gatou, Gatou". Saya mencoba varian sedikit pertarungan ke depannya, dengan berbagai intrik yang agak berbeda. Bisa dikatakan semi-Canon..
Lalu, untuk menjawab para reviewer..saya terkejut dengan respon para Readers dengan OC saya serta rival duo Uzumaki-Uchiha. Hahaha, saya harus mengelus kepala Shizukesa karena rata rata para Readers tidak setuju dengan kemampuan dia bisa menguasai Rasengan. Untuk Shizukesa memang dia sudah memiliki kekuatan khusus karena dia dari klan Midoru. Untuk Rasengan sepertinya akan Jiraiya ajarkan, seperti kata kata Ero-Sennin di chap lalu, setelah dia menunjukkannya tidak mungkin dia mengabaikannya kepada Shizu. Untuk rizkiirawan, saya juga mengerti jika kita membenci salah seorang tokoh dalam cerita. Misalnya dalam cerita novel Harry Potter saya membenci Draco Malfoy ataupun dalam cerita Naruto saya membenci Yakushi Kabuto. Itu wajar. Dan untuk pertanyaan anda, saya belum bisa jawab dan mudah mudahan iya..
Kun-cici nru, tampaknya masih panjang..dan untuki fic MSB saya harus menunggu sepupu saya, Icha Ren yang mengupdatenya. Saya sendiri tidak tahu, apa dia sudah menyiapkan dokumennya.
Untuk uchiha. izami, ramalan tetua katak bukan sepenuhnya ramalan kepada Jiraiya muda di chap lalu. Nagato (Pain) akan terungkap ke depannya, mungkin di sekuel kedua atau ketiga.
Untuk endingnya sudah saya siapkan. Tapi pastinya duo Uzumaki-Uchiha akan mengadakan kontak 'panas' dengan Midoru Shizukesa.
Naruto dan Sasuke memang akan jadi nukenin. Di first tetralogi ini masih menceritakan duo Uzumaki-Uchiha ini menjadi ninja Konoha, masih menceritakan sebelum mereka pergi dari desa. Saya akan membuat mereka 'sadis' di bagian ketiga, di mana rahasia terungkap dan rasa kebencian semakin besar.
Baiklah teman teman, hanya itu yang bisa jawab dari pertanyaan kalian. Typo dan kekurangannya, saya mohon maaf..
Akhir kata, terima kasih atas perhatiannya an reviewnya..
See you dan saya harap tinggalkan jejak review untuk menambah semangat saya dalam menuntaskan fic ini.
Tertanda. Doni Ren
Jutsu update
Hatake Kakashi :
Kuchiyose no Jutsu. Hewan kuchiyosenya adalah 12 anjing ninja.
Preview the Next Chap :
"Tidak apa apa..dia sudah berusaha menjadi pahlawan desa.."/ "TOU-SAN BUKAN PAHLAWAN ! TOU-SAN ADALAH ORANG BODOH YANG BERANI MATI ! MATI SECARA BODOH !"/ "Aku memikirkan tentang arti dari sebuah pahlawan.."/ "..Apakah mereka tetap sama..sampah dari sejarah masa lalu.."/ "Inari..diambil oleh para Gatou..kami. Kami tidak mampu membayar pajak mereka yang keterlaluan ! dan mereka juga memberi alasan karena kami menampung para ninja di rumah.."
Selanjutnya di The Best Team : Chap 15 : The Soul of A Hero
"Zabuza..salah satu 7 pendekar pedang Kirigakure. Senang bertemu denganmu.."
