Qtalita Back again
.
.
Wonkyu Chibi
.
.
"The Most Cute Story Than Other Chapter"
.
.
ATTENTION : BACA SAMBIL MENDENGAR 'PORORO THEME SONG' DAN 'PARA PAM PORORO'
.
.
"Pototo..pototo..pototo..aegi..aegii.. pototo.." Kyuhyun tengah asik memainkan robot kecil berbentuk Pororonya, sesekali ia menyeka cairan yang mengalir dari kedua hidungnya, Ya Kyuhyun kecil kita sedang terkena Flu.
"Eeeiiiiwwww.." Kyuhyun jijik sendiri melihat cairan hidungnya berpindah ke jemari kecilnya, dengan segera ia membersihkannya dengan tissue, Kyuhyun kembali bermain dengan riang, memutar-mutar robot penguin biru berkacamata itu dengan nada sumbang.
Kyuhyun terkikik sendiri tiap kali ia ingin bersin namun tidak jadi, syal yang melilit lehernya terlihat tebal, ditambah dengan jaket berbahan woll berbulu yang melekat erat di tubuhnya. Kyuhyun nyaris lebih mirip pororo asli dibanding action figure yang tengah ia mainkan kini.
"Hae hyuuunnng" Kyuhyun berteriak nyaring saat dirasanya ingin buang air kecil.
"Eommaaaaaa..."
Dua orang yang sedari tadi ia panggil tidak juga menyahut panggilannya, Kyuhyun bersungut-sungut, memegangi kepalanya yang terasa pusing saat bergerak.
"Appoyooo pototo" Lirihnya memberitahu sang Pororo jika kepalanya sedikit pusing, dengan langkah yang menyerupai penguin ia melongok keluar kamarnya, melirik lantai bawah dari railing, rumah dalam keadaan sepi meskipun TV diruang tengah masih menampilkan tayangan siang hari.
"Eommmaaaaa.." Panggilnya sekali lagi dengan masih memeluk Mr,Pororo dalam lengan kanannya, tidak ada tanda-tanda sang eomma muncul, ia kembali memanggil dengan suara lebih besar lagi.
"Eommmaaaaaaa.."
"Omo..omo..Chagi, gwencana?" Eomma Cho muncul dari taman samping dengan merangkul Donghae yang mengenakan Bathtub, sepertinya sang kakak baru saja selesai berenang. Kyuhyun menggeleng, ia berdiri di depan sang eomma dan hyung ketika mereka sudah tiba ke lantai dua, Kyuhyun menjepit sesuatu diantara kakinya lalu memasang wajah meringis, Eomma Cho mengerti, ia membimbing anak bungsunya ke kamar mandi diikuti Donghae.
Sebenarnya Kyuhyun anak yang mandiri, ia bisa melakukannya sendiri, namun kondisinya yang tidak terlalu fit membuatnya menjadi anak yang sangat manja.
"Kyunnie appoyo?" Donghae melirik dari arah pintu dimana Kyuhyun berdiri membelakanginya dengan sang Eomma membantunya buang air kecil, Kyuhyun memutar kepalanya, lalu mengangguk, tangannya memegangi kepalanya.
"Appoyo hyungie.." Rengeknya dengan bibir mengerucut, melupakan tugas tangannya dibawah sana, walhasil celananya yang dipelorotkan setengah lutut menjadi basah.
"Hyungiiieee, jangan ganggu Kyunnie.." Jengkelnya, Donghae hanya terkekeh lalu beranjak duduk di kasur Kyuhyun, menunggu adiknya selesai dan mengganti celana basahnya sekalian ia juga butuh memakai bajunya.
Beberapa menit kemudian, Kyuhyun sudah berlari kecil kearah ranjangnya, meminta Donghae membantunya memanjat, tidak lupa kesayangannya juga ikut. Donghae yang baru saja selesai berpakaian segera memeluk adiknya di atas ranjang, Eomma Cho yang memperhatikan hal itu tersenyum senang, begitu bangga pada anak-anaknya yang sangat akur dan saling menyayangi satu sama lain.
"Nah Eomma turun dulu ne, Kalian mau makan apa hm?" Eomma Cho duduk di tepi ranjang, mengusap rambut Donghae, putra sulungnya itu melompat-lompat antusias.
"Eomma..eomma.. Hae mau samgyeopsal nee"
Kyuhyun beranjak dari duduknya, ia berdiri diantara Donghae dan Eomma Cho, ia menarik pipi Eommanya, meminta perhatian.
"Eommaa.. eommaaa.. Kyunnie.. kyunnie.."
"Ne..ne.. Uri aegya mau apa hm?" Eomma Cho memegangi jemari-jemari kecil Kyuhyun, mengecupinya sementara Kyuhyun sibuk berfikir.
"Ah, Kyunnie mau camgyeopcal cepelti Hae hyung, telus Kyunnie juga mau bibimbap, eumm.."
Eomma Cho tertawa, ia mengecup pipi Kyuhyun gemas.
"Ne.. ne.. semuanya, Eomma akan membuatkan makanan kesukaan Kyunnie, tapi Kyunnie cepat sembuh ne" Sendu Eomma Cho, Kyuhyun ikut mengerucutkan bibirnya, ia mengecup bibir sang Eomma lalu mengangguk mantap.
"Eum, Kyunnie cepat cembuh, betul kan pototo?" Tanya Kyuhyun pada yang berada di pelukan Donghae. Donghae menggerakkan kepala Pororo dan mengeluarkan suara Pororo. Kyunnie tersenyum, kembali duduk disamping Donghae dan meletakkan kepalanya di bahu sang kakak ketika Eomma Cho beranjak meninggalkan kamarnya.
Donghae mengambil tablet dari laci nakas Kyuhyun, tablet khusus yang menayangkan video-video kartun kesukaannya, Pororo.
"Pototo?"
Donghae mengangguk.
"Ne, Pototo, Cuae?" Ucap Donghae meniru cara berbicara Kyuhyun, Kyuhyun terkekeh dan mengangguk antusias, ia meloncat ke pangkuan Donghae, menempatkan lengan Donghae yang memegang tablet di perutnya. Donghae menekan folder dimana Eommanya menyimpan semua koleksi video Pororo Kyuhyun.
Layar menampilkan Si penguin biru, Pororo bersama teman-temannya, Kyuhyun langsung bersorak..
"Yaaa Pototoooodaaaa.." Kyuhyun bertepuk tangan, mulut kecilnya mulai mengikuti setiap kata yang dinyanyikan .
"Noneunge jel joa, Chingudeul moyeola, Eonjena jeulgeowo, Gaegujaengi Ppototo" Lirih Kyuhyun dengan suara cadelnya. Donghae menggoyangkan tubuhnya mengikuti irama, begitupun Kyuhyun.
"Nun deopin cupcok maeule, Kkomapengguin nagacinda, eonjena jeulgeowo, oneuleun tto muceunili caengilka" Kyuhyun merentangkan tangannya, memutar-mutarnya di udara, mengikuti suara riang dari tablet miliknya.
"Ppototototeul bulleobwayoo.."
"Ppotongppotong ppotongppotong ppotongppotong ppotongppotong Pototoooo" Kyuhyun bersorak kencang di akhir lagu, Donghae sampai terkikik saat Kyuhyun kesulitan dengan lirik terakhirnya yang menyebut Pororo berulang kali. Sementara Kyuhyun terkikik geli sampai syalnya menutupi sebagian mulutnya.
"Hyungiee..hyungiee.. Kyunnie mau pala pam" Kyuhyun menarik-narik lengan Donghae.
"Kyunnie mau belnyanyi Pala pam untuk Ciwonnie" Kyuhyun bangkit dari duduknya, ia berdiri sambil sesekali melompat di depan Donghae.
Donghae merengut, ia ingin Kyuhyun juga bernyanyi untuknya, bukan hanya pada Siwon, Siwon, Siwon, dan Siwon.
"Untuk Siwon? Untuk Hae hyung?" Donghae menunduk sambil menekan-nekan layar tabletnya kesal, wajahnya sudah merengut. Kyuhyun yang melihat itu memiringkan kepalanya, digigitnya jari telunjuk kanannya. Ia menunduk, menengok wajah Donghae yang hendak menangis, Kyuhyun duduk kembali, jemari-jemarinya mengangkat wajah Donghae, menepuk-nepuk pipi sang Hyung. Kyuhyun tersenyum lebar.
"Hae hyung kan celing mendengal Kyunnie belnyanyi" Ucapnya sambil menggaruk ujung matanya yang terkena ujung rambut. Kyuhyun meraih jemari kiri Donghae, membuka telapaknya lalu menggambar simbol sebuah hati.
"Calanghaeee Muuuaaaccchhh.." Kyuhyun menutup genggaman telapak Donghae itu lalu mengecupnya dengan bibir mengerucut. Mata donghae membelalak.
"Eomma celing cepelti ini cebelum tidul, kata eomma dulu Hae hyung juga cepelti itu, cekalang kalena Kyunnie cayang hae hyung, Kyunnie mau cepelti itu juga"
"Kyunnie caayaaaaang hae hyung" Kyuhyun memeluk Donghae erat hingga nyaris membuat tubuh hyungnya terhuyung kebelakang. Donghae menangis sesenggukan, ia mengira Kyuhyun sudah mengganti posisinya dengan Siwon, ternyata Kyuhyun masih menyayanginya. Hhhh tentu saja Donghae..
...
Siwon melempar semua peralatan olahraganya dengan tidak sabar, ia bahkan belum sempat berganti pakaian saat ia mendengar Kyuhyun terkena flu. Dengan tergesa ia segera menerjang pintu rumah Kyuhyun, ia terpaksa mengerem mendadak kakinya yang berlari lincah saat Appa Cho menangkap tubuhnya kedalam gendongan.
"Omo, Siwonnie, pelan-pelan"
Dahi Siwon mengernyit, ia tidak bisa tenang jika itu berhubungan dengan Kyuhyun, Namja kecil menggemaskan, si bungsu berpipi gempal, dan bertubuh nyaman di peluk. Siwon meronta di gendongan Appa Cho.
"Mau bertemu Kyuhyun?"
Siwon mengangguk, ia masih meminta agar Appa Cho menurunkannya.
"Ciwonnniiieeeeee..."
Mata Siwon membulat, Kyuhyun dengan pakaian tebal dan Syal woll berlari lincah dari arah dapur dengan mengunyah sepotong Cookies coklat, bibirnya belepotan remah-remah hingga menggapai ujung hidungnya.
Appa Cho menurunkan Siwon, membiarkan sulung Choi itu menerjang tubuh Kyuhyun, memeluknya erat.
"Kyunnie appoyo?" Tanyanya, Kyuhyun tidak menjawab, ia sedikit kesulitan mengunyak Cookiesnya yang memenuhi mulut kecilnya. Ia hanya menggeleng lalu menarik lengan Siwon ke kamarnya.
Langkah Kyuhyun berhenti di depan kamar bernuansa balita itu, ia memberi isyarat pada Siwon agar tidak berisik.
"Jangan belicik ne, Hae hyung teltidur, hihihi" Cekikiknya tertahan, dengan mengendap-endap Kyuhyun menarik tablet di pelukan Donghae lalu bergegas keluar lagi.
"Kajja Ciwonnie" Kyuhyun kembali menarik tangan Siwon, menuruni anak tangga lalu ke sudut ruang tengah, dimana daerah 'Privasi' milik Kyuhyun berada, dimana banyak sekali mainan dan gambar-gambar Kyuhyun tersimpan.
"Duduk Cini Ciwonnie" Kyuhyun mengangkat sebuah bantal berukuran kecil dengan sedikit kesulitan lalu menyerahkannya pada Siwon untuk namja itu duduki, Siwon menurut saja.
"Igo.." Kyuhyun kembali menyodorkan tablet ke arah Siwon.
"Untuk apa Kyunnie?" Siwon memiringkan kepalanya bingung. Kyuhyun tersenyum lebar/
"Pototo, pala pam pototo"
Siwon mengangguk-angguk mengerti, ini bukan pertama kalinya ia bermain dengan tablet pororo milik Kyuhyun, ia bahkan sering bernyanyi bersama Kyuhyun, meskipun lebih banyak dirinya yang bernyanyi dan Kyuhyun berputar-putar tidak jelas hingga pusing.
"Jja.." Siwon menekan tombol play. Kyuhyun mengambil posisi, membuat garis imajiner dengan jarinya, seakan memberi tahu Siwon jika itu batas panggungnya. Siwon bertepuk tangan saat Kyuhyun membungkuk sopan.
Palapam palapam palapam palapam
Palapam palapam palapam palapam
Palapala pam palapala pam
Palapala palapala pam
Kyuhyun menggoyangkan tubuhnya sesuai irama, menempatkan kedua lengannya disamping tubuhnya, bergoyang seperti penguin dengan pantat di dorong kebelakang.
Popopo pototoga nanana natanadda
Papapapa bangapke lalala incahaeyo
Modumodu moduga kikiki kibun johke
Incahaeyo.. cay hello..
Kyuhyun mengepak-ngepakkan lengannya lalu melompat-lompat senang, tidak lupa masih dengan suara cadelnya.
Palapam palapam palapam palapam
Palapala palapala pam
Nappeunil ceulpeulin himdeunileun daitgo
Joheunil gippeunil haengbokhanildeulman caenggilgeoya..
Kyuhyun menggoyang-goyangkan tubuhnya hingga bergetar, pipinya bergerak-gerak menggemaskan. Siwon ikut bergerak ke kiri dan ke kanan sesuai irama, senyuman tidak lepas dari wajahnya, Kyuhyun benar-benar terlihat super menggemaskan.
Palapam palapam palapam palapam
Palapam palapam palapam palapam
Palapala pam palapala pam
Palapala palapala pam
Popopo pototoga nanana natanadda
Cicicici cinnage nonono nolabwayo
Modumodu moduga kikiki kibun johke
Nolabwayo.. lets play..
Palapam palapam palapam palapam
Palapala palapala pam
Nappeunil ceulpeulin himdeunileun daitgo
Joheunil gippeunil haengbokhanildeulman caenggilgeoya..
Palapam palapam palapam palapam
Palapala palapala pam
Palapala pam palapal pam
Palapala palapala pam pam
Kyuhyun mengakhiri nyanyian dan goyangannya dengan gerakan penguin yang lama, ia melompat-lompat atau mengepakkan tangannya, lalu berjalan aneh dengan pinggul bergerak ke kiri dan kanan. Rambut kecoklatannya bergerak seirama tubuhnya, pipinya menggembung di apit syal. Siwon menggeretakkan giginya, giggle-giggle muncul dari wajahnya, sangat yakin jika namja itu benar-benar ingin memeluk tubuh gempal Kyuhyun ke dalam pelukannya.
"Aigooo uri Kyunnieeee.." Siwon memeluk Kyuhyun erat, ia tidak tahan lagi menyaksikan makhluk menggemaskan itu melompat-lompat riang di depannya.
"Hihihihi, Ciwonnie cuka?" Kyuhyun terkikik geli lalu menangkup wajah Siwon, Siwon mengangguk antusias.
"Siapa yang mengajari Kyunnie eoh?"
Siwon mendudukkan dirinya lalu meletakkan Kyuhyun di pangkuannya, saling berhadapan. Kyuhyun tersenyum lebar sambil memperbaiki rambutnya yang berantakan.
"Hae hyung" Ucapnya mantap. Siwon mencubit pipi Kyuhyun lalu menjepit hidung mungilnya perlahan. Kyuhyun kembali terkekeh.
"Ciwonnie, kata Minnie, Kyunnie cepelti pototo" Kyuhyun memainkan jemarinya di perut Siwon.
"Kata Minnie, mata Kyunnie cepelti pototo, becaaall"
Siwon tersenyum. Ia memeluk kyuhyun sekilas sebelum memberi Kyuhyun penjelasan.
"Mata Kyunnie cantik seperti boneka, cantiiikkk sekali"
"jinjja?" Mata Kyuhyun membulat, menampakkan betapa besar bola hitam di dalamnya. Siwon mengangguk semangat.
Kyuhyun melepas pelukannya lalu duduk di depan Siwon, ia meraih kedua telapak Siwon, membukanya lebar lalu menggambar sebuah hati besar.
"Calanghae.. Muuuaaaccchhh" Seperti yang Kyuhyun lakukan pada Donghae, kini ia juga melakukannya pada Siwon. Siwon mengecup kedua belah pipi Kyuhyun.
"Siapa yang mengajari Kyunnie eoh?"
Kyuhyun beringsut ke dalam pangkuan Siwon lagi, bermain-main dengan dimple Choi itu, menusuk-nusuknya dengan jari kecilnya.
"hae hyung"
"Eoh?" Siwon bingung, tidak biasanya Donghae mau berbagi Kyuhyun padanya, apalagi mengajari Kyuhyun melakukan hal seperti tadi padanya.
"hae hyung bilang, Ciwonnie butuh hati yang lebiiihh becal, kalena hae hyung cudah punya Kyunnie cetiap hali hehehehe"
Dan benar saja, ternyata Donghae masih bisa berfikir, Siwon tersenyum, ia juga melakukan hal sama pada Kyuhyun, menulis hati yang besar tapi tidak mengecupnya, ia malah membuka lebar mulutnya.
"Auuummm.." Siwon seakan memakan tangan Kecil Kyuhyun, lalu berpura-pura menelannya.
"Sekarang hati Kyunnie ada di perut Siwonnie"
Kyuhyun mengernyit, ia bergegas mendekatkan telinganya ke perut Siwon, ia tersenyum.
"Hati Kyunnie cudah campai Ciwonnie, cualanya gluduukk gluuduuukk"
Siwon terkekeh sementara Kyuhyun bertepuk tangan riang.
HHhhh, andai kalian tahu anak-anak, itu hanya asam lambung Siwon -_-
END
Ini apa? Hihihihihi, story yang udah lama qai buat Cuma baru qai publish, why? Karena mungkin ini terakhir kalinya qai bakal nulis ff hiks..
Qai harus pergi untuk waku yang cukup lama, sekitar 2 – 3 tahun, qai mau kuliah lagi di tempat yang cukup jauh huhuhuhuhuhu..
FF yang belum selesai? Tenang, sebenarnya semua ff itu udah selesai, Cuma belum qai publish, dan sudah qai titip sama teman qai, dan bakal di publish sesuai waktu yang qai pilih hehehehhe, so rada tenang sedikit lah kan? Hehehhehe
Lalu KMC? Masih lanjut kah? Sama kyk diatas, Qai usahakan memberi yang terbaik ^^
Lalu bedanya? Ya bedanya mungkin qai g bisa interaksi langsung sama teman-teman readers sekalian, tapi pakai perantara ^^
Its okay bukan?
So, terima kasih banyak atas semua hal yang kita lalui bersama *lebay* dimulai dari ff ini terlahir sampai berkembang bersama Kyunnie dan Ciwonnie, ah tidak lupa si ompong Changminnie kkk
Qai minta maaf jika selama ini qai punya salah, menyinggung, atau ff ini g enak dibaca, jujur qai udah usahain yang terbaik buat semuanya..
Buat readers setia, reviewers yang mengagumkan, Qai loves u all..
LOVE
QAI^^
