Maafkan ane karna telat lagi update fic m(_ _)m
ga lama kok, kan cuma sebulan doang *innocent* *dilempar*
Kupersembahkan fic yang slalu Update telat ini :) *bletak!
RnR please and no flame!
Between Love And Hate
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Author : Hotaru Chan Hatake
Rate : M *innocent*
Pair : SasuNaru
Warning : OOC, OC, gaje, abal, DLL
The Story
'Deg' Naruto kaget dengan apa yang dilakukan Sasuke, yaitu memeluknya dengan posisi berbaring.
"S-sasuke! Lepaskan!" kata Naruto dengan nada yang cukup keras, tapi tidak terdengar sampai keluar.
"Diamlah.. Naru-chan..," kata Sasuke berbisik pada telinga Naruto dan membuat Naruto merasakan sensasi geli di telinganya.
"Ugghh…," Naruto bersikeras mendorong tubuh Sasuke menjauh dari tubuhnya tapi hasilnya nihil.
"Kalau kau berisik, si kembar akan tahu kalau kita sedang melakukan hal yang tidak sepantasnya dilihat oleh anak umur 2 tahun," kata Sasuke pelan.
Naruto terdiam, Sasuke nyengir. Pelan-pelan Sasuke meraba paha mulus Naruto. Terus masuk sampai di bagian vagina Naruto yang masih terbalut oleh celana dalam. Membelainya dengan lembut, membuat Naruto bergidik.
"H-hentikan Sasuke!" kata Naruto tegas dan langsung mendorong Sasuke sekuat tenaga tetap hasilnya nihil.
Bukannya berhenti, Sasuke malah tambah asyik membelai bagian vagina Naruto yang masih terbalut celana dalam. Tangan kirinya sibuk membelai vagina Naruto, tak mau tangan kanannya nganggur, tangan kanannya meremas dada sebelah kanan Naruto.
"Ugghh..," Naruto berusaha menahan desahannya akibat perbuatan Sasuke dengan mengigit bibir bawahnya.
Tiba-tiba Sasuke langsung menghentikan perbuatan mesumnya dan langsung berdiri. Naruto terdiam, melihat tingkah Sasuke yang membisu. Sasuke berdiri membelakangi Naruto dan langsung berbalik. Menghampiri Naruto dan tersenyum tipis. Naruto duduk tanpa mengeluarkan suara apapun. Ia terdiam melihat Sasuke dengan mata shapphirenya.
Sasuke terus mendekat dan jongkok didepan Naruto. Ia mengeluarkan sesuatu dari kantung celanannya. Sebuah kotak perhiasan, jika dibuka mungkin isinya sebuah cincin. Tebakan Author benar, sebuah cincin berlian. Sasuke meraih tangan Naruto dan memakaikan cincin itu di jari manis tangan kiri Naruto. Sasuke mengecup tangan kiri Naruto. Naruto tidak dapat menahan air matanya karna terharu. Itu bukanlah air mata kesedihan, tapi air mata kebahagiaan.
"Aku menepati janjiku 3 tahun yang lalu, yang aku ucapkan tentu akan ku tepati….," kta Sasuke sembari tersenyum tipis.
Pipi mulus yang berwarna tan itupun merona. Tanda kalau Naruto malu dengan kata-kata Sasuke.
"Jadi.. err…," gumam Sasuke sedikit gugup. –herankan Sasuke bias gugup-
"Maukah kau menikah denganku….," kata Sasuke menatap mata biru sapphire Naruto.
Naruto diam sejenak, kemudian Naruto pun berbicara.
"Ya.. aku mau..," jawab Naruto langsung memeluk Sasuke dengan erat. Sasuke membalas pelukan Naruto. Mereka diam dalam pelukan masing-masing, merasakan kehangatan yang lama hilang.
Drrrttt..drrttt…
Hp Sasuke bergetar.
"Sasuke…," panggil Naruto.
"Hmm…," gumam Sasuke.
"Setidaknya angkat teleponmu dulu…," kata Naruto.
"Ck… mendokusei..," gumam Sasuke.
Sasuke melepaskan pelukannya dari Naruto dan mengambil hp dari saku celananya.
'Hn.. aniki?' batin Sasuke.
Sasuke melangkahkan tali jenjangnnya keluar kamar Naruto. Natsuo dan Daichi melihat dan ingin menghampiri Sasuke namun Naruto mengisyaratkan dengan meletakkan jari telunjuknya didepan bibirnya. Isyarat bahwa mereka disuruh diam. Natsuo dan Daichi hanya mengangguk tanda mengerti.
Sasuke mengangkat teleponnya.
"Halo aniki?"
"Sasuke! Katanya jalan-jalan, tapi sampai berapa hari kamu nggak pulang!" teriak Itachi ditelepon yang sukses membuat Sasuke sakit telinga.
"Apa-apaan sih aniki!" bentak Sasuke.
"Kamu itu ya, bilang jalan-jalan tapi berhari-hari nggak pulang!" omel Itachi dari telepon.
"Aniki, aku memutuskan untuk menikah..," kata Sasuke datar.
"HAH? MENIKAH?" teriak Itachi kaget.
"Iya menikah…,"
"Dengan siapa?" Tanya Itachi masih kaget.
"Kalau aku pulang, bakal dijelasin..,"
"Huh.. baiklah. Kau membuatku kaget saja…," kata Itachi langsung memutuskan teleponnya.
"Dasar baka aniki!" gumam Sasuke.
"Ada apa Sasuke?" Tanya Naruto yang muncul dari belakang.
"Kita akan mempersiapkan segalanya untuk pernikahan kita..," kata Sasuke sembari memeluk Naruto dan mencium keningnya.
"Hah…," gumam Naruto kaget.
"Jangan kaget gitu Naru-chan..," kata Sasuke.
"Tapi kan….,"
"Sudahlah, kita persiapkan saja….," kata Sasuke yang masih memeluk Naruto.
Sasuke pun pulang ke rumahnya dan menjelaskan apa yang terjadi antara Ia dan Naruto. Satu keluarga kaget oleh apa yang dikatakan Sasuke. Meski Mikoto, ibunya Sasuke hanya menerima apa adanya. Ya… mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi. Lebih baik ia merestuinya dari pada Sasuke bunuh diri. Fugaku murka setelah mengetahui apa yang dilakukan anaknya. Menghamili seorang perempuan dan sekarang saja anaknya sudah berumur 2 ½ tahun. Sasuke mendapat hadiah 'tamparan' oleh ayahnya karna semua hal yang ia ceritakan, mau tak mau Fugaku pun menyetujui pernikahan Sasuke dan Naruto karna bujukan Mikoto. Itachi hanya geleng-geleng kepala melihat adiknya yang memang terkenal playboy itu.
Kurang dari 3 bulan saja Sasuke sudah mempersiapkan segalanya. Mulai dari Gaun, jas, tempat resepsi, undangan, dan lain-lain. Yang menghadiri acara adalah para rekan kerja Fugaku, teman Sasuke dan Naruto. Yang pasti pestanya mewah untuk seorang Uchiha bukan. Kalau bisa mengadakan resepsi di luar angkasa Sasuke akan melakukanya, mungkin…
Waktu resepsi.
Naruto sedang memakai gaun pernikahannya dengan dibantu oleh seorang penata rias. Naruto menggunakan gaun putih yang bagian atasnya hanya menutup sampai atas dada.
Sasuke tiba-tiba masuk dan melihat Naruto sambil tertegun. Naruto melihat kearah Sasuke yang memakai jas berwarna hitam.
"Ah Sasuke…," panggil Naruto.
"Hmm… Boleh juga..," gumam Sasuke.
"Hah, apanya…," Tanya Naruto.
"Tidak ada apa-apa….," kata Sasuke.
"Waaaa!" teriak Natsuo yang berlari menuju ke Naruto.
"Ada apa Natsuo?" Tanya Naruto.
"Daichi ngejar Natsuo…," kata Natsuo.
Daichi masuk sambil berlari kearah Sasuke.
"Papa…," panggil Daichi sembari menarik ujung jas Sasuke.
"Hmm.. kenapa?" Tanya Sasuke.
'Nggak kok…," kata Daichi.
Sasuke hanya diam sambil menatap Naruto.
"Ayo cepat… baka…," kata Sasuke sembari keluar dari ruangan itu dan menarik Daichi untuk ikut.
'ugh… menyebalkan!' teriak Naruto dalam hati.
"Natsuo ikut sama papa dulu ya…," kata Naruto.
"Umm…. Ya…," kata Natsuo langsung keluar menyusul Sasuke.
"Hah.. sepertinya hari ini akan melelahkan….," gumam Naruto.
Tibalah saat resepsi, para undangan sudah datang tak terkecuali teman-teman Sasuke dan Naruto. Selama Sasuke dan Naruto di depan, Natsuo dan Daichi diurus oleh Mikoto.
"Naruto… aku lama tak berjumpa denganmu…," kata Sakura yang langsung memeluk Naruto dan Naruto membalasnya. Sasuke memberikan deathglare terbaiknya pada Sakura.
"Sasuke cemburu nih dengan Sakura yang memeluk Naruto…," goda Kiba.
"Diam kau…," desis Sasuke.
"Gyahahahaha… lucu melihat Sasuke marah….," Kiba tertawa terbahak-bahak.
Neji hanya melihat mereka dengan tatapan 'Kenapa harus ribut'
"Ahahaha sudahlah, selamat ya Sasuke, Naruto..," kata Kiba.
Hanya dibalas dengan kata 'Hn' oleh Sasuke, sedangkan Naruto tersenyum kepada Kiba dan itu membuat Kiba sukses mendapat dethglare terbaik Sasuke.
'Naruto yang tersenyum kok aku yang kena…,' batin Kiba.
"Sudah dulu ya Naruto, belakang banyak yang ngantri nih. Kapan-kapan kita ngobrol santai ya..," kata Sakura.
"Ya baiklah…," jawab Naruto.
Neji, Kiba, dan Sakura pun pergi. Meninggalkan Naruto dan Sasuke menyalami tamu yang memberikan ucapan selamat.
Hampir satu hari resepsi berlangsung dan itu benar-benar menguras tenaga Naruto dan Sasuke dikarnakan menerima tamu yang banyaknya tidak bisa dihitung sampai-sampai author yang menghitungnya pun memakan kaltulator.
"Hah… Capek sekali…," gumam Naruto.
'Khukhukhu setelah ini kau akan lebih lelah lagi Naruto..,' batin Sasuke.
"Naruto…," panggil Mikoto yang berjalan menuju Naruto dan Sasuke.
"Biar kaasan yang mengurus Natsuo dan Daichi…," kata Mikoto.
"Ah.. Makasih K-kaasan…," kata Naruto yang gugup memanggil Mikoto kaasan.
"Ya sama-sama…," kata Mikoto tersenyum dan langsung pergi.
"Naruto, mau sampai kapan kita berdiri disini, lekas pulang…," ajak Sasuke sembari menarik tangan Naruto menuju mobil yang akan mengantar mereka ke rumah keluarga Uchiha.
"Eh…,"
Kurang dari 20 menit mobil yang ditumpangi oleh Sasuke dan Naruto sampai didepan rumah keluarga Uchiha.
"Ayo masuk….," ajak Sasuke.
Tanpa basa basi lagi Sasuke mengendong Naruto ala bridal style menuju ke kamar 'spesial' mereka. Sasuke langsung menidurkan Naruto diranjang king size nya dan langsung mengunci pintu. Sasuke tanpa basa basi lagi menindih Naruto yang masih menggunakan gaun.
"Heh, tunggu dulu Sasuke…," kata Naruto.
"Hmm…. Apa…?" Tanya Sasuke sambil membuka dasinya.
"Aku belum mandi!" bentak Naruto.
"Biar….," kata Sasuke yang langsung membuka resleting gaun Naruto.
"Gyaa… apa yng kau lakukan Sasuke…," kata Naruto kaget.
"Hmm… membuka gaunmu..," kata Sasuke enteng.
TBC
Pendek lagi ya? *Iyaaa*
Huwaaaaa lemonnya chap depan ya... *mata blingbling*
ane ga mau ngetik lemon dulu, ane kan mau ujian entar ane ga konsen lagi karna mikirin lemon *plakkk!*
Mungkin chapter 15 bakal diupdate bulan mei gtu... author mau fokus ma ujian kenapa ada namanya ujian? #nangis guling"#
Mohon Review... (_ _)
