HunHan – Neolrago (It's You)

Warning: T, romance, fantasy, YAOI, reincarnation+warewolf!au

.

"Wae Lu?"

"Emm.. Sehunnie, apa kau kecewa karena... yah aku yang sekarang berbeda dari dulu?"

"Beda?"

"Maksudku, lihatlah. Aku tidak memiliki apa-apa disini." Ungkap Luhan seraya menyapu dari tulang selangka hingga dadanya yang rata. Tentu saja karena ia adalah namja, bukan yeoja seperti dirinya terdahulu-dahulu yang menjadi pendamping Sehun. Wajah cantik itu terlihat sendu, ia benar-benar berharap dilahirkan sebagai seorang yeoja, bukan namja. Sebuah pemikiran yang menakjubkan, mengingat fakta bahwa terakhir kali ia dibilang yeoja yeoppo oleh seorang berandal kecil; namja itu berakhir di rumah sakit.

"Begitukah?" Senyuman yang begitu menawan terpancar dari wajah Sehun. Rasa kagum dan penuh kasih sayang terpancar dari sorot matanya yang hangat.

"Hu'um." Dan hal itu berhasil membuat Luhan mengangguk kaku, kemudian menunduk. Jelas ia benar-benar gugup hanya dengan senyuman tipis dari bibir pink itu.

Tap Tap Tap

Terdengar langkah kaki yang teratur menuju kearahnya. Tanpa melihatpun, ia sudah tahu suara sepatu yang beradu dengan lantai itu adalah Sehun.

"Berbeda, eoh? Kalau begitu, izinkan aku memeriksa kebenaran ucapanmu, Lu." Dan dengan itu namja berwajah porselen itu mendekatkan wajah tampannya ke wajah namja yang sibuk mengerjabkan matanya beberapa kali itu. Semburat merah yang pekat terpatri di kedua pipi Luhan yang sedikit tirus. Wajah yang berada dihadapannya saat ini terlihat sangat mempesona. Tampan, satu kata yang bergulir dipikiran namja bersurai silver itu.

"Me-meriksa?"

"Ne, memeriksa." Tatapan dari mata yang tajam namun tersirat kelembutan itu menghipnotis Luhan. Membuatnya hanya mampu menganggukkan kepala. Sehun menyentuh kelopak mata Luhan dengan begitu lembut, hampir tak mengenainya.

"Sepasang mata rusa yang sama." Namja yang lebih pendek itu mengerjabkan matanya menatap Sehun. Membuat namja Oh itu tersenyum lembut. Kemudian mengecup kelopak namja yang reflek memejamkan mata itu.

CUP

"Lihat, hidung mungil yang sama." Kali ini hidung mancung itu yang diberi kecupan. Membuat Luhan terkekeh, dan sepertinya hal itu menular pada Sehun yang juga terkekeh.

"Kau tahu, bukan itu maksudku Sehunnie." Ujar Luhan memukul pelan lengan namjachingunya.

"Waeyeo, bukannya itu benar? Apa bedanya jika kau namja atau yeoja?" Protesan Luhan segera ditahan oleh tangan Sehun yang mnenyentuh pipi dingin itu.

"Yeoja atau bukan, kau masih nae Luhannie, belahan jiwaku. Orang yang selalu akan kucintai, dan selalu kutunggu." Ujar Sehun mengakhiri ucapannya dengan memberikan ciuman penuh kelembutan. Sarat akan ketulusan akan perasaannya untuk namja yang telah 100 tahun dinantinya itu.

Dalam reinkarnasinya berpuluh-puluh tahun yang lalu, Luhan mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya. Sehun selalu menunggunya untuk datang, dibawah sinar bulan purnama setiap tahunnya. Namun Luhan tak pernah datang, meninggalkan Sehun yang melanjutkan penantian tanpa akhirnya. Terkadang hybrid warewolf itu merasa iri pada temannya yang lain. Mereka berhasil menemukan reinkarnasi mate yang ditakdirkan bagi masing-masing wolf. Karena jika wolf memiliki pasangan, maka mereka akan menjadi pasangan seumur hidup.

Karena itulah, saat matanya bertemu lagi dengan Luhan setelah 100 tahun lamanya, Sehun tak dapat menahan dirirnya. Ia menerjang Luhan, hingga mereka berdua terjatuh ke tanah dan rerumputan yang sama sekali tidak nyaman. Membuat namja bermata rusa itu menggerang kesakitan, karena: pertama, punggungnya neomu appa akibat benturan yang keras. Kedua, namja yang berada diatasnya itu sangat berat. Dan ketiga... namja itu menciumnya. Namja, menciumnya, di bibir! Hal itu tentu saja menghasilkan pukulan keras di perut dari Luhan. Dan setelah perjalanan panjang mereka, dimulai dari kebencian dan tatapan jijik dari Luhan; hingga tatapan lembut penuh cinta sampai sekarang. Sehun tak akan membiarkan apapun memisahkan mereka lagi. Tidak lagi.

"Kau sangat cheesy, Sehunnie." Ujar Luhan setelah ciuman mereka terlepas, dengan dahi yang disandarkannya pada dahi Sehun. Namun senyuman dan semburat di pipinya mengatakan lain, ia bahagaia.

"Bagaimanapun juga, kau tetap menyukai namja chessy ini~" ucap Sehunh penuh percaya diri seraya mengelus sisi pinggang Luhan. Namja cantik itu menggigit bibir bawahnya, kemudian mengecup leher namajchingunya.

"Nde, nan jeongmal saranghaeyeo~"

END

Note:

-sehun itu warewolf (kayak Jacob 'twilight') yang hidupnya abadi.

-luhan manusia biasa yang bereinkarnasi kurang lebih 100 tahun sekali.

-mungkin, ini chap akhir dari 'EXO drabble collections' ?

-why? Saya merasa kecewa pada hasilnya, mungkin ceritanya sudah basi atau tidak menarik. Buktinya dari sedikitnya tanggapan dari readers. TAT

-jeongmal gomawo buat semua yang dah berpartisipasi dalam membaca, favorite, sampai comment ff ini! :D

-my big thanks to: Park min mi, Kartikady96, Ohunhan, Biggest D ever, Oh lana, Kaihunhan, Meeee, dan Ajib4ff.

-last, sampai jumpa di ff lainnya~ :*