Hello, i am back! :D

Sebelum mulai ke cerita saya selaku author FF ini ingin mengeluhkan beberapa hal, pertama banyak readers yang protes karena alurnya kelambatan T.T, kedua kurang jelasnya POV, ketiga typo yang masih bertebaran. Oke, saya terima kritik dan saran dari readers sekalian. Berhubung saya author newbie jadi harus bisa menerima masukan dari readers kaann? Saya janji bakal memperbaiki kesalahan saya sebelumnya. Makasih buat readers yang udah ngereview FF ini dan makasih juga udah ngikutin cerita FF ini sampe chap.14 :)

Karena alurnya kelambatan jadi saya mau menskip kehidupan Kibum di Amerika, di chapter ini saya bakal nyeritain Kibum yang udah selesai kuliah di Amerika selama 4 tahun. Buat readers yang udah gak sabaran nungguin sibum moment harap bersabar dikit ya, di FF ini saya pengennya ada chemistry yang kuat baik antara Siwon maupun Kibum, kan segala sesuatu butuh proses ^^

Daripada saya banyak cingcong meningan kita langsung ke TKP, happy reading.

Warning : Yaoi inside, don't like don't read tapi kalo mau baca yaudah gak apa-apa dan jangan lupa review ya #modus

Story line..

4 tahun sudah Kim Kibum menuntut ilmu di negeri Paman Sam dan kini dia akan pulang ke negara asalnya Korea Selatan.

Kibum POV

Akhirnya hari yang ditungggu-tunggu tiba juga, hari dimana aku akan menginjakkan kembali kakiku di Seoul, Korea Selatan. Saat ini aku sudah selesai menjalani study kuliahku di Amerika, tapi aku juga tidak akan melupakan teman-temanku di Amerika, mereka semua orang baik. Saat aku pertama kali sampai disana aku sedikit kesulitan untuk menyesuaikan diri, karena kehidupan maupun pergaulan disana berbeda dengan Korea. Tapi sudahlah hal itu akan kusimpan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Sekarang aku sedang berada di bandara Los Angeles, menunggu pesawat yang akan mengantarku ke Bandara Incheon. Kulihat jam tanganku ternyata masih 15 menit lagi, kutunggu sajalah.

Saat aku menunggu, ada sepasang pria yang duduk disampingku.

"Baby, I can't wait for our honeymoon vacation. I am so excited!"

"Haha…Me too. I think Jeju Island is good choice for us."

"But, are you sure there is not people who bothering us, babe?"

"Definitely sure, if there's someone who bothering you I'll beat it!"

"Thanks baby, I love so much."

Chu~

Ya ampun! Menjijikan sekali, berciuman di tempat umum. Sebenarnya kalau mereka pasangan normal sih tidak apa-apa tapi kalau gay? Apa yang akan kau lakukan?

Err~… Aku jadi merinding melihatnya, apalagi tadi kudengar mereka mau bulan madu di pulau Jeju berarti mereka itu sudah menikah.

Ngomong-ngomong soal gay aku jadi ingat Choi Siwon, sebenarnya selama aku di Amerika dia terus membayangiku. Karena faktanya di Amerika banyak sekali kaum penyuka sesama jenis, bahkan teman kuliahku disana ada juga yang ternyata gay. Aku juga baru mengerti belakangan ini kalau gay dan lesbian itu tidak sepantasnya dicemooh dan diasingkan, mereka juga manusia yang memiliki perasaan, mereka berhak mendapatkan cinta, dan mereka juga berhak mendapat kesenangan. Masalah orientasi seksual seharusnya tidak perlu dipermasalahkan, toh itu urusan mereka sendiri. Sebenarnya aku juga merasa bersalah pada Choi Siwon, ah tidak maksudku Siwon hyung. 5 tahun lalu tepatnya saat dia menyukaiku, aku menolak dia mentah-mentah bahkan aku menghinanya dengan cacian dan makian. Adik kelas macam apa aku ini? Kalau dipikir-pikir dulu aku sombong dan kasar sekali padanya.

Ah tunggu dulu, kenapa aku jadi memikirkannya?! Aishh~.. Kim Kibum kau ini aneh.

Attention Please!

Flight schedule for Los Angeles to the Incheon airport South Korea ICN numbered 628 will depart shortly. For passengers please proceed to the plane…

Itu dia, pesawatku akan berangkat. Sebaiknya aku bergegas..

End of Kibum POV

…. (skip time)

Setelah 9 jam menunggu perjalanan dari Amerika ke Korea menggunakan pesawat, akhirnya Kibum sampai di Negara tercintanya tidak lain dan tidak bukan adalah Korea Selatan.

Kibum POV

Haahh~~… I miss my country so much. Inilah kalimat pertama yang ada dipikiranku. Sambil menggeret koper aku mencari keluargaku yang katanya akan menjemputku dibandara. Tapi tidak perlu berlama-lama menunggu karena mereka sudah menemukanku.

"Kibum-oppa!"

"Ah? Sae Hee?"

"Kyaaa.. Kibum oppa! Jeongmal bogoshipeo!"

"Ne Sae Hee, nado bogoshipeo." Kata Kibum sambil memeluk adiknya.

"Kibum nae aegi. Kami sangat merindukanmu! Bagaimana kabarmu? Baik-baik saja kan?"

"Ne, aku baik-baik saja. Appa, Eomma, dan Sae Hee baik-baik saja kan?"

"Iya.. Kami semua baik."

"Kajja, kita pulang! Kau pasti sangat lelah, biar Eomma bawakan kopermu ya."

1 jam kemudian mereka sampai di rumah…

"Haahh~~… Aku sangat merindukan rumah ini."

"Tentu saja, oppa kan selama 4 tahun tinggal di Amerika. Semuanya tidak ada yang berubah kok."

"Berarti kamar ku juga?"

"Ne, selama Kibum oppa tidak ada Eomma rajin membersihkan kamar oppa."

"Oh begitu.. Saehee, oppa mau mandi dulu ne? Beritau oppa jika Eomma sudah selesai mentiapkan makan malam."

"Ne.."

(In Kibum's Room)

Kibum POV

Ternyata benar, semuanya tidak ada yang berubah. Bahkan semua barang-barang dikamarku posisinya masih sama seperti dulu.

Setelah menyelesaikan 'ritual'ku, aku segera menuju ruang makan. Aku sangat merindukan momen dimana aku makan bersama keluargaku.

Setelah 20 menit makan sambil bercengkarama dengan keluargaku, ada seseorang yang datang…

Ting tong….

"Biar aku yang buka." Kata kibum

….

"KIBUM-HYUUUUNG! BOGOSHIPEO!" kata Kyuhyun sambil memeluk Kibum.

"Kibum-ah, sudah lama kita tidak bertemu. Ya ampun, kau nampak tidak berubah ya?" kata Ryeowook.

"Kalian juga, karena sudah disini ayo masuk!"

"Kibum-hyung, bagaimana kuliahmu di Amerika?"

"Iya, ayo ceritakan pada kami!"

"Kuliahku sangat menyenangkan meskipun sempat kelelahan sih."

"Lalu bagaimana dengan orang disana?"

"Orang-orang disana baik, tapi aku sedikit kesulitan bergaul dengan mereka. Karena kehidupan di Korea dengan Amerika berbeda."

"Ya jelas saja, menurutku pergaulan orang-orang Amerika sedikit liar." Kata Ryeowook menanggapi.

"Ngomong-ngomong apa hyung sudah punya yeojachingu?"

"Ah.. Belum, di Amerika yang kulakukan hanyalah belajar dan belajar mana sempat untuk berpacaran."

"Kyuhyun-ah! Kau ini seperti tidak tau Kibum saja." Kata Ryeowook yang sebenarnya sedikit mengejek Kibum.

"Oh iya, Kibum-hyung kan studyholic. Hahaha.."

"Ya! Dasar maknae evil."

Begitulah ketiga sahabat itu menghabiskan waktu mereka dan saling berbincang-bincang karena sudah lama tidak bertemu.

*skip time

"Baiklah, kami pulang dulu ya!" kata Ryeowook dan Kyuhyun.

"Ne, hati-hati!"

Sudah jam 10 malam dan aku sangat lelah setelah menempuh perjalanan selama 9 jam. Mataku pun mulai sayu jadi ku pustuskan untuk pergi tidur.

To be continued…