Judul : uzumaki dan uchiha

Author : Rahmat Ardi Wijaya

Disclaimer : masashi kashimoto

Chapter : 14

Alur : campuran

Rated : T

Pairing : …..?

Genre : edventure

"sialan, akan kuhancurkan kau" ujar naruto kini menghilang dan menghajar daidara dari dekat, namun lagi-lagi daidara kini menghilang dan berubah menjadi tanah liat,

"hahahaha…dengan kondisi tubuh yang tidak bisa menghindar kau akan mati dalam ledakan ku" ujar daidara

"cuih…..elemen petir : naga petir" naruto dengan sebelah tangan yang masih bebas kini mengeluarkan cakra petir nya dan menghancurkan semua boneka tanah liat yang kini melilit tubuhnya sehingga tanah liat itu tidak jadi meledak.

'sial dia memiliki elemen petir, ini akan sulit' pikir daidara

"tuan sasori, aku akan menangkap bocah ini, kau hadapi saja mereka" ujar daidara kini terbang keluuar dari markas itu, sementara naruto yang melihat hal itu langsung ikut mengejar daidara di bantu oleh kakashi, sedangkan sakura dan nenek ciyou kini menghadapi sasori yang tinggal seorang diri.

'mereka berdua tidak ada yang bisa mengejarku di udara, dan sekarang tinggal memisahkan sang pengguna sharingan itu dari bocah kyubi ini' pikir daidara sehingga mengeluarkan banyak burung dan menyerang kakashi, sedangkan naruto terus maju dengan cepat kearah daidara.

"naruto, jangan terburu-buru" ujar kakashi kini sudah tertinggal jauh dibelakang

"aku akan menyelesaikan ini, jadi kakashi sensei santai saja" ujar naruto kini menghilang kembali dan sampai di atas daidara namun dengan lincah daidara menghindari serangan naruto kepadanya.

"sial, bocah itu mampu melompat sejauh dan setinggi ini' pikir daidara kini terbang lebih tinggi lagi

"akan aku hancurkan kau, rasakan ini kyubi" ujar daidara melemparkan banyak burung kearah naruto, namun naruto dengan santai melihat itu semua

"elemen petir : 100 jarum petir

"naruto melemparkan banyak jarum yang terbuat dari petir sehingga memungkin kan untuk tidak menciptakan ledakan dari semua serangan daidara.

"sial aku benci petir" ujar daidara kini kembali melakukan jutsu miliknya dan

"ledakan, …ledakan…ledakan…." Ujar daidara kini membuat ledakan yang sangat banyak di sekitar naruto sehingga membuat naruto harus menghindari semua ledakan itu sebisa mungkin.

"elemen petir : chidori" ujar seseorang dari atas anpa disadari oleh daidara sehingga sebuah luka kini dia dapatkan dari serangan itu.

'siapa itu, dari mana dia menyerang ku'pikir daidara kini melihat seseorang yang bertopeng kini sudah berhasil memotong kepala dari burung yang menyimpan tubuh garaa sehingga membuat naruto langsung menangkapnya sedangkan daidara kini jatuh bebas bersama dengan burunng ciptaanya.

'sial 1 lawan 2 tidak akan berhasil mengalahkanya' pikir daidara langsung membuat sebuah bunshin dengan tanah liat untuk menggantikan dirinya sedangkan yang asli kini bersembunyi di dalam tanah dan menghilang.

Sosok bertopeng tadi langsung menyerang daidara dengan cepat dan akurat.

"rasakan ini, kamui" ujar sosok itu kini membuat tubuh daidara kini terserap masuk kedalam sebuah dimensi dimana hanya sosok itu sendiri lah yang tahu.

"ternyata, kau datang juga ya, rubah?" tanya naruto

"maaf bos, aku sedikit terlambat karena ada urusan yang belum selesai" ujar sang rubah

"hahaha…tidak masalah, kau menggunakan kamui dengan sharingan, apakah itu terhubung dengan kamui milik kakashi sensei?" tanya naruto

"tidak, kita memiliki dimensi kita sendiri, jadi aku rasa hanya kita yang memilikinya" jawab sang bunshin

"apakah kau kemari hanya untuk menyelamatkan gaara?" tanya naruto

"tidak, aku kemari ingin menyampaikan pesan dari musang, bahwa organisasi akatsuki memiliki markas di desa amegakure, selain itu juga dia sudah menyusup kesana melalui beberapa cara namun tidak ada yang berhasil" ujar rubah

"lanjutkan" ujar naruto

"dan aku kemari meminta izin untuk membantu musang agar dapat menyusup kedalam kawasan desa amegakure" ujar rubah

"jadi desa ame sudah lama tidak di pimpin oleh hanzo, jadi pemimpin dari akatsuki sudah mengalahkanya. Jika memang begitu aku berikan izin itu" ujar naruto

"terima kasih banyak, lalu bos ini adalah hasil selam 3 tahun kami berkelana, dan bos juga bisa menggunakan mangekyou sharingan yang baru" ujar sang bunshin kini memperlihatkan sharingan miliknya yang baru.

"jadi sekarang bentuk sharingan kita seperti itu, aku rasa kita akan mengalahkan mereka dengan cepat" ujar naruto

"bos, semua uang, senjata, dan beberapa mayat yang berharga ada didalam fuin ini, dan aku harap aku tidak menghilang dalam misi kali ini" ujar sang rubah

"ya, sampaikan salam ku pada musang, katakan padanya jangan sampai menghilang sebelum berjumpa dengan ku" ujar naruto sambil nyengir

Setelah itu sang bunshin kini menghilang dan tinggalah naruto dengan mayat gara yang kini di bawanya pergi, sementara itu, kini dihadapan naruto ada kakashi yang sudah sampai dan mendengar pembicaraan dirinya dan sang bunshin.

"jadi selama ini kau juga melakukan hal ini naruto?" tanya kakashi

"hehe…maaf, hanya saja kelompok akatsuki ini benar-benar membuat aku gelisah sehingga aku membuat 2 orang chibunshin untuk menyelidikinya, dan sekarang keduanya sedang berusaha mencari tahu dan masuk kedalam markas yang menurut mereka adalah di desa amegakure, namun ini belum pasti, sehingga aku ingin memastikannya terlebih dahulu baru memberikan informasi ini pada semua desa" ujar naruto

"ya, tapi ada yang lebih penting, mari kita kembali ke tempat sakura dan sasori, mungkin sakura butuh bantuan" ujar kakashi

Setelah itu naruto dan kakashi kini pergi dari sana dengan membawa mayat gaara di pundak naruto. Dan setelah beberapa saat naruto pergi muncullah dua sosok yang tidak dikenal, namun salah satunya dulu pernah mengintau naruto.

"kau lihat, bahkan daidara saja sudah tewas sekarang" ujar sosok hitam dan putih itu berbicara.

Trak…..trak,,,….

"apa yang kau bicarakan heh…aku masih hidup tau" ujar daidara kini keluar dari dalam tanah

"ternyata kau masih selamat daidara" ujar sosok hitam dan putih itu

"tentu saja, dan siapa orang itu" tanya daidara melihat seseorang dengan topeng

"aku adalah tobi, dan aku adalah anak baik" ujar tobi kini mulai melangkah mendekat kearah daidara

Sementara itu, naruto yang baru saja meninggalkan lokasi itu langsung merasakan niat jahat yang besar dari tempat ia berasal tadi, namun dia hanya tersenyum karena hal itu akan menjadi menarik saat dirinya berhasil mengalahkan mereka semua.

#skip#

Pertarungan antara sasori melawan sakura dan nenek ciyou terjadi sangat seru dan penuh dengan berantakan akibat bayaknya boneka yang hancur akibat serangan demi serangan yang dilakukan oleh dua kubu ini. Bahkan menurut cerita sakura sosiri menggunakan lebih dari 100 bomeka sekali pakai, dan nenek ciyou menggunakan 10 boneka untuk melawan boneka sasori itu. dan akhirnya kini nenek ciyou sedang berusaha menyelamatkan gara dari kematian, dan dengan bantuan cakra naruto yang sudah bersatu dengan cakra yinyang, akhirnya gaara berhasil selamat dari ancaman kematian, namun hal itu berbalik menyerang nenek ciyou sehingga beliau tewas untuk menyelamatkan sang kazekage muda itu.

Setela nenek ciyou tewas, akhirnya sang kazekage kini sadar dan disambut banyak senyum dari team penjemput untuk membantu team kakashi dalam menghadapi para akatsuki ini, namun karena masalah sudah selesai, akhirnya mereka pulang dengan kondisi sang kazekage sekarang sudah sehat namun sebagai gantinya nenek ciyou yang merupakan seorang tetua desa kini tewas dalam penyelamatan sang kazekage.

Sesampainya mereka di desa suna, keadaan duka kini menyelimuti desa suna karena kematian dari salah seorang yang sangat kuat seperti nenek ciyou yang merupakan salah seorang kugutsu master. Namun dalam setiap generasi akan ada penerusnya, sehingga kini kankuro sudah mengumpulkan semua boneka yang hancur dalam pertempuran itu dan akan memerbaikinya dengan kemampuannya.

Pada malam hari desa suna kini merayakan kembalinya sang kazekage sehingga ada sedikit pesta dadakan sehingga ada beberapa permainan yang menarik sehingga membuat naruto kini sedikit heran karena mereka semua masih bisa bersenang-senang walau sudah terkena masalah seperti ini.

"ahk,,,…"teriak naruto kini terduduk hingga jatuh ketanah

"ada apa?" tanya sakura

"tidak, aku akan ke kamarku" ujar naruto sehingga kakashi yang melihat itu heran

"ada apa dengan naruto kenapa dia berteriak dengan kuat?" tanya kakashi

"entahlah aku tidak tahu" ujar sakura

'sial musang sudah berhasil masuk kedalam, namun karena sendirian dia berhasil dikalahkan oleh 6 orang dengan raningan itu, sial apa yang terjadi sebenarnya' pikir naruto

Naruto berjalan menuju ke kamarnya dan akhirnya setelah sampai dia langsung membaringkan tubuhnya.

#memori#

Kini sang musang sudah bergerak sendirian dan berhasil masuk kedalam desa amegakure, namun hal itu membuat dia bertanya-tanya kenapa dia bisa lolos dengan cukup mudah, dan ternyata ini semua adalah jebakan dari pemimpin akatsuki.

Shut…..dooorrr…bhoomm…..sebuah ledakan terjadi saat sebuah roket kini menyerang kearah sang musang, namun musang berhasil bertahan dan menghindari serangan itu.

"sial akan kubalas kalian" ujar musang kini melemparkan beberapa fuma shuriken sehingga membuat salah seorang dari mereka kini merentangkan tanganya dan membuat fuma shuriken milik musang kini terpental jauh menemu sasaran utamanya.

"bansotain" ujar seorang akatsuki sehingga musang kini ditarik dengan cepat

"sial, elemen petir : naga halilintar" teriak musang membuat salah seorang akatsuki kini menghalangi dan menyerap cakra musang sehingga membuat jutsu yang dilancarkan sama sekali tidak berguna.

'menyerap cakra, garavity mereka berdua memiliki kemampuan itu' pikir musang

"akan ku tunjukkan pada kalian kekuatan ku" ujar musang kini membuka seal gravity pada tubuhnya danmenghilang dalam sekjap mata, namun serangan yang dilancarkan oleh musang berhasil dihindari bahkan mereka membalas dengan kekuatan penuh

"kau cukup kuat untuk seorang remaja, da kau memiliki sedikit cakra kyubi. Aku ingin tahu sebenarnya siapa yang ada dibalik topeng ini" ujar salah seorang dari akatsuki

"tidak akan semudah itu" ujar musang kini menjauh dan melakukan sesuatu yang diluar perkiraan dari semua orang

"fuinjutsu : dinding pelindung" ujar musang kini membuat mereka semua masuk kedalam sebuah dinding

"Rasakan ini, elemen petir : raikiri" ujar musnag menyerang salah seorang akatsuki yang ada disana, namun dengan cerdiknya seorang dari akatsuki itu kini mengeluarkan sebuah jutsu yang diluar akal sehat

"sinratensei" sebuh dorongan udara kini tercipta sehingga membuat dinding yang dibuat musang kini menghilang dan membuat semua akatsuki kini bebas.

"kalian semua, bagaimana kalian memiliki mata yang sama?" tanya musang

"kau tidak perlu tahu, karena aku akan mengalahkan mu sekarang" ujar seorang akatsuki disana

Kuciyose no jutsu

Muncullah seekor badak kini menyerang kearah musang sedangkan yang lainya kini masuk kedalam sebuah hewan panggilan dan menghilang.

'sial mereka bersembunyi dalam bunglon, namun mereka tidak tahu kalau aku bisa merasakan niat jahat mereka' pikir naruto

"sialan kau badak, akan kuhancurkan dalam sekali serang" ujar naruto kini membuat beberapa seal yang rumit dan

Elemen es : serbuk salju

Elemen api : gelombang naga api

Elemen angin : naga angin

Melihat jutsu yang sanagt banyak dikeluarkan oleh musang, salah seorang akatsuki kini keluar dan menahan serangan dari musang namun hal itulah yang diinginkan oleh musang sehingga membuat akatsuki yang satu itu tewas dengan mengenaskan.

Srinkkk…srinkkk…crass…crass…..

Sebuah serangan yang membuat bunglon yang menjadi tempat mereka bersembunyi kini hancur, bahkan salah satu dari mereka juga ikut tewas karena rantai yang menyerang mereka semua.

"kau pantas dikatakan sebagai lawan, maka aku akan memperkenalkan diri kami. Aku adalah pain tendo, dia adalah shurado, chikosudo, gakido, ningendo, dan jikokudo. Kami adalah 6 dewa yang akan membawa perdamaian di dunia ini" ujar pain tendo

"baiklah, aku mengerti kalian adalah dewa, tapi kemampuan kalian bukanlah hanya satu jika kalian adalah dewa, dank arena itu aku yakin kalian bukanlah dewa, selain itu dua diantara kalian sudah aku kalahkan" ujar musang

"mereka semua sudah hidup kembali" ujar jikokudo kini membuat musang terkejut karena dua orang musuh yang dia kalahkan kini berhasil selamat.

'tidak mungkin, mereka ber 6 memiliki kemampuan masing-masing, dan yang aku ketahui adalah tendo untuk mengendalikan gravitasi, shurado dengan mekanik, gakido dengan menyerap cakra, jikokudo dengan dapat menghidupkan kembali orang yang mati, dan chikosudo adalah yang dapat memanggil hewan kuciyose, dan sekarang yang terakhir adalah ningendo, apa kemampuan dari orang itu' pikir naruto

"maaf tapi aku suka dengan kemampuan mu, akan tetapi sepertinya kau tidak suka dengan cara ku. Maka aku harus mengakhiri pertarungan ini dengan cepat" ujar tendo sehingga menarik musang dan membuat musang mendekat dengan cepat kearah tendo, sementara shurado sudah mengeluarkan mesin gergaji dan siap memotong musang dan saat bersamaan, musang melepaskan sebuah jutsu yang terkuat sehingga membuat semua orang terkejut.

"Amaterasu….." ujar musang kini memperlihatkan sharingan miliknya sehingga membuat pain tendo yang sebenarnya sudah melihatnya kini terkejut, karena menurut informasinya klan uchiha hanya tinggal 2 orang yakni itachi dan adiknya, dan sekarang ada sesorang yang bisa menggunakan sharingan seperti itachi sehingga kini dua dari pain kini sudah hancur akibat terkena serangan dari musang, namun tendo tetap saja melanjutkan dan membuat musang tewas dengan besi hitam menusuk jantungnya.

"ahk…..kalian sungguh hebat, aku terkejut karena kalian memiliki kemampuan yang begitu unik, tapi aku…..aku…..tidak akan kalah dengan mudah, tunggu saja, akan ada orang yang mencari dan menyerangmu, dan dia adalah saudaraku" ujar musang kini membuat sebuah seal khusus dan membuat tbuhnya hancur meledak menjadi darah yang bertebaran.

#memori end#

'jadi begitu, ada 6 orang pengguna raningan, dan mereka ber enam memiliki masing-masing satu kemampuan, dan pemimpin mereka adalah pain tendo, dan yang lain nya juga bernama pain. Dengan kata lain mereka ber 6 adalah satu, dan orng yang mengendalikan mereka ber 6 lah yang memiliki raningan asli'pikir naruto

"huh…mangekyou sharingan milikku sudah berevolusi lagi, dan sekarang lebih indah sepertinya. Dan menurut ingatan yang ada pada musang, aku bisa menggunakan beberapa kemampuan khusus dari beberapa sharingan lainya,ini sungguh menarik" ujar naruto bergumam dan memejamkan matanya

"hoy…naruto, sepertinya kau sedang senang ya" ujar suara kini memanggil naruto

"ya begitulah" jawab naruto

"sepertinya semakin sulit saja menghubungi mu bocah, dengan cakra yang besar seperti ini, kau bahkan tidak membutuhkan cakra ku sama sekali" ujar kyubi

"hahaha…..sudah lama kau tidak bicara kyubi, dan aku ingin tahu sebenarnya siapa nama mu?" tanya naruto

"hohohoho…..ternyata kau belum tahu ya, baiklah namaku adalah kurama, dan temanmu yang berasal dari suna itu adalah shukaku, dan masih ada 7 lagi yang seperti kami ini dan mereka memiliki nama mereka masing-masing" ujar kyubi atau kurama

"kurama, itu nama yang bagus, aku rasa itu nama yang hebat" ujar naruto

"kau benar, kakek pertapa 6 jalan memberikan nama itu pada ku dan semua biju di dunia ini" ujar kurama

"bagaimana mungkin dia bisa mengendalikan kalian ber Sembilan?" tanya naruto

"dengan doujutsu raningan, dia bisa dengan mudah mengalahkan kami semua dan pada saat itu kami adalah satu yakni jubi, namun karena kekuatan kami yan tidak terkira, kakek rikudou sannin memisahkan kami menjadi 9 bagian dan memberikan nama pada kami" ujar kurama

"raningan, jadi kakek itu memiliki raningan juga, berarti seorang pengguna raningan bisa membuat hal yang sekuat itu" ujar naruto

"ya, namun orang yang dilawan bunshinmu tidak lah sekuat kakek rikudou, bahkan untuk setengah saja tidak sampai" ujjar kurama

"oh…berarti sekarang apa yang harus aku lakukan?" tanya naruto

"terserah kamu sendiri" ujar kurama kini kembali memejamkan matanya

Tok…tok…tok…suara pintu kamar naruto kini di ketuk oleh beberapa orang yang khawatir dengan keadaan naruto, namun saat naruto membuka pintu itu mereka terlihat lega karena naruto tidak ada apa-apa yang terjadi.

"kau baik-baik saja naruto" tanya sakura

"ya, ada apa?" tanya naruto

"tidak ada apa-apa ko, kami hanya khawatir saja pada mu" ujar sakura

"ohh…maaf mambuat kalian khawatir" ujar naruto

Setelah melihat keadaan naruto yang baik-baik saja sehingga membuat semua orang kini lega karena tidak terjadi apa-apa pada naruto. Dan mereka kembali ke pesta dan melanjutkan festival, sehingga membuat mereka kembali happy dan bersenang-senang.

Sementara itu, hal yang sama terjadi pada sang rubah kini terduduk lemas karena teman nya kini sudah tiada, namun karena hal itulah dia langsung bergegas menuju ke markas akatsuki itu, namun dalam perjalanan menuju kemarkas akatsuki, sang rubah kini bertemu dengan sasuke yang kebetulan sedang menjalankan misi seorang diri.

"sepertinya kau sudah betah disana ya teme" ujar rubah kini melihat sasuke yang berjalan dengan santai

"jangan sok akrab padaku ya, katakana pada dobe pelajari gulungan ini, karena aku tidak tertarik dengan mayat" ujar sasuke melemparkan sebuah gulungan jutsu terlarang yang kini diberikanya pada naruto.

"tapi aku sedang menuju ke markas akatsuki, jadi aku tidak bisa membawakan ini kepada bos" ujar rubah

"jutsu ini akan membantu konoha kelak jika berperang, karena itulah penting naruto mempelajari jutsu ini" ujar sasuke kini memubuat rubah berfikir dan akhirnya lebih memilih menyerahkan gulungan jutsu itu pada naruto ketimbang misi mengawasi akatsuki nya.

"baiklah akan aku lakukan sekarang" ujar rubah kini kembali kemana arah dia berasal tadi

"hey sampai kan pada naruto aku akan sedikit lebih lama dari pada apa yang sudah aku janjikan, aku ingin mencari eternal mangekyou sharingan" ujar sasuke membuat sang rubah kini berhenti bergerak dan menganggukan kepalanya saja.

Setelah itu, rubah kini kembali kea rah sunagakure, namun karena maam sudah menjelang, akhrinya rubah kini membuat tenda dan bermalam disana untuk mala mini. Sedangkan naruto kini sudah terlelap karena lelah dan juga pusing akibat memori yang ditinggalkan oleh sang bunshin.

#skip#

Pada pagi hari di suna kini sedang diadakan perpisahan dan mengantarkan team dari konoha kembali ke konoha dengan selamat. Namun naruto masih belum bangun dan hadir di pintu gerbang desa suna, sehingga kakashi langsung menyusul naruto dan mengajaknya pulang ke konoha, namun disana naruto masih tertidur lemas dan tidak bergerak sama sekali.

"naruto….naruto…" ujar kakashi membangunkan naruto namun tidak ada jawaban dari naruto, dan setelah kakashi memeriksa suhu tubuh naruto akhirnya dia terkejut karena kondisi tubuh naruto yang kini sangat panas sehingga membuat dia langsung membawanya dan semua sarana dan prasarana naruto akhirnya dia bawa semua di punggungnya.

Kakashi membawa naruto dalam kondisi seperti itu, sehingga membuat naruto semua orang heran kenapa dengan naruto.

"ada apa dengan naruto?" tanya garaa

"dia hanya kena panas, dan mungkin besok juga sudah sembuh" ujar kakashi kini akhirnya kakashi pamit dan akhirnya mereka kembali kekonoha dengan kondisi naruto yang tidak sadarkan diri. Sementara sang rubah kini menuju kearah suna dan memberikan gulungan jutsu terlarang itu pada naruto, sehingga dia harus berusaha untuk dapat memberikan hal ini pada naruto apapun yang terjadi, dan saat dia tiba di desa suna, kelompk konoha sudah pulang ke desa konoha dan akhirnya rubah harus menyusul dan dengan cepat agar tidak terlalu jauh dengan misi nya yang sesungguhnya.

Setelah lama perjalanan, akhirnya team kakashi dan gai kini sudah tiba di dsa konoha sehingga mereka bernafas dengan lega, namun kakashi langsung berlari dengan cepat menuju kerumah sakit dan memeriksakan kesehatan naruto dibantu oleh sakura yang juga berlari dengan panic.

"sensei, ada apa dengan naruto, kenapa dia bisa sepanas ini?" tanya sakura

"entahlah aku tidak tahu, namun aku akan melaporkan misi kita di suna dulu, baru setelah itu aku akan membawa tsunade sama kemari" ujar kakashi akhirnya kini berlari menuju kearah kantor hokage

"nona, misi selesai. Dan naruto sekarang dalam keadaan demam tinggi, mohon bantuan anda sekarang juga" ujar kakashi

"dimana sakura, apakah dia tidak merawat kalian?" tanya tsunade

"tidak seperti itu nona, tapi nanti saja aku akan jelaskan, mohon nona memeriksa keadaan naruto sekarang di rumah sakit" ujar kakashi kini akhirnya mengajak tsunade ke rumah sakit.

Setelah melakukan pemeriksaan, akhirnya tsunade keluar dari kamar naruto dan memberikan penyebab dia panas tinggi itu.

"seberapa besar cakra yang dia gunakan dalam menghadapi akatsuki pada saat misi?" tanya tsunade

"aku rasa tidak terlalu besar, kenapa anda menanyakan itu?" tanya kakashi

"dia hampir kehabisan cakra, beruntung dia masih sempat melepaskan cakranya yang ada di tanda ini. Dasar bocah tdak tau diri, bertarung dengan batas cakra yang sepert itu terlalu beresiko" ujar tsunade kini melihat rantai cakra naruto yang ada didadanya.

"apakah itu sama seperti tanda dikening anda sensei?" tanya sakura

"ya, namun ini lebih besar dan kuat, lagi pula ini seperti tambang cakra bagi naruto, dia memiliki 10 lingkaran rantai jika benar menurut jiraya dan sekarang tinggal 8, itu berarti dia menggunakan cakra tambahan sebanyak 2 lingkaran cakra yang berarti lawannya tidak main-main" ujar tsunade kini melihat rantai tato milik naruto kini tinggal delapan lingkaran lagi.

"kakashi kau bertarung bersama denga naruto, jadi apa yang sebenarnya terjadi, apa yang membuat dia harus menggunakan cara dari rantai ini?" tanya tsunade

"baiklah akan aku ceritakan, namun ini adalah rahasia naruto, sehingga tidak bisa dijelaskan di muka umum, saya akan menyampaikanya secara pribadi pada anda" ujar kakashi

"baiklah aku tunggu kau menjelaskanya nanti" ujar tsunade

"jadi naruto tidak apa-apa kan?" tanya sakura

"ya, naruto tidak akan tewas hanya karena masalah seperti ni" ujar tsunade kini meninggalkan ruangan rumah sakit.

#skip#

Tanpa terasa naruto kini tidak sadarkan diri sudah selama 2 hari, sehingga pas hari ketiga naruto sadar dengan langsung terbangun dan melihat sekeliling dan mendapati dirinya kini dikamar serba putih.

'dimana aku,…kenapa semua ruangan putih….bau ini…. Ahk…sial aku masuk rumah sakit lagi'pikir naruto kini melakukan meditasi dan menenangkan dirinya sehingga membuat dirinya kini merasakan dengan jelas cakra yinyang kini membuat tubuhnya kini menjadi segar kembali dan cakra yang disimpan pada tatonya kini mulai muncul lagi dan kembali seperti semula.

"ahk…sial pain itu, dia bisa sekuat itu hanya dengan sebuah mata saja. Doujutsu itu bahkan bisa membangkitkan orang yang sudah mati"gumam naruto kini kembali melihat sekeliling dan melihat sebuah apel dan mengambilnya dengan benang cakra ditelunjuknya.

'ahkk….apa yang harus aku lakukan untuk menghadapi orang dengan kemampuan yang sangat tidak terkira itu, bahkan dia sangat kuat, dan dua orang yang sudah ditumbang kan bahkan bsa kembali hidup' pikir naruto kini berfikir membuat strategi untuk mengalahkan pain.

"lebih baik aku pulang saja, dan beristirahat terlebih dahulu beberapa hari. Tapi sudah berapa hari aku tidak sadar" ujar naruto kini melihat kalender sehingga membuatnya bingung

"apa/…..sudah 2 hari aku tidak sadarkan diri, aku harus latihan dulu. Ototku akan kaku jika tidak berlatih" ujar naruto kini melepaskan semua peralatan yang ada di tubuhnya dan meninggalkan rumah sakit tanpa sepengetahuan siapapun.

Naruto kini menuju dimana dia sering berlatih saat kecil dan kini dia ingin memerlajari sebuah teknik yang sudah dia rencanakan dan untuk melakukan itu dia memerlukan sebuah media untuk menjadi bahan target nya.

"yo naruto kau sudah sadar?" tanya shikamaru yang kini berjalan bersama couji

"ya, begitulah. Lagi pula aku ingin kembali berlatih" ujar naruto kini berjalan

Namun pembicaraan mereka terganggu akibat adanya sebuah jutsu yang menyerupai hewan kini menyerang kearah naruto dan teman-temanya, sehingga naruto dalam sekejap langsung menghancurkan hewan itu dengan sebuah Kanata di tanganya.

Sudah dua hari aku dirumah sakit dan tidaak melakukan peregangan otot, jadi sekarang akan aku ladeni kau" ujar naruto kini menujuk kearah seseorang diatas atap dengan kanatanya.

Orang itu hanya tersenyum dan melukis lagi sehingga lukisannya akhirnya menjadi hidup dan menyerang naruto, namun sebuah jutsu yang lemah seperti itu tidak berpengaruh pada naruto sehingga dalam satu kali ayunan kanatanya naruto dapat memotong jutsu orang itu.

'siapa orang ini, apakah dia yang bernama uzumaki naruto yang dikatakan oleh tuan danzo sebagai target'pikir sosok itu

"hey siapa kau, kenapa kau menyerang ku dengan tanpa aba-aba, jika kau berani jangan disini mari kita tentukan loasinya" ujar naruto kini hanya tersenyum menantang

"heh….seorang genin yang sepertmu tau apa" ujar orang itu

"kau tau, gelar bukanlah tujuan utama bagiku, namun kekuatanlah yang aku cari" ujar naruto yang kini berada dibelakang orang itu dan menebaskan kanatanya, namun sosok itu kini berubah menjadi tinta sehingga membuat naruto tersenyum dan menatap dimana orang itu akan muncul.

"aku sai, dan aku akan menjadi kelompok kakashi tidak lama lagi, salam kenal" ujar sai dengan senyum dibibirnya

"heh….jadi kau akan menggantikan sasuke, kau bahkan tidak memiliki kemampuan seperti sasuke" ujar naruto

Mendengar perkataan sinis dari naruto, sai hanya tersenyum mendengarnya sehingga naruto yang melihat itu kini berfikir keras dari mana tsunade mendapatkan orang seperti ini.

"ada apa naruto?" tanya shikamaru

"dia adalah anbu nee yang ada dibawah pimpinan danzo" ujar naruto berbisik pada shikamaru

"darimana kau tahu" tanya shikamaru

"orang seperti ini hanya mengetahu misi dan misi, jadi jangan menganggap apa yang dia katakan serius. Ingat jangan sampai masuk kedalam perkataan yang memancing emosi" ujar naruto

"sepertinya kau sangat menarik,sebuah keahlian membuat lukisan menjadi hidup itu adalah sesuatu yang hebat, dan aku tertarik untuk mempelajarinya, namun karena aku tidak memiliki bakat dalam melukis, aku jadi mengurungkan niat ku untuk mempelajari jutsu itu" ujar naruto

Tanpa membalas sai kini menghilang dalam pusaran tinta dan tidak meninggalkan jejak lagi. Melihat hal itu naruto kini hendak pergi dengan cara yang sama dengan elemen air miliknya, namun dihentikan oleh shikamaru yang menegurnya/

"kau mau kemana?" tanya shikamaru

"aku akan latihan, dan aku akan melakukan sesuatu sekarang" ujar naruto kini menghilang dengan pusaran air dan menghilang tanpa jejak.

"dia itu sungguh suka meniru ya, bahkan teknik seperti itu saja ditirunya" ujar couji

"kau ini, kakashi sensei itu adalah seorang shinobi peniru, dan tidak heran jika naruto bisa melakukan hal itu juga, bahkan sasuke dapat meniru gerakan lee saat bertarung melawan gaara dulu saat ujian chunin, naruto juga melakukan hal yang sama saat melawan neji, jadi aku rasa dia akan mudah meniru kemampuan seseorang, kecuali kemampuan khusus seseorang" ujar shikamru

Sementara naruto kini udah sampai diatas kolam air dimana dia dulu melatih control cakra miliknya dan sekarang dia inginmengulangi pelajaran yang telah lama ia kuasai, namun dia ingin melakukan control lebih baik lagi, karena hal itulah dia datang kemari dan membuat sebuah seal fuin gravity pada tubuhnya kini ditambah lebih banyak dan berat agar control cakra yang dia lakukan semakin kuat.

"kini sudah 250 kg, mari kita lihat sebarapa cepat aku bisa berjalan diatas air"ujar naruto menantang dirinya sendiri dan berlari diatas danau itu,

Tidak hanya control cakra yang dia latih, semua jenis cakra dasar miliknya juga dia coba dan latih agar bisa digunakan lebih baik dan baik lagi.

Dengan control cakra yang baik, naruto bisa mengendalikan air dengan sangat baik, namun hal itu tidak membuatnya senang karena air tidak bisa berubah menjadi padat dan tajam, bahkan air tidak bisa melindungi dari serangan petir, sehingga naruto memiliki sebuah konsep jutsu yang dapat diubah dengan sesuka hati.

"elemen air bersipat mudah dibentuk, tanah bisa untuk bertahan yang sangat kuat, angin dan petir sangat tajam, dan api juga sangat bagus untuk pelengkap dari angin. Jadi aku harus menggabungkan ke 5 jenis cakra ku ini agar aku bisa membuat sebuah nijutsu yang tidak bisa terkalahkan" ujar naruto kini mulai memikirkan cara menggabungkan ke 5 cakra miliknya.

"naruto…naruto…..dimana kau" teriak sakura kini mencari naruto sehingga membuat naruto kini melihat kearah sakura datang.

"ada apa sakura apakah ada yang gawat?" tanya naruto

"tidak hanya saja kakashi sensei menyuruh kita untuk berkumpul di tempat kita latihan" ujar sakura kini menarik nafas terlebih dahulu.

"oh…aku kira ada apa, ya nanti aku akan kesana. Kau tahu kan kakashi sensei sering telat, jadi jangan terlalu awal datangnya" ujar naruto akhirnya kembali melanjutkan latihanya sehingga membuat sakura berfikir dan menganggukan kepala nya untuk mengiyakan perkatan naruto.

Sementara itu, di tempat latihan team 7 kini sudah ada sai yang duduk sendirian karena hari ini dia akan resmi menjadi bagian dari team 7 atau team kakashi sehingga dia datang lebih awal, namun tidak ada orang disana karena hanya dia seorang disana. Sementara itu, kini naruto dan sakura bahkan belum siap-siap untuk melakukan pertemuan team 7. Dan sakura juga melakukan hal yang sama. Sementara kakashi yang menyuruh mereka berkumpul pun hanya sedang membaca buku dengan santai diapartemannya yang sederhana.

Setelah lama kini mereka akhirnya berangkat menuju ketempat latihan team 7, dan satu demi satu dari mereka kini tiba di tempat tujuan mereka yakni teampat latihan team 7, dan disana sai kini sudah lama menunggu dan hanya tersenyum ketika dia melihat naruto dan sakura kini tiba.

"ahk….ternyata hanya untuk ini kakashi sensai menyuruh kita berkumpul" ujar naruto

"apakah aku melewatkan sesuatu?" tanya sakura

"ya, dia akan menggantikan sasuke sekarang" ujar naruto

"tapi bukankah kau akan selalu menjaga posisi sasuke-kun di sini" ujar sakura

"ya, dan aku tidak setuju dengan ini, namun karena kita kekurangan anggota dan kalah dalam argument dan juga peraturan akhirnya danzo memasukkan dia dalam team kita" ujar naruto

"tapi bukankah itu harus memiliki persetujuan dari hokage sama?" tanya sakura

"nenek tsunade tidak bisa menolak, karena memang itu peraturannya" ujar naruto kini hanya duduk diam dan memejamkan mata menunggu kakashi

"naruto, bisakah kau melakukan sesuatu, aku tidak suka dengan aura dekat orang itu" ujar sakura berbisik

"tenang saja, nenek tsunade bukanlah orang bodoh, jadi akan aku pastikan nenek akan melakukan sebuah rencana yang hebat untuk menghentikan gerakan yang mencurigakan yang dia lakukan" ujar naruto

'kakashi sensei datang, tapi dia tidak sendiri, cakra ini seperti milik hokage pertama. Elemen kayu' pikir naruto kini membuka matanya dengan terkejut karena datanglah dua orang dan salah seorang diantaranya tidak kenali oleh naruto.

"jadi ini adalah pendamping kami selama kakashi sensei menjalankan misi khusus" ujar naruto kini duduk dengan tatapan sangat tajam kearah sosok orang itu.

"ya, dia adalah adik ku, dan namanya adalah yamato" ujar kakashi

"dan itu adalah teman baru kalian yang akan menggantikan posisi sasuke sementara" ujar kakashi sehingga membuat sai tersenyum dengan ceria

"salam kenal, aku adalah sakura haruno dan ini adalah naruto uzumaki" ujar sakura kini melihat kearah yamato

"ya salam kenal, aku yamato kalian bisa memanggilku kapten yamato" ujar yamato kini melihat kearah naruto yang kini hanya melihat dirinya dengan tajam

"apakah anda memiliki jenis sub elemen kayu?" tanya naruto kini melihat yamato dengan tajam

"ya, itu karena aku memiliki elemen dasar air dan tanah" ujar yamato

"benarkah, aku sedikit ragu dengan jawaban mu, jadi bagaimana kami akan bekerja sama dengan baik" ujar naruto kini menggelengkan kepalanya.

"ya, sebenarnya ini adalah rahasia pribadi saya" ujar yamato

"ohh….jadi begitu, baiklah aku akan membuat rahasia juga kalau begitu, lagi pula di team ini nanti akan banyak rahasia. Benarkan sakura" ujar naruto kini memberikan hormat

"baiklah, besok kita akan melakukan misi untuk menemui seorang mata-mata sasori yang berada di anggota orochimaru, sehingga aku akan menyamar menjadi dirinya dan menggantikan kakashi senpai menjadi ketua kelompok kakashi.

"jadi sasori memberitahuakan nama orang itu pada kalian, kenapa aku tidak diberitahu" ujar naruto

"hahhaha…tidak semua hal yang seperti itu akan diberitahukan pada mu naruto" ujar sakura tertawa

"kau mengejek ku sakura, awas saja kau aku tidak mau mencari sasuke lagi" ujar naruto

"kau terlihat lucu jika kau marah seperti itu, dobe" ujar sakura menirukan perkataan sasuke

"eh…..kau bahkan mengejekku seperti itu. kakashi sensei tolong aku, sakura sudah jahat pada ku" ujar naruto sehingga sai dan yamato yang baru mengenal dua orang ini kini hanya cengo dan diam melihat tingkah laku dua orang yang ada didepan nya ini.

"ya,….sakura jangan seperti itu, kasihan naruto" ujar kakashi tersenyum melalui matanya yang sedkit terpejam.

"hahaha..maaf…maaf…." ujar sakura

"baiklah kali ini aku maafkan, tapi sekrang apa yang akan kita lakukan?" tanya naruto

"tidak ada, hari ini aku hanya akan mengenalkan yamato dan sai pada kalian berdua" ujar kakashi

"apa?/ hanya untuk ini kakashi sensei membuat ku menghentikan latihan dan semua rencana ku hari ini?" tanya naruto

Mendengar perkataan dari naruto sai dan yamto kini melihat naruto dengan tajam namun naruto sama sekali tidak bergeming, malah dia kini ingin pergi tanpa berpamitan terlebih dahulu.

"apakah kau sudah sekuat itu sehingga mengatakan pertemuan ini tidak penting" ujar sai kini hanya tersenyum

"ehmmm,…..ya" ujar naruto menirukan sai yang tersenyum palsu

"mau kemana kau" ujar yamato kini membuat seal di tangannya yang sudah siap menyerang naruto

"wah…..aku tidak menyangka akan ada pertarungan disini, baiklah aku akan menonton dulu" ujar naruto kini duduk dan membuat yamato geram.

Elemen kayu : teknik mengikat

Naruto yang melihat serangan itu menuju kearah nya kini melihat dengan sedikit cuek dan hanya memandang dengan tanpa bergeming.

Elemen angin : luka angin pencabik

Ujar naruto membuat sebuah jutsu dengan hanya sebelah tangan dan menghancurkan semua sulur kayu yang kini hendak menyerang nya sehingga yamato menghindar dan membuat serangan naruto kini mengarah kearah sai sehingga sai yang tidak ikut menyerang akhirnya ikut menghindar.

'anak ini memang tidak bisa diremehkan, informasi yang kakashi senpai katakana benar adanya. Dia adalah seorang jenius dalam bertarung, namun strategi dia masih lemah dan itu adalah menurut kakashi senpai. Jadi ini benar adanya.' Pikir yamato

"seornag anbu dengan kemampuan elemen kayu hanya satu orang, dan orang itu adalah kelompok kakashi sensei, sehingga kau memanggil dia senpai, selain itu juga kalian berdua adalah senior untuk itachi, jadi aku ingin tanya, apa ada yang kalian ketahui tentang itachi?" tanya naruto kini membuat yamato terkejut karena naruto mengetahui predikatnya di desa konoha.

"tidak banyak, hanya saja sharingan miliknya lebih kuat dari pada sharingan milikku" ujar kakashi

"hanya itu?" tanya naruto lagi

"dia adalah seoranganbu termuda sepanjang sejarah, dan dia adalah seorang ahli genjutsu dan dengan shraingan dimatanya dia sangat licin dan sangat mahir menggunakan sharingannya sehingga sulit mengatasi dirinya jika satu lawan satu." Ujar kakashi

"oh….jika memang begitu, jadi dia adalah orang yang bijaksana. Dan dia melakukan pebantaian dengan klan nya sendiri. Ini harusnya sedikit mencurigakan" gumam naruto

"apa yang kau katakan?" tanya yamato

"tidak ada apa-apa,hanya memikirkan sedikit masalah teme" ujar naruto kini berjalan meninggalkan mereka ber 4 disana sedangkan dirinya kini berjalan sambil memikirkan apa yang terjadi pada malam tragedy itu

Setelah naruto tidak terlihat lagi, yamato kini melihat dengan tidak yakin bisa menjadi pemimpin daam team senpai nya itu.

"kakashi senpai, apakah aku tidak cocok menjadi pemimpin dalam team kakashi?" tanya yamato

"hahaha…..jangan begitu, naruto adalah orang yang mudah bergaul dan dia juga sedikit sensitive dengan sebuah kecurigaan, apalagi jika menyangut tentang rahasia, karena dalam team ini mungkin tidak ada yang memiliki rahasia sehingga bisa melakukan kerja sama team yang baik. Dan team penyerang adalah naruto bersama sasuke di team ini, dan sakura sebagai pelindung klain pada waktu itu, namun sekarang mereka harus berkerja berdua, dan sakura kini juga bisa menjadi penyerang yang efektif, namun selama naruto masih bisa bertarung, sakura dan kekuatan sakura tidak terlalu diperlukan namun sakura adalah kehidupan bagi team ini, karena sakura akan menjadi pusat dari semua pergerakan dari naruto dan sasuke kelak. Karena itu, hokage ke 3 mengatakan, persaingan dan semangat akan membuat mereka tumbuh menjadi shinobi yang kuat, dengan diliputi sikap yang tidak pantang menyerah, denga tekat api yang sudah berkobar, jangankan untuk melukainya, meyentuhnya saja kau tidak akan sanggup untuk menahannya" ujar kakashi kini melihat kearah jalan dimana naruto pergi

"lalu bagaimana cara kami agar bisa diterima oleh orang yang sudah sekuat itu?" tanya yamto

"itu sungguh mudah, aku dan naruto adalah anggota team kakashi. Dan yang utama dalam team ini adalah kerjasama antar anggota team, dan jika salahsatu melakukan kesalahan, maka yang lainya akan mendapatkan masalah" ujar sakura

"kerjasama team?" tanya sai

"ya,…naruto berbisik padaku bahwa kalian berdua adalah anbu, dan naruto belum bisa menerima kalian karena kebanyakan anbu akan lebih mementingkan misi daripada seorang teman, oleh karena itu dia bersikap bahwa kalian belumlah layak menjadi team kakashi. Dan aku juga berpendapat begitu, jika ingin menjadi team kakashi sepenuhnya pahami apa arti rekan bagi kalian" ujar sakura kini menyusul naruto dan pergi menuju kearah desa yang ramai.

"kau lihat, inilah team yang aku dambakan dari dulu tenzo. Mereka bahkan tidak akan mengantikan posisi teman mereka dalam hal apapun, bahkan naruto saja sangat keras untuk mengejar sasuke. Jadi sebaiknya kalian berdua harus bisa membuat mereka yakin bahwa kalian akan lebih memilih rekan dari pada sebuah perintah atau misi. Karena itulah yang aku ajar kan pada mereka" ujar kakashi kini memegang mata kirinya yang tertutup ikat kepalanya.

"aku akan belajar jika begitu, nanti aku akan keperpustakaan dan mencari buku tentang seorang teman" ujar sai

"tidak, seorang teman tidak didapatkan dari membaca buku, yang perlu kau lakukan adalah menganggap dia ada dan dia tidak sendirian" ujar kakashi kini membuat dua orang yang sebenarnya adalah anbu itu berfikir.

Setelah itu, yamato kembali menghadap tsunade dan melaporkan kejadian hari ini dimana dia mencoba naruto dalam hal bertarung walau hanya berlangsung singkat, namun naruto begitu tertutup dengan dirinya.

"jadi baik sakura dan naruto belum bisa menerima dirimu dan sai?"tanya tsunade

"tidak, hanya saja menurut mereka team kakashi adalah team dengan kerjasama yang terkuat, dan sebagai seorang kapten aku harus memahami apa itu rekan, dan kami dari anbu sangat jarang yang namanya memiliki rekan yang saling melindungi, karena itulah, sakura dan naruto meminta agar kami harus memilih rekan dari pada keberhasilan suatu misi" ujar yamato

"ya, kau adalah seorang anbu elit konoha, kenapa kamu tidak bisa membuat naruto berubah fikiran?" tanya tsunade

"menurutku hanya beberapa orang saja yang dapat merubah kepuutusannya, dan salah satunya mungkin kakashi senpai" ujar yamato

"kau belum mencobanya, kenapa sudah bilang begitu?" tanya tsunade

"dari kesimpulan nilai keseluruhan dirinya dalam sekali pertemuan, naruto sangat pervek, bahkan dia tidak memiliki celah dalam posisinya saat dia duduk melawan ku" ujar yamato

"duduk….apakah dia hanya duduk saja saat melawan mu?" tanya shizune

"ya, aku membuat sedikit tes dengan sekali serangan pada naruto, namun dengan cara yang menakjubkan dia bisa menggunakan sebelah tangan untuk membuat sebuah ninjutsu, dan itu adalah jenis elemen angin yang sangat jarang di desa kita ini. Selain itu, control cakra yang sangat bagus juga aku rasakan dari jutsu yang dia keluarkan padahal jika difikir-fikir, jika cakra miliknya saja sudah sangat besar ditambah cakra dari kyubi seberapa besar cakra itu dan dia bisa mengendalikan nya dengan sangat sempurana" ujar yamato

"ya, aku tahu itu, namun ada sebuah kelemahan yang besar dari naruto" ujar tsunade

"apa itu?" tanya yamto

"dia itu terlalu sering bersikap konyol dan kekanak-kanakkan sehingga membuat beberapa orang sangat membencinya, dan danzo adalah salah satunya" ujar tsunade sehinga membuat yamato kini terkejut.

To be continue