Tittle : HOKO
Cast : cho kyuhyun, kim kibum, lee eunhyuk( hyukie), dennis park( leeteuk), mikhaela(oc), huang zi tao, yesung, ren (choi minki), shin seung young (oc), yi fan (kris), young min, kwang min.
Rated : M
Genre : romance, adventure, fantasy, genderswitch
Warning: bahasa tidak baku, Typos bertebaran dimana-mana.
.
.
.
Happy reading
.
.
" waktunya sebentar lagi, dengan kesempurnaan ini tak lama lagi kita akan merebut hoko dengan kehancuran" bisik suara serak dan berat milik seseorang yang sedang duduk di atas singahsana pemimpin menatap lurus ke depan dengan mata merahnya. Tampak di depannya terlihat sembilan orang yang sedang berlutut membisu dengan kepala menunduk dalam menatap lantai marmer berwarna coklat mengkhilat itu. Tak ada satupun yang bereaksi dengan ucapan pemimpin mereka. Seolah apapun ucapan sang pemimpin adalah mutlak bagi mereka.
" kalian awasi terus mereka dan fokuslah untuk memperlebar gerbang-gerbang hoko yang menuju ke amethys, kita tidak punya banyak waktu sembilan puluh lima hari lagi kita akan menyerang...dan ingat rencana kita, kim kibum, apapun caranya dia harus jadi milikku..." ucapnya dingin dengan nada mengerikan dan intonasi rendah yang membuat siapapun untuk berpikir seratus kali lipat untuk berurusan dengannya.
" baik yang mulia..." ucap kesembilan orang itu menjawab serempak memperlihatkan kepala mereka yang tersembunyi di balik sebuah tudung berwarna hitam tanpa corak, dua orang wanita dan tujuh orang laki-laki dengan sosok rupawan dan mata yang sama merahnya yang menyala dalam gelap.
[~Lizz_L_L~]
Pagi itu terrlihat dua orang yang menghilang seharian kemarin berjalan mendekati sekumpulan orang-orang yang berdiri tepat di depan pondok, eunhyuk mengernyit saat menatap salah satu dari mereka yang berjalan dengan cara yang sedikit aneh.
" waow...sampai seperti itu, berapa ronde kalian melakukannya, bagaimana rasanya?!" tanya eunhyuk berjalan mendekati kyuhyun dan kibum dengan suara berbisik dengan raut wajah yang terlihat penasaran. Namun sebuah tinju mendarat tepat di wajah eunhyuk yang langsung terjungkal kebelakang, pelakunya tak lain adalah kyuhyun, kesal mendapat pertanyaan di paginya yang terasa sangat buruk. tanpa mengatakan apapun kyuhyun berjalan melewati eunhyuk dengan raut wajah merah padam teringat kembali malam panjang yang mengairahkan dirinya dengan kibum, sungguh kyuhyun sangat malu. Kyuhyun berlari menuju pondoknya sendiri dan membenamkan tubuhnya di balik selimut.
" yak kyu apa-apaan sih kau" teriak eunhyuk tak terima dan di balas cibiran tak peduli oleh kyuhyun.
" ckckck kenapa pagi-pagi kau sudah membuatnya marah hyuk, kau membuat moodnya semakin buruk saja" ucap kibum berjongkok di depan eunhyuk sementara eunhyuk menatap bosan pada sahabatnya itu.
" lalu...apa yang terjadi dengan pipimu itu, kupikir yang membuat kyuhyun kesal pertama kali pasti kau, bernarkah" tebak eunhyuk bangkit berdiri menatap malas kibum yang kini sedang menyengir sangat OOC sekali dan jarang-jarang kibum menampilkan ekspresi menjijikan seperti ini.
" kau tau aku hanya berbaik hati menawarkan surga di pagi hari tapi dia malah menolak dan menonjokku dan memberiku tanda cinta ini hehehe" tawanya lagi sambil menunjuk bekas kemerahan di pipi mulusnya yang membuat eunhyuk merinding disko di buatnya, pagi ini kyuhyun memang aneh tapi tidak seaneh kibum yang tidak seperti dirinya sendiri.
" Kau gila bahkan jalannya kyuhyun sangat tidak biasa pagi ini dan kau masih menawarkan dia morning sex, aku salut pada kemesumanmu kibum, berapa kali kau melakukannya?!" tebak eunhyuk lagi tertarik dan mulai memperlihatkan tingkat kenyadongannya yang akut. Kibum merangkul pundak eunhyuk dan nyengir tidak jelas.
" entahlah aku tidak ingat kurasa beberapa ronde atau mungkin banyak ronde, kau tau dia sangat hebat" kibum masih cengengesan dengan wajah bahagianya.
" wah...bagaimana rasanya?!" tanya eunhyuk dan di balas oleh dua jempol teracung milik kibum.
" kukira jamur itu sungguh bermanfaat, lain kali aku akan mencarinya lebih banyak lagi?!" gumam eunhyuk seolah telah menemukan ide briliant. Kibum tak mengomentari apapun yang di gumamkan eunhyuk setidaknya untuk hari ini dia akan bersikap baik.
" kenapa dia?!" tanya yesung yang melihat kibum berjalan melewatinya begitu saja.
" kukira yang kemarin berjalan lancar" sambung yi fan.
" beruntung sekali kepala kita masih tetap utuh" sahut eunhyuk menambahkan dan ketiganya nyengir serempak.
" yi fan...seung young sudah sadar" teriak ren melonggokan kepalanya keluar dari pondok dan secepat kilat yi fan berlari menuju ke dalam pondok di ikuti yesung dan eunhyuk, mata yi fan membola saat melihat seung youngnya memeluk erat kibum yang sudah kembali menjadi namja berwajah dingin stoicnya. Yi fan berdecak sebal melihat pemandangan di depannya itu sungguh.
" apa kau baik-baik saja?!" tanya yesung menatap pemuda tiang itu prihatin.
" apa masih perlu aku jawab ckck?!" decaknya tak suka dan berjalan mendekati kibum dan seung young yang masih berpelukan erat.
" yak hentikan, aishh...kau ini siapa sebenarnya kekasihmu itu, apa sejak sakit kau jadi buta juga?!" sentak yi fan memisahkan mereka berdua.
" ah...kriss..." teriak senang seung young sadar akan keberadaan kris di dekatnya. Sementara kris hanya melengos tak berniat menatap kekasihnya itu. Perlahan seung young berjalan mendekati kris dan memeluknya erat sangat erat hingga pemuda bersurai gelap itu menyerah dan balas memeluk kekasihnya itu.
" aku merindukanmu, syukurlah kau baik-baik saja" bisik kris seraya mencium puncak kepala seung young menyalurkan segala rasa sayangnya pada gadis mungil itu yang kini menatapnya dengan raut wajah bahagia.
" aku juga merindukanmu" balasnya.
" ehemz..." deheman eunhyuk menyadarkan mereka jika drama opera sabun miliknya menjadi tontonan gratis teman-temannya yang menatapnya dengan berbagai ekspresi. Melihat itu seung young tertawa keras.
" oh ya ngmong-ngmong aku tak melihatnya kemana dia?!" tanya seung young pada akhirnya semua mengernyit bingung tak tau siapa yang di maksud oleh seung young.
Saat manik gelap gadis itu menatap gadis bersurai eboni yang masuk ke dalam pondoknnya senyum merekah kembali di bibirnya.
" jadi ini kyuhyun, ternyata kau lebih manis dari perkiraanku?!" ucap seung young menghampiri kyuhyun yang terlihat bingung mematung saat di peluk olehnya, kyuhyun bahkan tak mengenal gadis yang sedang memeluknya itu, sama seperti kyuhyun semua orang yang ada di situ terlihat heran kecuali kibum dan yi fan yang seolah telah mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Seung young menatap kyuhyun senyumnya meredup tak berapa lama senyum itu kembali hadir di wajahnya.
" kau gadis yang hebat, akan ada banyak rintangan dan kesedihan di depanmu nanti kyuhyun-ah dan akan tiba saatnya kau juga di haruskan untuk memilih, aku yakin kau akan bisa melewatinya, berjuanglah.." ucap seung young menatap kibum dan kyuhyun bergantian, melepas pelukannya dan berjalan melewati kibum menuju kekasihnya kris atau yi fan.
" kurasa kau akan menemukan saingan yang seimbang kibum-ah, jika kau tak segera terbangun bersiaplah untuk kehilangan dia" bisik seung young yang membuat tubuh kibum membeku seketika. Dalam sekejab ruangan itu di liputi oleh aura aneh, mereka bahkan ingin bertanya namun tidak menemukan kata-kata yang tepat.
" yi fan bisakah aku berbicara dengan seung young-sii sebentar" tanya dennis memecahkan kesunyian itu.
" tidak perlu dennis, aku sudah mengerti, kita akan berangkat besok pagi kuharap kalian bisa bersiap-siap sekarang" balas seung young yang membuat mereka mengernyit bingung, lagi...pasalnya seung young seolah telah mengetahui maksud yang akan di sampaikan dennis, bahkan dia bisa mengenali kyuhyun dan dennis hanya sekali lihat, bahkan tak ada satu oranngpun yang memperkenalkan mereka sebelumnya dan seung young bisa mengetahui nama mereka dengan tepat. Berbagai pemikiran kini tengah berkecamuk di benak mereka masing-masing tentang siapa sebenarnya gadis mungil bernama seung young itu.
" ok kalian sudah mendengarnya dengan jelas, kalian bisa pergi sekarang kurasa" ucap yifan mengusir dengan halus, membubarkan kerumunan orang-orang itu yang masih dengan kebingungannya menyisahkan mereka berdua di ruangan itu.
" kenapa kau mengatakan itu pada kibum, apa kau melihat masa depannya?!' tanya yi fan memeluk kekasihnya lagi.
" ya...kau tau kurasa kibum dalam masalah hehehe aku melihat ada seorang pemuda yang akan mengambil alih fokus kyuhyun pada kibum" jawab seung young menampilkan memorinya lagi saat memeluk kyuhyun, dia melihat kyuhyun di di kelilingi oleh dua orang namja salah satunya adalah kibum dan seorang lagi pemuda dengan raut wajah dingin stoic nyaris menyamai kibum dengan kulit tannya, pemuda tampan dan menarik menurut seung young dan menurut kyuhyun juga sepertinya. Mereka terdiam seolah meresapi kebersamaan mereka.
" kris bagaimana jika aku pergi meninggalkanmu suatu hari nanti?!" tanya seung young keluar dari topik kibum kyuhyun melelaskan pelukannya dan menatap yi fan dengan kedua mata bulatnya.
" apa yang kau bicarakan jika kau pergi aku akan mencarimu sampai kau ketemu" balas yi fan mengernyit tak suka mendengar perkataan seung young.
" berjanjilah kau tidak akan mencariku jika aku pergi nanti oh.." ucap seung young dengan raut wajah yang tidak biasa.
" apa kau melihat sesuatu young-ie, sesuatu yang buruk, katakan padaku?!" tanya yifan mulai cemas balas menatap kekasihnya.
" tidak...aku hanya khawatir padamu bagaimana bila aku sudah bosan dan menemukan pria tampan lainnya aku khawatir kau akan bunuh diri karena itu" jawab seung young sambil terkekeh mengerling senang melihat ekspresi yi fan yang menurutnya lucu.
" ckck tenang saja aku tak akan bertindak bodoh seperti itu, lagipula aku tampan tidak sulit bagiku mencari yang lebih cantik darimu" ucap yi fan sewot berjalan meninggalkan seung young menuju ke tempat tidurnya, merajuk.
Seung young menatap tubuh tegap kekasihnya itu dengan senyum sedih tercetak jelas di manik gelapnya seakan siap untuk memuntahkan cairan bening di kelopak matanya kapanpun. Di remas dadanya yang seolah menghimpit, terasa sesak dan sakit. Terlihat lagi bayangan dirinya yang bersimbah darah dengan yi fan yang memeluknya serta menangisi dirinya. seung young bisa memastikan hal itu tidak akan lama lagi terjadi. Sungguh seung young tak ingin prianya bersedih, melihat kris menangis sama saja mengoyak luka yang sudah terkoyak.
Perlahan seung young berjalan mendekati tempat tidur merebahkan tubuhnya di samping yi fan dan memeluknya erat dari belakang. Yi fan menghembuskan nafasnya berbalik menatap seung young dan memeluknya. Entah kenapa yi fan seolah tidak bisa menolak keberadaan seung young di sampingnya. Sementara gadis mungil itu membenamkan kepalanya di dada bidang yi fan.
" aku mencintaimu, wu yi fan sangat..." bisiknya dalam hati dan dia terisak kecil tanpa suara.
TBC
