.

.

.

.

.

Normal – POV

Ahir tahun menjadi hari yang mungkin ditunggu tunggu bintang korea selatan karena banyak acara musik dan berbagai penghargaan untuk kerja keras para Idol papan atas.

Seperti malam ini, tepat pada malam pergantiaan tahun baru disalah satu festival musik, sebut saja SBS Gayo Daejun yang banyak menampilkan bintang papan atas.

Tapi yang kita bahas kali ini bukan tentang bagaimana acara terselenggara, namun bagaimana kisah dibalik waktu senggang para idol nya.

Apa saja yang meraka lakukan, rasakan dan inginkan

Baiklah, ayo kita telaah satu persatu.

Nampak para idol saling melempar salam pada fans saat mereka beryanyi bersama di atas panggung

Sesi ahir belum selasai dan dilanjutkan dengan foto bersama di atas panggung yang di pandu oleh staff

Nampak para idol yang berada di depan, tengah duduk tanpa alas di atas panggung, dan yang belakang tampak berjinjit agar kepalanya tertangkap kamera.

Seperti yang dilakukan Jhope sekarang, berusaha melompat setinggi mungkin mengimbanggi orang disebalahnya, Kim Yugyeom

"Kau tak ingin menggendong hyungmu ?" Sembari memperhatikan Jhope, Yugyeom bertanya pada Jungkook yang bersender pada V

"Gendong saja kalau kau mau, kami tak keberatan." Jawab V mengantikan Jungkook yang nampak lelah dalam rangkulanya

"..." Tanpa kata yugyeom berlalu pergi menghampiri 2jae, jengkel denagn pasangan baru BTS(Vkook) dan jengkel karna kakinya sempat terinjak Jhope yg melompat lompat

Namun urung niatnya saat melihat di sebelah 2jae ada RapJin, baiklah dia akan terlihat seperti lalat jika berada disekeliling pasangan bahagia Umma Appa BTS yang suka mengumbar kemesraan itu

Pandanganya teralih pada member Monsta X,

Nampak Wonho dan Hyungwon saling dorong dan kaki mereka berusaha saling menginjak entah memperebutkan apa

Ia alihkan pandanganya pada Jooheon yang nampak tak peduli dengan dua orang rusuh itu, dan ia berjalan kesana

"Hai hyung." Sapanya pada Jooheon yang senyum-senyum sendiri

Hal itu membuat Yugyeom mengikuti arah pandang Jooheon,

Nampak diseberang member Exo tengah menyapa fans dengan lambaian tangan dan fly kiss mereka.

"Mmuuuaaahhh..." Sontak Yugyeom menengok arah Jooheon saat tiba tiba member Monsta X itu meniru fly kiss member Exo dan mengerahkan pada salah satu member yang paling imut (read Xiumin) dengan senyum mesum mengerikan

"iiiiiiiuuuuhhhhhhhhh..." Yugyeom bergidik memandang Jooheon jijik karna wajah sook imut nya

Baiklah Yugyeom tahu sekarang, Jooheon sedang kasmaran

.

Pandangan Yugyeom beralih pada seorang yang berada disebelah Jooheon, yang iya yakini paling waras diantara member Monsta X

"Hyu-..." Perkataanya terpotong saat melihat tatapan sayu shownu yang tengah memandang member Exo

"Apa lagi ini ? kau juga menyukainya? " Yugyeom berbisik di telinga Shownu

"Siapa ?" Tanya shownu masih memandang sosok itu dari kejauhan

"Member Exo..." Jawab Yugyeom bodoh

"Bukan Exo..." Shownu berujar masih fokus pada arah pandangnya

"VIXX ?" Tanya Yugyeom memandang Ravi yang berada di belakang Exo

"Bukan. Bukan yang itu! Nah itu,yang pakai kaos biru." senyum Shownu mirip seperti senyum Jooheon

"A...ap...apa..." Yugyeom memandang tak percaya, jelas itu Jisung, member NCT Dream yang tersasar diantara member Exo

Entah bagaimana ceritanya Jisung bisa berada dalam rangkulan Suho padahal teman temanya yang lain sedang berfoto dibelakang.

Dengan tidak santai Yugyeom menoleh Shownu, bergerak cepat melihat jisung, menoleh Shownu-melihat jisung dan begitu seterusnya.

"Sinting. Dasar pedofil " ia memaki shownu

Dengan gerak mundur Yugyeom melangkah tergesa

Bruuugghhh...

"Oouuhhh..." Suara seseorang yang tidak sengaja ia tabrak

Yugyeom terkejut, dengan spontan ia membalik padan dan hal pertama yang ia dapat ialah pelototan tajam dari Ratu Alam semesta siap lagi klau bukan Kim Heechul.

Gllleeeeggg

Habislah riwayat mu Kim Yugyeom, kau berurusan dengan orang yang salah ia meneguk ludah kasar

"Sungiii hyung kau tak apa ?" Kyuhyun maknae Super junior nampak khawatir dengan hyung tersayang korban tabrak Yugyeom yang ternyata Kim Jong Woon atau yang sering di panggil Yesung

"Tak apa aku tak apa...uuuhh" Yesung masih merunduk karna dadanya yang tersikut Yugyeom

"Yak dimana matamu !" Eunhyuk nampak emosi menatap Yugyeom

"Kenapa kau ceroboh sekali..." Donghae nampak menyudutkan Yugyeom

"Hei, kenapa kau hanya diam begitu." Tegur kangin memperhatikan Yugyeom yang hanya termangu menyaksikan kesakitan yesung

"Kau harusnya minta maaf." Siwon berujar tetap memeluk yesung

"Anak ini sombong sekali sih." Ryeowook memandang yugyeom jengkel

"Dia dari agensi sebelah sepertinya." Sungmin ikut menimpal

"Hei sudah sudah jangan ribut disini ! Bagaimana kalau para fans melihat" Leeteuk berusaha menengahi

"Tidak akan ada yang lihat, kita di ujung panggung. Bagaimana kalau kita tonjok saja bocah ini.." Heechul berkata datar

"Sudah, aku tak apa...uuuhh..., nanti juga sakitnya akan-..." Perkataan yesung terpotong saat ia berdiri tegak dan berhadapan dengan Yugyeom

"Giii...gi...giyoumiii..." Yesung melafal dengan tergagap

Mata mereka saling bertemu dan adu pandang

Memori itu kembali terlintas di benak Yugyeom

Saat Woonii hyungnya berjanji untuk selalu disampingnya ("Mulai sekarang, kau akan hidup bersama kami. Aku adalah hyung mu. Dan kau dongseang ku. Kita akan selalu bersama, aku akan berada di sampingmu selalu Giyoumiii, jadi jangan berfikir bahwa kau sendiri")

Saat Woonii hyungnya berjanji untuk selalu menjaganya ("Jangan takut, hyung akan disini untuk menjagamu")

Saat woonii hyung memeluknya agar ia tak kedinginan

Saat wooni hyung mendekapnya waktu ia menangis ketakutan

Dan saat wooni hyung menyayangnya dengan penuh perhatian

Tapi ini bukan dia, dia bukan wooni hyung yg dulu selalu merawatnya

Dia bukan woonii hyung

Wonii hyung nya sudah pergi

Pergi entah kemana

Pergi tanpa kata

Pergi tanpa pesan

Pergi dengan beribu janji yang ia ingkari

Dan membuat nya untuk tak lagi mudah percaya pada janji palsu

.

"Hei nak, kau tak apa?" Leeteuk nampak mengguncang bahu yugyeom yang terlihat syok dengan pandangan kosong ke arah yesung

"Ma...maf... maaf kan aku..." Yugyeom berlari

"Giyoumii...giyoumiiii..." Jerit yesung berusaha mengejar Yugyeom

Greeep...

"Lepas. Lepaskan aku...!" Dengan kasar Yugyeom menyentak tangan yesung yang memeluknya

Bruuuggh...

"Ommo sungii..." Heechul langsung menangkap tubuh lemas Yesung yang terhuyung

"Hiiiks.., Giyoumi...hiiikkss..." Dan yesung hanya mampu menangis dalam pelukan Heechul

.

Yugyeom terus berlari menerobos sesama idol yang sedang menuruni tangga stage

Tak ia pedulikan beberapa orang yang mengumpat menyumpahinya karena ia tabrak

Brrruuugghhh

Yugyeom menabrak seseorang lagi. Bagus sekarang siapa

"Kau tak apa?" Tanya Yeoja mengulurkan tanganya pada Yugyeom yang terjatuh

"Aku tak ap-"

Deeeeggg...

Perkataan Yugyeom terpotong saat melihat gadis cantik berdiri dengan tangan terulur tepat di atasnya

"Ma...ma...malaikat..., uuuh...(Bruuugh)" Yugyeom pingsan

Tentu membuat beberapa gadis berseragam pink yang ingin masuk ruang tunggu salah satu gedung SBS itu panik

"Yerin kau apa kan dia?" Sowon panik melihat manusia tergeletak tak berdaya

"A...aku...tak tahu..." Jawab Yerin takut

"Bukan kah dia maknae dari Got7?"Eunha memastikan

"Manager, bagai mana kalau semantara kita bawa masuk" Usul Yuju pada sang manager yang sedari tadi hanya melongo

"Ide baguis, aku akan ke ruang tunggu Got7..." SinB langsung berlari entah kemana

"Tunggu aku ikuuuut..." Teriak maknae Umji mengejar SinB

Dan member Gfriend membantu sang manajer yang membopong yugyeom ke dalam ruang tunggu mereka.

Dia pingsan tepat di depan pintu Ruang tunggu Gfriend jika kalian ingin tahu.

.

.

.

Kita tinggalkan Seorang Kim Yugyeom yang tergeletak tak berdaya dan beralih menyimak kisah tiga orang yang sedang mengendap endap di koridor

"Mengepa kita berjalan seperti ini ?" Tanya Shownu yang berada di barisan paling belakang

"Kenpa ?" Jooheon menoel lengan V yang berjalan mengendap didepanya

"Agar lebih mendramatisir." Cengir Member BTS itu masih berjalan jinjit

Dengan bodohnya mereka berdua mengikuti jalan jinjit Taehyung

Tok...tok...tok...

Ckleeeek...

seseorang berkulit albino nampak membuka pintu yang diketuk V. Pintu bertuliskan EXO ROOM

Braaaakkk...

Dan bocah berkulit kecoklatan yang berada di sebelah bocah albino menutup paksa pintu itu sebelum V cs masuk.

"Yaaaakkkk...HITAM...! (Bruuaakkk...Bruuaaakkk...Bruuuaaakkk...)" V benar benar kesal dengan musuh bebuyutanya siapa lagi kalau bukan HunKai

Ckleeeek...

"Masuk lah, maaf kan mereka." Dengan senyum cerah Chen membuka pintu untuk orang yang mengetuk ruang tunggu mereka brutal.

"Terimakasiih. "Shownu berujar canggung setelah melewati Chen

"Suhooooo hyuuuuung." V langsung melompat di antara Chanyeol dan Baekhyun yang sedang suap suapan.

Denagn tak tahu diri V malah membuka mulutnya lebar. Chanyeol sempat beradu pandang dengan baekhun yang juga membuka mulut siap di suapi.

"Aku disini, apa yang kau lakukan disitu ?" Suho mengusap wajahnya dengan handuk melihat tingkah hiperaktif V

"A...a...aaakkk...akhu hiaaaap huapi akhu goooong (A..a...aaaakkk aku siap, suapi aku dong)!" Denagn kurang ajarnya V menarik tangan chanyeol yang masih bingung harus menyuapi siapa

"Hap...nyaaaam (kunyak)...nyaaam(kunyak)...nyaaam(kunyah)" dengan wajah songong V menunjuk minuman di tangan baekhyun.

Dengan baik hati baekyun menyodorkan minum pada anak dadakanya

"Huwwaaaaaaaaa aku juga mauuuuu !" Kai dan sehun berlari kencang menghambur ketiga orang yang nampak seperti keluarga bahagia (Chenyeol , Baekhyun dan anak mereka Taehyung)

Boouuggg...

Bouuuggg...

Booouuuugggg...

Dengan brutal mereka menhantam V dengan bantal sofa

"Enak saja kau dasar kampret." Sehun berujar makin semangat menghantam V

"Rasakn ini...rasakan ini..." Kai memajukan bibirnya , tak kalah semangat dari sehun

"Suhooooo hyuuuuung..." V berteriak memanggil suho yang asik berbincang dengan Shownu

"Heii...hei...sudah sudah, apa apaan kalian ini..." Chanyeol menghadang sehun dan kai

"Curang...curang...curang... kalau dia boleh kenapa kami tidak !" Kai merajuk beralih memukuli Chanyeol dengan bantal

Baiklah, ini sangat menjengkelkan bagi Kai dan sehun, pasalnya mereka selalu di bentak chanyeol saat menganggu momenya dengan sang kekasih (Baekhyun)

Namun apa apa ini. Alien BTS ini malah seenak jidatnya bermanja pada couple Chanbaek

"Jonginii...sudah...hei hei..." Baekhyun menolong chanyeol yang di keroyok HunKai

Karena jengkel , Baekhyun mendorong salah satu diantara mereka yang ternyata sehun.

Sehun limbung, hampir terjatuh namun ia berpegang pada Kai.

Kai tak kuat menahan barat badan sehun, ahirnya mereka terjatuh dengan posisi sehun menghimpit Kai di lantai

Jedug...

Cuuup...

Mata kai melotot merasakan benda basah menempel tepat di pipi kananya .

Ngeeek...

Wajah datar sehun menyadarkan kai yang hanya berjarak beberapa centi denganya

"A...a...a...ap...apa itu tadi ?" Tanya Kai tergagap

"Bibirku." Jawab sehun babo

Nampak mata Kai yang kini mulai berkaca kaca

"Oh tidak...ini pertanda buruk." Gumam chen yang hanya menyimak sedari tadi

"Huuuuwwweeeeeee...HYUUUUUUUNNG..." Teriakan maut Kai menggemparkan ruangan dan membuat D.O bangkit dari kubur. Anni tidur lelapnya maksutku

"AKU TAK SENGAJA..." Teriak sehun tak kalah kencang berlari keluar

Dengan mata melotot Kyungsoo memandang arah keributan. Matanya mengintimidasi Chanyeol yang berada di dekat kai

"Se...sehunnii..." Chanyeol menunjuk pintu yang terbuka

"YAK...Oh sehun apa yang sudah kau lakukan pada Jongiiin !" Kyungso mengejar sehun yang sudah berlari kalang kabut keluar ruangan

Lalu bagai mana dengan Taehyung, bocah itu tengah sibuk menghabiskan cemilan Chanbaek sambil menonto Kai yang menangis.

.

Sekarang kita beralih kepada Jooheon yang tengah sibuk merayu Xiumin.

"Hyuuuung...ini aku yang buat sendiri lho..." Jooheon menyodorkan Sebungkus coklat hati pada xiumin yang bersembunyi di balik tubuh Lay

"Baozi hyung, jangan begitu..." Lay berusaha menarik Xiumin yang bersembunyi di sebelahnya.

Mereka duduk disofa dan Lay yang berada di tengah

"Anniiii." Xiumin menggeleng , kepalanya ia benamkan di punggung Lay

"Hehehehe maaf ya. Baozi hyung memang pemalu." Lay menerima coklat itu

Bukan pemalu, tapi penakut, itu yang paling tepat Zhang Yizing.

.

Disebelah pojok, ada suho yang mendengar cerita Shownu

"Ah, jadi begitu ? Aku juga sangat terkejut saat Johnny cerita pada Sehun." Suho berkata

"Ne, aku pun sangat malu kala tahu salah satu memberku berada di sana" Sesal Shownu

"..." Suho hanya mempu menatap iba

"Oh iya, bukankah kalian dekat ?" Shownu bertanya

"Ne ?" Suho tampak bingung

"Ah maksut ku EXO dan NCT." Jawab Shownu

"Ow, iya mereka kan hobae kami. Tentu kami cukup dekat." suho tersenyum anggelic

"Eheeem, Junmyeonii. Bisa aku minta bantuanmu?" Shownu melirihkan suaranya

"Apa itu ?" Suho memajukan mukanya penasaran

Dan isyarat tangan shownu membuat suho memberikan telinganya untuk mereka berbisik bisik.

.

.

.

Disinilah mereka sekarang , (Suho dan Shownu) didepan pintu ruang tunggu NCT

"Apa tidak apa apa ?" Tanya Shownu ragu

"Memangnya kenapa ?" Suho malah balik bertanya

"Hah, aku ini terlalu tua, dan dia masih anak anak." Shownu berujar lemas

"Tidak ada yang salah jika itu tentang cinta."Suho sok bijak

Ckleeeeek...

Bruuugghhh...

"Buuuuwwaahahahahahaaaaa..." Dan suara tawa pecah mengiringi suho yang tergeletak di lantai

"Ommo Junmyeonii hyuuung." Renjun yang baru saja membuka pintu bertuliskan NCT Dream Room segera menolong suho

Jangan salahkan Renjun yang sembarangan membuka pintu, tapi salahka Suho yang dengan seenaknya bersandar pada pintu itu.

"Yak kalian berhenti tertawa !" Mark Lee mengomeli maknae Line yang menertawakan kemalangan suho

"Hyung kau tak apa?" Tanya Jeno

"Ah, aku tak apa." Suho mengusap tengkuknya malu

"Eheeeem..." Shownu berdehem menyadarkan suho

"Oh aku hampir lupa, kenalkan ini teman hyung." Suho menarik Shownu yang hanya berdiri diam di ambang pintu

"Kami sudah kenal." Jaemin berujar ketus

"OMMO ...itu kan ahjussi jahat." Perkataan Jisung membuat hati shownu remuk

"Siapa yang jahat ?" Chanlee bertanya pada jisung

"Itu ge, orang itu jahat. Dia yang mengadukan kami." Jisung menatap tajam shownu

Jelas sudah perkara , ini sulit. Jisung nampak sangat membenci shownu

"Dia tak jahat jisungii, teman hyung ini baik,lihat hidungnya, bibirnya, matanya, dan alis tebal nya. Dia terlihat seperti orang baik baik kan ?" Suho berusaha merayu

Memang apa hubunganya, batin mereka semua

"Tidak, dia sama sekali tidak terlihat baik." Jisung bersikeras

"Dia baik." suho bersikeras juga

"Tidak." Jisung tak mau kalah

"Dia baik." Suho makin ngeyel

"Tidak."

"Baik."

"Tidak."

"Baik.."

"Tidak."

Dan shownu hanya bisa mengurut pangkal hidung nya mendegar perdebatan dua orang bertolak usia yang kekanakan.

.

.

.

Kita beralih ke suatu tempat, tempat yang cukup kotor jika aku boleh berpendapat.

"Jadi ini dia pelacur murahan yang membuat kehidupan leader ku kalang kabut ?!" sindiran tajam dari mulut Jinhwan membuat woozi berhenti dari kegiatanya mencuci tangan

"..." Tak menjawab, woozi meninggalkan seseorang yang menatapnya tajam dari pantulan cermin pada dinding wastafel.

Greep...

"Aku bicara padamu bocah." Jinhwan mencengkeram pundak woozi yang hendak berlalu melewatinya

"Lepaskan tangan kotormu mu dari tubuhku !" Woozi mendelik tajam

"Jadi kau fikir kau suci ?!" Jinhwan tersenyum mengejek

"Apa masalahmu !" Woozi membentak

"Yang pertama kau menghancurkan leader kami, yang kedua kau menghianati IM dan yang ketiga karna kau seorang pelacur. Aku sangt benci pelacur !" Jinhwan menggeram

"Jangan asal bicara !" Woozi sekan tak terima

"Tentu aku tak asal bicara, bagai mana bisa kau membuka lebar pahamu untuk pria lain saat kekasihmu sibuk menari di atas panggung." Jinhwan tersenyum licik

Raut wajah Woozi menegang.

Ia ingat sekarang, sekelebat bayangan yang ia lihat saat bermain panas dengan suga di tangga darurat bukan lah imajinasinya.

Namun itu Jinhwan, member Ikon yang sialnya teman dari musuh besarnya Kim Hanbin

Adu pandang tak terelakkan, Adu dorong pun terjadi diantara kedunya

Ini cukup imbang mengingat mereka sama sama pendek, namun jika kita resapi lagi, nyatanya Jinhwan pernah hampir menjadi seme bagi IM dan Woozi hanya lah seorang uke yang berteriak dibawah IM

Jadi...

Boouuggg...

"Ahhhrrrgg..." Woozi merintih saat merasa dinding toilet menghantam keras punggungnya

Ckkleeeek...

"Wooziii baby ap-... Yak apa yang kau lakukan ! lepaskan !" IM berteriak dan menarik Jinhwan yang sudah mencekik Woozi

"Uhuuuk...uhuuuk...uuhhuuuk..." Woozi terbatuk dalam jongkoknya

Tentu IM tak bisa terima dengan keadaan ini

"Baby ! Astaga baby, kau tak apa ?" IM mengangkat kepala Woozi dengan kedua telapak tanganya

Nampak wajah woozi dengan mata berkaca dan nafas tersengal

"Hyuuung ! Apa yang kau lakukan pada kekasihku." IM berkata dingin

"Changkyun dia itu pelacur dia-..." ucap jinhwan terpotong

"DIAM ! Setelah mencelakai kekasihku, kau masih berani memakinya !" IM membentak

"Aku bicara fakta dia itu selingkuh, dia menghianatimu. Dia bersetubuh dengan pria lain saat kau perform di stage !" Jinhwan tampak emosi

"BOHOOONG. Dia bohong hyung. Dia bohong. Dia bahkan hampir memperkosaku. " Woozi berlinang air mata

Mata jinhwan melotot mendengar pengakuan palsu woozi

"Benarkah itu Jinhwan hyuuung." IM bertanya dengan nada dingin

"Tidak...tidak...sungguh aku tidak melakukanya. Dia yang bohong !" Jinhwan menunjuk balik Woozi

"Tidak hyuuung hiikks... aku tak bohong. Dia memaksaku, dan aku tak mau hyuuung...hiikks. Lalu dia mencekik leharku. Dia ingin membunuh ku...uuuuhuuuhuuu..." Woozi meratap dalam tangisnya

"Bohong, dia bohong !" Jinhwan menunjuk Woozi

"Tidak hyung, aku tak bohong. Lihat ini. Ini buktinya !" Woozi menunjukkan bekas gigitan di lehernya yang sebenarnya milik Suga

"Aku tak percaya kau melakukan ini lagi pada ku hyung." IM berujar

"Changkyun aku-" Perktaan jinhwan terpotong

"Cukup. Jangan pernah muncul lagi dihadapan kami !" IM pergi sambil memeluk Woozi

Namun Jinhwan tak begitu saja membiarkanya

"Tunggu, kau harus percaya padaku, aku berkata jujur. Itu bekas gigitan Suga. Dia selingkuh dengan member Bangstan itu ! Percaya padaku changkyun." Jinhwan menahan lengan kanan IM

"Bagai mana aku bisa percaya padamu hyung. Kau bahkan pernah melakukan hal serupa padaku dulu." Perkataan IM seakan menampar Jinhwan dengan kesalahanya di masa lalu.

Jinhwan termangu. Rupanya IM belum bisa memaafka kesalahanya yang dulu. Memang sempat terlintas difikiranya untuk memperkosa IM dimasa lalu. Namun tidak untuk Woozi, sedikitpun dia tak ada niat untuk menyentuh bocah licik itu.

.

.

.

Tok...tok...tok...

Tok...tok...tok...

Ckleeeek...

Chanu membuka pintu ruang tunggu IKON dengan mata terpejam

"Mana Leadermu." Tanpa salam sang tamu bertanya To the point

"Tidur." Jawab chanu masih memejamkan mata dan hendak menutup pintu

Bruuugg...

Brraaaakkkk...

"Auuuhhhhh..." Ratap Chanu saat sang tamu mendorongnya dan memaksa menerobos masuk

"Ommo Chanu-ya." Yunhyeong melempar beberapa peralatan yang mereka kemas.

Member Ikon sedang kemas-kemas rupanya

"Kim Hanbin-shi, kita haru bicara !" Tamu itu yang ternyatas adalah Min Yoongi atau biasa di panggil Suga itu membuat BI terpaksa bangun dari tidurnya.

.

Booooouugghhh...

"Arrgghh. Brengsek, apa masalahmu." BI mengusap kasar darah yang mengalir dari sudut bibirnya yang kena tonjok Suga

"Itu untuk kelancangan mu menyakiti Woozi " Suga berujar tegas

"Hah, hanya itu? " ejek BI

"Aku bisa saja membuat mu babak belur, tapi aku masih cukup waras dalam meperingatkanmu." Suga memberi peringatan.

Merasa cukup, suga beranjak meninggalkan BI

"Kau tak berhak melakukan itu." BI berujar santai

"..." Suga tek menjawab dan berhenti dari langkahnya tanpa memutar badan

"Dia kekasih IM, kenapa kau yang sewot. Oh ya,aku lupa. Kau kan selingkuhanya." BI berkata sengit

Set

BI menahan tangan Suga yang hendak memukul wajahnya saat lelaki bermarga Min itu membalik badan

"Kau benar benar ingin ku hajar eoh !" Suga tersulut emosi

"Aku sebenarnya kasian padamu !" BI tersenyum miring

"Kau yang seharusnya di kasihani ." Suga balik mengejek BI

"Setidaknya aku merelakan pujaan hatiku demi kebahagian nya. Tidak seperti mu yang malah menjadi bayang-bayang. Kalau kau mencintainya, maka lepaskan woozi untuk meraih kebahagian. Dia bisa tersenyum, bahkan tanpa harus melihat mu. Menempatka dirimu diantara woozi dan Changkyun , hanya akan menambah beban dalam hidupnya." BI melepas tangan suga yang ia tahan

Dengan langkah ringan , BI meninggalkan suga yang masih terpaku

Perkataan BI, benar benar meremat hatinya.

.

.

.

Sementara di tempat lain. Ruang tunggu Seventeen tepatnya

"Yang itu juga jangan lupa di masukkan !" Perintah Scoup pada Mingyu dan Wonwoo yang sebulan ini dihukum menjadi babu. (ingat kesalahan mereka pada woozi beberapa hari lalu)

"Aiiisshhh, tangan mu." Sentak Jeonghan pada Joshua yang berusaha meraba pahanya

Dan Joshua hanya mampu tersenyum mesum

"Ge, sebelah sini juga." Minghao menunjuk bahu kirinya dengan manja

"Ne ..." Junhui memijat patuh sang kekasih

Hoshi dan DK tertawa cekikikan mengejek Jun Hui

"Chan." Seungkwan melirik Dino gelisah

"Ne hyuuung." Dino nampak fokus pada Ipad nya

"Aku ingin pipis." Seungkwan meminta di antar

"Hoshiii hyuuuung...!" Dan lagi maknae kurang ajar ini masih fokus pada ipad nya

"Ne ?" dengan malas Hoshi yang asik bertengkar dengan DK menghampirinya

"Antar seungkwan hyung ke kamar mandi." jawab dino tanpa melihat Hoshi

"Dasar bocah." Hoshi menjendul kepala Dino

"Yaaakk !" Dino berteriak masih fokus pada Geme nya

Dengan gerak mata Hoshi mengajak seungkwan ke toilet

.

Bruugghhh...

"Auuuuhh kenap berhenti ?" Rutuk Hoshi jengkel saat tiba tiba Seungkwan berhendi di belokan

"..." tak ada jawaban hanya raut wajah penuh kesedihan yang seungkwan berikan

Merasa aneh Hoshi mengikuti arah pandang Seungkwan.

Dan alangkah terkejutnya ia saat matanya menangkap sesosok Vernon tengah bercumbu mesra dengan seorang wanita.

"Hiiikss Han-hansol-ah..." Airmata lolos dari kelopak mata seungkwan

Vernon, yang merasa namanya di panggil menoleh kebelakang.

Namun naas , sang kekasih nyatanya berlari sebelum ia bisa menjelaskan apapun

"Booo..." Vernon berusaha mengejar Sengkwan

Namun tangan seorang wanita mencegahnya

"Urusan kita belum selesai hansol-ah." Dahyun berujar dingin

"Kita sudah berahir. Sudah lama berahir. " Vernon berusaha lepas

"Tidak kita belum berahir." salah satu personil Twice itu bersikeras

"Kita sudah berakhir semenjak kepergianmu. Kau yang meninggalkanku dulu. Jadi mulai sekarang, jangan pernah temui aku lagi." Dan perkataan dari vernon menusuk hati Dahyun

.

"Booo. Bo tunggu aku Booo..." Vernon mencekal tangan Seungkwan yang hampir masuk keruang tunggu

Jangan sampai seungkwan masuk ruang tunggu, masalah akan bertambah parah jika Jeonghan ikut campur.

"Hiikks...lepaskan...hiikks lepaskan aku..." Seungkwan berusaha melepas tangan Vernon

"Tidak sebelum kau mendegar penjelasanku." Vernon berujar

"Hiiks Ti...ti ...tidak ada yang perlu di jelaskan Hansol-ah hiiks. Semua sudah jelas hiiks." Seungwan tersedu

"Aku-..." Perkataan vernon terputus

"Mengapa...hiiks, magapa kau menghancurkan ku kalau kau nyatanya hanya ingin mempermainkanku hiiiks. Mengapa... mangapa kau sekejam ini padaku hiiiiks..., megapa , megapa hansol-ah !" Seungkwan mengeluarkan amarahnya

"Tidak...tidak begitu... aku tidak seperti itu...aku tidak seperti itu Boo..." Vernon memeluk seungkwan erat

Dan seungkwan makin tersedu dalam dekapan nya.

Disisi lain,

"Aduuuuh, masak aku harus disini sampai mereka selesai berpelukan sih." Keluh Hoshi dari kejauhan.

Sebenarnya Hoshi tidak berniat menguping ataupun mengintip kagiatan lovey dovey itu. Ingin masuk ruang tunggu seventeen, namun urung niatnya saat pasangan Verkwan masih berpelukan tepat di depan pintu bertuliskan Seventeen Room itu.

-Tbc-