Chapter 14

Disclaimer : Naruto [Masashi Kishimoto]
One Piece [Eiichiro Oda]

Created by : O'otsutsuki D Rival

Rated : M

Warning : Typo (s), Miss Typo (s), ABAL, TIDAK SESUAI ALUR, GAJE DLL OOC, OC, Alternative Universe and Etc.

Don't like, Don't read ..

Ide ini dihasilkan oleh imajinasi otak Author sendiri, jadi harap maklum jika masih banyak kesalahan.

Skip Time 3 bulan

Ace, Luffy dan Menma tengah mengangkut kotak-kotak dengan orang-orang bluejam, kenapa tidak ada Sabo? Itu karena Sabo diambil kembali oleh orang tuanya dan mereka tidak bisa berbuat banyak

Flashback beberapa hari yang lalu

Ace dan Luffy tengah mencari bahan bangunan untuk tempat persembunyian mereka (bagi yang suka nonton One Piece pasti tahu, tapi buat yang tidak tahu, mohon maaf saya tidak bisa mengetiknya karena lumayan susah) Sabo juga mencari bahan bangunan ditempat yang berbeda, Menma juga sama

Tap tap tap

Sabo tengah berjalan dengan membawa beberapa bahan bangunan yang sepertinya cukup

"ini dia teropongnya, pasti Luffy akan senang melihatnya"ucap Sabo mengambil teropong yang dia temukan secara tidak sengaja

Tap tap

Orang dewasa menghampiri Sabo yang sepertinya merupakan bajak laut Bluejam, karena Bluejam juga ada

"yo bocah, tak kusangka salah seorang dari empat bocah berandalan adalah anggota keluarga bangsawan"Ucap Bluejam

"Bluejam! Bagaimana kau bisa tahu"Tanya Sabo, melihat sekelilingnya yang sepertinya ia dikepung

"Baiklah, segera tangkap dia, tapi jangan memberikannya luka"perintah Bluejam pada bawahannya

"Hora"ucap Orang Bluejam yang berusaha menangkap Sabo

Dak

Sabo menendang muka orang itu dengan keras

"kau ingin menantangku ya Bajingan"ucap Sabo melihat kearah Bluejam

Druk druk

Suara benda yang menggelinding yang sepertinya tong, terdengar dengan bising kearah Sabo dengan cepat

Brak

Dan dari tong itu muncul Ace dan Luffy yang keluar dengan muka marah

"Ace Luffy"ucap Sabo senang

"bukan hanya dia saja Boge"ucap orang yang berada dibelakang Sabo

"Menma juga"ucap Sabo melihat kebelakangnya

"apa kau baik-baik saja Sabo?"Tanya Ace khawatir

"mataku berputar-putar"ucap Luffy yang sepertinya pusing gara-gara tadi

"yeah"jawab Sabo senang

"jika kita bertiga bergabung, kita bisa mengalahkan mereka dengan mudah"ucap Ace

"apa maksudmu dengan bertiga Ace"Tanya Menma

"tentu saja, jika kita ingin mengalahkan mereka semua kami harus bertiga, tidak sepertimu Menma-nii yang bisa mengalahkan mereka semua dengan mudah"jawab Ace

"Hahh, menyebalkan"ucap Menma menghela nafas

"itu benar"ucap Luffy

"kurang ajar kau Kuso-gaki"ucap anak buah Bluejam

"ayo kita selesaikan semua ini dengan mengalahkan kaptennya"ucap Menma

"yeah"balas Luffy

Dhuak Dhuak

Menma menghajar dua orang yang berada didekatnya dengan menggunakan pipa ditangannya

Dak Tuing Dhuak

Anak buah Bluejam yang berada didekat Luffy, menghantamkan tongkat besi pada kepala Luffy, tapi kepala besi itu terpantul akibat tubuh Luffy karet, Luffy langsung menyerang balik pada orang yang menyerangnya tadi

Dhuak Dhuak Dhuak

Ace dan Sabo Nampak bekerja sama dengan menghajar para anak buah Bluejam dengan mudah, lalu mereka berempat berlari kearah Bluejam, Bluejam yang melihat mereka berempat menuju kearahnya, mengambil pistol disakunya

Dor

Bluejam menembakan peluru pistol itu secara meleset, Ace, Luffy, Sabo dan Menma bersembunyi, untuk menghindari laju tembakan pisto, 'sial jika saja, disini tidak ada polisi yang sedang menuju kesini, aku pasti akan menghajar mereka semua dengan mudah'batin Menma yang merasakan polisi yang berjaga dipintu masuk kota yang sedang menuju kesini

"bagus anak-anak, jangan bergerak"ucap Bluejam

"aku tidak takut dengan senjatamu itu"balas Ace

Greb Greb Greb Greb

Mereka berempat ditangkap dari belakang oleh anak buah Bluejam yang bangkit lagi

"lepaskan aku"ronta Ace

"Kurang ajar kau"ronta Sabo

"Pergi kau"ronta Luffy

Menma diam tidak berkata apa-apa "ada apa denganmu Boya, kenapa kau tidak meronta-ronta seperti mereka"Tanya anak buah Bluejam yang menangkap Menma dari belakang

"aneh sekali, tidak biasanya kalian menahan diri melawan kami, bahkan kalian tidak menggunakan senjata yang ada dipunggung kalian itu, apa yang kalian rencanakan dengan menangkap kami"Tanya balik Menma memandang orang yang menangkapnya

"oh, aku tidak menyangka kau cukup pintar juga, sehingga menyadari bahwa tujuan kami disini hanya untuk menangkap kalian, sesuai yang kuharapkan dari orang yang memiliki nama yang sama dengan bocah Iblis itu"ucap Bluejam

"kenapa kalian terus menyebut orang itu bocah iblis"Tanya Menma santai walaupun sedang ditangkap

"hehe, apa kau tidak tahu apa saja yang diperbuat oleh bocah iblis yang bernama O'noshi Menma, dia membunuh 200.000 prajurit kerajaan terkuat yang seharusnya mustahil untuk dilakukan, dan juga dia adalah anggota dari bajak laut Roger yang digadang-gadang sebagai bajak laut terkuat sebelum Shirohige, tapi dia sudah mati, aku tidak tahu bagaimana dia bisa mati, padahal dia sangat kuat sekali, dan juga aku sangat ingin menemuinya dan membunuhnya dengan tanganku sendiri"jawab Bluejam menyeringai

"dan bagaimana, jika kau benar-benar bertemu dengan O'noshi Menma"Tanya Menma menyeringai

"hahaha, bukankah sudah kubilang aku akan membunuhnya"jawab Bluejam, Luffy, Ace dan Sabo yang dari tadi terus meronta-ronta tiba-tiba diam melihat orang yang berada dibelakang Bluejam

Tap tap tap

Derap langkah kaki polisi yang berada dipintu masuk dengan seorang bangsawan yang memimpin

"kurasa aku datang tepat waktu"ucap Bangsawan itu

"Otou-san"ucap Sabo melihat bangsawan itu, Ace dan Luffy yang mendengarnya terkejut

"kami tak menyakitinya sedikitpun, tuan"ucap Bluejam

"Hei"kode Bluejam pada orang yang menangkap Sabo

"Kau"ronta Sabo berusaha melepaskan diri

"SABO"teriak Ace melihat Sabo dibawa pergi, 'otou-san telah menyewa bajak laut untuk membawaku kembali'batin Sabo

"begitu, jadi mereka yang membuat Sabo jatuh kelubang hitam"ucap bangsawan itu yang merupakang Ayah Sabo

"Kembalikan Sabo"ucap Luffy

"Kembali, apa maksudmu aku sama sekali tidak mengerti dengan perkataanmu itu, Sabo adalah anakku, seorang anak harus hidup bersama orang tuanya, karena orang tuanyalah yang telah melahirkanya, kecuali anak itu yang sepertinya tidak punya hati sama sekali, mungkin juga anak itu membunuh orang tuanya sendiri"balas Ayah Sabo melihat kearah Menma

"ada apa kau melihatku dengan tatapan seperti itu, apa kau ingin mengatakan orang yang kau sebutkan tadi adalah aku begitu"ucap Menma santai

"rupanya kau mengerti akan perkataanku, sebelumnya aku pernah mendengar bocah yang bernama Menma yang berada di Gray Terminal, dan orang-orang yang memiliki nama Menma, adalah orang yang membawakan Bencana bagi siapapun, tapi berani sekali kalian mempengaruhi Sabo untuk kabur dari rumah, dan juga ini pasti salahmu Bocah, apa kau menginginkan uangku"balas Ayah Sabo menunjuk kearah Menma dengan tatapan benci

"apa kau bilang Brengsek"Ucap Ace geram

Dhuak

Orang yang menangkap Ace langsung menghantamkan Ace pada tanah, yang membuat kepala Ace berdarah, dan terciprat kearah ayah Sabo

"Hei, kau bajak laut, kau terlalu berlebihan padanya, darah bocah sampah itu mengotori wajahku"ucap Ayah Sabo, mengambil sapu tangan disakunya dan mengusap darah Ace yang terciprat padanya

"Ace"Ucap Luffy khawatir pada Ace, Ace semakin geram dengan ayah Sabo ini

"kau"ucap orang yang menangkap Sabo, kepada Sabo yang berlari kearahnya

"hentikan, tak ada yang mempengaruhiku, aku kabur dari rumah karena keinginanku sendiri"ucap Sabo pada ayahnya

"Kalian jangan diam saja"ucap ayah Sabo pada polisi yang dibawanya, dan membawa Sabo

"kuserahkan Sisanya padamu, bajak laut"ucap Ayah Sabo

"tentu saja tuan, kau telah membayar kami untuk ini, kami akan mengurus ketiga anak ini sehingga mereka tak lagi mengganggu anak kesayanganmu itu"balas Bluejam sopan, Sabo yang mendengarnya protes

"tunggu dulu Bluejam, Ayah sudah cukup aku mengerti"ucap Sabo

"apa yang kau mengerti"Tanya ayahnya

"jangan lakukan itu Sabo, kau lari saja, jangan pedulikan kami, apa kau berniat membuang mimpimu Sabo"ucap Menma geram

"aku akan menuruti semua yang kau inginkan, dan aku juga ingin kau berjanji satu hal, jangan pernah sakiti mereka bertiga, aku mohon padamu, mereka sangat berharga bagiku, mereka adalah Saudaraku"ucap Sabo pada Ayahnya

"Sabo"ucap Ace mendengar perkataan Sabo tadi

"Baiklah dan kau sekarang harus pulang kerumah, kau harus berhenti bermain bajak lau, itu hanya membuang-buang waktu saja"ucap Ayahnya, Sabo yang mendengarnya berbalik dan menangis dalam diam

"Sabo"ucap Luffy tidak rela, teropong yang berada dibalik baju Sabo terjatuh, dan diinjak oleh orang yang menjaga pintu masuk itu

"SABO"teriak Ace melihat kepergian Sabo

"Senchou, akan kita apakan ketiga bocah ini"Tanya salah seorang bawahannya

"bawa mereka ke markas

Di teluk kecil

Dikapal milik Bluejam

"kurang ajar kau, lepaskan aku, ayo lawan aku, aku tak akan kalah lagi"ucap Luffy meminta dilepaskan tali yang menjeratnya

"Diam kau"ucap anak buah Bluejam

"kenapa kalian membawa kami kemari"Tanya Ace kesal

"pasti menyenangkan sekali menjadi seorang bangsawan, iya kan Bocah, mereka memandang rendah orang yang dibawahnya, dan menganggap sampah semua orang yang menghalangi mereka, bukankah itu menyenangkan sekali"ucap Bluejam duduk dikursi miliknya, dan botol sake ditangan kanannya

"apa yang ingin kau katakan brengsek"Tanya Menma kesal

"menjadi bajak laut itu lebih baik, itulah yang Sabo katakan"ucap Luffy

"kau bahkan tidak tahu apa-apa tentang Sabo, jangan bicara seenaknya tentangnya"ucap Ace geram

"aku merasa kasihan pada kalian bertiga, Hei lepaskan ikatan mereka"ucap Bluejam pada anak buahnya

"baik"balas bawahannya

"Bagaimana mungkin seorang anak dari bangsawan kabur menuju tempa kotor seperti Gray Terminal"Tanya Bluejam

Sret Sret Sret

Anak buah Bluejam melepaskan tali yang mengikat mereka bertiga

"Dia hanya menganggap sampah orang-orang di Gray Terminal, kurasa sebenarnya dia memandang rendah kalian bertiga juga"ucap Bluejam

"Jangan bodoh kau, Sabo bukan orang seperti itu"ucap Ace membantah

"Dia benar, kami adalah Saudara"ucap Luffy

"Ah, begitu ya, maafkan aku kalau begitu, tapi kalian tak akan mengganggu bocah itu lagi kan? Jika kalian tetap keras kepala, aku orang yang akan membunuh kalian, jika kalian menganggapnya saudara, sebaiknya kalian menjauh darinya"balas Bluejam, 'demi kebaikan Sabo'batin Menma

"Tapi Sabo sangat membenci keluarganya"ucap Luffy

"jika dia memang berarti untuk kalian, kalian pun harus merelakannya pergi, kalian akan mengerti setelah dewasa nanti, lalu aku masih tak bisa menerima apa yang telah kalian lakukan pada Porchemy, tapi kelihatannya kalian lebih berguna daripada dia, jadi aku akan menawarkan sesuatu yang menarik untuk kalian bertiga, ini bukan penawaran yang buruk, sekarang ini aku sedang berbaik hati, apa kalian bersedia bekerja untukku, apa kalian tak akan melakukan pekerjaan yang berat, itu adalah peta wilayah Gray Terminal, dan tugas kalian hanyalah membawa kotak dari lokasi yang telah ditandai itu, hanya itu saja, kalian bersedia melakukannya"balas Bluejam, menunjuk kearah peta yang berada diatas tong

"Baiklah, kau berani membayar kami berapa"ucap Ace

Flasback Off

"Menma, aku tak suka melakukan semua ini tanpa Sabo"ucap Luffy mengeluh

"tahan saja, aku juga tak menyukainya, aku ingin sekali membawa Sabo pulang, tapi aku sendiri tak tahu apa yang terbaik untuk Sabo, kita lihat saja bagaimana situasinya, dia kuat, dia akan baik-baik saja, jika dia ingin kembali, dia pasti akan kembali sendiri, kita gunakan kesempatan ini untuk mengumpulkan uang tabungan bajak laut kita"balas Menma

Skip Time malam hari

Ditempat Persembunyian ASLM

Luffy tengah berbaring di fuuton miliknya denga melihat jam

"Sabo sedang apa kau sekarang?"Tanya Luffy

"Berisik, cepat tidur, kita sudah sepakat untuk tidak membicarakan Sabo lagikan"ucap Ace

"baiklah"balas Luffy

"inilah yang terbaik untuk kebahagiannya"ucap Menma

"Sabo…"ucap Luffy yang terdengar oleh Ace dan Menma, lalu mereka berdua bangun dan melihat Luffy yang tengah mengigau nama Sabo, dan membetulkan selimut Luffy

Skip Time pagi hari

Di kota bagian dalam

Disalah satu atap rumah

Sabo tengah berdiri disalah satu atap rumah dengan melihat matahari terbit, 'tak bisa kubayangkan jika api melahap semua yang ada dikota ini'batin Sabo, lalu ia melihat seorang bangsawan dibawahnya

"Hey selamat pagi"ucap bangsawan yang saling bertemu (kita namakan A) sopan

"selamat pagi juga"balas bangsawan yang membawa anaknya (kita namakan B sopan

"pagi yang indah bukan"ucap Bangsawan A

"yeah, itu benar sekali"balas Bangsawan B

Sabo yang melihatnya dari atap berkata "aku berpikir terlalu berlebihan, ternyata semuanya baik-baik saja, aku akan berjalan-jalan kekota

"besok pagi akan lebih indah lagi bukan?"ucap Bangsawan A sopan

"Benar sekali"balas Bangsawan B sopan

Dijalanan kota bagian dalam

Tap tap tap

Sabo tengah berjalan dengan santai menyusuri kota, menikmati hembusan angin yang menerpanya

"Semuanya berjalan seperti biasanya, dan tidak berubah sama sekali"ucap Sabo, lalu ia menghampiri bangsawan yang tengah menikmati the

"Permisi paman"ucap Sabo

"ada apa?"Tanya bangsawan yang tengah memegang Teh (kita namakan dengan C)

"apa anda tahu kalau akan ada pembakaran di Gray Terminal malam ini?"Tanya Sabo

"Tentu saja aku mengetahuinya, memangnya kenapa?"jawab Bangsawan C, Sabo yang mendengarnya membulatkan matanya dan membatin 'dia mengetahuinya'

"kau dari keluarga bangsawan mana?"Tanya Bangsawan C, 'jadi ini semua benar'batin Sabo lalu berlari ,'ada apa dengan mereka semua? Semuanya telah mengetahui hal ini, dan mereka bertingkah laku seperti taka da kejadian apapun? Apa memang taka da seorang pun yang peduli dengan pembakaran yang dilakukan pada Gray Terminal?!'

At Gray Terminal

Ace, Luffy dan Menma tengah bertemu dengan Bluejam dan kelompoknya

"Hey kalian sudah datang Gaki-domo"sapa Bluejam

"Kau ingin kami membawa kotak-kotak itu"ucap Ace

"Ya, ada pekerjaan besar untuk kalian malam nanti, aku akan mengatakannya"balas Bluejam

Skip Time sore hari

"Ehh, membakar habis Gray Terminal, kenapa kalian ingin melakukan hal bodoh seperti itu?!"ucap Ace terkejut

"Dasar bodoh! Jangan bicara terlalu keras! Tak ada seorang pun yang boleh mengetahui hal ini!"balas Bluejam

"Ini gawat, aku akan memberitahukan ini pada semua orang, kau ini memang orang jahat"ucap Luffy panic

"sudah kubilang Jangan bicara terlalu keras…..Hei Ikat mereka"Balas Bluejam lalu ia memerintahkan anak buahnya mengikat Ace, Luffy dan Menma

"aku tidak bekerja sendirian, kalian telah membantuku memindahkan bahan peledak itu, dan peledak itu bisa membuat api besar yang akan melahap semuanya"ucap Bluejam, Ace dan Menma yang mendengarnya mengingat apa yang mereka lakukan, dan mengingat tentang kotak-kotak yang tidak diketahui isinya oleh mereka untuk dipindahkan waktu itu

"tidak mungkin.."ucap Luffy tidak percaya

"apa kau sudah gila"Tanya Ace dengan raut wajah tidak percaya, Bluejam yang mendengarnya tertawa kecil

"bukankah ini sudah biasa bagi anak berandalan seperti kalian? Tapi kalian sudah terlanjur mengetahui hal ini, kami tak bisa membiarkan kalian pergi begitu saja, tapi sebelum itu aku ingin bertanya satu hal pada kalian, katakan padaku dimana kalian menyimpan harta itu?"Jawab Bluejam mendekat pada Ace

"Aneh sekali, apakah ini perintah dari bangsawan"Tanya Menma mendengarkan ucapan Bluejam tadi

"begitulah, aku tidak tahu apa tujuan mereka melakukan ini, tapi aku mendapatkan hadiah yang sangat hebat dari pembakaran ini"jawab Bluejam senang

"Heh, orang yang menyedihkan, jika kau menginginkan sesuatu dari mereka, kau tinggal rampas saja, kau itu bajak laut bukan"ucap Menma

"yeah, kau benar kami adalah bajak laut yang akan merampas apa yang kami inginkan, tapi jika kami merampas mereka, maka angkatan laut akan mengirimkan setidaknya Vice-Admiral untuk memburuku"balas Bluejam

Skip Time Malam hari

Gray Terminal

Kelompok Bluejam tengah memulai aksi mereka, menembak kotak-kotak yang mereka pindahkan waktu itu, yang menyulut api besar di Gray Terminal

Dirumah Dadan

"bo..bo…bos kau harus melihat ini"Teriak Dogra

"apa apa, kau berteriak keras seperti itu"balas Dadan

"Langit dibagian utara, Lihat!"teriak anak buah Dadan yang berjaga di dimenara pengawas, Dadan dan anak buahnya melihat kearah utara dan melihat sesuatu yang terbakar

"Apa itu berada dikota"Tanya salah satu anak buah Dadan (Kita beri nama E)

"bukan, tapi sebelum kota, itu adalah Gray Terminal, terjadi kebakaran"jawab salah satu anak buah Dadan yang berada dimenara (kita beri nama F)

Dikota bagian Bawah

"Apa yang sedang terjadi?! Ada api membara disana"Tanya salah seorang masyarakat kota, melihat apa yang dibalik tembok

"Itu tak pernah terjadi sebelumnya di Gray Terminal"ucap Salah satu masyarakat kota melihat apa yang terjadi di Gray Terminal

Di Pintu Masuk

Dipintu masuk menuju kota, ramai dilewati oleh orang-orang yang dekat dengan Gray Terminal

"Situasi berbahaya, segera mengungsi kekota bawah!"ucap orang yang melakukan evakuasi

"Semua penduduk harus segera mengungsi!"ucap salah seorang yang menjaga pintu masuk menuju kota

"Serahkan tindakan penyelamatan dan pemadaman api pada kami!"Ucap salah satu orang yang melakukan Evakuasi

Tap tap tap tap tap

orang-orang dari Gray Terminal berlarian menuju pintu masuk kota

"Kita berhasil sampai kepintu masuk! Kita selamat!"ucap salah satu orang yang berlarian menuju pintu masuk kota

Dhuak

Orang yang menjaga pintu masuk, menghajar orang yang menuju kota dengan senapan miliknya

"Apa yang kalian lakukan"Tanya salah seorang penduduk Gray Terminal yang menuju kota terkejut akan tindakan orang yang menjaga pintu masuk kota

"Kami hanya melindungi penduduk kota didalam!"jawab salah satu orang yang menjaga pintu masuk

"Tidak mungkin, Tega sekali kalian melakukan ini?!"ucap Penduduk Gray Terminal tidak percaya, orang yang menjaga pintu masuk menuju Kota itu menodongkan senapannya pada penduduk Gray Terminal yang berbicara tadi, lalu mereka berjalan menuju kota dan menutup pintu masuk kota

"Biarkan kami masuk"teriak salah satu penduduk Gray Terminal

"Aku mohon selamatkan kami"ucap salah satu penduduk Gray Terminal, orang yang menjaga pintu masuk itu tidak menghiraukan perkataan dari orang yang memohon tadi

Diteluk Kecil

Kapal milik Bluejam

Ace, Luffy dan Menma tengah diikat ditiang didalam Kapal, terlihat Ace tengah memutuskan tali dengan kaca yang dia temukan ditanah tadi, Luffy yang meringis, dan Menma yang diam

"Menma-nii, kenapa kau diam saja"Teriak Ace kesal

"tidak, aku hanya sedang berpikir, Ace berikan Kaca itu, akan kupotong tali ini"balas Menma santai, Ace yang mendengarnya memberikan kaca yang berada ditangannya pada Menma yang juga terikat

Sreet

Menma memotong tali yang mengikat mereka bertiga dengan mudah, Ace yang melihatnya merengut kesal

"kenapa kau tidak melakukannya daritadi"Ucap Ace kesal

"jika aku melakukannya dari tadi Bluejam pasti akan datang dan mengikat kita dengan lebih kuat"Balas Menma

"Luffy Berhentilah menangis atau kutinggalkan kau disini"ucap Ace kepada Ace yang dari tadi terus menangis, Luffy yang mendengarnya langsung balem

"Ayo kita segera lari dari sini"ucap Menma berlari keluar, diikuti Ace dan Luffy dibelakangnya, Ace, Luffy dan Menma keluar dari kapal milik Bluejam dan berlarian untuk mencari tempat aman

"Ayo lari Ace Luffy"Ucap Menma yang terdengar Sabo

"Kau ini bisakah kau serius, akan apa yang terjadi sekarang ini"ucap Ace kesal dengan sifat Menma yang susah sekali serius akan segala sesuatu

"baik-baik, tapi kita memang harus berlari dari sini dengan cepat bukan, dan jika kita panic itu tidak akan menimbulkan solusi jadi tenang saja"balas Menma tersenyum, Ace yang mendengarnya menghela nafas mendengarnya, Luffy Nampak berlari dengan kesulitan bernafas

Dikapal milik Bluejam

Bluejam dan Kelompoknya memandang kapalnya yang ikut terbakar

"ka..kapal kita, ini mustahil" ucap salah seorang anak buah Bluejam

"Kapten, tak ada jalan buat kita, semua jalan telah tertutupi oleh api, kita telah kehilangan kapal, kita tak bisa pergi kelaut"Lapor salah satu anak buahnya

"Raja kurang ajar, bagaimana mungkin dia melakukan semua ini?! Tak bisa dimaafkan, awas kau Kokou"ucap Bluejam marah

Di tempat Ace, Luffy dan Menma yang tengah berlarian mencari jalan keluar dari kebakaran yang terjadi Di Gray Terminal

Ace, Luffy dan Menma berhenti karena jalan mereka terhalangi oleh api

"apakah semua penduduk disini, bisa keluar dengan selamat"Tanya Luffy

"Ini bukan waktunya menghawatirkan orang lain uhuk uhuk, sial aku bahkan tidak tahu harus kemana lagi"balas Ace

"Luffy pinjamkan aku Pipamu itu"ucap Menma, Luffy yang mendengarnya melemparkan pipa miliknya pada Menma

Grep

Menma menangkap pipa yang dilemparkan oleh Luffy dengan mudah dan

Dhuak Blar

Menma menghantamkan pipanya pada api tersebut sehingga api yang menghalangi jalan mereka tadi menghilang, lalu

"Siapa yang mengizinkan anak busuk seperti kalian keluar dari tempat ini?!"ucap Bluejam dari balik api

"Bluejam"Ucap Luffy melihat siapa yang datang, Ace yang melihatnya terkejut

"Kenapa kau masih berada ditempat ini?!, seharusnya kalian sudah melarikan diri dari tempat ini"Tanya Ace

"Diam kau, dasar bocah sialan! Kami sudah kehilangan harapan sekarang, kami masih tak percaya ini bisa terjadi hehe, mereka adalah manusia yang licik kan, pada akhirnya mereka duduk bersantai dan menertawakan kita"Jawab Bluejam kesal

"sepertinya hadiah yang kau dapatkan adalah kapalmu dibakar, bukankah sudah kuberitahu, jika kau ingin mendapatkan sesuatu kau tinggal rampas saja karena kau adalah bajak laut"ucap Menma

"heh, aku benci mengakuinya tapi apa yang kau katakan memang benar"balas Bluejam

"mereka bertingkah aneh"ucap Luffy melihat anak buah Bluejam yang tampak seperti orang gila

"Luffy cepat pergi"teriak Ace memperingati Luffy

"Jangan biarkan mereka lari!"Perintah Bluejam, Ace Luffy dan Menma berlari menjauhi kelompok Bluejam tapi jalan mereka dihadang oleh bawahan Bluejam

"Kita telah bekerja sama sebelumnya, dan kita juga akan mati bersama"Ucap Bluejam melihat Ace Luffy dan Menma yang terkepung

"siapa yang bilang kami ingin mati bersama kalian"ucap Menma santai

"kau santai sekali menanggapi hal ini, pikirkan kembali, apa kalian masih ingin menyembunyikan dimana harta itu berada, kami akan mengambilnya sebelum api membakar habis semuanya"balas Bluejam

"Masih memikirkan harta disaat seperti ini?!"ucap Ace tidak percaya

"Jika kalian sudah tak membutuhkannya segera katakan pada kami"ucap Bluejam

"kalian memang sudah gila"ucap Ace

"jika kau tak mengambilnya, itu akan sia sia saja kan, jika api sudah padam, itu bisa kugunakan untuk membeli kapal baru, tidak akan sia sia kan"ucap Bluejam

"jangan bercanda kau, harta itu adalah…"ucap Luffy terpotong

"Baiklah, akan kukatan padamu!"balas Ace

"Ace, Sabo dan Menma sudah mengumpulkannya dengan susah payah"Ucap Luffy protes

"Luffy harta itu tidak bisa disamakan dengan nyawa seseorang, dan juga Sabo pasti akan mengerti, apapun yang terjadi nyawa kitalah yang lebih penting"balas Menma, Bluejam yang mendengarnya menyeringai senang

"Kami menyimpan semua harta yang kami kumpulkan dipohon ini"ucap Ace lalu menyilangi gambar dipeta yang terdapat sungainya dan menyerahkannya pada Bluejam

"begitu ya"balas Bluejam

"Jangan menangis, semua akan baik-baik saja, ini bukanlah akhir dari segalanya"Ucap Ace pada Luffy, lalu

Greb

Dari belakang mereka, anak buah Bluejam menangkap Ace, Luffy dan Menma, Menma yang melihatnya mendecih kesal

"Apa yang kalian lakukan, aku sudah mengatakannya padamu kan"Ucap Ace meronta-ronta

"memang benar, tapi ini masih belum berakhir, tidak ada yang tahu kalau kalian membohongi kami, kalian harus ikut bersama kami"balas Bluejam

"JANGAN BERCANDA, SUDAH TAK ADA WAKTU LAGI UNTUK MELAKUKAN HAL SEPERTI ITU, KENAPA KALIAN TAK PERGI SAJA SENDIRI"Teriak Ace kesal, Bluejam yang mendengarnya menodongkan pistol kearah Ace

"Kau jangan sampai membuatku marah kali ini, aku bersumpah untuk kembali dan melampiaskan semuanya kepada bocah itu, karena dia juga seorang bangsawan, dan dia adalah saudaramu bukan, mereka pikir mereka bisa berbuat seenaknya, dan memandang rendah sampah seperti kita"balas Bluejam

"SABO BUKANLAH ORANG SEPERTI ITU"Teriak Ace marah

"dia sama saja dengan mereka, dasar bodoh, dia datang pada kalian hanya untuk bermain-main saja!, orang tuanya adalah seorang bangsawan, tak ada yang perlu ditakutkan lagi, kalian hanya akan menjadi masa lalu untuknya, sebenarnya jika dia memandang rendah kalian, dia pasti sedang bersantai dan menertawakan kalian!"balas Bluejam marah

"Berhentilah membicarakan Sabo"Ucap Ace marah

"Benar Sabo hanya ingin hidup bebas!"Ucap Luffy lalu Luffy mengginggit orang yang menangkapnya, orang yang digigit Luffy marah dan

Trank Crash

Orang itu menebas Luffy, Luffy menahan pedang bawahan Bluejam dengan kayu yang berada didekatnya, tapi kayu itu terbelah dua, dan membuat Luffy terluka dibagian mata

"Aku akan membunuhmu"Ucap orang yang menyerang Luffy tadi

"Bluejam beraninya menyakiti mereka berdua, kau akan kupastika mati disini"Ucap Menma datar

"Mati, memangnya bisa apa kusogaki sepertimu disini"balas Bluejam

"sepertinya kau sudah menjadi orang yang sangat sombong sekali disini"Ucap Menma lalu

Dhuak

Menma menghajar orang yang menangkapnya dengan pipa, orang yang dihajar oleh Menma geram dan maju menghunuskan pedangnya

Trank Pyarrs Dhuak

Menma menahan hunusan orang yang diserangnya tadi, dan menghancurkan pedangnya, orang itu terkejut melihat pedangnya bisa hancur oleh pipa, kemudian Menma menendang orang tersebut kedalam api, membuat dia terbakar api, orang-orang yang berada disana, tidak percaya akan apa yang dilakukan oleh Menma

Dhuak

Menma menendang orang yang berniat menusukan pedangnya pada Luffy, kedalam api yang membuatnya menggeliat kepanasan

"Itulah yang bisa kulakukan Kusoyaro"Ucap Menma datar, Ace yang mendengarnya membatin 'baru kali ini aku mendengarnya berbicara dengan nada datar, biasanya dia tidak akan berbicara dengan nada datar pada siapapun, sepertinya dia benar-benar marah pada Bluejam, yang berani melakukan hal itu pada Luffy'

"Sepertinya, kau juga mewarisi sesuatu dari O'noshi Menma itu"Ucap Bluejam menyeringai

"apakah itu kata-kata terakhirmu"balas Menma kembali dengan nada biasa

"Hahaha, sepertinya kau bisa mengendalikan emosi mu dengan sangat baik, itulah yang membuat kalian bertiga bisa kabur dari sana"ucap Bluejam

SWUUSSHH

Tiba-tiba semua bawahan Bluejam pingsan, Bluejam, Ace dan Luffy yang melihatnya terkejut

"apa yang barusan kau lakukan Kusogaki"Ucap Bluejam geram, Menma yang melihat para bawahan Bluejam Membatin 'Haohshoku, milik siapa?', kemudian ia melihat sekeliling dan merasakan keberadaan orang yang dia kenal dan membatin 'ternyata dia'

"jawab aku Kusogaki"Ucap Bluejam geram

"bukan aku yang melakukannya, Ace Luffy kalian keluarlah dari sini, Bluejam biar aku urus, Dadan dan yang lainnya sedang menuju kesini"balas Menma, dan memerintahkan Ace dan Luffy untuk kembali

"bagaimana denganmu Menma-nii"Tanya Luffy khawatir

"tenang saja aku akan baik-baik saja"jawab Menma tersenyum pada Luffy

"Hoy, Ace, Luffy dan Menma apa kalian baik-baik saja"ucap Orang yang keluar dari api a.k.a Dadan dan anak buahnya

"bagus kau sudah datang Dadan, bawa Luffy dan Ace keluar dari sini"balas Menma

"siapa yang kau perintah Kusogaki"Ucap Dadan sewot

"cepat lakukan, Luffy terluka"balas Menma

"Menma-nii, aku akan tetap disini membantumu mengalahkan dia"ucap Ace bangun dan mengangkat pipa miliknya

"dia adalah lawanku, jadi kau pergilah dan bawa Luffy menuju tempat yang aman"balas Menma

"tapi.."Ucap Ace terpotong

"kau adalah kakak Luffy, sama sepertiku, jadi kau harus melindungi Luffy karena dia merupakan adik kita"ucap Menma memotong, Ace yang mendengarnya mengangguk dan membawa Luffy menuju Dadan

"Dadan, kita harus segera pergi dari sini sebelum semuanya terbakar habis"Ucap Ace menggendong Luffy

"Bagaimana dengan Menma"Tanya Dogra

"dia akan baik-baik saja, jadi ayo kita pergi dari sini"jawab Ace, lalu keluarga Dadan, beserta Ace dan Luffy berlari dari tempat Bluejam tadi

"mereka kabur, itu tidak apa-apa, karena kau yang akan menggantikan kematian mereka semua"ucap Bluejam menatap Menma tajam

"Bluejam waktu itu kau pernah berkata ingin bertemu dengan O'noshi Menma bukan"Tanya Menma menyeringai

"memangnya ada apa? Apa kau ingin berbicara akan membunuhku dan mempertemukanku dengannya"jawab Bluejam menyeringai

"tidak, kau tidak akan bertemu dengan O'noshi disana karena, O'noshi berada disini"Ucap Menma, lalu rambutnya tiba-tiba berubah menjadi warna Orange dan matanya menjadi surai madu

"Kheh, jadi kau ingin memberitahu bahwa kau ini O'noshi Menma, sayang sekali aku tidak akan tertipu, bagaimanapun juga orang itu sudah mati 13 tahun yang lalu, jadi bagaimana bisa dia kembali hidup, dan juga walaupun kau menyamarkan dirimu dengan dia kau sudah jelas-jelas berbeda, karena sifat kalian bagaikan langit dan bumi yang saling bertentangan, walaupun wajahmu mirip dengannya, dan ditambah rambut orange, dan mata surai madu, sekarang kau sudah benar-benar menjadi dia dimata orang lain, tapi dimataku ka hanyalah kusogaki yang berusaha menipuku"balas Bluejam menyeringai

"begitu, tidak apa-apa jika kau tidak percaya tapi, apa kau pikir bisa mengalahkanku"ucap Menma, membuang pipa yang berada ditangannya dan mengangkat tangannya kepunggungnya, lalu pedang dan sarung pedang sepanjang 160 Cm dengan diameter 5 Cm yang menempel dipunggung Menma, dan mencabutnya dari sarung pedang

"heh, jadi kau bisa menggunakan pedang, dan juga sepertinya pedangmu cukup bagus, aku tidak tahu bagaimana kau memunculkan pedang dari ketiadaan tapi, kau tetaplah Bocah ingusan yang mencoba menakut-nakutiku"Balas Bluejam santai

Sring

Menma menebaskan pedangnya kesembarang arah, tempat yang terkena serangan Menma tadi, langsung hancur tanpa suara, dan api yang berada disisinya langsung padam, Bluejam yang melihatnya membulatkan matanya

"Kheh, jadi kau sudah membuat banyak jebakan disini"Tanya Bluejam mengabaikan perkataan Menma tadi yang mengatakan bahwa dia O'noshi dan mencari alasan logis

"sepertinya kau masih belum percaya, tapi aku tidak peduli, Hey Dragon keluarlah dari sana aku tahu kau berada disana"Jawab Menma lalu ia memanggil seseorang, orang yang dari tadi mengamati langsung menuju orang yang memanggilnya tadi

"Yare-yare, aku tidak menyangka kau bisa menyadari keberadaanku, dari informasi yang kuterima tentangmu, kau lemah dalam Kenbonshoku no haki, karena itulah aku mendekat tapi sepertinya kau sudah melatihnya lagi"ucap orang yang memakai tudung berwarna hijau yang membuat pakaiannya tidak kelihatan, dan tato yang berada diwajahnya (orang yang nonton One Piece pasti tahu tato Dragon) a.k.a Dragon

"sepertinya kau sangat meremehkanku sekali, memang aku akui dulu aku sangat payah dalam hal Kenbonshoku no haki, tapi aku sudah melatihnya, mak walaupun tidak sempurna"balas Menma, Bluejam yang melihat Dragon membulatkan matanya

"Kakumeika Dragon"Ucap Bluejam melihat Dragon

"Oya-oya apa yang kau dapatkan disini, seorang sampah yang dipermainkan oleh bangsawan ya"ucap Dragon melihat Bluejam dengan menyeringai

"dia bilang ingin bertemu O'noshi tapi setelah dia melihatku dia tidak percaya sama sekali, tapi itu juga tidak penting sekarang ini, dan aku tidak bisa membiarkannya hidup sekarang"balas Menma melihat kearah Bluejam, Bluejam yang mendengarnya berkeringat dingin, mengetahui orang yang didepannya ini benar-benar O'noshi

"O'noshi kenapa kau memberitahukan tentang dirimu padanya"Tanya Dragon bingung

"waktu itu dia pernah berbicara ingin bertemu dengan O'noshi makanya, aku menunjukannya mak, karena dia juga akan mati ditanganku karena beraninya menyakiti Saudaraku"jawab Menma

"Saudara? Sejak kapan kau berubah menjadi sebaik ini"ucap Dragon yang terlihat seperti menahan tawa

"apa kau punya masalah dengan itu, dan apa yang kau lakukan disini, tidak mungkin hanya untuk menyelamatkan putramu, karena seingatku aku tidak pernah memberimu Vivre Card milikku, jadi tidak mungkin kau datang kesini untuk menemuiku"balas Menma

"Kau sendiri apa yang kau lakukan disini, O'noshi yang sangat ditakuti ini, malah tinggal dan bermain, tidak seperti dirimu saja"Tanya Dragon mengejek

"Yeah, aku disini, karena disini aku bisa lebih terhindar dari masalah, Di West Blue ada Mafia, North Blue Germa dan perdagangan gelap, Di South Blue tidak ada hal yang bagus disana dan juga banyak sekali angkatan laut disana, East Blue tidak terlalu banyak angkatan laut, dan juga merupakan lautan terlemah dari 4 lautan lainnya, dan aku mendapatkan Saudara, bukankah itu cerita yang menggelikan menurutmu"Jawab Menma tersenyum

"Yeah, memang sangat menggelikan melihatmu, yang disebut-sebut sebagai Iblis dan Monster, bisa bertingkah seperti anak kecil"balas Dragon menyeringai

"hm, kau sangat berbeda sekali dengan Luffy, kalau dia polos, baik, tidak berpikir panjang, sifat Luffy dan kau adalah kebalikannya, sepertinya Luffy lebih banyak mewarisi dari Fiena dari pada dirimu Dragon, dan wajahnya juga tidak mirip denganmu walaupun Luffy dan kau memiliki kesamaan, yaitu jika sudah menetapkan sesuatu kau akan melakukannya apapun resikonya"Ucap Menma

"Cih, urusi saja urusanmu sendiri, dan juga kenapa kau tidak menjadi Yonkou seperti Kaido dan Shanks yang dulu satu kapal denganmu"Tanya Dragon

"tidak ada alasan khusus, tapi jika aku menjadi Yonkou waktu itu, Pemerintah pasti akan mengirimkan Chiper pol, dan menyamar menjadi anak buahku lalu menyerangku dari belakang, karena itulah aku memutuskan untuk memalsukan kematianku, dan juga orang yang mengetahui, aku masih hidup hanyalah Shiki, Kau, Shirohige, Kaido, Shanks, Rayleigh-Sensei, Dan Shakky saja"jawab Menma

"hmm, dasar bocah aneh, kebanyakan bajak laut pasti mengincar gelar Yonkou untuk membuat takut musuh-musuh mereka, dan menjadi terkenal, tapi kau malah memalsukan kematianmu dan bersembunyi"Ucap Dragon menyeringai

"aku sudah dengar perkataan itu berulang kali, dan tujuanmu kesini"Tanya Menma

"bukankah kau sudah menebaknya tadi, tapi apa kau tahu penyebab dari kebakaran ini selain para bangsawan itu"jawab Dragon menanyakan balik

"Aku tidak tahu, tapi sepertinya ini berhubungan dengan nama baik"Jawab Menma

"kau masih tidak berubah, langsung bisa menebak hanya dengan sekali pertanyaanku tadi, yeah yang kau ucapkan tadi ada sangkut pautnya dengan nama baik, karena Tenryuubito melakukan kunjungan ke kerajaan Goa ini"ucap Dragon

"aku mengerti apa yang terjadi sekarang, jadi kesimpulannya, para bangsawan itu tidak ingin Tenryuubito itu melihat apa yang ada di Gray Terminal, dan jika mereka melihatnya, nama baik mereka akan tercemar di Mariejoa, karena mereka termasuk dari Negara yang beraliansi dengan Pemerintah Dunia"balas Menma

Tap tap

Suara gemerisik langkah kaki terdengar

"Ahh, aku melupakan dia"ucap Menma melihat Bluejam yang berusaha menyelinap kabur

"Sial, aku ketahuan"Gumam Bluejam Kesal

"Jadi, apa yang kau lakukan bukankah waktu itu kau bilang ingin membunuhku bukan"Ucap Menma menyeringai

"Diam kau Iblis, tidak kau bahkan bukan iblis, tapi Raja Iblis karena membantai 200.000 manusia, bahkan manusia terkejam sekalipun tidak ada yang membunuh sampai 200.000"Balas Bluejam tajam

"hmm, perkataanmu menarik juga, tapi sayang sekali kau sudah mengetahui aku masih hidup, jadi kau tidak bisa kubiarkan lolos dari sini dalam keadaan hidup, jadi kau ingin kubunuh dengan cara apa"Ucap Menma santai

"sialan, siapa yang menyangka bocah yang memiliki nama iblis itu, adalah iblis itu sendiri, sepertinya aku akan mati"Ucap Bluejam kesal

"sepertinya kau sudah putus asa"Ucap Menma

Tap tap tap

Menma berjalan mendekati Bluejam dan

Crash Dhuak

Menma membelah dua tubuh Bluejam dan menendangnya kedalam api

"seperti biasa, jika kau sudah kesal dengan orang itu kau akan langsung membunuhnya, lagipula sepertinya kau sangat marah sekali saat bajak laut tadi, melukai Luffy dan bocah itu"Ucap Dragon melihat apa yang dilakukan Menma

"Bukankah sudah kubilang, aku mendapatkan saudara yang harus kujaga disini, karena itulah aku melindungi mereka, dan jika ada orang yang menyakiti mereka, orang itu akan berurusan denganku, dan juga, aku mau melakukannya atau tidak, kau juga pasti akan membunuh Bluejam, karena telah mengetahui bahwa kau memiliki anak, lagipula tidak ada untungnya membiarkannya hidup"Balas Menma

"jadi kau sudah tahu, kalau begitu aku berterima kasih"Ucap Dragon

"mendengarnya darimu entah kenapa, terdengar sangat menjengkelkan"Balas Menma santai

"dan kemana wanita Uchiha yang selalu bersamamu itu, apa kau membuangnya"Tanya Dragon mengejek

"membuang apanya, Medaka itu bukan milikku, dan juga Medaka bebas mau melakukan apapun, karena dirinya adalah miliknya, dan Medaka juga sering berkunjung kesini tiap Bulan, karena aku memberinya Vivre Card Milikku"jawab Menma

"hmm, begitu sekarang apa yang akan kau lakukan"Tanya Dragon

"kurasa aku akan ketempat Dadan dan beristirahat"Jawab Menma santai

"seperti kau akan sampai disana saja"Ucap orang yang berada dibelakang mereka

"Oh, Medaka, apa kabarmu"Sapa Menma tersenyum kepada Wanita cantik berambut biru tua panjang sepinggang, kulit seputih susu, bermata coklat, dengan dada ukuran F Cup, memakai kemeja berlengan pendek berwarna coklat dengan garis Vertikal, rok yang diatas lutut berwarna hitam, dan sandal a.k.a Medaka

"Kabarku baik, dan juga kenapa kau berkata seperti tadi"Tanya Medaka tajam

"bukankah itu semua benar, dirimu adalah milikmu, dan bukan milikku, mak walaupun milikku aku tidak akan membuangnya"Jawab Menma yang mengerti pertanyaan Medaka, Medaka yang mendengarnya menghela nafas dan tersenyum 'dasar dia tidak berubah sama sekali, kenapa dia masih saja tidak mengerti, hah'batin Medaka menghela nafas

"ada apa Medaka, apa ada yang salah disini, dan juga kenapa kau masuk kedalam tempat yang dipenuhi api"Tanya Menma heran, karena biasanya orang tidak akan masuk ketempat yang dipenuhi api, Dragon yang melihatnya hanya geleng-geleng akan tingkah Menma yang tidak mengerti akan maksud kedatangan Medaka

"tentu saja untuk menemuimu, karena aku rindu, dan juga tadi kau bilang kau memiliki Saudara, tapi seingatku kau tidak mempunyai saudara bukan"Tanya Medaka

"yeah, walaupun bukan Saudara kandung, tapi aku sudah menganggap mereka sebagai saudaraku sendiri, jadi tidak ada salahnya bukan"jawab Menma tersenyum

"Uchiha, kau tadi mengatakan seperti kau akan sampai saja, apa maksud perkataanmu tadi"Tanya Dragon penasaran

"yeah, Menma walaupun kuat, tapi dia aneh, karena bisa-bisanya tersesat setelah berkeliling ditempat yang telah ditelusurinya, dan dia akan sampai sekitar 2-3 hari"Jawab Medaka polos

"Hahahahahahhahaha, ternyata O'noshi yang sangat hebat itu memiliki kelemahan yang sangat aneh Hahahahaha"Dragon tertawa lepas mendengar jawaban Medaka

"begitulah"ucap Medaka

"Medaka, kenapa kau memberitahunya"Tanya Menma sewot

"karena dia bertanya"jawab Medaka polos

"Hah, dan juga kau menggunakan apa untuk kesini? kapal, atau berjalan diudara"Tanya Menma menghela nafas

"yeah, pake kapal"jawab Medaka

"oh iya Menma ada yang ingin kutanyakan padamu"ucap Dragon

"apa yang ingin kau tanyakan padaku Dragon"balas Menma santai

"apa orang yang bernama Akaiyasha no Miska, orang yang menyerang Mariejoa dengan Fisher Tiger adalah kau"Tanya Dragon menyeringai

"Spekulasi apa yang membuatmu mengatakan hal itu"Tanya balik Menma

"dari rambut dan mata merah yang diberitahukan, dan kemampuannya yang sangat hebat, dan aku hanya mengenal satu orang anak kecil yang bisa melakukan hal itu"Jawab Dragon menyeringai

"hm, jadi kau menyadarinya ya, yeah kau benar orang yang menyerang Mariejoa bersama Fisher Tiger, yang bernama Miska adalah aku"Ucap Menma

"hehe, sepertinya kau sangat senang sekali membuat mereka malu O'noshi"Ucap Dragon menyeringai

"seperti kau tidak tahu aku saja"balas Menma santai

"cepatlah, selesaikan obrolan kalian, tempat ini mulai dipenuhi api"Ucap Medaka

"Santai saja Medaka, kami sudah beres bicaranya, kalau begitu ayo kita pergi"Balas Menma tersenyum

"hahh, kenapa kau selalu saja santai, apa kau tidak bisa serius dalam keadaan seperti ini"Tanya Medaka menghela nafas

"Hahaha, maaf maaf, ayo kita pergi sebelum terbakar disini"Jawab Menma tertawa garing, Menma dan Medaka, berlari kearah pantai disebelah selatan, Dragon pergi kearah pantai yang berada ditimur

Skip Time 3 hari

Di markas Dadan

Luffy dan Ace Nampak sedikit tidak bersemangat daripada biasanya

"Hoy, Ace Luffy sampai kapan kalian akan terus seperti itu"Ucap Dadan melihat mereka berdua yang murung

"Entahlah Dadan"Balas Ace sekenanya

"Apa kalian memikirkan Menma? Jika kalian memikirkan dia, hentikan saja, yang dia lawan kemarin adalah Bluejam, dan juga dia seorang diri, sangat kecil kemungkinannya untuk dia bisa menang darinya"Ucap Dadan, Ace dan Luffy yang mendengarnya menggeram

"Apa yang kau tahu tentang dia Dadan"Balas Ace geram

"Dia adalah bocah sialan yang bisanya hanya membuat masalah, bahkan sekarang pun dia membuat masalah"Ucap Dadan

"SIALAN KAU DADAN, JANGAN KAU JELEK-JELEKAN DIA DIHADAPANKU"Balas Ace berteriak marah, dan mengambil pipa yang berada didekatnya, berniat memukul Dadan menggunakan pipa tadi, tapi

"Ma..ma..ma Ace tenanglah, Okashira mungkin mengatakan sesuatu yang jahat tentang Menma, tapi sekarang ini kita hanya bisa percaya kepadanya, dan tidak ada yang bisa kita lakukan sekarang ini"Ucap Magra menenangkan Ace, dengan cara menanngkapnya

Ace yang mendengarnya mulai tenang, dan menjatuhkan pipa yang dipegangnya tadi

"HOY, DIA SUDAH KEMBALI"Teriak orang yang berlari dari pintu kedalam rumah Dadan

"Siapa yang kau maksud"Tanya Dadan

"Menma, Menma sudah kembali"Jawab orang yang berteriak tadi dengan wajah yang senang, Ace dan Luffy yang mendengarnya langsung keluar, diikuti keluarga Dadan, karena tidak percaya Menma kembali

Diluar Rumah Dadan

Menma tengah berdiri dengan pakaian yang Nampak sedikit terbakar dibagian celana dan lengan yang dia pakai, lalu

"HUUUAA"Teriak Luffy menangis berlari kearah Menma

Greb Buk

Luffy menerjang Menma, membuat Menma terjatuh, Menma yang melihat Luffy menangis dengan memeluknya tersenyum dan mengelus rambut Luffy

"Tenang saja Luffy, aku baik-baik saja"Ucap Menma mengelus rambut Luffy

"Syukurlah, kau masih hidup"Balas Luffy memeluk Menma

Dhuak

Ace memukul kelapa Luffy membuat Luffy melepaskan pelukannya

"Itu tentu saja bukan, dia tidak akan mati semudah itu"Ucap Ace

"Apa yang kau lakukan MUKA JERAWAT"Ucap Luffy tidak terima

"Seharusnya aku yang bertanya begitu KARET TIDAK BERGUNA"Balas Ace yang sama-sama tidak terima

"Ma…ma…ma kalian berdua hentikan, ayo kita semua masuk dulu, baru kau ceritakan apa yan terjadi kemarin"Ucap Magra tersenyum memisahkan Ace dan Luffy yang bertengkar

"Magra benar Luffy Ace, lebih baik kita bicarakan didalam"Ucap Dadan, Ace dan Luffy memanglikan mukanya, kearah yang berlawanan, Semua orang yang ada disana Sweetdrop melihat perubahan sifat mereka berdua, lalu mereka semua masuk kerumah Dadan

Dirumah Dadan

"Menma bisa kau ceritakan, apa yang terjadi pada malam itu"Tanya Dadan

"tidak ada hal khusus yang perlu kuceritakan, pada malam itu aku menendang Bluejam kedalam api, dan alasan aku baru sampai kemari karena aku tersesat"Jawab Menma sekenanya, semua orang yang berada disana Jawdrop mendengar alasannya 'pada saat dia memberitahukan, dia menendang Bluejam kedalam api aku mengira dia menakutkan, tapi pada saat dia bilang alasannya, entah kenapa terasa aneh sekali mendengarnya'batin semua orang yang berada disana Sweetdrop

"Sabo pasti menghawatirkan kita"Ucap Ace

"Un, kau benar Ace"Ucap Luffy setuju

Skip Time Sore hari

Luffy bermain didekat rumah Dadan, dengan dua kumbang yang dia adukan

"Ayo kita lihat siapa yang akan menang diantara kalian berdua"Ucap Luffy memandang Kumbang yang dia adukan, kemudia dia menatap langit

"Apa yang Sabo lakukan sekarang ini"ucap Luffy menatap langit

"Dogra, kau pergi untuk mencari Menma bukan, dia sudah kembali"Ucap Luffy melihat Dogra yang berada disebelah kanannya yang berjarak sekitar 5 meter

"Begitu? Syukurlah"Balas Dogra dengan keringat yang mengucur ditubuhnya

Dirumah Dadan

"A.. Apa katamu S-Sabo"Ucap Ace menggantung, semua orang yang berada disana terkejut, kecuali Menma yang tidak memperlihatkan wajahnya

"JANGAN BOHONG KAU, JANGAN PERNAH BERKATA SEMBARANGAN SEPERTI ITU, ATAU TAK AKAN KUMAAFKAN"Ucap Ace Marah, mencekik Dogra

"Hentikan Ace"Ucap Magra

"Aku tidak berbohong, Itu terjadi begitu saja, dan aku melihat dengan MATA KEPALAKU SENDIRI, Aku juga tidak percaya ini"Balas Dogra yang dicekik oleh Ace

"Diam, Sabo hanya kembali kerumah ayahnya! Bagaimana mungkin dia berlayar dilaut?!"Ucap Ace tidak percaya

"Itu benar! Sabo pulang kerumahnya!"Ucap Luffy setuju dengan Ace

"Seorang Bandit sepertiku juga mengerti apa yang dia rasakan! Seorang anak tak selalu bahagia tinggal bersama dengan orang tuanya, Jika memang dia bahagia, dia tidak akan pergi kelaut! DIA TIDAK MUNGKIN AKAN PERGI KELAUT SENDIRIAN DENGAN MEMBAWA BENDERA HITAM DIKAPALNYA"Balas Dogra melepaskan cengkraman Ace pada lehernya dengan berteriak pada akhir kalimatnya dan air mata yang mengalir, semua orang yang ada disana yang mendengarnya terdiam, hening mendengar ucapan Dogra

"Sabo, Dia tidak pernah bahagia HUAA"Ucap Luffy menangis pada akhir kalimatnya, Ace yang mendegarnya menjambak kepalanya kesal

"Kenapa? Kenapa kita tak membawanya kembali waktu itu?! DIMANA ORANG YANG TELAH MEMBUNUH SABO?! AKU SENDIRI YANG AKAN MEMBUNUHNYA"Ucap Ace menyesal pada awal kalimatnya, dan mencengkram kerah Dogra dan bertanya dengan berteriak

"Membunuh Tenryuubito?! Itu mustahil"Balas Dogra

Brak

Ace menjatuhkan Dogra dan berjalan ketempat dia menyimpan pipa miliknya

"Akan kubunuh dia!"ucap Ace marah dan berlari keluar

"Tunggu, Ace!"Ucap bawahan Dadan

Dak

Dadan menekan kepala Ace kelantai

"Hentikan, bocah kurang ajar!"Ucap Dadan

"Menyingkirlah, jangan menghalangiku"Balas Ace Marah

"Bagaimana mungkin, kau bisa begitu percaya diri dengan kekuatanmu yang sekarang?! Memangnya bisa apa kau?! Kau hanya akan mati konyo! Kau akan mati begitu saja dan tak ada seorang pun yang peduli!, Sabo telah terbunuh! Dia sudah tiada! Memangnya apa yang bisa kau lakukan dengan itu?! Ayahmu mengubah dunia dengan kematiannya! Jika kau memang sudah menjadi orang yang kuat, kau boleh berbuat sesuka hatimu!"Ucap Dadan mencengkram baju Ace

"Sial, Menma apa yang akan kau lakukan sekarang, apa kau hanya akan diam saja, seperti pengecut ini"Ucap Ace putus asa, Menma yang mendengarnya diam

"Dogra, tunjukan yang mana yang membunuh Sabo, akan kubunuh dengan tanganku sendiri"Balas Menma datar, dengan mata yang mengkilat merah

"APA KAU JUGA SUDAH GILA HAHH, KUSOGAKI"Tanya Dadan dengan berteriak

"kau tadi bilang, jika aku sudah memiliki kekuatan aku bisa bertindak sesuka hatiku bukan"Ucap Menma, memperlihatkan topeng berwarna merah dengan gambar iblis, semua orang kecuali Luffy dan Ace, terkejut melihat topeng itu

"itu…jangan-jangan…"ucap Bawahan Dadan menggantung

"jika kalian berpikir aku Akaiyasha no Miska, yang kalian pikirkan sangat tepat sekali"Ucap Menma datar membaca ekspresi keluarga Dadan, semua orang yang ada disana kecuali Luffy dan Ace yang tidak tahu, mendengar ucapan Menma tadi

"Teme, apa yang kau rencanakan dengan mendekati Ace dan Luffy"Tanya Dadan geram

"aku tidak bermaksud apapun, tapi mereka bertiga adalah adikku, dan tunjukan padaku siapa orang yang telah membunuh Sabo Dogra"Jawab Menma datar, dan bertanya pada Dogra

"dia seorang Tenryuubito, dan dia hanya seorang diri, bersama dengan rombongannya jadi akan mudah mencarinya karena penampilannya yang mencolok"Jawab Dogra gemetar

"begitu, Sankyu, oh iya ada hal yang ingin kuberitahukan pada kalian berdua Ace dan Luffy"Ucap Menma

"Apa"Balas Ace

"apa kalian tahu tentang O'noshi Menma"Tanya Menma

"aku tidak tahu terlalu banyak tentangnya, tapi dia juga sangat dibenci seperti Roger, tidak bahkan dia lebih dibenci daripada Roger"Jawab Ace

"Begitu, tapi memanggil nama ayahmu seperti itu, sepertinya sifat si Aho Senchou itu menurun padamu, dan hal yang ingin kuberitahu pada kalian adalah, akulah O'noshi Menma"Ucap Menma, memperlihatkan rambut Orange, dan matanya yang bersurai madu, yang tadi berwarna merah, semua orang yang berada disana kembali terkejut mendengarnya

"Jangan bercanda kau Kusogaki, Aku tahu itu hanya tipuanmu saja, karena O'noshi sudah mati 13 tahun yang lalu, dan juga hal itu sudah dipastikan oleh angkatan laut sendiri"Ucap Dadan tidak percaya dengan keringat yang bercucuran

"begitu, itu tidak masalah kalian mau percaya atau tidak, tapi aku minta maaf karena tidak memberitahu kalian berdua, karena aku tidak ingin kalian berada dalam bahaya"Balas Menma, dan tersenyum kearah Ace dan Luffy

Phoof

Lalu Menma memunculkan sesuatu dari ketiadaan, yaitu sebuah kipas dengan symbol segitiga (Bayangin aja Gunbai milik Madara, tapi symbolnya bukan tomoe, melainkan segitiga)

"Pengguna buah iblis"Ucap salah satu bawahan Dadan melihat kemampuan Menma

"Sebenarnya aku bukan pengguna buah iblis, tapi aku sudah memiliki kekuatan ini sejak aku kecil"balas Menma

"Satu-satunya orang yang mempunyai kekuatan sejak lahir hanya Uchiha dan senju, dan dengan perkataanmu tadi, itu sudah membuktikan bahwa kau seorang Uchiha"Ucap Dadan melihat kemampuan Menma

"Perkataanmu tadi memang benar, tapi aku bukan lagi seorang Uchiha, yang Uchiha adalah Saudariku, kekuatan yang kupakai saat ini, aku dapatkan dari Haha-ue, dan juga jangan memanggilku dengan Uchiha lagi, karena aku bukanlah seorang Uchiha, bahkan aku tidak bisa menggunakan Sharingan lagi, yang bisa menggunakannya saat ini hanyalah Medaka, Saudariku, dan Ishin"Balas Menma

"cih, siapa yang menyangka, jika O'noshi Menma yang diberitakan sudah mati itu, masih hidup ternyata dan dia ada disekitar kami, mengejutkan sekali"Ucap Dadan

"Begitulah, dan rahasiakan tentang hal ini, karena aku tidak ingin Luffy dan Ace terlibat karena mereka mengetahui tentangku"Balas Menma

Tap

Tap

Tap

Menma melangkah keluar, dengan membawa Gundai dan pedang milik bawahan Dadan yang entah sejak kapan dia ambil, Ace dan Luffy yang mendengarnya terbengong

"Ace Luffy ini"Ucap Menma memberikan kertas

"apa ini"Tanya Ace, membuka kertasnya dan tidak melihat apapun

"Kertas itu akan memandumu jika kau ingin bertemu denganku"Jawab Menma yang membuat semua orang yang berada disana bingung akan perkataannya

"Jaa ne"Ucap Menma, lalu ia keluar dari rumah Dadan menuju kota dengan memasang topengnya tadi

Didalam kota bagian atas

Tenryuubito dan rombongannya tampak berjalan dengan bersama, dimulai dari yang paling depan Tenryuubito menunggangi lelaki yang tampak kelelahan, yang kedua prajurit Pemerintah, yang ketiga wanita yang diborgol, dan pakaian yang dilucuti pada daerah bawah dan atasnya, sehingga hanya memakai bagian tengahnya, dan yang keempat prajurit yang memakai Armor, berjalan dikeramaian, orang-orang tampak berlutut dihadapan Tenryuubito, lalu Tenryuubito itu melihat wanita yang sedang berlutut, yang tampak cantik dimatanya

"Hey.."Panggil Tenryuubito pada prajurit yang ada disampingnya

"Hai"Balas Prajurit itu

"Lucuti pakaian wanita itu, pasti pemandangan disini akan indah jika melihat dia tanpa pakaian"Ucap Tenryuubito menunjuk Wanita bersurai emas panjang sepinggang, berwajah cantik, memakai pakaian Dress yang terbuat dari bahan biasa, yang sepertinya dia adalah rakyat biasa, lalu prajurit itupun mendekati wanita tadi

Greb

Prajurit tadi memegang tangan wanita itu

"Merasa terhomatlah, karena Tenryuubito-sama, ingin melihat tubuhmu"Ucap prajurit itu kemudian

Bratts

Prajurit itu merobek pakaian bagian atas wanita itu, yang membuat bra-nya terlihat

"KYAAA"Wanita itu menjerit melihat pakaiannya dirobek, lalu ia menutup bagian yang terekspos tadi, Prajurit tadi pun maju untuk melakukan tugasnya lagi, tapi

"Tolong tunggu sebentar, wanita ini adalah tunanganku anda tidak berhak memperlakukannya seperti itu"ucap orang yang membuat prajurit itu menoleh lalu

Dor

Prajurit itu menembak mati orang itu

"Tidak sopan sekali, padahal Tenryuubito-sama ada didepan kalian, dan kau berani berdiri dihadapannya, dan menentang keinginannya"Ucap Prajurit itu pada orang yang ditembaknya tadi, kemudian ia melanjutkan kembali apa yang dia lakukan tadi, yaitu melucuti pakaian wanita tadi, wanita itu hanya bisa pasrah dengan mata yang kosong dan membiarkannya melucuti pakaiannya

Digang Sempit

Wanita berambut biru tua panjang sepinggang, bermata coklat, dengan dada ukuran F Cup, memakai kemeja berlengan pendek berwarna putih dengan garis Vertikal, rok yang diatas lutut berwarna biru, dan sandal a.k.a Medaka melihat kearah prajurit yang melucuti pakaian wanita tadi 'ya ampun aku heran, kenapa dia bisa betah tinggal ditempat busuk ini, Di tempatnya waktu itu bahkan lebih baik daripada tempat busuk ini, Hahh mungkin aku harus sabar sekitar 1 tahun lagi, dengan begitu aku tidak perlu menutupi identitasku lagi'Batin Medaka melihat wanita yang semua pakaiannya sudah dilucuti, tampak dada ukuran D cup yang terpampang jelas, laki-laki yang ada disana yang melihatnya tergiur, tapi mereka menahannya karena mereka tidak ingin mati, Lalu Tenryuubito itu mendekati wanita itu dan mencengkram buah dadanya

"Akh…ah…ah…ah"Desah wanita itu yang dadanya terus digenggam oleh Tenryuubito, tidak ada tindakan melawan karena dia tahu jika melawan dia akan mati seketika saat ini juga, Medaka yang melihatnya hanya memandangnya datar

"Hey… bawa wanita ini ke Mariejoa akan kumasukan kedalam salah satu Kolexiku karena dia sangat memenuhi kriteriaku"ucap Tenryuubito itu

"tapi pak…ruangan itu sudah penuh dengan adanya 500 wanita, jadi harus masukan dia kemana pak"Tanya Prajurit hormat

"buang saja yang nomor 1 sampai 5, aku sudah tidak membutuhkan mereka lagi, bahkan mereka seperti mayat hidup jadi buang saja, lagipula aku sudah bosan dengan mereka berlima"Jawab Tenryuubito

"Baik, perintah dilaksanakan"Ucap Prajurit itu hormat dan memborgol wanita yang tadi dilucutinya, dan membawanya keistana

Tap tap tap

Orang yang memakai topeng merah, dengan rambut merah, membawa Gunbai dipunggungnya dan pedang dipinggannya, membawa pistol, dan jubah hijau yang melekat pada tubuhnya A.k.a Miska (Menma). Berjalan kearah Tenryuubito, semua orang yang berada disana terkejut melihat ada orang yang berjalan dijalan Tenryuubito 'apa yang dia lakukan, cepatlah bersujud, jika kau tidak ingin dibunuh'batin masyarakat kota yang bukan bangsawan, Medaka yang melihatnya dari gang sempit berekspresi bingung 'apa yang Menma lakukan disana, apa dia berniat mencari masalah dengan Tenryuubito'batin Medaka melihat Menma memakai topeng a.k.a Miska

Tenryuubito yang melihat ada orang yang berjalan dihadapannya, menodongkan pistolnya dan

Dor Dor Dor

Tenryuubito itu menembaki Miska, tapi tidak mengenainya karena dihindari

Dor Sleb

Miska menembak balik, dan mengenai jantung dari Tenryuubito itu, semua orang yang berada disana terkejut akan tindakan Miska, yaitu menyerang bangasawan dunia sama saja mencari mati

"Sialan, apa kau tahu siapa yang kau serang tadi"Ucap Ksatria yang menggunakan armor pada Miska geram

"Menyerang bangsawan dunia"Balas Miska datar

"TEME"Ucap Prajurit berarmor itu geram dan maju

"HEYAAA"Teriak prajurit itu, Miska yang melihatnya mengangkat kepalan tangannya dan

Ichiougan: Pistol

Dhuar brak brak

Dari kepalan Menma tadi keluar angin kejut yang melewati prajurit tadi, membuat armor prajurit tadi hancur seketika, dan juga prajurit itu mengeluarkan darah dari mulutnya, dan jatuh

"Panggil Admiral kesini, yang kita lawan sekarang ini adalah Akaiyasha no Miska yang menyerang Mariejoa 3 tahun yang lalu"Ucap Prajurit berarmor pada prajurit pemerintah

"Baik"Balas prajurit pemerintah mengambil den-den Mushi dari sakunya

Purupurupurupurup

"Memanggil bantuan ya, menyedihkan sekali"Ucap Miska melihat Den-den mushi yang digunakan oleh prajurit pemerintah

"diam kau Penjahat, kau hanyalah seorang penjahat jangan harap kau bisa keluar dari sini hidup-hidup setelah Admiral datang kepulau ini"Balas Prajurit beramor itu

"Dan, kau pikir aku tidak bisa mengalahkan admiral itu, dan siapa yang akan datang Sengoku, Kong, Atau Zephr yang akan kesini"Tanya Miska datar

"Kau mengalahkan admiral, apa kau sedang bermimpi, kau tidak akan bisa mengalahkan seorang admiral seorang diri, hanya karena kau dulu sempat memporak-porandakan Mariejoa, kau hanya beruntung bisa keluar dari sana hidup-hidup"Balas prajurit berarmor itu

"Hmm, begitu jadi aku beruntung ya"Ucap Menma

Gotcha

Suara den-den mushi terangkat terdengar

"Moshi-moshi, disini pengawal Tenryuubito, menyampaikan bahwa Tenryuubito sudah diserang"Ucap orang yang menghubungi markas pusat angkatan laut

"APA KATAMU, TENRYUUBITO DISERANG, SIAPA DAN DIMANA ORANG YANG MELAKUKANNYA"Balas orang yang mengangkat den-den mushi

"pelakunya adalah Akaiyasha no Miska, orang yang menyerang Mariejoa 3 tahun yang lalu bersama Fisher Tiger, dia saat ini bersama dikerajaan Goa, lebih tepatnya dihadapan kami"Ucap Prajurit pemerintah

"APA, DIA BERADA DISANA"Balas orang yang mengangkat Den-den mushi

Dimarkas Angkatan laut

Diruang yang mengangkat Den-den mushi

Orang yang mengankat den-den mushi tadi sedang terkejut dan disampingnya ada Admiral Kong dan Admiral Sengoku yang mendengar percakapan mereka

"Jadi Akaiyasha no Miska, yang dikabarkan menghilang selama 3 tahun ini berada di kerajaan Goa dan dia sekarang menyerang Tenryuubito, sebenarnya apa yang dia inginkan, sampai menjadikan Pemerintah dunia musuhnya"Ucap orang berpakaian jas biru tua, dan jubbah yang menempel dipunggungnya yang bertuliskan Keadilan, rambut yang mencuat dan mata yang tajam a.k.a Kong menyimpulkan

"Begitulah, dan juga apa yang dia lakukan dikerajaan Goa, apa dia membaur atau melakukan sesuatu terhadap kerajaan itu"Ucap orang berpakaian sama dengan Kong a.k.a Sengoku

"Mungkin saja, tapi kita harus mengantisipasinya jika hal itu terjadi, dan mengenai permintaan Tenryuubito siapa yang akan pergi"Ucap Kong

"aku saja, yang pergi, lagipula aku ingin membalas apa yang terjadi 3 tahun yang lalu padanya"Ucap Sengoku berdiri dari kursinya dan berjalan kearah pintu

"aku serahkan padamu Sengoku, kalau bisa tangkap dia hidup-hidup, dengan begitu kita bisa mengetahui siapa dia dan apa motifnya"Balas Kong

"Yeah, akan kuusahakan"Ucap Sengoku dan pergi melalui pintu menuju dermaga

Dikerajaan Goa

Prajurit pemerintah melihat orang-orang yang tadi ikut mengawal Tenryuubito mati dengan mengerikan, ada yang dibunuh dengan kepala dipenggal, tubuh terbelah dua, kepala pecah dan organ badan yang berceceran. Orang-orang yang berada disana menutup mulutnya tidak percaya akan perbuatan Miska yang sangat kejam

"apa kau sudah selesai memanggil Admiral-sama mu itu"Tanya Miska melihat kearah prajurit yang memegang den-den mushi tadi

"J-j-jangan k-k-kau p-p-pikir k-k-karena s-s-sudah m-m-mengalahkan m-m-mereka s-s-semua, k-k-kau b-bisa mengalahkan seorang Admiral"Jawab Prajurit tadi gemetaran dengan hebat tapi pada akhir kalimatnya ia berbicara dengan mulus

"hmm, jadi Admiral mu itu sangat kuat sekali, tapi sayang sekali, walaupun dia datang kesini tujuannya pasti tidak akan tercapai, karena tujuannya pasti menyelamatkan Tenryuubito yang sudah kutembak bukan"Ucap Miska

"M-m-mungkin t-t-tujuan m-m-mereka k-k-kesini t-t-tidak akan tercapai tapi setidaknya mereka pasti bisa penjahat keji sepertimu"Balas Prajurit itu gemetar

"Keji ya, bukankah kata-kata itu lebih pantas untuk kalian Pemerintah dunia, kalian memperlakukan nyawa manusia bahkan lebih buruk dari benda, bahkan benda pun kalian perlakukan lebih baik daripada nyawa manusia yang kalian beli dari Human Shop"Ucap Miska

"Memangnya apa pedulimu, kau juga melakukan hal yang sama bukan, membunuh mereka seakan tidak berharga"balas Prajurit itu tidak tergagap

"setidaknya menjadi penjahat lebih baik, karena tidak menutup-nutupi apapun, daripada kalian yang terus menutup-nutupi kesalahan kalian didepan Masyarakat dengan keadilan kalian itu"Ucap Miska

"apa yang kau tahu Penjahat?"Balas prajurit itu geram

"Tidak ada, tapi yang kutahu kalian itu lebih rendah dari kami para Kriminal, bahkan bangsawan yang ada disini juga sama busuknya dengan kalian"Ucap Miska santai

"JANGAN BICARA SEMBARANGAN KAU"Teriak Prajurit itu maju kearah Miska, Miska yang melihatnya mengeluarkan jari telunjuknya dan

Shigan

Sleb

Prajurit tadi tertusuk dijantung oleh jari Miska yang menancap cukup tajam

Bruk

Prajurit itu terjatuh ketanah

"sepertinya mereka sudah sampai, padahal kukira mereka akan sampai 2 jam lagi, karena markas mereka ada di Grand Line, sepertinya mereka memakai kapal tercepat yang diciptakan Vegapunk"Ucap Menma merasakan dengan Kenbonshoku no haki akan keberadaan Sengoku dan prajurit yang dibawanya

Tap

Seseorang mendarat dengan sempurna didepan Miska beberapa meter

"lama tidak berjumpa Miska"Ucap Sengoku yang mendarat didepan Miska

"Begitulah, 3 tahun setelah kejadian itu bukan Sengoku"Balas Miska

"Kau tidak berubah sama sekali, yang berubah dari dirimu cuman tinggimu saja"Ucap Sengoku menyeringai melihat perbuatan Miska

"Manusia sulit untuk berubah"Balas Miska

"Oya-Oya apa yang kau katakan tadi, manusia sulit berubah, kau bicara seperti itu seperti kau adalah manusia saja"Ucap Sengoku menyeringai

"Hmm, begitu ternyata aku bukan manusia mengejutkan sekali"Balas Miska santai

"biasanya, jika seseorang diejek mereka akan marah, karena itu mencoreng harga diri mereka, tapi sepertinya kau tidak marah akan hal ini"Ucap Sengoku

"Tidak ada hal khusus, dan tujuan apa yang membuatmu kesini"Tanya Miska

"Jangan menanyakan pertanyaan bodoh, yang sudah pasti kau ketahui jawabannya"Jawab Sengoku

"hmm begitu, aku rasa tidak ada gunanya lagi berbicara"Ucap Miska, mengambil Gunbai dipunggungnya dengan tangan kiri dan pedang di tangan kanan

"Hahaha, apa yang kau ucapkan benar sekali Akaiyasha"Balas Sengoku menyiapkan pukulannya

DHUAR

Sengoku tiba-tiba muncul didepan Miska dan mengarahkan kepalan tangannya, Miska yang melihat Serangan Sengoku menahannya dengan Gunbai yang berada ditangan kiri

TRANK

Miska menyerang balik dengan menyabetkan pedang yang ada ditangan kanannya, tapi serangannya bisa ditahan dengan tangan yang berlapisi haki

Tank

Miska mementalkan tinju Sengoku tadi dan mundur

Ichiougan: Pistol

DHUAR

Miska mengarahkan kepalan tangannya pada Sengoku, lalu keluar angin kejut yang menghancurkan apapun yang dilewatinya, Sengoku menghindari serangan Miska dengan melompat kesamping kanan, dan membatin 'bukankah teknik yang tadi ia pakai adalah Rokushiki Rokuougan, tapi kenapa nama tekniknya Ichiougan dan bisa menjangkau jarak yang lumayan jauh, sepertinya dia mengembangkan Rokuougan menjadi serangan jarak jauh yang seharusnya jarak dekat'

"Ada apa, apa kau terkejut melihat seranganku tadi"Tanya Miska dibalik topengnya

"hehe, begitulah aku tidak menyangka ada orang yang bisa mengembang teknik Rokuougan yang dikatakan sangat sulit dikuasai"Jawab Sengoku tertawa kecil

Blaarr

Sengoku menghindar kekanan menghindari Serangan Gundai Miska yang datang padanya, serangan Miska membuat kawah 10 meter dengan kedalaman 4 meter

Blarr

Menma menghindari tinju Sengoku yang melaju padanya, dengan bergeser kesamping kiri, tinju Sengoku membuat kawah 11 meter dengan kedalaman 4 meter

"sepertinya tinjumu tadi kau biarkan, tenaganya menyebar kemana-mana, sehingga menimbulkan kerusakan yang sia-sia"Ucap Miska melihat kawah buatan Sengoku

"kau juga"Balas Sengoku

TRANK DHUAR

Sengoku memukul Miska dengan tangan berlapis haki, Miska memblock serangan Sengoku dengan Gunbainya membuat tanah yang mereka pijak terangkat akibat kuatnya benturan mereka berdua

"kenapa kau tidak mulai berubah saja, menggunakan wujud Budha mu itu"Tanya Miska

"Kheh, apa kau tidak bisa pemanasan sebentar"jawab Sengoku menyeringai

"jika kita terus bermain-main bisa-bisa kota ini hancur tidak bersisa"Balas Miska santai

"Haha, yang kau katakan ada benarnya juga"Ucap Sengoku tertawa kecil, lalu dari tubuh Sengoku mulai bercahaya dan tubuhnya juga mulai membesar, dan membentuk Budha emas besar setinggi 15 meter

"Yare-yare, aku juga harus mulai serius dari sekarang"Ucap Miska, lalu pedang dan gunbainya tiba-tiba terlapisi oleh pendar putih yang mengelilingi pedang dan gunbainya 'apa itu, apa dia pemakan buah iblis, tidak itu bukan kemampuan buah iblis, tapi adalah Rokushiki Rokuougan, lagi-lagi aku dibuat terkejut olehnya, tadi menambah jarak serangnya, sekarang memanipulasinya, walaupun sepertinya ada batas waktu, karena ini bukanlah kemampuan melainkan pengetahuan'batin Sengoku melihat pendar putih yang mengelilingi Pedang dan Gundai Miska

Shockwave (Sengoku)

DHUAR

Dari Tangan Sengoku tiba-tiba muncul kubah transparan warna putih yang mengurung Miska, Miska terkena telak, karena serangan Sengoku yang jaraknya lumayan luas, sekitar 25 meter, 'apa ini? gelombang kejut Cough'batin Miska. Miska memuntahkan darah dari mulutnya, yang terlihat dari luar, darah mengalir dari sudut-sudut topengnya

"sepertinya kau lemah dalam Tekkai"Ucap Sengoku melihat darah yang mengalir dari sudut-sudut topeng Miska

"Begitulah, kalau begitu apa kau bisa menahan serangan ini Niougan: Bazooka"Balas Miska mengarahkan kepalan tangannya kepada Sengoku lalu dari tangannya keluar angin kejut 3 kali lebih besar dari kepalan tangan Miska, mengarah pada Sengoku

DHUAR

Sengoku melompat kekanan menghindari serangan itu dengan menggunakan Kenbonshoku no haki miliknya, efek dari serangan Miska membuat kawah sebesar 30 meter dengan kedalaman 10 meter 'daya penghancur yang lumayan hebat juga'batin Sengoku melihat kawah akibat serangan Miska tadi

"Aku tidak menyangka, kau bisa lengah juga ternyata"Ucap Miska yang tiba-tiba berada didekatnya

TRANK CRASH

Miska menyerang tangan Sengoku menggunakan pedang, Sengoku menahan serangan Miska dengan tangan emasnya yang berlapisi Shockwave, tapi pertahanan Sengoku dihancurkan dengan mudah, membuat tangan Sengoku terluka yang cukup dalam

"Cih, sial"Sengoku mendecih kesal melihat tangannya terluka, karena dia tidak sempat melapisi dengan haki

"ada apa, kukira tubuhmu dalam wujud Budha itu keras sekali, tapi sepertinya tidak seperti yang kupikirkan"Ucap Miska mengejek

"Kheh,bagaimana dengan senjatamu itu, benda yang melapisi pedang dan gunbaimu sudah menghilang, jadi waktunya cuman 2-3 menit kau bisa menggunakannya"Balas Sengoku

"Hmm, jadi kau mengetahui kelemahan teknikku, tapi itu juga tidak akan berpengaruh banyak, hanya dengan mengetahui kelemahan teknikku"Ucap Miska

TRANK DHUAR

Shockwave Sengoku beradu dengan Gunbai milik Miska yang dikelilingi pendar putih transparan, tanah di seluruh kota terangkat keatas akibat benturan serangan mereka berdua

TRANK TRANK DHUAK DHUAK CRASH DHUAK DHUAK TRANK BLAAAR

Sengoku dan Miska baku hantam, Miska terkena pukulan budha Sengoku 2 kali, Miska menebas tangan Sengoku walaupun tidak terpotong akibat terlalu besar dank eras, karena disisipin haki, lalu Sengoku menghajar Miska dengan tangan kirinya, Miska berbali memukul dengan tangan kanannya, kemudia pukulan mereka berdua beradu membuat kembali ledakan besar

"Bagaimana jika kita ganti lokasinya, jika kita terus bertarung disini, kota ini bisa hancur"Ucap Sengoku dengan wujud budhanya, tangan kanannya terluka cukup parah, tapi masih bisa digunakan dengan baik

"Baiklah, dimana tempatnya?, dilangitkah"Balas Miska dengan keadaan yang babak belur ditubuhnya menebak

"Begitulah"Ucap Sengoku

Geppou

Sengoku pergi kelangit dengan menendang udara, dengan cepat

Sky Walk

Miska mengikuti kelangit dengan cara yang sama dengan Sengoku

"Ohh, aku tidak menyangka kau merubah nama Geppou menjadi Sky Walk"Ucap Sengoku

"tidak ada salahnya bukan aku mengganti namanya"Balas Miska santai

"Begitulah"Ucap Sengoku

TRANK BLAR TINK BLAR BLAR BLAR DHUAR DHUAR TRANK

Sengoku dan Miska saling serang menyerang dilangit dengan cepat, sehingga membuat mereka berdua terlihat sangat cepat, bahkan getaran akibat pertarungan mereka, menggema keseluruh pulau

Skip Time 2 jam

Orang-orang yang melihat pertarungan antar Akaiyasha Miska dengan Daibutsu no Sengoku meneguk ludahnya melihat seberapa dahsyat pertarungan mereka berdua, karena hampir menghancurkan seluruh kota, dan memporak-porandakan Gray terminal yang sempat mereka pijak. Medaka yang dari tadi terus melihat pertarungan Miska a.k.a Menma melihatnya dengan seksama karena mungkin dia butuh bantuannya 'seperti yang kuharapkan dari Daibutsu no Sengoku kekuatannya sangat hebat, tapi jika saja Menma bisa menggunakan haki, mungkin pertarungan ini tidak akan berat sebelah, karena dilihat dari manapun, Menma lemah dalam pertahanan karena tidak bisa menggunakan hakinya, dan jika dia menggunakannya identitasnya akan terbongkar sebagai O'noshi, karena haki milik Menma sangat berbeda dengan orang lain, dan juga tidak ada yang tahu asal-usul haki milik Menma, bahkan aku dan Menma sudah menelusuri perpustakaan tersembunyi yang diberitahu Menma tetap tidak ada'batin Medaka melihat pertarungan Miska (Menma) dengan Sengoku yang Nampak berat sebelah, Sengoku yang diuntungkan dan Miska yang dirugikan karena tidak bisa menggunakan Bushoshoku no haki miliknya

Dimarkas Dadan

Luffy, Ace, Dadan, dan anak buahnya tidak percaya akan pertarungan mereka beruda yang sangat hebat, jika saja mereka berdua tidak bertarung dilangit dapat dipastikan seluruh pulau akan benar-benar hancur

"Hey Luffy, apa kau pernah melihat Menma-nii serius"Tanya Ace

"Tidak, aku tidak pernah melihatnya serius, bahkan saat kita membuat masalah pun dia tidak marah, dan malah memberi kita saran yang membuat kita lebih baik"Jawab Luffy

"yeah, bahkan aku juga tidak pernah melihatnya marah, baru kali ini aku melihatnya marah"Ucap Ace melihat pertarungan Miska (Menma) dengan Sengoku

"yeah, aku juga setuju, dia adalah kakak terbaik"Ucap Luffy nyengir lebar

"INI BUKAN WAKTUNYA UNTUK TERSENYUM BODOH SEPERTI ITU"Teriak Ace kesal

Bletak

Ace memukul kepala Luffy

"KENAPA KAU SELALU MEMUKULKU, BAHKAN SABO DAN MENMA-NII TIDAK PERNAH MEMUKULKU"Tanya Luffy berteriak kesal

"itu mereka bukan aku, dan juga sepertinya kau juga ikut-ikutan dengan Menma-nii yang selalu tersenyum dalam keadaan apapun"Jawab Ace sekenanya, Luffy yang mendengarnya memandang Ace dengan listrik yang keluar dari kepalanya, Ace juga sama saja, semua orang yang ada disana geleng-geleng melihat kelakuan mereka berdua

Dilangit Gray Terminal

Miska VS Sengoku

Sengoku tampak dengan keadaan yang memprihatinkan pada tubuh budhanya, keadaan Miska lebih menyedihkan daripada Sengoku, topengnya juga hancur pada bagian bawah

DHUAK DHUAR

Sengoku menyerang Miska dengan Shoeckwavenya, Miska menahan serangan Sengoku dengan Gunbai yang ada ditangan kirinya

"Ada apa, apa kau sudah mencapai batasmu Akaiyasha yo"Ucap Sengoku mengejek

"kau membuat nama budha menangis Daibutsu"Balas Miska dengan tubuh yang penuh lebam

"Hehehe, aku tidak menyangka ternyata kau bisa mengejek seseorang juga"Ucap Sengoku, 'ada apa dengan Gaki ini, apa dia sengaja tidak menggunakan hakinya, atau dia tidak memiliki haki, atau ada alasan lain yang membuatnya tidak menggunakan haki didepanku'batin Sengoku khawatir

"Sepertinya, aku tidak punya pilihan lain, selain menguji teknik yang sedang kukembangkan"Ucap Miska, lalu ia memasang kuda-kudanya dan

Gyojin Karate: Senmaigara Ou Seiken

DHUUAAARR COUUGH

Miska memukul udara yang menimbulkan efek kejut yang besar, Gelombang kejut tadi menembus tubuh Sengoku, membuat Sengoku memuntahkan darah yang lumayan banyak

"ada apa, bukankah tadi kau bilang aku sudah mencapai batasku"Ucap Miska

"Sialan Cough, tidak kusangka kau juga menguasai Gyojin Karate, dan juga sepertinya kau menggabungkan Rokuougan dengan Gyojin Karate membuat Efeknya berkali-kali lipat dari serangan yang seharusnya, bahkan seranganmu lebih kuat dari Kaikyo no Jinbe"Balas Sengoku, yang memuntahkan darah pada awal kalimatnya

"Are-are, apa aku baru saja mendengar Gonggongan Anjing"Ucap Miska

"Akan kubuat kau tidak akan bisa mendengar lagi setelah ini"Balas Sengoku menyeringai

SRRUUTT DHUAR

Sengoku menyerang Miska dengan cepat, Miska yang melihat serangan Sengoku, menangkisnya, tapi karena serangan Sengoku yang berupa Shockwave, yang menembus tubuhnya dan membuatnya terpental kebawah

"Cough"Miska memuntahkan darah

Tap

Sengoku mendarat beberapa meter dari tempat jatuh Menma

"dari tadi aku perhatikan, rupanya perkiraanku memang benar"Ucap Sengoku

"tentang apa"Tanya Miska

"aku tadi memperhatikan bagaimana caramu menghindar dan menyadari, bahwa kau tidak bergerak sesuai reflekmu, bahkan kau seperti tidak punya reflek sama sekali, karena tidak bisa bertahan secara tidak sadar, dengan kata lain kau menggerakan semua anggota tubuhmu dengan kehendakmu sendiri, dan orang yang kutahu yang hanya bisa melakukan ini hanyalah O'noshi seorang"Jawab Sengoku

"Hehehe, memangnya ada apa dengan itu, apa kau jadi takut sekarang"Ucap Miska mengejek

"tidak juga, hanya saja aku jadi teringat orang itu, satu-satunya orang yang selamat dari insiden pemusnahan iblis"Balas Sengoku

"sepertinya kau sangat rindu sekali dengan O'noshi itu"Ucap Miska

TRANK DHUAR

Sengoku dan Menma kembali bentrok ditanah membuat tanah yang mereka pijak hancur seketika

Di kota

Angkatan laut hanya bisa melihat akan pertarungan Admiral mereka, karena jika mereka masuk kepertarungan itu, mereka hanya mengganggu saja

"Momongga-Chujo, apa yang harus kita lakukan saat ini"Tanya prajurit angkatan laut yang bingung, karena tidak tahu harus berbuat apa karena musuhnya hanya satu yaitu Akaiyasha Miska

"Entahlah, aku juga tidak tahu, pertarungan mereka berdua itu sangat hebat, saking hebatnya tempat yang mereka pijak saat bertarung akan langsung hancur"Jawab Momongga melihat situasi

"Begitukah, kalau begitu untuk apa kita datang kesini jika tidak ada yang bisa kita lakukan Chujo"Tanya prajurit angkatan laut

"Mungkin untuk membawa tubuh Miska ke Mariejoa jika dia kalah oleh Sengoku-Taishou"Jawab Momongga, semua prajurit yang ada disana terdiam dan

DHUAAARR

Terjadi guncangan yang cukup besar sehingga membuat semua orang yang berada dikota kehilangan keseimbangan untuk berdiri

"Pertarungan mereka berdua sangat hebat sekali, aku tidak tahu akan seperti apa pulau ini jika pertarungan mereka sudah mencapai akhir

Dilangit gunung Colbo

Pertarungan Miska Vs Sengoku

Miska dan Sengoku sekarang dalam keadaan yang sama sama buruk dengan pakaian yang compang-camping

"Bagaimana jika kita akhiri saja pertarungan ini, jika pertarungan kita berlangsung terlalu lama, bisa-bisa pulau ini hancur"Ucap Sengoku

"Baiklah, lagipula itu yang ingin kulakukan dari awal, mengakhirinya dengan cepat"Balas Miska

Tap

Tap

Sengoku menyiapkan kuda-kuda dengan tangan kanan teracung kedepan, dengan energy Transparan yang bulat (Shockwave) dan terus membesar. Miska (Menma) melakukan posisi kaki kanan didepan, dan kedua tangannya lalu kaki kirinya dibelakang menjaga keseimbangan, iapun menyisipi pada bagian alas sandalnya haki, yang tidak begitu kelihatan, dan terlapisi pendar putih biru (Gabungan Rokuougan dan Gyojin Karate)

SWUUSSSSHHH

Mereka berdua melesat dengan sangat cepat

MEGA SHOCKWAVE (Teriak Sengoku)

Sengoku mengarahkan tangan kanannya yang membuat energy besar tadi pada Miska

Kikku Furai

Miska (Menma) melaju dengan cepat, dan mengarahkan kaki kanannya secara cepat pada Sengoku yang berlapisi pendar Biru putih tadi

DDDDHHHHHUUUUUUUAAAAAAARRRRRRR

Serangan Sengoku dan Miska beradu dengan sangat kuat, sampai membuat pulau yang berada dibawah bergetar dengan sangat hebatnya, gara-gara mereka berdua, Tsunami setinggi 40 meter tercipta disamping pulau, akibat benturan mereka berdua yang menyurutkan air laut, sehingga membuat tsunami besar. Semua orang yang berada dipulau khawatir akan keselamatan mereka semua, kecuali Medaka yang terlihat tidak terkejut sama sekali, dan tidak takut dengan dengan mereka berdua, dan malah menatapnya tajam

"Sepertinya pertarungannya, sudah mencapai akhir"Ucap Medaka melihat benturan Miska (Menma) dengan Sengoku, yang mengakibatkan gempa yang sangat besar dipulau itu

Miska VS Sengoku

Sengoku dan Miska Nampak terlihat berusaha menghancurkan satu sama lain, dengan serangan mereka berdua, Miska melihat sesuatu dari benturan mereka berdua yang menimbulkan celah

BLAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRR

CHUUUIIIINNNNGGGG

Benturan antara Miska dan Sengoku, menciptakan ledakan besar, yang membuat mereka berdua terlempar dengan sangat cepat dengan arah yang bersebrangan, Sengoku ke utara Miska ke selatan dengan sangat cepat. 'retakan apa tadi, retakan tadi membuat menyebabkan keseimbangan yang tadi tercipta, saat aku berbenturan dengan Sengoku, apa mungkin akibat benturan yang terlalu kuat, sehingga menimbulkan keretakan pada udara dan meledak seketika, tapi sekarang aku terlempar dengan sangat cepat, dan jika aku mendarat dipulau atau dilaut tanpa pertahanan aku bisa mati seketika, Busho'batin Miska (Menma) yang terlempar dengan cepat, lalu punggungnya terlapisi haki berwarna hitam kebiruan. Sengoku juga terlempar dengan sangat cepat, tapi bedanya dia dekat dengan pulau, lalu ia melapisi punggungnya dengan haki berwarna hitam miliknya

DHHUUUAAAUUUAAAAARRR

BRAK

Sengoku terlempar dan menabrak, tanah tapi tabrakannya terus berlanjut sampai menanbrak dinding yang cukup keras, sehingga menimbulkan kawah yang besar pada dinding itu

Dikerajaan Goa

Gunung Colbo

Luffy dan Ace khawatir akan keadaan Menma karena tadi tiba-tiba terjadi ledakan yang sangat besar

"Dimana Menma-nii"Tanya Ace menutup matanya dengan tangan akibat angin yang tercipta dari ledakan tadi

"Aku tidak tahu, tapi tenang saja, dia tidak akan mati semudah itu jika dia mati semudah itu dia tidak akan mendapatkan julukan O'noshi dari Pemerintah dunia"Jawab Dadan

"Dadan, aku ingin bertanya, memangnya sehebat apa O'noshi itu"Tanya Ace

"Aku tidak tahu pasti, tapi dia bisa menandingi Shirohige dan Roger, tapi dilihat dari pertarungan tadi sepertinya dia menahan diri untuk identitasnya tidak terbongkar, dan juga dengan kehilangan Sharingan miliknya, mungkin kekuatannya hanya tinggal setengah dari yang dulu"Jawab Dadan

"Kalau begitu kenapa dia menyembunyikan hal ini dariku, bukankah aku saudaranya"Tanya Ace kesal

"karena dia menganggap kalian saudara, makanya dia tidak pernah memberitahukan tentang hal ini, dan apa kalian tahu, apa yang akan terjadi jika kalian mengetahui tentang O'noshi dan merahasiakannya, kalian akan dieksekusi saat itu juga"Jawab Dadan, Ace dan Luffy yang mendengar lega, tapi disaat yang bersamaan mereka juga murung karena kakak yang selalu ada untuk mereka, sekarang tidak ada entah kemana

Di kota Bangsawan

Medaka, yang melihat ledakan tadi segera memeriksa Vivre Card milik Menma, dan terlihat masih baik-baik saja walaupun sedikit demi sedikit terbakar, ia pun bernafas lega karena Menma masih hidup, tapi dia pun segera bergegas kepantai untuk mencari Menma

Di langit

Miska a.k.a Menma masih terlempar tapi didekatnya sudah ada pulau berbentuk seperti bulan sabit, tapi dibagian yang bulannya merupakan dinding yang melingkar yang setinggi 3 Km, didinding yang mengitari pulau mengalir air dari celah yang berada dipaling atas dinding, dan bagian dalamnya berupa hutan yang menariknya membuat ia terjatuh dan

DHUUUUAAARR

Menghantam dinding pulau yang berada dipulau bulan sabit ini, dan tidak sadarkan diri, dengan darah yang mengalir dari kepalanya, dan anggota tubuh yang lain

===========TO BE COUNTINUED===================

Ichiougan: Pistol adalah teknik yang mengepalkan kepalan tangan menghadap musuh, dan keluar Shockwave secara instan seperti Pistol (Variasi dari Rokuougan)

Niougan: Bazooka adalah teknik yang hampir sama dengan Ichiougan pistol tapi tiga kali lebih kuat

Gyojin karate Senmaigara Ou Seiken sama seperti teknik milik Jimbei tapi 4 kali lebih kuat karena gabungan dari Rokuougan yang dilancarkan secara bersama

Kikku Furai adalah teknik yang menggabungkan Gyojin Karate dan Rokuougan kedalam kaki, dan melapisinya dengan haki agar stabil

Saya lupa mengucapkan Selamat berpuasa bagi yang berpuasa, dan juga apakah ada saran untuk kepala kapal bajak laut? (Jangan Rubah)

Dan saya ingin memberitahu bahwa minggu depan saya gak bakal update karena urusan sekolah