Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians
CHAPTER 13: 2nd Day Of Training
SamKang
Enjoy ^^
Hari pelatihan kedua pun dimulai. Para Guardians memenuhi ruang latihan dengan celoteh bersemangat. Mereka saling menduga-duga jenis latihan apa yang akan diberikan oleh pembimbing mereka.
Sesosok namja tampan, tanpa Kai sadari, berjalan ke arahnya.
"Kai, aku yang akan jadi pembimbingmu. Semoga kau bersedia," ucap Minho mengejutkan Kai.
Kai pun menoleh ke arah suara, "Siapa kau? Aku baru melihatmu," sahutnya.
"Aku Gaine Minho," jawab Minho mengenalkan dirinya.
"Aku tidak melihatmu kemarin," ucap Kai kebingungan.
"Aku ada tugas misi lain. Baru saja selesai," jelas Minho.
"Araso.. Lalu kenapa harus kau yang jadi pelatihku?," tanya Kai.
"Kekuatanku dimensi. Cara kerjanya sama dengan teleportasi mu," jawab Minho.
"Benarkah? Apanya yg sama?," seru Kai penasaran.
"Begini, teleportasi itu sifatnya menghilang dan muncul kembali. Pernahkah kau berasa sedang di tempat lain ketika kau melakukan teleportasi?," tanya Minho.
"Iya," jawab Kai sembari menganggukkan kepalanya.
"Itu kau sedang ada di dimensi lain. Sifat dimensimu ada lah ruang. Satu langkah di dimensi mu bisa seribu langkah di dunia yang sebenarnya," lanjut Minho menjelaskan.
"Benarkah?," ucap Kai tak percaya.
"Benar. Sebenarnya sekompleks itu, namun teleportasi memakai insting mereka. Sehingga kau bisa muncul di tempat sesuai yang kau mau," jelas Minho.
Kai menganggukkan kepalanya paham, "begitu.. Jadi apa masalahnya? Apa ada yang perlu dilatih lagi?"
Minho tersenyum, "tentu saja.. Kau harus berlatih bela diri. Mengandalkan teleportasi saja tidak akan berguna. Aku harus melihat kemampuanmu dulu,"
Minho menunjuk pada sebuah pohon di luar ruang latihan.
"Tunjukkan kemampuanmu. Berteleportasi lah sampai ke pohon itu," titah Minho.
Kai mengangguk menyetujui.
"Baik,"
Tak lama, Kai pun berkonsentrasi dan dia berhasil melakukannya.
Beberapa detik kemudian, Kai kembali ke dalam ruang latihan dengan teleportasi.
"Bagaimana?," tanya Kai.
"Hmm.. Kau tidak bisa langsung sekali menghilang dan langsung muncul di pohon itu. Kenapa harus sampai tiga kali melakukannya?"
Kai menggeleng pelan, "ahh.. Itu karena jaraknya terlalu jauh," ucapnya.
"Ini masalahnya. Jarak teleportasimu terbatas, dan kecepatanmu juga sangat lamban,"
"Seburuk itukah?" Kai bertanya.
"Benar. Jadi bersiaplah. Ada banyak tugas menunggu, " ucap Minho sebelum kembali bergabung dengan pelatih yang lain.
'Aneh.. Aku sepertinya mengenal dia. Siapa dia?' Batin Kai
"Ahh lupakan! aku harus fokus!,' seru Kai dalam hatinya.
Dari sudut ruangan, D.O memperhatikan Kai yang sedang dilatih.
"Kai itu bisa diajari juga ternyata. Aku kira dia tidak akan bisa bekerja sama," D.O pun melepaskan senyumnya.
"Baguslah, aku juga harus bertambah kuat," serunya penuh semangat.
"Anyeong,"
D.O dengan cepat menolehkan kepalanya pada asal suara.
"Anyeong.."
"Aku Captain Siwon, mulai sekarang aku yang akan mementori mu," ucap Siwon mengenalkan diri.
"Yaaa ! Ayahh !"
Tiba-tiba ada suara yang mengarah ke arah D.O dan Captain Siwon.
"Suho," ujar Captain Siwon seraya tersenyum.
"Ayah?," seru D.O bingung.
"Ayah, kau kemana saja? Kenapa lama sekali?," cicit Suho.
"Ayah kan sudah bilang Ayah ada tugas. Yang penting kan ayahmu selamat,"
"Iya ayahh," Suho menitikan air mata.
"Tak taukah kau kalau banyak hal aneh yg terjadi? Terlalu banyak!," adu Suho.
"Yahh! Kau ini kan spesial, Suho. Kau pasti sanggup melewati ini semua,"
"Hiks.. Ayahh..." Suho meneteskan air matanya dan menghambur di pelukan Siwon.
"Baiklah. Kau punya mentormu sendiri. Bersiaplah di sana," ucap Siwon setelah melepaskan pelukan anaknya.
Selepas Suho meninggalkan Siwon dan D.O. Keheningan menyelimuti mereka berdua.
"D.O, kau baik-baik saja?," tanya Siwon seraya melambaikan tangannya di hadapan D.O.
"Ahh.. Iya Captain!" Seru D.O terkejut.
"Ada apa?," tanya Siwon.
"Tidak. Aku hanya tersentuh melihat kalian," jawab D.O.
"Hahaa.. Benar, D.O. Ayahmu juga pasti bangga padamu," ucap Siwon dengan mengacak rambut D.O.
"Iya, dia pasti akan bangga," sahut D.O yakin.
"Ayo kita mulai! D.O tunjukkan kekuatanmu. Coba dengan 1 pukulan, hancurkan pohon ini,"
D.O ppun memfokuskan kekuatanya di tanganyya dan..
BUAKK..
"Bagus! Cukup bagus. Tapi sepertinya kau kurang sering menggunakan kekuatanmu. Kau harus terbiasa dan menambahkan kekuatanmu," ungkap Siwon.
D.O tertunduk mengiyakan ucapan Siwon, "ahh benar. Aku jarang memakai kekuatan ini. Aku tak suka kekerasan,"
"Wah, kau orang yang baik. Kekuatan ini kekuatan fisik paling kuat. Untunglah penggunanya tepat seperti mu. Gunakanlah kekuatan ini untuk kebaikan,oke? Untuk melindungi orang-orang yang kau sayangi," kata Siwon seraya mengelus kepala D.O.
Di sisi yang lain, para anggota The Guardians juga mulai berkenalan dengan pelatih pribadi mereka.
"Halo, aku Gaien Yesung. Mulai sekarang aku akan jadi mentormu," ucap Yesung memperkenalkan dirinya.
"Saya Sehun. Mohon bantuannya," ucap Sehun yang langsung membungkuk memberi hormat pada Yesung.
"Baiklah.. Jadi, kau adalah seorang pengendali angin?,"
"Yupp! Bagaimana dengan Gaien?," seru Sehun antusias.
"Aku pengendali cuaca," jawab Yesung.
"Wahh.. Benarkah? Hebat!"
"Aku dengar di saat test, kau membuat badai hujan. Bagaimana kau melakukannya?," tanya Yesung.
"Ah, itu semua hanya karena angin mendorong awan dengan kencang sehingga terkumpul awan hitam. Hal ini yang menyebabkan hujan. Lalu aku tambahkan angin, jadilah seperti yang kau dengar itu," jelas Sehun.
Yesung mengangguk paham. "Sebenarnya kau tak perlu repot-repot seperti itu. Bahkan dengan angin kau bisa membuat yang lebih hebat dari itu,"
"Benarkah? Seperti angin tornado?" Sahut Sehun dengan semangat.
"Tentu. Tetapi hal itu butuh latihan panjang. Aku siap mengajarimu. Apa kau siap?,"
"Tentu!"
"Anyeong haseyo. Aku Gainen Sungmin. Salam kenal,"
"Anyeong, saya Luhan. Kemampuanku adalah telekinesis," ucap Luhan memperkenalkan diri.
"Iya aku tau. Kita sesama telekinensis, akan lebih mudah untuk kita belajar bersama," sahut Sungmin seraya tersenyum lebar.
"Mohon bantuannya,"
"Baiklah.. Aku akan mengajukan beberapa pertanyaan terlebih dahulu. Berapa banyak beban yang bisa kau angkat sekaligus?,"
"A.. Aku tidak tahu," ucap Luhan.
"Kalau begitu coba angkat semua pohon di hutan ini sekaligus," tantang Sungmin.
Luhan menatap Sungmin tidak percaya.
"Dengan telekinensis?"
"Tentu," angguk Sungmin.
"Ini akan menjadi target latihanmu. Mengangkat seribu pohon pinus," lanjut Sungmin.
"Baiklah.. Mohon bimbingannya!" Seru Luhan bersemangat.
"Halo, aku BrigJen Yoochun. Aku akan jadi teman bermainmu," ucap Yoochun memperkenalkan diri.
"Teman bermain?" Tanya Chanyeol penasaran.
"Iya, kau terlihat suka bercanda. Jadi tak ada salahnya kan kalau aku menjadi temanmu?" Sahut Yoochun dengan tersenyum.
"Tentu saja BrigJen! Aku Chanyeol. Tolong bimbingannya."
"Baiklah! Jadi kekuatanmu adalah Phoenix. Aku mau melihat api-api mu," pinta Yoochun.
Brusshhhh...
Api keluar dari telapak tangan Chanyeol.
"Ya! Kenapa hanya dari telapak tanganmu! Kau seharusnya bisa mengeluarkan api dari seluruh tubuhmu," bentak Yoochun.
Chanyeol mematikan api di tangannya dan menatap Yoochun dengan heran, "Hah? Seluruh tubuh?"
"Benar, bahkan harusnya kau juga bisa terbang!"
Chanyeol semakin penasaran dengan penuturan yang diberikan oleh Yoochun.
"Benarkah? Bagaimana caranya?"
"Kau membutuhkan latihan agar dapat merangsang seluruh tubuhmu menghasilkan api," jelas Yoochun.
"Merangsang? Seluruh tubuh?"
"Ya! Jangan berpikiran mesum! Maksudnya kau akan terstimulasi untuk menghasilkan api di setiap sisi tubuhmu," sembur Yoochun kesal.
Chanyeol pun tertawa lebar, "Arra.. Ternyata yang kau maksud itu.. Eh.. Tunggu. Seluruh tubuh? Apa itu termasuk bagian tubuh sensitifku?," tanya Chanyeol ketakutan.
"Tentu saja! Inilah yang harus kau perhatikan. Berlatih dengan konsentrasi agar tubuhmu dan daerah tersensitifmu tetap aman," beber Yochun.
"Huh! Arraso.. Fighting Chanyeol!" Seru Chanyeol menyemangati dirinya sendiri.
"Anyeong haseyo. Baekhyun imnida," ucap Baekhyun memperkenalkan diri.
"Semangat sekali kau bocah! Aku MayJen Junsu, mari kita mulai latihan kita,"
Baekhyun mengangguk, "Baik aku siap. Mohon bantuannya!"
"Baiklah, sinar apa yang bisa kau keluarkan?"
"Aku bisa mengeluarkan sinar laser," ucap Baekhyun.
Tak lama kemudian ia pun memperagakan sinar laser miliknya.
Junsu mengangguk puas, "Baiklah. Kita akan mengasah lagi sinar lasermu itu. Kau juga harus mengembangkan yang kemampuan sinar lainnya juga. Semakin beragam akan semakin baik. Aku akan membantumu," ucap Junsu.
"Baik, mohon bimbingannya!" Seru Baekhyun semangat.
Next Up
Bagaimana dengan yang lainnya? Jadi disini mereka dapet latuhan private, hehe masih ada 6 member lainnya, penasaran kan gimana dengan lainnya, dan siapa guru-gurunya, haha.. Oke check it out Chapter 14-
"Author ! Kau bilang aku bodoh?" Si Kai tiba-tiba nongol.
"Ahh maaf, karaktermu disini memang begitu, kau sebenernya mau aku buat polos, tapi cool."
"Apa maksudmu? Hah?"
"Kai tau gak siapa Gaine Minho itu?"
"Mana aku tau! Kau kan yang buat cerita."
"Bodoh kau Kai."
"Sialan kau Author ,,!"
Penasaran siapa sebenarnya Gaine Minho? Tunggu kelanjutannya di Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians
Leave Your Comment
Thanks for reading
-TBC-
